Anda di halaman 1dari 15

Media Pembelajaran

Seputar Pendidikan, Pembelajaran, Sosial, Hukum, Konseling, Politik, Budidaya


Pertanian, Biologi, Kimia, Kesehatan, Ilmiah, Media Tempat Belajar, Model-model
Pembelajaran, Pendekatan Pembelajaran, Hiburan dan Lain-lain.
Home
Bahasa Indonesia
Biologi
Contoh Makalah
Pembelajaran
Info Pendidikan
Sosial
Sejarah
Ucapan Ulang Tahun
Browse Home MODEL PEMBELAJARAN Model Pembelajaran Bermain Peran
Friday, June 5, 2009
Model Pembelajaran Bermain Peran
Advertisements

Model Pembelajaran Bermain Peran dibuat berdasarkan asumsi bahwa sangatlah


mungkin menciptakan analogi otentik ke dalam suatu situasi permasalahan
kehidupan nyata. Kedua adalah bahwa bermain peran dapat mendorong siswa
mengekspresikan perasaannya dan bahkan lepaskan. Ketiga adalah bahwa
proses psikologis melibatkan sikap, nilai dan keyakinan (belief) kita serta
mengarahkan pada kesadaran melalui keterlibatan spontan yang disertai
analisis. Model int dipelopori oleh George Shaftel.

Dalam kehidupan nyata, setiap orang mempunyai cara yang unik dalam cara
berhubungan dengan orang lain. Masing-masing orang dalam kehidupannya
memainkan sesuatu yang dinamakan peran. Oleh sebab itu, untuk dapat
memahami diri sendiri dan orang lain (masyarakat) sangatlah penting bagi kita
untuk menyadari peran dan bagaimana peran tersebut dilakukan. Untuk
kebutuhan ini, kita hams mampu menempatkan diri kita dalam posisi atau situasi
orang lain dan mengalami/mendalami sebanyak mungkin pikiran dan perasaan

orang lain tersebut. Kemampuan ini adalah kunci bagi setiap individu untuk
dapat memahami dirinya dan orang lain yang pada akhimya dapat berhubungan
dengan orang lain (masyarakat).

Bermain peran sebagai suatu model pembelajaran bertujuan untuk membantu


siswa menemukan makna diri (jati diri) di dalam dunia sosial dan memecahkan
dilema dengan bantuan kelompok. Artinya, melalui bermain peran siswa belajar
menggunakan konsep peran, menyadari adanya peran-peran yang berbeda dan
memikirkan perilaku dirinya dan perilaku orang lain. Proses bermain peran ini
dapat memberikan contoh kehidupan perilaku manusia yang berguna sebagai
sarana bagi siswa untuk
1. menggali perasaannya,
2. memperoleh inspirasi dan pemahaman yang berpengamh terhadap sikap, nilai
dan persepsinya,
3. mengembangkan keterampilan dan sikap dalam memecahkan masalah, dan
4. mendalami mata pelajaran dengan berbagai cara.
Dengan demikian, pada siswa terjun ke masyarakat kelak ia dapat menempatkan
diri dalam suatu situasi di mana begitu banyak peran terjadi. Seperti dalam
lingkungan keluarga, bertetangga, lingkungan kerja dan lain-lain.

Prosedur Pembelajaran
Keberhasilan model pembelajaran melalui bermain peran tergantung pada
kualitas permainan peran (enacment) yang diikuti dengan analisis terhadapnya.
Di samping itu, tergantung pada persepsi siswa tentang peran yang dimainkan
terhadap situasi nyata (real-life situation).

Prosedur bermain peran terdiri atas sembilan langkah yaitu, (1) pemanasan
(warming up), (2) memilih partisipan, (3) menyiapkan pengamat (observer), (4)
menata panggung (5) me-mainkan peran (manggung), (6) diskusi dan evaluasi,
(7) memainkan peran ulang (manggung ulang), (8) diskusi dan evaluasi kedua,
dan (9) berbagai pengalaman dan kesimpulan.

Melalui permainan peran, siswa dapat meningkatkan kemampuan untuk


mengenal perasaan dirinya sendiri dan perasaan orang lain, mereka memperoleh
cara berperilaku barn untuk mengatasi situasi masalah seperti dalam permainan
perannya dan dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah.
Advertisements

Artikel Terkait :
MODEL PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran Konstruktivistik
Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing
GAMBAR SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI VISUAL
MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF
MODEL PEMBELAJARAN SIMULASI SOSIAL
MODEL PEMBELAJARAN PERTEMUAN KELAS
MODEL PEMBELAJARAN PENGAJARAN TIDAK LANGSUNG
MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING

Friday, June 05, 2009 Posted by Wawan Junaidi


COMMENTS :
Don't Spam Here

0 comments to Model Pembelajaran Bermain Peran

Post a Comment

Newer Post
Older Post
Home

Postingan Terbaru

Pembelajaran Tuntas

Jenis-jenis Kelompok

Pengertian Kelompok

Pengertian Sosiologi

Pengertian Masyarakat

Dinamika Sosial Pada Masyarakat

Jaringan Pembuluh

Pengertian Desentralisasi

Pengertian Otonomi

Jaringan Epidermis Tumbuhan

Proses Pemecahan Masalah

Metode Mengajar Matematika

Proses Pengembangan Kurikulum

Sistem Peredaran Darah Reptilia

Prinsip-prinsip Demokrasi dalam Pendidikan

Teori Merton

Pendidikan Vokasional

Pengertian Filsafat

Definisi Globalisasi Ekonomi

Komponen-komponen Kurikulum

Kurikulum 1947

Pengertian Media

Faktor-faktor Psikologis Dalam Belajar

Tanaman Sirih

Pengertian Konseling

Pengertian Urbanisasi

Pengertian Puisi

Pengertian Dokumentasi

Pengertian Sikap

Pengertian Kalimat

Definisi Laptop

Definisi Tes

Definisi Pendidikan Jasmani

Pengertian Wayang

Khasiat Teh Hijau

Pengertian Menulis

Pengertian Seni

Definisi Manajemen Keuangan

Definisi Kurikulum

Definisi Menyimak

Pengertian dan Definisi Komunikasi Politik

Pengertian dan Definisi Karbon Dioksida

Pengertian Bakat

Pengertian Kompetensi

Pengertian Konsep

Ciri Pembelajaran Matematika Realistik

Model Pembelajaran Van Hiele

Pengertian Produksi

Kemandirian Belajar

Belajar Matematika

Peranan Alat Peraga

Metode Ekspositori

Pengertian Informasi

Pendekatan Matematika Realistik

Hasil Belajar

Pengertian Mengajar

Kurikulum Di Amerika

Bakteri Enterobacter Sakazakii

Fungsi dan Peran Koperasi

Arti Dokumen

Manfaat Koperasi

Definisi Koperasi

Cara Menurunkan Berat Badan

Definisi Sugesti

Pengertian Hukum

Pengertian Poligami

Bisnis Usaha Kos-kosan

Osmosis

Sintaksis Puisi

Suku Dayak

Definisi Data

Fungsi Kredit

Klasifikasi Produk Asuransi

Penelitian Deskripsi

Sejarah Waralaba

Sejarah Waralaba

Model Pembelajaran Konstruktivistik

Peta Tematik

Tujuan Asuransi

Sejarah Asuransi

Jenis-jenis Dongeng

Sistem Peredaran Darah Terbuka

Proses Enkulturasi

Tulang Keras

Sejarah Linux

Prinsip-prinsip Pengorganisasian

Contoh Pidato

Pengertian Organisasi

Penggolongan Biaya

Macam-macam Alat Pendidikan

Kegunaan Evaluasi Pendidikan

Fungsi Tes

Pengertian Kepemimpinan

Pengertian Korupsi

Kurikulum 1975

Pendidikan Luar Sekolah

CPNS Provinsi Lampung

Fungsi Perpustakaan

Sejarah 10 November

Sejarah Hari Pahlawan

Kata Bijak Cinta

Contoh Karangan Narasi

Peran Keluarga Terhadap Perkembangan Anak

Pengertian Kebudayaan

Hukum Perkembangan

Kamera Lubang Jarum

Teks Sumpah Pemuda

Kode Etik Guru

Whiplash and Claiming Compensation

Pengajaran Terprogram

Sejarah Sumpah Pemuda

Pengertian Demokrasi

Hukum Mendel

Pembelajaran Kooperatif

Sejarah Kota Surabaya

Ciri-ciri Jaringan Meristem

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

Lowongan CPNS Kemendiknas 2010

Sejarah Komputer

Jenis-jenis Lembaga Pengendalian Sosial

Penyebab Munculnya Jerawat

Sejarah Bahasa Indonesia

Tujuan Negara

Cara Mengetahui Uang Palsu

SMS Lebaran Bahasa Jawa

Gunung Sinabung

Langkah Penyusunan Butir Soal

Penyakit Tuberkulosis

Lirik Lagu Sule Susis

Contoh Makalah

Negara Hukum
Kategori Artikel
Bahasa Indonesia
Bimbingan Konseling

BIOLOGI
BISNIS
Budaya
Budidaya Pertanian
Ekonomi
Fisika
Geografi
Hiburan
HUKUM
Ilmu Administrasi
Kesehatan
KIMIA
Kontes Seo
Kumpulan Puisi
Lain-lain
Lirik Lagu Indonesia
Lirik Lagu Inggris
Lirik Lagu Malaysia
MODEL PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN
Pendidikan dan Pembelajaran
Pengembangan Diri
POLITIK
Privacy Policy
Referensi
Resep Kue
Resep Masakan

SEJARAH
Seputar Olah Raga
SOSIAL
TEKNOLOGI
TUTORIAL
Blog Archive

Artikel Pilihan
Contoh Makalah

Copyright 2010 Media Pembelajaran.All Rights Reserved.Powered by Blogger.