Anda di halaman 1dari 10

BUDGETING

Kelompok 8 :
Agus Santoso ( 20140110374 )
Alfredo Lumintu ( 20140110542 )
Samuel ( 20140110379 )

Anggaran • Definisi Anggaran suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu di masa yang akan datang. .

PERAN ANGGARAN rpadu Perencanaan Te n Perusa a a n a s k la e P n a Pedom inasian Alat Pengkoord n Kerja Alat Pengawasa rusahaan Alat Evaluasi Pe haan .

anggaran hanya dapat diubah dalam kondisi-kondisi tertentu 7. Anggaran mengestimasikan potensi laba dari unit bisnis tersebut 2. Secara berkala. Anggaran dinyatakan dalam ukuran moneter dan didukung oleh ukuran-ukuran nonmoneter (seperti : unit yang terjual) 3. Setelah disetujui. dimana manajer setuju untuk menerima tanggung jawab atas pencapaian tujuan-tujuan anggaran 5. mungkin ada dua anggaran per tahun 4. Dalam bisnis-bisnis yang sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor musiman. Anggaran merupakan komitmen manajemen. kinerja keuangan aktual dibandingkan dengan anggaran dan varians dianalisis serta dijelaskan . Usulan anggaran dikaji ulang dan disahkan oleh manajer dengan wewenang yang lebih tinggi dari pengusul anggaran 6.Karakteristik Anggaran 1. Anggaran biasanya mencakup periode satu tahun.

Variabel anggaran Anggaran yang berisi tentang tingkat perubahan biaya khususnya biaya yang termasuk kelompok biaya semi variabel. yang berhubungan dengan adanya perbuhan produktivitas perusahaan .ISI ANGGARAN Forecasting anggaran Anggaran yang berisi taksiran (forecast) tentang kegiatan dalam periode tertentu dan taksiran tentang keadaan keuangan perusahaan pada suatu saat tertenu di periode yang akan datang.

semua analisis perlu dilampirkan dalam anggaran yang disusun Laporan anggaran Laporan tentang reaslisasi pelaksanaan anggarn yang dilengkapi dengan barbagai analisis perbandingan antara anggaran dan realisasinya. sehingga dapat diketahui apabila ada penyimpangan .Isi Anggaran Analisis statistik dan matematika Analisis yang dipergunakan untuk membuat taksiran serta untuk mengadakan penilaian (evaluasi) dalam rangka mengadakan pengawasan kerja.

Proses Penyusunan Anggaran Dari Atas ke Bawah ( Top-Down ) proses penyusunan anggaran tanpa penentuan tujuan sebelumnya dan tidak berlandaskan teori yang jelas. Metode kemampuan (The affordable method) adalah metode dimana perusahaan menggunakan sejumlah uang yang ada untuk kegiatan operasional dan produksi tanpa Metode pembagian semena-mena (Arbitrary mepertimbangkan efekmerupakan pengeluaranproses tersebut.  Metode pembagian semena-mena (Arbitrary allocationmau method) akan keadaan pesaingnya. keuntungan yang merupakan pengembalian  Metode persentase penjualan sales) diharapkan(Percentage oleh perusahaanof terkait dengan sejumlah uang yang telah dikeluarkan untuk iklan dan aktivitas  Melihat pesaing (Competitive parity) promosi lainnya  Pengembalian investasi (Return of investment) .  Metode kemampuan (The affordable method) Melihat pesaing (Competitive parity) karena iklan dan promosi yang dilakukan dengan persentase sebenarnya tidak ada perusahaan yang tidak tahu Pengembalian investasi (Return of investment) peningkatanpenjualan di lapangan. allocation method) pendistribusian Metode persentase penjualan (Percentage Terdapat 5 Metode Penyusunan Top-Down anggaran yang tidak lebih baik dari metodeof sales) menggambarkan efek yang terjadi antara kegiatan sebelumnya. Proses penyusunan anggaran dari atas ke bawah ini secara garis besar berupa pemberian sejumlah uang dari pihak atasan kepada para karyawannya agar menggunakan uang yang diberikan tersebut untuk menjalankan sebuah program.

Proses Penyusunan Anggaran  Dari Bawah Ke Atas ( Bottom-Up ) proses penyusunan anggaran berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dan anggaran ditentukan belakangan setelah tujuan selesai disusun. komputer dengan teknik analisis regresi berganda (multiple regression Metode pengembalian berkala (Payout planning) analysis).  Metode perhitungan kuantitatif (Quantitative models) . Proses penyusunan anggaran dari bawah ke atas merupakan komunikasi strategis antara tujuan dengan anggaran Metode tujuan dan tugas (Objective and task method) dengan menegaskan pada penentuan tujuan dan anggaranplanning) yang disusun Metode pengembalian berkala (Payout beriringan Terdapatsecara 3 Metode Penyusunan Bottom-Up menggunakan prinsip investasi dimana   Metode perhitungan kuantitatif (Quantitative models) menggunakan sistem pengembalian modal diterima setelah waktu perhitungan statistik data yang dimasukkan dalam Metode tujuan dandengan tugasmengolah (Objective and task method) tertentu.

Aspek Perilaku dalam penyusunan anggaran  Partisipasi dalam proses penganggaran  Tingkat kesulitan dari target anggaran  Keterlibatan manajemen Senior  Departmen Anggaran .