Anda di halaman 1dari 16

ESTIMASI

Pendugaan/ Perkiraan
Indah Purnama Sari,
MKM

Estimasi
Estimasi adalah suatu metode, dimana
kita dapat menduga nilai/karakteristik
(parameter) populasi dari hasil nilai
(statistics) sampel
Dua macam estimasi:
Estimasi titik (Point Estimate)
Estimasi selang (Interval Estimate)

Estimasi Titik
Nilai populasi (parameter) ditentukan
hanya oleh satu nilai.
Nilai yang dipakai untuk menduga
disebut estimator
Ciri estimator yang baik adalah:
Tidak bias
Efisien dan
Konsisten

Estimasi Titik
Mean populasi: , dapat diduga dari
bermacam-macam nilai yang ada didalam
sampel seperti, x1, x2.xn, Mo, Md dan x
(mean)
Nilai mean ( x ) : estimator yang terbaik.
Jadi x

Estimasi Titik
Dari survey cepat, 210 ibu hamil di Bekasi
didapat rata-rata kadar Hb 9,5 gr%
Disimpulkan bahwa kadar Hb bumil di
Bekasi adalah 9,5 gr%
Kelemahan pendugaan titik ini adalah:
Sering meleset/salah
Tidak diketahui derajat kebenaran dari
pendugaan . untuk ini dipakai
Estimasi Selang

Estimasi Selang (Interval


Estimate)
Konsep estimasi selang, semua sampel
yang diambil dari populasi akan
berdistribusi normal (CLT) dengan
simpangan baku SE
Interval pendugaan adalah jarak luas
kurva normal, dan disebut sebagai
derajat kepercayaan Confidence
Interval atau disingkat CI.

Interval Estimate
CI ini ditentukan oleh peneliti, apakah
90%, 95%, atau 99%, tergantung
substansi penelitiannya. Dalam
kesehatan biasa dipakai 95%.
1- CI disebut jadi kalau CI 95%
(0,95) maka =100%-95%= 5% (0,05).
Dari sini didapat nilai Z pada kurva
normal Z1/2 .atau Z1-

Convidence Interval
Kurva

1/2

1/2

95% (CI)

Rumus umum
X- Z 1/2SE Parameter X+ Z 1/2 SE
atau

x z1/ 2 SE

Contoh
Pada penelitian di Bekasi, 144 bumil
didapat kadar Hb x = 9,5 gr%.
Perkirakan, berapa nilai Hb populasinya
kalau diketahui = 2 gr%, CI 95%
Penyelesaian:
= x z1/2 /n
= 9,5 1,96 x 2/144
= 9,5 0,3
= {9.2 sampai 9.8} gr% CI 95%
Apa artinya ?

Contoh:
Penelitian terhadap 25 orang penderita penyakit
jantung kronis (PJK) terhadap kadar kolesterol
mereka. Dari sampel tersebut didapatkan rata-rata
210 gr/dl dengan simpangan baku pada sampel (s)
50 gr/dl. Berapakah kadar kolesterol pada
penderita PJK pada 95% CI?
Penyelesaian:
Dalam kasus ini varian populasi tidak diketahui
dengan demikian tidak dapat dipakai distribusi Z
dan harus dipakai distribusi t (Student)

Penyelesaian

x t1/ 2
df

s
n

50

210 2.064 x
210 20.64
25
= 210 20,64
= {189.36 ; 231.64} gr/dlCI 95%

Data kategorik
Untuk data kategorik pendekatannya
selalu ke kurva normal.
Dalam analisis univariabel maka X= p
(proporsi)
Simpangan baku pq q = 1-p
Standar Error

SE

pq
n

Estimasi proporsi
Estimasi titik p
Estimasi selang :

p Z1/ 2 SE
p Z1/ 2

p.q
n

Contoh Kasus
Telah diambil secara random 50 orang mahasiswa
FKG X, dan didapatkan 10 orang perokok,
perkirakanlah berapa proporsi perokok di
populasinya? CI= 95%
p = 10/50= 0,20 (jumlah mahasiswa perokok /
jumlah seluruh mahasiswa yang dijadikan
sampel)
Penyelesaian
0,2 x0,8
0,2 1.96
0,2 0,11
50
=0,2 0,11={0,09 ; 0,31}CI 95%
Diyakini 95% bahwa perokok dipopulasi Mhs
FKG X 9% s/d 31%

TERIMA
KASIH