Anda di halaman 1dari 4

VEHIKULUM

Prinsip obat topikal dibagi atas 2 bagian yaitu : vehikulum (bahan dasar) dan
bahan aktif. Prinsip terapi vehikulum adalah basah—basah (cair : kompres) dan
kering—kering (padat : salap). Vehikulum terbagi menjadi 3 bahan utama yaitu
cairan, bedak, dan salap. Dari ketiga bahan ini dapat dibuat lagi bahan campuran,
yaitu :

Linime
n

1. Cairan
Terdiri dari 2 macam yaitu solution dan tingtura. Solution merupakan
larutan dalam air, contohnya kompres, rendam, dan mandi. Sedangkan
tingtura merupakan larutan dalam alkohol. Prinsip terapi cairan adalah
membersihkan, melunakan, menghilangkan gejala. Bahan aktif bersifat
astringen dan antimicrobial.
Dalam terapi, ada 2 macam kompres yaitu :
a. Kompres Terbuka
Dasar dari kompres terbuka adalah penguapan dan absorbs. Kompres
terbuka diindikasikan pada kelainan kulit superficial yang basah
(madidans), kotor, dan terdapat pus. Kompres ini memiliki efek berupa
kulit menjadi kering, vasokontriksi, permukaan kulit menjadi dingin,
dan dapat mengurangi eritem pada kulit. Cara melakukan kompres
terbuka adalah kassa absorben, non iritasi 2-3 lapis dicelupka ke
cairan, kemudia diperas, lalu balutkan dan didiamkan pada lesi kulit.
Hal ini bisa dilakukan 2 kali dalam sehari.
b. Kompres Tertutup

Bedak Bedak ini memiliki efek fisis berupa mendinginkan. dan memberikan proteksi mekanis. Pemberian salap diindikasikan pada dermatosis kronik. Bedak Kocok Bedak kocok merupakan bahan campuran dari cairan dan bedak yang ditambahkan gliserin/suspense agent sebagai perekat. 4. dan antipruritus lemah). dan minyak ikan). superficial. Bedak kocok diberikan pada pasien dengan indikasi dermatosis yang kering. yang umumnya dicampur seng oksida (bersifat absorbs terhadap air dan sebum. dapat mengahambat gesekan. astringen. antiseptic. Salap memiliki kontraindikasi pda dermatitis madidans. kering. Kompres tertutup dilakukan dengan indikasi kelainan kulit yang dalam. antiinflamasi karena dapat mengakibatkan vasokontriksi. 2. bagian badan yang berambut. Selain memiliki indikasi. Cara melakukan kompres tertutup sebagai berikut kassa atau pembalut agak tebal kemudian ditutp dengan bahan impermeable seperti plastic atau selofan.Dasar dari kompres tertutup adalah vasodilatasi dan absorbs bukan penguapan. antipruritus yang lemah. dengan komposisi zat padat maksimal 40% dan gliserin 10%-15% sehingga menghasilkan bedak yang tidak terlalu kental. tidak untuk seluruh badan karena dapat membuat pori-pori tertutup. dan tebal. Salap ini bersifat sebagai pelarut yang bisa melunakan. Bedak diberikan dengan indikasi lesi kering dan superficial dan bentuk vesikel seperti pada penyakit Varicella. Kompres ini dapat memberikan efek berupa kulit yang lebih hangat pada bagian bawahnya yang berarti terjadi vaskularisasi yang baik. lanolin atau minyak (kastor oil. Bahan dasar dari bedak adalah talcum venetum. bedak juga memiliki kontraindikasi dalam terapi yaitu lesi basah dan infeksi sekunder. Salap Bahan dasar dari salap ini adaah vaselin. wijen. dan luar serta perlu . 3.

Pasta ini dapat memberikan proteksi mekanis dan mengeringkan. dan area genital eksternal. dan lebih berminyak. Selain keuntungan. Linimen ini diindikasikan pada dermatosis subakut dan dikontraindikasikan pada dermatosis mardidans. Bahan krim ini tidak diperbolehkan diberikan pada dermatitis madidans. bahan pengawet berupa paraben. Keuntungan dari penggunaan krim adalah tidak lengket. Linimen Linimen merupakan sediaan berupa campuran dari cairan. parfum. minyak. 5. bedak kocok ini memiliki kerugian berupa kulit kering. bedak. b. dan salap. Krim w/o : air fase dalam. minyak fase luar. Pasta ini dikontraindikasikan pada lesi eksudatif. berupa ointment/kering seperti mentega. Pasta Pasta merupakan bahan campuran homogen antara bedak dan vaselin (salap). Keuntungan penggunaan linimen adalah tidak membuat kering. area lipatan. 8. mendinginkan serta tidak menutupi pori-pori. Bedak kocok juga memiliki kontraindikasi yaitu dermatitis madidans dan area yang berambut. penetrasi yang lebih. berupa krim/basah seperti cleansing krim. air fase luar. lebih protektif daripada krim. Indikasi penggunaan pasta adalah dermatosis yang basah. Gel . Krim o/w : minyak fase dalam. 6.penetrasi. dan diberikan pada area berambut. dan zat aktif. Krim memiliki 2 jenis yaitu : a. 7. Penggunaan bedak kocok ini memiliki keuntungan yaitu jarang menimbulkan iritasi dan mudah dibersihkan. Krim Krim merupakan bahan campuran dari cairan dan salap yang terdiri dari air. Sedangkan kerugiannya adalah bersifat tidak stabil jika ditambah asam organik. Krim memiliki indikasi sebagai bahan komestik. ditambahkan emulgator. area berambut.

Bahan dari gel ini adalah karbomer. metilselulosa.Gel ini tidak termasuk bagian dari vehikulum. Gel merupakan sediaan suspense yang hidrokoloid atau hidrofilik. . Daya absorbs per kutan dari gel ini lebih baik dari krim. ditambahkan air. terbuat dari senyawa organic. tragakan.