Anda di halaman 1dari 14

Pemeriksaan fisik pada

jantung:
dr. Marshell Tendean
Bagian Ilmu Penyakit Dalam
FK UKRIDA

Nyeri

dada.
Dispnea.
Oedema.
Palpitasi
Sinkop.
Klaudikasio.

Gejala utama dalam penyakit


jantung:

Keluarga.
Merokok.
Obesitas.
Diabetes

melitus.
Hipertensi.
Hiperkolesterolemia.

Faktor yang mengakibatkan


penyakit jantung iskemik

Ekg.
Tes

toleransi latihan.
Ekokardiogram.
24-jam EKG.
Angiogram/angioplasti.
Bypass arteri koronaria.

Prosedur yang harus dilakukan:

Untuk

memulai pemeriksaan dokter atau


pemeriksa harus berdiri di sisi kanan
tempat tidur pasien.
Pemeriksaan dilakukan dengan urutan
baku inspeksi, palpasi, perkusi dan
auskultasi.
Pemeriksaan dilakukan sambil tidur
dengan bagian atas tubuh sedikit
meninggi dengan cara meninggikan
tempat tidur 30

How To Examine

Garis midsternum: garis yang berada di


tengah-tengah sternum.
2.
Garis sternum: garis yang melalui tepi
sternum, pada perlekatan iga dengan sternum.
3.
Garis parasternum: garis vertikal yang terletak
di antara garis mid-klavikula dengan garis
sternum.
4.
Garis mid-klavikula: garis melalui tengah
klavikula, biasanya melalui papila mamae.
5.
Garis axilaris anterior: garis yang melalui
lipatan ketiak depan.
6.
Garis axilaris posterior: garis yang melalui
lipatan ketiak belakang.
Buat
imaginer.
7.
Garisgaris
axilaris medial:
garis yang melalui
pertengahan no5 dan 6.
1.

Linea

axilaris anterior (dasar dari lipatan


m pectoralis).
Linea axilaris posterior (dasar dari lipatan
m trapezius).

Garis dari samping:

Canadian cardiovaskuler society.


Grade 1: angina woth sternous or rapid or
prolonged exertion on work or recreation.
Grade 2: slight limitation of ordinary activity, eg:
walking uphill or walking climbing stairs
rapidly/after meals/in cold/in under stress.
Grade 3: marked limitation of ordinary physycal
activity, eg: walking 1-2 bloks on the level or
climbing < 1 flight of stairs in normal condition.
Grade 4: inability to carry out any physycal activity
without discomfort, anginal syptomps At rest.

Klasifikasi fungsional angina


stabil:

New york heart asociation.


Grade 1:no limitation, ordinary activities do not
cause undedue vatigue, dyspnea or palpitation.
Grade 2: slight limitation of physycal activity.
Comfortable at rest but ordinary physical
activities results in symptomps.
Grade 3: marked limitation of physical activities.
Less than normal physical activities will lead into
syptomps.
Grade4: syptomps of congestive heart failure
present at rest. With any physical activities,
discomfort is increased.

Klasifikasi beratnya gagal


jantung:

Perhatikan

pasiennya, lihat kesulitan bernafas,


distress atau rasa tak nyaman.
Perhatikan tangan untuk memeriksa temperatur
dan warna kulit (anemia, sianosis), stigmata
endokarditis (splinter hemorrhages and clubbing
dinger.
Periksa denyut arteri radialis untuk memeriksa
rate, rhythym dan simetris.
Periksa adanya kolaps tekanan: pergunakan
bagian palmar lengan anda pada lengan distal
yang terangkat. A thumping, sensasi denyut
mengindikasikan peningkatan tekanan nadi
(inkompetensi aorta, terapi vasodilator)

Pemeriksaan pertanda jantung


perifer:

Perhatikan

adanya sianosis pada lidah, yang


menandakan adanya sianosis sentral dan
malar flush yang menandakan low cardiac
output.
Lakukan palpasi denyut nadi dengan
menggunakan a brachialis dan a carotis,
lakkan penekanan dengan 2 jari pada arteri
perhatikan karakter dan volume dari nadi.
Lakukan palpasi denyut femoralis dan radialis
secara bersamaan untuk memeriksa adanya
radiofemoralis synkonity. Pada hipertensi
hilangnya atau terlambatnya denyut
femoralis kita duga sebagai koarkatio.

Normal

pemeriksaan denyut nadi antara 60-90


per menit.
Pulsus defisit heart rate > denyut perifer
menandakan adanya atrial fibrilasi.
Irama: normalnya regular, namun bertambah
cepat saat inspirasi (aritmia sinus), nadi iregular
dikarenakan oleh denyut ektopik maupun atrial
fibrilasi.
Karakteristik gelombang nadi: tekanan nadi
yang normal mengalami penurunan saat
inspirasi, perubahan yang mana secara klinis
terlihat dan tipikal melebihi 15mmHg pada asma
berat dan tamponade perikardium (pulsus
paradoksus).
Nadi yang terlambat, nadi dengan volume yang rendah
(anacrotic pulse) terlihat pada stenosis aorta
Gelombang bifid pada kombinasi stenosis aorta dan
inkompetensi (pulsus bifiriens)

Pemeriksaan denyut nadi:

Karakteristik tekanan nadi: