Anda di halaman 1dari 27

EMBRIOLOGI KEPALA DAN

LEHER
Dr. H. Defrin, SpOG(K)

Pembentukan kepala
Pembentukan kepala berasal dari
Mesoderm paraksial
Mesoderm lempeng lateral
Krista neuralis

Struktur tulang kepala dan wajah. Mesenkim struktur ini berasal


dari mesoderm paraksial (merah), mesodem lempeng lateral
(kuning) dan krista neuralis (biru)

Mesoderm paraksial, membentuk :


Sebagian besar komponen
membranosa dan kartilaginosa
neurokranium (tengkorak)
Seluruh otot volunter regio
kraniofasial
Dermis dan jaringan ikat regio dorsal
kepala
Meningen di sebelah kaudal
prosensefalon

Mesoderm lempeng lateral


membentuk :
Katilago laring (krikoidea dan
aritenoida)
Jaringan ikat regio sekitarnya

Krista neuralis,
membentuk :
Seluruh viserokranium (wajah)
Sebagian regio membranosa dan
kartilaginosa neurokranium
(tengkorak)
Jaringan lain di regio ini; kartilago,
tulang, dentin, tendon, dermis, pia
dan araknoid

Arkus Faring
Penampakan khas kepala dan leher
dimulai pada minggu keempat dengan
terdapatnya Arkus Faring
Merupakan struktur dasar dalam
pembentukan kepala dan leher
Terdapat 5 pasang arkus faring
Tiap arkus terdiri dari 3 lapis, yaitu lapisan
luar (ektoderm), lapisan tengah
(mesenkim) dan lapisan dalam (endoderm)

Arkus Faring

Arkus Faring (pharyngeal arch) terdiri dari


balok-balok
jaringan
mesenkim
yang
dipisahkan oleh Kantong Faring (pharyngeal
pouch) dan Celah Faring (pharyngeal cleft)

Setiap arkus memiliki tiap elemen ini


sendiri-sendiri:
Arteri
Saraf kranial
Elemen otot
Kartilago atau elemen tulang

Arteri pada arkus faring

Syaraf kranial pada arkus faring

Kartilago dan
tulang pada
arkus faring

Kantong faring membentuk


sejumlah kelenjar endokrin
dan sebagian telinga tengah

Kantong faring
membentuk :
Rongga telinga tengah dan tuba auditiva
(Kantong 1)
Stroma tonsila palatina (Kantong 2)
Kelenjar paratiroid inferior dan timus
(Kantong 3)
Kelenjar paratiroid superior dan korpus
ultimobrankiale (Kantong 4 dan 5)

Kantong faring membentuk.

Celah faring hanya


membentuk satu struktur,
yaitu meatus akustikus
eksternus

Lidah
Lidah mulai tampak pada embryo usia 4
minggu
Tampak dalam bentuk 2 penebalan
lidah lateral dan Tuberkulum impar
Ketiga penebalan ini berasal dari arkus
faring I

Pembentukan lidah

Kelenjar Tiroid
Berasal dari proliferasi epitel didasar
lidah
Dalam perkembangannya, bergerak
turun ke posisi di depan cincin trakea

Wajah
Tonjolan awal yang terdapat pada pembentukan wajah
adalah sepasang Prominensia maksilaris, sepasang
Prominensia madibularis dan suatu Prominensia
frontalis
Selanjutnya terbentuk Prominensia nasalis mediana
dan Prominensia nasalis lateralis

A. Embrio usia 5 minggu


B. Embrio usia 6 minggu
C. Mikrograf elektron usia 6 minggu

Bibir atas : Penyatuan 2 prominensia dengan 2


prominensia nasalis mediana
Segmen antar maksila : penggabunagn 2 prominensia
nasalis mediana di garis tengah. Terdiri atas : Filtrum,
komponen rahang atas, komponen palatum (Primer)
Hidung :
Prominensia frontalis yang membentuk jembatan
hidung
Prominensia nasalis mediana yang membentuk
lengkung dan ujung hidung
Prominensia nasalis lateralis yang membentuk cuping
hidung

HIDUNG
A. Embrio 7 minggu
B. Embrio 10 minggu
C. Elektron mikrogram, embrio
usia 7 minggu

Segmen antar maksila

A. Segmen antar maksila dan prosesus maksilaris


B. Segmen antarmaksila membentuk filtrum, bagian tengah os. Maksila
dan palatum primer

Sumbing
Wajah
Sumbing
wajah terjadi pada langit-langit dan/atau bibir
Merupakan akibat dari penyatuan parsial atau tidak
sempurna jaringan- jaringan pembentuk wajah.

Gigi
Gigi berkembang
dari interkasi
epitel-mesenkim
antara epitel mulut
dan mesenkim
yang berasal dari
krista neuralis
Email dibentuk
oleh amelobalst
Dentin dihasilkan
oleh odontoblast
Sementum
dibentuk oleh