Anda di halaman 1dari 39

SKENARIO 3

RETARDASI MENTAL

Kelompok A-15
Ketua

: Darayani Amalia

(1102013070)

Sekretaris

: Airindya Bella

(1102013016)

Ariqo Alala

(1102010035)

Ayu Nujma Paradis

(1102011058)

Fitria Nengsih

(1102012092)

Aiman Idrus Aalatas

(1102013015)

Bayu Adhitya W

(1102013053)

Bayu Hernawan R M

(1102013054)

Dea Melinda S

(1102013072)

Harvien Bhayangkara

(1102013124)

Betari Texania Harsa

(1102013058)

UNIVERSITAS YARSI
FAKULTAS KEDOKTERAN
TAHUN AJARAN 2015-2016

SKENARIO 3
RETARDASI MENTAL
Seorang anak perempuan usia 8 tahun, dibawa konsultasi ke seorang psikolog dengan
keluhan kesulitan belajar, terutama belajar membaca dan menulis, dalam berbicara seharihari tak mengalami banyak kesulitan. Klien mampu merawat diri seperti mandi, berpakaian,
dan bab/bak, tetapi dalam ketrampilan akademis ia banyak mendapatkan masalah sehingga
ia terpaksa tinggal kelas, karena nilai rapotnya jauh dibawah rerata kelas. Dari hasil tes
psikologik diperoleh nilai Intellegence Quotien (IQ) 65, yang menunjukkan klien
menyandang Redartasi Mental Ringan. Oleh psikolog klien disarankan untuk mengikuti
pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB), degan pertimbangan bila di sekolah umum klien
akan banyak megalami kesulitan dalam proses belajarnya.
Dari riwayat kehidupan sosial, klien berasal dari keluarga dengan tingkat sosial ekonomi
rendah, menempati rumah kontrakan yang sempit, ditempati oleh tujuh anggota keluarga.
Sebagai bungsu dari lima bersaudara, klien lebih banyak diasuh kakak perempuan yang
paling tua; kedua orang tua bekerja, ayah buruh kasar dan ibu buruh cuci, sehingga
pemberian makan pada usia balita tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi, padahal usia
tersebut adalah periode penting bagi pertumbuhan terutama sel-sel otak.
Orang tua klien sebetulnya tidak mampu untuk memasukkan anaknya ke SLB berhubung
biayanya yang tidak terjangkau untuk ukuran keluarga klien yang tergolong kaum duafa,
tetapi dengan tekad yang kuat akhirnya keluarga ini mendapat bantuan dari Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak mengelola Zakat-Infak-Shodaqah (ZIS),
akhirnya orang tua klien memasukkan anaknya ini ke SLB sebagai tanggung jawab dan
wujud dilanjutkan dengan pendidikan ketrampilan, agar klien dapat hidup mandiri, tidak
bergantung dengan orang lain.

HIPOTESIS
Anak usia di bawah 18 tahun dengan faktor organik; kekurangan gizi, sosio-ekonomi rendah,
serta faktor non-organik; kelainan genetik dapat menyebabkan retardasi mental yang
dideteksi dini dengan skrining, PEDS, tes kromosom, serta test IQ pada anak untuk diagnosis,
dimana hasil test IQ dapat menentukan derajat penyakit. Retardasi mental ini dapat diterapi
dengan dua cara, pertama melalui terapi farmako yaitu memberikan suplemen nutrisi dan anti
hiperkinetik bagi pasien dengan gejala hiperaktif, kedua melalui terapi non-farmako yang
termasuk di dalamnya adalah konseling serta menjaga asupan makanan. Pencegahan retardasi
mental dapat dilakukan sejak dini saat ibu hamil dengan mengatur asupan nutrisi yang cukup
dan melakukan skrining.

6 Memahami dan Menjelaskan Diagnosis & Diagnosis Banding LO 1.LI 1.3 Memahami dan Menjelaskan Klasifikasi LO 1.8 Memahami dan Menjelaskan Komplikasi LO 1. Memahami dan Menjelaskan Kebutuhan Gizi pada Anak dan Remaja LI 3. Memahami dan Menjelaskan Retardasi Mental LO 1.4 Memahami dan Menjelaskan Epidemiologi LO 1. Memahami dan Menjelaskan Kewajiban Orang Tua Mengurus Anak dalam Pandangan Islam .10 Memahami dan Menjelaskan Pencegahan LI 2.2 Memahami dan Menjelaskan Etiologi LO 1.7 Memahami dan Menjelaskan Tatalaksana LO 1.1 Memahami dan Menjelaskan Definisi LO 1.9 Memahami dan Menjelaskan Prognosis LO 1.5 Memahami dan Menjelaskan Manifestasi Klinis LO 1.

translokasi.LI 1. mosaik.organik Kemiskinan dan keluarga yang tidak harmonis Faktor sosiokultural Interaksi anak-pengasuh yang tidak baik Penelantaran anak 2 Organik 1 Faktor prakonsepsi Abnormalitas single gene (penyakit-penyakit metabolik.dll) Kelainan kromosom (X-linked. HIV (Human Immunodeficiency Virus)  Zat-zat teratogen (alkohol. Faktor-faktor yang potensial sebagai penyebab retardasi mental 1 Non. hiperbilirubinemia 4 Faktor post natal . Memahami dan Menjelaskan Retardasi Mental LO 1. Walaupun begitu terdapat beberapa faktor yang potensial berperanan dalam terjadinya retardasi mental seperti yang dinyatakan oleh Taft LT (1983) dan Shonkoff JP (1992) dibawah ini.dll)  Infeksi intrauterin. kokain. dll)  Ibu : diabetes melitus. logam berat. kelainan neurocutaneos. dimulai ketika masa kanak-kanak. HIV  Zat-zat teratogen (alkohol. radiasi. PKU (phenylketonuria)  Toksemia gravidarum  Ibu malnutrisi 3 Faktor perinatal  Sangat prematur  Asfiksia neonatorum  Trauma lahir : perdarahan intra kranial  Meningitis  Kelainan metabolik: hipoglikemia. misalnya TORCH.dll)  Disfungsi plasenta  Kelainan kongenital dari otak (idiopatik)  Ganguan pertumbuhan otak trimester II dan III  Infeksi intrauterin.1 Memahami dan Menjelaskan Definisi Retardasi mental (intellectual disability) merupakan suatu keadaan dimana berkurangnya perkembangan. misalnya TORCH. namun merupakan perkembangan atas dasar konsekuensi dari beberapa proses patogenik. Ketidakmampuan intelektual ini bukan merupakan penyakit itu sendiri.2 Memahami dan Menjelaskan Etiologi Adanya disfungsi otak merupakan dasar dari retardasi mental. fragile-X) sindrom polygenic familial 2 Faktor pranatal  Ganguan pertumbuhan otak trimester I  Kelainan kromosom (trisomi. yang bermanifestasi secara signifikan seperti keterbatasan intelektual atau kognitif dan kurangnya adaptasi dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penyebab dari retardasi mental sangat kompleks dan multifaktorial. LO 1.

dll  Subakut sklerosing.  Polisakaridosis. dengan hepatomegali (Gaucher)  Penyakit degeneratif/metabolik lainnya. maka Melly Budhiman membagi : a Tipe klinik Tipe ini mudah dideteksi sejak dini. misalnya logam berat CVA (Cerebrovascular accident) Anoksia. misalnya hipotiroid. misalnya tenggelam Metabolik  Gizi buruk  Kelainan hormonal. retardasi mental tipe ringan masih mampu didik. dll.     Trauma berat pada kepala/susunan saraf pusat Neuro toksin. ensefalitis. Ditinjau dari gejalanya. sedangkan retardasi mental tipe berat dan sangat berat memerlukan pengawasan dan bimbingan seumur hidupnya. Kebanyakan anak ini perlu perawatan yang . pseudohipoparatiroid  Kelainan metabolisme karbohidrat. galaktosemia. panesefalitis LO 1.3 Memahami dan Menjelaskan Klasifikasi Menurut nilai IQ-nya (dikutip dari Swaiman 1989) : Nilai IQ Sangat superior 130 atau lebih Superior 120-129 Diatas rata-rata 110-119 Rata-rata 90-110 Dibawah rata-rata 80-89 Retardasi mental borderline 70-79 Retardasi mental ringan (mampu didik) 52-69 Retardasi mental sedang (mampu latih) 36-51 Retardasi mental berat 20-35 Retardasi mental sangat berat Dibawah 20 Yang disebut retardasi mental apabila IQ dibawah 70.  Infeksi  Meningitis. Penyebab sering kelainan organik. karena kelainan fisis maupun mentalnya cukup berat. retardasi mental sedang mampu latih. misalnya sindrom Hurler  Cerebral lipidosis (Tay Sachs).

Penampilannya seperti anak normal. b Tipe sosialbudaya Biasanya baru diketahui setelah anak masuk sekolah dan ternyata tidak dapat mengikuti pelajaran.terus menerus da kelainan ini dapat terjadi pada kelas sosial tinggi ataupun rendah. Orang tua dar si anak yang menderiita retardasi mental tipe ini cepat mencari pertolongan karena mereka melihat sendiri kelainan pada anaknya.(1995) Tumbuh Kembang Anak. karena anaknya gagal beberapa kali tidak naik kelas. mereka dapat bermain seperti anak-anak yang normal lainnya. Orang tua dari anak tipe ini tidak melihat adanya kelainan pada anaknya. (sumber : Soetjiningsih. sehingga disebut juga retardasi enam jam. Jakarta: EGC) Kemampuan Usia Kemampuan Usia Kemampuan Kisaran Tingkat Prasekolah Sekolah Masa Dewasa IQ (sejak lahir-5 tahun) (6-20 tahun) (21 tahun keatas) Ringan 52-68 bisa  Bisa membangun  Bisa mempelajari Biasanya  kemampuan sosial pelajaran kelas 6 mencapai & komunikasi pada Koordinasi  Seringkali & belasan tahun otot sedikit terganggu usia kemampuan kerja akhir  tidak terdiagnosis  bersosialisasi Bisa dibimbing ke yg cukup. memerlukan Moderat 36-51   Bisa berbicara &  Bisa belajar beberapa memenuhi berkomunikasi kemampuan sosial kebutuhannya Kesadaran & pekerjaan sendiri dengan sosial  kurang  bantuan mempelajari  Bisa Koordinasi cukup otot Bisa belajar melakukan bepergian sendiri di pekerjaan tempat-tempat tidak yg dikenalnya dengan atau baik terlatih yg terlatih semi dibawah pengawasan . mereka mengetahui kalau anaknya retardasi dari gurunya atau dari psikolog. Pada umumnya anak tipe ini mempunyai taraf IQ golongan borderline dan retardasi mental ringan. tetapi arah pergaulan ketika mengalami sosial stres sosial Bisa dididik ataupun ekonomi. Karena begitu mereka keluar sekolah. Tipe ini kebanyakan berasal dari golongan sosial ekonomi rendah.

 Memerlukan pengawasan & bimbingan ketika mengalami stres sosial maupun ekonomi Berat 20-35   Bisa mengucapkan  Bisa berbicara atau  ringan Bisa beberapa kata belajar memelihara Mampu berkomunikasi diri Bisa dibawah  mempelajari mempelajari kemampuan untuk kebiasaan menolong sehat yg sederhana diri Tidak  beberapa memiliki ekspresif kemampuan perlindungan atau diri hanya sedikit Koordinasi Sangat 19 atau  berat kurang Koordinasi ototnya terkendali Memiliki beberapa  Memiliki koordinasi otot beberapa Kemungkinan tidak koordinasi Mungkin dapat berjalan atau otot memerlukan berbicara berbicara sedikit sekali  dalam lingkungan yg otot jelek Sangat terbelakang   Dapat melakukan kemampuan  sendiri pengawasan hidup sendiri  yg perawatan khusus   & Bisa merawat diri tetapi sangat terbatas  Memerlukan perawatan khusus .

Hal itu mungkin disebabkan kesulitan bagi anak retardasi mental dalam memberikan perhatian terhadap lawan main. mempunyai kesulitan dalam mempelajari pengetahuan abstrak. karena pada retardasi mental yang berat atau sangat berat memiliki angka mortalitas yang tinggi disebabkan dari penyulit gangguan fisik yang menyertai LO 1. Tingkah laku dan interaksi yang tidak lazim.Sindrom Lowe .Mukolipidosis . Pada lanjut usia.Penyakit Tay-Sachs c.Galactosemia . Insidennya sulit di ketahui karena retardasi mental kadang-kadang tidak dikenali sampai anak-anak usia pertengahan dimana retardasinya masih dalam taraf ringan. Kelainan pada mata : a. Gejala klinis retardasi mental terutama yang berat sering disertai beberapa kelainan fisik yang merupakan stigmata congenital yang kadang-kadang gambaran stigmata mengarah kesuatu sindrom penyakit tertentu.Penyakit Sitomegalovirus . Bintik cherry-merah pada daerah macula . 2004 pada Exceptional Children. sulit menjangkau sesuatu.5 Memahami dan Menjelaskan Manifestasi Klinis Karakteristik anak retardasi mental menurut Brown et al. Retardasi mental mengenai 1. dan mendongakkan kepala. seperti: berpakaian. menyatakan: 1. Di indonesia 1-3% penduduknya menderita kelainan ini. dan selalu cepat lupa apa yang dipelajari tanpa latihan yang terus menerus. Cacat fisik dan perkembangan gerak. Kesulitan dalam menggeneralisasi dan mempelajari hal-hal yang baru.5 kali lebih banyak pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan. six edition.Kretin .Sindrom Cockayne . Korioretinitis . b. 6. yaitu : 1. Katarak . 5. dan mengurus kebersihan diri. Insiden tertinggi pada masa sekolah dengan puncak umur 10 sampai 14 tahun. 4.Lues congenital . Kemampuan bicaranya sangat kurang bagi anak retardasi mental berat. tetapi anak yang mempunyai retardasi mental berat tidak melakukan hal tersebut. makan. tidak dapat berdiri atau bangun dengan bantuan. prevalensi lebih sedikit. 3. Mereka lambat dalam mengerjakan tugas-tugas yang sangat sederhana.Rubella Pranatal. Wolery & Haring. p. Kebanyakan anak dengan retardasi mental berat mempunyai ketebatasan dalam gerak fisik.LO 1.Penyakit Niemann-Pick . Kurang dalam kemampuan menolong diri sendiri. Mereka selalu memerlukan latihan khusus untuk mempelajari kemampuan dasar. 2003. ada yang tidak dapat berjalan.4 Memahami dan Menjelaskan Epidemiologi Prevalensi retardasi mental sekitar 1% dalam satu populasi.Sindrom Down . 2. Dibawah ini beberapa kelaianan fisik dan gejala yang sering disertai retardasi mental. Lamban dalam mempelajari hal-hal yang baru. dll. Sebagian dari anak retardasi mental berat sangat sulit untuk mengurus diri sendiri. Anak tunagrahita ringan dapat bermain bersama dengan anak reguler.485-486.

Efusi subdural 6. Kebanyakan dari mereka ini termasuk dari tipe social-budaya dan diagnosis dibuat setelah anak beberapa kali tidak naik kelas. artinya selain .Tuberous selerosis 4.Hidrosefalus . Kejang pada masa neonatal . Rambut cepat memutih .Laktik asidosis.Hipotiroid . dan VI . Sindrom Hallervorden-Spaz Sedangkan gejala dari retardasi mental tergantung dari tipenya..Defisiensi glikogen sinthesa . dll.Neurofibromatosis . Kepala a. Mikrosefali b.Sindrom Hurler . Golongan ini termasuk mampu didik. IV.Sindrom malabsorbsi methionin c. Retardasi mental ringan Kelompok ini merupakan bagian terbesar dari retardasi mental. dll.Arginosuccinic asiduria .Hipersilinemia . adalah sebagai berikut: 1.Sindrom bloom .Lues Congenital . Kejang a. Kornea keruh .Sindrom Lowe 2. Bintik café-au-lait . b. Kelainan rambut a. III. Kelainan kulit a. Perawakan pendek a. Kretin b. 3. Distonia a.Ataksia telangiektasia . Sindrom Prader-Willi 7.Phenyl ketonuria .Rubella Pranatal d. Rambut halus .Neuropolisakaridase .Hiperammonemia I dan II .Familial laktik asidosis dengan Necrotizing ensefalopati b.Sindrom malabsobrsi methionin. Makrosefali . Kejang umum tonik klonik . Rambut rontok .Hipoglikemia.Atakasia-telengiektasia .Sindrom Hunter . terutama yang disertai glikogen storage disease I.Atrofi progresif serebral hemisfer .Malnutrisi 5.

sosial. Fungsi intelektual yang secara signifikan dibawah rata-rata. (Depkes. Demikian pula anamnesis yang baik dari orang tuanya. Kemampuan berbahasanya sangat minimal. mencari masalah lingkungan/faktor non organik lainnya dimana diperkirakan mempengaruhi kelainan pada otak anak. Tetapi pada umumnya mereka ini kurang mampu menghadapi stress sehingga tetap membutuhkan bimbingan dari keluarganya. kesehatan dan keamanan. sangat membantu dalam diagnosis kelainan ini. Kelompok ini termasuk tipe klinik. Mereka juga perlu dilatih bagaimana mengurus diri sendiri. maka diagnosis dini dapat segera dibuat. . 3. dll. pekerjaan. mereka ini mampu latih tetapi tidak mampu didik. Kelompok ini juga kurang kurang mampu menghadapi stress dan kurang mandiri sehingga perlu bimbingan dan pengawasan. juga bisa dilatih keterampilan tertentu sebagai bekal hidupnya kelak dan mampu mandiri seperti orang dewasa yang normal. pertanian. anamnesis yang baik sangat diperlukan. apakah kelainannya dapat diobati/tidak dan apakah ada faktor genetik/tidak. 2. perlu anamnesis yang teliti apakah ada keluarga yang cacat. Diagnosis mudah ditegakkan secara dini karena selain adanya gejala fisik yang menyertai juga berdasarkan keluhan dari orang tua dimana anak sejak awal sudah terdapat keterlambatan perkembangan motorik dan bahasa. kemampuan menolong diri sendiri. Setelah anak berumur enam tahun dapat dilakukan tes IQ. 2. Pada kasus seperti ini. Onsetnya sebelum berusia 18 tahun. 4. Diagnosis dini mudah dibuat karena gejala baik mental dan fisik sangat jelas. IQ kira-kira 70 atau dibawahnya pada individu yang dilakukan test IQ. Mereka dapat dilatih hygiene dasar saja dan kemampuan berbicara yang sederhana. Apabila bekerja nanti mereka ini perlu pengawasan. 2005) Kriteria diagnostik retardasi mental menurut DSM-IV-TR yaitu : 1. Gangguan terhadap fungsi adaptif paling sedikit 2 misalnya komunikasi. apabila tidak ada kelainan pada system susunan saraf pusat. Retardasi mental sedang Kelompok ini kira-kira 12% dari seluruh penderita retardasi mental. Gejala klinis retardasi mental terutama yang berat sering disertai beberapa kelainan fisik yang merupakan stigmata congenital yang kadang-kadang gambaran stigmata mengarah kesuatu sindrom penyakit tertentu. dan memerlukan pengawasan dan bimbingan sepanjang hidupnya. Sering kali hasil evaluasi medis tidak khas dan tidak dapat diambil kesimpulan. pengasuh atau gurunya.6 Memahami dan Menjelaskan Diagnosis & Diagnosis Banding Untuk menegakkan diagnosis. yaitu untuk mengetahui penyebab kelainan ini organik atau non organik. Retardasi mental sangat berat Kelompok ini sekitar 1% dan termasuk dalam tipe klinik. LO 1. misalnya pertukangan. Taraf kemampuan intelektualnya hanya dapat sampai kelas dua SD saja. tidak dapat dilatih keterampilan kerja. Dengan melakukan skrining secara rutin misalnya dengan menggunakan DDST (Denver Developmental Screening Test). 3. Retardasi mental berat Sekitar 7% dari seluruh penderita retardasi mental masuk kelompok ini.dapat diajar baca tulis bahkan bias bisa sampai kelas 4-6 SD. tetapi dapat dilatih menguasai suatu keterampilan tertentu. berumah tangga. Mereka ini seluruh hidupnya tergantung orang disekitarnya.

misalnya bila ada suara apakah bayi memaling atau mencari ke arah suara  Kapan bayi memberi isyarat daag dan bermain cikkebum  Mengikuti perintah satu langkah. hidung. misalnya saat berbicara padanya.Anamnesis Seperti pada gangguan perkembangan lainnya. selain ditemukan gejala-gejala gangguan bahasa ekspresif Disertai kesulitan dalam mengerti kata dan kalimat. bentuk ringan tidak terlihat sampai usia 7 tahun atau lebih tua. 2. atau menggerakkan bagian tubuh.    Pada gangguan bahasa ekspresif. seperti mata. kelainan dalam hubungan interpersonal. Gangguan bahasa ekspresif 2. telinga. Anamnesis pada gangguan bahasa dan bicara mencakup perkembangan bahasa anak. 2009) American Psychiatric Association’s Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (DSM IV) membagi gangguan bahasa dalam 4 tipe: 1. serta gangguan emosional dan perilaku. terkejut. saat anak tidak dapat mengucapkan kata dengan spontan atau meniru kata dan menggunakan gerakan badannya untuk menyatakan keinginannya. misalnya berkedip. Gagap 1. Anak normal mempunyai variasi besar pada usia saat mereka belajar berbicara dan terampil berbahasa. Gangguan phonological 4. Gangguan bahasa reseptif ekspresif 3. kesulitan utama dalam diagnosis adalah membedakannya dari variasi perkembangan yang normal. mengalami kesulitan dalam mengingat kata-kata atau membentuk kalimat yang panjang  memiliki kesulitan dalam pencapaian akademik.  Kapan bayi mulai mengeluarkan suara “aaaggh”  Orientasi terhadap suara.  Pada usia berapa bayi mulai tersenyum (senyum komunikatif). . Keterlambatan berbahasa sering diikuti kesulitan dalam membaca dan mengeja. seperti “beri ayah sepatu” atau “ambil koran”  Berapa banyak bagian tubuh yang dapat ditunjukkan oleh anak. Beberapa pertanyaan yang dapat ditanyakan antara lain :  Pada usia berapa bayi mulai mengetahui adanya suara. dan komunikasi sosial  Namun pemahaman bahasa anak tetap relatif utuh. Membuat kesalahan dalam kosa kata. (Depkes.  Gangguan menjadi jelas pada kira-kira usia 18 bulan.    Pada gangguan bahasa campuran ekspresif-reseptif. Bentuk yang parah terlihat pada usia 2 tahun. Gangguan ini biasanya tampak sebelum usia 4 tahun. secara dapat ditemukan gejala seperti: Perbendaharaan kata yang jelas terbatas.

 Biasanya sering terjadi pada anak laki-laki Riwayat penyakit paling sering didapatkan dari orang tua atau pengasuh. 3. hubungan darah pada orang tua. Latar belakang sosiokultural? (Depkes. kelainan jantung. atau suku kata. Adanya hubungan darah antar kedua orang tuanya? 10. (Depkes. Apakah ibu mengontrolkan kehamilannya secara teratur? 7. sebagai berikut: 1. dan mengulang suku kata pa. Riwayat kehamilan dan persalinan ibu? Apakah kehamilannya diharapkan atau tidak? Adakah usaha-usaha untuk menggugurkan kehamilannya? Apakah waktu hamil ibu mengalami perdarahan. sindrom William (facies Elfin. 2009) Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan fisik digunakan untuk mengungkapkan penyebab lain dari gangguan bahasa dan bicara. adanya riwayat retardasi mental. pata. dimana terjadi pengulangan atau perpanjangan suara. ta. Adanya penyakit keturunan atau penyakit lain yang pernah didapat? 9. dan lain-lain. klinisi menilai latar belakang sosialkultural pasien. persalinan. Sebagai bagian riwayat penyakit. perawakan pendek. Gangguan oromotor dapat diperiksa dengan menyuruh anak menirukan gerakan mengunyah. pataka. iklim emosional di rumah. diantaranya kemampuan untuk memproduksi suara. Riwayat perkembangan anak? 8. 4. 3. 4. yaitu berhubungan dengan gangguan motorik. minum obat-obat yang bukan anjuran dokter? 5. 2007) Cara Pengukuran Pertumbuhan Parameter yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pertumbuhan. dan fungsi intelektual pasien. dan gangguan herediter. anomali telinga luar. dengan perhatian khusus pada kehamilan ibu. kata. Serta dilakukan anamnesis pada ibu pasien. yaitu meliputi:  Tinggi badan  Berat badan . dan kelahiran. Anak yang gagap dapat diketahui dari  cara dia berbicara. Anak dengan gangguan bahasa reseptif-ekspresif campuran memiliki gangguan auditorik sensorik atau tidak mampu memproses simbol visual seperti arti suatu gambar. Sakit apa saja yang pernah diderita ibu sewaktu hamil? 6. biasanya tampak tuli. celah palatum. Anak-anak dengan kesulitan berbicara  memiliki masalah dalam pengucapan. menjulurkan lidah. Perlu diperhatikan ada tidaknya mikrosefali. maka dilakukan pengukuran tertentu yang hasilnya kemudian dibandingkan dengan parameter yang sudah terstandardisasikan. langkah yang tidak mantap). otitis media yang berulang. 2.

45 Hasil pengukuran . Saat melakukan pengukuran.5 cm (Moersintowati. 2008) 2 b. kedua tumit harus dirapatkan.5 . Pengukuran pada posisi tubuh berbaring lebih tepat untuk anak-anak di bawah 5 tahun.    Lingkar lengan Lingkar kepala Lingkar dada Lingkar abdomen a.5 34 – 39 2 Bulan 36. Pengukuran Lingkar Kepala Cara melakukan pengukuran lingkar kepala dapat menggunakan pita meteran yang tidak mudah berubah panjangnya. dengan tumit.5 1 Bulan 34. seperti pita meteran yang dipakai untuk menjahit baju.43.37.43. Lingkaran Kepala Anak Umur Anak Ketika Angka normal anak Diperiksa Laki-laki (cm) Perempuan (cm) 0 bulan 32 .5 – 45 39 . Pengukuran Berat Badan Berat badan diukur dengan menggunakan timbangan.40. Pita dilingkarkan pada kepala anak. Pengukuran Tinggi Badan Pengukuran tinggi badan dapat dilakukan sambil berbaring atau dalam posisi tubuh berdiri. Kemudian ukurlah tinggi/panjang badan dengan alat ukur meteran. bagian atas punggung dan oksiput (belakang kepala) pada suatu bidang vertikal (misal dinding tembok). c.5 37 – 42 4 Bulan 39 .44.5 – 42 36 – 41 3 Bulan 38 .5 32 .5 cm TB anak laki-laki = ( TB ibu +13 cm ) + TB ayah ± 8. Rumus yang digunakan: TB anak perempuan = ( TB ayah – 13 cm ) + TB ibu ± 8. Banyak timbangan yang dapat digunakan untuk menimbang berat badan. Yang penting harus menggunakan alat timbang yang standar. Pengukuran panjang/tinggi badan sambil berdiri dilakukan saat berdiri tegak lurus. Telapak kaki dipegang kuat-kuat pada sebilah papan vertikal yang dipasang pada tanda nol. Tabel 1. menutupi alis mata dan melewati oksipital.5 38.5 .5 5 Bulan 40. Panjang badan berbaring diukur ketika anak berbaring di atas sebuah meja yang kokoh yang memiliki tongkat pengukur. bokong.36. Memprediksikan tinggi akhir anak sesuai potensi genetik berdasarkan tinggi badan orang tua dengan asumsi bahwa semuanya tumbuh optimal sesuai potensinya. Kemudian anak diukur panjang padannya baik dengan tongkat pengukur ataupun menggunakan meteran untuk menjahit.

49.51 45.50 45 .  Mulut : bentuk “V” yang terbalik dari bibir atas.5 46.48 42.46 41 .5 46.48.  Telinga : keduanya letak rendah atau bentuknya aneh.53.52 47 .5 .5 .47.5 Tahun 6 Tahun 41 – 46 42 – 47 43 – 48 43.49 43.  Hidung : jembatan/punggung hidung mendatar. .5 .75 .5 .5 46.  Rambut : Pusar ganda.51.53 47 .75 45.75 45.5 46.5 .5 . cuping melengkung ke atas.48.5 44 – 49 44.75 45.5 Tahun 4 Tahun 4.5 .5 .53 48 .5 47 – 52 47 – 52 48 – 53 48 – 53 48.53.75 .5 46.50. ukuran kecil.53 48 .75 .5 .5 Tahun 5 Tahun 5. langit-langit lebar/melengkung tinggi.75 .5 44.51.5 .25 .  Kepala : Mikro/makrosepali.51 46.50.5 .49. halus.5 .51.50 45 .5 . rambut jarang/tidak ada.5 Tahun 3 Tahun 3.  Mata : mikroftalmia.25 – 51 46.6 Bulan 7 Bulan 8 Bulan 9 Bulan 10 Bulan 11 Bulan 12 bulan 13 Bulan 14 Bulan 15 Bulan 16 Bulan 17 Bulan 18 Bulan 19 bulan 20 Bulan 21 Bulan 22 Bulan 23 Bulan 24 Bulan 2.75 45 .5 43.5 .  Muka : panjang filtrum yang bertambah.75 49 – 54 40 .5 45. plagiosepali (bentuk kepala tidak simetris).49.50.53.51.  Geligi : odontogenesis yang tidak normal.5 42 .51.75 .47 41.53 48 .53. mudah putus dan cepat berubah. nistagmus.5 .5 . juling.5 48. hipoplasia.75 43.49.75 45.75 48.75 45.5 .48.5 .50 45 .25 – 51 46.75 .49 44.25 – 51 46.5 45 .49.5 .50.50 45.75 .5 45 .50.50.52 46.53 Berbagai bagian tubuh mungkin memiliki karakteristik tertentu yang sering ditemukan pada pasien retardasi mental dan memiliki penyebab pranatal.5 .5 48.

dicurigai adanya tumor intra kranial. ibu jari gemuk dan lebar. Gangguan sensorik dapat berupa gangguan pendengaran yang ringan. Dilakukan pemeriksaan sinar-x tengkorak. Ada 4 kategori pengukuran dengan audiometri : 1.  Kaki : jari kaki saling tumpang tindih. panjang dan tegap/panjang kecil meruncing diujungnya. pembesaran kepala. Gangguan pada motorik dimanifestasikan oleh kelainan pada tonus (spastisitas atau hipotonia). . Gangguan neurologis sering terjadi pada retardasi mental seperti gangguan kejang terjadi pada 10 % dari semua orang retardasi mental. testis tidak turun. Respon yang diberikan dapat berupa menoleh ke arah sumber bunyi atau mencari sumber bunyi. (Kaplan. dicurigai adanya kelainan otak yang luas. Derajat kecacatan yang lbih kecil ditemukan dalam kelambanan dan koordinasi yang buruk. gemuk. pemeriksaan tomografi computer (CT) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk menghubungkan patologi sistem saraf pusat dengan retardasi mental. 2008) Pemeriksaan Penunjang 1. pusat-pusat neural dan traktus di dalam batang otak) sebagai respon terhadap stimulus auditorik. kesulitan mengerti bahasa yang berat. buncit. Penilaian dilakukan terhadap respon yang diperlihatkan anak. (Kaplan. 2008) 2. Elektroensefalogram (EEG) digunakan untuk menentukan adanya gejala kejang yang dicurigai. Pemeriksaan audiometric Pemeriksaan audiometri diindikasikan untuk anak-anak yang sangat kecil dan untuk anak-anak yang ketajaman pendengarannya tampak terganggu. Gangguan visual dapat terentang dari kebutaan sampai gangguan konsep ruang. Leher : pendek. Pemeriksaan dilakukan di ruangan yang tenang atau kedap suara dan menggunakan mainan yang berfrekuensi tinggi. lebar. Audiometri tingkah laku. refleks (hiperrefleksia). BERA (Brainstem Evoked Response Audiometry) Merupakan cara pengukuran evoked potensial (aktivitas listrik yang dihasilkan saraf VIII.  Tangan : jari pendek dan tegap atau panjang kecil meruncing. pengenalan rancangan.  Genitalia : mikropenis. kejang local. tidak mempunyai kemampuan gerak sempurna. klinodaktil. besar. merupakan pemeriksaan pada anak yang dilakukan dengan melihat respon dari anak jika diberi stimulus bunyi. dan konsep citra tubuh. dan gerakan involunter (koreoatetosis).  Dada dan Abdomen : terdapat beberapa putting.

Cara ini dilakukakn pada usia kehamilan 8 dan 10 minggu. Selain tes audiometri. yaitu IQ verbal. Audiometri bicara.  Skala intelegensi Wechsler untuk anak II: penyelesaian susunan gambar. Hasilnya tersedia dalam waktu yang singkat (beberapa jam/hari). yang menyajikan 3 skor intelegen. CT scan kepala untuk mengetahui struktur jaringan otak. (Depkes. yang 6 minggu lebih awal dibandingkan amniosentesis. Anak diminta untuk mengulangi kata-kata yang didengar melalui kaset tape recorder. digunakan untuk mengukur kelenturan membrana timpani dan system osikular.  Skala intelegensi Wechsler untuk anakIII: mendesain balok. Amniosentesis dianjurkan untuk semua wanita hamil di atas usia 35 tahun. jika kehamilan abnormal. Guna pemeriksaan ini adalah untuk menilai kemampuan anak dalam pembicaraan seharihari dan untuk menilai pemberian alat bantu dengar (hearing aid).chorionic villi sampling) adalah tehnik skrining yang baru untuk menentukan kelainan janin. Tes ini terdiri dari satu set gambar-gambar objek yang umum. IQ performance. ch. Pada tes ini dipakai kata-kata yang sudah disusun dalam silabus dalam daftar yang disebut : phonetically balance word LBT (PB List). (Toback. Salah satu bagian yang penting dihilangkan dan anak diminta untuk mengidentifikasi. Audiometri bermain. dibiakkan untuk pemeriksaan sitogenetik dan biokimiawi. (Soetjiningsih. 1995) 6. Respon dinilai sebagai benar atau salah. 3. misalnya anak diajarkan untuk meletakkan suatu objek pada tempat tertentu bila dia mendengar bunyi. seperti gambar pemandangan.Pemeriksaan Psikologis . Respon dinilai sebagai benar atau salah. c. dan IQ gabungan. Paling dikenal yaitu skala Wechsler. 4. Tes Laboratorium Pada tes laboratorium retardasi mental yang digunakan adalah pemeriksaan urin dan darah untuk mencari gangguan PactorPti. Anak diberikan pola bangunan dua dimensi dan kemudian diminta untuk membuat replikanya menggunakan kubus dua warna. Sel cairan amnion. Pengambilan sampel vili korionik (CVS. Amniosentesis yaitu pengambilan cairan PactorPt dari ruang amnion secara trans-abdominal antara usia kehamilan 14 dan 16 minggu. terutama sindrom down.2. 4. Timpanometri. keputusan untuk mengakhiri kehamilan dapat dilakukakan dalam trimester pertama. merupakan pemeriksaan pada anak yang dilakukan sambil bermain. bisa juga digunakan tes intelegensi. Pada tes ini dilihat apakah anak dapat membedakan bunyi s. digunakan untuk kelainan kromosom bayi terutama sindrom Down. Audiometri objektif. r. yang terbanyak berasal dari janin. Kelainan enzim pada gangguan kromosom. biasanya memerlukan teknologi khusus. h. 2005) 5. n. 2003) 3. sehingga didapatkan gambaran area otak yang abnormal.

dengan perilakunya yang seperti itu. Sering kali melibatkan lebih banyak ahli lagi. sering lupa akan barang-barang pribadinya dan bahkan lupa pada tugas-tugas yang harus dikerjakannya. akan menyebabkan barang-barang yang berada di dekat anak berjatuhan. Untuk itu perlu melibatkan psikolog untuk menilai perkembangan mental anak terutama kemampuan kognitifnya. biarpun intelegensianya normal. (Depkes. Disamping itu. Tetapi perlu diingat bahwa tidak setiap anak penaganan multidisiplin merupakan jalan terbaik. 2009) Anak-anak dari keluarga yang sangat melarat dengan deprivasi rangsangan yang berat (retardasi mental ini reversibel bila diberi rangsangan yang baik secara dini).7 Memahami dan Menjelaskan Tatalaksana Penatalaksanaan anak dengan retardasi mental adalah multidimensi dan sangat individual. Dampak bagi individu ADHD itu sendiri yaitu adanya gangguan emosi. 1995) LO 1. mudah sekali teralih perhatiannya. dan pada saat dewasa akan tampak memiliki kepribadian yang “sulit”. Gangguan tersebut terjadi pada sistem dopaminergik dan nor-adrenergik yang menyebabkan adanya disfungsi pre-frontal dan sirkuit fronto-striatal. bahkan diantaranya ada yang diatas rerata. hiperaktifitas dan implusivitas. menganalisis penyebab dan mengobati penyakit atau kelainan yang mungkin ada. Juga kehadiran dari pekerja social kadang-kadang diperlukan untuk menilai situasi keluarganya. Hal tersebut penting karena sebagian besar penderita ADHD memiliki IQ normal. (Soetjiningsih.Dilakukan oleh ahli psikologi yang berpengalaman. dan kognitif. “early infantile” dan skizofrenia anak juga sering menunjukkan gejala yang mirip retardasi mental. Tes Gesell. palsi serebral dll. Atas dasar itu maka dibuatlah strategi terapi. Gangguan emosi dapat menghambat kemampuan belajar sehingga dikira anak itu bodoh. dan interpersonal juga penting. Manifestasi Klinis: Anak dengan ADHD dapat memperlihatkan gejala inatensi. Bila sedang berjalan anak sering menabrak benda-benda di sekitarnya sehingga seringkali. Inatensi dapat berupa keluhan susah konsentrasi. misalnya ahli saraf bila anak juga menderita epilepsy. Mungkin juga gangguan bicara dan “cerebral palsy” membuat anak kelihatan terbelakang. Bayley. Diagnosis banding retardasi mental Attention Deficit Hyoperactivity Disorder (ADHD)  Kelainan perkembangan yang diturunkan secara genetik akibat adanya gangguan pada gen transporter dopamin dan gen reseptor dopamin D4. rasa rendah diri. Ahli rehabilitasi . motorik. PactorPtic. Tes Bender Gestalt dan Benton Visual Retention test juga digunakan untuk anak retardasi mental. Sebaiknya dibuat rancangan suatu strategi pendekatan bagi setiap anak secara individual untuk mengembangkan potensi anak tersebut seoptimal mungkin. Informasi tentang Pactor motivasional. dan Cattell adalah tes yang sering digunakan untuk bayi. emosional. Kadang-kadang anak dengan gangguan pendengaran atau penglihatan dikira menderita retardasi mental. pemeriksaan psikologi harus menilai kemampuan PactorPtic. Psikiater bila anaknya menunjukkan kelainan tingkah laku atau bila orang tuanya membutuhkan dukungan terapi keluarga. dokter anak untuk memeriksa perkembangan fisiknya.

dan psikodinamika Kesulitan dalam beradaptasi di antara orang retardasi mental adalah luas dan sangat bervariasi sehingga sejumlah intervensi sendiri atau dalam kombinasi mungkin berguna. . Pendidikan untuk anak Lingkungan pendidikan untuk anak-anak dengan retardasi mental harus termasuk program yang lengkap yang menjawab latihan keterampilan adaptif. Semua anak yang retardasi mental ini juga memerlukan perawatan seperti pemeriksaan kesehatan yang rutin. kejahatan seksual dan lain-lain. Misalnya pada anak yang mengalami infeksi pranataldengan cytomegalovirus akan mengalami gangguan pendengaran yang progresif walaupun lambat. Disamping itu. Masalah nutrisi juga perlu mendapat perhatian. agar tidak terjadi kesimpangsiuran dalam strategi penanganan anak disekolah dan dirumah. Sekolah khusus untuk anak retardasi mental ini adalah SLB-C. Anggota keluarga lainnya juga harus diberi pengertian agar anak tidak diejek atau dikucilkan. seperti mencuri. demikian pula anak dengan sindrom Down dapat timbul gejala hipotiroid. Serta diperlukan guru pendidikan luar biasa untuk anak-anak yang retardasi mental ini. Disamping itu diperlukan kerja sama yang baik antara guru dan orang tuanya. merampas. Terapi perilaku.medis bila diperlukan untuk merangsang perkembangan motorik dan sensoriknya. Anak-anak ini juga disertai dengan kelainan fisik yang memerlukan penangan khusus. Kemampuan kognitif dan sosial yang terbatas yang dimiliki anak tersebut memerlukan modalitas terapi psikiatrik yang dimodifikasi berdasarkan tingkat kecerdasan anak. Anak retardasi mental seringkali memiliki kesulitan emosional dan perilaku yang memerlukan terapi psikiatrik. b. Terapi kelompok seringkali merupakan format yang berhasil dimana anak-anak dengan retardasi mental dapat belajar dan mempraktekkan situasi hidup nyata dan mendapatkan umpan balik yang mendukung. Anak dengan retardasi mental memerlukan pendidikan khusus yang sesuaikan dengan taraf IQ-nya. Ahli terapi wicara untuk memperbaiki gangguan bicaranya atau untuk merangsang perkembangan bicaranya. Di sekolah ini diajarkan juga keterampilan-keterampilan dengan harapan mereka dapat mandiri di kemudian hari. latihan keterampilan sosial. Kadang-kadang diperlukan waktu yang lama untuk meyakinkan orang tua mengenai keadaan anaknya maka perlu konsultasi pula dengan psikolog atau psikiater. kognitif. Di ajarkan pula tentang baikburuknya suatu tindakan tertentu sehingga mereka diharapkan tidak memerlukan tindakan yang tidak terpuji. Pada orang tuanya perlu diberikan penerangan yang jelas mengenai keadaan anaknya dan apa yang dapat diharapkan dari terapi yang diberikan. dan latihan kejujuran. a. Mereka digolongkan yang mampu didik untuk golongan retardasi mental ringan dan yang mampu latih untuk anak dengan retardasi mental sedang. imunisasi dan monitoring terhadap tumbuh kembangnya. masyarakat perlu diberikan penerangan tentang retardasi mental agar mereka dapat menerima anak tersebut dengan wajar. Perhatian khusus harus dipusatkan pada komunikasi dan usaha untuk meningkatkan kualitas hidup.

Intervensi farmakologis Pendekatan farmakologis dalam terpai gangguan mental komorbid pada pasien retardasi mental adalah banyak kesamaannya seperti untuk pasien yang tidak mengalami retardasi mental. Orang tua mungkin mendapatkan manfaat dari konseling yang terus-menerus datau terpai keluarga. Terapi psikodinamika telah digunakan pada pasien retardasi mental dan keluarganya untuk menurunkan konflik tentang harapan yang menyebabkan kecemasan. c. kesedihan. dan bidang lain yang berhubungan (seperti latihan khusus dan perbaikna defek sensorik). Terapi kognitif seperti menghilangkan keyakinan palsu dan latihan relaksasi dengan instruksi dari diri sendiri. terapi. Pendidikan keluarga Satu bidang yang penting dalam pendidikan keluarga dari pasien dengan retardasi mental adalah tentang cara meningkatkan kompetensi dan harga diri sambil mempertahankan harapan yang realistic untuk pasien. yang kemungkinan mengalami suatu tingkat penolakan dan kegagalan di luar konteks keluarga. d.Terapi perilaku telah digunakan selama bertahun-tahun untuk membentuk dan meningkatkan perilaku sosial dan untuk mengendalikan dan menekan perilaku agresif dan destruksi pasien. juga telah dianjurkan untuk pasien retardasi mental yang mampu mengikuti instruksi pasien. penyangkalan yang terus-menerus timbul. o Carbamazepine (Tegretol) dan valproic acid (Depakene) adalah medikasi yang juga bermanfaat pada beberapa kasus perilaku melukai diri sendiri. Semakin banyak data yang mendukung pemakaian berbagai medikasi untuk pasien dengan gangguan mental yang tidak retardasi mental. o Antagonis narkotik seperti naltrexone (Trexan) telah dilaporkan menurunkan perilaku melukai diri sendiri pada pasien retardasi mental yang juga memenuhi kriteria diagnostik untuk gangguan austik infantile. kekerasan. putus asa. Dorongan positif untuk perilaku yang diharapkan dan memulai hukuman (seperti mencabut hak istimewa) untuk perilaku yang tidak diinginkan telah banyak menolong. Satu hipotesis yang diajukan sebagai mekanisme kerja terapi naltrexone adalah bahwa obat mempengaruhi pelepasan opioid endogen yang dianggap berhubungan dengan melukai diri sendiri. Dokter psikiatrik harus siap untuk memberikan semua informasi medis dasar dan terakhir tentang penyebab. Beberapa penelitian telah memusatkan perhatian pada pemakaian medikasi untuk sindrom perilaku berikut ini yang sering terjadi di antara retardasi mental: 1) Agresi dan perilaku melukai diri sendiri o Beberapa bukti dari penelitian telah menyatakan bahwa lithium (Eskalith) berguna dalam menurunkan agresi dan perilaku melukai diri sendiri. . dan kemarahan tentang gangguan dan masa depan anak. dan depresi yang menetap. Orang tua harus diberikan kesempatan untuk mengekspresikan perasaan bersalah. Keluarga seringkali merasa sulit untuk menyeimbangkan antara mendorong kemandirian dan memberikan lingkungan yang mengasuh dan suportif bagi anak retardasi mental.

Penelitian sistematik diperlukan sebelum obat dapat ditetapkan sebagai manjur.Deficit yang paling umum terjadi diantaranya gangguan motoric. Tetapi pada umumnya sukar untuk menemukan penyakit dasarnya. terapi medikasi tersebut tidak meningkatkan perilaku adaptif. 3) Perilaku kemarahan eksplosif Penghambat-β. anak tersebut dapat saja hanya menderita gangguan perkembangan (gangguan komunikasi. ganngguan perilaku atau emosi.Dengan mengetahui tingkat retardasi mental dapat membantu memprediksi ganngguan yang dapt terjasi. biasanya prognosisnya lebih baik.9 Memahami dan Menjelaskan Prognosis Retardasi mental yang diketahui penyakit dasarnya. seperti haloperidol (Haldol) dan chlorpromazine (Thorazine). dan perilaku atau emosi. dan kejang. Retardasi mental ringan tidak selalu menjadi gangguan yang berlangsung seumur hidup. pada umumnya umur harapan hidupnya sama dengan orang yang normal. seperti propranolol dan buspirone (BuSpar).Makin parah tingkat retardasi makin banyak kompikasi yang terjadi. Celiace disease. Kegagalan dalam mengidentifikasi dan tata laksana adekuat terhadap gangguan yang terjadi dapat menghambat kesuksesan dan rehabilitasi dan menyebabkan kesulitan daalam aktifitas di sekolah. Beberapa anak dan orang dewasa (sampai sepertiga) dengan retardasi mental menghadapi resiko tinggi mengalami tardive dyskinesia dengan pemakaian kontinu medikasi antipsikotik. autisme.3 Pada anak dengan retardasi mental berat. Anak yang didiagnosa dengan . alat bantu dengar. Seorang anak bisa saja pada awalnya memenuhi kriteria retardasi mental saat usianya masih dini. menurunkan perilaku stimulasi diri yang berulang pada pasien retardasi mental. LO 1.Sindrom Fragile Xdan Sindrom Fetal Alcohol dihubungkan dengan tingginya angka kejadian gangguan perilaku.8 Memahami dan Menjelaskan Komplikasi Anak dengan retardasi mental memiliki resiko lebih tinggi untuk terjadinya gangguan penglihatan. Bila gangguan tersebut terjadi dibutuhkan terapi fisik jangka panjang.2) Gerakan motorik stereotipik Medikasi antipsikotik. occupational terapi. sering meninggal pada usia muda. gejalanya telah dapat terlihat sejak dini. terapi wicara. penyakit jantung bawaan). LO 1. komplikasi medis. Down Syndrome memiliki banyak komplikasi medis ( hipotiroidisme. dan lingkungan. slow learner-intelejensia ambang normal). dan obat-obatan medis. Anak dengan retardasi mental ringan. pendengaran. ortopedi. Tetapi sebaliknya pada retardasi mental yang berat dengan masalah kesehatan dan gizi. telah dilaporkan menyebabkan penurunan kemarahan ekspolasif di antara pasien dengan retardasi mental dan gangguan autistik. tanpa penyakit kardiorespirasi. dengan kesehatan yang baik. namun seiring dengan bertambahnya usia. rumah. Penelitian terapi metylphenidate tida menunjukkan bukti adanya perbaikan jangka panjang dalam keterampilan sosial atau belajar. 4) Gangguan defisit atensi/hiperaktivitas Penelitian terapi methylphenidate pada pasien retardasi mental ringan dengan gangguan defisit atensi/hiperaktivitas telah menunjukkan perbaikan bermakna dalam kemampuan mempertahankan perhatian dan menyelesaikan tugas.

baik secara mandiri maupun dalam supervisi. b. dukungan sekolah/masyarakat. dapat diobati dalam stadium awal dengan control diet atau dengan terapi penggantian hormone. Ketika masa remaja telah dicapai. Mereka mungkin saja membutuhkan supervisi secara periodik.10 Memahami dan Menjelaskan Pencegahan A. Tindakan tersebut termasuk : a. Eradikasi gangguan yang diketahui disertai dengan kerusakan system saraf pusat. atau dapat dikatakan efek dari peningkatan maturitas menyebabkan anak berpindah dari satu kategori diagnosis ke kategori lainnya (contohnya. Prognosis jangka panjang dari retardasi mental tergantung dari penyebab dasarnya. Gangguan metabolik dan endokrin herediter. dukungan keluarga. dari retardasi mental sedang menjadi retardasi mental ringan). gangguan harus diobati untuk mempersingkat perjalanan penyakit (pencegahan sekunder) dan untuk menekan sekuele atau kecacatan yang terjadi setelahnya (pencegahan tersier). Untuk anak-anak dan ibu dengan sosioekonomi rendah. LI 2. seperti PKU dan hipotiroidisme. d.retardasi mental ringan di saat masa sekolah. tingkat defisit adaptif dan kognitif. Memahami dan Menjelaskan Kebutuhan Gizi pada Anak dan Remaja . Saat dewasa. Pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat umum tentang retardasi mental. B. c. Pencegahan Sekunder dan Tersier Jika suatu gangguan yang disertai dengan retardasi mental telah dikenali. Pencegahan Primer Pencegahan primer merupakan tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan atau menurunkan kondisi yang menyebabkan perkembangan gangguan yang disertai dengan retardasi mental. terutama di saat mengalami masalah sosial maupun ekonomi. banyak penderita retardasi mental yang mampu memenuhi kebutuhan ekonmi dan sosialnya secara mandiri. Aturan untuk memberikan pelayanan kesehatan maternal dan anak yang optimal. Usaha terus-menerus dari professional bidang kesehatan untuk menjaga dan memperbaharui kebijaksanaan kesehatan masyarakat. mungkin saja dapat mengembangkan perilaku adaptif dan berbagai keterampilan yang cukup baik sehingga mereka tidak dapat lagi dikategorikan menderita retardasi mental ringan. Konseling keluarga dan genetik membantu menurunkan insidensi retardasi mental dalam keluarga dengan riwayat gangguan genetic yang berhubungan dengan retardasi mental. maka diagnosis biasnya telah menetap. LO 1. pelayanan medis prenatal dan perinatal yang sesuai dan berbagai program pelengakap dan bantuan pelayanan social dapat menolong menekan komplikasi medis dan psikososial. Kebanyakan penderita dapat hidup dengan baik dalam masyarakat. Beberapa anak yang didiagnosis dengan gangguan belajar spesifik atau gangguan komunikasi dapat berkembang menjadi retardasi mental seiring dengan berjalannya waktu. Angka harapan hidup tidak terpengaruh oleh adanya retardasi mental ini. adanya gangguan perkembangan dan medis terkait. dan pelayanan dan training yang tersedia untuk anak dan keluarga.

10-15% protein dan 25-30% lemak. Panjang badan anak bertambah 50% pada umur setahun. Kebutuhan kalsium tergantung pada kemampuan absorpsi dan faktor diet seperti jumlah protein. Kalsium dibutuhkan untuk mineralisasi tulang dan mempertahankan pertumbuhan tulang. Anak mempunyai risiko mengalami malnutrisi apabila anak terlalu lama nafsu makannya buruk. Anak membutuhkan nutrien yang lebih banyak untuk pertumbuhan tulang. Defisiensi besi d. (Moersintowati. Kesalahan yang sering muncul adalah adanya kecenderungan untuk memilih angka yang mudah seperti 1 tahun. Jadi perhitungan umur adalah dalam bulan penuh. Vitamin D diperlukan untuk absorpsi kalsium dan deposisi kalsium di tulang. Pada anak yang baru sembuh dari suatu penyakit atau anak mengalami kekurangan gizi akan mengalami pertumbuhan yang lambat. dan akibat dari diet anak yang tidak cukup mengandung energi. Keadaan ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi pada masa pertumbuhan. artinya sisa umur dalam hari tidak diperhitungkan (Depkes. Gizi pada masa prasekolah Ada beberapa cara melakukan penilaian status gizi pada kelompok masyarakat. Keluarga b. vitamin D dan fosfor. Karies gigi f. antropometri disajikan dalam bentuk indeks yang dikaitkan dengan variabel lain. namun panjang badan lahir baru tercapai pada umur 4 tahun. Energi dibutuhkan oleh anak untuk keperluan metabolisme basal. tetapi pada umur 2 tahun BB anak hanya 4 kali BB lahir. 1. Pada umur setahun berat badan anak menjadi 3 kali BB lahir. 2 tahun. Alergi makanan g.Kecepatan pertumbuhan anak melambat setelah tahun pertama kehidupan. Teman sebaya d. penurunan nafsu makan atau pengecapan. Oleh sebab itu penentuan umur anak perlu dihitung dengan cermat. Kebutuhan seng adalah 10 mg/hari. 1 bulan adalah 30 hari. Umur Umur sangat memegang peranan dalam penentuan status gizi. Dalam pemakaian untuk penilaian status gizi. Media c. Salah satunya adalah dengan pengukuran tubuh manusia yang dikenal dengan Antropometri. dan penyembuhan luka yang lambat. 2008).5 tahun. Penyakit  Masalah makanan yang sering terjadi pada masa anak adalah : a. Ketentuannya adalah 1 tahun adalah 12 bulan. Seng sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan. Hasil penimbangan berat badan maupun tinggi badan yang akurat. menjadi tidak berarti bila tidak disertai dengan penentuan umur yang tepat. Kurang gizi c. Variabel tersebut adalah sebagai berikut : a. gigi. Defisiensi vitamin A e. otot dan darah. Komposisi makanan pada masa ini dianjurkan terdiri dari 60-70% karbohidrat. pertumbuhan dan aktifitas. kesalahan penentuan akan menyebabkan interpretasi status gizi yang salah. Dalam menghitung kebutuhan energi pada anak normal lebih baik berdasarkan kebutuhan energi per kg BB dan jenis kelamin anak. Defisiensi seng dapat mengakibatkan gagal tumbuh.Anak umur 1 – 3 tahun mempunyai risiko mengalami anemia defisiensi besi. Obesitas b. asupan makanan yang terbatas atau makanan yang terlalu encer. . 2008)  Faktor – faktor yang mempengaruhi asupan makanan adalah : a.

Tinggi badan sangat baik untuk melihat keadaan gizi masa lalu terutama yang berkaitan dengan keadaan berat badan lahir rendah dan kurang gizi pada masa balita.b. kebutuhan akan unsur-unsur gizi dalam masa dewasa sudah agak konstan. makanan tidak lagi berfungsi untuk pertumbuhan tubuh. kecuali jika terjadi kelainan-kelainan pada tubuhnya. Growth Spurt : . tetapi kurang dapat menggambarkan kecenderungan perubahan situasi gizi dari waktu ke waktu (Depkes. Sehingga mengharuskan mendapatkan kebutuhan zat gizi yang lebih dari biasanya. tetapi untuk mempertahankan keadaan gizi yang sudah didapat atau membuat gizinya menjadi lebih baik. Penggunaan Indeks BB/U. Pertumbuhan yang cepat biasanya diiringi oleh pertumbuhan aktivitas fisik sehingga kebutuhan zat gizi akan naik pula. termasuk cairan tubuh. seperti sakit dan sebagainya. Periode Adolesensia ditandai dengan pertumbuhan yang cepat (Growth Spurt) baik tinggi badannnya maupun berat badannya. Penelitian membuktikan bahwa apabila manusia sudah mencapai usia lebih dari 20 tahun. hanya saja tergantung pada ketetapan umur. Berat badan ini dinyatakan dalam bentuk indeks BB/U (Berat Badan menurut Umur) atau melakukan penilaian dengam melihat perubahan berat badan pada saat pengukuran dilakukan. Pada periode growth spurt. TB/U dan BB/TB merupakan indikator status gizi untuk melihat adanya gangguan fungsi pertumbuhan dan komposisi tubuh (Soekirman. Berat Badan Berat badan merupakan salah satu ukuran yang memberikan gambaran massa jaringan. yang dalam penggunaannya memberikan gambaran keadaan kini. maka pertumbuhan tubuhnya sama sekali sudah terhenti. Pada saat proses pematangan fisik. Pada masa ini terjadi kematangan seksual dan tercapainya bentuk dewasa karena pematangan fungsi endokrin. kemiskinan dan akibat tidak sehat yang menahun ( Depkes. Prinsip Gizi Pada Remaja Dan Dewasa Masa remaja merupakan saat terjadinya perubahan-perubahan cepat dalam proses pertumbuhan fisik. juga terjadi perubahan komposisi tubuh. Tinggi Badan Tinggi badan memberikan gambaran fungsi pertumbuhan yang dilihat dari keadaan kurus kering dan kecil pendek. Permulaan growth spurt pada anak tidak selalu pada umur yang sama melainkan tergantung individualnya. 2000). 2009).Anak perempuan : antara 10 dan 12 tahun . kebutuhan zat gizi tinggi karena berhubungan dengan besarnya tubuh. khususnya yang berhubungan dengan status gizi. kognitif dan psikososial. c.Anak laki-laki : umur 12 sampai 14 tahun. atau juga indeks BB/TB (Berat Badan menurut Tinggi Badan) jarang dilakukan karena perubahan tinggi badan yang lambat dan biasanya hanya dilakukan setahun sekali. 2000) . Berat badan dan tinggi badan adalah salah satu parameter penting untuk menentukan status kesehatan manusia. 2007). Berat badan paling banyak digunakan karena hanya memerlukan satu pengukuran. (Phyllis. Tinggi badan dinyatakan dalam bentuk Indeks TB/U (tinggi badan menurut umur). Keadaan indeks ini pada umumnya memberikan gambaran keadaan lingkungan yang tidak baik. Berat badan sangat peka terhadap perubahan yang mendadak baik karena penyakit infeksi maupun konsumsi makanan yang menurun. Dengan demikian. Ini berarti.

Yang termasuk asam lemak tak jenuh itu adalah: *DHA (asam dokosaheksaenoat) atau omega-3. Kalori dibutuhkan dalam proses . 2008) 2. terjadi gangguan pada sistem daya tahan tubuh. *Lemak. dan minyak bunga matahari. yaitu senyawa pengantar pesan dari sel otak satu ke sel otak yang lain. terdiri daru 25 jenis asam amino yang berperan penting bagi terbentuknya neutrotransmitter. (Moersintowati. seperti ikan kod. dan DHA. dalam bentuk gula sederhana dan gula kompleks. Kedua asam lemak ini terdapat dalam ASI. 2000) Fungsi zat-zat gizi Jenis-jenis zat gizi penunjang perkembangan otak dan kecerdasan anak adalah: *Karbohidrat. Jenis asam lemak yang paling utama adalah asam lemak tidak jenuh rantai panjang. Asam lemak omega-3 ini paling banyak ditemukan dalam ikan laut. daya ingat. dan perkembangan mental balita tidak lepas dari pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak. dibutuhkan sebagai sumber energi untuk membentuk sel-sel otak baru. menunjang kerja sistem imun dan sistem saraf pusat. DHA 224 mg/5 ml  membantu perkembangan sel-sel otak. baik hewani maupun nabati. Kalori dan protein Kekurangan kalori dan protein dapat menyebabkan otak anak tidak tumbuh optimal dan akan mengakibatkan gangguan motorik dan kecerdasan. anak-anak. Vitamin D  menjaga kesehatan tulang dan gigi. asam lemak ini bisa diperoleh dari ikan tenggiri atau tuna. sangat dibutuhkan untuk membantu fungsi kerja otak. Bahkan diketahui bahwa 60% otak manusia terdiri dari aneka jenis lemak itu. kelompok vitamin B. Aneka zat gizi yang berperan penting bagi perkembangan otak. Apalagi. terutama untuk perkembangan otaknya. 1. masa remaja. sebagai bahan baku pembentuk sel-sel otak baru. dan penglihatan. bayam. terutama dalam bentuk asam lemak. zat besi. (Soekirman. Kecerdasan. Agar otak anak berkembang optimal. *Protein. Asam lemak tak jenuh Asam lemak tak jenuh sangat dominan dalam susunan sel-sel saraf di otak anak. pada masa emas itulah. contohnya omega-3. minyak kedelai.Jenis gizi anak dan remaja Gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. diantaranya adalah kelompok asam lemak tak jenuh. Kekurangan omega-3 dapat mengganggu perkembangan sistem saraf. otak. harus memenuhi aneka zat gizi yang diperlukan. hingga usia lanjut. Zat besi merupakan salah satu komponen gizi mikro yang memiliki peranan penting dalam proses tumbuh kembang khususnya pada anak. *AA (asam arakidonat) atau omega-6. dan penglihatan. kalori dan protein. balita harus mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang. Asam lemak ini berfungsi membantu pembentukan senyawa yang bersifat seperti hormon. Vitamin A meningkatkan daya tahan tubuh. Kecukupan gizi sangat diperlukan oleh setiap individu. Akibatnya. termasuk ke otak. keterampilan. mental. bayi. Sebanyak 60% dari otak terbentuk dari lemak. Setelah mendapat asupan makanan. ilmu pengetahuan mengajarkan bahwa otak terus tumbuh hingga anak berusia dua tahun. sejak dalam kandungan. EPA. Artinya. yaitu sebagai pengantar perintah dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya dalam tubuh. *Vitamin dan mineral. Berperan besar dalam perkembangan sel saraf. dan seng (Zn).

metabolisme otak. Sumber vitamin B adalah serealia. 4. minyak ikan. makanan Susu. ikan. 2007) Jenis Nutrisi Air Protein Karbohidrat Lemak Fungsi Pelarut untuk pertukaran seluler Transportasi nutrien dan produk buangan tubuh Mengatur suhu tubuh Menyediakan asam amino untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan Menjaga keseimbangan osmotik Membentuk hemoglobin. enzim. Sumber-sumbernya adalah hati. glikoprotein. termasuk otak. telur. dan antibodi Sebagai sumber energi Membentuk glikogen dan lemak Membantu pembentukan asam amino Sebagai sumber cadangan energi Melindungi pembuluh darah. 5. seafood. B12 berperan dalam membentuk senyawa kimia yang mendukung pertumbuhan dan fungsi sel saraf dan pertumbuhan tulang belakang. Bersama zat besi. sirup. termasuk otak. tempe. (Hurlock. Kekurangan seng dapat berpengaruh terhadap perkembangan kecedasan anak dan gangguan fungsi otak. seng juga bertugas membantu proses pembentukan sel-sel tubuh. dan sayuran berwarna hijau tua. D. ikan. B6 berperan dalam proses pembentukan eritrosit. dan kacang-kacangan. ikan. Zat besi Zat besi berperan besar dalam pembentukan sel-sel baru. biji-bijian. daging tanpa lemak. termasuk otak. padi-padian Susu. dan lemak. serealia. Sistem imun yang berfungsi dengan baik adalah tanda cukupnya zat besi dalam tubuh. protein. sementara protein berperan dalam pembentukan sel-sel saraf baru. serta mencegah kerusakan saraf dan meningkatkan daya ingat. susu. mentega. 3. di mana mengangkut dan mendistribusikan O2 paru-paru ke seluruh tubuh. telur. hati. ayam. ayam. yaitu B1. Selain itu. B3. daging merah. vitamin B12 jga membantu pembentukan eritrosit. kacang-kacangan. B3 menjaga keseimbangan kerja sel-sel saraf. biji-bijian. serta membantu tubuh dalam proses penyerapan karbohidrat. Vitamin B1 melindungi sel-sel saraf dalam jaringan sel pusat. daging. sayuran Susu. nukleoprotein. dan kedelai. minyak sayur . tepung. Sumber-sumber kedua zat gizi ini adalah daging sapi. B6. padi-padian. ayam. dan sayuran berwarna hijau. lipoprotein. telur. kacangkacangan. Seng (Zn) Seng berfungsi membantu otak dalam mengantar informasi genetik dalam sel. saraf. dan B12. Kelompok vitamin B Berbagai jenis vitamin B sangat besar peranannya dalam perkembangan otak anak. dan K Memperlambat proses pengosongan lambung Sumber Air. ikan. produk olahan susu. dan organorgan tubuh Melindungi tubuh dari perubahan suhu luar Membantu penyerapan vitamin A. Seng banyak terdapat dalam daging. E. daging. buah. tahu. telur. susu dan produk olahannya. Serta berperan dalam pembentukan eritrosit di dalam sumsum tulang belakang.

purin. ragi Sayuran hijau. jeroan Susu. sereal. susu Kacang-kacangan. cod & halibut liver oil Padi-padian.(Nelson. sayuran hijau. telur. buah. kacangkacangan. sayur. daging. telur. buah. ikan Telur. dan nukleat Kofaktor enzim sintesis DNA dan RNA Sebagai antioksidan yang mempengaruhi redoks potensial tubuh Integritas epitel melalui kesehatan kolagen Mekanisme imunitas Mempercepat absorbsi besi Sintesis hormon norepinefrin dan reseptor neurotransmitter asetilkolin Homeostasis kalsium dalam plasma Mengatur sintesis protein yang mengatur transpor Ca Pembentukan garam Ca di jaringan yang membutuhkan Sebagai antioksidan alam paling kuat Berperan dalam metabolisme selenium Sintesis protrombin. IX. dan X Sebagai kofaktor enzim yang mempercepat reaksi karboksilase pada hati Sumber Susu. telur. sayur. susu. seperti NAD dehidrogenase Merupakan komponen dari hampir semua zat-zat pembawa elektron dalam sel hidup Berperan dalam berbagai proses metabolisme Sebagai bagian dari koenzim A dan protein pembawa asil Sebagai koenzim piridoksal fosfat dan piridiksamine fosfat Koenzim dalam mitokondria dan sitosol dalam metabolisme asam amino. 1999) . lemak Sayuran hijau. kuning telur Minyak biji-bijian. ikan. tepung kedelai. 1999) Jenis Vitamin Vitamin A Vitamin B Thiamine Riboflavin Niasin Asam Pantothenat Piridoksin Asam Folat Kobalamin Vitamin C Vitamin D Vitamin E Vitamin K Fungsi Penglihatan Perkembangan dan pemeliharaan jaringan epitel Diferensiasi sel-sel epitel Sebagai koenzim dalam metabolisme karbohidrat Konduksi membran dan saraf Sebagai komponen dalam koenzim FAD dan FMN Berperan sebagai kofaktor enzim. sereal gandum Kuning telur. ragi. susu. daging. buahbuahan Minyak ikan laut. faktor VII. kacang-kacangan Ikan tuna dan halibut. kacang-kacangan Daging. telur (Nelson.

susu. dan hemoglobin Membantu penyerapan besi Membentuk struktur gigi dan tulang Merupakan komponen pembentuk hormon T3 dan T4 Membentuk struktur hemoglobin. transferin. daging Makanan berprotein Garam. bijibijian Sayuran Susu. ikan. kacang-kacangan Tersebar luas Sayuran. susu Sayuran hijau. Untuk mendapatkan kecerdasan anak yang optimal sebaiknya orangtua memperhatikan beberapa hal. kerang Garam. tiram. daging. kacang. telur Daging. makanan laut Hati. kuning telur. telur Ragi Tersebar luas Hati. daging. daging. susu. susu. salmon. . enzim oksidatif. sayur hijau. 1999) Makanan yang Mempengaruhi Kecerdasan Mempunyai anak dengan tingkat kecerdasan yang tinggi merupakan dambaan setiap orang tua. makanan laut Garam. yang pertama yaitu pemberian Asi eksklusif.Jenis Mineral Kalsium Klorida Khromium Kobalt Tembaga Fluorin Iodium Besi Magnesium Mangan Molibdenum Fosfor Kalium Selenium Sulfur Natrium Seng Fungsi Membentuk struktur tulang dan gigi Membantu proses kontraksi otot dan kerja jantung Membantu koagulasi darah Membantu keseimbangan asam basa Membentuk HCl lambung Pengaturan glikemia dan metabolisme insulin Merupakan komponen pembentuk molekul vitamin B12 dan eritropoietin Penting untuk produksi sel darah merah. kacang (Nelson. dan katalase Membentuk struktur tulang dan gigi Iritabilitas otot dan saraf Kation intraseluler Berperan dalam aktivasi enzim Metabolisme karbohidrat Komponen enzim santin oksidase Mobilisasi feritin dalam hati Membantu pembentukan tulang dan gigi Struktur nukleus dan sitoplasma sel Berperan dalam kontraksi otot Hantaran impuls saraf Keseimbangan cairan dalam tubuh Kofaktor glutation peroksidase Unsur pokok protein seluler Berperan dalam pembentukan melanin Berperan dalam menjaga tekanan osmotik Menjaga keseimbangan asam basa Unsur pokok enzim Sumber Susu. sayuran hijau Biji-bijian. kacang Air. kemudian kecukupan zat gizi. daging. butir padi. sitokrom C. kuning telur.

cherry. Tepatnya. neurotransmitter dan enzim. *Pada usia 6 bulan. *Susu dan yoghurt. *Strawberry. melindungi serabut saraf otak. Secara umum. semakin banyak nutrisinya. yang berperan adalah faktor lingkungan. Vitamin ini membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi. *Daging sapi tanpa lemak. Faktor genetik hanya berperan 30-40% dalam menentukan perkembangan otak dan tingkat kecerdasan anak. letih. Selebihnya. *Kacang tanah. ketika kehamilan memasuki trimester ke-3. lalai dan cepat capai. selain itu juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf. . *Pada umur 2 tahun melonjak hingga 75%. dapat membantu mengatur pelepasam glukosa dalam tubuh. selain mengandung zat besi daging sapi juga dapat memelihara daya ingat dan kecerdasan anak. (Hurlock. protein dan vitamin B tinggi yang terkandung di dalamnya sangat penting untuk pertumbuhan jaringan otak. Biji dari buah berry kaya asam lemak omega-3 yang sangat penting untuk kecerdasan otak. Berikut ini adalah 7 makanan yang baik untuk kecerdasan anak : *Ikan salmon yaitu sumber asam lemak omega-3-DHA and EPA. blueberry. Proses perkembangan otak anak terdiri dari serangkaian tahapan yang telah dimulai sejak di dalam kandungan. Akibatnya dapat menurunkan prestasi belajar. masa remaja pertengahan (15-18 tahun) dan masa remaja akhir (18-21 tahun). Tahapan itu berlanjut setelah anak lahir dan perkembangan yang berlangsung hingga usia 2 tahun merupakan periode emas atau periode pacu tumbuh otak. 2008) Kebutuhan gizi anak remaja Masa remaja menurut WHO adalah antara 10 –24 tahun. serat pada gandum. Kekurangan kadar Hb dalam darah dapat menimbulkan gejala lesu. *Pada umur 10 mencapai 99%. sedangkan menurut Monks (1992) masa remaja berlangsung pada umur 12-21 tahun dengan pembagian masa remaja awal (1215 tahun). pemenuhan kebutuhan berbagai zat gizi yang diperlukan untuk menunjang proses perkembangan otak anak. 2007) Peranan dan Pengaruh Gizi dalam Perkembangan Inteligensi Periode emas. yaitu membentuk sel-sel saraf otak. olahraga dan produktifitas kerja serta menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi. merupakan sumber vitamin E. DHA merupakan bahan baku pembentuk 60% asam lemak esensial otak. *Pada umur 5 tahun perkembangan otak mencapai 90%. *Telur. khususnya vitamin C. kuning telur padat kandungan kolin yaitu zat yang membantu perkembangan daya ingat. dan memelihara fungsi otak serta indera penglihatan (terutama retina). yang memiliki fungsi penting. lemah.yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak anak. Dari berbagai kajian ilmiah menunjukkan bahwa kekurangan zat besi dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan serta sel otak. semakin kuat warnanya. Gandum juga mempunyai kemampuan untuk mendukung kebutuhan sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. *Gandum murni. Buah-buahan ini kaya antioksidan kadar tinggi. (Moersintowati.lingkungan yang sehat dan nyaman serta suasana keluarga yang harmonis. perkembangan otak anak mencapai 50%.

Angka kecukupan gizi (AKG) energi untuk remaja dan dewasa muda perempuan 2000-2200 kkal. skeletal/kerangka dan perkembangan endokrin lebih besar dibandingkan masa anak dan dewasa. Pada perempuan. kebutuhan besi menurun. kebutuhan protein laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan karena perbedaan komposisi tubuh. karena memasuki masa pertumbuhan yang lebih cepat.0gr/kgBB/hari. AKG protein remaja dan dewasa muda adalah 48-62 gr per hari untuk perempuan dan 55-66 gr per hari untuk laki-laki. sayuran hijau.Faktor yang perlu diperhatikan untuk menentukan kebutuhan energi remaja adalah aktivitas fisik. gula. Pada akhir masa remaja. terutama untuk remaja laki-laki. Lebih dari 20% pertumbuhan tinggi badan dan sekitar 50% massa tulang dewasa dicapai pada masa remaja. kebutuhan protein remaja perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. dan lain-lain. Pada awal masa remaja. Untuk sintesa DNA dan RNA diperlukan vitamin B6. sedangkan untuk pertumbuhan tulang diperlukan vitamin D yang cukup. maka kebutuhan beberapa vitamin pun meningkat. karena proses pertumbuhan yang sedang terjadi dengan cepat. AKG seng adalah 15 mg per hari untuk remaja dan dewasa muda perempuan serta laki-laki. macaroni). Sumber kalsium lainnya ikan. sedangkan untuk laki-laki antara 2400-2800 kkal setiap hari. Makanan sumber karbohidrat adalah: beras. kacang-kacangan. kebutuhan yang tinggi akan besi terutama disebabkan kehilangan zat besi selama menstruasi. . Remaja yang aktif dan banyak melakukan olahraga memerlukan asupan energi yang lebih besar dibandingkan yang kurang aktif. antara lain yang berperan dalam metabolisme karbohidrat menjadi energi seperti vitamin B1. Karena kebutuhan energi meningkat. Setelah dewasa. B2 dan Niacin. *Zat Besi Kebutuhan zat besi pada remaja meningkat karena terjadinya pertumbuhan cepat. Kebutuhan besi pada remaja laki-laki meningkat karena ekspansi volume darah dan peningkatan konsentrasi haemoglobin (Hb). dan lain-lain. Dan vitamin A. AKG energi ini dianjurkan sekitar 60% berasal dari sumber karbohidrat. singkong). jagung. terigu dan hasil olahannya (mie. Perempuan dengan konsumsi besi yang kurang atau dengan kehilangan besi yang meningkat. *Vitamin Kebutuhan vitamin juga meningkat selama masa remaja karena pertumbuhan dan perkembangan cepat yang terjadi. AKG kalsium untuk remaja dan dewasa muda adalah 600-700 mg per hari untuk perempuan dan 500-700 mg untuk laki-laki. umbi-umbian (ubi jalar. Kecukupan protein bagi remaja 1. *Kalsium Kebutuhan kalsium pada masa remaja relatif tinggi karena akselerasi muscular. *Protein Kebutuhan protein meningkat pada masa remaja. akan mengalami anemia defisiensi besi. Hal ini mengakibatkan perempuan lebih rawan terhadap anemia besi dibandingkan laki-laki. *Seng (Zink) Seng diperlukan untuk pertumbuhan serta kematangan seksual remaja. asam folat dan vitamin B12.5-2. spagetti. Sumber kalsium yang paling baik adalah susu dan hasil olahannya. C dan E untuk pembentukan dan penggantian sel.

Penyebab Langsung . Porsi makan anak juga berbeda dengan orang dewasa. batasi penggunaannya. maka 20%-nya = 160 : 40 = 40 gram. Sedikitnya balita butuh 350 ml/12 oz per hari.5/2 = 12/16 : 4 = 3/4 gram. dan sisanya karbohidrat. 2000) Kebutuhan gizi pada balita : Beda orang dewasa dengan balita *Gula & Garam Jika anak sudah berusia di atas 1 tahun. *Protein 1. *Lemak 20 persen dari total kalori. Konsumsi garam untuk balita tidak lebih dari 1/6 jumlah maksimum orang dewasa sehari atau kurang dari 1 gram. 2008) Status gizi adalah keadaan kesehatan tubuh seseorang yang diakibatkan oleh konsumsi. 2004). *Susu Pertumbuhan Susu sebagai salah satu sumber kalsium. *Asupan makanan sehari untuk anak harus mengandung 10-15% kalori.Kebutuhan Gizi Bayi *Kalori 100-120 per kilogram berat badan. Anak membutuhkan makanan sumber energi yang lengkap gizi dalam jumlah lebih kecil namun sering. protein.5-2 gram per kilogram berat badan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Status Gizi 1. Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkal. mineral dan serat wajib dikonsumsi anak setiap hari. lemak serta vitamin. dkk (2001) menyatakan bahwa status gizi yaitu ekspresi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu atau perwujudan dari nutriture dalam bentuk variabel tertentu. Lemak tersebut dapat diperoleh antara lain dari minyak dan margarin. penyerapan dan penggunaan zat gizi makanan. Status ini merupakan tanda-tanda atau penampilan seseorang akibat keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran zat gizi yang berasal dari pangan yang dikonsumsi (Sunarti. Bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya: 8 x 100 /120 = 800/960 kkal. Menurut Supariasa. *Karbohidrat 50-60 persen dari total kebutuhan kalori sehari. Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkal. (Soekirman. juga penting dikonsumsi balita. Setiap kg berat badan anak memerlukan asupan energi sebanyak 100 kkal. (Moersintowati. Bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya 8 x 1. 20-35% lemak. *Kebutuhan Energi & Nutrisi Bahan makanan sumber energi seperti karbohidrat. *Asupan lemak juga perlu ditingkatkan karena struktur utama pembentuk otak adalah lemak. maka 50%-nya = 400 : 4 = 100 gram.

Kelebihan indeks BB/U yaitu : *Dapat lebih mudah dan lebih cepat dimengerti oleh masyarakat umum. Penyebab tidak Langsung Ada 3 penyebab tidak langsung yang menyebabkan gizi kurang yaitu : *Ketahanan pangan keluarga yang kurang memadai. mendefenisikan antropometri adalah ukuran tubuh. karena massa tubuh sangat sensitif terhadap perubahan yang mendadak misalnya karena penyakit infeksi. Oleh karena sifat berat badan yang stabil maka indeks BB/U lebih menggambarkan status gizi seseorang pada saat kini (current nutritional status).Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang. menurunnya nafsu makan atau menurunya makanan yang dikonsumsi maka berat badan merupakan ukuran antropometri yang sangat labil. Ukuran linier sifatnya spesifik. lingkar lengan atas. perhatian. dapat menggambarkan riwayat masa lalu. dan dukungan terhadap anak agar dapat tumbuh kembang dengan baik baik fisik. Setiap keluarga diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota keluarganya dalam jumlah yang cukup baik jumlah maupun mutu gizinya. Penilaian Status Gizi Anak Sekolah Dasar 1. *Pelayanan kesehatan dan lingkungan kurang memadai. . Ukuran massa jaringan ini sifanya sensitif. *Sensitif untuk melihat perubahan status gizi jangka pendek. 2006). Penggunaan indeks BB/U sebagai indikator status gizi memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu mendapat perhatian. a. Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) (Depkes RI. Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U). lingkar kepala dan lingkar dada. Penilaian Status Gizi Secara Antropometri Supariasa. pada akhirnya dapat menderita gizi kurang. *Pola pengasuhan anak kurang memadai. Setiap keluarga dan mayarakat diharapkan dapat menyediakan waktu. Jika dilihat dari tujuannya antropometri dapat dibagi menjadi dua yaitu : *Untuk ukuran massa jaringan : Pengukuran berat badan. mental dan sosial. *Dapat mendeteksi kegemukan (Over weight). Sistem pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat menjamin penyediaan air bersih dan sarana pelayanan kesehatan dasar yang terjangkau oleh setiap keluarga yang membutuhkan. perubahan relatif lambat. Berdasarkan sifat-sifat ini. *Untuk ukuran linier : pengukuran tinggi badan. tetapi juga penyakit. *Memerlukan data umur yang akurat. 2. Anak yang mendapat cukup makanan tetapi sering menderita sakit. dkk (2002). Timbulnya gizi kurang tidak hanya dikarenakan asupan makanan yang kurang. cepat berubah. Indeks Berat Badan Menurut Umur (BB/U) Berat badan merupakan salah satu ukuran antropometri yang memberikan gambaran tentang massa tubuh (otot dan lemak). ukuranya tetap atau naik. Parameter dan indeks antropometri yang umum digunakan untuk menilai status gizi anak adalah indikator Berat Badan Menurut Umur (BB/U). maka indeks berat badan menurut umur (BB/U) digunakan sebagai salah satu indikator status gizi. tebal lemak dibawah kulit. mudah turun naik dan menggambarkan keadaan sekarang. Kelemahan dari indek BB/U adalah : *Dapat mengakibatkan interpretasi status gizi yang keliru bila terdapat udema.

Pendek : ≥ -3 SD s/d < -2 SD c. Pada tahun 2009. Indeks Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U) Tinggi badan merupakan ukuran antropometri yang menggambarkan pertumbuhan skeletal. Indeks BB/U a. Sangat gemuk : > 3 SD b.*Sering terjadi kesalahan pengukuran misalnya pengaruh pakaian. Standar Antropometri WHO 2007 diperkenalkan oleh WHO sebagai standar antopometri untuk anak dan remaja di dunia. Sangat kurus : < -3 SD AKG Remaja Uraian 13. 2002). Komposisi tubuh mencakup komponen lemak tubuh (fat mass) dan bukan lemak tubuh (non-fat mass) (Riyadi. b. Pengukuran status gizi anak sekolah dapat dilakukan dengan indeks antropometri dan menggunakan Indeks Massa Tubuh Menurut Umur (IMT/U) anak sekolah. Normal : ≥ -2 SD s/d ≤ 2 SD d. Pengaruh defisiensi zat gizi terhadap tinggi badan baru akan tampak pada saat yang cukup lama. khususnya untuk keperluan klasifikasi diperlukan ukuran baku (reference). Normal : ≥ -2 SD s/d ≤ 2 SD b.45 th 2500 2800 . Normal : ≥ -2 SD s/d ≤ 2 SD b. Gemuk : > 2 SD s/d ≤ 3 SD c. Rumus IMT : IMT = BB (kg) : (TB (m) x TB (m)) Klasifikasi Status Gizi Berdasarkan Antropometri Dalam penelitian status gizi. sering dialami kesulitan dalam pengukuran terutama bila anak mengalami keadaan takut dan tegang (Jahari. Kurang : ≥ -3 SD s/d < -2 SD c. c. Indeks Massa Tubuh Menurut (IMT/U) Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menetapkan pelaksanaan perbaikan gizi adalah dengan menentukan atau melihat.19 th 20 .45 th 2000 2200 13 . *Dari segi operasional. Kelemahan penggunaan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) yaitu : *Tidak dapat memberi gambaran keadaan pertumbuhan secara jelas. atau gerakan anak pada saat penimbangan.15 th 2400 Laki – laki 16 . Sangat Kurang : < -3 SD Indeks TB/U a. Sangat pendek : < -3 SD Indeks IMT/U a. Kurus : ≥ -3 SD s/d < -2 SD e.15 th Energi (kcal) 2100 Perempuan 16 – 19 th 20 . *Secara operasional sering mengalami hambatan karena masalah sosial budaya setempat. Dalam hal ini masih ada orang tua yang tidak mau menimbangkan anaknya karena seperti barang dagangan (Supariasa. 2004). 2002).

0 60 150 64 700 17 600 10 1.0 60 150 48 600 26 500 8 1.Protein (g) Kalsium (mg) Besi (mg) Vit.0 60 130 51 600 25 500 8 1. A (RE) Vit.2 60 170 .0 60 165 55 500 13 700 10 1.0 60 125 66 600 23 700 10 1. E (mg) Vit B1 (mg) Vit C (mg) Folat (mg) 62 700 19 500 8 1.

LI 3. Menyusui anak sampai dua tahun ini akan menumbuhkan pengaruh positif terhadap sang anak baik secara fisik maupun secara jiwani. yaitu orang tua. Kami akan memberikan rizqi kepadamu dan kepada mereka. Al-An’am: 151) Dari ayat tersebut sangat jelas bahwa orang tua mempunyai kewajiban agar anak tetap bisa hidup betapapun susahnya kondisi ekonomi orang tua.’ ( QS. maka perbaguslah nama kalian. yakni: pertama. Menyusui Wajib atas seorang ibu menyusui anaknya yang masih kecil. 3. anak adalah amanah Allah dan tidak bisa dianggap sebagai harta benda yang bisa diperlakukan sekehendak hati oleh orang tua. diharapkan anak kita berperilaku baik sesuai dengan namanya. “Sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kamu sekalian. Ayat itu juga memberi jaminan kepada kita bahwa Allah saw pasti akan memberikan rizqi baik kepada orang tua maupun sang anak. kecuali ada alasan yang dapat diterima oleh hukum Islam. pada hari ketujuhnya. 1. Nabi saw bersabda. Anak mempunyai hak untuk hidup. “menyembelih kambing untuk (bayi) yang baru lahir. mendidiknya dengan al-Qur’an dan ketiga. Bayi yang memperoleh ASI akan mempunyai daya kekebalan tubuh yang lebih baik. Seorang ibu diwajibkan untuk menyusui anaknya sampai 2 tahun penuh. mengawinkan ketika menginjak dewasa. . dicukur dan diberi nama anak itu. Kedua. Dengan memberi nama yang baik.” Berkenaan dengan nama-nama yang bagus untuk anak. 2. Sebagai amanah anak harus dijaga sebaik mungkin oleh yang memegangnya. 1. Allah berfirman: ‘Janganlah kamu membunuh anak anakmu karena takut miskin. Memahami dan Menjelaskan Kewajiban Orang Tua Mengurus Anak dalam Pandangan Islam Menurut ajaran Islam. “Sesungguhnya kewajiban orang tua dalam memenuhi hak anak itu ada tiga.Abu Dawud) Islam mengajarkan bahwa nama bagi seorang anak adalah sebuah doa. Rasulullah saw bersabda. asalkan berusaha. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan”. Hasaan ‘aqiqah adalah. Anak adalah manusia yang memiliki nilai kemanusiaan yang tidak bisa dihilangkan dengan alasan apa pun. Memberi Nama yang Baik Dari Abu Hurairah ra.” (HR. sebagaimana firman Allah (QS AI Baqarah: 233) ‫لفواعللوافللدارت ريعرفضععلن ألعفولللدرهنن لحعولعيفن لكلافملعيفن فللمعن أللرالد لأ ن ريفتنم النرلضلالعلة لفولعلل ى اعللمعورلبوفد للبره فرعزرقرهبنن لفوفكعسبلورترهنن فببلاعللمععررفوفف لل‬ ‫ض ممعنرهلمببلا‬ ‫رتلكلنرف لنعف س‬ ‫س فإلن رفوعسلعلهلا لل رتلضرآنر لفوافللدرة فبلوللفدلهلا لفولل لمعورلورردلنره فبلوللفدفه لفولعلل ى اعللوافرفث فمعثرل لذفللك لففإع ن أللرالدا فلصلالل لعن لتلرا ض‬ ‫ل رجلنببلالح لعلعيركببعم فإلذا لسببنلعمرتم نمبرآلءالتعيرتم فبببلاعللمععررفوفف لفوانترقببوا الببل‬ ‫ل‬ ‫ل‬ ‫ل‬ ‫ل‬ ‫ل رجلنلالح لعلعيفهلملا لفوفإع ن ألرعدرتعم أ ن لتعسلتعرفضرعوا أعفولللدركببعم ف ل‬ ‫لفولتلشلارفوضر لف ل‬ ‫لفواععلرموا ألن ن ا ل‬ {233} ‫ل فبلملا لتععلمرلول ن لبفصي ررر‬ Artinya: “Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama 2 tahun penuh. memberi nama yang baik ketika lahir. Mengaqiqahkan Anak Menurut keterangan A.

tidak memberinya rizqi kecuali rizqi yang baik. ‘Kewajiban orang tua terhadap anaknya adalah mengajarinya tulis baca.’ ( HR Abu Daud) 4. Mengenai kekhassan kaum wanita.a. sebagaimana sabda Rasulullah maka sesuatu yang sedikit saja akan berpengaruh padanya. bersabda. ‘Suruhlah anak anakmu sholat bila berumur tujuh tahun dan gunakan pukulan jika mereka sudah berumur sepuluh tahun dan pisahlah tempat tidur mereka (putra putri’). kemuliaan dan kejayaan. Mendidik anak pun tidak terbatas dalam satu perkara saja tanpa perkara lainnya. seperti mencucikan pakaiannya atau membersihkan badannya saja. Dan wanita muslimah adalah orang yang bersegera menanamkan agama yang mudah ini.w. yaitu akhlak Muhammad dan para sahabatnya yang mulia. dan warisan pun berkewajiban demikian.a. Apabila anda biarkan begitu saja. Dia senantiasa mendidik anak-anaknya dengan akhlak yang baik. 2. Mendidik anak untuk sholat Rasulullah s.’ (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Imam yang empat dan dishahihkan oleh At Tirmidzy. Mendidik anak bukanlah (sekedar) kemurahan hati seorang ibu kepada anak-anaknya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya. mengajarinya berenang dan memanah. bersabda. akan tetapi merupakan kewajiban dan fitrah yang diberikan Allah kepada seorang ibu. kewajiban mendidik anak untuk mengerjakan sholat dimulai setelah anak berumur tujuh tahun.w. antara lain Rasulullah s. hikmah. Maksudnya. ‘Tiap-tiap seorang anak tergadai dengan ‘aqiqahnya.a. Mendidik anak tentang agama ‘Barang siapa mempunyai dua anak perempuan dan dia asuh dengan baik maka mereka akan menyebabkannya masuk surga.’ HR Al Hakim. hadits dari Samurah ). ( HR Al Bukhary ).a.w. Mendidik anak Mendidik anak dengan baik merupakan salah satu sifat seorang ibu muslimah. Memberi rizqi yang ‘thayyib’ Rasulullah s. 3. dia akan tetap bengkok. 6.w. ‘Wanita itu bagaikan tulang rusuk. bersabda. ilmu. Bila telah berusia sepuluh tahun anak belum juga mau mengerjakan . bersabda. dia akan patah’.a. Seorang anak terlahir di atas fitrah. 5. Memberi makan dan keperluan lainnya Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Disembelih (‘aqiqah) itu buat dia pada hari yang ketujuhnya dan di cukur serta diberi nama dia. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. mengingat anak merupakan generasi penerus yang akan menggantikan kita yang diharapkan menjadi generasi tangguh yang akan memenuhi bumi ini dengan kekuatan. serta menanamkan kecintaan tehadap agama ini kepada anak-anaknya. Namun apabila anda luruskan sekaligus.Rasulullah s. Bahkan mendidik anak itu mencakup perkara yang luas.w. bersabda. ‘Cukup berdosa orang yang menyia-nyiakan (tanggung jawab) memberi makan keluarganya. Rasulullah s.

w. menjawab. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zaman yang berbeda dengan zamanmu’. Dan tak akan masuk sorga kecuali orang yang memelihara kebersihan. ilmu tentang Sunnah Nabi. ‘Ilmu itu ada tiga macam. Memberikan pengajaran ketrampilan Rasulullah s. Nabi s. Memberikan kepada anak tempat yang baik dalam hati orang tua Hilangkanlah rasa benci pada anak apa pun yang mereka lakukan. ‘Mengapa tidak kau ajarkan padanya (anak itu) menenun sebagaimana dia telah diajarkan tulis baca?’ (HR An. 12. Mendidik anak tentang adab yang baik Islam mengutamakan pendidikan mental. yang mendidik. Memberi kasih sayang Kecintaan orang tua kepada anak tidak cukup dengan hanya memberinya materi baik berupa pakaian. Dalam sabdanya yang lain beliau mengatakan. 15. Selainnya adalah sekedar tambahan. bersabda. ‘Ya Rasulullah.’ Kau memberinya nama yang baik. agar menjadi anak yang sholeh. Tapi yang lebih dari pada itu adalah adanya perhatian dan rasa kasih sayang yang tulus dari kedua orang tua.w. bukan pukulan yang membekas atau menyakitkan. Sesungguhnya Allah SAW menegakkan Islam diatas prinsip kebersihan. hadapi segalanya dengan penuh kearifan.a.a. tidak memberinya rizqi kecuali rizqi yang baik. Adapun yang tiga macam itu ialah. doakan dia selalu. belailah dengan penuh kasih sayang nasehati dengan santun.w. makanan atau mainan dan sebagainya. 13. apakah hak anakku ini? Nabi s. mengajarinya berenang dan memanah.w. 16.a.a. dan ilmu tentang pembagian warits. boleh dipukul dengan pukulan ringan. Memberi pengajaran dengan pelajaran yang baik Berkata shahabat ‘Aly r. memberi adab yang baik dan memberinya kedudukan yang baik (dalam hatimu). tempatkan dia dengan ikhlas pada hati.’ ( HR At Thabarany ). Memberikan pendidikan dan pengajaran baca tulis Rasulullah s. kata Rasulullah seraya menunjukkan kearah dadanya.a.w.a. ‘Taqwa itu ada disini’.w. Memberi pengajaran Al Quraan Rasulullah s.’Sebaik baik kalian adalah barang siapa yang belajar Al Qur aan dan mengajarkannya’. Artinya hati manusia adalah sumber yang menentukan baik buruknya perilaku seseorang.Nasai).w. santunilah dengan lemah lembut. Ilmu tentang ayat ayat ( Al Quraan) yang muhkamat.. Memberikan perawatan dan pendidikan kesehatan Rasulullah s. 14. sabarlah menghadapi perilakunya yang tidak baik. ( HR Ibnu Majah ). jangan mudah membentak apalagi memukul tanpa alasan. Seorang datang kepada Nabi s. bersabda. bersabda.a. ‘Sebaik baik makanan adalah hasil usaha tangannya sendiri’. dan bertanya. ‘Jagalah kebersihan dengan segala usaha yang mampu kamu lakukan. bersabda.a. 11. ‘Kewajiban orang tua terhadap anaknya adalah mengajarinya tulis baca.’ HR Al Hakim. bersabda.sholat. ( HR At Tuusy ) 17. . ‘Ajarilah anak anakmu. 10.

tidak mengapa orang tua berusaha mencari tahu tentang keadaan anaknya. Bila muncul rasa khawatir tidak mendapat rezeki dan menanggung beban berat kelurga. Namun bila dia cenderung pada selain mereka. maka nikahkanlah. Allah berjanji akan menutupinya seiring dengan usaha dan kerja keras yang dilakukannya. Hendaknya orang tua menjelaskan kepada anak tentang manfaat di dunia dan di akhirat apabila duduk dan bergaul dengan orang-orang sholeh. bersabda. menanyakan tentang teman-temannya. Jika mereka itu orang-orang yang tidak mampu. bab Hukmus Salaf ‘alal Mar`i bi Qarinihi wa Mamsyahu). “Kawinkanlah anak-anak kamu (yang belum kawin) dan orangorang yang sudah waktunya kawin dari hamba-hambamu yang laki-laki ataupun yang perempuan. Mengarahkan anak Orang tua wajib mengarahkan anak-anak. karena sesungguhnya Allah k tidak menyukai kerusakan. Jangan biarkan mereka terus tersesat dalam belantara kemaksiatan. dan bahaya duduk dengan orang-orang yang suka melakukan kejelekan ataupun teman yang jelek.” (QS. serta menghiasi perbuatan jelek dan dosa di hadapan teman-temannya. . An-Nur:32) 19. teman duduk maupun teman dekat yang baik. ‘Bukanlah dari golongan kami yang tidak menyayangi yang lebih muda dan (bukan dari golongan kami) orang yang tidak menghormati yang lebih tua. Doakan dan dorong mereka untuk hidup berkeluarga.w. hampir-hampir bisa dikata dia akan selamat. sebagaimana firman-Nya. hampir-hampir dia rusak binasa. Bila suatu ketika orang tua mendapati anaknya berbuat kejelekan dan kerusakan.Rasulullah s. Hendaknya orang tua mengingat sebuah ucapan yang dituturkan oleh ‘Amr bin Qais AlMala`I: “Sesungguhnya pemuda itu sedang tumbuh. maka Allah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari anugerah-Nya. 18. Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mencari tahu setiap keadaan anak. Maka apabila dia lebih mengutamakan untuk duduk bersama orang-orang yang berilmu. tak perlu menunggu memasuki usia senja. Inilah kiranya sebuah kewajiban yang tak boleh dilupakan oleh setiap orang tua. serta menekankan mereka untuk memilih kawan.” (Dinukil dari Lammud Durril Mantsur minal Qaulil Ma`tsur. Betapa banyak terjadi seorang anak yang jelek mengajak temantemannya untuk berbuat kemungkaran dan kerusakan.’(HR At Tirmidzi).a. Walaupun dengan hal itu mereka terpaksa melakukan salah satu bentuk perbuatan tajassus (mata-mata). Menikahkannya Bila anak telah memasuki usia siap nikah. Ini tentu saja dengan tujuan mencegah kejelekan dan kerusakan yang terjadi.

Nelson. Phyllis A. (2009). Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. Pedoman Pemeriksaan Kemampuan Fungsional Penyandang Cacat untuk Sekolah dan Melamar Kerja.B. Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak dan Remaja edisi 1. Departemen Kesehatan RI. Sagung Seto. (2000). (2015) Pediatric Intellectual Disability. Jakarta. Mental Retardation in Psichological Handbook: A guidline for pediatric health care provider. (2007). Balch CNC. Kliegman. (2008). Medscape [diakses pada 3 September 2015] http://emedicine. 2005. et al. (1995).medscape. (2008). Exterpa Medica Co. Narendra. Pedoman Pelaksanaan Manajemen Sekolah Khusus Tunanigra (SLB-C). (2000) New York. Ilmu Gizi dan Aplikasinya. E. Toback C. Ed. Jakarta. Soetjiningsih. Perkembangan Anak. Hurlock. Jakarta. Gramedia. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Singapore. Moersintowati. Fiqih Bayi. Jakarta. Avery. 1st. a member of PENGUIN GROUP (USA). Jakarta. Jakarta.DAFTAR PUSTAKA C Simon. Pedoman penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa edisi ke 5 (PPDGJ-V). Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta. EGC. Karisma. Soekirman. EGC. Synopsis Psikiatri jilid 2. Ilmu Kesehatan Anak jilid 1 Edisi 15. Jakarta. (2000). Tumbuh Kembang Anak. Arvin (1999).com/article/289117-overview#showall Harold Kaplan & Benyamin Sadock. Behrman. . (2008). Prescription for Nutritional Healing. Fikr Rabbani Group. p 100-109. Jilid 1. INC. B. Jakarta.