Anda di halaman 1dari 29

Soal No.

1
Dalam waktu dua menit arus listrik sebesar 2 A mengalir sepanjang kawat
penghantar. Tentukan:
a) muatan yang berpindah
b) jumlah elektron
Pembahasan
Hubungan kuat arus listrik, muatan listrik dan waktu adalah:
I=Q/t
Q=Ixt
Dengan demikian :
a) Q = I x t
Q = 2 x 120
Q = 240 Coulomb
b) menentukan jumlah elektron dalam muatan
n = Q/Qe
dimana:
n = jumlah elektron
Qe = muatan satu elektron (1,6 x 1019 Coulomb)
Q = muatan yang akan dihitung jumlah elektronnya
sehingga:
n
n
n
n

=
=
=
=

/Qe
240 / (1,6 x 1019)
150 x 1019
1,5 x 1021 buah elektron

Soal No. 5
Sebuah kawat penghantar memiliki panjang L dan luas penampang A dan
memiliki hambatan sebesar 120 . Jika kawat dengan bahan yang sama
memiliki panjang 2 L dan luas penampang 3 A, tentukan hambatan kawat
kedua ini!
Pembahasan
Rumus untuk menghitung hambatan suatu kawat penghantar adalah:

R=

/A

dimana
R = hambatan kawat ()
L = panjang kawat (m)
A = luas penampang kawat (m2)
= hambat jenis kawat
Kawat yang berbahan sama memiliki hambat jenis yang sama, sehingga
R2 / R1 = (L2/A2) / (L1/A1)
R2 = (L2/L1) x (A1/A2) x R1
R2 = (2L/L) x (A/3A) x 120
R2 = (2/1) x(1/3)
R2 = (2/3) x 120 = 80
Soal No. 2
Muatan sebesar 360 C mengalir dalam dua menit dalam suatu rangkaian.
Tentukan Kuat arus rangkaian listrik tersebut!
Pembahasan
I = Q/t
I = 360 coulomb / 120 sekon
I = 3 Ampere
Soal No. 3
Konversikan satuan berikut:
a) 5 C = ........C
b) 100 mC = .........C
c) 5000 nC = .........C
Pembahasan
a) 5 C = 5 x 106 = 0,000005 C
b) 100 mC = 100 x 103 = 0,1 C
c) 5000 nC = 5000 x 109 = 5 x 106 = 0,000005 C
Soal No. 4
Konversikan satuan berikut :
a) 5 k = .......

b) 0,3 k = .....
c) 5 M = .........
Pembahasan
a) 5 k = 5 x 1000 = 5000
b) 0,3 k = 0,3 x 1000 = 300
c) 5 M = 5 x 1000000 = 5000000
Soal No. 6
Sebuah kawat penghantar dengan panjang 10 meter memiliki hambatan
sebesar 100 Jika kawat dipotong menjadi 2 bagian yang sama panjang,
tentukan hambatan yang dimiliki oleh masing-masing potongan kawat!
Pembahasan
Data dari soal:
L1 = L
L2 = 1/2 L
A1 = A2
R1 = 100
R2 / R1 = (L2/L1) x R1
(luas penampang dan hambat jenis kedua kawat adalah sama!!)
R2 = ( 0,5 L / L) x 100 :
R2 = 50 (Thanks to nasha atas masukannya,..)
Soal No. 7
Ubah satuan berikut:
a) 300 mA = .........A
b) 12 mA = ..........A
Pembahasan
a) 300 mA = 300 : 1000 = 0,3 A
b) 12 mA = 12 : 1000 = 0,012 A
Soal No. 8
Diberikan sebuah rangkaian listrik arus searah terdiri dari tiga buah lampu,
dua buah saklar dan sebuah sumber arus listrik. Manakah lampu-lampu yang
menyala jika:

a) saklar 1 tertutup, saklar 2 terbuka


b) saklar 2 tertutup, saklar 1 terbuka
c) saklar 1 tertutup, saklar 2 tertutup
d) saklar 1 terbuka, saklar 2 terbuka

Pembahasan
Arus listrik akan mengalir jika terdapat beban dan rangkaian yang tertutup,
sehingga:
a) saklar 1 tertutup, saklar 2 terbuka
lampu 2 dan 3 menyala, lampu 1 mati
b) saklar 2 tertutup, saklar 1 terbuka
semua lampu akan mati
c) saklar 1 tertutup, saklar 2 tertutup
semua lampu menyala
d) saklar 1 terbuka, saklar 2 terbuka
semua lampu mati
Soal No. 9
X dan Y adalah dua buah alat ukur listrik yang berbeda. Manakah posisi
pemasangan voltmeter dan amperemeter jika yang diukur adalah tegangan
pada lampu 3 dan kuat arus pada lampu 3?

Pembahasan
Voltmeter untuk mengukur tegangan antara dua titik, dalam hal ini adalah

tegangan pada lampu 3, voltmeter harus dipasang secara paralel dengan


beban yang hendak diukur, posisi yang benar adalah X.
Amperemeter untuk mengukur kuat arus yang mengalir melalui suatu beban
dalam hal ini adalah lampu 3, ampermeter harus dipasang secara seri
dengan alat yang hendak diukur besar kuat arusnya, so, kabelnya dipotong
dulu trus sambungin ke kaki Amperemeter, posisi yang benar adalah Y.
Soal No. 10
Perhatikan gambar berikut

Tentukan hambatan pengganti antara titik A dan B jika R1, R2 dan R3 berturutturut besarnya adalah 5 , 10 dan 15 !
Pembahasan
Rangkaian diatas adalah tersusun seri, sehingga hambatan penggantinya
adalah:
Rt = R1 + R2 + R3
= 5 + 10 + 15
= 30
Soal No. 11
Pada rangkaian berikut jika R1 = 9 dan hambatan pengganti antara titik AB
adalah 6 tentukan besar hambatan R2 !

Pembahasan
Rangkaian diatas adalah hambatan yang disusun secara paralal. Hambatan

total untuk paralel adalah


1/ Rt = 1/R1 + 1/R2
1/ 6 = 1/9 + 1/R2
1/R2 = 1/6 1/9
1/R2 = 3/18 2/18
1/R2 = 1/18
R2 = 18 Ohm
Soal No. 12
Dari rangkaian hambatan berikut R1 = 10
R2 = 9
R3 = 18
Tentukan hambatan pengganti antara titik A dan B!

Pembahasan
Rangkaian campuran, selesaikan paralel antara R2 dan R3 terlebih dahulu
1/ Rp = 1/R2 + 1/R3
1/ Rp = 1/9 + 1/18
1/ Rp = 2/18 + 1/18
1/ Rp = 3/18
Rp = 18/3 = 6
Hasil ini kemudian diserikan dengan R1
Rt = 10 + 6 = 16

Soal No. 1
Dua buah partikel bermuatan berjarak R satu sama lain dan terjadi gaya
tarik-menarik sebesar F.
Jika jarak antara kedua muatan dijadikan 4 R, tentukan nilai perbandingan
besar gaya tarik-menarik yang terjadi antara kedua partikel terhadap kondisi
awalnya!

Pembahasan

sehingga

Soal No. 2
Tiga buah muatan A, B dan C tersusun seperti gambar berikut!

Jika QA = + 1 C, QB = 2 C ,QC = + 4 C dan k = 9 x 109 N m2 C 2


tentukan besar dan arah gaya Coulomb pada muatan B !
Pembahasan
Pada muatan B bekerja 2 buah gaya, yaitu hasil interaksi antara muatan A
dan B sebut saja FBA yang berarah ke kiri dan hasil interaksi antara muatan B
dan C sebut saja FBCyang berarah ke kanan. Ilustrasi seperti gambar berikut:

Karena kedua gaya segaris namun berlawanan arah maka untuk mencari
resultan gaya cukup dengan mengurangkan kedua gaya, misalkan
resultannya kasih nama Ftotal :
F

total

= FBC - FBA

F total = 72 X 10

-3

- 18 x 10 -3 = 54 x 10 -3 N

Arah sesuai dengan FBC yaitu ke kanan.


Soal No. 3
Dua buah muatan tersusun seperti gambar berikut!

Jika Q1 = + 1 C, Q2 = 2 C dan k = 9 x 109 N m2 C 2 tentukan besar dan


arah kuat medan listrik pada titik P yang terletak 4 cm di kanan Q1 !
Pembahasan
Rumus dasar yang dipakai untuk soal ini adalah

dimana E adalah kuat medan listrik yang dihasilkan suatu muatan, dan r
adalah jarak titik dari muatan sumber. Harap diingat lagi untuk menentukan
arah E : "keluar dari muatan positif" dan "masuk ke muatan negatif"
Perhatikan ilustrasi pada gambar!

Langkah berikutnya adalah menghitung masing-masing besar kuat medan


magnet E1 dan E2 kemudian mencari resultannya jangan lupa ubah satuan
centimeter menjadi meter. Supaya lebih mudah hitung secara terpisah satu
persatu saja,..

Arah ke arah kanan.


Soal No. 4
Gambar berikut adalah susunan tiga buah muatan A, B dan C yang
membentuk suatu segitiga dengan sudut siku-siku di A.

Jika gaya tarik-menarik antara muatan A dan B sama besar dengan gaya
tarik-menarik antara muatan A dan C masing-masing sebesar 5 F, tentukan
resultan gaya pada muatan A !
Pembahasan
Karena kedua gaya membentuk sudut 90cari dengan rumus vektor biasa :

Soal No. 5
Tiga buah muatan membentuk segitiga sama sisi seperti gambar berikut.
Jarak antar ketiga muatan masing-masing adalah 10 cm.

Jika Q1 = + 1 C, Q2= Q3 = 2 C dan k = 9 x 109 N m2 C 2 tentukan besar


resultan gaya Coulomb pada muatan Q1 !
Pembahasan
Tipe soal mirip soal nomor 4, dengan sudut 60 dan nilai masing-masing
gaya harus dicari terlebih dahulu.

Angka 18 x 1011 N namakan saja X untuk mempermudah perhitungan


selanjutnya.

Soal No. 6
Dua buah muatan masing - masing Q1 = 1 C dan Q2 = 4 C terpisah sejauh

10 cm.

Tentukan letak titik yang memiliki kuat medan listrik nol !(Tipikal Soal UN)
Pembahasan
Letak titik belum diketahui sehingga ada tiga kemungkinan yaitu di seblah
kiri Q1, di sebelah kanan Q2 atau diantara Q1 dan Q2. Untuk memilih posisinya
secara benar perhatikan ilustrasi berikut ini dan ingat kembali bahwa kuat
medan listrik "keluar untuk muatan positif" dan "masuk untuk muatan
negatif". Namakan saja titik yang akan dicari sebagai titik P.

Ada 2 tempat dimana E1 dan E2 saling berlawanan, ambil saja titik yang lebih
dekat dengan muatan yang nilai mutlaknya lebih kecil yaitu disebelah kiri Q 1
dan namakan jaraknya sebagai x.

Soal No. 7
Sebuah muatan listrik negatif sebesar Q yang berada pada suatu medan
listrik E yang berarah ke selatan. Tentukan besar dan arah gaya listrik pada
muatan tersebut!
Pembahasan

Hubungan antara kuat medan listrik E dan gaya listrik F yang terjadi pada
suatu muatan q adalah
F = QE
dengan perjanjian tanda sebagai berikut:

Untuk muatan positif, arah F searah (sama arah) dengan arah


E

Untuk muatan negatif, arah F berlawanan arah dengan arah E

Pada soal diatas E berarah ke selatan sehingga arah F adalah ke utara,


karena muatannya adalah negatif.
Soal No. 8
Perhatikan gambar tiga buah muatan yang berada di sekitar titik P berikut!

Jika k = 9 x 109 N m2 C 2 , Q1 = + 1012 C, Q2 = + 2 x 1012 C dan Q3 = - 1012


C, tentukan besar potensial listrik pada titik P !
Pembahasan

Soal No. 9
8 buah muatan listrik 4 diantaranya sebesar + 5 C dan 4 lainnya adalah 5
C tersusun hingga membentuk suatu kubus yang memiliki sisi sepanjang r.

Tentukan besar potensial listrik di titik P yang merupakan titik berat kubus !
Pembahasan

Kenapa nol? Jarak masing-masing muatan ke titik P adalah sama dan besar
muatan juga sama, separuh positif dan separuh lagi negatif sehingga jika
dimasukkan angkanya hasilnya adalah nol.
Soal No. 10
Dua buah partikel dengan besar muatan yang sama digantung dengan
seutas tali sehingga tersusun seperti gambar berikut!

Jika tan = 0,75 dan besar tegangan pada masing-masing tali adalah 0,01
N, tentukan besar gaya tolak - menolak antara kedua partikel!
Pembahasan
Perhatikan uraian gaya pada Q2 berikut !

Karena nilai gaya tali sudah diketahui, maka dengan prinsip keseimbangan
biasa didapat:
FC = T sin
FC = 0,01 x 0,6 = 0,006 Newton
Soal No. 11
Sebuah partikel yang bermuatan negatif sebesar 5 Coulomb diletakkan
diantara dua buah keping yang memiliki muatan berlawanan.

Jika muatan tersebut mengalami gaya sebesar 0,4 N ke arah keping B,


tentukan besar kuat medan listrik dan jenis muatan pada keping A !
Pembahasan
F = QE
E = F / Q = 0,4 / 5 = 0,08 N/C
Untuk muatan negatif arah E berlawanan dengan F sehingga E berarah ke
kiri dan dengan demikian keping B positif, keping A negatif.

Soal No. 12
Sebuah bola berongga memiliki muatan sebesar Q Coulomb dan berjari-jari
10 cm.

Jika besar potensial listrik pada titik P adalah (kQ / x ) volt, tentukan nilai x !
Pembahasan
Untuk mencari potensial suatu titik yang berada di luar bola, V = (kq)/r
dimana r adalah jarak titik tersebut ke pusat bola atau x = (0,1 + 0,2) =
0,3 meter.
Soal No. 13
Tentukan besarnya usaha untuk memindahkan muatan sebesar positif
sebesar 10 C dari beda potensial 230 kilovolt ke 330 kilovolt !
Pembahasan
W = q V
W = 10C x 100 kvolt = 1 joule
Soal No. 14
Perhatikan gambar berikut ! E adalah kuat medan listrik pada suatu titik
yang ditimbulkan oleh bola berongga yang bermuatan listrik + q.

Tentukan besar kuat medan listrik di titik P, Q dan R jika jari-jari bola adalah
x dan titik R berada sejauh h dari permukaan bola!
Pembahasan

Titik P di dalam bola sehingga EP = 0

Titik Q di permukaan bola sehingga EQ = (kq)/x2

Titik R di luar bola sehingga ER = (kq)/(x + h)2

Soal No. 15
Sebuah partikel bermassa m dan bermuatan negatif diam melayang diantara
dua keping sejajar yang berlawanan muatan.

Jika g adalah percepatan gravitasi bumi dan Q adalah muatan partikel


tentukan nilai kuat medan listrik E antara kedua keping dan jenis muatan
pada keping Q !
Pembahasan
Jika ditinjau gaya-gaya yang bekerja pada partikel maka ada gaya gravitasi/
gaya berat yang arahnya ke bawah. Karena partikel melayang yang berarti
terjadi keseimbangan gaya-gaya, maka pastilah arah gaya listriknya ke atas
untuk mengimbangi gaya berat. Muatan negatif berarti arah medan listrik E
berlawanan dengan arah gaya listrik F sehingga arah E adalah ke bawah dan
keping P adalah positif (E "keluar dari positif, masuk ke negatif"), keping Q
negatif.
Untuk mencari besar E :
F

listrik

=W

qE = mg
E = (mg)/q
Soal No. 16
Sebuah elektron dengan massa 9,11 1031 kg dan muatan listrik 1,6

1019 C, lepas dari katode menuju ke anode yang jaraknya 2 cm. Jika
kecepatan awal elektron 0 dan beda potensial antara anode dan katode 200
V, maka elektron akan sampai di anode dengan kecepatan....
A. 2,3 105 m/s
B. 8,4 106 m/s
C. 2,3 107 m/s
D. 3 107 m/s
E. 2,4 108 m/s
(UMPTN 1994)
Pembahasan
Data dari soal:
me = 9,11 1031 kg
Qe = 1,6 1019 C
1 = 0 m/s
V = 200 volt
2 = ....... !?
Dengan hukum kekekalan energi mekanik, energi mekanik elektron saat di
anode sama dengan energi mekanik saat di katode:

Asal mula rumusnya dari sini,

Soal ini dalam mode non kalkulator, tak boleh pake kalkulator dalam
mengerjakan, alternatif berhitungnya seperti ini:

Soal No. 13
Berikut ini adalah sebuah rangkaian listrik sederhana yang terdiri sebuah
baterai sebagai sumber tegangan listrik dan sebuah beban resistor R.

Jika adalah 12 volt dan R adalah 3 tentukan:


a) kuat arus yang mengalir
b) jumlah muatan yang mengalir dalam 1 menit
Pembahasan
a) kuat arus yang mengalir
Untuk rangkaian sederhana seperti di atas cukup gunakan:
I=/R
I = 12 / 3
I=4A
b) jumlah muatan yang mengalir dalam 1 menit
Q=Ixt
Q = 4 A x 60 detik
Q = 240 Coulomb
Soal No. 14
Sebuah rangkaian terdiri dari sebuah sumber tegangan dan sebuah
hambatan seperti ditunjukan gambar berikut!

Tentukan:
a) kuat arus I
b) tegangan jepit AB
Pembahasan
a) Berbeda dengan nomor 14, soal ini pada baterai terdapat hambatan
dalam yaitu r, sehingga untuk mencari kuat arus rangkaian
I=/R+r

I = 12 / (8,5 + 0,5)
I = 12 / 9
I = 4/3 Ampere
b) Tegangan antara titik A dan B bisa ditemukan melalui 2 cara, yaitu
pertama VAB = I x R = (4/3) x 8,5 = 11,33 volt
kedua VAB = I x r = 12 (4/3)x(0,5) = 11,33 volt
Soal No. 15
Sebuah rangkaian listrik arus searah terdiri dari sebuah baterai 12 volt, dan
tiga buah hambatan masing-masing:
R1 = 40
R2 = 60
R3 = 6

Tentukan:
a) hambatan total pada rangkaian
b) kuat arus rangkaian (I)
c) kuat arus pada hambatan R1
d) kuat arus pada hambatan R2
e) apakah Itotal, I1 dan I2 memenuhi hukum kirchoff arus?
Pembahasan
a) seperti nomor 12, adik akan mendapatkan jawaban Rtotal= 30
b) Kuat arus rangkaian
I = 12 volt / 30
I = 0,4 A
c) kuat arus pada hambatan R1
I1 = Itotal x (R2 / (R1 + R2)
I1 = 0,4 x (60 / (40 + 60)
I1 = 0,4 x (60 / (100) = 0,24 A
d) kuat arus pada hambatan R2 I2 = Itotal x (R1 / (R1 + R2) I2 = 0,4 x (40 / (40 +
60)
I2 = 0,4 x (40 / (100) = 0,16 A
e) apakah Itotal, I1 dan I2 memenuhi hukum kirchoff arus?
Menurut hukum kirchoff arus,
Imasuk = Ikeluar
Jadi jumlah I1 dan I2 harus sama dengan Itotal = 0,4 A

Itotal = I1 + I2
Itotal = 0,24 + 0,16 = 0,40 A, sesuai hasil perhitungan point b diatas.
Soal No. 16
Sebuah lampu dipasang pada tegangan 220 volt dan menghasilkan kuat arus
listrik sebesar 0,25 A. Tentukan :
a) daya lampu
b) energi yang digunakan lampu dalam 12 jam
Pembahasan
Rumus daya listrik:
P=VxI
a) daya lampu
P = V x I = 220 x 0,25 = 55 watt
b) energi dalam 12 jam = 12 x 60 x 60 detik = 43200 detik
W = P x t = 55 x 43200 = 2376000 Joule
Soal No. 17
Budi membeli lampu bertuliskan 220 volt, 100 watt, perkirakan hambatan
yang dimiliki lampu tersebut!
Pembahasan
Mencari hambatan dari daya lampu yang diketahui:
P = V2/ R
R = V2/ P
R = 2202 / 100
R = 484
Soal No. 18
Anto membeli lampu dengan spesifikasi 220 volt, 100 watt. Jika lampu
dipasang Anto pada tegangan 110 volt, berapakah daya lampu saat
menyala?
Pembahasan
Hambatan lampu saat dipasang pada tegangan 220 volt maupun 110 adalah
tetap
R2 = R1
V22/ P2 = V12/ P1
P2 = (V1/V2)2 x P1
P2 = (110/220) 2 x 100 = 1/4 x 100 watt = 25 watt
Soal No. 19
Pemanas air dengan spesifikasi 200 watt digunakan untuk memasak air
bersuhu 30C sebanyak 0,5 kg. Jika kalor jenis air adalah 4200 J/kgC
tentukan berapa lama waktu yang diperlukan hingga air mencapai suhu

100C !
Pembahasan
Energi listrik diubah menjadi kalor untuk memanaskan air
Data soal:
P = 200 watt
T = 100 30 = 70 C
m = 0,5 kg
c = 4200 J/kgC
t = ..........
P x t = m x c x T
200 x t = 0,5 x 4200 x 70
t = 147000 / 200
t = 735 detik
t = 735 / 60 menit = 12,25 menit
Soal No. 20
Sebuah rumah memasang 5 lampu 20 watt dan menyala 12 jam sehari, 2
lampu 60 watt menyala 5 jam sehari, sebuah kulkas 125 watt menyala 24
jam sehari, pesawat TV 200 watt menyala 6 jam sehari dan sebuah setrika
listrik 250 watt yang dipakai 2 jam sehari. Jika tarif listrik adalah Rp 750 /
kwh, perkirakan biaya listrik rumah tersebut dalam satu hari, satu minggu (7
hari) dan satu bulan (30 hari)!
Pembahasan
Cara menghitung tarif listrik :
Pola:
(watt alat)x(jumlah alat)x(lama pemakaian)
Lampu 20 watt x 5 x 12 jam = 1200 wh
Lampu 60 watt x 2 x 5 jam = 600 wh
Kulkas 125 watt x 1 x 24 jam = 3000 wh
TV 200 watt x 1 x 6 jam = 1200 wh
Setrika 250 watt x `1 x 2 jam = 500 wh
---------------------------------------- +
Energi dipakai dalam sehari = 6500 wh = 6,5 kwh
Tarif listrik dalam satu hari = Rp 750 x 6,5 = Rp 4875
Tarif listrik dalam satu minggu = Rp 4875 x 7 = Rp 34125
Tarif listrik dalam satu bulan = Rp 4875 x 30 = 146250
Soal No. 21
Perhatikan gambar rangkaian listrik di samping ini!
Jika R1 = R2 = 10
R3 = R4 = 8

Berapakah besarnya kuat arus (I) yang mengalir?


A. 0,5 A
B. 2 A
C. 36 A
D. 288 A
(Dari Soal UN IPA 2008/2009)
Pembahasan
Tentukan hambatan pengganti atau hambatan totalnya terlebih dulu:
R1 dan R2 susunan seri, tinggal dijumlahkan saja
R12 = 10 + 10 = 20
R3 dan R4 susunan paralel, pakai seper-seper terus dibalik:
1
/R34 = 1/8 + 1/8 = 2/8
R34 = 8/2 = 4
R12 dan R34 lantas diseri lagi biar jadi Rtotal
Rtotal = 20 + 4 = 24
Terakhir menghitung arus rangkaian:
I = V/R = 12/24 = 0,5 A
Gurumuda.Net UN Fisika SMA Listrik statis UN fisika SMA/MA 2012

Listrik statis UN fisika SMA/MA


2012
Hukum Coulomb
1. Soal UN 2011/2012 A81 No.32
Tiga buah muatan disusun seperti pada gambar di bawah ini. Gaya Coulomb
yang dialami muatan B sebesar . (k = 9 x 109 Nm2C2, 1 C = 106 C)

A. 09 x 101 N ke muatan C
B. 09 x 101 N ke muatan A
C. 18 x 101 N ke muatan C
D. 18 x 101 N ke muatan A
E. 36 x 101 N ke muatan C
Pembahasan

Diketahui :
qA = 10 C = 10 x 10-6 C = 10-5 Coulomb
qB = 10 C = 10 x 10-6 = 10-5 Coulomb
qC = 20 C = 20 x 10-6 = 2 x 10-5 Coulomb
rAB = 0,1 meter = 10-1 meter
rBC = 0,1 meter = 10-1 meter
k = 9 x 109 Nm2C2
Ditanya : Gaya Coulomb yang dialami muatan B
Jawab :
Terdapat dua gaya Coulomb atau gaya listrik yang bekerja pada muatan B,
yakni gaya Coulomb antara muatan A dan B (FAB) serta gaya Coulomb antara
muatan B dan C (FBC). Gaya Coulomb yang dialami oleh muatan B merupakan
resultan dari FAB dan FBC.
Gaya Coulomb antara muatan A dan B :

positif sehingga FAB

Muatan A bertanda positif dan muatan B bertanda


menuju muatan C.

Gaya Coulomb antara muatan B dan C :

Muatan B bertanda positif dan muatan C


bertanda positif sehingga FBC menuju muatan A.
Gaya Coulomb yang dialami muatan B :
FB = FBC FAB = 180 90 = 90 N
Besar gaya Coulomb yang dialami oleh muatan B (FB) adalah 90 Newton.
Arah FB sama dengan arah FBC yakni menuju muatan A.
Jawaban yang benar adalah B.
2. Soal UN 2011/2012 C61 No.32
Besar dan arah gaya Coulomb pada muatan B adalah (k = 9 x 109 Nm2C2,
1 C = 106 C)

A. 2,5 k Q2 r-2 ke kiri


B. 2,5 k Q2 r-2 ke kanan
C. 2 k Q2 r-2 ke kiri
D. 2 k Q2 r-2 ke kanan
E. 1 k Q2 r-2 ke kiri
Pembahasan
Diketahui :
Muatan A (qA) = +Q
Muatan B (qB) = -2Q
Muatan C (qC) = -Q
Jarak antara muatan A dan B (rAB) = r
Jarak antara muatan B dan C (rBC) = 2r
k = 9 x 109 Nm2C2
Ditanya : besar dan arah gaya Coulomb pada muatan B
Jawab :
Gaya Coulomb antara muatan A dan muatan B :
Muatan A positif dan muatan B
negatif sehingga arah FAB menuju muatan A
Gaya Coulomb antara muatan B dan muatan C :
Muatan B negatif dan
muatan C negatif sehingga arah FBC menuju muatan A
Resultan gaya yang bekerja pada muatan B :
F = FAB + FBC = 2 k Q2/r2 + 0,5 k Q2/r2 = 2,5 k Q2/r2 = 2,5 k Q2 r-2
Arah gaya Coulomb menuju muatan A atau ke kiri.
Jawaban yang benar adalah A.
Medan Listrik
3. Soal UN 2011/2012 A81 No.31
Perhatikan gambar dua muatan titik berikut! Dimana letak titik P agar kuat
medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ? (k = 9 x 109 Nm2C2, 1 C
= 106 C)
A. tepat di tengah Q1 dan Q2
B. 6 cm di kanan Q2
C. 6 cm di kiri Q1
D. 2 cm di kanan Q2
E. 2 cm di kiri Q1
Pembahasan

Untuk menghitung kuat medan listrik di titik P, diandaikan pada titik P


terdapat sebuah muatan uji positif. Q1 positif dan Q2 negatif, karenanya titik
P harus berada di sebelah kanan Q2 atau sebelah kiri Q1. Jika titik P berada di
sebelah kiri Q1; medan listrik yang ditimbulkan titik Q1 pada titik P arahnya
ke kiri (menjauhi Q1) dan medan listrik yang ditimbulkan Q2 pada titik P
arahnya ke kanan (menuju Q1). Karena arah medan listrik berlawanan maka
keduanya saling menghilangkan sehingga kuat medan listrik pada titik P
bernilai nol.
Diketahui :
Q1 = +9 C = +9 x 106 C
Q2 = -4 C = -4 x 106 C
k = 9 x 109 Nm2C2
Jarak antara muatan 1 dan muatan 2 = 3 cm
Jarak antara Q1 dan titik P (r1P) = a
Jarak antara Q2 dan titik P (r2P) = 3 + a
Ditanya : Dimana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama
dengan nol ?
Jawab :
Titik P berada di sebelah kiri Q1.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh Q1 pada titik P :
Muatan uji positif dan Q1 positif sehingga
arah medan listrik ke kiri.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh Q2 pada titik P :
Muatan uji positif dan Q2 negatif
sehingga arah medan listrik ke kanan.
Resultan medan listrik pada titik A :
E1 dan E2 berlawanan arah.
E 1 E2 = 0
E1 = E2

Gunakan rumus ABC untuk menentukan nilai a.


a = -1,25, b = -13,5, c = -20,25

Tidak mungkin a negatif.


Jarak antara Q2 dan titik P (r2P) = 3 + a = 3 1,8 = 1,2 cm.
Titik P berada pada jarak 1,2 cm di sebelah kanan Q2.
1. Soal UN Fisika SMA 2012/2013 SA 55 No.27
Perhatikan gambar berikut! Muatan q3 diletakkan pada jarak 5 cm dari q2,
maka kuat medan listrik pada muatan q3 adalah (1 C = 10-6 C)

B. 3,6 x 107 N.C-1


C. 1,6 x 107 N.C-1
D. 1,4 x 107 N.C-1
E. 1,3 x 107 N.C-1
Pembahasan

A. 4,6 x 107 N.C-1

Muatan q3 diletakkan pada jarak 5 cm


dari q2, maksudnya bukan di sebelah kiri q2 tetapi di sebelah kanan q2. Jika di
sebelah kiri q2 maka resultan medan listrik bernilai nol. Hal ini dikarenakan
jarak antara muatan q3 dengan muatan q1 dan q2 adalah 5 cm dan besar
muatan q1 sama dengan muatan q2.
Karena muatan q3 positif maka arah medan listrik pada muatan q3 menuju
muatan negatif q2 (E2) dan menjauhi muatan positif q1 (E1). Resultan medan
listrik adalah penjumlahan kuat medan listrik E1 dan E2.
Diketahui :
Muatan q1 = 5 C = 5 x 10-6 Coulomb
Muatan q2 = 5 C = -5 x 10-6 Coulomb
Jarak antara muatan q1 dan muatan q3 (r1) = 15 cm = 0,15 m = 15 x 10-2
meter
Jarak antara muatan q2 dan muatan q3 (r2) = 5 cm = 0,05 m = 5 x 10-2 meter
k = 9 x 109 N m2 C-2
Ditanya : Kuat medan listrik pada muatan q3
Jawab :

Kuat medan listrik 1


pp.//E1 = k q1 / r12
E1 = (9 x 109)(5 x 10-6) / (15 x 10-2)2
E1 = (45 x 103) / (225 x 10-4)
E1 = 0,2 x 107 N/C
Kuat medan listrik 2
E2 = k q2 / r22
E2 = (9 x 109)(5 x 10-6) / (5 x 10-2)2
E2 = (45 x 103) / (25 x 10-4)
E2 = 1,8 x 107 N/C
Resultan kuat medan listrik
Resultan kuat medan listrik di muatan q3 adalah :
E = E2 E1 = (1,8 x 107) (0,2 x 107) = 1,6 x 107 N/C
Arah medan listrik ke kiri atau searah E2.
Jawaban yang benar adalah C.
2. Soal UN Fisika SMA 2012/2013 SA 65 No.27
Dua muatan listrik terpisah seperti pada gambar. Kuat medan pada titik P
adalah (k = 9 x 109 N m2 C-2)

-1

A. 9,0 x 109 N.C-1

B. 4,5 x 10 N.C
C. 3,6 x 109 N.C-1
D. 5,4 x 109 N.C-1
E. 4,5 x 109 N.C-1
Pembahasan

Diketahui :
Muatan qA = +2,5 C
Muatan qB = -2 C
Jarak antara muatan qA dan titik P (rA) = 5 m
Jarak antara muatan qB dan titik P (rB) = 2 m
k = 9 x 109 N m2 C-2
Ditanya : Kuat medan listrik di titik P
Jawab :
Kuat medan listrik A
EA = k qA / rA2
EA = (9 x 109)(2,5) / (5)2
EA = (22,5 x 109) / 25
EA = 0,9 x 109 N/C
Kuat medan listrik B
EB = k qB / rB2

EB = (9 x 109)(2) / (2)2
EB = (18 x 109) / 4
EB = 4,5 x 109 N/C
Resultan kuat medan listrik
Resultan kuat medan listrik di titik P adalah :
E = EB EA = (4,5 0,9) x 109 = 3,6 x 109 N/C
Arah medan listrik ke kiri atau searah EB.
Jawaban yang benar adalah C.
3. Soal UN Fisika SMA 2012/2013 SA 67 No.27
Dua muatan listrik masing-masing bermuatan Q1 = -40 C dan Q2 = +5 C
terletak pada posisi seperti pada gambar (k = 9 x 109 N.m2.C-2 dan 1 C =
10-6 C), kuat medan listrik di titik P adalah

B. 2,45 x 106 N.C-1


C. 5,25 x 106 N.C-1
D. 6,75 x 106 N.C-1
E. 9,00 x 106 N.C-1
Pembahasan

A. 2,25 x 106 N.C-1

Diketahui :
Muatan q1 = -40 C = -40 x 10-6 C
Muatan q2 = +5 C = +5 x 10-6 C
Jarak antara muatan q1 dan titik P (r1) = 40 cm = 0,4 m = 4 x 10-1 m
Jarak antara muatan q2 dan titik P (r2) = 10 cm = 0,1 = 1 x 10-1 m
k = 9 x 109 N m2 C-2
Ditanya : Kuat medan listrik di titik P
Jawab :
Kuat medan listrik 1
E1 = k q1 / r12
E1 = (9 x 109)(40 x 10-6) / (4 x 10-1)2
E1 = (360 x 103) / (16 x 10-2)
E1 = 22,5 x 105 N/C
Kuat medan listrik 2
E2 = k q2 / r22
E2 = (9 x 109)(5 x 10-6) / (1 x 10-1)2
E2 = (45 x 103) / 1 x 10-2
E2 = 45 x 105 N/C
Resultan kuat medan listrik
Resultan kuat medan listrik di titik P adalah :
E = E2 E1 = (45 22,5) x 105 = 22,5 x 105 N/C

E = 2,25 x 106 N/C


Arah medan listrik ke kanan atau searah E2.
Jawaban yang benar adalah A.