Anda di halaman 1dari 7

TUJUH LANGKAH MENUJU KESELAMATAN PASIEN

NO. DOKUMEN

RUMAH SAKIT
NO. REVISI

HALAMAN

00
PROSEDUR TETAP

Ditetapkan
Direktur RSU Rajawali Citra
TANGGAL TERBIT
dr. Asri Priyani M, MPH.

Pengertian

NIK. 200610004
Keselamatan pasien rumah sakit merupakan suatu sistem dimana
rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman. Hal ini termasuk :
asesmen resiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan
dengan resiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan
belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi solusi
untuk meminimalkan timbulnya resiko. Sistem ini mencegah
terjadinya

cedera

yang

disebabkan

oleh

kesalahan

akibat

melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang
Tujuan

seharusnya diambil.
1. Terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit
2. Meningkatkan akuntabilitas rumah sakit terhadap pasien dan
masyarakat
3. Menurunnya kejadian tidak diharapkan ( KTD ) di rumah sakit
4. Terlaksananya program – program pencegahan sehingga tidak
terjadi pengulangan kejadian tidak diharapkan.

Kebijakan

(Surat penugasan oleh Direktur Rumah Sakit tentang penunjukkan
sebagai subtim Keselamatan Pasien RS)

Prosedur

1. Bangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien
2. Pimpin dan dukung staf anda
3. Integrasikan aktivitas pengelolaan resiko

Libatkan dan komunikasi dengan pasien 6. Other : gagal melakukan komunikasi.02. Preventive : tidak memberikan terapi profilaktif. 200610004 Insiden Keselamatan Pasien ( IKP ) adalah setiap kejadian yang tidak disengaja dan tidak diharapkan yang dapat mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera pada pasien. Asri Priyani M. MPH. Diagnostik : kesalahan atau keterlambatan diagnosis 2. prosedur atau tes. gagal alat atau sistem lain 1. Cegah cedera melalui implementasi sistem keselamatan pasien Seluruh unit-unit pelayanan dan tindkaan kesehatan di Rumah sakit ANALISIS INSIDEN KESELAMATAN PASIEN ( IKP ) ANALISIS AKAR MASALAH ( ROOT CAUSE ANALYSIS / NO. Untuk memperoleh data / angka insiden keselamatan pasien .4. DOKUMEN RCA ) NO. Belajar dan berbagi pengalaman tentang keselamatan pasien Unit Terkait 7.pelaksanaan terapi 3.1 00 PROSEDUR TETAP HALAMAN Ditetapkan Direktur RSU Rajawali Citra TANGGAL TERBIT dr. REVISI 01.5. Diketahui penyebab insiden keselamatan pasien sampai pada akar masalah 3. monitoring atau follow up yang tidak sesuai pada suatu pengobatan Tujuan 4. Pengertian NIK.201. Kesalahan yang mengakibatkan IKP dapat terjadi pada : 1.Terlaksananya sistem pencatatan dan pelaporan insiden keselamatan pasien 2. Kembangkan sistem pelaporan 5. Treatment : kesalahan pada operasi.

Timeline c. Tim investigator bersama dengan subtim Keselamatan Pasien melakukan Brainstorming. Subtim meentukan Tim Investigator 3. Narrative Chronology b. Upaya pencegahan terjadinya kejadian / insiden keselamatan pasien berikutnya 5. Time person grid 5. Analisis tulang ikan / fishbone Unit Terkait 7. Didapatkannnya pembelajaran untuk perbaikan asuhan kepada Kebijakan pasien (Surat penugasan oleh Direktur Rumah Sakit tentang penunjukkan sebagai subtim Keselamatan Pasien RS) Prosedur 1. Brainwriting Analisis berupa: a. Analisis perubahan c. Observasi b. Tim Investigator memetakan kronologis kejadian dengan menggunakan: a. Dokumentasi c. Rekomendasi dan rencana kerja untuk improvement Tim Investigator terdiri dari: informasi . 5 Why’s b. Tim investigator mengindentifikasi CMP ( care management problem ) 6.4.Subtim Keselamatan Pasien mengindentifikasi insiden keselamatan pasien yang akan diinvestigasi 2. Tim Investigator menguumpulkan data dan informasi yang berupa: a. Analisis penghalang d. Interview 4. Tabular timeline d.

Meningkatkan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit . Tim Mutu dan Keselamatan Pasien RS ANALISIS INSIDEN KESELAMATAN PASIEN ( IKP ) ANALISIS MODUS KEGAGALAN DAN DAMPAKNYA ( FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS / FMEA ) NO. macam-macam dan tingkat pengetahuan yang berbeda haaarus terwakili (dokter. manajemen.1. penunjang) 3. 2. Preventive : tidak memberikan terapi profilaktif. personalia. 2. gagal alat atau sistem lain 1. pelaksanaan terapi 3. perawat. Ka Instalasi / Ka unit masing-masing terjadinya insiden keselamatan pasien. REVISI HALAMAN 00 PROSEDUR TETAP Ditetapkan Direktur RSU Rajawali Citra TANGGAL TERBIT dr. Pengertian NIK. Treatment : kesalahan pada operasi. DOKUMEN NO. Kesalahan yang mengakibatkan IKP dapat terjadi pada : 1. Semua area yang terkait harus terwakili (profesi. Diagnostik : kesalahan atau keterlambatan diagnosis. Upaya peningkatan mutu pelayanan pasien 2. Asri Priyani M. MPH. prosedur atau tes. penunjang dll) 4. 200610004 Insiden Keselamatan Pasien ( IKP ) adalah setiap kejadian yang tidak disengaja dan tidak diharapkan yang dapat mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera pada pasien. Other : gagal melakukan komunikasi. monitoring atau follow up yang tidak sesuai pada suatu pengobatan Tujuan 4.

Skor hazard d. (Surat penugasan oleh Direktur Rumah Sakit tentang penunjukkan sebagai subtim Keselamatan Pasien RS) Prosedur 1. manajemen. Tindakan / alasan untuk mengakhiri c. Mencantumkan sub proses untuk setiap tahapan proses 4. perawat. 2. Ka Instalasi / Ka unit masing-masing terjadinya insiden keselamatan pasien. Manajemen tim Tim Investigator terdiri dari: 1. personalia. penunjang dll) . Tatalaksana dan pengukuran outcome a. Tim Mutu dan Keselamatan Pasien membentuk Tim Investigator 3. Menjelaskan proses setiap kegiatan sesuai kebijakan dan prosedur yang berlaku b. Tim Investigator menggambarkan alur proses: a. Tim Investigator melakukan analisis hazard score yaitu: a. Tingkat probabilitas c. Yang bertanggung jawab Unit Terkait e.dengan “No Blame Culture” dan “Never Ending Process” 3. penunjang) 3. macam-macam dan tingkat pengetahuan yang berbeda haaarus terwakili (dokter. Tipe tindakan b. Semua area yang terkait harus terwakili (profesi. Terlaksananya program – program pencegahan sehingga tidak Kebijakan terjadi pengulangan kejadian tidak diharapkan. 2. Ukuran outcome d. Tim Mutu dan keselamatan Pasien menentukan topik proses FMEA. Analisis pohon keputusan 5. Tingkat bahaya b.

guna menentukan sasaran dalam . pengertian kepuasan atau tidak kepuasaan konsumen merupakan perbedaan anta harapan dan kinerja yang dirasakan. MPH. Jadi dalam arti luas pengertian kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dibandingkan dengan harapannya. 200610004 Kepuaasan adalah tingkat keadaan yang dirasakan seseorang yang merupakan hasil dari membandingkan penampilan atau outcome produk yang dirasakan dalam hubungannya dengan harapan seseorang. DOKUMEN RUMAH SAKIT NO. Asri Priyani M. 1) Terlaksana evaluasi kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di seluruh Instalasi Rumah sakit Rajawali Citra 2) Untuk meningkatkan kualitas pelayanan seluruh instalasi Rumah Sakit Rajawali Citra 3) Sebagai salah satu indikator mutu pelayanan RSU Rajawali Citra 4) Terlaksana pencatatan dan pelaporan pelaksanaan evaluasi kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Rumah sakit 5) Terlaksana evaluasi program kepuasan pasien terhadap pelayanan Rumah sakit. Pada dasarnya. REVISI HALAMAN 00 PROSEDUR TETAP Ditetapkan Direktur RSU Rajawali Citra TANGGAL TERBIT dr. Tim Mutu dan Keselamatan Pasien RS SURVEY KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN DI NO.4. Pengertian Tujuan NIK.

Panitia Evaluasi kepuasan pasien melakukan pengolahan data dan analisa data hasil evaluasi kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Rumah Sakit. 6. Staf instalasi rawat jalan. rawat inap dan IGD 3. rawat inap. Tim Mutu dan Keselamatan Pasien . Kebijakan Prosedur (Surat penugasan oleh Direktur Rumah Sakit tentang penunjukkan sebagai Tim Mutu dan Keselamatan Pasien RS) 1. Ka Instalasi / Ka unit rawat jalan. dan IGD. Panitia evaluasi kepuasan pasien melakukan evaluasi program guna menentukan sasaran pada tahun berikutnya. rawat inap dan IGD akan memberikan quesioner kepada pasien setiap harinya dan melaporkannya kepada panitia evaluasi kepuasan pasien 4. Unit Terkait Panitia Evaluasi Kepuasan pasien terdiri dari 1. Panitia evaluasi kepuasan pasien menyusun laporan hasil evaluasi kepuasan pasien terhadap pelayanan Rumah sakit. Tim Mutu dan Keselamatan Pasien membentuk panitia evaluasi penerapan standar akreditasi rumah sakit dengan mengadakan rapat panitia untuk: 1) Membahas instrumen evaluasi yang digunakan.program kerja tahun berikutnya. 2) Menyusun jadwal kegiatan evaluasi 2. 2. Panitia Evaluasi kepuasan pasien akan memberikan questioner sebagai alat evaluasi kepada seluruh instalasi rawat jalan. 5.