Anda di halaman 1dari 5

BUPATI .

ASALAMUALAIKUM WR WB
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Semua
Alhamdulilah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa
karena atas perkenan-Nya, maka pada kesempatan yang berbahagia ini, kembali kita
dapat dipertemukan dan bersilaturahmi di tempat ini untuk menghadiri Pembukaan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2016 Tingkat
Kabupaten Beltim.
Sholawat dan salam, marilah senantiasa pula kita curahkan kepada junjungan kita, Nabi
Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat dan umat pengikut setia serta taat
beribadah hingga akhir zaman. Semoga ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa
senantiasa memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita untuk melaksanakan
tugas mewujudkan masyarakat Kabupaten Beltim yang Sejahtera, Berdaya Saing,
Inovatif Dan Bermartabat.
Pertama tama, pada kesempatan yang sangat berbahagia ini, tak lupa saya ingin
menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan saudara saudara untuk dapat hadir
bersama sama guna membahas usulan usulan rencana pembangunan untuk tahun
anggaran 2016 dari Kecamatan Kecamatan yang ada di Kabupaten Beltim dan Forum
SKPD Kabupaten Beltim. Semoga pertemuan dan kebersamaan kita akan mendatangkan
banyak manfaat bagi tercapainya kualitas hidup masyarakat yang semakin baik dari
waktu ke waktu.
Hadirin yang berbahagia,
Sebagaimana

kita

ketahui

bahwa

Musyawarah

Perencanaan

Pembangunan

(Musrenbang) RKPD Tahun 2016 Tingkat Kabupaten Beltim ini merupakan peajabaran
dari Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional (SPPN), Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 2004 tentang Rencana Kerja
Pemerintah, dan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan

Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah perlu


menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana tahunan atau Rencana
Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggaraan
pemerintahan di pusat dan daerah dengan melibatkan masyarakat.
Dalam pelaksanaan undang-undang tersebut, diadakan tahapan-tahapan perencanaan
pembangunan. Dimulai dari musyawarah perencanaan pembangunan tingkat desa
sampai musyawarah perencanaan pembangunan tingkat nasional. Kesemua itu
merupakan wahana menangkap aspirasi masyarakat dan teragendakan setiap tahunnya.
Seperti kita ketahui bahwa untuk 5 (lima) tahun kedepan VISI yang diemban oleh Bupati
dan Wakil Bupati Beltim adalah KABUPATEN BELTIM SEJAHTERA, BERDAYA
SAING, INOVATIF DAN BERMARTABAT.
Adapun untuk menjabarkan Visi tersebut dibuat kedalam 4 (empat) MISI, yaitu :
1. Meningkatkan

kualitas

sumberdaya

manusia

percepatan laju pembangunan daerah


2. Mewujudkan
kemandirian
perekonomian

guna

mendukung

daerah

melalui

pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis potensi sumberdaya lokal


dan optimalisasi peranan usaha mikro kecil dan menengah.
3. Reformasi birokrasi guna mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang
baik.
4. Menciptakan stabilitas politik, keamanan, kedamaian, ketentraman
masyarakat dan ketertiban umum.
Lebih jauh lagi bahwa dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dalam
Undang-Undang No.25 Tahun 2004 tentang Perencanaan pembanguan nasional
mencakup lima pendekatan dalam seluruh rangkaian perencanaan, yaitu: politik;
teknokratik; partisipatif; atas-bawah ( top-down); dan bawah-atas (bottom-up).
Semua tahapan itu harus dilewati sehingga semua aspirasi masyrakat dapat tertampung
(buttom up planing).
Pendekatan politik menekankan upaya mewujudkan Visi-Misi Kepala Daerah
sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Beltim 2013-2018. Perencanaan
dengan pendekatan teknokratik dilaksanakan dengan menggunakan metode dan
kerangka

berpikir ilmiah oleh lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional

sebagaimana diatur dalam PP No 8 Tahun 2006. Perencanaan dengan pendekatan


partisipatif dilaksanakan dengan melibatkan semua

pihak yang berkepentingan

(stakeholders) terhadap pembangunan. Oleh karena itu untuk mengakomodir aspirasi

dan dinamika sosial ekonomi yang berkembang maka masyarakat perlu dilibatkan dalam
proses perencanaan pembangunan. Sedangkan pendekatan atas-bawah dan bawahatas dalam perencanaan dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan. Rencana hasil
proses atas-bawah dan bawah-atas diselaraskan melalui Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan baik di tingkat Nasional, Provinsi,
Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa.
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2016 Tingkat
Kabupaten Beltim adalah salah satu dari seluruh rangkaian tahapan perencanaan
pembangunan dimana setiap SKPD dan kecamatan saling mensingkronisasikan semua
rencana pembangunan di tingkat kecamatan dengan difasilitasi dan dikoordinasikan
oleh BAPPEDA.
Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2016
Tingkat Kabupaten Beltim ini diharapkan usulan program dan kegiatan tiap SKPD dan
Kecamatan telah dapat disingkronisasikan sampai pada tahap pemunculan prioritas
kegiatan.
Adapun setiap Rencana Kinerja (RENJA) SKPD Tahun 2016 yang dibahas dalam
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2016 Tingkat
Kabupaten Beltim ini harus mempedomani beberapa hal-hal sebagai berikut :
-

Setiap usulan program dan kegiatan tetap mengacu pada Permendagri Nomor 59

Tahun 2007
Setiap usulan program dan kegiatan tetap mengacu dan memprioritaskan pada

target-target RPJMD 2013 2018 dan Renstra masing-masing SKPD.


Setiap usulan program dan kegiatan selalu diupayakan untuk pencapaian target
pengentasan kemiskinan pada masing-masing SKPD sesuai dengan Rencana Aksi
pada Dokumen Strategis Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) Kab. Beltim

dan Target MDGs.


Setiap usulan program dan kegiatan tetap mempertimbangkan Rencana aksi
pengembangan pariwisata di Kabupaten Beltim serta Rencana aksi pengelolaan
Tanjung Batu, Kawasan Industri Suge, Peningkatan dan Pengelolaan Hasil Laut
dan Perikanan serta Pengembangan Kewilayahan terutama bagi pengembangan
Kecamatan Selat Nasik dan Pulau-pulau kecil di Kabupaten Beltim.

Hadirin yang berbahgia,


Kita juga patut bersyukur karena sampai saat ini Kabupaten Beltim merupakan
kabupaten yang mempunyai kemajuan yang signifikan dalam pembangunan daerah.

Hal ini bisa terlihat dari peningkatan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5.93 %
dan angka IPM sebesar 74,82.
Walaupun kita juga tidak menutup mata bahwa tantangan pembangunan kedepan
akan semakin berat namun kita tidak boleh patah semangat dan terus berjuang untuk
peningkatan kesejahteraan masyarakat Beltim.
Saudara saudara sekalian, untuk tahun tahun ke depan kita tetap memacu 3 pilar
pembanguan seperti dalam RPJMD Kab. Beltim, yaitu :
1. Sektor Kepariwisataan
2. Sektor Kelautan dan Perikanan
3. Sektor Perhubungan
Dan tetap didukung oleh seluruh sektor pada masing masing SKPD terutama bidang
pendidikan dan kesehatan. Selain itu pada tahun-tahun sebelumnya infrastruktur
telah ada dan baik, makan diharapkan semua SKPD dapat mengisi infrastruktur yang
telah ada tersebut sesuai dengan tugas masing-masing SKPD.
Namun saya yakin dan percaya dengan pembangunan yang terencana serta didukung
implementasi mekanisme system tata kelola pemerintahan serta infrastruktur yang
tepat akan menjadikan Kabupaten Beltim terus bergerak maju menuju perubahan
yang lebih baik lagi.
Demikian yang dapat saya sampaikan pada momentum yang baik ini. Sekali lagi,
terima kasih atas kehadiran dan partisipasi aktif saudara saudara dalam
perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Beltim yang kita cintai ini.
Dengan mengucapkan :
Bismilahirrohmaanirrohiim

Musyawarah

Perencanaan

Pembangunan

(Musrenbang) RKPD Tahun 2016 Tingkat Kabupaten Beltim, secara resmi saya
nyatakan dibuka. Teriring doa dan harapan semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha
Esa, memberkati setiap langkah positif yang kita kerjakan untuk mengisi
pembangunan disegala bidang kehidupan demi Beltim dan Indonesia yang lebih baik
di masa mendatang dan menjadi amal baik kita di hadapan Allah SWT. Amin.
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb

BUPATI BELTIM