Anda di halaman 1dari 15

Manajemen

Kualitas Air
NITROGEN
Oleh
Arini
Fauzi Akbar
Ian Pradipta
Novi Andriawan
Restu Putri A
M.Rizky Setiawan
Ratna Tomagola

Apa itu NITROGEN?


unsur kimia dalam tabel periodik yang

memiliki lambang N dan nomor atom 7.


Gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan
merupakan gas diatomik bukan logam yang
stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur
atau senyawa lainnya.
Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat
malas, tidak aktif bereaksi dengan unsur
lainnya.
Nitrogen penting dalam proses fotosintesis,
respirasi, sintesa protein, formasi gen dan

Sumber Nitrogen :
1. 79% dari udara
2. Nitrogen organik berasal dari
a. jaringan organisme yang sudah
mati
b. kotoran zat sisa
c. sisa pakan

Nitrit
(NO2)

gen
o
r
t
i
N
as
beb
(N2)

NITROGEN

Nitrat
(NO3)

Ammonia
(NH3)
Be
n
org tuk
sep anik
e
asa rti
am
m
ino
pro dan
tei
n

Siklus
Nitrogen
di Bumi

Ammonia (NH3)
Sumber : pemecahan nitrogen organik &

nitrogen anorganik di tanah dan air yg berasal


dari dekomposisi bahan organik oleh mikroba
dan jamur >> AMONIFIKASI
Reduksi nitrat

(denitrifikasi)
terjadi pada kondisi
anaerob

Ammonia (NH3)
Ammonia di perairan terserap dalam bahan tersuspensi dan

koloid shg mengendap di dasar perairan


Ammonia hilang di perairan proses volatilisasi (tekanan
parsial amonia meningkat dg smkin meningkatnya pH).
Semakin meningkatnya kec.angin dan suhu ammonia hilang
ke atmosfir
pH lebih besar dari 7 ammonia tak terionisasi toksik bagi
organisme akuatik terdapat dalam jumlah yg lebih banyak
Toksisitas ammonia akan meningkat seiring penurunan kadar
DO, pH dan suhu.
Avertebrata lebih toleran dibandingkan ikan. Karena ikan akan
dapat mengganggu proses pengikatan oksigen sufokasi

Ammonia (NH3)
Perairan alami kadar amonia kurang dari 0,1 mg/liter
NH3 pada perairan tawar tidak lebih dari 0,02 mg/liter. Jika lebih dari 0,2

mg/liter bersifat toksik


Kadar amonia tinggi adanya pencemaran bahan organik berasal dari limbah
domestik, industri, dan pupuk pertanian
Makin tinggi suhu dan pH air tinggi konsentrasi NH3 ikan keracunan
akibat amonia dalam bentuk molekul yg lebih cepat menembus membran sel.
Contoh :
pH 8,0 , suhu 260 C persentase NH3 5,71
pH 9,0 suhu 30 0 C persentase NH3 44,84

Daya racun ammonia meningkat pada suhu tinggi, salinitas rendah dan

kesadahan rendah.
Pengaruh kadar amonia tinggi : rusaknya jaringan insang pernafasan
terganggu ikan hidup tidak normal
Konsentrasi NH3 0,45 ppm pertumbuhan udang berkurang 50%
Tingginya amonia berkembangnya bakteri vibrio mengancam ikan dan
udang dikendalikan dg pergantian air dan aerasi

Nitrit (NO2)
Nitrit merupakan bentuk peralihan antara amonia dan nitrat (nitrifikasi) dan

antara nitrat dan gas nitrogen (denitrifikasi).


Sumber nitrit berupa limbah industri dan limbah domestik
Nitrit proses biologis perombakan bahan orgnaik yang memiliki kadar
oksigen terlarut sangat rendah
Nitrit di perairan alami 0,001 mg/liter tidak lebih dari 0,06 mg/liter yang
bersifat toksik
Nitrit beracun bagi ikan dan udang karena mengoksidasi Fe2+ di dalam
hemoglobin yang menghambat kemampuan darah untuk mengikat oksigen
(metahemoglobin) dan kerusakan jaringan.
Kadar 6,4 mg/liter NO2 akan menghambat pertumbuhan 50% jenis Udang
putih (Penaeus indicus), dan kadar 1,8 % NO2 menghambat pertumbuhan
Udang galah (Macrobrachium rosenbergii) sebanyak 35%.
Nitrit lebih beracun jika pH dan salinitas rendah. Kondisi optimum nitrit sebesar
1 mg/liter.
Udang jenis monodon lebih tahan terhadap nitrit jika dibandingkan dg
vanname

Nitrat
Nitrat (NO3) : bentuk utama nitrogen di

perairan alami dan nutrient utama bagi


pertumbuhan tanaman dan algae.
NITRIFIKASI proses oksidasi amonia nitrit
dan nitrat pada kondisi aerob yg dilakukan
oleh jasad renik/bakteri.
Bakteri Nitrosomonas oksidasi amonia
nitrit
Bakteri Nitrobacter oksidasi nitrit nitrat

Nitrat
Menurut (Krenkel dan Novotny, 1980 dalam Novotny dan

Olem, 1994), Proses nitrifikasi sangat dipengaruhi oleh


a. DO < 2 mg/liter , reaksi akan berjalan lambat
b. Nilai pH optimum : 8 9, jika pH < 6, reaksi akan
berhenti
c. Suhu optimum : 20 250 C , jika suh kurang atua lebih
maka kecepatan nitrifikasi berkurang
d. Bakteri yang melakukan nitrifikasi menempel pada sedimen
dan bahan padatan lain
e. Kecepatan pertumbujan bakteri nitrifikasi lebih lambat
daripada bakteri heterotrof. Jika banyak bahan organik
pertumbuhan bakteri heterotrof akan melebihi bakteri
nitrifikasi

Amonifikasi, nitrifikasi dan denitrifikasi

proses mikrobiologis dipengaruhi suhu dan


aerasi
Nitrat sumber nitrogen tumbuhan
dikonversi mjd protein
Perairan alami nitrat tidak lebih dari 0,1
mg/liter. Jika lebih dari mg/liter
pencemaran antropogenik . Jika lebih dari 0,2
mg/liter eutrofikasi blooming algae
Nitrat dapat menunjukkan kesuburan perairan
Uraian
Keterangan
0 -1 mg/liter

Perairan oligotrofik

1-5 mg/liter

Perairan mesotrofik

5-50 mg/liter

Perairan eutrofik

Tingkat racun nitrat terhadap ikan sangat rendah, akan

menimbulkan kematian jika mencapi 1000 mg/liter.


Maksimum untuk budidaya 80 mg/l
Udang : 60 200 ppm
Carp dan rainbow trout : 20 mg/l

Fluktuasi nitrogen di perairan akan semakin meningkat

setelah dilakukan pemupukan, kandungan bahan


organik tinggi.
Tindakan untuk mengurangi nitrogen di perairan
budidaya dengan mengurangi volume pemberian
pakan dan melakukan pergantian air hingga 50% serta
pemberian probiotik yang mampu mengikat amonia.

Fluktuasi Nitrogen
pH perairan
menurun
Organisme
Mati

Ammonia
(NH3)

Stress,
kematian

Kematian
Ikan

Ammonia+Oksigen
(Nitrosomonas)

Nitrit (NO2-)

Keracunan

Nitrit + Oksigen
(Nitrobacter)

Nitrat (NO3-)

Diserap
Tumbuhan

Kandungan DO

Makanan
Hewan

TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT