Anda di halaman 1dari 8

Terapi pada

pacemaker :
Disusun oleh :
Diati setianing tyas
201401006
S1 keperawatan

TERAPI
PACEMAKER
Pacemaker adalah alat listrik yang mampu
menghasilkan stimulus listrik berulang ke
otot jantung untuk mengontrol frekuensi
jantung. Pacemaker biasanya digunakan
bila pasien mengaami gangguan hantaran
atau loncatan gangguan hantaran yang
mengakibatkan kegagalan curah jantung.

JENIS JENIS PACEMAKER


Pacemaker yang sering digunakan adalah
pacemaker demand (sinkronus, nonkompetitif)
yang diatur pada frekuensi tertentu dan
menstimulasi jantung saat tidak terjadi
repolarisasi jantung normal. Jenis ini hanya
berfungsi bila frekuensi alami jantung berjalan
di bawah ambang tertentu. Pacemaker fixed
rate (asinkronus, ompetitif) menstimulasi
ventrikel pada frekuensi konstan yang sudah
diatur sebelumnya, dan tidak tergantung irama
pasien.

Kenapa perlu dipasang alat pacu jantung?


Pemasangan alat pacu jantung adalah untuk
membantu mengontrol irama (denyut) jantung
pasien. Alat ini dapat dipasang untuk sementara
untuk memperbaiki denyut jantung lambat
akibat serangan jantung, operasi, atau
keracunan obat. Alat pacu jantung juga dapat
dipasang secara permanen untuk mengoreksi
denyut jantung yang lambat (bradikardia), atau
dalam beberapa kasus, untuk membantu
mengobati gagal jantung.

Pacemaker Atrioventrikel (cetusan


Fisiologis).
Teknologi pacameker, malelui perkembangan
pacemaker AV, telah membantu perkembangan
terapi pacemaker yang aman dan efektif untuk
berbagai masalah jantung yang kompleks.
Pacemaker AV dianggap yang paling disukai
karena dapat diprogram agar menyerupai
fungsi intrinsic jantung pasien itu sendiri,
sehingga dinamakan pacemaker fisiologis.

KODE UMUM PACEMAKER BESERTA


FUNGSINYA.
Pengkodean tersebut didasarkan pada kode ICHD
karena sangsinya dijalankan oleh Inter Society
Comission For Heart Disease. tiga kode yang
digunakan dalam praktek sehari-hari yaitu :
1. Pernyataan pertama, selalu menyebutkan
ruang yang akan dicetuskan, yaitu ruang yang
diisi electrode cetusan. Karakter huruf yang
mungkin pada kode ini adalah A (atrium), V
(ventrikel), dan D (dual, artinya A dan V).

2.Pernyataan kedua, menjelaskan ruang yang diindera oleh


pembangkit pacemaker, informasi yang diindera dihubungkan
ke pembangkit untuk diinterpretasi dan ditindaklanjuti.
Karakter huruf yang mungkin di isi adalah A (atrium) V
(ventrikel) dan D (dual).
3.Peryataan ketiga selalu menjelaskan tipe respons yang
ditunjukan oleh pacemaker. Adalima huruf untuk menerangkan
respons tersebut, tetapi dari kelima itu hanya dua yang biasa
digunnakan: I (inhibitory) dan T (Triggered). Respons
penghambat (ihibitory) berarti respons pacemaker dikontrol
oleh aktivitas jantung pasien itu sendiri; artinya pacemaker
tidak kan berfungsi bila jantung pasien berdenyut. Sebaliknya
respons triggered berarti pacemaker akan mencetuskan
respons yang berdasarkan pada aktivitas jantung intrinsic

TERIMA KASIH