Anda di halaman 1dari 7

Dialektika Hegel

Oleh: Lisa Untari

*)

PENDAHULUAN
Sejarah merupakan peristiwa atau kejadian pada masa lampau. Inilah pengertian
yang biasa kita ketahui sejak kita mulai mengenal sejarah. Namun, apabila kita memandang
sejarah bukanlah hanya masa lampau saja, tetapi sejarah pun menjadi unsur perubahan dari
masa ke masa. Sejarah merupakan salah satu pencerminan perubahan dalam kehidupan yang
lebih baik. Tidak hanya itu, sejarah juga dapat menjadi sebagai subjek kajian dalam aktivitas
manusia dan sesuatu yang signifikan terhadap sosial melalui sejarah dari sudut pandang
filasafat, yang mana disebut dengan fisafat sejarah.Filsafat sejarah adalah komponen yang
secara umum tidak dapat dipisahkan dari rangkaian keilmuan filsafat. Karena kajian sejarah
yang dipahami merupakan bagian integral dari sudut pandang filsafat itu sendiri.
Abad ke-19 adalah abad ketika filsafat sejarah metafisika yang paling kaya warna
mampu berkembang sepenuhnya dan membawa seluruh hasil yang dipetik teori-teori besar
tentang hakikat perkembangan sejarah dan nasib manusia.Pada abad ini filsafat menjadi
sesuatu yang semarak, eksplosif, dan revolusioner dalam pemikiran formal sejak terjadi
benturan antara rasionalisme dan kristianitas tradisional. Pada masa ini,terjadi pembongkaran
secara sistematis atas metode dan pandangan filsafat tradisional. Meskipun demikian,
karakteristik filsafat pada abad ke-19 yang cenderung mengangkat filsafat-filsafat besar
tentang sejarah dan hukum-hukum perkembangan sejarah.
Dalam filsafat sejarah ini bertujuan memperjelas dan menganalisis gagasan-gagasan
tentang sejarah. .Dengan demikian, beberapa tokoh bermunculan dari ranah filsafat sejarah,
dan Hegel adalah salah satu yang termasuk didalamnya. Untuk selanjutnya kita akan
membahas tentang Hegel, filsafat yang berkaitan dengan sejarah.
Bagi Hegel, Roh yang memikirkan dirinya sendiri adalah realitas yang terdapat
proses pengenalan diri yang terjadi melalui kesadaran diri manusia. Filsafat hegel umumnya
dianggap titik puncak perkembangan idealism pasca Kantian di Jerman. Filsafatnya jelas
merupakan salah satu dari sistem-sistem pemikiran yang paling berpengaruh pada abad ke-19.
Tanpa Hegel, Marxisme tak akan terbayangkan. Karena itu, tanpanya konflik-konflik ideologi
pada zaman sekarang pun akan sulit dibayangkan. Selain itu, Hegel juga telah menimbulkan
banyak pengaruh lain yang luas jangkauannya terhadap pemikiran modern, yang bukan hanya
mencakup filsafat, namun juga teori sosial, sejarah dan hukum.

Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel

1

ia suka membaca literatur. Pengaruhnya sangat luas terhadap para penulis dari berbagai posisi.disebabkan oleh ibunya yang luar biasa progresif dan aktif mengasuh perkembangan intelektual anak-anaknya. antitesis (pengingkaran) dan sintesis (kesatuan kontradiksi). sehingga muncul konsep pengertian kedua yang kosong. Kierkegaard. Keluarga Hegel adalah sebuah keluarga kelas menengah yang mapan di Stuttgart. Konsep pemikiran kedua ini juga diterangkan secara radikal agar kehilangan ketegasan dan mencair. Hubungannya dengan kakak perempuannya. meskipun istilah "Roh" dan "Pikiran" sangat berbeda dalam bahasa Inggris. sangat erat. Bruno Bauer. dalam konsep kedua sesungguhnya tersimpan pengertian dari konsep yang pertama. dan tak terbatas. atau biasa dikenal dengan tesis (pengiyaan). H. Pengingkaran adalah konsep pengertian pertama (pengiyaan) dilawan artikan. termasuk para pengagumnya antara lain F. negara dan masyarakat sipil ditempatkan dalam Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel 2 .Dan karya lainnya adalah Science of Logic pada tahun 1812–1816. Kesatuan kontradiksi menjadi alat untuk melengkapi dua konsep pengertian yang saling berlawanan agar tercipta konsep baru yang lebih ideal. dan konseptual. Dapat dikatakan bahwa dialah yang pertama kali memperkenalkan gagasan dalam filsafat. Pengertian yang terkandung di dalamnya berasal dari kata-kata sehari-hari. Dan contoh masalah yang dihadapi Hegel adalah ketika para penerjemah Inggris dari buku Phanomenologie des Geistes tidak pasti apakah mereka harus menerjemahkan "Geist" dengan "Roh" atau "Pikiran". Hegel adalah seorang anak yang sakit-sakitan dan hampir meninggal dunia karena cacar sebelum mencapai usia enam tahun. Karya utama : Phenomenology of Spirit pada tahun 1807. PEMIKIRAN Karya-karya pemikirannya menunjukkan ketajaman serta keseimbangan daya berpikir yang luar biasa. Elements of the Philosophy of Right pada tahun 1821. esai filsafat. bahwa Sejarah dan hal yang konkret adalah penting untuk bisa keluar dari lingkaran philosophia perennis. Pengiyaan harus berupa konsep pengertian yang empiris indrawi. Pengertian tersebut diterangkan secara radikal agar dalam proses pemikirannya kehilangan ketegasan dan mencair. Encyclopedia of the Philosophical Sciences pada tahun 1817–1830. Pemikiran Hegel tidak bisa dilepaskan dalam dialektika antara tesis. umum. Menurut Hegel. Heidegger. Hegel dikenal sebagai filsuf yang menggunakan dialektika sebagai metode berfilsafat. Ia juga menekankan pentingnya yang lain dalam proses pencapaian kesadaran diri. Hegel dilahirkan di Stuttgart pada 27 Agustus 1770. Bagi Hegel tugas utama filsafat adalah memahami kenyataan sebagaimana adanya. sehingga terkesan abstrak. Wurttemberg. Christiane. tak tentu. Max Stirner. Di masa kecilnya. surat kabar. spontan. Bradley. Kontradiksi merupakan motor dialektika (jalan menuju kebenaran) maka kontradiksi harus mampu membuat konsep yang bertahan dan saling mengevaluasi. dan tulisan-tulisan tentang berbagai topik lainnya. Masa kanak-kanaknya yang rajin membaca. Dialektika menurut Hegel adalah dua hal yang dipertentangkan lalu didamaikan. Hans Kung. Ayahnya seorang pegawai negeri dalam administrasi pemerintahan di Wurttemberg. yakni masalahmasalah abadi dalam filsafat. dan tetap akrab sepanjang hidupnya. dan yang menentangnya antara lain. antitesis dan sintesis. Nietzsche. Dia berkeyakinan bahwa kebenaran secara menyeluruh atau bagianbagian dari kebenaran dapat ditelaah melalui penalaran yang wajar serta dimengerti. bukan reflektif. Schopenhauer. Dalam bukunya Philosphy of Right. formal. Sartre. statis. Schelling.BIOGRAFI Tokoh Filsafat Dialektika Georg Wilhelm Friedrich Hegel adalah seorang filsuf idealis Jerman yang lahir di Stuttgart. Karl Marx.

keduanya bagi Kant terlalu ekstrem dalam mengklaim sumber pengetahuan. Konsekuensinya. terbebas dari belenggu feodalisme. Filsafatnya banyak diinspirasikan oleh Imanuel Kant dengan filsafat ilmunya ( filsafat dualisme). keluarga mengandung antitesis yaitu ketika individu-individu (anak-anak) dalam keluarga telah tumbuh dewasa. Masyarakat sipil bagi Hegel digambarkan sebagai masyarakat pasca Revolusi Perancis yaitu masyarakat yang telah diwarnai dengan kebebasan. bagi Bertrand Russell pemikirannya kemudian merupakan Intelektualisasi dari wawasan metafisika Pada dasarnya filsafat Hegel mematahkan anggapan kaum empiris seperti John Lock.. bagi Lock metafisika tidak mampu menjelaskan basis fundamental filsafat atau Epistimologi ( bagaimana realitas itu dapat diketahui ) dan tidak dapat mencapai realitas total. Kant melakukan pengkajian terhadap kebuntuan perseteruan antara Empirisme dan Rasionalisme. Dalam kerangka teori dialektikanya ini. “Revolusi Kantian” kemudian berhasil menemukan jalan keluarnya. Dialektika itu bertolak dari pemikiran Hegel bahwa keluarga merupakan tahap pertama akan adanya kehendak obyektif. Dengan kata lain. Akan tetapi. Hukum diperlukan karena anggota masyarakat sipil memiliki kebebasan. antitesis dan sintesis. Hegel menempatkan masyarakat sipil di antara keluarga dan negara. Tindakan yang melukai anggota masyarakat sipil merupakan tindakan yang tidak rasional. meyakinkannya bahwa ada ketidak jelasan bagian dunia. masyarakat sipil terpisah dari keluarga dan dari negara. pendapat ini diteruskan kembali oleh David Hume bahwa metafisika tidaklah berharga sebagai ilmu dan bahkan tidak mempunyai arti. Negara sebagai institusi tertinggi mempersatukan keluarga yang bersifat obyektif dan masyarakat sipil yang bersifat subyektif. barang atau harta benda yang semula milik dari masing-masing individu menjadi milik bersama. Hegel memaksudkan bahwa dalam kerangka dialektika antara tesis. Dibawah ini merupakan peta pemikiran Hegel. Kehendak obyektif dalam keluarga itu terjadi karena cinta berhasil mempersatukan kehendak. namun Hegel tidak bermaksud demikian. mereka mulai meninggalkan keluarga dan masuk dalam kelompok individu-individu yang lebih luas yang disebut dengan masyarakat sipil (Civil Society).kerangka dialektika itu yaitu keluarga sebagai tesis. Civil Society adalah sebuah bentuk masyarakat dimana orang-orang di dalamnya bisa memilih hidup apa saja yang mereka suka dan memenuhi keinginan mereka sejauh mereka mampu. Ketertarikan Hegel sejak awal pada metafisika. Negara tidak memaksakan jenis kehidupan tertentu kepada anggota Civil Society seperti yang terjadi dalam masyarakat feodal karena negara dan Civil Society terpisahkan. Hukum merupakan pengarah kebebasan dan rasionalitas manusia dalam hubungan dengan sesama anggota masyarakat sipil. Mereka ( kaum empiris ) mengambil sikap tegas pada metafisika. Barkeley dan David Hame. Meskipun logika pemikiran Hegel nampak bersifat linear. Hegel yang pada awalnya sangat terpengaruh oleh filsafat Kant tersebut kemudian menemukan jalan keluarnya melalui kontemplasi yang terus menerus. diantaranya: METAFISIKA DAN RUH ABSOLUT Filsafat Hegel sering disebut sebagai puncak idealisme Jerman. Dalam penggambaran Hegel ini. Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel 3 . Masyarakat sipil adalah masyarakat yang terikat pada hukum. Individu-individu dalam masyarakat sipil ini mencari penghidupannya sendiri-sendiri dan mengejar tujuan hidupnya sendiri-sendiri. masyarakat sipil sebagai antitesis dan negara sebagai sintesis. baginya metafisika hanya merupakan ilusi yang ada diluar batas pengertian manusia. rasio dan menjalin relasi satu sama lain dengan sesama anggota masyarakat sipil itu sendiri dalam rangka pemenuhan kebutuhan mereka.

Hegel meneruskan bahwa keseluruhan itu bersifat mutlak dan yang mutlak itu bersifat spiritual yang lambat laun menjadi sadar akan dirinya sendiri. Ia membangun filsafat melalui metafora pertumbuhan biologis dan perubahan perkembangan atau bisa disebut dengan organisme. Pengaruh konsep organisme pada diri Hegel. Tj. dan sithesis). memahami ide sebagai realitas menjadi dimungkinkan. Dari pertarungan dua unsur ini lalu muncul unsur ketiga yang memperdamaikan keduanya yang disebut dengan sinthesis. Menunda klonflik antara tesis dan antitesis. melainkan suatu sistem yang rumit. Dialektika dapat dipahami sebagai “The Theory of the Union of opposites” (teori tentang persatuan hal-hal yang bertentangan). “menyimpan” dan “mengangkat”. Agama. Konsep Kenegaraan. tidak ada yang benar nyata kecuali keseluruhan (The Whole). Dalil ini berbeda dengan yang dinyatakan oleh keum empiris tentang realitas. Menelusuri meteri baginya adalah kesia-siaan sebab materi hanyalan manifestasi dari perjalanan ide tersebut. Hegel memandang Realitas bukanlah suatu yang sederhana. dll. Segala sesuatu yang nyata adalah rasional dan segala sesuatu yang rasional adalah nyata (all that is real is rational and all that is rational is real) adalah merupakan dalil yang menegaskan bahwa luasnya ide sama dengannya luasnya realitas. tetapi yang nyata pada dirinya adalah partisipasinya pada keseluruhan. membuatnya memandang bahwa organisme merupakan model untuk memahami kepribadian manusia. saling berkontradiksi (melawan dan dilawan). tesis. “yang nyata” bagi kaum empiris secara tegas ditolak oleh Hegel. sebab baginya itu tidaklah rasional. dialektika dapat juga disebutsebagai proses berfikir secara totalitas yaitu setiap unsur saling bernegasi (mengingkari dan diingkari). Dalam bukunya Phenomenologi of Mind (1807). Hegel menggunakan kata dalam bahsa Jerman yaitu aufheben Kata ini memiliki makna “menyangkal”. Dalam hal ini organisme dipandang sebagai suatu hirarki. Dengan demikian. hal tersebut terlihat rasional karena merupakan bagian dari aspek keseluruhan. Proposi atau tesis dan lawannya antitesis memiliki kebenaran masing-masing yang kemudian diangkat menjadi kebenaran yang lebih tinggi. kesatuan yang saling membutuhkan dan masing-masing bagian memiliki peran dalam mempertahankan suatu keseluruhan. dengan ini ia akan menyibak kebenaran absolut dengan menembus batasan-batasan individual atau parsial. Antitesis. Dengan dialektika. Sastra. Terdapat tiga unsur atau konsep dalam memahami dialektika yaitu pertama. institusi. Untuk memahami proses triadic itu (thesis. filsafat dan sejarah. kedua sebagai lawan dari yang pertama disebut dengan antitesis. Jadi realitas pada kesendiriannya bukanlah hal yang benar-benar nyata. artinya adalah bahwa ide absolut merupakan kesempurnaan fikiran atau jiwa yang hanya dapat memikirkan dirinya sendiri. masyarakat. Lavine menerangkan proses ini sebagai berikut: 1. Budaya. Ide absolut menurut Bertrand Russell adalah pemikiran murni. Hegel menggambarkan tentang “yang mutlak” sebagai bentuk yang paling sempurna dari ide yang selanjutnya menjadi ide absolut. DIALEKTIKA Dialektika merupakan metode yang dipakai Hegel dalam memahami realitas sebagai perjalanan ide menuju pada kesempurnaan. Pikirannya dipantulkan kedalam dirinya sendiri melalui kesadaran diri. Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel 4 . Jadi dialektika bagi Hegel bukanlah penyelesaian kontradiksi dengan meniadakan salah satunya tetapi lebihdari itu. Etika. Hegel meletakkan ide atau ruh atau jiwa sebagai realitas utama.Dengan metafisika kemudian Hegel mencoba membangun suatu sistem pemikiran yang mencakup segalanya baik Ilmu Pengetahuan. serta saling bermediasi (memperantarai dan diperantarai). Kemandirian benda-benda yang terbatas bagi Hegel dipandang sebagai ilusi.

Yunani dan Romawi dan Ketiga. maka kita kemudian akan di bawa pada pemahaman hakekat sejarah. Sejarah baginya merupakan gerak kearah rasionalitas dan kebebasan yang semakin besar. dalam logika tradisional terdapat proposi sebagai berikut Heru adalah seorang paman”. FILSAFAT SEJARAH Setelah Hegel menyatakan bahwa yang sejati adalah rasional dan kemudian menerangkan tentang dialektika yang membawa ruh kepada titik absolut. maka dalam hal ini logika tradisional mengandung cacat. Dalam The Philosophy of History Hegel mengatakan bahwa Esensi dari ruh adalah kebebasan. lalu sejarah bergerak pada masa Yunani Kuno dan Romawi dimana yang bebas menjadi beberapa orang sebab masih ada pembedaan antara tuan dan budak maka bentuk yang sempurna adalah Jerman dimana yang bebas adalah semuanya Pemikiran Hegel mengarahkan kita pada pemahaman bahwa sejarah merupakan pergerakan penuh tujuan atas cita-cita Tuhan untuk kemanusiaan. Hegel mengangap sejarah tidakah bergerak secara lurus terhadap kemajuan. Sejarah bagi Hegel dapat dipahami sebagai proses dialektika ruh. Memgungguli perlawanan dan meninggikan konflik hingga mencapai kebenaran yang lebih tinggi. Dialektika Hegel merupakan alternatif tradisional yang mengasumsikan bahwa proposi haruslah terdiri dari subjek dan predikat. Berikut contoh yang bisa sedikit menerangkan tentang hal tersebut. Hegel pun memahami bahwa sejarah memang merupakan meja pembantaian Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel 5 . Timur. Namun yang berada murni tanpa kualitas apapun adalah “yang tiada (nothing)” ini merupakan regasi dari proposi atau tesis. seperti yang kita lihat dalam monarki Cina dan Timur Tengah . sinthesis inilah kebenaran yang lebih tinggi. Heru tidak perlu mengetahui keberadaannya sebagai paman. maka kebebasan adalah tujuan dari sejarah. Logika seperti ini bagi Hegel tidaklah memadai. kesimpulannya adalah kebenaran terdiri dari paman dan keponakan. Filsafat sejarah Hegel merupakan perwujudan atau pengejewantahan dari ide universal menuju pada absolutisme dengan menjelaskan semua yang terjadi sebagai proses. sejarah berlaku pada kelompok bukan dalam individu. yang terbagi dalam tiga tahap: Pertama. Dari perseteruan antara paman sebagai tesis dan keponakan sebagai antitsis maka tidaklah memungkinkan kebenaran parsial atau individual. Menyimpan elemen kebenaran dari tesis dan antitesis. Sebagaimana larutan. paman bagi Hegel tidaklah benar dengan sendirinya. Hagel memberikan contoh sebagai berikut “yang mutlak adalah yang berada murni (pure being)” yang tidak memiliki kualitas apapun. tak satupun darinya yang secara keseluruhan digantikan.2. namun ia bergerak secara dialektis melalui jalan melingkar. Hegel kemudian merumuskan perkembangan historis ruh. Kedua. 3. Bagi Hegel. Tidak ada kebenaran absolut tanpa melalui keseluruhan dialektika. Setiap tahap yang belakangan mengandung semua tahap terdahulu. oleh sebab itu kita terarah pada antitesis “yang mutlak adalah yang tiada”. Penyatuan antara tesis dan antitsis tersebut menjadi sinthesis yaitu apa yang disebut menjadi (becoming) maka “yang mutlak adalah yang menjadi”. tetapi diberi tempat sebagai suatu unsur pokok di dalam keseluruhan. Hegel menggantinya dengan dialektika untuk menuju pada kebenaran mutlak. Searah berkaitan dengan jiwa manusia dan seluruh budayanya bukan dengan Ilmu dan tekhnologi seperti yang di jelaskan oleh para pemikir pencerahan. Jerman. Jika dialektika ini diteruskan akan mencap[ai kebenaran absolut yang mencakup keseluruhan. kata paman disini merupakan predikat yang dinyatakan begitu saja benar (benar dengan sendirinya). Pada fase pertama kita akan temui bahwa yang bebas hanyalah satu orang. sebab eksistensinya sebagai paman juga membutuhkan eksistensi orang lain sebagai keponakan.

Lalu dimanakah existensi individu ketika ia tidak lagi memiliki kekuasaan dan kebebasan? Hegel menjawabnya dengan membedakan kebebasan formal dan kebebasan substansial. Dia menunjukkan anggapan yang salah tentang sejarah di sebabkan karena merekan hanya melihat permukaanya saja.dimana kesengsaraan. Sebagai seorang filosof. kebebasan dan properti (hak milik).negaralah yang membentuk rakyatnya. kematian . Karena itulah negara yang dibentuk Hegel adalah absolut. Negara adalah “penjelmaan dari kemerdekaan rasional. karenanya negara harus dipatuhi dan negara dapat memaksakan keinginannya pada warganya. maksudnya negara merupakan individu dalam sejarah dunia. Hegel memang mensakralkan negara sampai ia menganggap bahwa sepak terjang negara di dunia ini sebagai “derap langkah Tuhan di bumi. Kebebasan substansial adalah merupakan kebebasan ideal bagi Hegel. Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel 6 . inilah kebebasan dari penguasa yang menindas. Negara baginya bukan apa yang di gambarkan John Lock atau teoritisi-teoritisi kontrak sosial yang dibentuk dari kesepakatan bersama dari rakyatnya. Bagi Hegel. kehidupan institusional dan moralitas. di sinilah cita-cita etika dan jiwa fundamental orang-orang dalam hukum-hukum dan institusi-institusinya dapat dicapai. ketidakadilan dan kejahatan menjadi bagian dari panggung dunia. Hegel berpendapat sebaliknya . Sedangkan individu (orang per orang) merupakan penjelmaan dari ide partikular yang tidak utuh. Negara adalah sumber budaya. dimana individu terisolasi. Dalam perspektif ini individu tidaklah dimungkinkan untuk menjadi oposisi negara sebab ia membawa kepentingan parsial. negara-bangsa merupakan totalitas organik (kesatuan organik) yang mencakup pemerintahan dan institusi lain yang ada dalam negara termasuk keseluruhan budayanya. tetapi mereka tidak melihat aspek Laten serta potensial dalam sejarah yaitu jiwa absolut dan esensi jiwa yaitu kebebasan. NEGARA Negara merupakan tema sentral dalam pembahasan tentang kehidupan dalam masyarakat politik. Hegel menunjukkan bahwa hakekat manusia dimasukkan dan diwujudkan dalam kehidupan negara-bangsa. Kebebasan ini hanya dapat diraih dari negara. yang menyatakan dirinya dalam bentuk objektif”. memperjuangkan/merealisasikan ide besar. dia mungkin bisa memisahkan diri dari individu lain namun tidak dari jiwa manusia. Hegel kemudian merumuskan bentuk negara ideal baginya. Negara memperjuangkan kepentingan yang lebih besar. kebebasan ini bersifat abstrak dan negatif. kebebasan ini diraih dari sifat alamiah seperti: kehidupan. keinginan negara merupakan keinginan umum untuk kebaikan semua orang. Hegel menyatakan dalam Reason of History: segala yang ada pada manusia. hal ini cita-cita moral masyarakat yang berasal dari kehidupan spiritual masyarakat tertentu. pandangannya tentang negara tersebut dapat dilihat pada dua karyanya yaitu The Philosopy of History dan The Philosopy of Law. Maka tidak seorang pun bisa melangkah di belakang negara. dan merupakan bentuk kepentingan yang sempit. Hegel juga menyatakan bahwa totalitas dari budaya bangsa dan pemerintahannya merupakan individu sejati. Menurutnya. Negara merupakan manifestasi dari ide universal. Tentu saja pandangannya tentang negara tidak lepas dari sistem filsafat yang dibangunnya. Kebebasan formal merupakan kebebasan yang diasumsikan oleh kaum atomis di masa pencerahan. Berikut ini penjelasanya: 1. “Individu sejarah dunia adalah negara-bangsa”. 2. Namun Filsafat sejarah merupakan teodisi atau usaha untuk membenarkan tuhan dan mensucikan tuhan data tuduhan bahwa tuhan membiarkan kejahatan berkuasa di dunia. hanya dalam negara dia mendapatkan jati dirinya. dia menyewa pada negara.

2010. filsafat pendidikan. filsafat agama. STKIP PGRI Pacitan. Sari Harun. Keterasingan merupakan terdiri dari banyak komponen yaitu: perasaan menjadi asing diri. Dalam filsafat hegel. 2009. Sesuatu dapat berarti terbatas dan dapat pula berarti tidak terbatas. kebenaran hakiki pelan-pelan akan terkuak seiring rentang evolusi sejarah perjalanan pemikiran filsafat. jika kita membenci budaya kita dan tidak sependapat dengan cita cita dan institusi masyarakat kita maka kita berada dalam keterasingan. Kumara. Filsafat Ilmu | 2012 | Dialektika Hegel 7 . Henry. lemah dan lain lain.Pd. sementara itu filsafat yang terbatas ialah filsafat ilmu. : Pendidikan Bahasa Inggris. dan sebagainya. Demikian pembahasan tokoh filsafat Hegel dalam makalah ini semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. filsafat seni. Jogjakarta:Relief.2005.Sejarah Filsafat Barat 2.Dalam pandangan Hegel. Keterasingan merupakan kondisi dimana seseorang tidak bisa mengidentifikasikan diri dengan moralitas publik dan institusi masyarakat PENUTUP Filsafat ialah hasil pemikiran dan perenungan secara mendalam tentang sesuatu sampai ke akar-akarnya. perasaan tidak memiliki norma. *) Penyusun Nama Mata Kuliah Dosen Prodi : Lisa Untari : Filsafat Ilmu : Afid Burhanuddin. tidak memiliki arti. Abad Ideologi. filsafat membahas segala sesuatu yang ada di alam ini yang sering dikatakan filsafat umum. M. Jogyakarta:Andi Offset. DAFTAR PUSTAKA Ari Yuana.Keterasingan yang dipahami Hegel merupakan kegagalan kehendak individu untuk beradaptasi dengan yang lebih besar yaitu kemauan masyarakat. terputus dari perasaan sendiri ataupun identitasnya sendiri.Yogyakarta: Kanisius. Hadiwiyono. D. The Greatest Philosophers.Aiken.