Anda di halaman 1dari 13

HIPERTENSI

dan
STROKE
Oleh : dr. Andi Suharso

HIPERTENSI Adalah suatu peningkatan tekanan darah • Hiper : Berlebihan • Tensi : Tekanan / tegangan Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikkan tekanan darah .

Angka yang lebih rendah ( saat jantung berelaksasi ) disebut DIASTOLIK CONTOH : 120/80 mmHg. .PADA PEMERIKSAAN DARAH AKAN DIDAPAT 2 ANGKA : 1. Angka yang tinggi ( saat jantung berkontraksi ) disebut SISTOLIK 2.

• Tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun • Tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun .

Klasifikasi tekanan darah NORMAL < 130 mmHg/ 85 mm Hg NORMAL TINGGI 130 -139 mmHg / 85-89 mmHg Stadium 1 HIPERTENSI RINGAN 140-159 mmHg / 90-99 mmHg Stadium 2 HIPERTENSI SEDANG 160-179 mmHg/ 100-109 mmHg Stadium 3 HIPERTENSI BERAT 180-209 mmHg/ 110-119mmHg Stadium 4 HIPERTENSI MALIGNA > 210 mmHg/ >120 mmHg .

jantung dan ginjal).GEJALA KLINIS Kebanyakkan tanpa gejala Gejala yang mungkin terjadi: • Sakit kepala. pusing • Wajah terlihat merah • Mual. • Penurunan kesadaran dan koma karena terjadi pembengkakkan otak. gelisah • Pandangan menjadi kabur (terjadi karena kerusakan pada otak. mata. . muntah • Sesak napas.

PENINGKATAN RISIKO HIPERTENSI .

Memperbaiki Pola makan : banyak makan buah dan rendah garam 3.Pencegahan Hipertensi 1. Penurunan Berat Badan 2. Tidak minum alkohol dan berhenti merokok . Olahraga teratur 4.

STROKE • Stroke adalah kematian jaringan otak yang terjadi karena berkurangnya aliran darah • Penyebab kematian no.3 di Indonesia maupun di dunia .

PROSES STROKE .

Hemiplagia → kelumpuhan lengan atau tungkai pada salah satu sisi tubuh 2.GEJALA KLINIS STROKE (mendadak) 1. Koma . Gangguan BAK dan BAB 7. Gangguan pendengaran 5. Mulut mencong 4. Gangguan keseimbangan 8. Bicara cadel / rero 3. Gangguan penglihatan 6.

WASPADA STROKE .

TERIMAKASIH .