Anda di halaman 1dari 18

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Judul Penelitian
’’ EFEKTIVITAS KEGIATAN BONGKAR MUAT CLINKER
MV AZZAHRA PT LAGALIGO LOGISTIK ”

1.2

Latar Belakang Masalah
Pembangunan nasional pada hakekatnya adalah rangkaian perubahan yang

dilakukan secara menyeluruh terarah dan berencana dalam rangka mewujudkan
masyarakat yang dicita – citakan yaitu masyarakat yang memiliki keseimbangan
antara kebutuhan lahiriah dan bathiniah. Tujuan pembangunan nasional Indonesia
adalah untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia secara menyeluruh
dan merata ke seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu pembangunan nasional seharusnya mengacu pada konsep
pembangunan yang utuh menyeluruh dan melibatkan peran aktif masyarakat.
Tanpa peran aktif masyarakat maka pembangunan nasional akan mengalami
hambatan bahkan kegagalan.
Berkembangnya perekonomian dalam suatu negara sangat ditunjang oleh
kemajuan yang dialami oleh suatu perusahaan yang ada di negara Indonesia, oleh
karena itu organisasi dalam sebuah perusahaan merupakan komponen yang sangat
menunjang untuk tercapainya visi dan misi perusahaan dalam menghadapi dan
mengantisipasi berbagai persaingan baik ditingkat local maupun global.
Perkembangan industri semen di Indonesia berkembang sangat pesat
dikarenakan pertumbuhan perusahaan semen semakin meningkat. Kapasitas
produksi semen semakin bertambah sedangkan permintaan semen seakan terus
meningkat seiring pertumbuhan perekonomian saat ini.
Selain itu beberapa pabrik tidak beroperasi dan teknologinya semakin
tertinggal sehingga tidak efisien lagi. Dengan tidak dioperasikannya alat berat
bongkar muat pada beberapa tahun yang lalu sehingga mengakibatkan kegiatan
produktivitas Semen Padang terhenti. Peningkatan kapasitas akan membuat
produsen lebih efisien sehingga lebih bisa bersaing. Sementara itu, produsen yang
memiliki kapasitas muat rendah dan mesinnya kurang efisien, sehingga sulit
untuk

bersaing,

apalagi

dengan

1

meningkatnya

menggunakan batubara sebagai sumber energi utama.

biaya

produksi

dengan

maka kegiatan perdagangan merupakan salah satu sektor pembangunan ekonomi. Berkaitan dengan hal tersebut. baik pengangkutan melalui darat. diperlukan adanya sarana pengangkutan yang memadai. Perusahaan Bongkar Muat (PBM) adalah perusahaan yang berbadan hukum yang melakukan kegiatan bongkar muat barang dari dan atau ke kapal meliputi kegiatan pembongkaran barang dari palka kapal ke atas dermaga di lambung kapal . Pelaksanaan pembangunan di sektor transportasi laut antara lain diarahkan untuk meningkatkan kegiatan perdagangan antar pulau serta perdagangan antar negara (ekspor atau impor). Para eksportir dan importir di berbagai Negara cenderung memilih moda transportasi laut seperti kapal untuk mengangkut barang yang mereka perdagangkan dan tentunya akan dibawa dalam jumlah banyak. Adanya peningkatan arus barang dan jasa melalui kegiatan perdagangan dengan pengangkutan laut seperti Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang memiliki peranan yang cukup besar. Kapal laut juga memiliki kapasitas angkut yang lebih dibandingkan dengan angkutan lainnya.2 Kebutuhan bahan baku semen yaitu Clinker dalam proses pembuatan semen sangat diperlukan. Kapal laut merupakan sarana transportasi yang terbilang sangat mudah dan murah untuk pelayanan barang maupun penumpang. Untuk memperlancar arus barang dan jasa guna menunjang kegiatan perdagangan. maka dipilihlah pengangkutan melalui laut dibandingkan transportasi melalui darat dan udara yang dinilai lebih mahal. Sejalan dengan pelaksanaan pembangunan di Indonesia yang sasaran utamanya di bidang pembangunan ekonomi. Pasokan clinker di PT Lagaligo Logistik biasanya diperoleh dari PT Holcim maupun PT Tonasa dengan menggunakan transportasi laut yaitu Kapal Laut atau disebut Mother Vessel khusus kapal yang mengangkut barang curah clinker. sarana angkutan laut perlu diarahkan untuk lebih memperlancar arus barang dan jasa serta meningkatkan mobilitas manusia keseluruhan wilayah tanah air. seperti Indonesia. Selain itu. dapat dilihat bahwa kapal laut berperan penting dalam bidang transportasi laut dan perekonomian di suatu negara yang secara geografis berbentuk kepulauan. Dengan menimbang biaya transportasi dalam mengirim barang muatan berat. laut maupun udara.

karena menyangkut kepuasan pelanggan. Lagaligo Logistik harus memperhatikan kualitas pelayanan dan jasa dalam pelaksanaan kegiatan bongkar muat clinker kapal agar sesuai dengan harapan para pelanggan. Jika dilihat dari segi persaingan usaha maka kegiatan bongkar muat kapal di PT. Efektivitas alat bongkar muat di dermaga jetty bosowa sangat memadai dengan fasilitas alat bongkar muat yang lengkap. Lagaligo Logistik terlihat dominan bila dibandingkan dengan kegiatan sejenis di pelabuhan di Indonesia. receiving / delivery. tergolong menjadi salah satu lahan usaha yang mengutamakan pelayaran niaga nasional bahkan internasional. kegiatan pemindahan barang dari dermaga di lambung kapal ke gudang / lapangan penumpukan atau sebaliknya (cargodoring) dan kegiatan pengambilan barang dari gudang / lapangan di bawa ke atas truck atau sebaliknya (receiving / delivery). Bongkar Muat adalah kegiatan perpindahan barang dari moda transport laut ke moda transport darat atau sebaliknya. Pelaksana kegiatan bongkar muat barang sebagai kegiatan utama di pelabuhan b. Berdasarkan Uraian diatas maka penulis tertarik untuk memilih judul . Lagaligo Logistik adalah perusahaan yang bergerak di bidang bongkar muat. Sehingga banyak kapal yang singgah untuk melaksanakaan kegiatan bongkar atau muat di pelabuhan.3 atau sebaliknya (stevedoring). PT. Terlepas dari perusahaan pelayaran dan pemilik barang sehingga perusahaan bongkar muat merupakan usaha penunjang angkutan laut yang berfungsi sebagai : a. Oleh karena itu PT. Tanggung jawab perusahaan bongkar muat cukup berat. Salah satu mata rantai transportasi yang ikut bertanggung jawab memperlancarkan dan meningkatkan efisiensi kegiatan di pelabuhan Banyuwangi sebagai salah satu wilayah kabupaten dengan garis pantai terpanjang di Indonesia. cargodoring. Memperlancar arus clinker menuju silo untuk diolah menjadi semen jadi yang semula clinker merupakan bahan baku dalam pembuatan semen. Kegiatan bongkar muat diselenggarakan oleh perusahaan yang didirikan khusus untuk kegiatan bongkar muat. yang meliputi kegiatan stevedoring. Sehingga proses pembongkaran clinker menjadi efektif dan efisien.

4 ”EFEKTIVITAS KEGIATAN BONGKAR MUAT CLINKER MV AZZAHRA PT LAGALIGO LOGISTIK” 1.6 Manfaat penelitian a.4 Tujuan Penelitian Sesuai permasalahan diatas tujuan penelitian yang ingin dicapai peneliti sebagai berikut : 1. maka penulis membatasi masalah pada bagaimana kegiatan bongkar muat clinker pada PT Lagaligo Logistik 1. Lagaligo Logistik 2. Bagi Lembaga AKABA Sebagai bahan untuk menambah kepustakaan dan sebagai tambahan wawasan khususnya bagi taruna taruni Akademi Kelautan Banyuwangi c. Untuk mengetahui hambatan – hambatan yang terjadi saat proses bongkar muat clinker PT Lagaligo Logistik 1. maka diidentifikasikan permasalahan sebagai berikut : 1.3 Rumusan Masalah Berdasarkan topik penelitian yang akan diangkat oleh peneliti. Bagi PT Lagaligo Logistik Dapat dijadikan pertimbangan perumusan kebijakan atau penyempurnaan dalam bersosialisasi perusahaan bongkar muat PT Lagaligo Logistik . Untuk mengetahui kegiatan bongkar muat clinker PT. Bagaimana kegiatan bongkar muat clinker pada PT Lagaligo Logistik? 2.hambatan apa saja yang terjadi pada saat proses bongkar muat clinker pada PT Lagaligo Logistik? 1. Hambatan . Bagi Penulis Guna melengkapi persyaratan untuk mendapatkan gelar D3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan b.5 Batasan Masalah Berdasarkan uraian yang dikemukakan pada latar belakang masalah diatas.

1 Pengertian Efektivitas .5 BAB II LANDASAN TEORI 2.

Aspek ini mencakup aturan – aturan baik yang berhubungan dengan guru maupun yang berhubungan dengan peserta didik.6 Pengertian Efektivitas Menurut Hidayat (1986). Aspek tujuan atau kondisi ideal. jika (OA) > (OS) disebut efektif. Semakin banyak rencana yang dapat dicapai. Adapun menurut Prasetyo Budi Saksono (1984). Aspek ketentuan dan peraturan. Adapun menurut Schemerhon John R. Efektifitas adalah seberapa besar tingkat kelekatan output yang dicapai dengan output yang diharapkan dari sejumlah input. Jr. Dimana makin besar presentase target yang dicapai. jika seluruh rencana dapat dilaksanakan maka rencana program dikatakan efektif. Aspek tugas atau fungsi yaitu lembaga yang dikatakan efektivitas jika melaksanakan tugas atau fungsinya. begitu juga suatu program pembelajaraan akan efektiv jika tugas dan fungsinya dapat dilaksanakan dengan baik peserta didik belajar dengan baik. kualitas. Aspek rencana atau program adalah rencana pembelajaran yang terprogram. Adapun aspek – aspek efektivitas menurut Muasaroh (2010 : 13) antara lain : 1. (1986:35). efektivitas adalah pencapaian target output yang diukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (OA) dengan output realisasi atau sesungguhnya (OS). 2. sehingga kata efektivitas dapat juga diartikan sebagai tingkat keberhasilan yang dapat dicapai dari suatu cara atau usaha tertentu sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. 3. makin tinggi efektivitasnya. 6 4. semakin efektif pula kegiatan tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa efektivitas adalah suatu keadaan yang menunjukkan sejauh mana rencana dapat tercapai. jika aturan ini dilaksanakan dengan baik berarti ketentuan atau aturan telah berlaku secara efektif. efektivitas suatu program juga dapat dilihat dari tidak adanya aturan yang telah dibuat dalam rangka menjaga berlangsungnya proses kegiatan. efektivitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas. suatu program kegiatan dikatakan efektif dari sudut hasil jika tujuan atau kondisi ideal program tersebut dapat dicapai. Penilaian aspek ini dapat dilihat dari prestasi yang dicapai oleh peserta didik. . dan waktu) telah tercapai.

klinker yang diperdagangkan secara internasional dalam jumlah besar. Biaya pengiriman jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan biaya pengiriman semen dalam jumlah . Receiving / Delivery : - Receiving adaah kegiatan mengambil barang dari kendaraan rapat di pintu gudang atau lapangan penimbunan sampai barang tersusun di gudang / lapangan penimbunan. c. - Delivery adalah kegiatan mengambil barang dari timbunan di gudang lapangan dan menyerahkan sampai tersusun diatas kendaraan rapat di pintu gudang / lapangan penimbunan. Cargodoring adalah kegiatan melepaskan atau mengeluarkan barang dari sling ( ex. Stevedoring adalah kegiatan membongkar barang dari palka kapal ke dermaga / tongkang / truck kereta api atau sebaliknya memuat barang dari dermaga / tongkang / truck / kereta api ke palka kapal dengan menggunakan crane kapal atau alat lain. Blastfurnace terak semen 2. Pozzolanat semen 3. Semen silicia fume Klinker jika disimpan dalam kondisi kering. b.3 Pengertian Clinker Clinker merupakan bahan utama dalam pembuatan semen yang dengan penambahan kalsium sulfat sedikit akan menjadi semen.2 Pengertian Bongkar Muat Bongkar muat adalah kegiatan perpindahan barang dari moda transport laut ke moda transport darat atau sebalikya. Tackle ) di dermaga sisi lambung kapal mengangkut dari dermaga dan menyusun di gudang atau lapangan lini I atau kegiatan sebaliknya. Karena clinker dapat dengan mudah ditangani dengan menggunakan peralatan yang biasa. yang meliputi kegiatan: a. 2. dapat disimpan untuk beberapa bulan yang cukup lama tanpa kehilangan kualitas.7 2. Dalam proses penggilingan menjadi semen memungkinkan ditambahkan bahan aktif lainnya untuk menghasilkan : 1.

Tercapainya produktivitas kerja yang disepakati dalam kondisi normal. Dan kemungkinan karena kekurangan buruh Untuk menghindari terjadinya kemacetan tersebut maka perlu dilakukan pre arrival planning .8 yang sama. kapal tiba di pelabuhan karena jika tidak dilakukan perencanaan sebelum kapal tiba akan terjadi kemacetan pada saat dilakukan pekerjaan dan disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : 1. 2. 2. Pelaksana kegiatan bongkar muat barang sebagai kegiatan utama di Pelabuhan. 2. Alat stevedore yang tidak tepat 3. 4.5 Tanggung Jawab Perusahaan Bongkar Muat Perusahaan Bongkar Muat bertanggung jawab atas : 1. 2. 3. Keselamatan bagian dari kapal dan peralatan bongkar muat kapal yang digunakan dalam operasi bongkar muat. Kebenaran atas laporan kegiatan yang disampaikan.6 Perencanaan dan Pengendalian Perencanaan sebelum kapal tiba (PreArival Planning). Produsen semen membeli klinker untuk digiling sendiri menjadi semen atau sebagai penambah klinker mereka sendiri di pabrik. Peralatan mekanis yang tidak sesuai. 6. Keselamatn kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) selama melaksanakan kegiatan bongkar muat. 5. Dokumen belum siap 4. Kerusakan barang yang diakibatkan oleh karena salah penanganan / kelalaian dalam cargo handling. sehingga Perusahaan Bongkar Muat merupakan usaha penunjang angkutan laut yang berfungsi sebagai : a. 2. Salah satu mata rantai transportasi yang ikut bertanggung jawab memperlancarkan dan meningkatkan efisiensi kegiatan di Pelabuhan. perencanaan harus dilakukan sebelum. Kelancaran kegiatan bongkar muat dan keselamatan penyerahan / penerimaan barang.4 Fungsi Perusahaan Bongkar Muat (PBM) Kegiatan bongkar muat diselenggarakan oleh perusahaan yang didirikan khusus untuk kegiatan tersebut terlepas dari Perusahaan Pelayaran dan Pemilik Barang. b.

Alat – alat apa yang akan digunakan dalam menunjang pekerjaan yang akan dilaksanakan dan segera dilakukan pesanan penggunaannya. Kelambatan pekerjaan dalam palka sehingga ganco lama menggantung b. Sering menunggu muatan yang akan diangkut i. Membuat persiapan khusus jika ada muatan khusus yang akan di bongkar / dimuat. Birokriasi yang panjang dalam hubungan penanganan muatan dan dokumen . Jarak tempuh antara kapal dan tempat penimbunan d. Kekurangan kendaraan angkutan pada bongkar / muat langsung e. Kekurangan alat misalnya crane dan forklift c. 2. Tempat penimbunan sudah penuh j. Menyeret muatan dipalka dan menggunakan ganco pemuat h. Dokumen barang belum siap k. 4. Memberitahukan para supervisor mengenai tugas – tugasnya dan mengingatkan mereka akan hal – hal yang perlu diperhatikan secara khusus. 3. Mencatat muatan yang akan dibongkar / dimuat langsung dan memberitahu pemiliknya untuk persiapan pelaksaan. Untuk bongkar muat yang tidak langsung sebaiknya dipersiapkan ruang penimbunan barangnya dan agar siap digunakan pada saatnya.9 Hal – hal yang perlu di perhatikan dalam pelaksanaan membuat pre arrival planning : 1. Adanya muatan berat yang tidak diinformasikan sebelumnya g. Kerusakan winck / derrick kapal dan tidak tersedianya crane darat f. 5. Sebab – sebab terjadinya kemacetan : a. 6. Tentukan berapa banyak buruh yang akan digunakan di kapal dan di darat.

dalam menggunakan wawancara secara mendalam dan grup fokus. Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial secara alamiah dengan mengedepnkan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti (Herdiansyah.1 Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang akan digunakan adalah kualitatif.10 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.2 Tempat Penelitian . 3. Sifat dari jenis penelitian ini adalah penelitian dan penjelajahan terbuka berakhir dilakukan dalam jumlah relatif kelompok kecil yang di wawancarai secara mendalam. 2010:9) Penelitian kualitatif jauh lebih subjektif daripada penelitian atau survey kuantitatif dan menggunakan metode sangat berbeda dari mengumpulkan informasi. terutama individu.

AZZAHRA PT.4 Waktu Penelitian Peneliti ini akan dilaksanakan sesuai dengan kebijakan kampus Akademi Kelautan Banyuwangi mulai tanggal 23 Februari 2015 sampai dengan April 2015. maka penulis melakukan penelitian di Dermaga Jetty Bosowa yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Bulusan KM 5 Banyuwangi. note book. dan perekam suara.3 Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa alat-alat untuk mencatat. merekam dan mendokumentasikan yakni kamera. Purposive sampling juga disebut judmental sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan ”penilaian” (judgement) peneliti mengenai siapa saja yang pantas memenuhi persyaratan untuk dijadikan sampel.5 Sampel dalam penelitian ini direncanakan menggunakan purposive sampling. Untuk menentukan wilayah penelitian berdasarkan kegiatan bongkar muat. Alasan penulis memilih objek tersebut adalah dengan pertimbangan bahwa penulis ingin menganalisis tentang EFEKTIVITAS KEGIATAN BONGKAR CLINKER MV. Metode ini menggali informasi dari informan dengan cara mencari tahu dari informan satu ke informan lain yang di anggap lebih tahu tentang pokok– pokok permasalahan dalam penelitian ini. Metode Pengamatan . 11 Teknik Pengambilan Informan 3. Penulis memperoleh data yang berhubungan dengan menggunakan metode sebagai berikut : 1. 3.11 Dalam penyusunan tugas akhir ini.6 Teknik Pengumpulan Data Sebagai pelengkap dalam pembahasan ini maka diperlukan adanya data atau informasi baik dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan. Peranan peneliti dalam hal ini sangat menentukan dalam menentukan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. LAGALIGO LOGISTIK. 3. 3.

2014: 72). Esterbeg (2002) mendefinisikan interview atau wawancara sebagai berikut. Susan Stainback (1988) menyatakan bahwa “the aim is not to determine the truth about some social phenomenon. Sedangkan menurut Marshall (1955) bahwa. resulting in communication and joint contruction of meaning about a particular topic”. 4. padahal sumber ini kebanyakan sudah tersedia dan siap pakai. peneliti belajar tentang perilaku.12 Nasution (1988) menyatakan bahwa. sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topic tertentu (Prof. Triangulasi Dalam teknik pengumpulan data. Dokumentasi bertujuan sebagai bukti tentang kegiatan bongkar muat clinker. triangulasi diartikan sebagi teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Sumber-sumber informasi non-manusia ini seringkali diabaikan dalam penelitian kualitatif. Sugiyono. Wawancara dilakukan dengan cara terstruktural. 2014: 64). dan makna dari perilaku tersebut (Prof. Dr. Tujuan . rather the purpose of triangulation is to increase one’s understanding of what ever is being investigated”. Dokumen berguna karena dapat memberikan latar belakang yang lebih luas mengenai pokok penelitian. the researcher learn about behavior and the meaning attached to those behavior” artinya melalui observasi. “a meeting of two persons to exchange information and idea trought question and responses. Dalam hal triangulasi. Metode dokumenter ini merupakan metode pengumpulan data yang berasal dari sumber non-manusia. Sugiyono. 2. 3. Metode Wawancara Wawancara merupakan teknik komunikasi antara interviewer dengan intervewee. Dr. observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan. semi struktural dan tidak berstruktural secara mendalam terhadap para informan atau narasumber . “through observation. Metode Dokumenter Metode atau teknik dokumenter adalah teknik pengumpulan data dan informasi melalui pencarian dan penemuan bukti-bukti. Wawancara adalah pertemuan antara dua orang untuk berfikir informasi dan ide melalui Tanya jawab.

Dr.1 Data Primer Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. yaitu menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan sumber yang sama. Penulis memperoleh data yang bersumber dari : 3.b Triangulasi Sumber 3. Wawancara dilakukan kepada beberapa informan yang terkait dengan tema tugas akhir ini dan observasi secara langsung di lapangan.7. Wawancar mendalam Gambar 3. tetapi lebih pada peningkatan pemahaman peneliti terhadap apa yang telah ditemukan. Terdapat tiga jalur analisis data kualitatif.13 triangulasi bukan untuk mencari kebenaran tentang beberapa fenomena.8 Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif.7. 3. antara lain: a. Triangulasi teknik.1.2 Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui pencatatan dokumen-dokumen dari perusahaan terkait yang ada hubungannya dengan pembahasan penulisan.a Triangulasi Teknik b. 2014:83-85).7 b c Sumber Data Untuk menunjang kelengkapan pembahasan dalam penulisan proposal ini. 3. . observasi Sumber data yang sama Wawancara dokumentasi Gambar 3. Triangulasi sumber berarti mendapatkan data dari sumber-sumber data yang a berbeda-beda dengan teknik yang sama (Prof. penyajian data.1. yaitu reduksi data. Terdapat dua macam triangulasi data. Sugiyono.

display. namun dalam arti yang lebih luas adalah proses penyempurnaan data.14 kesimpulan (Miles dan Huberman. namun lebih pada memahami atau menafsirkan mengenai apa yang tersirat di dalam data yang telah disajikan.8.2 Penyajian Data Penyajian data merupakan proses pengumpulan informasi yang disusun berdasar kategori atau pengelompokan-pengelompokan yang diperlukan.3 Penarikan Kesimpulan/Verifikasi Penarikan kesimpulan/verifikasi merupakan proses perumusan makna dari hasil penelitian yang diungkapkan dengan kalimat yang singkat-padat dan mudah difahami. maupun penambahan terhadap data yang dirasa masih kurang.1 Reduksi Data Reduksi data diartikan secara sempit sebagai proses pengurangan data. tujuan dan perumusan masalah yang ada. Data Collection Data Display Data Reduction Conclusions : Drawing/Verifying Gambar 3. baik pengurangan terhadap data yang kurang perlu dan tidak relevan. 3. 1922).1. Interpretasi data merupakan proses pemahaman makna dari serangkaian data yang telah tersaji. dalam wujud yang tidak sekedar melihat apa yang tersurat. ilustrasi: reduksi data. 3. dan conclusion . serta dilakukan dengan cara berulangkali melakukan peninjauan mengenai kebenaran dari penyimpulan itu. khususnya berkaitan dengan relevansi dan konsistensinya terhadap judul.8.c. Adapun langkah-langkah tersebut antara lain: 3.8.

Dalam penelitian ini. data hasil wawancara perlu didukung dengan adanya rekaman wawancara. antara lain: 1.15 3.b). contoh. berarti data yang ditemukan sudah dapat dipercaya. atau gambaran suatu keadaan perlu didukung oleh foto-foto. Tetapi bila peneliti masih mendapatkan data-data yang bertentangan dengan data yang ditemukan. Triangulasi Triangulation is qualitative cross-validation.1.a) dan triangulasi sumber (lihat gambar 3. antara lain: triangulasi teknik (lihat gambar 3.9 Rencana Pengujian Keabsahan Data Uji keabsahan data yang penulis gunakan adalah uji (credibility) kredibilitas data. Triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara. dan berabagai waktu. Moleong (2005) memaparkan tujuan uji (credibility) kredibilitas data yaitu untuk menilai kebenaran dari temuan penelitian kualitatif. Menggunakan bahan referensi Bahan referensi di sini adalah adanya pendukung untuk membuktikan data yang telah ditemukan oleh peneliti. Melakukan analisis kasus negatif berarti peneliti mencari data yang berbeda atau bahkan bertentangan dengan data yang telah ditemukan. maka peneliti .1. handycam. Bila tidak ada lagi data yang berbeda atau bertentangan dengan temuan. penulis akan menggunakan beberapa pengujian keabsahan data. 1986). It assess the sufficiency of the data according to the convergence of multiple data sources or multiple data collection procedures (William Wiersma. Analisis kasus negatif Kasus negatif adalah kasus yang tidak sesuai atau berbeda dengan hasil penelitian. alat rekam suara) sangat diperlukan untuk mendukung kredibilitas data yang telah ditemukan oleh peneliti. 3. 2. Kredibilitas ditunjukkan ketika partisipan mengungkapkan bahwa transkrip penelitian memang benar-benar sebagai pengalaman dirinya sendiri. Alat-alat bantu perekam data dalam penelitian kualitatif (kamera. Terdapat dua macam triangulasi.Data tentang interaksi manusia.

Code Program 8. PenyusunanLaporanPeneli tian TA Maret 2015 I II III April 2015 IV I II III IV . Member check. 4. Kegiatan 1. Member check adalah proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data. sehingga semakin kredibel/dipercaya. RevisiKonsep. Pengumpulan Data 4. InstrumenPenelitian 5. Tetapi apabila data yang ditemukan peneliti dengan berbagai penafsirannya tidak disepakati oleh pemberi data maka peneliti perlu melakukan diskusi dengan pemberi data. Tujuan member check adalah untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data. UjiCoba Program (testing) 7. PerumusanMasalah 3.10 Rencana Kegiatan No.16 mungkin akan mengubah temuannya. DesainRancangan. Apabila data yang ditemukan disepakati oleh para pemberi data berarti data tersebut valid.apabila perbedaannya tajam maka peneliti harus mengubah temuannya dan menyesuaikan dengan apa yang diberikan oleh pemberi data. Hal ini sangat bergantung dari seberapa besar kasus negatif yang muncul tersebut. Olah Data 6. IdentifikasiMasalah 2. Jadi tujuan member check adalah agar informasi yangdiperoleh dan akan digunakan dalam penulisan laporan sesuai dengan apa yang dimaksud sumber data atau informan 3.

Dr. Danfar. diakses tanggal 4 Agustus 2015). 2010. Amir. Akademi Maritim Nasional Indonesia : Semarang. Jakarta : Pustaka Binaan Presindo. 2014.E.com/2010/05/klinker-semen-portland. Prof. Dr. (Online). Anto. Memahami Penelitian Kualitatif. http://cementportland. Klinker Semen Portland. Metodologi Penelitian (Skripsi.17 DAFTAR PUSTAKA Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. Juliansyah. . 2011. 1993. Rudi. M.wordpress. tesis. S. Seluk Beluk dan Teknik Perdagangan Luar Negeri Suatu Penuntun Impor & Ekspor.S. (Online). disertasi.com/2009/03/28/pengertian-efektifitas/. Port Terminal Operation. Jakarta: Alfabeta.blogspot. 2009.M. Jakarta: Kencana.. dan karya ilmiah). diakses tanggal 5 Agustus 2015). (https://dansite. Definisi atau Pengertian Efektifitas. Sugiyono. M.html. Noor.

18 .