Anda di halaman 1dari 6

Pemeriksaan Visus Dasar dan Visus Koreksi

I. Visus Dasar
a. Visus Jauh
o Baris terakhir yang dapat dibaca oleh pasien
o Minimal 50% dari total huruf dalam 1 baris
o Bila pasien dapat membaca seluruh huruf pada baris 6/15
à visus dasar : 6/15
o Bila pasien hanya dapat membaca 3 dari 4 huruf pada
baris 6/15 à visus dasar : 6/15 f1
Langkah-langkah:
1. Menanyakan kesediaan pasien untuk pemeriksaan
2. Menanyakan kemampuan pasien dalam membaca huruf
atau angka
o Bila tidak bisa membaca dapat menggunakan
optotype angka
o Bila tidak bisa mengenali huruf dan angka dapat
menggunakan e chart
3. Pasien menghadap optotype snellen pada jarak 6 meter
4. Pasien diminta menutup mata kiri dengan telapak tangan
5. Pasien diminta untuk membaca huruf terbesar pada
optotype snellen
6. Pasien diminta untuk membaca semua huruf pada
optotype baris demi baris hingga batas 6/6
b. Visus hitung jari
1. Bila pasien tidak dapat membaca huruf terbesar pada
optotype snellen
2. Maka lakukan pemeriksaan visus dengan menghitung
jumlah jari pemeriksa pada jarak 1-6 m
3. Orang normal dapat menghitung jumlah jari pada jarak 60
m
4. Notasi : x/60
5. X : jarak terakhir pasien dapat menghitung jari
6. Contoh : 1/60 artinya pasien hanya dapat menghitung jari
pada jarak 1m sedangkan orang normal dapat
menghitung jari pada jarak 60 m

Normalnya penderita dapat membaca hingga baris jaeger 2 (j2) . Bila pasien dapat membedakan gelap dan terang à visus dasar : 1/~ 4. Bila pasien tidak dapat membedakan gelap dan terang à visus dasar : 0 5. Maka pasien diminta untuk mengenali gerakan lambaian tangan pada jarak 1 m 3. Visus dasar : 1/300 4. Bila pasien tidak dapat mengenali arah datang sumber cahaya à 1/~ lp jelek e. Visus lambaian tangan 1. Orang normal dapat mengenali gerakan lambaian tangan pada jarak 300 m d. Visus dekat 1. Pasien diminta membaca kartu baca pada jarak 30 cm 2. Bila pasien tidak dapat mengenali bayangan lambaian tangan pada jarak 1 m 2. Bila pasien tidak dapat menghitung jari pada jarak 1 m 2. Maka pasien diminta untuk membedakan gelap dan terang menggunakan sumber cahaya senter 3.c. Bila pasien dapat membedakan gelap dan terang . Bila pasien mengenali arah datang sumber cahaya à 1/~ lp baik 7. Visus persepsi cahaya 1. pasien diminta untuk mengenali arah datang sumber cahaya 6.

Algoritma pemeriksaan visus dasar .

Syarat : .Tujuan : Mengetahui status koreksi visus pasien b. l Visus koreksi a.BO ip st ao t by ap ce aS n ee l e n II.

Relatif :  Infeksi pada mata yang dapat ditularkan melalui trial frame dan trial lens  Adanya penyakit yang dapat ditularkan melalui kontak melalui trial frame ex : penyakit kulit pada sekitar mata dan telinga e.Buram à myopia ? à ganti s-0. Lakukan pinhole untuk mengetahui adanya kelainan refraksi 3.Tetap jelas à hipermetropia fakultatif .pasien kooperatif . Langkah koreksi jauh 1. Langkah visus koreksi 1. Bila koreksi maksimal masih belum mencapai baris 6/6 à pin hole (ke-dua) . sehingga dapat diketahui kemungkinan adanya kelainan refraksi f.50 d à . Fogging (s+2d atau s+3d) & kipas astigmat untuk mencari aksis lensa silindris .Visus > 1/60 c. Pemeriksaan dilakukan secara monokular terlebih dahulu dilanjutkan pemeriksaan binokular 2. Kontra indikasi dilakukan koreksi visus .Lebih baik à astigmat? 5. Tambahkan spheris + 0.5 d ditambah bertahap sampai visus koreksi terbaik 4..Visus kurang dari 6/6 .25 d atau +0.Menetap à no better correction .5 d secara bertahap sampai visus koreksi terbaik . Lakukan visus dasar pada mata kanan 2. Lakukan pin hole dengan diameter 1 mm atau 3 mm untuk memanjangkan depth of field dan menghilangkan aberasi sferis. Pemeriksaan dimulai dari mata kanan 3.Bertambah jelas à hipermetropia manifest? à tambah s+0.Visus 6/6 dengan kecurigaan hipermetropia fakultatif d.Absolut : . Indikasi : .

Tambahkan addisi pada koreksi kedua mata sesuai dengan usianya .00d .> 60 th : add s+3.Lebih baik à astigmat hipermetropia? à tambah c +0. Lepas fogging lens 7. Langkah koreksi dekat 1.55 th : add s+2.00d .00d .50 th : add s+2.5 d sampai dicapai visus koreksi terbaik .50d .5 d sampai diapai visus koreksi terbaik g.40 th : add s+1.25 d dengan axis seperti yang ditetapkan . Tambahkan cilinder + 0.50d .Cara : garis paling tebal kemudian + 90 = aksis 6.Buram à astigmat myopia ? à ganti c-o. Pasien diminta membaca reading chart pada jarak 30 cm dengan menggunakan koreksi jauhnya 2. Cari kekuatan lensa cilinder yang diperlukan 8..45 th : add s+1.