Anda di halaman 1dari 3

Kenali Lebih Dalam Cara

Kerja Sistem AC Mobil &


Fungsi Komponennya
October 2, 2015 admin

Air Conditioner atau biasa dikenal dengan AC saat ini menjadi kebutuhan
sekunder masyarakat khususnya masyarakat perkotaan. Alat pendingin ini
biasanya terpasang pada kantor, toko, mall dan masih banyak tempat lainnya.
Kini AC Mobil juga dipasang pada semua merek dan tipe kendaraan roda empat
atau mobil sebagai salah satu fasilitas penunjang transportasi. Alat ini dirasakan
sangat perlu mengingat cuaca yang panas dan kemacetan yang dapat membuat
stress sehingga dapat menyejukan keadaan mobil.

Lalu apakah ada perbedaan antara sistem kerja AC mobil dibandingkan dengan
AC pada tempat lainnya ? Secara umum tidak jauh berbeda untuk cara kerja AC
pada kedua tempat tersebut. Lalu bagaimana cara kerja sistem AC Mobil
tersebut karena mengetahui setiap cara kerjanya aka menambah pengetahuan
kita dan tentunya akan kita dapat gunakan sewaktu-waktu jika diperlukan.
Setidaknya kita sudah mengerti walaupun kita tidak dapat memperbaikinya
sendiri.
Sebelum mengetahui tentang cara kerja sistem AC mobil, sebaiknya kita
mengetahui komponen yang terdapat dalam sistem beseta dengan fungsinya.

1. Kompressor AC
Kompresssor ini memiliki fungsi untuk mengalirkan refrigerant atau freon media
pendingin dalam sistem AC mobil. Kompressor ini digerakkan oleh mesin mobil.
Kompresor biasanya juga didefinisikan sebagai alat mekanis yang bertugas
untuk melakukan penghisapan uap refrigeran dari evaporator. Kemudian
melakukan penekanan atau compress dan dengan demikian suhu dan tekanan
uap tersebut menjadi lebih tinggi.
2. Kondensor
Kondensor atau condenser pada Ac Mobil berfungsi untuk mendinginkan atau
membuang panas dari refrigerant atau freon bersuhu dan bertekanan tinggi yang
datang dari kompessor ac. Menggunakan cooling fan mesin atau condenser fan
untuk merubah gas freon menjadi cair.
3. Filter atau Dryer
Berfungsi sebagai penyaring kotoran di dalam sistem AC Mobil
Selanjutnya, katup ekpansi yang memiliki fungsi sebagai penurun tekanan media
pendingin, dan langkah terakhirnya adalah eveporator yang dalam sistem
tersebut berguna sebagai penyerap panas udara dari luar yang mengalir dalam
ruangan yang didinginkan. Cara kerjanya yaitu kompresor yang digerakan
dengan tenaga mesin mobil memompa dan mengalirkan media pendingin atau
freon yang berbentuk gas ke dalam sistem ini dengan tekanan tertentu.
Selanjutnya media pendingin atau freon dialirkan ke bagian kondensor AC dan di
dalam kondensor tersebut freon akan didinginkan dengan cara melepaskan
panas ke udara melalui sirip-sirip kondensor sehingga diubah dalam bentuk cair.
Kemudian media pendingin yang telah berubah menjadi bentuk cair dialirkan ke
komponen selanjutnya yaitu filter atau dryer. Di dalam dryer dilakukan
penyaringan dan pengeringan uap air yang masih ikut beredar di dalam sistem.
Setelah itu media pendingin yang telah difilter dialirkan ke katup ekspansi untuk
menurunkan tekanan media pendingin. Oleh karena tekanannya turun, maka
media pendingin menjadi kabut yang memiliki temperatur rendah. Media
pendingin yang memiliki tekanan dan temperatur rendah dialirkan ke
eveporator,Evaporator menjadi dingin, udara yang mengalir melalui sirip-sirip
eveporator dan diserap panasnya. Terakhir, udara yang temperaturnya telah
turun dialirkan ke dalam ruang kendaraan