Anda di halaman 1dari 24

Respon Ligamen

Periodontal dan Tulang


Terhadap Gaya TerusMenerus

Sebagai pengukur besar


gaya

Gaya
besar

Timbul rasa sakit dengan


cepat
nekrosis elemen seluler pada
ligamen periodontal
Undermining Resorption

Gaya
ringan

Sesuai dengan kelangsungan


hidup ligamen periodontal
Remodeling soket gigi oleh
frontal resorptiom
Relatif tidak menimbulkan
rasa sakit

Kontrol Biologis
Pergerakan Gigi Geligi

Terdapat dua elemen,


yaitu :
Listrik Biologis

Pada perpindahan gigi,


sebagian perubahan
dalam metabolisme
tulang dikendalikan
oleh listrik biologis
yang dihasilkan oleh
tekanan ringan
terhadap gigi

TekananKetegangan
Ligamen
periodontal
Pada perpindahan gigi
untuk perubahan
seluler yang diproduksi
oleh sinyal kimia,
dianggap dihasilkan
oleh perubahan dalam
aliran darah melalui
ligamen periodontal

Piezoelektrik
Fenomena di mana deformasi
struktur kristal menghasilkan aliran
arus listrik sebagai elektron yang
dipindahkan dari satu bagian kristal
ke kisi kristal yang lain
Kolagen pada ligamen periodontal
merupakan piezoelektrik

Sinyal piezoelektrik memiliki dua


karakteristik, yaitu :
1. Peluruhan tingkat cepat
2. Produksi sinyal setara dan
berlawanan arah ketika gaya
dilepaskan.

Efek
Kebalikan
Piezoelektri
k
Penerapan gaya
juga dapat
menyebabkan
kristal tidak
terbentuk sempurna
dan menghasilkan
gaya untuk merusak
kristalnya

Sinyal
Stres
Sinyal dihasilkan oleh
pelekukan tulang
alveolar pada saat
mengunyah secara
normal. Penting bagi
pemeliharaan tulang
sekitar gigi geligi

Gaya terus menerus sebagai usaha


pergerakan gigi geligi orthodontik
menghasilkan sinyal stress yang
kurang menonjol
Sinyal stress berperan penting dalam
remodeling tulang terkait pergerakan
gigi orthodontik, namun getaran
pada tekanan pun dapat
menguntungkan.

Tekanan-Ketegangan Ligamen
Periodontal
Bergantung pada sinyal-sinyal kimia
daripada listrik sebagai stimulus untuk
diferensiasi selular dan perpindahan gigi
Senyawa kimia penting dalam kejadian
yang mengarah ke remodeling tulang
alveolar dan pergerakan gigi geligi

Tekanan terhadap gigi menyebabkan


gigi bergeser posisi dalam ruang
ligamen periodontal

( Courtesy of Dr. F.E. Khouw )

Pergerakan gigi menunjukkan tiga


tahap, yaitu :
1. Kompresi awal jaringan dan
perubahan dalam aliran darah
terkait dengan tekanan dalam
ligamen periodontal
2. Pembentukan dan / atau pelepasan
senyawa kimia
3. Aktivasi sel

Efek tekanan magnitude

Semakin besar tekanan yang


diberikan secara terus menerus,
semakin berkurang aliran darah pada
daerah ligamen periodontal yang
tertekan dan pada suatu waktu
pembuluh darah tersebut akan mati
dan tidak akan ada aliran darah

Gambaran peningkatan tekanan pada pembuluh darah


ligamen periodontal

Light Pressure
Frontal resorption

Heavy Pressure
Undermining resorption

Gambaran perbandingan waktu pergerakan gigi dengan


frontal resorption dan undermining resorption.

Efek dari Distribusi Gaya dan


Tipe-tipe Pergerakan Gigi

Tingkat gaya optimal untuk pergerakan gigi


secara ortodontik harus cukup tinggi untuk
menstimulasi aktifitas seluler tanpa sepenuhnya
menyumbat pembuluh darah pada PDL.
Gaya pada gigi + Gaya yang didistribusikan
pada PDL Efek Biologis ?
Tekanan yang berbeda pada PDL Pergerakan
gigi yang berbeda Perlu untuk menentukan
jenis pergerakan gigi serta jumlah gaya dalam
mempertimbangkan tingkat kekuatan optimal
untuk tujuan ortodontik.

Tipping merupakan bentuk paling


sederhana pergerakan ortodontik
Penerapan gaya tunggal
menciptakan rotasi di sekitar titik
pertengahan bawah akar
Tekanan yang besar pada apeks
akar dan puncak tulang alveolar,
tekanan menurun sampai nol
pada center of resistance
Gaya Tipping tidak boleh melebihi
50 gm Tipping

Jika dua gaya diterapkan secara


bersamaan terhadap mahkota
gigi, gigi dapat digerakkan
seluruhnya (translasi), disebut
juga dengan bodily movement
Ruang PDL dikenakan beban yang
seragam dari puncak alveolar
sampai ke apeks diagram
beban berbentuk persegi panjang.
Gaya Bodily Movement = 2x gaya
tipping Bodily Movement

Gaya Optimal untuk Pergerakan Gigi-geligi


Besarnya gaya tergantung pada ukuran gigi
Gaya yang lebih kecil sesuai untuk incisor
Gaya yang lebih besar sesuai untuk gigi
posterior
Gaya tipping = Gaya rotasi = Gaya Ekstrusi

Ketika gigi diintrusi, gaya


terkonsentrasi pada area kecil
di ujung akar
Gaya yang sangat ringan
dibutuhkan untuk
menghasilkan tekanan yang
tepat dalam PDL selama
intrusi berlangsung
Gaya yang diperlukan dalam
intrusi sekitar 10-20 gm
Intrusi