Anda di halaman 1dari 15

Oseanografi Fisis

Sifat Fisis Air

Molekul Air
Molekul air tawar terdiri dari dua atom H+ dan satu atom
O=. Struktur molekul air tawar (H2O) unik, dimana sudut
antara atom H+ dan atom O= adalah 105o

molekul air bersifat bipolar


(mempunyai dua kutub).
Sumber: mailer.fsu.edu/~jkostka/courses/CH05.ppt

Atom H+ dan O= diikat oleh suatu ikatan kimia yang disebut ikatan kovalen (covalent
bond). Ikatan kovalen ini terbentuk dengan cara saling berbagi elektron antara atom
H+ dan atom O=. Tiap atom H+ berbagi (share) elektron tunggalnya dengan atom O=,
dan atom O= berbagi satu elektronnya dengan tiap atom H+.

Mekanisme
terbentuknya
ikatan kovalen
Sifat kimia suatu atom ditentukan oleh elektronnya dan setiap atom menginginkan
suatu konvigurasi elektron yang simetris seperti yang dimiliki oleh gas-gas mulia.
Konvigurasi elektron yang simetris adalah sedemikian sehingga kulit (shell)
pertama mempunyai 2 elektron, kulit kedua mempunyai 8 elektron (total 10
elektron), kulit ketiga mempunyai 8 elektron (total 18 elektron) dan seterusnya

airpun memiliki karakteristik yang khas, menurut Effendi (2007 : 22-23),


karakteristik tersebut adalah sebagai berikut :
a. Pada kisaran suhu yang sesuai bagi kehidupan, yakni 0C (32o F) 100 C, air
berwujud cair. Suhu 0 C merupakan titik beku (freezing point) dan suhu 100C
merupakan titik didih (boiling point) air.
b. Perubahan suhu air berlangsung lambat sehingga air memiliki sifat sebagai
penyimpanan panas yang sangat baik. Perubahan suhu air yang lambat
mencegah terjadinya strees pada makhluk hidup karena adanya perubahan
suhu
yang medadak dan memelihara suhu bumi agar sesuai bagi makhluk hidup.
Sifat ini juga menyebabkan air sangat baik digunakan sebagai pendingin
mesin.
di bumi.

c. Air memerlukan panas yang tinggi dalam proses penguapan. Penguapan


(evaporasi) adalah proses perubahan air menjadi uap air. Proses ini
memerlukan energi panas dalam jumlah besar. Sebaliknya, proses perubahan
uap air menjadi cairan (kondensasi) melepaskan energi panas yang besar.
Pelepasan energi ini merupakan salah satu penyebab mengapa kita merasa
sejuk pada saat berkeringat. Sifat ini juga merupakan salah satu faktor utama
yang menyebabkan terjadinya penyebaran panas secara baik di bumi.
d. Air merupakan pelarut yang baik. Air mampu melarutkan berbagai jenis
senyawa kimia. Air hujan mengandung senyawa kimia dalam jumlah yang
sangat sedikit, sedangkan air laut dapat mengandung senyawa kimia hingga
35.000 mg/liter, (Tebbut, 1992). Sifat ini memungkinkan unsur hara terlarut
diangkut ke seluruh jaringan tubuh makhluk hidup dan memungnkan bahanbahan
toksik yang masuk ke dalam jaringan tubuh makhluk hidup dilarutkan
untuk dikeluarkan kembali. Sifat ini juga memungkinkan air digunakan sebagai
pencuci yang baik dan pengencer bahan pencemar (polutan) yang masuk ke
dalam air.

e. Air memiliki tegangan permukaan yang tinggi. Suatu cairan dikatakan memiliki
tegangan permukaan yang tinggi jika tekanan antar molekul cairan tersebut
tinggi. Tegangan permukaan yang tinggi menyebabkan air memiliki sifat
membasahi suatu bahan secara baik (higher wetting ability).
f. Air merupakan satu-satunya senyawa yang merenggang ketika membeku.
Pada
saat membeku, air merenggang sehingga es memiliki densitas (massa/volume)
yang lebih rendah daripada air.