Anda di halaman 1dari 16

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA (K3)

OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (OHS)

(Kuliah 1)

Sistem Manajemen
Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
(SMK3)
12/25/15

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA (K3)


OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (OHS)

PENGERTIAN:
K3 ADALAH KONDISI YANG HARUS DIWUJUDKAN DI
TEMPAT KERJA DENGAN SEGALA DAYA UPAYA
BERDASARKAN ILMU PENGETAHUAN DAN
PEMIKIRAN MENDALAM GUNA MELINDUNGI TENAGA
KERJA MANUSIA SERTA KARYA DAN BUDAYANYA
MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PENCEGAHAN
KECELAKAAN YANG DILAKSANAKAN SECARA
KONSISTEN SESUAI DENGAN PERATURAN
PERUNDANGAN DAN STANDAR YANG BERLAKU.

12/25/15

SISITEM MANAJEMEN KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA


(SMK3)
SMK3 MERUPAKAN BAGIAN DARI MANAJEMEN
DARI SISTEM MANAJEMEN SECARA
KESELURUHAN YANG MELIPUTI STRUKTUR
ORGANISASI PERENCANAAN, TANGGUNG JAWAB,
PELAKSANAAN, PROSEDUR, PROSES DAN
SUMBER DAYA YANG DIBUTUHKAN BAGI
PENGEMBANGAN PENERAPAN PERENCANAAN
PEKERJAAN DAN PEMELIHARAAN KEBIJAKAN K3
DALAM RANGKA PENGENDALIAN RESIKO YANG
BERKAITAN DENGAN KEGIATAN KERJA GUNA
TERCIPTANYA TEMPAT KERJA YANG AMAN
EFISIEN DAN PRODUKTIF
12/25/15

SIKLUS PROSES SMK3


KOMITMEN & KEBIJAKAN

PERENCANAAN

PENINGKATAN
BERKELANJUTAN

PENINJAUAN ULANG &


PENINGKATAN OLEH
MANAJEMEN

PENERAPAN

PENGUKURAN & EVALUASI

12/25/15

TAHAPAN PROSES SMK3


1. KOMITMEN & KEBIJAKAN
A.

Kepemimpinan dan komitmen

C. Kebijakan K3

Membentuk organisasi tempat kerja


untuk terciptanya k3

Komitmen tertulis ditandatangani


pengurus tertinggi

Menyediakan anggaran dan


personil yang memadai

Memuat visi dan tujuan yang


bersifat dinamis

Melakukan perencanaan dan


pelaksanaan program k3

Memuat kerangka kerja dan


program kerja

Dibuat melalui proses konsoltasi


dengan pekerja/ wakil pekerja

Disebarluaskan kepada seluruh


pekerja

B. Tinjauan awal K3

Mengindentifikasi kondisi yang ada

Mengindentifikasi sumber bahaya

Penguasaan pengetahuan,
peraturan perundangan standar k3

Membandingkan penerapan k3
pada perusahaan lain yang lebih
baik

Meninjau sebab akibat dari kejadian


yang membahayakan

Menilai efisiensi dan efektifitas


sumber daya yang disediakan

12/25/15

TAHAPAN PROSES SMK3

2. PERENCANAAN

12/25/15

Perencanaan manajemen resiko


Menetapkan tujuan dan sasaran dari
kebijakan K3
Menggunakan indikator kinerja sebagai
penilaian kinerja K3
Menetapkan sistem pertanggung jawaban
dan cara pencapaian kebijakan k3

TAHAPAN PROSES SMK3


3. Penerapan
A.

Jaminan kemampuan

Tersedianya personil terlatih, sarana dan dana yang memadai

Tersedianya sistem & prosedur yang terintegrasi dengan k3

Adanya tanggung jawab dan akuntabilitas dari pengurus

Adanya kesadaran/ motivasi pekerja tentang k3

Adanya komunikasi dengan pekerja tentang penerapan SMK3

Adanya seleksi penilaian dan pelatihan kompetensi untuk K3

B. Kegiatan pendukung

C. Indentifikasi bahaya, penilaian dan


pengendalian resiko
Komunikasi dua arah yang efektif antara

pengurus dan pekerja


Pada saat perancangan rekayasa
pengadaan & pelaksanaan
Pelaporan guna menjamin SMK3

dipantau kinerjanya dan ditingkatkan


Lakukan pengendalian administrasi &
APD pada pelaksanaan
Dokumentasi sistem dan prosedur

kegiatan perusahaan
Tinjau ulang kontrak dan persyaratan
saat pembelian
Pengendalian dokumen hanya berlaku

yang digunakan
Persiapankan prosedur menghadapi
keadaan daruratinsiden dan
Adanya pengendalian rekaman sebagai
pemulihan keadaan darurat
bukti penerapan SMK3

12/25/15

TAHAPAN PROSES SMK3


4. Pengukuran dan Evaluasi
Fungsi kegiatan tahap pengukuran dan evaluasi

A.

Memantau, mengukur dan mengevalusai kinerja SMK3

Mengetahui keberhasilan / efektifitas penerapan SMK3

Mengindentifikasi dan melakukan tindakan perbaikan yang perlu

B. Prosedur yang didokumentasi

Inspeksi & Pengujian

Audit SMK3

Tindakan Perbaikan dan Pencegahan

5. Peninjauan Ulang & Peningkatan oleh Manajemen

Evaluasi terhadap penerapan dan kinerja K3

Tinjauan ulang tujuan , sasaran dan kinerja K3

Melakukan evaluasi dan tindak lanjut temuan audit SMK3

Evaluasi efektiias penerapan SMK3 dan kebutuhan perubahan SMK3

12/25/15

A U D I T K3
Audit adalah pemeriksaan secara sistematis dan independen untuk menemukan suatu
kegiatan dan hasil-hasil yang berkaitan sesuai dengan prosedur yang direncanakan dan
dilaksanakan secara efektif dan cocok untuk mencapai kebijakan serta tujuan perusahaan.

Tujuan Audit SMK3 adalah untuk membuktikan dan mengukur tingkat keberhasilan
pelaksanaan dan penerapan SMK3 di tempat kerja.

Jenis Audit SMK3

Audit Internal dilakukan secara berkala oleh petugas internal perusahaan yang
kompeten melakukan audit secara independen.

Audit External dilakukan paling sedikit 3 tahun sekali oleh Auditor dari badan Audit
Independen yang ditunjuk pemerintah (Depnaker)

Syarat Audit SMK3


Dilakukan secara sistematik dan independen, frekuensinya berkala, petugas mampu &
ahli, metodologi obyektif berdasarkan fakta, memperhatikan hasil audit sebelumnya dan
sumber-sumber bahaya.

12/25/15

A U D I T K3
Elemen Kreteria Pelaksanaan Audit
SMK3

SIKLUS SMK3

Pembangunan dan pemeliharaan


komitmen

Leadership & Komitmen tinjauan


awal kebijakan

2.

Strategi pendokumentasian

Perencanaan

3.

Tinjau ulang perjanjian dan kontrak

Perencanaan

4.

Pengendalian dokumen

Penerapan

5.

Pembelian

Penerapan

6.

Keamanan bekerja berdasarkan SMK3

Penerapan

7.

Standar pemantauan

Pengukuran & Evalusai

8.

Pelaporan dan perbaikan kekurangan

Manajemen Review dan


improvement

1.

9.

Pengelolaan matrial/ alat &


perpindahannya

Penerapan

10.

Pengumpulan dan penggunaan data

Pengukuran dan evaluasi

11.

Audit SMK3

Pengukuran dan evaluasi

Pengembangan ketrampilan dan


kemampuan

Manajemen Review dan


improvement

12.

12/25/15

10

INSPEKSI K3
Inspeksi K3 adalah kegiatan memeriksa mengecek mengukur segala sesuatu
dan mencatat apakah sesuai atau tidak terhadap standar K3
Tujuan Inspeksi K3 secara umum adalah untuk mengindentifikasi masalah
potensial, kekurangan sarana kerja, kinerja K3 disuatu bagian akibat suatu
perubahan apa ada tindakan yang memadai, menilai hasil kerja, menunjukan
komitmen.

Tujuan Inspeksi K3 secara khusus adalah memeriksa hasil pelaksanaan


setiap rincian program K3, memeriksa sarana baru, mengukur hasil usaha dan
peran serta supervisor terhadap K3

12/25/15

11

INSPEKSI K3
Inspeksi K3 adalah kegiatan memeriksa mengecek mengukur segala sesuatu
dan mencatat apakah sesuai atau tidak terhadap standar K3
Tujuan Inspeksi K3 secara umum adalah untuk mengindentifikasi masalah
potensial, kekurangan sarana kerja, kinerja K3 disuatu bagian akibat suatu
perubahan apa ada tindakan yang memadai, menilai hasil kerja, menunjukan
komitmen.

Tujuan Inspeksi K3 secara khusus adalah memeriksa hasil pelaksanaan


setiap rincian program K3, memeriksa sarana baru, mengukur hasil usaha dan
peran serta supervisor terhadap K3

12/25/15

12

INSPEKSI K3
Klasifikasi Inspeksi K3
1.

Inspeksi Umum Berkala dilakukan bersama berbagai disiplin

2.

Inspeksi Mendadak karena suatu sebab yang perlu

3.

Inspeksi Berkelanjutan kegiatan konstruksi dari awal sd. Akhir

4.

Inspeksi Khusus kegiatan yang perlu perhatian khusus/ istimewa

PERBEDAAN ANTARA AUDIT DAN INSPEKSI


AUDIT

Upaya mencari ketidaksamaan di dalam


sistem dimana kegiatan dilakukan terhadap
area keseluruhan sistem K3 yang ada
diperushaan
Mengukur efektifitas dari pelaksanaan suatu
sistem
Dokumen terhadap suatu sistem
Penekanan terhadap proses
Metoda pelaksanaan tinjauaan ulang
mencari kesesuaian & observasi
12/25/15

INSPEKSI

Upaya menemukan sumber bahaya


dengan memeriksa standar yang
berhubungan dengan bahaya tersebut.
Menemukan kesesuaian dari suatu obyek
Dokumen terhadap suatu obyek
Penekanan terhadap hasil akhir
Metoda pelaksanaan pengujian secara
teknis dan mendetail

13

12/25/15

14

12/25/15

15

12/25/15

16