Anda di halaman 1dari 14

PEDOMAN PRAKTIS

PERHITUNGAN WARIS

KAJIAN MENURUT HUKUM ISLAM
OLEH:

M. MA’RIFAT IMAN KH.

HUKUM ISLAM BERSIFAT FLEXIBLE. . PERBUATAN DAN KETETAPAN NABI MUHAMMAD SAW). BISA MENERIMA PANDANGAN DARI BERBAGAI KALANGAN. DILUNASI HUTANG-HUTANGNYA DAN DILAKSANAKAN WASIAT-WASIATNYA.BAB I PENDAHULUAN     SUMBER UTAMA HUKUM ISLAM ADALAH AL-QUR’AN DAN AL-SUNNAH (BERUPA PERKATAAN. BAIK DARI KALANGAN UMAT ISLAM SENDIRI MAUPUN DARI KALANGAN LUAR YANG TIDAK BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP AJARAN ISLAM YANG BERSUMBER DARI AL-QUR’AN DAN SUNNAH RASUL. HUKUM WARIS ISLAM SECARA RINCI TELAH DIKEMUKAKAN OLEH ALQUR’AN DITAMBAH OLEH HADITS-HADITS NABI DAN IJTIHAD PARA ULAMA SERTA PARA PAKAR HUKUM ISLAM. HARTA WARIS DALAM ISLAM ADALAH HARTA MUWARIS YANG KEPEMILIKANNYA SECARA OTOMATIS BERALIH KEPADA AHLI WARISNYA SETELAH MUWARIS MENINGGAL DUNIA DENGAN SYARAT TELAH DISELENGARAKAN JENAZAHNYA.

DISEBUT DENGAN IKHTIYARI. MAHAR (DALAM AKAD NIKAH). . KEHENDAK DAN PERJANJIAN TIMBAL-BALIK ANTARA DUA ATAU BEBERAPA PIHAK. MENGUASAI DENGAN MAKSUD MEMILIKI SECARA MUBAH ITU DIISTILAHKAN DENGAN IHRAZ. NAMUN SBG SARANA KEHIDUPAN DAN UNTUK MENCAPAI KERIDHAAN ALLAH. (B) BERNIAT UNTUK MEMILIKINYA.  BENTUK USAHA YANG HAK ADA DUA MACAM: 1. ATAU DENGAN CARA IHYA AL-MAWAT (MENGHIDUPKAN/MENGGARAP TANAH MATI YANG BELUM DIMILIKI SIAPAPUN.KONSEP HARTA DALAM ISLAM (1)  PEMILIK HARTA SECARA MUTLAK DALAM ISLAM ADALAH ALLAH. DISEBUT IJBARI. SEPERTI: RUMPUT DAN PEPOHONAN DI HUTAN BELANTARA YANG TIDAK DIMILIKI ORANG. (B) PERALIHAN HARTA MELALUI USAHA. MAKA MENJADILAH MILIKNYA. AQAD (MEMPEROLEH HARTA YANG TELAH DIMILIKI SESEORANG MELALUI SUATU TRANSAKSI). SEPERTI JUAL BELI. APABILA SESEORANG TELAH MENGUASAI DENGAN MAKSUD MEMILIKI. MEMOHON REZKI KEPADA ALLAH KARENA PADA HAKIKATNYA HARTA TERSEBUT ADALAH MILIK ALLAH. 2. DILAKUKAN DENGAN DUA SYARAT: (A) JANGANLAH BENDA ITU TELAH DIKUASAI OLEH ORANG LAIN LEBIH DAHULU. PEROLEHAN JASA (GAJIH/HONORARIUM).  PEROLEHAN HARTA DALAM ISLAM BUKANLAH TUJUAN. IHRAZ AL-MUBAHAT (MEMILIKI BENDA-BENDA YANG BOLEH DIMILIKI). SEPERTI MELALUI WARISAN. ATAU TELAH PERNAH DIMILIKI TETAPI TELAH DITINGGALKAN SAMPAI TERLANTAR DAN TAK TERURUS). BENTUK INI ADA DUA CARA : (A) PERALIHAN HARTA BERLANGSUNG DENGAN SENDIRINYA (OTOMATIS).  HARTA DIBERIKAN KEPADA MANUSIA MELALUI USAHA YANG HAQ (BENAR) BUKAN DENGAN CARA BATHIL (TIDAK BENAR) MELALUI PRINSIP HALAL DAN THAYYIB. BINATANG BURUAN DAN IKANIKAN DI LAUT. MANUSIA DIBERIKAN HAK ATAS HARTA DAN MENGGUNAKANNYA SESUAI DENGAN PETUNJUK-PETUNJUKNYA MELALUI SYARI’AT YANG TELAH DITETAPKANNYA. MAKA CARA MENDAPATKAN HARTA HENDAKNYA DILAKUKAN DENGAN BERDO’A. DSB.

SEPERTI PAKAIAN DAN PERUMAHAN. “… dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. “… makan dan minumlah. 17/al-Isrâ’: 26-27). b) TABDZÎR (BOROS. 77/al-Mursalât: 43).( :‫ك لللوا نواعشنرلبوا نهبنيئئا ببنما ك لن عتلعم تنععنمللونن )المرسلت‬ “(Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan” (Q...KONSEP HARTA DALAM ISLAM (2)  TUJUAN UTAMA HARTA UNTUK MENUNJANG KEHIDUPAN MANUSIA. . .S.‫ نول ن تلبن بذعر تنبعبذيئرا‬. ADA PULA PETUNJUK TENTANG LARANGAN PEMANFAATAN HARTA YANG DILAKUKAN DENGAN CARA: a) ISRÂF (BERLEBIH-LEBIHAN DALAM MEMANFAATKAN HARTA). OLEH KARENANYA HARTA DIGUNAKAN UNTUK MAKSUD TERSEBUT.S. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (Q. dan janganlah berlebih-lebihan. WALAUPUN YANG DISEBUTKAN DALAM AYAT TSB HANYA MAKAN DAN MINUM. TETAPI YANG DIMAKSUD TENTUNYA SEGALA KEBUTUHAN HIDUP.S. SEBAGAIMANA DISEBUTKAN DALAM AL-QUR’AN BERIKUT: . DIGUNAKAN UNTUK KEBUTUHAN HIDUP MANUSIA SENDIRI.( :‫ب ال علمعسبربفينن )العراف‬ ‫ نوك لللوا نواعشنرلبوا نول ن تلعسبرلفوا بإن ب نله ل ن ي لبح بل‬. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya” (Q. 7/al-A’raf: 31). SELAIN ITU.(- :‫خنوانن ال ب نشنيابطيبن نونكانن ال ب نشي عنطالن لبنر ببببه ك نلفوئرا )السراء‬ ‫ بإ بنن ال علمبن بذبرينن نكالنوا بإ ع‬. DLSB.. YAITU SBB: 1.. MENGHAMBUR-HAMBURKAN HARTA UNTUK SESUATU YANG TIDAK BERMANMANFAAT . ADA BEBERAPA PETUNJUK ALLAH TENTANG CARA PENGGUNAAN HARTA.

DIGUNAKAN UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN TERHADAP ALLAH. ‫ف‬ ‫ نو ن‬.S.. nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu …” (Q. Jawablah: Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. anak. ‫ن ال نعربض‬ ‫ت نما ك ننسبعتلعم نوبم ب نما أ ن ع‬ ‫خنرعجننا ل نك لعم بم ن‬ “Hai orang-orang yang beriman.. dan kerabat.(233 :‫ )البقرة‬. Walaupun demikian materi ini pada hakikatnya juga untuk kepentingan sesama manusia.. 2/alBaqarah: 215).S. YAKNI ADA DUA MACAM: a) Kewajiban materi yang berkenaan dengan kewajiban agama. b) Kewajiban materi yang harus ditunaikan untuk keluarga.. 2/al-Baqarah: 267). ‫ن‬ ‫ي نعسأ نللون ننك نمانذا ي لن عبفلقونن لقعل نما أ نن عنفعقتلعم بمعن ن‬ ‫خي عرر نفلبل عنوالبندي عبن نوا عل نعقنرببي ن‬ “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan.. seperti: membayar zakat atau nadzar. ‫نياأ ني بلنها ال ب نبذينن نءانملنوا أ نن عبفلقوا بمعن نط بي بنبا ب‬ . yang merupakan hutang terhadap Allah. “… dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu (isteri) dengan cara yang ma`ruf …” (Q.(267 :‫ )البقرة‬. . atau kewajiban materi lainnya. kaum kerabat …” (Q.. yakni: isteri. .S..(215 :‫ )البقرة‬. ‫عنلى ال عنمعوللوبد ل نله برعزلقله بنن نوبكعسنوتلله بنن ببال عنمععلرو ب‬ .KONSEP HARTA DALAM ISLAM (3) 2.. 2/al-Baqarah: 233).

menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah …” (Q. 63/al-Munâfiqûn: 10).. . DI ANTARANYA: .S.S. . tetapi ada pula yang mendapatkan sedikit dan kurang dari keperluan hidupnya. ‫ل اللبه‬ ‫ععن نسببي ب‬ ‫بإ ب نن ال بنبذينن ك ننفلروا ي لن عبفلقونن أ نعمنوال نلهعم لبي نلص بلدوا ن‬ “Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu. YANG DAPAT MENYULITKAN KEHIDUPAN.. ALLAH JUGA MELARANG MENGGUNAKAN HARTA UTK TUJUAN NEGATIF. Yang mendapatkan rezki sedikit ini memerlukan bantuan saudaranya yang mendapat rezki berlebih dalam bentuk infak dan sedekah. 2/al-Baqarah: 71).  DI SAMPING LARANGAN DI ATAS. MENYAKITI DAN MENJAUHKAN ORANG DARI MELAKSANAKAN PERINTAH AGAMA. DIMANFAATKAN BAGI KEPENTINGAN SOSIAL. ‫ت‬ ‫نوأ نن عبفلقوا بمعن نما نرنزعقنناك لعم بمعن نقبعبل أ نعن ي نأ عبتني أ ننحندك للم ال عنمعو ل‬ “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu …” (Q.KONSEP HARTA DALAM ISLAM (4) 3.. namun yang diberikan Allah tidaklah sama untuk setiap orang.. 8/al-Anfâl: 36).(36 :‫ )النفال‬.(71 :‫ )النحل‬. ‫ق‬ ‫عنلى بنععرض بفي الببرعز ب‬ ‫نواللله نف بنضنل بنععنضك لعم ن‬ “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezki …” (Q..S. Hal ini dilakukan karena meskipun semua orang dituntut untuk berusaha mencari rezki. .(10 :‫ )المنافقون‬. Ada yang mendapatkan banyak sehingga melebihi keperluan hidupnya sekeluarga..

S. kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan sipenerima). yaitu musim kelangkaan bahan pokok. Ihtikâr. SECARA KHUSUS NABI SAW DIPEROLEHNYA DENGAN CARA: MELARANG MENGGUNAKAN HARTA YANG 1. . . Larangan ini berlaku untuk waktu-waktu tertentu (temporal). mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka …” (Q. Iddikhâr.KONSEP HARTA DALAM ISLAM (5) :‫ )البقرة‬. sekarang makanlah dan tumpuklah” (H. kecuali hanya orang yan salah (berdosa)” (H.. 2.R. yaitu penimbunan secara spekulatif dalam bentuk barang sewaktu harga masih stabil.(262 “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. 2/al-Baqarah: 262). kemudian menimbunnya di tempat tertentu sehingga terjadi kelangkaan.(‫خلروا )رواه البخارى‬ ‫حولم ا عل ننضابحى نفعونق ث نل نرث بل نعجبل ال بندانفبة نفعالنن نفك لللوا نواعد ن‬ ‫ععن بإببد ن‬ ‫خابر ل ل ل‬ ‫ك لن ع ل‬ ‫ت ن ننهي عتلك لعم ن‬ “Sesungguhnya saya telah melarang kamu menumpuk daging qurban lebih dari keperluan tiga hari karena ada kunjungan tamu. ‫ال ب نبذي نن ي لن عبفلقو نن أ نعمنوال نله عم بفي نسببيبل الل به ث لبمن ل ن ي لتعببلعو نن نما أ نن عنفلقوا نم ب ئنا نول ن أ نئذى ل نله عم أ نعجلرله عم بعن عند نر ببببهعم‬ . Muslim).R..(‫خابطرئ )رواه مسلم‬ ‫حتنبكلر ا عل ن ن‬ ‫ل ن ين ع‬ “Tidak ada yang melakukan penimbunan. al-Bukhâry). . lalu dijualnya dengan harga yang lebih tinggi. yaitu menumpuk barang untuk kepentingan sendiri dan untuk dimakan sendiri sewaktu orang lain telah mengalami kelangkaan makanan.

ANAK. SEBAB-SEBAB TIDAK BERHAK MENERIMA HARTA WARIS 1. SEBAB-SEBAB BERHAK MENERIMA HARTA WARIS 1. YAKNI MENJADI SUAMI ATAU ISTERI. 4. MEMERDEKAKAN (MU’TIQ). PERTALIAN NASAB (HUBUNGAN DARAH). KAKEK. SESAMA ORANG YANG BERAGAMA ISLAM. 3.BAB II ATURAN SEBELUM PEMBAGIAN WARIS  PENYEBAB MENERIMA DAN TIDAK MENERIMA HARTA WARIS A. IBU. MEMBUNUH 3. NENEK. 2. MURTAD 4. B. DSB. MENJADI BUDAK/HAMBA SAHAYA 2. BEDA AGAMA     HAL-HAL YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM MENERIMA HARTA WARIS PENYELENGGARAAN JENAZAH PELUNASAN HUTANG MAYIT PELAKSANAAN WASIAT MAYIT . PERKAWINAN. SEPERTI: AYAH.

13. 10. 11. 4. 6. 12. 4. 3. 3. 5. 6. 9. 9. 2. 8. 8. 7. 7.BAB III AHLI WARIS AHLI WARIS LAKI-LAKI 1. 15. 14. 5. 10. ANAK LAKI-LAKI CUCU LAKI-LAKI DARI ANAK LAKILAKI AYAH AYAHNYA AYAH (KAKEK) SAUDARA LAKI-LAKI SEIBU-SEBAPAK SAUDARA LAKI-LAKI SEBAPAK SAUDARA LAKI-LAKI SEIBU ANAK LAKI2 SDR LAKI2 SEIBUSEBAPAK ANAK LAKI2 SDR LAKI2 SEBAPAK PAMAN SEIBU-SEBAPAK DENGAN AYAH PAMAN SEBAPAK DENGAN AYAH KEPONAKAN (ANAK PAMAN) DARI SDR LAKI2 SEIBU-SEBAPAK DENGAN AYAH KEPONAKAN (ANAK PAMAN) DARI SDR LAKI2 SEBAPAK DENGAN AYAH SUAMI LAKI-LAKI YANG MEMERDEKAKANNYA AHLI WARIS PEREMPUAN 1. 2. ANAK PEREMPUAN CUCU PEREMPUAN DARI ANAK LAKI-LAKI IBU IBUNYA AYAH (NENEK DARI AYAH) IBUNYA IBU (NENEK DARI IBU) SAUDARI SEIBU-SEBAPAK SAUDARI SEBAPAK SAUDARI SEIBU ISTERI PEREMPUAN YANG MEMERDEKAKANNYA .

BAB IV KADAR PEMBAGIAN HARTA WARIS (1)               1/2 BAGIAN SEORANG ANAK PEREMPUAN TANPA ANAK LAKI-LAKI SEORANG ANAK PEREMPUAN DARI ANAK LAKI-LAKI TANPA ANAK (LAKILAKI/PEREMPUAN) SEORANG SAUDARA PEREMPUAN S TANPA ANAK ATAU CUCU SEORANG SUAMI. ADA ANAK ATAU CUCU ISTERI. ADA ANAK ATAU CUCU 2/3 BAGIAN DUA/LEBIH ANAK PEREMPUAN TANPA ANAK LAKI-LAKI DUA/LEBIH ANAK PEREMPUAN DARI ANAK LAKI2 TANPA ANAK (LAKILAKI/PEREMPUAN) DUA/LEBIH SAUDARA PEREMPUAN TANPA ANAK ATAU CUCU . TANPA ANAK ATAU CUCU 1/8 BAGIAN ISTERI. TANPA ANAK ATAU CUCU 1/4 BAGIAN SUAMI.

TANPA IBU (JIKA IBUNYA IBU) KAKEK.KADAR PEMBAGIAN HARTA WARIS (2)            1/3 BAGIAN IBU. TANPA AYAH (JIKA IBUNYA AYAH). 1/6 BAGIAN IBU. TANPA ANAK ATAU CUCU ATAU DUA/LEBIH SAUDARA (LAKI2/ PEREMPUAN) DUA/LEBIH SAUDARA PEREMPUAN. ADA ANAK ATAU CUCU ATAU DUA/LEBIH SAUDARA (LAKI2/ PEREMPUAN) AYAH. TANPA ANAK LAKI2 ATAU DUA/LEBIH ANAK PRP. TANPA AYAH DAN ANAK (LAKILAKI/PEREMPUAN). SAUDARA SEIBU (LAKI2/PEREMPUAN). AYAH SEBAGAI ‘ASHABAH) NENEK. . ADA ANAK ATAU CUCU (JIKA TANPA ANAK/CUCU. TANPA ANAK ATAU AYAH SAUDARA PEREMPUAN SEBAPAK. TANPA AYAH TAPI ADA ANAK/CUCU (JIKA ADA AYAH TERHALANG) CUCU PEREMPUAN (DARI ANAK LAKI2). TANPA ANAK/AYAH NAMUN ADA SEORANG SAUDARA PEREMPUAN SEKANDUNG (SEIBU-SEBAPAK).

CARA PERHITUNGAN PEMBAGIAN WARISNYA DI LUAR KETENTUAN PEMBAGIAN WARIS SESUAI KADAR YANG TELAH DITENTUKAN KHUSUSNYA BAGI AYAH DAN IBU. GHARRAWAIN ADALAH AHLI WARIS YANG HANYA TERDIRI DARI AYAH. IBU DAN SUAMI. KARENA ADA SISA (KELEBIHAN) HARTA. IBU DAN ISTERI. ATAU AYAH. CARA PENYELESAIANNYA ADALAH SISA HARTA ITU DIBAGI KEPADA AHLI WARIS YANG ADA HUBUNGAN NASAB (DARAH) BERDASARKAN PERBANDINGAN MENURUT KADAR PEMBAGIAN YANG TELAH DITENTUKAN. PENYELESAIANNYA. . SETELAH PEROLEHAN SUAMI ATAU ISTERI. KARENA HARTA KURANG DARI PEMBAGIAN MENURUT KADAR PEMBAGIAN YANG TELAH DITENTUKAN (DIDAPATKAN JUMLAH PEMBILANG MELEBIHI PENYEBUTNYA).BAB V MASALAH-MASALAH DALAM PEMBAGIAN HARTA WARIS (1)  •  •  • ‘AUL ADALAH MASALAH PENYELESAIAN HARTA WARIS DI LUAR KETENTUAN KADAR YANG SUDAH DITENTUKAN. JUMLAH PEMBILANG MENJADI PENYEBUT SEHINGGA DAPAT TERBAGI TANPA ADA KEKURANGAN HARTA WARIS. AYAH DAN IBU BEROLEH SISA HARTA DIBAGI SEBAGAIMANA PEROLEHAN ANAK LAKILAKI BERBANDING ANAK PEREMPUAN (DUA BERBANDING SATU). RADD ADALAH MASALAH PENYELESAIAN HARTA WARIS DI LUAR KETENTUAN KADAR YANG TELAH DITENTUKAN.

KEMUDIAN. . OLEH HUKUM PERUNDANGAN DI INDONESIA (UU PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM) DIRUMUSKAN BAHWA GONO-GINI ADALAH HARTA BERSAMA SUAMI-ISTERI (TERHITUNG MULAI SAAT TANGGAL PERKAWINAN) DENGAN PEROLEHAN MASING-MASING SEPARUH HARTA APABILA TERJADI PERCERAIAN (CERAI HIDUP ATAU CERAI MATI). MISALNYA CUCU TERHALANG MENERIMA WARIS KARENA ADA ANAK. WASIAT WAJIBAH ADALAH SEBUAH WASIAT YANG DITETAPKAN OLEH HUKUM PERUNDANGAN DI INDONESIA YANG BERSIFAT WAJIB (WALAUPUN MUWARIS TIDAK MENGUCAPKAN WASIAT SEBELUM MENINGGAL DUNIA) YANG DIBERIKAN KEPADA ANAK ANGKAT ATAU ORANG TUA YANG BERBEDA AGAMA. JERIH PAYAH ISTERI OLEH ADAT DIHARGAI DENGAN HAK PEMILIKAN.MASALAH-MASALAH DALAM PEMBAGIAN HARTA WARIS (2)  •  •  • HIJAB DAN MAHJUB ADALAH PARA AHLI WARIS YANG BERSTATUS SEBAGAI PENGHALANG DAN YANG DIHALANGI UNTUK MEMPEROLEH HARTA WARIS. DI MANA ISTERI PADA DASARNYA TELAH BERSUSAH-PAYAH MENGURUSI RUMAH TANGGA NAMUN SANG ISTERI DIANGGAP TIDAK MEMILIKI HARTA APAPUN KARENA TIDAK MENGHASILKAN HARTA . KARENA STATUSNYA YANG LEBIH DEKAT ATAU LEBIH JAUH DENGAN MUWARIS. GONO-GINI ADALAH BERASAL DARI TRADISI (ADAT) BEBERAPA KELOMPOK MASYARAKAT DI INDONESIA.

2.000.000.dan uang tunai Rp. meninggalkan harta berjumlah 3 buah rumah (masing-masing seharga Rp. ia berwasiat (di hadapan para ahli warisnya) agar sebuah rumahnya diberikan kepada sebuah Yayasan. 2 (dua) orang anak laki-laki. 540. Berapakah masing-masing ahli waris memperoleh harta waris? Sepasang suami isteri meninggal dunia. 3 (tiga) orang cucu laki-laki dan 5 (lima) orang cucu perempuan (semua cucu dari anak perempuannya).-.000. seorang saudara laki-laki dan 2 (dua) orang sauara perempuan. 150. sebidang tanah seluas 25 ha. Ahli warisnya terdiri dari: 2 (dua) orang isteri.000.-.-. dan menurut hukum perundangan)? . (permeter harganya Rp.000.000. Mereka tidak meninggalkan anak.000. 3 (tiga) orang anak perempuan. Sang suami meninggalkan ibu dan seorang saudari.000.BAB VI PRAKTIK PEMBAGIAN WARIS   Jika seseorang meninggal dunia. ibu dan saudara laki-laki.000. namun mengasuh seorang anak. Sang suami meningalkan harta Rp..-). simpanan uang di Bank Rp.000.000.000. dan 2 (dua) orang pembantunya diberi masingmasing Rp. 270.000.000. Bagaimana cara membagi waris bagi ahli waris yang ditingalkan mereka (menurut perhitungan waris Islam.-. serta ibunya. 750. 25. 3. sedang sang isteri meninggalkan harta Rp. sang isteri meninggalkan ayah.000.-). Namun sebelum meninggal.