Anda di halaman 1dari 1

Pembahasan

Dalam dunia klinik kesehatan terdapat pengetahuan m,engenai kebersihan dan upaya
pencegahan infeksi dalam penggunaan peralatan medis terutama untuk peralatan yang
digunakan oleh pasien denga penyakit kronis. Menurut Norwegian Infection Control tertuliskan
bahwa salah satu prosedur prncegahan infeksi dan kebrsihan adalah menjaga dan meneliti
peralatan medis ketika pembelian, pengendalian dan perawatan peralatan medis di tempat
pelayanan kesehatan. Upaya kebersihan dan kontrol infeksi sendiri merupakan salah satu hal
yang terpenting baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan sendiri.
Secara umum, infeksi yang disebabkan karena dekontaminasi peralatan medis yang tidak
adekuat di rumah sakit telah sering terjadi, contohnya di Negara Amerika angka kejadian
Pumonia meningkat 55% yang diperkirakan

akibat penggunaan alat bantu medis yaitu

ventilator dimana terjadi karena ketidakadekuatan dalam proses pembersihan dan disinfeksi.
Jurnal ini membahas mengenai cara gabungan dalam upaya pembersihan dan dekontaminasi
peralatan medis reusable menggunakan gas.

Bakteri penyebab infeksi sendiri memiliki

ketahanan yang berbeda dimana bakteri yang sering dilaporkan menjadi penyebab infeksi
akibat penggunaan alat medis reusable adalah Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus
aureus, selain itu bakteri patogen yang paling, virus dan jamur yang kuat dan dapat bertahan
hidup selama berbulan-bulan dan sampai tahun dalam kondisi kering atau basah, seperti
banyak jenis gram negatif batang, staphylococci, Aspergillus sp, hepatitis B dan C, norovirus.
Oleh karena itu hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan disinfeksi peralatan medis
diantarannya adalah resistensi bakteri terhadap disinfektan, waktu kelangsungan hidup mikroba
di lingkungan, udara dan di bagian internal dari peralatan medis juga penting dalam salah satu
penyebab terjadinya transmisi infeksi bakteri.
Hasil penelitian sebelumnya telah didapatkan bahwa 8 dari 10 peralatan medis di rumah
sakit telah terkontaminasi dengan bakteri atau jamur. Hal tersebut kemungkinan terjadi sebagai
akibat dari beban dari bahan biologis yang menumpuk, kurangnya tingkat kualitas udara dan
pembersihan di ruangan. Kebanyakan peralatan medis di ruangan mampu menarik udara dari
ruangan masuk ke bagian dalam mesin termasuk menarik debu dan kotoran dari lingkungan
serta secret yang masih basah autupun kering, landir atupun darah yang ada dalam pasien.
Oleh karena itu peralatan harus dibersihkan dan didekontaminasi terlebih dahulu sebelum
digunakan kembali oleh pasien lain.