Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL PROGRAM HIBAH BINA DESA

PROPOSAL PROGRAM HIBAH BINA DESA MENCETAK GENERASI YANG CERDAS


DAN SHOLEH MELALUI RUMAH DIGITAL DI DESA MUKA PAYA DUSUN VI
KECAMATAN HINAI KABUPATEN LANGKAT
Oleh: Ketua Pelaksana: Aria Fandaly (5103122005/2010) Anggota Pelaksana: Budi Sanjaya
(5103341002/2010) Erma Suryani (4101230004/2010) Rahman Safii (5112121005/2011)
Sapnita Idamarna Daulay (4101131028/2010)
UNIT KEGIATAN MAHASISWA ISLAM AR-RAHMAN UNIVERSITAS NEGERI
MEDAN MEDAN 2013 HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul : Mencetak Generasi yang Cerdas dan Sholeh Melalui Rumah Digital di Desa Muka
Paya Dusun VI Kecamatan Hinai Kabupaten Langka 2.Tema : Pembangunan Manusia dan
Daya Saing Bangsa melalui Teknologi informasi dan komunikasi 3.Nama Organisasi
Pelaksana : Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Ar-Rahman 4.Ketua Pelaksana Nama lengkap :
Aria Fandaly NIM/NIK : 5103122005 Program Studi/Jurusan : Teknik Mesin Perguruan
Tinggi : Universitas Negeri Medan (UNIMED) No HP : 082369031114 E-mail :
Arfan_otom10@yahoo.com 5.Jumlah Anggota Pelaksana : 4 orang 6.Dosen Pendamping
Nama Lengkap, Gelar : Drs. Selamet Riadi, M.T NIP/NIK : 196510041993031004 No
Telepon/HP : 085296719319 7.Nama Lokasi Desa Binaan Wilayah Mitra (kel/kec) : Desa
Muka Paya Dusun 6 Kecamatan Hinai Kabupaten/Kota : Langkat Provinsi : Sumatera Utara
Jarak PT ke lokasi Mitra : 64 Km 8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan 9. Biaya Total : Rp
46.445.000,- 10.Dikti : Rp 46.445.000,- 11.Sumber Lain : - Menyetujui: Medan, 28 Maret
2013 Pimpinan Organisasi Mahasiswa Ketua Pelaksana Kegiatan, Peri Eka Putra Nasution
Aria Fandaly NIM. 5012131012 NIM. 5103122005 Judul : Mencetak Generasi yang Cerdas
dan Sholeh Melalui Rumah Digital di Desa Muka Paya Dusun VI Kecamatan Hinai
Kabupaten Langkat Latar Belakang Indonesia merupakan Negara demokrasi dimana
dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dan UUD 1945 selain sebagai dasar
Negara juga dapat dikatakan sebagai cita-cita bangsa Indonesia. Namun pelaksanaan tehadap
kedua landasan Negara ini belum secara maksimal kita rasakan. Seperti cita-cita yang
terdapat pada pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia, yang belum terealisasikan secara merata di Indonesia.
Begitu juga dengan butir pertama dari Pancasila yang berbunyi Ketuhan Yang Maha Esa
menjadi sebuah titik tolak kami dalam membangun karakter generasi Bangsa Indonesia
menuju Negara yang mencetak generasi-generasi yang cerdas dan religion. Ada sebuah kata
bijak mengatakan ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh. Sama juga
artinya bahwa pendidikan kognitif tanpa pendidikan agama adalah buta. Sebaliknya,
pengetahuan agama tanpa pengetahuan kognitif, maka akan lumpuh sehingga mudah disetir,
dimanfaatkan dan dikendalikan oleh orang lain. Untuk itu, penting artinya untuk tidak
mengabaikan pendidikan karakter anak didik melalui pendalaman pendidikan agama. Maka
dari itu, pendidikan agama merupakan suatu pendidikan pertama dan paling utama untuk
membentuk karakter pemuda. Pelaksanaan pendidikan nasional harus menjamin pemerataan
dan peningkatan mutu pendidikan di tengah perubahan global agar warga Indonesia menjadi
manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, produktif,
dan berdaya saing tinggi dalam pergaulan nasional maupun internasional. Pelaksanaan
pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat pada peserta didik agar dapat: a) belajar
untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, b) belajar untuk memahami dan

menghayati, c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, d) belajar
untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan e) belajar untuk membangun dan
menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana yang
memadai. Sarana dan prasarana yang memadai tersebut harus memenuhi ketentuan minimum
yang ditetapkan dalam standar sarana dan prasarana. Standar sarana dan prasarana ini untuk
lingkup pendidikan formal, jenis pendidikan umum, jenjang pendidikan dasar dan menengah
yaitu: 1. kriteria minimum sarana yang terdiri dari perabot, peralatan pendidikan, media
pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dan komunikasi, serta
perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah. 2. kriteria minimum prasarana
yang terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang, dan instalasi daya dan jasa yang wajib
dimiliki oleh setiap sekolah. Kurangnya sarana dan prasarana sekolah masyarakat di Desa
Muka Paya Dusun VI dalam hal IPTEK menjadikan sebuah peluang besar untuk membangun
sebuah sarana pengembangan pendidikan terkait IPTEK. Desa Muka Paya merupakan salah
satu desa yang terdapat di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Sumatera Utara yang
berpenduduk sekitar enam ribu jiwa dan mayoritas memiliki matapencaharian berkebun dan
bertani. Desa ini tergolong desa yang cukup luas, terdiri atas 7 dusun. Namun ternyata desa
ini masih terdapat beberapa kelemahan dalam hal sarana dan prasarana pendidikan terutama
mengenai IPTEK. Perkembangan IPTEK terhadap proses pembelajaran adalah diperkayanya
sumber belajar dan media pembelajaran. Media komputer dimanfaatkan dalam pembelajaran
karena memberikan keuntungan-keuntungan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran.
Model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran menggunakan komputer secara
umum dapat diklasifikasikan menjadi empat model, yaitu : 1) tutorial, 2) drill and practice, 3)
simulation, dan 4) problem-solving. Dalam model 1 dan 2, komputer berperan sebagai
pengajar, sedangkan model 3 dan 4, untuk mengembangkan penggunaan kemampuan
memecahkan masalah melalui pendekatan discovery atau exploratory. Beberapa hasil
penelitian menyatakan bahwa pembelajaran ini dapat meningkatkan motifasi belajar, media
pembelajaran yang efektif, tidak adanya batas ruang dan waktu belajar. Kondisi yang terjadi
di Desa Muka Paya Dusun VI, menjadikan perkembangan dan manfaat IPTEK di tengah
perubahan global ini tidak dapat mereka rasakan, akibat dari kurang meratanya perhatian
pemerintah mengenai standar sarana dan prasarana pendidikan di Desa tersebut. Kelemahan
inilah yang melatarbelakangi adanya program ini, sehingga harapannya melalui program
Mencetak Generasi yang Cerdas dan Sholeh Melalui Rumah Digital di Desa Muka Paya
Dusun VI Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat dapat terwujud. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah dalam proposal ini adalah sebagai berikut: 1.
Apakah manfaat dari teknologi dan informasi komputer sudah dirasakan oleh masyarakat di
Desa Muka Paya Dusun VI? 2. Apakah masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI khusunya
anak-anak dan remaja telah mampu menggunakan komputer dan internet? 3. Bagaimanakah
minat belajar dan membaca Al-Quran anak-anak serta remaja di Desa Muka Paya Dusun VI?
Tujuan Adapun tujuan dari program yang kami usulkan adalah sebagai berikut : 1. Membuka
wawasan masyarakat mengenai teknologi komputer dan internet, 2. Menjadikan rumah digital
sebagai sarana pengembangan pendidikan umum dan agama, 3. Meningkatkan rasa cinta
anak terhadap membaca, 4. Meningkatkan rasa cinta anak dalam mempelajari Al Quran,
Indikator Keberhasilan Program Adapun indikator keberhasilan dari program Rumah Digital
ini adalah 1. Tim pengelola dan masyarakat mampu mengelola Rumah Digital, 2. Masyarakat
khususnya anak-anak dan remaja di Desa Muka Paya Dusun VI mampu mengoperasikan
komputer, 3. Masyarakat khususnya anak-anak dan remaja di Desa Muka Paya Dusun VI
memahami cara menggunakan internet, 4. setiap 1 kali dalam 2 minggu tim pengelola
melaksanakan kegiatan pelatihan terkait teknologi komputer dan internet, 5. Anak-anak dan
reamaja lebih minat belajar dan membaca Al Quran. Luaran yang diharapkan Dengan

dilaksanakannya program ini, diharapkan memiliki hasil/luaran sebagai berikut : 1. Desa


Muka Paya Dusun VI dapat memiliki Blog sebagai media informasi seputar Desa Muka Paya
Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat 2. Anak-anak dan remaja muslim di Desa Muka Paya
Dusun VI mengikuti pelatihan yang telah terpogram oleh tim pengelola Rumah Digital setiap
1 kali dalam 2 minggu 3. Masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI telah merasakan manfaat
dari teknologi komputer dan internet 4. Rumah Digital menjadi sarana pengembangan
pendidikan IPTEK dan agama bagi masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI, Manfaat
Program Adapun manfaat program ini adalah sebagai berikut ini : 1. Masyarakat khususnya
remaja di Desa Muka Paya Dusun VI lebih mudah untuk mengakses internet, 2.
Meningkatkan taraf pemahaman masyarakat khususnya remaja di Desa Muka Paya Dusun VI
mengenai IPTEK, 3. Anak-anak lebih tertarik dalam mempelajari ilmu Al Quran, 4. Remaja
lebih aktif, kreaktif, dan produktif dalam mengelola Rumah Digital, Gambaran Umum
Masyarakat Sasaran 1. Kondisi Geografis Daerah Kecamatan Hinai a) Batas Administrasi
Daerah Kecamatan Hinai merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat,
dengan Ibukotanya Kelurahan Kebun Lada. Jarak dari Ibukota Kabupaten Langkat dengan
Ibukota Kecamatan Hinai adalah 14 Km dengan batas-batas wilayahnya sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Tanjung Pura. Sebelah Timur berbatasan
dengan Kecamatan Secanggang Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Wampu.
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Padang Tualang. Gambar 1. Peta Kabupaten
Langkat b) Luas Wilayah Kecamatan Hinai Kecamatan Hinai memiliki luas wilayah 114,28
Km atau 11.428 Ha dan terdiri dari 12 Desa dan 1 Kelurahan, yang terdiri dari : Desa
Cempa Desa Tamaran Desa Batu Melenggang Desa Muka Paya Desa Tanjung
Mulia Desa Hinai Kanan Desa Suka Damai Kelurahan Kebun Lada Desa Baru
Pasar 8 Desa Paya Rengas Desa Suka Jadi Desa Perk. Tanjung Beringin Desa Suka
Damai Timur Luas dari Kecamatan Hinai dapat dilihat dari table di bawah ini: Tabel 1. Luas
Kecamatan Hinai No. Kecamatan Luas (Km2) Rasio terhadap Total (%) 1 Bahorok 884,79
14,13 2 Serapit 96,27 1,54 3 Salapian 280,78 4.48 4 Kutambaru 182,02 2,91 5 Sei. Bingei
331,75 5,30 6 Kuala 188,23 3,01 7 Selesai 148,60 2,37 8 Binjai 48,60 0,78 9 Stabat 85,25
1,36 10 Wampu 203,21 3,24 11 Batang Serangan 993,04 15,85 12 Sawit Seberang 264,06
4,22 13 Padang Tualang 281,38 4,49 14 Hinai 112,98 1,80 15 Secanggang 243,78 3,89 16
Tanjung Pura 165.78 2,65 17 Gebang 186,74 2,98 18 Babalan 110,99 1,77 19 Sei. Lepan
440,54 7,03 20 Brandan Barat 71,53 1,14 21 Besitang 557,67 8,90 22 Pangkalan Susu 188,16
3,00 23 Pematang Jaya 197,15 3,15 Jumlah 6263,29 100,00 c) Kondisi Ekonomi a. Potensi
Unggulan Kecamatan Hinai Secara umum Kecamatan Hinai mempunyai potensi yang cukup
baik yaitu di bidang pertanian, perkebunan kelapa sawit (PTP dan perkebunan rakyat) dan
industri pengolahan keramik dan lain-lain. Bidang Pertanian dan Tanaman Pangan yaitu
seperti : Tanaman padi sawah dan luas sawah 2.359 Ha. Rata-rata hasil per hektar (Ha) antara
5 ton sampai dengan 6 ton, sedangkan tanaman lain seperti kacang tanah, kacang kedelai, dan
jagung. Bidang Perkebunan Sawit seperti : PTP II yang berada di desa Perkebunan Tanjung
Beringin 3.500 Ha dan untuk perkebunan rakyat menyebar di masing-masing desa/
keluarahan. Industri Pengolahan seperti pengrajin keramik, batu bata, industri makanan
seperti pembuatan emping, kerupuk dari ubi dan lain-lain. Untuk Industri keramik saat ini
menjadi andalan di Kecamatan Hinai karena pemasarannya sampai keluar provinsi Sumatera
Utara. Desa Muka Paya Dusun VI Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat provinsi Sumatera
Utara berpenduduk 6000 jiwa dan mayoritas memiliki matapencaharian berkebun dan
bertani, dan Desa ini terdiri atas 7 dusun. Kurangnya perhatian dalam hal pembangunan
infrastruktur desa, seperti misalnya perbaikan jalan dan sarana maupun prasarana sekolah
dirasakan di Dusun VI dan Dusun VII. Dengan kurangnya sarana dan prasarana dalam hal
pendidikan, maka akan menyebabakan terjadinya kendala di aspek kependidikan. Metode

Pelaksanaan 1. Identifikasi masalah Pada tahapan ini, kami melakukan observasi ke lapangan
yaitu di Desa Muka Paya Dusun VI Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat guna meninjau
tempat yang akan ditargetkan untuk dijalankan program ini. 2. Analisis kebutuhan Melakukan
wawancara dengan kepala desa, tokoh masyarakat, dan remaja di Desa Muka Paya Dusun VI
untuk mengetahui kondisi masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI, mulai dari segi jumlah
penduduk, matapencaharian mereka, perekonomian, bagaimana minat membaca dan belajar
anak-anak sampai dengan remaja, dan pemahaman mereka mengenai teknologi informasi dan
komunikasi komputer. 3. Penyusunan program Setelah menganalisis kebutuhan dari
masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI Kecamatan Hinai. Maka kami menemukan suatu
masalah, yaitu masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI belum merasakan manfaat dan
memahami teknologi komputer dan internet. Maka kami memberikan solusi dengan
merancang program Rumah Digital yaitu suatu tempat atau sarana yang dipersembahkan bagi
masyarakat di Desa Muka Paya Dusun VI kecamatan Hinai terkhususnya remaja muslim
untuk menjadi sarana pembelajaran mengenai teknologi komputer dan internet. Komputer
yang dibutuhkan berjumlah 10 unit. Selain itu, komputer yang disediakan akan dimasukkan
berbagai software edukatif (mendidik) seperti Al Quran Digital, Photoshop, Corel Draw, dan
lain-lain. Selain software, komputer akan dilengkapi dengan berbagai e-book dan games yang
medidik. Nuansa yang dihadirkan di dalam Rumah Digital adalah nuansa yang akrab dengan
unsur Islamic. Setiap 1 kali dalam 2 minggu akan dilaksanakan berupa pelatihan kepada
masyarakat terkhususnya remaja muslim terkait teknologi komputer dan internet. Setelah
menyusun program Rumah Digital, maka tahapan selanjutnya kami melakukan pertemuan
dengan Kepala Desa Muka Paya dan masyarakat untuk membicarakan terkait Program
Rumah Digital untuk menjalin kerjasama dengan mereka. 4. Pelaksanaan Program Tahap
pelaksanaan ini mencakup beberapa hal, yaitu: Persiapan alat dan bahan. Dalam hal ini alat
dan bahan penunjang dari Rumah Digital ini adalah 10 unit komputer, 2 buah printer, 10 buah
meja, speedy guna menyambungkan komputer dengan jaringan internet, papan tulis dan
spidol sebagai media pengajaran, loudspeaker, buku petunjuk sebagai penuntun pembelajaran
terkait teknologi informasi komputer dan internet. Adapun software edukatif yang akan
diinstall ke komputer adalah Al-Quran Digital, Carel Draw, Photoshop, Skypi, dan lain-lain,
serta games yang mendidik, Pembuatan Rumah Digital. Adapun untuk program ini, tempat
untuk Rumah Digital sudah tersediakan yaitu berada di Desa Muka Paya Dusun VI hanya
saja perlu dilakukan pendekorasian tempat. Ukuran ruangan yang akan dijadikan Rumah
Digital adalah 3,5 x 6 meter. Dalam hal ini, nuansa yang dihadirkan di dalam Rumah Digital
adalah nuansa Islamic. Akan ada mading yang isinya berupa artikelartikel yang bermanfaat,
serta dinding Rumah Digital akan dihiasi dengan kaligrafi dan kata-kata motivasi.
Pembentukan tim pengelola Rumah Digital. Setelah pembuatan Rumah Digital selesai, maka
langkah selanjutnya adalah pembentukan tim pengelola Rumah Digital. Tim ini dibentuk oleh
penyusun program Rumah Digital. Tim ini bertugas untuk mengelola Rumah Digital, mulai
dari penjagaan dan perawatan inventaris Rumah Digital, pensampai kepada persiapan
pelaksanaan pelatihan kepada masyarakat. Tim ini terdiri dari Ketua Tim, Sekretaris,
Bendahara, Bidang Dakwah, Bidang Kreativitas, Bidang Humas, Bidang Akademik, Bidang
Perawatan dan Kebersihan Tempat. Melakukan pendidikan dan pelatihan kepada tim
pengelola Rumah Digital. Setelah tim pengelola rumah digital dibentuk oleh penyusun
program, maka langkah selanjutnya adalah mereka diberikan suatu pembekalan dengan
melakukan pendidikan dan pelatihan selama 2 hari. Sosialisasi ke masyarakat. Dalam
tahapan ini, masyarakat akan dikumpulkan di Balai Desa untuk melakukan sosialiasasi
program Rumah Digital dan pelantikan tim pengelola, serta peresmian Rumah Digital.
Pelatihan ke masyarakat. Adapun dalam tahapan ini, langkah yang dilakukan adalah
mengadakan pelatihan kepada masyarakat khususnya remaja muslim mengenai teknologi dan
informasi yang dilaksankan oleh tim pengelola dalam waktu 1 kali dalam 2 minggu. Dalam

hal ini, tim pengelola hanya sebagai tim pelaksana kegiatan. Tabel 2. Action Plan Pelatihan ke
Masyarakat Kegiatan Bulan Juni Juli Agustus September 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Pelatihan teknologi Adapun pelatihan yang akan dilaksanakan pada tahapan ini adalah: Tabel
3. Pelatihan yang akan dilaksanakan No Pelatihan Waktu 1 Pelatihan pemahaman dasar
komputer Minggu 1 bulan juli 2 Pelatihan penggunaan Microsoft office Minggu 3 bulan juli 3
Pelatihan corel draw Minggu 1 bulan agustus 4 Pelatihan photoshop Minggu 3 bulan agustus
5 Pelatihan Pemahaman dasar penggunaan internet Minggu 1 bulan September 6 Pelatihan
membuat facebook, blog, dan twitter Minggu 3 bulan September 5. Monitoring dan Evaluasi
Tahap monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan
program. Monitoring dilakukan setiap 1 kali dalam 2 minggu, yakni bersamaan dengan
berjalannya pelatihan kepada masyarakat. Evaluasi dilakukan secara berkala, yaitu setiap 2
minggu setelah dilaksanakan pelatihan dengan menggunakan instrumen angket. Jika hasil
angket 85% bernilai positif maka program ini dikatakan berhasil. Berikut action plan terkait
monitoring dan evaluasi: Tabel 4. Action Plan Monitoring dan Evaluasi No. Kegiatan Bulan
Juni Juli Agustus September 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Pelatihan teknologi 2.
Monitoring 3. evaluasi berkala 4. Evaluasi akhir program 6. Lokakarya Hasil Pada tahapan
ini, akan dilakukan lokakarya hasil program yang telah dilakukan kepada masyarakat Desa
Muka Paya Dusun VI, sebagai produk keberjalan program. 7. Pembuatan Laporan Dilakukan
pembuatan laporan program mulai dari tahapan program yang berjalan, hasil keberjalanan
program, dan angket kepuasan masyarakat terhadap program tersebut, beserta dokumentasi
pelaksanaan program. Jadwal Kegiatan Program Tabel 5. Jadwal Kegiatan Program Rumah
Baca No. Kegiatan Bulan Juni Juli Agustus September 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1.
Persiapan alat dan bahan 2. Proses pembuatan rumah digital 3. Pembentukan tim pengelola
rumah digital 4. Pelatihan tim pengelola rumah digital 5 Sosialisasi rumah digital kepada
masyarakat 6. Peresmian rumah digital 7. Pelatihan teknologi 8 Monitoring 9. evaluasi
berkala 10. Evaluasi akhir program Rancangan Biaya Tabel 6. Rancangan biaya program
Rumah Digital, No. Kegiatan Rincian dana Keterangan 1. Persiapan alat dan bahan 10 unit
perangkat komputer, Program Al-Quran digital Program-program edukasi Buku-buku
elektronik 1 set perlengkapan jaringan internet, Meja panjang 2 buah, Meja bundar 1 buah
karpet, kipas angin 1 buah pembatas untuk meja bundar 2 buah loudspeaker 1 buah jam
dinding 1 buah lemari 1 buah whiteboard 1 buah ATK papan mading 1 buah triplek, semen 50
Kg pasir, pylox 3 buah cat dinding 50 Kg transportasi Konsumsi (Rp 18.000 x 5 orang) untuk
2 hari Rp 30.000.000,- Rp 25.000,- Rp 25.000,- Rp 25.000,- Rp 170.000,- Rp 1.500.000,- Rp
750.000,- Rp 1.000.000,- Rp 500.000,- Rp 250.000,- Rp 1.000.000,- Rp 50.000,- Rp
800.000,- Rp 350.000,- Rp 60.000,- Rp 150.000,- Rp 175.000,- Rp 65.000,- Rp 500.000,- Rp
250.000,- Rp 800.000,- Rp 550.000,- Rp 180.000,- 2. Proses pembuatan rumah digital
Spanduk 2 buah Brosur Baterai Kamera Transportasi Konsumsi (Rp 18.000 x 5 orang) untuk
2 hari Snack Rp 160.000,- Rp 200.000,- Rp 25.000,- Rp 350.000,- Rp 180.000,- Rp 50.000,3. Pembentukan tim pengelola rumah digital Transportasi Konsumsi (Rp 18.000 x 5 orang)
untuk 2 hari Snack Rp 350.000,- Rp 180.000,- Rp 50.000,- 4. Pelatihan tim pengelola rumah
digital Pembuatan buku panduan pengelolaan rumah digital Sewa Infokus Baterai Kamera
Transportasi Konsumsi (Rp 18.000 x 5 orang) untuk 2 hari Snack Rp 300.000,- Rp 50.000,Rp 25.000,- Rp 350.000,- Rp 180.000,- Rp 50.000,- 5 Sosialisasi rumah digital kepada
masyarakat dan Peresmian rumah digital Spanduk 1 buah Sewa Infokus Transportasi Baterai
Kamera Konsumsi (Rp 18.000 x 5 orang) untuk 2 hari Snack Rp 160.000,- Rp 50.000,- Rp
350.000,- Rp 50.000,- Rp 180.000,- Rp 50.000,- 6. Pelaksanaan program rumah digital
Tagihan internet untuk 5 bulan Tagihan listrik untuk 5 bulan Baterai Kamera Rp 1.250.000,Rp 1.500.000,- Rp 25.000,- 7. Pelatihan teknologi Sewa Infokus Transportasi Baterai Kamera
Konsumsi (Rp 18.000 x 5 orang) untuk 2 hari Snack Modul Rp 50.000,- Rp 350.000,- Rp
25.000,- Rp 180.000,- Rp 50.000,- Rp 100.000,- 8. Monitoring dan evaluasi berkala

Instrumen evaluasi Rp 300.000,- 9. Evaluasi akhir program Laopran Akhir Rp 250.000,- Total
Rp 46.445.000,- LAMPIRAN 1 Biodata Pelaksana Biodata Ketua Pelaksana Nama : Aria
Fandaly Fakultas/jurusan/universitas : FT/Teknik Mesin/Universitas Negeri Medan Tempat
tanggal lahir : Simalungun, 14 April 1992 Alamat : Jalan Sukaria No 74 Medam No HP :
082369031114 E-mail : Arfan_otom10@yahoo.com Riwayat Pendidikan : No. Pendidikan
Nama Sekolah dan Tempat Tahun Lulus 1. SD SDN 097319 Siopat Suhu 2004 2. SMP SMPN
1 P. Siantar 2004 3. SMA SMAN 2 P. Siantar 2010 4 PT Universitas Negeri Medan
Pengalaman Organisasi: No. Organisasi Jabatan/amanah Tahun 1. Pramuka SMPN 1
Pimpinan regu gudep 02047 2006-2007 2. AISI (Association Independent of Study Ilmiah)
SMAN 2 Staff 2008-2009 3. UKMI Ar-Rahman Sekretaris FT 2011-2012 3 UKMI ArRahman Staff Dept. Akademik dan Profesi 2012-2013 Penelitian yang pernah dibuat: 1.
Bakso Jamur Teratai Makanan Sehat dan Bergizi (PKM-M 2011) 2. S-What, Pemanfaatan
Panas Air Belerang guna Merealisasikan Program Penghematan Energi (PKM-GT 2013)
Medan, 28 Maret 2013 Ketua Pelaksana, Aria Fandaly NIM. 5103122005 Biodata Anggota
Pelaksana 1 Nama : Budi Sanjaya Saragih Fakultas/jurusan/universitas : FT/Pend.
Kesejahteraan Keluarga/Unimed Tempat tanggal lahir : P. Siantar, 7 Januari 1991 Alamat :
Jalan Perjuangan Gg Suka Damai No 13 Medan No HP : 085262748114 E-mail :
budi_sanjaya87@yahoo.co.id Riwayat Pendidikan : No. Pendidikan Nama Sekolah dan
Tempat Tahun Lulus 1. SD SDN 0955556 Kabupaten Simalungun 2003 2. SMP MTsN P.
Siantar 2006 3. SMA MAN 1 P.Siantar 2009 4 PT Universitas Negeri Medan Pengalaman
Organisasi: No. Organisasi Jabatan/amanah Tahun 1. Osis MAN 1 P. Siantar Kabid
Keagamaan 2008 2. Paskibra MAN 1 P. Siantar Anggota 2008 3. UKMI Ar-Rahman
Koordinator SPK FT 2012 4. HMJ PKK Ketua Umum 2012 5. SEMAF Kabid pendidikan
2012 6. SEMA Anggota bidang Internal 2013 Penelitian yang pernah dibuat: 1. Melestarikan
Gorga Batak melalui Seni Lukis Kain 2. Pentingnya Melestarikan Kebudayaan Medan, 28
Maret 2013 Anggota 1, Budi Sanjaya Saragih NIM. 5103341002 Biodata Anggota Pelaksana
2 Nama : Erma Suryani Fakultas/jurusan/universitas : FMIPA/Matematika Nondik/Unimed
Tempat tanggal lahir : Sawang, 16 April 1992 Alamat : Jalan Prof. H. M. Yamin Gg Manggis
No 2A Medan No HP : 085260867853 E-mail : tim35_erma@yahoo.com Riwayat
Pendidikan : No. Pendidikan Nama Sekolah dan Tempat Tahun Lulus 1. SD SDN 1
Kutabuloh Meukek Aceh Selatan 2004 2. SMP SMPN 1 Meukek Aceh Selatan 2007 3. SMA
SMAN Unggul Kabupaten Aceh Selatan 2010 4 PT Universitas Negeri Medan Pengalaman
Organisasi: No. Organisasi Jabatan/amanah Tahun 1. UMMAT Bendahara Umum 2011 2.
UMMAT Sekretaris Umum 2012 3 UKMI Ar-Rahman Staff Keputrian 2011 4 UKMI ArRahman Sekretaris Humas 2012 Penelitian yang pernah dibuat: 1. Manisan Buah Pala 2.
Keakuratan Metode Iterasi Variasi untuk Menyelesaikan Masalah Defleksi Balok Kantilever
dengan Beban Terdistribusi secara Seragam Medan, 28 Maret 2013 Anggota 2, Erma Suryani
NIM. 4101230004 Biodata Anggota Pelaksana 3 Nama : Rahman Safii
Fakultas/jurusan/universitas : FT/ Teknik Mesin/Unimed Tempat tanggal lahir : Desa Muka
Paya, 7 Mei 1993 Alamat : Tegal, Desa Muka Paya Dusun VI Kec. Hinai No HP :
085761334999 E-mail : Rahman.safii@ymail.com Riwayat Pendidikan : No. Pendidikan
Nama Sekolah dan Tempat Tahun Lulus 1. SD 056620 Desa Muka Paya 2005 2. SMP MTs
Swasta Jamaiah Muhammadiyah 2008 3. SMA SMK Swasta Putra Jaya Stabat 2011 4 PT
Universitas Negeri Medan Pengalaman Organisasi: No. Organisasi Jabatan/amanah Tahun 1.
UKMI Ar-Rahman Kordinator FT 2012 2. Penelitian yang pernah dibuat: Medan, 28 Maret
2013 Anggota 3, Rahman Safii NIM. 5112121005 Biodata Anggota Pelaksana 4 Nama :
Sapnita Idamarna Daulay Fakultas/jurusan/universitas : FMIPA/Pendidikan Kimia/Unimed
Tempat tanggal lahir : Medan, 15 Oktober 1991 Alamat : Jl. Pendidikan No 149 Medan,
kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, No HP : 085206457182 E-mail :
marwah_nita@yahoo.com Riwayat Pendidikan : No. Pendidikan Nama Sekolah dan Tempat

Tahun Lulus 1. SD SDN 064977 Medan 2004 2. SMP SMP Swasta Pahlawan Nasional
Medan 2007 3. SMA Madrasah Aliyah Laboratorium Medan 2010 4 PT Universitas Negeri
Medan Pengalaman Organisasi: No. Organisasi Jabatan/amanah Tahun 1. Forsimka Staff
Bidang Dakwah 2011-2013 2. UKMI Ar-Rahman Bendahara Departemen Rekrutman dan
Pembinaan Kader 2011-2012 3. UKMI Ar-Rahman Staff Departemen Rekrutmen dan
Pembinaan Kader 2012-2013 Penelitian yang pernah dibuat: 1. Implementasi Pengolahan
ACB (Air Cucian Beras ) sebagai Alternatif Pembersih Wajah Alami dan Ekonomis (PKMGT 2012) 2. Pelatihan Masyarakat Desa Kuala Tanjung Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu
Bara dalam Mengolah Limbah Kulit Kakao sebagai Makanan Ringan Berbasis Cookies
(PKM-M 2012) 3. Gerobak Dakwah (PMW 2012) 4. Pendayagunaan Kulit Pisang Kepok
sebagai Teknologi Filter Penjernihan Sederhana Terhadap Air (Hibah MITI 2013) Medan, 28
Maret 2013 Anggota 4, Sapnita Idamarna Daulay NIM. 4101131028 Biodata Dosen
Pembimbing Nama : Drs. Selamet Riadi, M.T Fakultas/Program Studi : FT/Pendidikan
Teknik Mesin Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Medan Bidang Keahlian : Teknik Mesin
Tempat tanggal lahir : Medan, 4 Oktober 1965 Alamat : Jalan Binjai Km 10 Gg Damai No 12
Paya Geli Sunggal No HP : 085296719319 E-mail : selametriadi.unimed@gmail.com
Riwayat Pendidikan : No. Pendidikan Nama Sekolah dan Tempat Tahun Lulus 1. SD SDN
101731 Kampung lalang 1979 2. SMP SMPN 1 Sunggal 1982 3. SMA SMAN 3 Medan 1985
4 PT IKIP Padang 1992 5 Pasca USU 2013 Medan, 28 Maret 2013 Dosen Pendamping, Drs.
Selamet Riadi, M.T NIP.196510041993031004 LAMPIRAN II Gambaran Teknologi yang
digunakan Gambar 2. Desain eksterior Rumah Digital Gambar 3. Desain interior Rumah
Digita LAMPIRAN IV Denah Lokasi Sasaran Gambar 4. Denah lokasi Desa Muka Paya
LAMPIRAN V Observasi Lapangan Gambar 5. Gambar mushala yang akan dijadikan Rumah
digital Gambar 6. Tampak depan mushala Gambar 7.Tampak Kiri Mushala Gambar 8. Lokasi
pembuatan Rumah Digital (teras kanan mushala) Gambar 8. Teras Kiri mushala. Tempat
remaja melakukan agenda pengajian Gambar 9. Mading UKRIN Yaqin. Berisi kegiatankegiatan remaja dimana salah satu kegiatannya bekerja sama dengan UKMI Ar-Rahman
Unimed.