Anda di halaman 1dari 31

DIKLAT

DIKLATKAPAL
KAPALKERUK
KERUK
PT.PT.
TAMBANG
TAMBANGTIMAH
TIMAH

S.O.P
PENAMBANGAN KAPAL KERUK

CREATE BY H. MARDI TARUNTUM

DIKLAT KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

SELAMAT DATANG

MERENCANAKAN PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH
A.

PEMILIHAN SISTEM PENGGALIAN


SECARA UMUM SISTEM PENGGALIAN DENGAN KK ADA 3, YAITU :
1.

CARA MAJU (HORIZONTAL DIGGING), DIPERGUNAKAN BILA :


LAPISAN ATAS ADALAH LAPIRAN KULIT YG TIDAK BERTIMAH
LAPISAN ATAS CUKUP TEBAL
MATERIAL LAPISAN KURANG KOMPAK DAN MUDAH LONGSOR
TOPOGRAFI BATUAN DASAR RELATIF RATA
PENGGALIAN DILAKUKAN SEBAGAI BERIKUT :
SEKALI TURUN LADDER ANTARA 1 - 2 M
TARIK KAWAT HALUAN BERTAHAP
TARIK KAWAT HALUAN/MAJUKAN PENGGALIAN DARI PINGGIR KOLONG

2.

CARA TEKAN (VERTICAL DIGGING), DIPERGUNAKAN BILA :


PADA LAPISAN ATAS TERDAPAT ENDAPAN MINCANG
KETEBALAN TANAH RELATIF TIPIS
MATERIAL YANG DIGALI RELATIF KOMPAK, HINGGA MENGURANGI KELONGSORAN

3.

CARA KOMBINASI MAJU & TEKAN


FAKTOR-FAKTOR YANG MENJADI PERTIMBAGAN DALAM PENGGUNAAN KEDUA SISTEM INI :
TEBAL LAPISAN KULIT (OVERBURDEN)
TEBAL LAPISAN KAKSA
TOPOGRAFI BATUAN DASAR (BED ROCK)
JENIS LAPISAN
KEADAAN LAUT DITEMPAT KK BEROPERASI (ARUS AIR, ANGIN, GELOMBANG AIR, ARAH PENGGALIAN

MERENCANAKAN PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH
B.

METODE PENGGALIAN
1.

LONG FACE DIGGING

KEGIATAN PENAMBANGAN BERADA DILAUT (OFF SHORE)

LIR PUSAT BERFUNGSI DENGAN BAIK

KAWAT SAMPING DEPAN DAN BELAKANG TERSEDIA PADA SETIAP TROMOL KAWAT CUKUP
PANJANG (250 350 M) SERTA TERSEDIA CUKUP KAWAT CADANGAN

GERAKAN KAWAT HALUAN DAN KAWAT SAMPING MUKA DAN BELAKANG BEBAS HAMBATAN

PENGGALIAN DILAKUKAN SELEBAR FRONT KERJA DIMANAKEEMPAT KAWAT LIR PUSAT


DIFUNGSIKAN

LAPISAN TANAH SELEBAR KOLONG HOMOGEN DENGAN KEKERASAN LUNAK SAMPAI SEDANG
DAN TIDAK TERDAPAT BATUA-BATUAN KERAS ATAU LAPISAN TANAH KERAS

PENYEBARAN & KEKAYAAN BIJI MERATA

PENGARUH ARUS PASANG SURUT KECIL

PENGARUH GELOMBANG DAN ANGIN KECIL

TOPOGRAFI KONG MERATA

LAJU PEMINDAHAN TANAH LEBIH BAIK KARENA TIDAK TERJADI PENGGALIAN ULANG DAN
KEHILANGAN WAKTU KARENA PINDAH SNEE

2.

SHORT FACE DIGGING

PENGGALIAN DILAKUKAN DENGAN MEMOTONG/MEMBAGI FRONT KERJA MENJADI BEBERAPA


POTONGAN (SNEE) ANTARA 10 40 M/SNEE

KAWAT SAMPING DEPAN KIRI-KANAN DIJALANKAN DAN KAWAT BELAKANG DIJALANKAN HANYA
PADA SAAT PINDAH SNEE

JENIS LAPISAN TANAH TIDAK HOMOGEN

PENGARUH ARUS PASANG SURUT/KENCANG SEHINGGA MENGHAMBAT GERAKAN KK

PENGARUH GELOMBANG DAN ANGIN CUKUP KUAT

TOPOGRAFI KONG TIDAK MERATA

MERENCANAKAN PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

C.

ARAH PENGGALIAN MEMOTONG LEMBAH


TERDAPAT ENDAPAN MINCANG (LENSA-LENSA)
TERJADI PENGGALIAN ULANG PADA PINGGIR SNEE DAN KEHILANGAN WAKTU KARENA PINDAH
SNEE

MEMBUKA KOLONG KERJA


APABILA KK AKAN BEKERJA DIDAERAH BARU MAKA DIPERLUKAN MEMBUKA KOLONG KERJA DILAKUKAN DENGAN
CARA MEMBUAT TALUD DARI AWAL PENGALIAN HINGGA MENCAPAI KONG PADA POSISI YANG TELAH DITENTUKAN
(KONG LINE). MEMBUKA KOLONG DIPERLKAN UNTUK MEMBEBASKAN ONDERBOCHT RANTAI EMBER AGAR TIDAK
SANGKUT ATAU IKUT MENGGALI TRAP BELAKANG.
PANJANGNYA PEMBUKAAN KOLONG & SUSUT LERENG DARI TALUD TERGANTUNG DARI :

PANJANG TARIKAN KAWAT HALUAN SETIAP KALI KK MAJU

TEBAL LAPISAN HINGGA MENCAPAI KONG

JENIS LAPISAN TANAH YANG DIGALI


PANJANG DARI PEMBUKAAN KOLONG KERJA SEPERTI GAMBAR BERIKUT :

TRAP DEPAN

PERMUKAAN AIR

TEBAL LAPISAN

220 -110
PANJANG TRAP BELAKANG

KONG

PROSEDUR KERJA PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGGALIAN

LETAKKAN KK DITENGAH-TENGAH KOLONG KERJA SESUAI DENGAN BOEI YANG DIPASANG OLEH PETUGAS
(GET) & LADDER DITURUNKAN SAMPAI KENA TANAH
SAMBUNGKAN KAWAT DARI LIR PUSAT KEKAWAT JANGKAR DAN SETELAH KAWAT TERSAMBUNG PERIKSA &
COBA KEKUATAN JANGKAR & KAWAT TERSEBUT
PERIKSA SEMUA PERALATAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGOPERASIKAN KK BILA DALAM KEADAAN
BAIK/AMAN JALANKAN PERALATAN TERSEBUT (MESIN UTAMA, POMPA DLL)
ANGKAT LADER HINGGA TIDAK MENYENTUH TANAH & RANTAI EMBER DIJALANKAN SERTA KK DIGERAKKAN
KESAMPING SAMPAI PINGGIR KOLONG, LADDER DITURUNKAN SAMPAI KENA TANAH DAN EMBER DISTOP
DENGAN BANTUAN PETUGAS UKUR DARI GET PERIKSA KEDUDUKAN KK PADA KOLONG KERJA &
KEDALAMAN AIR
APABILA KEDUDUKAN KK SUDAH BENAR, PENGGALIAN DAPAT DILANJUTKAN

PROSEDUR KERJA PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

PROSEDUR PENGGALIAN
A. PENGGALIAN UNTUK PEMBUKAAN KOLONG KERJA (DIDAERAH BARU)
1.

DENGAN CARA TEKAN

LETAKKAN KK DIBELAKANG GARIS (BATAS) KONG SEJAUH : (TEBAL LAPISAN X KEMAJUAN KAWAT
HALUAN)
JALANKAN RANTAI EMBER & TURUNKAN ADDER SAMPAI MENGGALI TANAH SERTA GESER KK SELEBAR
KOLONG
SAMPAI DIPINGGIR KOLONG BERI TANDA DENGAN CAT ATAU TALI
GESER KK KEARAH YANG BERLAWAN SELEBAR KOLONG, SETELAH SAMPAI DIPINGGIR KOLONG GESER
KEMBALI KEARAH SEMULA
TURUNKAN LADDER 0.5 1.00 M & LAKUKAN GERAKAN PENGGALIAN SELEBAR KOLONG
SETELAH PENGGALIAN MENCAPAI TEBAL 1 m, KK DIGERAKKAN MAJU DENGAN MENARIK KAWAT
HALUAN SESUAI DENGAN TRAP YANG SUDAH DITENTUKAN UNTUK KK TERSEBUT
SELANJUTNYA LAKUKAN PENGGALIAN SELEBAR KOLONG SEPERTI DIATAS DAN SETELAH DICAPAI
KETEBALAN 1 2 m KK DITARIK MAJU 1 TRAP HINGGA KETEBALAN YANG DIGALI MENCAPAI 4 m. KALAU
SUDAH > 4 M MAKA UNTUK MELANJUTKAN PENGGALIAN LADDER DIANGKAT DUU SAMPAI PERMUKAAN
TANAH KEMUDIAN KAWAT HALAUN DITARIK MAJU
SETELAH ITU BARU PENGGALIAN DILANJUTKAN & LADDER DITURUNKAN 0.5 M KK DIGERAKKAN
SELEBAR KOLONG
SELANJUTNYA PENGGALIAN SAMPAI KETEBALAN 5 m, KEMUDIAN LADDER DIANGKAT & KAWAT HALUAN
DITARIK MAJU SATU TERAP

PROSEDUR KERJA PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

2.

DENGAN CARA MAJU

TEMPATKAN KK PADA BATAS PINGGIR KOLONG KERJA


TURUNKAN LADDER 0.5 3 M DARI PERMUKAAN TANAH, GERAKKAN KK SELEBAR KOLONG SAMPAI
PADA BATAS KOLONG YANG BERLAWANAN
SAPAI DIPIGGIR KOLONG GERAKKAN KK DIHENTIKAN SESAAT UNTUK MENGGALI TANAH YANG
LONGSOR
TARIK KAWAT HALUAN 0.5 1 M, GERAKAN KK KEARAH YANG BERLAWANAN
SETELAH SAMPAI DIPINGGIR KOLONG KAWAT HALUAN DITARIK LAGI 0.5 1 M, LALU KK DIGERAKKAN
KEARAH YANG BERLAWANAN
PENGGALIAN DITERUSKAN SAMPAI KEMAJUAN 5 TRAP ; KEMAJUAN PER TRAP TIAP KK DITENTKAN
BESARNYA = 2 X (R ONDERROLL + TINGGI EMBER)
KEMUDIAN KK DIMUNDURKAN 4 TRAP LADDER DITURUNKAN 0.5 1 m DAN KK DIGERAKKAN
KESAMPING, SELANJUTNYA KAWAT HALUAN DITARIK BERTAHAP SAMPAI 4 TRAP ; KEDALAMAN GALI
SAAT INI 3 4 M
SELANJUTNYA LADDER DIANGKAT SAMPAI KEDALAMAN YANG SAMA, PENGGALIAN DITERUSKAN 5
TRAP BERIKUTNYA
KK DIMUNDURKAN 5 TRAP, KEDALAMAN GALI 3 4 M & KAWAT HALUAN DITARIK MAJU SMAPAI 5 TRAP
LADDER DIANGKAT SESUAI DENGAN KEDALAMAN 3 M & PENGGALIAN DITERUSKAN DENGAN
MENARIK KAWAT HALUAN SAMPAI 5 TRAP
KK DIMUNDURKAN 5 TRAP, KEDALAMAN GALI 3 4 M & KAWAT HALUAN DITARIK BERTAAP SAMPAI
DENGAN 4 TRAP. PADA SAAT INI DIDEPAN & DIBELAKANG KK TELAH TERBENTUK MASING-MASING 1
TRAP SEBAGAI TALUD

PROSEDUR KERJA PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

B.

KK DIMUNDURKAN 12 TRAP, LADDER DITURUNKAN 0.5 1 M & KAWAT HALUAN DITARIK


BERTAHAP SAMPAI KEMAJUAN 11 TRAP DAN KETEBALAN GALI 4 5 M
KK DIMUNDURKAN 10 TRAP LADDER DITURUNKAN 0.5 1 M & KAWAT HALUAN DITARIK
BERTAHAP SAMAI KEMAJUAN 9 TRAP, KETEBALAN GALI 5 6 M
KK DIMUNDURKAN 8 TRAP LADDER DITURUNKAN 0.5 1 M & KAWAT HALUAN DITARIK BERTAHAP
SAMAI KEMAJUAN 7 TRAP, KETEBALAN GALI 6 7 M
KK DIMUNDURKAN 6 TRAP LADDER DITURUNKAN 0.5 1 M & KAWAT HALUAN DITARIK BERTAHAP
SAMAI KEMAJUAN 5 TRAP, KETEBALAN GALI 7 8 M
SELANJUTNYA LADDER DIAGKAT SAMPAI POSISI SEBELUMNYA ; PENGGALIAN DITERUSKAN
SEPERTI SEBELUMNYA.
PENGGALIAN DITERUSKAN SAMPAI MENCAPAI KONG

PENGGALIAN MENERUSKAN KOLONG LAMA

LETAKAN KK SESUAI DENGAN GARIS YANG DITENTUKAN


JALANKAN RANTAI EMBER DAN TURUNKAN LADDER SAMPAI MENGGALI TANAH SERTA GESER KK
SELEBAR KOLONG, SAMPAI PINGGIR KOLONG BERI TANDA DENGAN CAT ATAU TALI PADA KAWAT
SAMPING DAN HALUAN
TURUNKAN LADDER 0.5 1 M (TERGANTUNG KONDISI LAPISAN)
GESER KK KEARAH YANG BERLAWANAN SELEBAR KOLONG, SETELAH SAMPAI DIPINGGIR GESER
KEMBALI KEARAH SEMULA
TURUNKAN LADDER 0.5 1 M LAKUKAN GERAKAN PENGGALIAN SELEBAR KOLONG
LAKUKAN BERULANG-ULANG SAMPAI MENCAPAI KONG
SETELAH ITU LADDER DIANGKAT SAMPAI PERMUKAAN TANAH, KAWAT HALUAN DITARIK MAJU SESUAI
DENGAN TRAP YANG SUDAH DITENTUKAN UNTUK KK TERSEBUT
PENGGALIAN DILANJUTKAN SECARA BERULANG

PROSEDUR KERJA PENGGALIAN KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

C.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DAN DIAWASI

SAAT SAMPAI PINGGIR KOLONG KK DIHENTIKAN SEJENAK SEBELUM LADDER DITURUNKAN AGAR TANAH
YANG LONGSOR DIPINGGIR KOLONG DAPAT DIGALI OLEH EMBER
SAAT MENGANGKAT LADDER JANGAN TERLALU TINGGI HINGGA KAPAL DAPAT TERDORONG MAJU
SAAT MENURUNKAN LADDER PERHATIKAN KAWAT HALUAN JANGAN SAMPAI TERLALU TEGANG ATAU
TEGANG MENDADAK KARENA ONDERBOCHT MENGGALI TANAH DIBELAKANG
KALAU KAWAT HALUAN TERLALU TEGANG ISI EMBER MASIH KOSONG/SEDIKIT, BERARTI EMBER PADA
ONDERBOCHT SANGKUT DI TRAP BELAKANG, DALAM HAL INI TRAP BELAKANG DIGALI ULANG
PERHATIKAN ATAU ATUR PEMBUANGAN TAILING AGAR TIDAK MENUMPUK DISATU TEMPAT.

PROSEDUR MENJALANKAM & MENYETOP KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

RINCIAN PROSEDUR :
A.

PEMERIKSAAN SEBELUM MENJALANKAN

B.

PERIKSA JUMLAH KARYAWAN & SEMUANYA TELAH BERADA DITEMPAT TUGAS MASING-MASING
PERIKSA PERSEDIAAN BBM, PELUMAS & AIR TAWAR KEPERLUAN MESIN
APABILA KK DIHENTIKAN SUDAH CUKUP LAMA MAKA MINTAKAN PERSETUJUAN MASINIS, ELEKTRISIEN UNTUK
MENJALANKAN MESIN UTAMA & PERALATAN MEKANIK & LISTRIK
SEBELUM MENJALANKAN POMPA SARING, POMPA JIG & OVERBURDEN PERIKSA ADA ATAU TIDAKNYA PETUGAS
DIDALAM TROMOL SARING PUTAR, DIBANDAR BATU, DIBANDAR TAILING & PETUGAS DIMAKSUD HAUS
MENYINGKIR BARU POMPA-POMPA DAPAT DIJALANKAN
SEBELUM MENJALANKAN SARINGAN PUTAR HARUS DIPERIKSA ADA/TIDAKNYA PETUGAS YANG BERADA
DIDALAM TROMOL SARING PUTAR, DIATAS RANGKA TROMOL ATAU PETUGAS YANG BEKERJA DI PENGGERAK,
PETUGAS INI HARUS MENYINGKIR SEBELUM SARINGAN PUTAR DIJALANKAN
SEBELUM MENJALANKAN RANTAI EMBER DIPERIKSA & DIPASTIKAN TIDAK ADA PETUGAS YANG BERADA
DIATAS LADDER ATAU SEDANG BEKERJA DI PEMBALIK ATAS, SIRENE ATAU ABA-ABA HARUS DIBERIKAN
TERLEBIH DAHULU
SEBELUM MENJALANKAN MESIN UTAMA MANDOR MESIN DAN OPERATOR MEMERIKSA PELUMAS, SALURAN
BAHAN BAKAR & AIR PENDINGIN SERTA KONDISI MESIN SECARA UMUM
TEMPATKAN POSISI KK DITEMPAT YANG DIRENCANAKAN
KAWAT & JANGKAR TELAH DITES KEKUATANNYA

MENJALANKAN DAN MEMULAI PENGGALIAN

PENGGALIAN TANAH ATAS

JALANKAN 1 MESIN UTAMA

MESUKKAN BANDAR LEPAS, UNTUK KK YANG MEMPUNYAI BANAH TANAH ATAS SENDIRI BUKA PINTU
STORK BAAK & MASUKKAN BANDAR LEPAS

JALANKAN 1 POMPA JIG & OVERBURDEN

PROSEDUR MENJALANKAN & MENYETOP KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

KALAU DIPERLUKAN 2 MESIN UNTUK MENJALANKAN KK, MAKA JALANKAN SATU LAGI MESIN UTAMA &
PARAREL DENGAN MESIN LAINNYA
TUTUP AFSLUITER PIPA TEKAN POMPA JIG YANG MENGALIR KE JIG
INSTRUKSIKAN KA. APLOS KEPADA MANDOR KERUK UNTUK MEMULAI PENGGALIAN
BERIKAN TANDA (BEL/TELEPON) KE KAMAR MESIN AGAR OPERATOR MESIN SIAP KARENA MOTOR
EMBER AKAN DIJALANKAN
JALANKAN RANTAI EMBER
GERAKKAN KK & LIR PUSAT & TURUNKAN LADDER BERTAHAP
PENGGALIAN DIMULAI DIAWASI OLEH MANDOR KERUK

PENGALIAN TANAH BERTIMAH

JALANKAN 1 MESIN UTAMA

JALANKAN POMPA JIG

JALANKAN LAGI MESIN UTAMA YANG DIPERLUKAN ; PARAREL DENGAN MESIN LAINNYA

PERIKSA / ATUR AIR PERMUKAAN JIG (DARI UNDERWATER)

JALANKAN POMPA SARING, POMPA MONITOR & POMPA SEMPROT

JALANKAN SARINGAN PUTAR

JALANKAN POMPA PASIR SB BB

JALANKAN JIG PRIMER, SEKUNDER & TERTIER & CLEAN UP JIG

INSTRUKSIKAN KA. APLOS KEPADA MANDOR KERUK UNTUK MEMULAI PENGGALIAN

BERIKAN TANDA (BEL/TELEPON) KE KAMAR MESIN AGAR OPERATOR MESIN SIAP KARENA MOTOR
EMBER AKAN DIJALANKAN

JAWABAN DARI KAMAR MESIN KE KAMAR KAPTEN MESIN TELAH SIAP

BUNYIKAN SIRENE/ABA-ABA UNTUK MENJALANKAN RANTAI EMBER

JALANKAN RANTAI EMBER

PROSEDUR MENJALANKAN & MENYETOP KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH
C.

MENGHENTIKAN (MENYETOP) KEGIATAN KK


MENGHENTIKAN KEGIATAN PENGGALIAN KARENA GANGUAN ALAT :

DITERIMA ISYARAT (BEL/PEMBERITAHUAN LANGSUNG) DARI LOKASI TERJADINYA GANGGUAN :

HENTIKAN GERAKAN KK DENGAN MENGHENTIKAN LIR PUSAT

HENTIKAN JALANNYA RATAI EMBER

ANGKAT LADDER SEKITAR 0.5 1 M

LAKKAN PEMERIKSAAN TERHADAP ALAT YANG MENGALAMI GANGUAN, TENTUKAN PERKIRAAN


WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK PERBAIKAN

BILA KERUSAKAN KECIL & DAPAT DIPERBAIKI SENDIRI MAKA KK DAPAT DIJALANKAN KEMBALI
SETELAH SELESAI PERBAIKAN

BILA PERBAIKAN LEBIH DARI 2 JAM PERLU BANTUAN :


POSISI LADDER DISESUAIKAN DENGAN KEADAAN PASUT, AGAR RANTAI EMBER DIBAWAH
LADDER TIDAK KENA TANAH
SARINGAN PUTAR, JIG PRIMER & POMPA PASIR DIHENTIKAN LEBIH DAHULU KEMUDIAN BARU
JIG SEKUNDER & MESIN UTAMA DIKURANGI
POMPA-POMPA DIHENTIKAN & MESIN UTAMA DIKURANGI
HUBUNGI MASINIS/ELEKTRISEN/KA. PENCUCIAN MINTA BANTUAN ATAU MINTA YANG
BERSAGKUTAN DATANG KE KK
LAPORKAAN HAL INI KE KA. KK
KK SENGAJA DIHENTIKAN UNTUK KEPERLUAN REPERASI ( DIRENCANAKAN) :

ANGKAT LADDER HINGGA TIDAK MENGGALI TANAH LAGI, KOSONGKAN ISI EMBER

ATUR POSISI KK AGAR TIDAK BERADA DIPINGGIR KOLONG KERJA

HENTIKAN GERAKAN RANTAI EMBER, LIR PUSAT, POMPA SARING DAN SARINGAN PUTAR

BIARKAN DULU INSTALASI PENCUCIAN BERJALAN HINGGA JIG KOSONG DARI BIJI TIMAH

PROSEDUR MENJALANKAM & MENYETOP KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

HENTIKAN POMPA PASIR, JIG & POMPA UNDERWATER


HENTIKAN MESIN UTAMA, KECUALI SATU MESIN TETAP DIJALANKAN
PEKERJAN REPERASI DAPAT DIMULAI

MENGHENTIKAN KK KARENA TERJADI KEMIRINGAN TETAP MELINTANG

HENTIKAN GERAKAN KK DENGAN MENGHENTIKAN LIR PUSAT

HENTIKAN JALANNYA RANTAI EMBER

ANGKAT LADDER SEKITAR 1 1.5 M

PERIKSA SEMUA TANGKI DISEBELAH YANG MIRING

PERIKSA PENEMPATAN BARANG/ALAT

TENTUKAN SUMBER/PENYEBAB KEMIRINGAN

LAKUKAN TINDAKAN PENANGGULANGAN

KALAU KEMIRINGAN KARENA PENEMPATAN BARANG TIDAK SEIMBANG MAKA ATUR PENEMPATAN
BARANG & ALAT HINGGA SEIMBANG

TERHADAP KEBOCORAN TANGKI MAKA DISUMBAT DENGAN PASAK KAYU

KEBOCORAN DITAMPAL DENGAN PLAT DAN DILAS


MENGHENTIKAN KK KARENA TERJADI KECELAKAAN

HENTIKAN GERAKAN KK DENGAN MENHENTIKAN LIR PUSAT

HENTIKAN JALANNYA RANTAI EMBER

ANGKAT LADDER SEKITAR 1 1.5 M

LAKUKAN PEMERIKSAAN TERHADAP SUMBER LAPORAN KECELAKAAN

LAKUKAN PEMERIKSAAN TERHADAP SUMBER KECELAKAAN

BERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN

LAPORKAN KECELAKAAN TERSEBUT SESUAI PROSEDUR PELAPORAN KECELAKAAN DI KK

MENGHADAPI KK MIRING TETAP KESATU ARAH


PT. TAMBANG TIMAH
KONDISI BERBAHAYA ADALAH BILA KK MIRING TETAP KESATU ARAH & TIDAK DAPAT KEMBALI LAGI KEARAH YANG
BERLAWANAN. KEMIRINGAN INI DAPAT DISEBABKAN OLEH KEBOCORAN TANGKI PONTON, KANDAS ATAU KETIDAK
SEIMBANGAN KARENA SALAH PENGATURANBEBAN DI KK TERSEBUT. BESARNYA KEMIRINGAN DAPAT DILIHAT DARI
ELINOMETER YANG BERADA DI KAMAR KAPTEN
PROSEDUR TINDAKAN
...
...
...
...
...

A.

KK MIRING 2

1.
2.
3.
4.

KEGIATAN PENGGALIAN DIHENTIKAN


PERIKSA SEMUA TANGKI DISEBELAH YANG MIRING & PERIKSA PENEMPATAN BARANG
TENTUKAN SUMBER/PENYEBAB KEMIRINGAN
LAKUKAN TINDAKAN PENANGGULANGAN :
KEMIRINGAN KARENA PENETAPAN BARANG YANG TIDAK SEIMBANG MAKA ATUR PENEMPATAN BARANG &
ALAT HINGGA SEIMBANG
TERHADAP KEBOCORAN TANGKI :
.
CARI SUMBER KEBOCORAN & DISUMBAT
.
AIR DIDALAM TANGKI DISIP DENGAN POMPA LENSA
KERINGKAN AIR DIDALAM TANGKI
KEBOCORAN DITAMBAL DENGAN PLAT & DI LAS
APABILA KEBOCORAN TERLALU BESAR & POMPA TIDAK MAMPU UNTUK MENGATASI KEBOCORAN TERSEBUT,
MAKA :
KEGIATAN PENGGALIAN DIHENTIKAN
PERIKSA SEMUA TANGKI DISEBELAH YANG MIRING & PERIKSA PENEMPATAN BARANG
TENTUKAN SUMBER/PENYEBAB KEMIRINGAN
LAKUKAN TINDAKAN PENANGGULANGAN :

MENGHADAPI KK MIRING TETAP KESATU ARAH


PT. TAMBANG TIMAH

B. KK MIRING 2

...
...
...
...
...

DAPAT TERJADI BILA MENGATASI KEBOCORAN SULIT & BERJALAN LAMBAT


1.
HENTIKAN SEMUA OPEASI
2.
SIAGAKAN KARYAWAN, LAKUKAN ABSENSI ULANG
3.
ALAT KESELAMATAN DISIAPKAN, JAKET RENANG DIPAKAI
4.
SIAPKAN RAKIT PENYELAMAT SEWAKTU-WAKTU DAPAT DITURUNKAN UNTUK MENYELAMATKAN
KARYAWAN
5.
KARYAWAN YANG TIDAK BERTUGAS KUMPULKAN DITEMPAT YANG AMAN
6.
LAPORKAN SITUASI KE KA. OPS. KK/KA. TEKNIK
7.
SIAGAKAN S-BOAT & UPAYAKAN MERAPAT KE KK UNTUK MENJEMPUT KARYAWAN YANG TIDAK
DIPERLUKAN
...
...
8.
PADA POSISI KEMIRINGAN MENDEKATI 5 ... ... ... APABILA S-BOAT DAPAT MERAPAT DI KK KARYAWAN YANG
TIDAK DIPERLUKAN DITURUNKAN KE S-BOAT & DAPAT MENIGGALKAN KK
9.
PABILA S-BOAT TIDAK DAPAT MERAPAT DI KK MAKA EVAKUASI KARYAWAN DILAKUKAN DENGAN
MENGGUNAKAN RAKIT PENYELAMAT
10.
UPAYA PENYELAMATAN KK MASIH TERUS DIUSAHAKAN OLEH PETUGAS YANG TELAH DITENTUKAN
11.
KA.
OPS
KK
BERDASARKAN
PERTIMBANGAN
WAJIB
MEMBERIKAN
BANTUAN
UNTUK
PENANGGULANGAN BAHAYA INI KENDATI BELUM DIMINTA DARI KK
12.
PADA KONDISI INI KA. KK BERADA DI KK UNTUK MEMIMPIN LANGSUNG KEGIATAN PENYELAMATAN
...
...
...
...
...

C. KK MIRING HINGGA 7
:
DAPAT TERJADI APABILA MENGATASI KEBOCORAN SULIT DAN BERJALAN SANGAT LAMBAT
1.
UPAYAKAN PENYELAMATAN KK DIHENTIKAN & SEMUA PETUGAS YANG MASIH ADA DI ATAS KK
DIPERINTAHKAN UNTUK MENINGGALKAN KK

MENGHADAPI KK MIRING TETAP KESATU ARAH


PT. TAMBANG TIMAH

2.
3.
4.
5.

MENINGGALKAN KK DIATUR OLEH KA. KK DIMANA KA. KK YANG TERAKHIR


APABILA S0BOAT TIDAK DAPAT LAGI MERAPAT KE KK MAKA PETUGAS YANG AKAN MENINGGALKAN KK
MEMAKAI JAKET REANG & PELAMPUNG BULAT TERJUN KE LAUT
SELANJUTNYA PERTOLONGAN DILAKUKAN DARI S-BOAT
PADA KONDISI INI KA. OPS KK MEMIMPIN UPAYA EVAKUASI KARYAWAN

MENGHADAPI KK MIRING TETAP KESATU ARAH


PT. TAMBANG TIMAH
PROSEDUR PELAPORAN :

KK

KA. KK

KA. OPS. KK

MIRING 20
KA. APLOS
TINDAKAN

EVALUASI
PUTUSAN

EVALUASI
PENILIAN

KA. K3LH
MIRING 50
TINDAKAN

MIRING 70
EVAKUASI

KA. P2P
KA. KK

KA. OPS. KK

KA. KK

MIRING 70
TINDAKAN

KA. KS

DIR T/O

MENGHADAPI CUACA BURUK DI KK


PT. TAMBANG TIMAH
CUACA BURUK ADALAH KONDISI DIMANA GELOMBANG LAUT DAN KECEPATAN ANGIN DISEKITAR KK CUKUP BESAR
SEHINGGA DAPAT MEMBAHAYAKAN KK TERSEBUT MAUPUN KARYAWAN YANG SEDANG BERTUGAS. KONDISI INI DAPAT
TERJADI SECARA TIBA-TIBA ATAUPUN BERKELANJUTAN. BATASAN MENGENAI TINGGI GELOMBANG LAUT DAN KECEPATAN
ANGIN YANG MENYEBABKAN BERHENTINYA OPERASI KK TIDAK SAMA, TERGANTUNG DARI KUBIKASI KK DAN POSISI KK
TERHADAP ARAH DATANGNYA GELOMBANG LAUT MAUPUN ANGIN.
KRITERIA CUACA BURUK DILAUT TEMPAT KK BEROPERASI :

TINGKAT I

KECEPATAN ANGIN < 19 KM/JAM (5,4 M/DETIK)


TINGGI GELOBAG LAUT < 1 M
TINGKAT II :
KECEPATAN ANGIN 20 29 KM/JAM (8M/DETIK)
TINGGI GELOMBANG LAUT 1-2 M
TINGKAT III :
KECEPATAN ANGIN > 39 KM/JAM (> 12 M/DETIK)
TINGGI GELOMBANG LAUT > 3 M
TANDA-TANDA AKAN DATANG CUACA BURUK :
ADANYA KILAT/GUNTUR ; ARAH ANGIN VERTIKAL, KEMUNGKINAN DATANGNYA ANGIN RIBUT 1-3 JAM ; ARAH KILAT
HORIZONTAL, ARAH KILAT SEIRING DENGAN DATANGNYA ANGIN
PUSARAN ANGIN (PUTTING BELIUNG) DIBAWAH AWAN HUJAN ; TERJADI ANGIN RIBUT > 70 KM/JAM
KECEPATAN ANGIN MAKIN BESAR DARI ARAH AWAN HUJAN KEMUNGKINAN TERJADI ANGIN RIBUT.
PROSEDUR TINDAKAN
TERJADINYA TANDA-TANDA BAHWA CUACA BURUK AKAN DATANG :
SIAGAKAN SEMUA KARYAWAN YANG ADA DI KK

MENGHADAPI CUACA BURUK DI KK


PT. TAMBANG TIMAH
PERIKSA SEMUA PERALATAN YANG BERGERAK, SEPERTI : KRAN LISTRIK SUDAH DIIKAT/DIPASANG PEN
PENGAMAN, BARANG-BARANG SUDAH DIIKAT
PERIKSA SEMUA TUTUP TANGKI, SUDAH DITUTUP RAPAT

ANGIN KENCANG MULAI TURUN (KADANG-KADANG DENGAN IRINGAN HUJAN)


KK DISTOP BEROPERASI (PANGGILAN DISTOP) ; MUNDUR 2-3 TRAP KEK BELAKANG ; KK DILETAKKAN DITENGAH
FRONT KERJA
LADDER DIANGKAT HINGGA EMBER TIDAK MENYENTUH TANH
POSISIKAN KK SESUAI DENGAN ARAH MATA ANGIN/GELOMBANG HINGGA 3 KAWAT BERFUNGSI UNTUK MENAHAN
TERPAAN ANGIN DAN GELOMBANG (KALAU MEMUNGKINKAN)
SEMUA KAWAT YANG BERFUNGSI UNTUK MENAHAN KK DARI ANGIN DAN GELOMABNG DIIKAT DENGAN RANTAI DAN
REM YANG BAIK/KUAT
LAPORKAN SITUASI KK KE KA. KK ATAU POSKO DIDARAT DAN DIMINTA AGAR S-BOAT DISIAGAKAN
ANGIN MAKIN KENCANG DAN GELOMBANG BESAR, KEOLENGAN KK MAKIN BERTAMBAH :
KESIAGAAN DITINGKATKAN, JAKET RENANG DIPAKAI SEMUA KARYAWAN ; LAKUKAN ABSENSI ULANG TERHADAP
KARYAWAN YANG ADA DI KK ; KARYAWAN YANG TIDAK BERTUGAS DI KUMPULKAN DI SATU TEMPAT
PEMERIKSAAN TANGKI DITINGKATKAN DAN APABILA DITEMUI ADA TANGKI YANG TERISI AIR SEGERA DIISAP DENGAN
POMPA BALLAST DAN POMPA PORTABLE
ANGKER SPIEL DITURUNKAN
LAPORKAN PERKEMBANGAN SITUASI KE DARAT (POSKO)
KECEPATAN ANGIN NAIK HINGGA > 12 KM/JAM ; TINGGI GELOMBANG NAIK 2 M
KARYAWAN SEMUA DIKUMPULKAN DITEMPAT YANG AMAN DAN MUDAH DIKELUARKAN DARI KK KECUALI MANDOR
MESIN DAN OPERATOR MESIN & LISTRIK
KA. APLOS & MANDOR KERUK TETAP DITEMPAT TUGAS MASING-MASING & SEMUA MENGGUNAKAN JAKET RENANG

MENGHADAPI CUACA BURUK DI KK


PT. TAMBANG TIMAH
RAKIT PENYELAMAT DISIAPKAN UNTUK SEWAKTU-WAKTU DAPAT DITURUNKAN UNTUK PENYELAMATAN KARYAWAN
BILA S-BOAT DAPAT MERAPAT MAKA KARYAWAN YANG DIANGGAP TIDAK PENTING DINAIKAN KE S-BOAT DAN DAPAT
MENINGGALKAN KK
LAPORAN KE DARAT TETAP DILAKUKAN DENGAN FREQUENSI YANG LEBIH RAPAT

KALAU KA. KK BERAA DI KK MAKA TUGAS KA. APLOS DIATAS ADALAH TUGA KA. KK DAN KA. APLOS BERTINDAK SEBAGAI
ASISTEN KA. KK, DEMIKIAN JUGA HALNYA DENGAN MASINIS, ELEKTRESIEN, KA. PENCUCIAN
PENYELAMATAN KARYAWAN (KARYAWAN MENINGGALKAN KK) BILA S-BOAT TIDAK DAPAT MERAPAT DI KK :
RAKIT PENYELAMAT DITURUNKAN KE LAUT, SEBELUMNYA DIIKAT DENGAN TALI DAN TALI INI DIIKAT KE KONSTRUKSI
KK
TEMPAT MENURUNKAN RAKIT DIBAWAH ANGIN/GELOMBANG
KARYAWAN MEMAKAI JAKET RENANG DAN TURUN SATU PERSATU KE LAUT LANGSUNG BERPEGAGAN KE RAKIT
MUATAN RAKIT 16 ORANG, KARYAWAN YANG SAKIT/MABUK DILETAKAN DITENGAH RAKIT
S-BOAT MENDEKATI KK & MELEMPARKAN TALI LEMPAR KE KK (SAAT MENDEKATI KK PERHATIKAN RAKIT JANGAN
SAMPAI TERBENTUR DENGAN S-BOAT)
TALI LEMPAR DARI S-BOAT DITERIMA OLEH ORANG YANG MSIH BERADA DI KK DAN TALI INI DIIKAT DENGAN TALI
RAKIT, SELANJUTNYA TALI RAKIT DIBUKA DARI KONSTRUKSI KK & TALI LEMPAR DITARIK KE S-BOAT SAMPAI RAKIT
RAPAT DI S-BOAT
PENGATURAN EVAKUASIINI DIPIMPIN OLEH MANDOR PENCUCIAN APLOS ATAU LA. PENCUCIAN HARIAN
PERINTAH UNTUK MULAI MENINGGALKAN KK DIBERIKAN OLEH KA. APLOS/KA. KK

BAHAN/ALAT UNTUK MENGHADAPI KONDISI BAHAYA DI


KK
PT. TAMBANG TIMAH

PERALATAN UNTUK PENANGGULANGAN KEBOCORAN TANGKI


POMPA PORTABLE DENGAN BAHAN BAKAR SOLAR ; DILENGKAPI DENGAN PIPA ISAP & TEKAN
POMPA PORTABLE DENGAN BAHAN BAKAR BEMSIN (PREMIUM) ; DILENGKAPI DENGAN PIPA ISAP & TEKAN
POMPA PORTABLE LISTRIK (SUBMESIBLE PUMP = POMPA BIBO) ; DILENGKAPI DENGAN PIPA ISAP & TEKAN
PIPA-PIPA PENDEK YANG UJUNG SEBELAH DITUTUP RAPAT (DI LAS) & KEDAP AIR BERUKURAN : 4 X 10 CM ; 6 X
12 CM ; 12 X 18 CM MASING-MASING 3 BUAH
KOTAK PERSEGI PANJANG DARI PLAT & TERTUTUP SEBELAH SERTA KEDAP AIR BERUKURAN : 13 X 15 X 10 CM ;
16 X 35 13 CM ; 20 X 50 X 16 CM MASING-MASING 3 BUAH
SEMEN 3 KAMPEL
PROP KAYU UJUNG SEBELAH LANCIP ; BERMACAM UKURAN
TERPAL YAN PINGGIRNYA DILENGKAPI DENGAN LUBANG-LUBANG CINCIN BERJAAK 1 M & TALI BERUKURAN
MASING-MASING 1 LEMBAR MODEL A & MODEL B

PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA


JAKET RENANG SEBANYAK 110% DARI JUMLAH PETUGAS YANG BERTUGAS DI KK
PELAMPUNG BULAT
RAKIT PENOLONG DARI JUMLAH PETUGAS KK
PENGAIT PANCING TANPA MATA DENGAN TANGKAI 3 BUAH
PENGAIT PANCING TANPA MATA DENGAN TALI 3 BUAH
TANDU DILENGKAPI DENGAN BAND PENGIKAT
TEROMOL P3 DENGAN ISINYA
TALI DISAMPING KK UNTUK NAIK TURUN KARYAWAN (TALI TARZAN)

TALI MENALI UNTUK PENGIKAT DAN LAIN-LAIN


FLASHLIGHT (LAMPU SENTER)

BAHAN/ALAT UNTUK MENGHADAPI KONDISI BAHAYA DI


KK
PT. TAMBANG TIMAH

PERALATAN PEMADAM KEBAKARAN


RACUN API YAMATO YA-20 L
RACUN API YAMATO YA-10 L
PASIR KERING DALAM DRUM
SLANG KARET/PLASTIK 2
MONITOR + JOINT
PERALATAN KK YANG SELALU SIAP PAKAI & KONDISI BAIK
POMPA LENSA & BALLAST BERIKUT AFSLUITER & PIPA-PIPA
MESIN BANTU/DARURAT DENGAN GENERATORNYA
EMERGENCY LIGHTING & BATTERY NYA
ANKER SPIEL (SAFETY ANCHOR)
INSTALASI LIR PUSAT, TERUTAMA FREKSI-KOPLING DAN REM
PERALATAN KOMUNIKASI YAKNI RADIO FM, SRA & SULING

PERLENGKAPAN UNTUK PENGAMANAN PERALATAN


PAPAN TEBAL UNTUK SIAP/GANJAL LADDER GLIEDER
PAPAN TEBAL UNTUK SIAP/GANJAL TROMOL SARINGAN PUTAR
RATAI 5/8 UNTUK PENGIKAT LIR
SLING-SLING PENGIKAT BARANG-BARANG BERGERAK
BESI-BESI BULAT UNRUK SIAP KRAN-KRAN & TAKEL (KRAN YANG MELINTANG KK DILETAKKAN DITENGAH &
DIGANJAL/TIDAK BERGERAK)
SEMUA TUTUP TANGKI BERFUNGSI BAIK & LUBANG PENGELUARAN DILENGKAPI PENUTUP

PERLENGKAPAN RANSUM DARURAT UNTUK 3 HARI ; AIR MINUM BERSIH

BAHAN/ALAT UNTUK MENGHADAPI KONDISI BAHAYA DI


KK
PT. TAMBANG TIMAH

SARANA PENGHUBUNG YAKNI S-BOAT DENGAN KONDIDI BAIK

POS PEMANTAU DIDARAT DENGAN PIKET 24 JAM BILA DIPERLUKAN

MEMPERSIAPKAN PETUGAS & SARANA UTK MENJALANKAN KK


PT. TAMBANG TIMAH

A.

JUMLAH & TUGAS SETIAP KARYAWAN UNTUK MENJALANAN KK :


JUMLAH UNTUK SETIAP KK
NAMA JABATAN

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.

KA. APLOS
MDR. KERUK
JURU MUDI KK
TK. REM
MDR. PENCUCIAN
PEKERJA JIG
PENJAGA S. PUTAR
MDR. MESIN
OPR. MESIN
TK. MINYAK
PEKERJA POMPA
JURU LISTRIK
TK. LAS

TUGAS & TANGGUNG JAWAB

PIMPINAN PEKERJAAN APLO


MEMIMPIN AKTIVITAS PENGGALIAN
PELAKSANA PENGGALIAN
OPERATOR MOORING WINCH
PEMIMPIN AKTIVITAS PENCUCIAN
PELAKSANA PEKERJAAN PENCUCIAN
PELAKSANA PEKERJAAN SARINGAN PUTAR
PEMIMPIN PEKERJAAN PERMESINAN
PELAKSANA MESIN DIESEL
PELAKSANA PELUMASAN
PELAKSANA PEKERJAAN POMPA
PELAKSANA PEKERJAAN LISTRIK
PELAKSANA PEKERJAAN LAS

KK. 7
CUFT

KK. 9
CUFT

KK. 1416
CUFT

KK. 1824
CUFT

1
1
2
1
3
1
1
2
2
1
1
2

1
1
1
2
1
3
1
1
2
2
1
1
2

1
1
1
2
1
4
1
1
2
3
1
1
2

1
1
1
2
1
5
1
1
2
3
1
1
2

18

19

21

22

MEMPERSIAPKAN PETUGAS & SARANA UTK MENJALANKAN KK


PT. TAMBANG TIMAH

B. KLASIFIKASI PETUGAS :
BERBADAN SEHAT & DAPAT BEKERJA DILAUT
DAPAT BERENANG
MENGUASAI & TERAMPIL DALAM BIDANG TUGASNYA
DAPAT BEKERJASAMA
MAMPU BEKERJA DALAM TEKANAN 9TIDAK CEPAT PANIK)
LAKI-LAKI
C. PERLENGKAPAN PADA SAAT MELAKUKAN PEKERJAAN :
SEMUA PETUGAS HARUS MEMAKAI SEPATU, TOPI KESELAMATAN KERJA, PAKAIAN RAPI & LAYAK
DITEMPAT-TEMPAT TERTENTU PETUGAS DILENGKAPI DENGAN PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA,
MISALNYA DI KAMAR MESIN & PENGGERAK ATAS MEMAKAI PELINDUNG TELINGA, DI BANDAR BARU DAN
BEKERJA DI KETINGGIAN > 2 M DIATAS DEK HARU MENGGUNAKAN SABUK PENGAMAN, MELAKUKAN PEKERJAAN
LAS PETUGAS HARU S MEMAKAI HELM LAS, APRON, SARUNG TANGAN & STANG LAS YANG BAIK
PEKERJAAN MENGETOK KARAT & PENGECATAN PETUGAS DILENGKAPI DENGAN KACA MATA PELINDUNG &
MASKER
MELAKUKAN PEKERJAAN LISTRIK PETUGAS MEMAKAI SARUNG TANGAN KARET.
D. PENGAMAN PETUGAS SAAT MENJALANKAN KK :
BAGIAN-BAGIAN YANG BERPUTAR & MENONJOL KELUAR HARUS DIPASANG TUTUP PELINDUNG/PENGAMAN
BORDES-BORDES & JEMBATAN SERTA TANGGA-TANGGA HARUS DIPASANG PAGAR PENGAMAN
TERHADAP PERALATAN YANG SEDANG DIKERJAKAN/DIPERBAIKI MAKA SAKLAR MOTOR PENGGERAK HARUS
DIPUTUSKAN & DIKUNCI. KUNCI PEMBUKA DIPEGANG OLEH KEPALA KERJA
PERALATAN LISTRIK HARUS DILINDUNGI DARI TUMPAHAN PASIR, SIRAMAN AIR & MINYAK
LANTAI KERJA YANG LICIN & BERMINYAK HARUS DIKERINGKAN
PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA, PERALATAN PEMADAM KEBAKARAN API & P3K HARUS TERSEDIA

MEMPERSIAPKAN PETUGAS & SARANA UTK MENJALANKAN KK


PT. TAMBANG TIMAH

RADIO KOMUNIKASI HARUS BAIK & SIAP PAKAI SEWAKTU-WAKTU


S/M BOAT SEBAGAI ALAT PENGHUBUNG KE DARAT HARUS BAIK & LAYAK LAUT
PEMASANGAN MARKING DITEMPAT-TEMPAT YANG BERBAHAYA ; MARKING PERINGATAN & PETUNJUK
C. PERLENGKAPAN YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGGALIAN
INDIKATOR PENUNJUK KEDALAMAN AIR
INDIKATOR PENUNJUK LEBAR PENGGALIAN
RPM METER TROMOL LIR
COUNTER METER PENUNJUK JUMLAH EMBER MELALUI PEMBALIK ATAS
CLINO METER MELINTANG & MEMBUJUR
AMPERE METER MOTOR PENGGERAK RANTAI EMBER
AMPERE METER MOTOR PENGGERAK LIR PUSAT
AMPERE METER MOTOR PENGGERTAK SARINGAN PUTAR
MANOMETER TEKANAN UDARA KOMPRESSOR/TANGKI UDARA UNTUK PNEUMATIK
PAPAN TULIS SKETSA PENGGALIAN
PAPAN TULIS DATA PRESTASI HARIAN/APLOS
PAPN TULIS UNTUK PETA KERJA, PROFIL BOR & RK
LAMPU SOROT (SEARCH LIGHT) KAWAT HALUAN
LAMPU SOROT (SEARCH LIGHT) KAWAT SAMPING & CAKRA KIRI KANAN
BEL TANDA KE/DARI PEMBALIK ATAS
BEL TANDA KE/DARI KAMAR MESIN & PANEL LISTRIK
TOMBOL DARURAT (EMERGENCY PULL BUTTON)
TALI DUGA
ALAT PENGUKUR (METERAN) ; PENGUKUR ISI TANGKI
KOTAK TEMPAT CONTOH KONG

MENGHADAPI KK KANDAS
PT. TAMBANG TIMAH

PROSEDUR TINDAK
KK KANDAS DIKOLONG KERJA :
HENTIKAN KEGIATAN PENGGALIAN, POSISI LADDER BEBAS DARI TANAH
KENCANGKAN KAWAT-KAWAT SAMPING DAN HALUAN
PERIKSA VREYBOARD & UKUR KEDALAMAN AIR SEKELILING KK JUGA TABEL PASANG SURUT
TENTUKAN BAGIAN PONTON YANG KANDAS & EVALUASI BERDASARKAN TABEL PASANG SURUT & BUAT SKETSA
JELAS
PERIKSA TANGKI-TANGKI PADA BAGIAN PONTON YANG KANDAS
UPAYAKAN MENGGESER KK KETEMPAT YANG LEBIH DALAM DENGAN LIR PUSAT & DIBANTU DENGAN S-BOAT BILA
GAGAL TUNGGU AIR PASANG
SEMENTARA MENUNGGU AIR PASANG :
STOP POMPA-POMPA UTAMA
BUAMG AIR DI TANGKI BALAST, DIMULAI PADA SEBELAH YANG TIDAK KANDAS
PERIKSA ADA PERUBAHAN VREYBOARD KALAU ADA PENGURANGAN MAKA ICOBA UNTUK DITERIK KEMBALI.
KALAU TIDAK ADA PERUBAHAN TUNGGU AIR PASANG
KARYAWAN SELALU DISIAGAKAN, KK DALAM KONSISI BAHAYA
LAPORKAN KONDISI INI KEPADA KA. KK & KA. OPS KK/KA. TEKNIK
LAKUKAN PENGAMATAN TERHADAP ADANYA PERUBAHAN-PERUBAHAN PONTON, VREYBOARD & TANGKI SELALU
DIPERIKSA.

MENGHADAPI BAHAYA KEBAKARAN DI KK


PT. TAMBANG TIMAH

PROSEDUR TINDAK

KEGIATAN PENGGALIAN & KEGIATAN LAINNYA DI KK DIHENTIKAN


SEGERA MENUJU KETEMPAT YANG TERBAKAR DENGAN MEMBAWA RACUN API, SUMBER API SEGERA DIPADAMKAN
DALAM WAKTU YANG BERSAMAAN KARYAWAN DISIAGAKAN UNTUK MENANGGULANGI KEBAKARAN
SIAPKAN POMPA SEMPROT BERIKUT SELANG UNTUK MEMADAMKAN API
PUTUSKAN HUBUNGAN LISTRIK YANG BERDEKATAN DENGAN SUMBER API
BARANG-BARANG YANG MUDAH TERBAKAR DIJAUHKAN DARI AP, KALAU TIDAK DAPAT MAKA DITUTUP DENGAN
KARUNG BASAH/PASIR
SALURAN YANG DILAPISI KARET & DIPERKIRAKAN AKAN DIJALANI API MAKA SALURAN TERSEBUT DIALIRI AIR
SATU S/M BOAT DISIAGAKAN DISAMPING KK, SATU LAGI DI BOOM
LAPORKAN KONDISI INI KE KA. OPS & K3 OPS KK
BILA API TIDAK DAPAT DIKUASAI DENGAN PERALATAN YANG ADA DI KK MAKA MINTA BANTUAN DARI DARAT
BILA KEBAKARAN DI KK TIDAK DAPAT DIKUASAI LAGI MAKA :

MESIN UTAMA DIMATIKAN

SEMUA KARYAWAN DIPERINTAHKAN TURUN SATU PERSATU KE S/M BOAT SIAP-SIAP UNTUK MENINGGALKAN
KK
USAHAKAN PEMADAMAN DIHENTIKAN
SETELAH SEMUA KARYAWAN BERADA DI S/M BOAT LAKUKAN ABSENSI ULANG SEBELUM MOTOR MENJAUHI
KK.

MENGHADAPI BAHAYA KEBAKARAN DI KK


PT. TAMBANG TIMAH

KA. P2P

KK. KEBAKARAN

KA. KK

KA. OPS. KK

(KA. APLOS)

EVALUASI &

EVALUASI &

TINDAKAN

TINDAKAN

TINDAKAN

KA. K3LH

KA. KS

DIR

DIKLAT KAPAL KERUK


PT. TAMBANG TIMAH

SAMPAI JUMPA