Anda di halaman 1dari 2

Imunisasis Dasar

Lengkap

Pengertian

Vaksinasi adalah pemberian vaksin


kedalam
tubuh
seseorang
untuk
memberikan kekebalan terhadap penyakit
tersebut. Kata vaksinasi berasal dari
bahasa Latin vacca yang berarti sapi diistilahkan
demikian
karena
vaksin
pertama
berasal
dari
virus
yang
menginfeksi sapi (cacar sapi). Vaksinasi
sering juga disebut dengan imunisasi.
Imunisasi
(atau
vaksinasi)
diberikan mulai dari lahir sampai awal
masa kanak-kanak. Imunisasi biasanya
diberikan selama waktu pemeriksaan rutin
ke dokter atau klinik.

Mengapa Imunisasi Penting


bagi anak ?

Untuk Anak: mencegah penderitaan


yang disebabkan oleh penyakit, dan
kemungkinan cacat atau kematian.
Untuk
Keluarga:
menghilangkan
kecemasan dan psikologi pengobatan bila
anak sakit. Mendorong pembentukan
keluarga apabila orang tua yakin bahwa
anaknya akan menjalani masa kanakkanak yang nyaman.
Untuk Negara: memperbaiki tingkat
kesehatan, menciptakan bangsa yang kuat
dan
berakal
untuk
melanjutkan
pembangunan 1egara.

Apakah
Ulang ?

Perlu

Imunisasi

Imunisasi perlu diulang untuk


mempertahankan agar kekebalan dapat
tetap melindungi terhadap paparan bibit
penyakit.

Dimana
Mendapatkan
Imunisasi ?
Di
Pos
Pelayanan
Terpadu
(Posyandu)-Di Puskesmas, Rumah Sakit
Bersalin,
BKIA
atau
Rumah
Sakit
Pemerintah.
Di Praktek Dokter/Bidan atau Rumah Sakit
Swasta.

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SULTAN AGUNG
SEMARANG

Disampaikan oleh
Andhika Tatag P (012116324)

Tujuan Imunisasi:
Untuk
memberikan
kekebalan
kepada bayi agar dapat mencegah
penyakit dan kematian bayi serta anak
yang disebabkan oleh penyakit yang
sering berjangkit.
Manfaat Imunisasi:

5 Imunisasi Dasar Wajib

1. BCG atau Bacillus


Cellmete
Guerin,
yaitu
vaksinasi
yang
diberikan pada bayi saat usia 0-2

2.

3.

4.

5.

bulan, fungsi dari vaksin ini adalah


untuk menghindari penyakit TBC.
POLIO adalah sejenis penyakit
yang
disebabkan
oleh
virus
poliovirus dari genus enterovirus,
dan
menyebabkan
terjadinya
kelumpuhan.
Cara
mencegah
penyakit ini adalah sering cuci
tangan bila selesai beraktivitas dan
juga sebelum makan. Pada bayi
imunisasi polio diberikan saat lahir,
usia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan.
DPT
atau
Dipteri
Pentusis
Tetanus, adalah sejenis penyakit
yang
bersumber
dari
bakteri
bernama
Corynebacterium
Diphterie, yang hidup dalam selaput
lendir
hidung
pada
saluran
pernapasan,dan
membentuk
membran
putih
sehingga
menyumbat pernapasan. Pemberian
vaksin untuk menghindari DPT ini
pada bayi saat usia 2 bulan, 4 bulan
dan 6 bulan.
HEPATITIS B, vaksinasi hepatitis B
ditujukan
untuk
menghindari
penyakit radang hati akut atau
kerusakan pada hati, dan juga
kanker hati. Vaksin ini diberikan
pada bayi saat usia baru lahir, 1
bulan, dan 6 bulan.
CAMPAK, adalah sejenis penyakit
yang disebabkan oleh virus yang
biasanya
hidup
pada
saluran
pernapasan, dan berkembang biak
pada selaput lendir tenggorokan.
Penyakit
ini
sangat
menular,
biasanya lewat udara. Pemberian
vaksin ini saat bayi berusia 9 bulan.

Efek Samping Imunisasi

Imunisasi
kadang
dapat
mengakibatkan efek samping. Ini adalah
tanda baik yang membuktikan bahwa
vaksin betul-betul bekerja secara tepat.
Efek samping yang biasa terjadi adalah
sebaagai berikut:
BCG: Setelah 2 minggu akan terjadi
pembengkakan
kecil
dan
merah
ditempat suntikan. Setelah 23 minggu
kemudian
pembengkakan
menjadi
abses kecil dan kemudian menjadi luka
dengan garis tengah 10 mm. Luka
akan
sembuh
sendiri
dengan
meninggalkan luka parut yang kecil.
DPT: Kebanyakan bayi menderita
panas pada waktu sore hari setelah
mendapatkan imunisasi DPT, tetapi
panas akan turun dan hilang dalam
waktu 2 hari. Sebagian besar merasa
nyeri, sakit, kemerahan atau bengkak
di tempat suntikan. Keadaan ini tidak
berbahaya
dan
tidak
perlu
mendapatkan
pengobatan
khusus,
akan sembuh sendiri. Bila gejala diatas
tidak timbul tidak perlu diragukan
bahwa
imunisasi
tersebut
tidak
memberikan
perlindungan
dan
Imunisasi tidak perlu diulang.
POLIO : Jarang timbuk efek samping.
CAMPAK : Anak mungkin panas, kadang
disertai dengan kemerahan 410 hari
sesudah penyuntikan.
HEPATITIS : Belum pernah dilaporkan
adanya efek samping.
TETANUS TOXOID : Efek samping TT
untuk ibu hamil tidak ada.

Perlu diingat efek samping imunisasi


jauh lebih ringan daripada efek penyakit
bila bayi tidak diimunisasi.
Jangan lupa konsultasikan dengan dokter
anak anda seputar masalah imunisasi.

Terima kasih