Anda di halaman 1dari 10

M.

Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
KANDUNGAN CAT ANTI KOROSI
Cat anti korosi disebut juga sebagai cat tahan korosi atau cat tahan
karat adalah sebuah material cat yang di aplikasikan atau dilapiskan kepada
material yang terbuat dari bahan besi, baja atau steel, agar supaya baja/steel/besi
tersebut tidak timbul korosi atau karat. Cat Anti Korosi atau Cat Anti Karat
mempunyai karakteristik sifat proteksi atau Protective Coating anti korosi. Cat
Anti Korosi atau Cat Anti Karat pada dasarnya mengandung pigment yang
berfungsi untuk mencegah korosi atau karat, di kombinasikan dengan resin atau
binder atau perekat yang mempunyai sifat proteksi terhadap besi/baja/steel
sehingga terlindung dari media luar, yaitu udara dan air.
Cat anti korosi umumnya merupakan suatu jenis cat dasar atau cat meni atau
cat primer yang cocok sekali diaplikasikan pada suatu industri saat setelah
besi/steel/baja melalui proses blasting atau pembersihan dengan skala sa 2,5a.
Setelah proses ini Cat Anti Korosi atau Cat Anti Karat dapat langsung
diaplikasikan dengan menggunakan kuas, roll, air spray atau airless spray,
dengan pengencer thinner perbandingan 10-20 prosen dari berat cat atau
tergantung jenis aplikasi dan metode pengecatan di lapangan. Umumnya Cat Anti
Korosi atau Cat Anti Karat berwarna grey atau red oxide. Warna grey pada Cat
Anti Korosi atau Cat Anti Karat mengandung pigment zinc yang terdapat pada cat
yang bernama Inorganic Zinc, Zinc Rich Primer, Shop Primer, Metal Primer,
Zinc Chromate Primer dan Epoxy ZInc Rich Primer.
Cat anti korosi atau cat anti karat yang berkelas dan berkualitas yang baik
bagus dan bermutu tinggi adalah cat anti korosi yang mengandung pigment dasar
yang bernama zinc dengan kadar yang tinggi umumnya terdapat pada cat yang
bernama Inorganic Zinc atau Zinc Rich Primer. Bentuk cat ini adalah berupa
bubuk atau dust dan dikombinasikan dengan resin chlorinated rubber resin atau
polyamide resin. Cat anti korosi atau cat anti karat jenis ini dapat melindungi
besi/baja/steel dari korosi dan karat dalam jangka waktu yang lama, serta
mempunyai karakteristik Protective Coating terhadap air dan air laut, Sehingga
cocok diaplikasikan pada perbendaharaan kapal / marine, Jalur Perpipaan /

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
Pipeline, Tank Storage / Tangki penyimpanan. Dari segi harga, Cat Anti Korosi
atau Cat Anti Karat jenis ini adalah tergolong cat yang mahal.
Cat anti korosi yang berkelas standar terdapat pada jenis cat bernama Alkyd
Primer, Metal Primer, Epoxy Primer dan Shop Primer. Cat Anti Korosi jenis ini
mempuyai warna grey atau red oxide, dapat mencegah karat atau korosi dalam
jangka waktu yang lama, sehingga cocok di aplikasikan pada Pipeline, Tank
Storage dan Steel Structure pada daerah pinggir laut, offshore dan onshore. Cat
Anti Korosi jenis ini tidak cocok untuk pengecatan dasar atau awal setelah proses
blasting. SSPC yang dianjurkan adalah Sa 2,5a dan perbandingan thinner sebesar
10%-20%, tergantung jenis metode dan aplikasi di lapangan. Dari segi harga, jenis
ini adalah tergolong cat yang standart.
Cat anti korosi yang ekonomis umumnya terdapat pada jenis cat yang
bernama Zinc Chromate atau meni besi merah atau meni besi hijau atau Meni Ijo
(orang jawa menyebut). Cat Anti Korosi atau Cat Anti Karat jenis ini cocok
diaplikasikan

untuk

pekerjaan

Steel

Structure

atau

Steel

Cosntrution,

Bridge/jembatan, tower, dan perbendaharaan material lainnya. Dari segi harga,


Cat Anti Korosi atau Cat Anti Karat jenis ini adalah tergolong cat yang murah.
A. Pelapisan Organik (organic coating)
Coating atau lapis lindung adalah bahan yang di gunakan untuk melapisi
atau menutupi permukaan material dengan tujuan untuk memisahkan material dari
pengaruh interaksi dan lingkungannya. Dalam pelapisan permukaan metal dengan
cat ada beberapa faktor yang menentukan efektifitas pelapisan tersebut. Tujuan
pengecatan hanya sekedar kosmetik (demi penampilan/keindahan), yang
membedakan adalah tingkat ketebalan yang menentukan mutu isolasi permukaan
metal terhadap lingkungannya tidak merupakan syarat utama. Adapula tujuan lain
dari pengecatn itu yakni sebagi tanda misalnya:
a. Colour coding mempunyai jenis indikasi material benda yang dicat.
b. Colour coding menunjukan jenis fluida yang dikandung suatu peralatan
misalnya kuning untuk gas hiaju untuk oksigen , hijau muda untuk air pendingin ,
merah untuk pemadam kebakaran, coklat untuk minyak pelumas , perak untuk
hidrokarbon , putih untuk zat kimia dll

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
Agar dapat dicapai tingkat perekatan yang tinggi anatara permukaan metal
dengan bahan pelindung, diperlukan persiapan permukaan yang bermacammacam disesuaikan degan tingkat keperluan dan mutu bahan cat. Berhasil atau
gagalnya suatu pengecatan sangat bergantung pada tingkat perekatan anatara cat
dan permukaan serta ingkat kepadatan dan perataan dari cat itu sendiri.
Persiapan permukaan ditentukan oleh :
1.
2.
3.
4.
5.

Kegunaan perlindungan cat


Lama perlindungan yang efektif
Jenis dari mutu cat
Tingkat perekatan yang diminta serat jenis media yang diproses
Terdapat jenis bahan pelindung khusus yang dapat diterapkan tanpatanpa
persiapan permukaan sama sekali.

Cara persiapan permukaan, segala sesuatu telat dispesifikasi dari steel structure
painting council :
1.
2.
3.
4.
5.

Pembersihan dengan solvent (pelarut)


Pembersihan alat pembersih manual
Pembersihan dengan alat pembersih mekanis
Pembersihan dengan penyemprotan partikel padat
Penyemprotan metal hamper putih

Selain itu cara lain untuk persiapan permukaan atau pembersihan produk karat
pada permukaan metal adalah dengan basuh kimia atau chemical cleaning.
Bahan-bahan kimia yang dapat di pakai adalah:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Wetting agent sebagai unsure pembasah


Surfactans sebagai pemberi tenaga
Amalgam sebagai peluntur gemuk
Surface active agent untuk mengahasilakan reaksi polarisasi
Sanitizer sebagai pencuci
Emulsifying additives sebagi penstabil pH
Purifying compounds
Inhibitor sebagai penstabil suhu
Scavenging agent sebagi bahan aktif

Fungsi utama perlindungan permukaan dengan cat:


1.

Mencegah hubungan langsung antara metal dengan lingkungannya yang


korosif

2.

Menghalangi hubungan langsing antara metal dan lingkungannya

3.

Menghambat langsung antara metal dengan lingkungannya

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
4.

Mamasok arus yang melindungi permukaan metal

Komposisi Cat
Istilah cat meliputi sejumlah system pelapisan berbeda yang dirancang
untuk keperluan berbeda-beda pula. Sebelum cat disiapkan terlebih dahulu kita
harus menetapkan cara penyiapan permukaan seperti yang telah dijelaskan diatas,
cara pengecatan dan untung rugi penggunaan cat.
Cat pada dasarnya terdiri dari:
a.

Wahana (vebicle) yaitu zat yang membuat cat mempunyai fluiditas bila
mengering atau menguap meninggalkan suatu selaput padat.

b.

Pigmen yaitu yang tersuspensi dalam wahan. Pigmen mengendalikan laju


korosi, atau laju difusi reaktan-reaktan pada selaput kering.

c.

Aditif yaitu yang mempercepat proses pengeringan atau memungkinkan


lapisan cat kering lebih tahan terhadap lingkungan kerja.

Vebicle menjadi kering melalui salah satu proses berikut:


1.
2.

Penguapan unsur pelarut dalam wahana.


Perubahan kimia, terutama oksidasi terhadap unsur cair dalam wahana,

3.

misalnya minyak cat.


Polimerisasi yaitu reaksi kimia anatara wahana dan agen pengering yang di
campurkan kedalam cat tepat sebelum digunakan.

Macam-macam Cat
Jenis-jenis cat dibagi menjadi beberapa kelompok generik besar yang
masing-masing dinamai berdasarkan penggunaan cat atau bahan kimia
pengikatnya all :
1. Cat primer pra-fabrikasi
Cat ini dipakai untuk membersihkan, membebaskan baja dari karat untuk
melindunginya selama tahapan fabrikasi atau perakitan struktur yang memakan
waktu sampai beberapa bulan. Cat primaer biasanya terdiri dari bubuk seng atau
besi oksida merah dengan resin epoksid sebagai pengikat. Cat ini mongering
dalam 2-3 menit sesudah diulaskan dan melindungi logam sampai selama 12
bulan.
2. Cat primer pra- perlakuan

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
Cat ini digunakan untuk menyiapkan permukaan logam dan menjamin
diperolehnya adhesi serta unjuk kerja cat akhir yang baik. Untuk mendapatkan
hasil yang baik, permukaan baja harus bersih dan bebas dari karat. Cat ini
mongering dalam waktu yang singkat sekali.untuk mendapatkan hasil yang baik
lapisan primer pra perlakuan selalu diberikan pada pelapisan seng, khususnya bila
cat seng kromat akan digunakan sebagai lapisan primer untuk pelapisan akhir.
3. Cat minyak
Bahan dasar dari cat ini bisanya terbuat dari pengering nabati seperti minyak
rami atau minyak kayu. Pengeringannya melalui proses waktu yang lama, karena
itu cat harus dibiarkan sampai 48 jam sebelum ditimpah lapisan baru dan harus
ditunggu selama 7 hari sebelum cat akhir diberikan.
4. Cat oleoresin (Vernis)
Cat ini biasanya berfungsi untuk memperbaiki sifat-sifat pengeringan dan
pengikatan lapisan dan merupakan penyempurnaan dari cat minyak yang
sederhana. Cat tipe resinfenolat tahan terhadp abrasi tetapi ketika dilaskan,
permukaan tidak boleh lembab.
5. Karet diklorinasi
Cat ini dibuat dengan cara melarutkan karet terklorinasi kedalam pelarutpelarut khusus (aromatic). Sesudah dipakaikan, penguapan pelarut mengendapkan
lapisan kering yang hamper tidak mengalami polimerisasi.
6. Cat berbahan pengikat air
Cat ini tersedia dalam beberapa bentuk baik itu berupa larut atau hanya
berupa emulsi. Cat ini dapat digunakan sebagai pelapis air diatas cat dasar yang
banyak mengandung seng. ventilasi yang memadai harus disediakan selama cat
mengering agar kelembapan relative pada permukaannya tetap rendah. Jika
kelembapan terlalu tinggi maka akan banyak air yang terperangkap dibawa cat
dan akan berakibat buruk pada hasil akhirnya. Gambar 14.2 memperlihatkan
sebuah korosi mobil yang baru saja diangkat dari tangki elektroforesis. Dalam hal
ini, sederet elektroda diatur disekeliling karoseri, lalu diberi suatu potensial
sehingga partikel-partikel cat tertarik dan menempel pada logam dan melepaskan
muatan masing-masing. Lapisan endapan yang netral itu bertindak sebagai

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
isolator dan membatasi potensial yang diberikan, dengan demikian tebal lapisan
dapat terkendalikan.
B.

Pelapisan Anorganik
Pelapisan anorganik terdiri dari lapisan Portland cement dan vitreus

enamels, glass lining dan porcelain lining


1. Pelapisan dengan Portland cement
Pelapisan dengan Portland cement mempunyai keunggulan ekonomis
karena lebih murah, lebih mudah dirawar/di perbaiki, lebih mudah memasangnya
serta memiliki koefisien muai yang hampir sama dengan baja, yakni 1,0x10 -5/oC
dan 1,2x10-5/oC untuk baja.
Penerapan

pelapisan

ini

dapat

dilakukan

dengan

pengecoran

sentrifugal/untuk bagian dalam pipa atau benda silindris, dengan troweling dan
dengan disemprotkan (spraying).
2. Pelapisan vitereus enamel, glass lining dan porcelain lining
Pada hakekatnya vitereus enamel, glass lining dan porcelain lining adalah
pelapisan zat gelas yang memiliki koefisien muai yang sesuai dengan metal yang
dilindunginya. Cara penerapannya adalah bubuk gelas dikenakan pada permukaan
yang berbentuk asam atau seperti yang telah disiapkan.
Melindungi permukaan logam adalah cara pencegahan korosi tertua dan
yang biasa diterapkan tetapi perlindungan tidak terbatas dengan bahan organik
saja. Contohnya timah putih dapat digunakan sebagai lapisan "inert" pada
permukaan baja. Lembaran tembaga, lembaran nikel, lembaran perak merupakan
permukaan yang tahan korosi. Logam dapat dilapisi dengan logam lainnya dengan
proses pencelupan ke dalam logam cair proses ini disebut galvanisasi. Bahan
keramik inert dapat juga digunakan sebagai lapisan pelindung. Sebagai contoh
enamel adalah lapisan oksida berbentuk serbuk gelas dan cairan, sehingga
terbentuk lapisan seperti kaca. Pada lapisan organik misal lapisan cat mengisolir
logam dibawahnya dari elektrolit yang dapat menimbulkan korosi. Batas
keampuhan cara ini ditentukan oleh perilaku lapisan pelindung ini selama
pemakaian. Lapisan organik ini tidak tahan suhu tinggi dan gesekan. Pada gejala
pasivasi dimana beberapa jenis logam membentuk lapisan pelindung seperti

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
contoh (logam alumunium dan baja tahan karat) mungkin terpasifasi karena
bereaksi dengan oksigen pada permukaan terbentuk lapisan pelindung logam yang
terisolasi listrik tidak mungkin terkorosi.
Syarat bahan pelapis dari logam :
1.

Logam pelapis harus jauh lebih tahan terhadap serangan lingkungan


dibanding logam yang dilindungi.

2.

Logam pelapis tidak boleh memicu korosi pada logam yang dilindungi
seandainya mengalami goresan atau pecah di permukaan.

3.

Sifat-sifat fisik seperti kelenturan dan kekerasannya harus cukup memenuhi


persyaratan operational struktur atau komponen bersangkutan.

4.

Metode pelapisannya harus bersesuaian dengan proses fabrikasi yang


digunakan untuk membuat produk akhir.

5.

Tebal lapisan harus merata dan bebas dari pori-pori.

Metode metode pelapisan dengan logam


1.

Penyalutan listrik (penyepuhan , electroplating)

2.

Galvanisasi pencelupan panas (hot dipping)

3.

Pelapisan dengan penyemprotan

4.

Pelapisan dengan penempelan (clad coating )

A.

Elektroplaiting
Metode electroplating adalah sebagai berikut: Pelapisan menggunakan

arus searah dimana logam pelapis bertindak sebagai anoda,sedangkan logam


dasarnya sebagai katoda. Cara terakhir ini yang disertai dengan perlakuan awal
terhadap benda kerja yang baik mempunyai berbagai keuntungan dibandingkan
dengan cara-cara yang lain. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
a.

Lapisan relatif tipis.

b.

Ketebalan dapat dikontrol

c.

Permukaan lapisan lebih halus.

d.

Hemat dilihat dari pemakaian logam khrom.

B.

Galvanisasi pencelupan panas ( hot dipping)


Galvanisasi merupakan proses pelapisan logam induk dengan logam lain

dengan tujuan agar logam induk mempunyai ketahanan korosi yang lebih baik.

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
Galvanisasi umumnya menggunakan logam yang memiliki titik cair yang lebih
rendah . Galvanisasi bersama dengan electroplating, cladding, thermal spray,
aluminizing dan sherardizing adalah metode-metode untuk melapiskan logam
pada permukaan substrat (metallic coating).
Penggunaan metallic coating memiliki dua tujuan:
1.

Sebagai pelindung korosi

2.

Sebagai anoda korban


Galvanisasi baja biasanya digunakan seng atau aluminum. Pada proses

galvanisasi celup panas baja dengan seng, awalnya baja dicelupkan dalam seng
cair (450-475 oC). Pencelupan ini menyebabkan logam seng akan menempel pada
logam induk (baja). Pembentukan intermetallic Fe dengan Zn dapat meningkatkan
kekuatan lekat lapisan ini. Selain itu parameter lain yang menentukan pelekatan
adalah tingkat kebersihan permukaan, temperatur, waktu, dan komposisi kimia
logam induk dan pelapis. Umur pakai tergantung pada lingkungan dan ketebalan
lapisan. Galvanisasi celup panas mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan.
Kelebihannya diantaranya memiliki umur panjang dan tidak memerlukan topcoat
untuk lingkungan pH 5-10, dapat memproteksi bentuk struktur yang komplek dan
rumit, serta sekali celup dapat melapisi permukaan luar dan dalam secara
bersamaan. Kekurangannya diantaranya besar struktur yang akan dilapisi dibatasi
dengan ukuran penampung, tidak baik untuk struktur yang selalu terendam serta
tidak cocok struktur yang diaplikasikan untuk lingkungan pH <5 dan >10. Kalau
akan dilakukan topcoating, permukaan yang porous harus ditutupi dengan sealer.
Urutan proses:
1.

Persiapan permukaan
Untuk mendapatkan gaya pelekatan yang baik, permukaan substrat harus

bersih dari kontaminan seperti welding slag, mill scale, cat, oli, debu dan grease.
Oli, debu dan grease dihilangkan dengan solven cleaning (SSPC SP 1), yaitu
dengan mencelupkan ke dalam causatic panas. Karat, mill scale dan kontaminan
organik dihilangkan dengan hot mineral acid pickling (SSPC SP 8).
2.

Fluxing

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
Merupakan pembersihan lapisan oksida dengan pencelupan ke dalam larutan
preflux seperti zinc ammonium chloride pada temperatur 40-60 oC.
3.

Dipping
Proses ini adalah proses utama. Pencelupan pada logam cair dapat dilakukan

selama 8 detik hingga 8 jam tergantung pada jenis logam dan ketebalan.
4.

Postdipping treatment
Setelah dilakukan pencelupan, logam yang telah dilapisi didinginkan dengan

udara atau dicelupkan ke dalam air. Tampilan dapat diperbaiki dengan chromating
atau phosphating.
C.

Pelapisan dengan penyemprotan


Pemakaian suatu lapisan metalik dengan proses penempatan cairan logam

atau yang telah dilunqkkan dengan pemanasan yang disemprotkan ke bahan


dasar.

DAFTAR PUSTAKA
Claudia. 2010. Komposisi dan kegunaan cat. http://cloudyaezra.blogspot.com/.
Diakses pada 25 oktober 2013.

M. Amirullah Lubis
03101403030
Shift Selasa Pagi
TUGAS KHUSUS
Agatha. 2011. Industrial cat anti korosi. http://agathapaint. com/?Industrial:
Cat_Anti_Korosi_%7C_Cat_Anti_Karat/. Diakses pada 25 oktober 2013
Fathur. 2010. Pelapisan dengan cat. http://catbesi.wordpress.com/. Diakses pada
25 oktober 2013
Rahmad. 2012. Pembuatan cat. http://mudhzz.wordpress.com/pembuatan-cat/.
Diakses pada 25 Oktober 2013
Ratna.

2010.

Klasifikasi

dan

kegunaan

cat.

http://www.chem-is-

try.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_xi/klasifikasi-dan-kegunaan-cat/.
Diakses pada 25 oktober 2013