Anda di halaman 1dari 2

A.

Strategi adaptasi tumbuhan lumut


a. Adaptasi morfologi
dengan memiliki bentuk daun lebar dan relatif tipis untuk memperbesar atau
memperbanyak penguapan.
Permukaan daun mempunyai stomata, sehingga mempercepat proses penguapan.
Mempunyai lapisan berdinding tebal.
tumbuhnya diselubungi oleh kutikula lilin yang menolong tubuhnya menyimpan
air.
Lumut tidak pernah berukuran tinggi dan besar, kebanyakan hanya 1-2 cm, dan
seringkali besarnya kurang dari 20cm.
b. Adaptasi fisiologi
gamet-gametnya berkembang dalam metangia, sebagai akibatnya zigot hasil
vertilisasinya berkembang didalam jaket pelindung.
Oleh karena lumut belum memiliki jaringan pengangkut, maka air masuk ke
tubuh lumut secara imbibisi.
Setelah air masuk ke tubuh lumut, kemudian didistribusikan ke bagian-bagian
tumbuhan secara Osmose dengan gaya kapilaritas maupun aliran sitoplasma.
Sistem pengangkutan air seperti itu menyebabkan lumut hanya dapat hidup di
rawa dan tempat-tempat teduh.

c. Adaptasi reproduksi
Reproduksi lumut bergantian antara seksual dengan aseksualnya, reproduksi
aseksualnya dengan spora haploid yang dibentuk dalam sporofit, sedangkan
reproduksi seksualnya dengan membentuk gamet - gamet, baik gamet jantan maupun
gamet betina yang dibentuk dalam gametofit.
B. Kondisi geografis dan cara penyebaran
lumut tumbuh di tempat yang memiliki kelembaban yang tinggi. Selain itu
tumbuhan lumut bnayak dijumpai dihutan yang lembab, diatas tanah atau diatas batu.
Tumbuhan lumut juga hidup diatas kayu-kayu yang lapuk atau menempel pada kulit
pohon sebagai efifit. Di daerah pegunungan ditemui suatu wilayah yang banyak
didominasi, oleh lumut sehingga disebut hutan lumut. Hutan hujan tropis merupakan
salah satu ekosistem yang kaya akan berbagai jenis lumut. Barbagai jenis lumut juga
ditemukan di daerah dengan iklim yang ekstrim. Ada lumut yang hidup di daerah kering

atau gurun, di dalam lumpur atau aliran sungai. Lumut juga dapat dijumpai di daerah
kutub utara (Artik) dan di daerah kutub selatan (Antartika).
penyebaranya tumbuhan lumut yaitu dengan menggunakan spora ketika spora
mencapai habitat yang cocok maka spora akan berkecambah dan masing-masing akhirnya
akan menghasilkan tanaman lumut baru.