Anda di halaman 1dari 3

REKAPITULASI TINGKAT DESA

NO

INDIKATOR

KEL 1 KEL 2 KEL 3 KEL 4 KEL 5 KEL 6 KEL 7 KEL 8 KEL 9 KEL 10 KEL 11 KEL 12 KEL 13 KEL 14 KEL 15 KEL 16 KEL 17 KEL 18 KEL 19 KEL 20 KEL 21 KEL 22

RT 11

1 Keluarga mengikuti program KB

Ibu hamil memeriksakan ANC


2
sesuai standar

3 Bayi dengan imunisasi lengkap

100

4 Remaja mendapat TTD

Pemberian ASI eksklusif bayi 0-6


5
bulan

100

6 Pemantuan pertumbuhan balita

71

100

66

33

64

52

77

15 Tidur menggunakan kelambu

16 Mempunyai sarana air bersih

63

17 Menggunakan jamban keluarga

81

18 Mempunyai SPAL

68

45

11

61.5

69.2

33.3

30.0

36.4

20.0

70.0

84.6

44.4

33.3

54.5

54.5

33.3

40.0

66.7

63.6

55.6

55.6

44.4

62.5

62.5

53.8

Stimulasi dini perkembangan


balita
Penderita HIV/AIDS yang berobat
8
sesuai standar
Penderita TB Paru yang berobat
9
sesuai standar
Penderita hipertensi yang berobat
10
teratur
7

11 Penderita DM yang berobat teratur


Tidak ada anggota keluarga usia
12
>18 th obesitas
Tidak ada anggota keluarga yang
13
merokok
Sekeluarga sudah menjadi
14
anggota JKN

Tersedia tempat sampah yang


memenuhi syarat
Tersedianya pencahayaan yang
20
cukup
19

Jumlah indikator Y (ya)

Indeks Keluarga Sadar Kesehatan


(IKSK)

55.56

No.

Sasaran

Perilaku Saat ini

Perilaku yang
diharapkan

Penyebab Masalah (Perilaku &


Non Perilaku)

Penderita DM

Pola makan tidak teratur,


kurang aktivitas fisik,
tidak mengikuti anjuran
dari dokter

Pola makan teratur


dan aktivitas fisik
cukup dan
mengikuti anjuran
dokter

Kurang pengetahuan dan


kepedulian mengenai DM
dan pola konsumsi yang
tidak teratur

Keluarga

Kurang aktif dan minim


Keluarga lebih aktif Kurangnya kordinasi antara
pengetahuan ttg DM dan dan peduli pada
keluarga dan Nakes
dampaknya
penderita DM
khususnya

Kepala Puskesmas / Nakes

Tidak dilakukan skrining


DM di wilayah kerja
puskesmas

Adanya skrining
DM dari pihak
puskesmas

Banyak pasien DM
memeriksakan diri di klinik

No

Sasaran

Penyebab Masalah

Tujuan

Indikator

Penderita DM

Kurang pengetahuan
dan kepedulian
mengenai DM dan pola
konsumsi yang tidak
teratur

Meningkatkan
pengetahuan dan
kesadaran
penderita untuk
mengikuti pola
makan yang
sehat

80 % penderita
mengetahui
penyakitnya dan
pola konsumsi

keluarga

Kurang koordinasi
antara keluarga dan
nakes ttg penyakit DM

Meningkatkan
peran serta
keluarga dalam
pemeliharaan
kesehatan
penderita DM

Meningkatnya
kunjungan
koseling keluarga
penderita DM ke
tenaga kesehatan

Kepala Puskesmas

Banyak pasien DM
memeriksakan diri di
rumah sakit

Agar pasien DM
memanfaatkan
FKTP

Daftar penderita
pasien DM
tercatat secara
menyeluruh