Anda di halaman 1dari 15

EPIDEMIOLOGY AND

SOCIETY

What

Is The Happening To Cancer In Our Advanced


Industrial Society? Have The Risk Been Overstated?
(Apa Yang Terjadi Pada Kanker Di Masyarakat Industri
Maju? Risiko Terbesar Yang Dimiliki?).

Societal

Significance Of Epidemiologic Studies (Arti


Penting Tentang Studi Epidemiologi Bagi Masyarakat)

To

What Extent Are Societys Epidemiologis Needs


Being Met? (Sejeauh Mana Kebutuhan Epidemiologi
Masyarakat Terpenuhi?)

Impediments

To
Occupational
Epidemiology
(Hambatan-hambatan Pada Epidemiologi Kerja)

Impediments

To Epidemiology : An Overview (Ulasan


Terkait Hambatan-hambatan Pada Epidemiologi)

What Is The Happening To Cancer In Our Advanced


Industrial Society? Have The Risk Been
Overstated? (Apa Yang Terjadi Pada Kanker Di
Masyarakat Industri Maju? Risiko Terbesar Yang
Dimiliki?).
Hazard yang terbesar pada industri berdasarkan dari
Society For Occupational And Environmental Health
(SOEH) yaitu:
Hazard lingkungan kerja.
Tahapan pekerjaan.
Dan terakhir yaitu alat kerja.
Berdasarkan kejadian dilapangan terkait tentang kanker,
Handler (National Cancer Institute) menuliskan bahwa:
Tidak adanya kejadian kanker yang berkorelasi dengan
cara apapun terkait penggunaan energi secara
nasional, namun apabila total kejadian kanker
diperhitungkan maka terdapat korelasi.
Penggunaan energi tentunya berhubungan dengan
industrialisasi, dan industrialisasi memiliki tempat kerja
yang terpapar bahaya, dan karena hal tersebut pekerja
yang terpapar memiliki kemungkinan terhadap kanker.

Menggarisbawahi

dari
pernyataan handler, maka
terdapat pertanyaan :
Bisa kah penyebab utama
karsinogenik bukan zat eksternal
asing melainkan beberapa proses
metabolik normal, dan beberapa
kemungkinan yang berasal dari
lingkungan kerja dapat di
identifikasi sebagai karsinogenik?

Kematian

kanker paru-paru pada


pekerja isolasi
Insulators General U.S Males

Smokers
Nonsmokers
Relative risk

362.0
40.4
9

74.4
9.2
8

Relative risk
4.9
4.2

Tabel

menunjukan hubungan keterpaparan asbes dan


perilaku merokok pada pekerja ruangan tertutup.
Data menunjukan bahwa bahwa pekerja memiliki
peningkatan risiko 4-5 kali dengan atau tanpa kebiasaan
merokok terhadap kanker paru-paru.
Kemudian risiko kematian dari kanker paru-paru pada
perokok 8-9 kali lebih besar pada pekerja dengan
kebiasaan merokok.
Langkah pencegahan yang dapat dilakukan pada
pekerja dengan ruangan tertutup yaitu dengan berhenti
merokok atau mengurangi paparan asbestos yang
terdapat pada ruang kerja.
Data tentang kematian pekerja akibat kanker, penyakit
hati, influensa dan pnemonia, kecelakaan dan
homicedes di U.S sebagai berikut :

Societal Significance Of Epidemiologic Studies


(Arti Penting Tentang Studi Epidemiologi Bagi
Masyarakat)
Aspek

suku dan budaya memiliki peranan yang penting


terhadap pelaksanaan penelitian epidemiologi.
Ketidaklengkapan data yang dibutuhkan disebabkan
aksesibilitas data, tidak memadainya agen lingkungan
untuk mengakses data.
Jika beberapa tahun peneliti mengalami kesuliatan yang
sama terhadap akses data, maka bias/kesalahan yang
sama pada penelitian epidemiologi.
Perlunya peran berbagai pihak untuk memperbaiki
keadaan yang tidak memuaskan terhadap penelitian
epidemiolgis.
Pentingnya bagi masyarakat terkait penellitian
epidemiologi adalah pada beberapa tahun kedepan kita
dapat mengtahui agen penyakit beserta pencegahannya
dan meningkatkankesejahteraan masyarakat.

To What Extent Are Societys


Epidemiologis Needs Being Met?
(Sejeauh Mana Kebutuhan Epidemiologi
Masyarakat Terpenuhi?)

Untuk

menemukan/menentukan
faktor risiko dan faktor yang tidak
berisiko
Menentukan siapa yang berisiko
Melakukan penelitian terkait
tentang risiko besar risiko yang
terjadi, dan
Bagaimana mengurangi
kemungkinan risiko terhadap
kesehatan

Impediments To Occupational
Epidemiology (Hambatan-hambatan
Pada Epidemiologi Kerja)
Seorang

pekerja yang mengurusi higiene


industri perusahaan oli, kimia dan plastik
mengungkapkan beberapa hambatan
terkait epidemiologi kerja:
Hambatan logistik : kesulitan dalam
melakukann analisis data (berdasarkan
pengalaman ; jumlah kasus, tidak ada datadata terkait kesehatan yang dapat dilakukan
analisis)
Hambatan terkait pemahaman : persepsi yang
keliru terhadap keselamatan kerja dalam
pengambilan keputusan

Sector perusahaan migas


Kemajuan

tentang data epidemiologi dimulai


pada perusahaan migas, yang mana pada
tahun 1973 mulai tercatat data tentang
morbidity dan mortality pada tahun 1968.
yang kemudian pada tahun 1988 mulai
melakukan analisis terhadap mortality rate
pada pada pekerja migas
Hasil yang diperoleh dari beberapa data di atas
terdapat beberapa kanker yang menyebabkan
kematian pada pekerja:
Kanker perut/usus
Kanker otak
Kanker paru-paru

Industri karet sintetik


Berdasarkan

data penelitian kohort tentang


kematian pada pekerja dari tahun 1943-1976
dan yang kdua kalinya 1950- 1976(NIOSH)
mendapati beberapa hambatan:
Perusahaan enggan memberikan data tersebut
karena dianggpa bukan merupakan hal yang
berhubungan dengan kepentingan dengan
perusahaan
Kurangnya pemahaman tentang kesehatan
pekerja oleh manajemen namun lebih
mementingkan profit perusahaan dan memandang
enteng efektifitas yang akan diberikan oleh
pendekatan keselematan dan kesehatan kerja

Impediments To Epidemiology : An
Overview (Ulasan Terkait Hambatanhambatan Pada Epidemiologi)
Beberapa bahasan mengenai hambatan
yang terdapat pada epidemiologi ,
antara lain;
Identifikasi populasi yang berisiko
Sulitnya
mengidentifikasi
populasi
yang
berisiko,
dikarenakan beberapa studi menggunakan perspektif
ingatan untuk mengingat kapan pertama kali terpapar
suatu penyakit.

Tingkat

paparan

Permasalah yang terjadi yaitu terdapat pada lokasi


pengukuran dilaksanakan masih menjadi kendala karena
masalah perijinan. Sehingga untuk menentukan tingkat
paparan risiko sangat sulit.

Keterpaparan

yang beragam

Pada beberapa bagian suatu industri yang melakukan


produksi baik itu barang ataupun jasa memiliki beragam
keterpaparan pada pekerja

Ukuran

sampel

Kecilnya ukuran sampel yang memiliki keterpaparan


pada penelitian

Data

yang tidak akurat

Selain dikarenakan ukuran sampel yang kecil, beberapa


NAB belum terdefinisikan untuk dilakukannya
pengukuran dengan tindak lanjut pencegahan dan
tindakan pengendalian

Sekian dan Terima Kasih