Anda di halaman 1dari 21

Bagian

I:

Scope Tugas dan Tanggung

II :

[ Situasi Awal ]

Jawab
Bagian

[ Kegiatan + Dana ] [ Situasi Akhir ]


Bagian

III : Refleksi Iman

Bagian

IV : Warisan dan Harapan.

Secara Intern :
Mendukung seksi

Kamtibpar Panitia
yang dibentuk saat Paskah dan Natal
setiap tahunnya.
Mengatur anggota keamanan gereja
yang terdiri dari 7 orang satpam (4
orang sipil dan 3 anggota militer
Angkatan Laut).

Secara Ekstern :
Melakukan koordinasi

dengan Kepolisian
setempat (Polsekta Sukomanunggal).
Melakukan koordinasi dengan satpam
warga lingkungan Satelit (RT 08, RT 11,
dan RT 12 yang tergabung dalam RW 03).
Bekerja sama dengan manajemen Rumah
Sakit Mitra Keluarga (untuk kepentingan
penempatan parkir mobil Umat di saat
Paskah dan Natal).

Situasi

dan Kondisi Awal


Kamtibpar.
Kenyamanan dan Keamanan Ibadat
pada saat itu ( 2007 ) agak rawan
dengan masih adanya beberapa
pengeboman di beberapa tempat
ibadah (gereja) yang dilakukan oleh
teroris.

Kegiatan

dalam Periode 2010 2013.


Melakukan beberapa kerjasama
INTERNAL yang baik dengan :
Panitia yang ditunjuk Paroki dengan
melakukan tugas yaitu melaksanakan
prosedur tetap keamanan yang sudah
diatur oleh pihak Kepolisian dengan
sterilisasi gereja, dimana di sekeliling
gereja diberi pembatas sehingga tidak
ada parkir mobil, yang dikhawatirkan
adanya bom mobil serta hal lain yang
tidak diinginkan

Petugas Anggota Kamtibpar.


Petugas ini berasal dari 10 wilayah

Algonz, dalam satu wilayah biasanya


mengirimkan 5-10 orang.

Melakukan

beberapa kerjasama
EXTERNAL yang baik untuk
mewujudkan kondisi yang aman dan
kondusif.

Petugas

Kepolisian dari tingkat


Polsek hingga Polda Jatim
Selalu memonitor keamanan dengan
melakukan patroli dan penempatan
personil anggotanya dalam jumlah yang
cukup.

Forum

Komunikasi Masyarakat
Pelangi.
Dalam melakukan tugas pengaturan
arus keluar masuk kendaraan, kita
dibantu oleh teman-teman dari Forum
Komunikasi Masyarakat Pelangi yang
dalam arahan oleh Bapak Hermawan
Holley.

Petugas

Koramil dari Satuan


Angkatan Darat.

Kegembiraan yang saya alami selama


bertugas melayani umat di Sie
Kamtibpar :
Semua petugas hadir tepat waktu dan dapat
diajak untuk berkoordinasi dengan baik.
Umat yang khususnya membawa mobil pada
saat mengikuti Misa bersikap kooperatif.
Jeda waktu Misa pertama dan kedua cukup
panjang sehingga tidak menimbulkan
kemacetan arus keluar dan masuk lalu lintas
mobil.
Kerjasama dengan pihak Kepolisian, dan
teman-teman Forum Komunikasi selama ini
selalu berjalan dengan lancar dan baik.

Kesulitan dan Tantangan.


Jumlah Umat yang hadir dalam
setiap Misa Paskah dan Natal
semakin tahun semakin banyak yang
membawa mobil, sedangkan tempat
parkir tidak memadai sehingga hal
ini menjadi persoalan yang tentu
akan berdampak.

Kesulitan dan Tantangan.


Ketidaktersediaan tempat parkir
mobil yang memadai untuk Umat
Algonz, sebagian mobil Umat
ditempatkan di parkiran Rumah Sakit
Mitra Keluarga dan sifatnya sangat
terbatas. Sedangkan, mobil Umat
yang lain ditempatkan di sepanjang
jalan didepan rumah-rumah warga
Satelit sampai keluar jalan raya.

Kesulitan dan Tantangan.


Masih ada Umat yang datang Misa
terlambat, kemudian memaksa
untuk memarkirkan mobilnya di
tempat yang dilarang.

Kaderisasi.
Untuk menjaga keamanan dan
kenyamanan Ber-Ibadat, Para
Penerus Sie Kamtibpar
telah
melakukan Kaderisasi berupa :
mempersiapkan calon penerus Sie
Kamtibpar dengan cara mendukung
dan membagi pengalaman dalam
menjalankan tugas.
Dana

Kondisi / Situasi Akhir ( saat ini ).


Secara Umum suasana Ibadat cukup
aman dan berkat kerjasama yang
baik dengan Pihak Internal Gereja
maupun External Aparat Keamanan
dan Masyarakat sekitar Darmo
Satelit dan Sukomanunggal , maka
situasi Lingkungan sekitar Gereja
cukup terkendali.

Dalam Periode 2010 - 2013, beberapa hal


yang saya alami menuntun pemahaman
Iman saya menjadi semakin baik.
Dalam

perspektif iman, pengalaman di Seksi


Kamtibpar membawa pengertian baru bagi
saya tentang bagaimana mengelola
kesabaran ( Kasih itu Sabar ...... ), dimana
semula saya beranggapan bahwa setiap Umat
mau untuk mentaati aturan penempatan
mobil sebagaimana yang sudah ditetapkan,
ternyata tidak semudah apa yang saya
bayangkan.

Tidak

jarang Umat yang


menunjukkan sikap egois. Aturan itu
penting, sebab semangat aturan itu
adalah mengatasi kelemahankelemahan manusia serta menjaga
hak-hak orang lain. Oleh sebab itu,
saya harus senantiasa dengan teguh
memperjuangkan semangat aturan
tersebut.

Warisan Positip yang perlu


dipertahankan dan penting bagi Masa
Depan Paroki ALGONZ :
Ketegasan dalam menerapkan sebuah
aturan, tetapi juga harus bersikap fleksibel
dalam menghadapi situasi-situasi yang
khusus.
Point-Point Perbaikan atas mekanisme
Keamanan dan Pengaturan Arus Keluar
Masuk kendaraan yang terjadi pada tahun
sebelumnya dijadikan Umpan Balik
( masukan ) untuk tahun berikutnya sebagai
Upaya Penyempurnaan Sistem Keamanan.

Hal-hal MENDASAR ( penting )


yang perlu dicarikan Solusinya.
(

Kebiasaan lama yang kurang baik


dan masih ber-ulang sampai saat ini )
Umat Katolik yang akan mengikuti
Misa masih banyak yang terlambat,
dan ditambah dengan sikap egois
mereka dalam memarkirkan mobil.

Doa & Harapan.


Semoga Tuhan senantiasa menyertai
pelayanan kami ini dengan
menambahkan kesabaran dan
kesehatan yang mantap.

Terima Kasih