Anda di halaman 1dari 1

PROSEDUR MEMBUKA GIPS

7 Januari 2009 oleh Ramadhan
A. Pengertian

Patah tulang yang dipasang gips akan pulih kembali setelah 1-6 bulan tergantung kondisi
patah tulang dan kecepatan penyembuhan. Pada keadaan ini gips harus dibuka.
B. Tujuan

Prosedur ini bertujuan untuk membuka gips tanpa menimbulkan trauma baru
C. Peralatan




Pisau gips (alat listrik dengan gergaji tajam yang memutar dan berhubungan dengan
kolektor hampa)
Pembuka gips
Pisau bedah
Gunting dan plester / balutan

D. Prosedur

1. Mencuci tangan
2. Menjelaskan pada klien dimana dan bagaimana pisau gips digunakan dan apa yang
akan dirasakan. Siapkan pisau gips dan perlihatkan agar klien dapat mendengarkan
bunyi suara mesin penggeraknya. Berikan penjelasan mengapa gips tak digunakan
lagi. Tekan dengan pen disekitar daerah yang akan dibuka.
3. Membuat garis, sebaiknya di depan samping maleoli pada gips ekstremitas bawah.
Pada ekstremitas atas biasanya digunakan bidai sepanjang jari-jari atau permukaan
yang lurus. Informasikan pada klien untuk melihat dari bagian samping
4. Menghidupkan pemotong listrik sesuai gambar/garis yang telah dibuat
5. Mengistirahatkan tungkai yang bergips
6. Menyiapkan pisau listrik tersebut . tekan bilah tajam dengan hati – hati dan mantap
pada gips agar pisau memotong gips . Dengan pisau gips iris secara perlahan , gips
akan terbuka bila pengirisan telah lengkap. Naikkan bilah pemotong sedemikian rupa
dan periksalah bilah tersebut di atas / bawah sesuai jarak penglihatan. Gips dipotong
berurutan dengan tekanan memutar dan pergerakan sejajar sepanjang garis yang akan
dipotong. Pertahankan garis bilah pemotong sepanjang ekstremitas dengan arah lurus
( satu arah )
7. Memotong gips pada kedua sisi. Bila terasa keras pada bagian depan, maka putar ke
bagian belakang. Tempatkan bilah pada pembuka gips pada saat yang tepat untuk
memotong. Pisahkan pada dua sisi berpasangan dengan membuka pada beberapa
bagian sisi sepanjang bidai gips. Tarik gips dengan tangan. Potong cepat bahan gips
dan balutan gulungan dengan gunting, jaga gunting tetap terbuka sejajar dengan kulit.
Tarik ekstremitas secara hati-hati ke belakang. Pegang agar tetap dapat dipertahankan
sesuai posisi seperti pada saat digips .
8. Membersihkan kulit dengan baik memakai sabun yang lunak dan air. Keringkan
dengan lap dan berikan krem kulit .
9. Menjelaskan perlunya perawatan tindak lanjut dan latihan atau kunjugan pada ahli
fisioterapi .
10. Mendokumentasikan prosedur dan respons klien dalam catatan klien.