Anda di halaman 1dari 32

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMA

I.

Kelas/ Semester

: X/ 1

Mata Pelajaran

: Fisika

Materi Pokok

: Gerak Lurus dengan Kecepatan dan Percepatan Konstan

Alokasi Waktu

: 3 X 3 JP (9 jam)

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami,menerapkan

dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,

prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu


pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian
dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung
II. Kompetensi Dasar
Domain
Spiritual

Kompetensi Dasar
1.1 Bertambah keimanannya

dengan

menyadari

hubungan

keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap


kebesaran Tuhan yang menciptakannya
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik
Sikap

fenomena gerak, fluida, kalor dan optik


2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu;

objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung


jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan)
dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
Kognitif

dalam melakukan percobaan dan berdiskusi


3.1 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan

(Pengetahuan

kecepatan konstan dan gerak lurus dengan percepatan konstan

)
Keterampilan

4.1 Menyajikan data dan grafik hasil percobaan untuk menyelidiki

sifat gerak benda yang bergerak lurus dengan kecepatan


konstan dan gerak lurus dengan percepatan konstan

III. Indikator
Indikator Kognitif Produk:

3.3.1

Mendeskripsikan konsep benda yang bergerak lurus beraturan

3.3.2

Menformulasikan hubungan antara panjang lintasan, kecepatan dan waktu pada

3.3.3

gerak lurus beraturan


Menganalisis grafik hubungan antara panjang lintasan dengan waktu pada gerak

3.3.4

lurus beraturan
Menganalisis grafik hubungan antara kecepatan dengan waktu pada gerak lurus

3.3.5

beraturan
Menghitung besarnya kecepatan pada benda yang bergerak lurus beraturan

Indikator Kognitif Proses:


3.3.1
3.3.2

Mendiskusikan konsep benda yang bergerak lurus beraturan


Mendiskusikan grafik hubungan antara panjang lintasan dengan waktu pada gerak
lurus beraturan

3.3.3

Mendiskusikan grafik hubungan antara kecepatan dengan waktu pada gerak lurus
beraturan.

Indikator Psikomotorik:
1.3.1

Mendemonstrasikan gerak lurus dengan kecepatan konstan dengan menggunakan

1.3.2

mobil mainan
Menggambarkan grafik hubungan antara panjang lintasan dengan waktu pada

1.3.3

gerak lurus beraturan


Menggambarkan grafik hubungan antara kecepatan dengan waktu pada gerak lurus

beraturan
Indikator Afektif

2.1.1

Menyadari dan mengimani bahwa konsep gerak lurus beraturan sebagai karunia

2.1.2
2.1.3

Tuhan yang membantu mempermudah kehidupan manusia


Menunjukkan sikap positif (individu dan sosial) dalam diskusi kelompok
Bersikap aktif dan tanggung jawab selama pembelajaran gerak lurus beraturan
berlangsung

IV. Tujuan Pembelajaran


Kognitif Produk:
3.3.1 Siswa dapat mendeskripsikan konsep benda yang bergerak lurus beraturan
3.3.2

melalui demonstrasi dan diskusi


Siswa dapat menformulasikan hubungan antara panjang lintasan, kecepatan dan

3.3.3

waktu pada gerak lurus beraturan melalui kegiatan diskusi dengan benar.
Siswa dapat menganalisis grafik hubungan antara panjang lintasan dengan waktu

3.3.4

pada gerak lurus beraturan melalui kegiatan diskusi dengan benar.


Siswa dapat menganalisis grafik hubungan antara kecepatan dengan waktu pada

3.3.5

gerak lurus beraturan melalui kegiatan diskusi dengan benar.


Siswa dapat menghitung besarnya kecepatan pada benda yang bergerak lurus
beraturan melalui tugas yang diberikan oleh guru.

Kognitif Proses:
3.3.1

Siswa dapat mendiskusikan konsep benda yang bergerak lurus beraturan melalui

3.3.2

pengamatan pada demonstrasi mengenai gerak lurus beraturan dengan benar


Siswa dapat mendiskusikan grafik hubungan antara panjang lintasan dengan
waktu pada gerak lurus beraturan melalui pengamatan pada demonstrasi

3.3.3

mengenai gerak lurus beraturan dengan benar


Siswa dapat mendiskusikan grafik hubungan antara kecepatan dengan waktu pada
gerak lurus beraturan melalui pengamatan pada demonstrasi mengenai gerak
lurus beraturan dengan benar

Psikomotorik
4.3.1

Siswa dapat menggambarkan grafik hubungan antara panjang lintasan dengan

4.3.2

waktu pada gerak lurus beraturan melalui kegiatan diskusi dengan benar
Siswa dapat menggambarkan grafik hubungan antara kecepatan dengan waktu pada
gerak lurus beraturan melalui kegiatan diskusi dengan benar

Afektif
4.3.3

Melalui aktivitas kehidupan sehari-hari, dengan berlandaskan iman siswa dapat


menyadari dan mengimani bahwa gerak lurus beraturan sebagai karunia Tuhan

4.3.4

yang membantu mempermudah kehidupan manusia


Siswa menunjukkan sikap positif (individu dan sosial) dalam diskusi kelompok

4.3.5

Siswa diharapkan dapat bersikap aktif dan bertanggung jawab selama pembelajaran
gerak lurus beraturan

V. Materi Pembelajaran
A. Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Suatu benda dikatakan mengalami gerak lurus beraturan jika lintasan yang ditempuh
oleh benda itu berupa garis lurus dan kecepatannya selalu tetap setiap saat. Kecepatan
tetap yaitu benda bergerak lurus menempuh jarak yang sama s untuk selang waktu yang
sama t. Sebagai contoh, apabila dalam waktu 5 sekon pertama sebuah mobil menempuh
jarak 25 m, maka untuk waktu 5 sekon berikutnya mobil itu juga menempuh jarak 25 m.
Secara matematis, persamaan gerak lurus beraturan (GLB) adalah:

s v t

Dan

s
t

dengan
s
= jarak yang ditempuh ( m )
v
= kecepatan ( m/s )
t = selang waktu ( s )
Hubungan jarak yang ditempuh s dengan selang waktu t, diilustrasikan dalam sebuah
grafik s-t, sehingga diperoleh sebuah garis diagonal ke atas, tampak seperti pada gambar
di bawah ini
Grafik hubungan s-t

tan

s
v
t

Dari grafik hubungan s-t tampak pada gambar diatas, dapat

dikatakan jarak yang ditempuh s benda berbanding lurus dengan waktu tempuh t. Makin

besar waktunya makin besar jarak yang ditempuh. Apabila ditinjau dari kemiringan
grafik maka

Dimana

adalah sudut antara garis kemiringan grafik dengan sumbu t (waktu).

Sementara itu, jika kecepatan v mobil yang bergerak dengan laju konstan selama
selang waktu t sekon, diilustrasikan dalam sebuah grafik v-t, akan diperoleh sebuah garis
lurus, tampak seperti pada Gambar di bawah ini

(m/s)

tetap

t(s)

v
Gambar Grafik hubungan -t
v
Grafik hubungan -t tersebut menunjukkan bahwa kecepatan benda selalu tetap,
tidak tergantung pada waktu, sehingga grafiknya merupakan garis lurus yang sejajar
dengan sumbu t (waktu). Berdasarkan gambar diatas, jarak tempuh merupakan luasan
yang dibatasi oleh grafik dengan sumbu t dalam selang waktu tertentu. Hal ini berlaku
pula untuk segala bentuk grafik yaitu lurus maupun lengkung.
t1

t2

B. Gerak Lurus Berubah Beraturan.


Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus berubah beraturan jika lintasannya berupa garis
lurus dan kecepatannya berubah secara teratur. Perubahan kecepatan ini bisa bertambah besar
maupun semakin lambat. Bila kecepatannya bertambah maka percepatannya bernilai positif,
sebaliknya bila kecepatannya berkurang maka percepatannya bernilai negatif.

Grafik hubungan v dan t


v (m/s)

v (m/s)

vt
vt v0
vo

vo
vt v0
vt

Kecepatan benda pada saat


t dapat
kita cari berdasarkan persamaan
t
t (s)
t percepatan
t (s) yang sudah
GLBB
dipercepat
dibahas
di atas,
yaitu:

GLBB diperlambat

v
t
v v0
a t
t t0
a

vt v 0
t
atau :
vt v 0 a.t
a

Keterangan:

vt = kecepatan benda pada saat t (m/s)


v0 = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan yang dialami benda (m/s2
t = lama waktu benda bergerak (s)

Jarak yang ditempuh benda yang bergerak lurus berubah beraturan sama dengan luas daerah
grafik, yaitu:
1
st v0 .t (vt v0 ).t
2
1 v v0 2
st v0 .t ( t
)t
2
t
1
st v0 .t at 2
2
Keterangan:

st = jarak yang ditempuh pada saat t (m)


v0 = kecepatan awal benda (m/s)
vt = kaecepatan benda pada saat t (m/s)
a = percepatan yang dialami benda (m/s2)
t

= waktu tempuh (s)

Hubungan antara jarak perpindahan, kecepatan dan percepatan.


Dari pembahasan sebelumnya kita ketahui bahwa persamaan kecepatan pada saat t adalah:
vt v0 at , atau : t

vt v0
t

Dari persamaan ini kita masukkan ke dalam persamaan jarak tempuh:

1 2
at
2
v v0
1 v v0 2
s v0 ( t
) a( t
)
a
2
a
v .v v02 1 vt2 2vt .v0 v 02
s t 0
a(
)
a
2
a2
v .v
v 2 v 2 v .v
v2
s t 0 0 t t 0 0
a
a 2a
a
2a
2
2
v
v
s t 0
2 a 2a
vt2 v 02
s
2a
s v 0 .t

vt2 v02 2 as
C. Gerak Vertical.
Gerak vertical yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah gerak benda-benda yang ada di
permukaan bumi dan arahnya tegak lurus terhadap permukaan bumi.Semua benda yang
mengalami gerak vertical selalu memiliki percepatan yang disebut percepatan gravitasi (g).
Percepatan yang dialami benda tidak tergantung pada massa benda tetapi tergantung pada tempat
dimana kejadian itu berada. Di daerah kutub misalnya, memiliki percepatan gravitasi yang lebih
besar dari pada di daerah katulustiwa. Jadi dengan demikian, bila kita menjatuhkan sebuah
kelereng dan bola golf secara bersamaan dari ketinggian yang sama maka akan samapai di tanah
dalam waktu yang sama pula.
Gerak vertikal termasuk gerak lurus berubah beraturan, karena lintasannya berupa garis lurus
dan kecepatannya berubah secara teratur. Benda yang bergerak vertikal ke abawh kecepatannya
bertambah besar, sedangkan benda yang bergerak vertikal ke atas kecepattanya selalu berkurang.
Sebagaimana gerak lurus berubah beraturan pada umumnya, bila kecepatannya bertambah maka
percepatannya bernilai positif (g) dan jika kecepatannya berkurang maka percepatannya bernilai
negative (-g)..
1. Gerak vertikal ke atas.
Benda yang bergerak vertikal ke atas kecepatannya berkurang secara teratur karena
gerakannya berlawanan arah dengan arah percepatan gravitasi. Akibatnya, pada saat benda

Kecepatan benda
setelah
t (vt):0 (v t = 0) dan selanjutnya
mencapai ketinggian maksimum kecepatannya
berubah
menjadi
vt = v0 + a.t
benda akan berbalik arah ke bawah.
Benda yang bergerak vertikal
seperti halnya gerak lurus berubah beraturan
vt = vkeatas
0 + (-g).t
vt = 0
diperlambat, sehingga persamaan yang berlaku dapat ditirunkan dari persamaan gerak lurus
Ketinggian benda setelah t (h):

berubah beraturan diperlambat juga..

st = v0.t + at2

hmax

h = v0.t + (-g)t2
v0

vt = v0 g.t
h = v0.t gt2
Pada saat mencapai ketinggian maksimum(hmax) kecepatan benda (vt) = 0, maka:
- Waktu untuk mencapai tinggi maksimum (tmax):
vt v 0 gt
0 v0 gt
atau :
t max

v0
g

- Tinggi maksimum yang dicapai benda (hmax):


h v0 .t

1 2
gt
2

1 2
gt max
2
v
1 v
v0 . 0 g ( 0 ) 2
g 2 g

hmax v0 .t max
hmax

hmax

v 02 1 v02
( )
g 2 g

hmax

v02
2g

2. Gerak vertikal ke bawah.


Benda yang mengalami gerak vertikal ke bawah kecepatannya akan bertambah secara
teratur, karena arah gerakan benda searah dengan arah percepatan gravitasi. Pada keadaan
khusus, dimana benda dijatuhakan tanpa kecepatan awal (v 0 = 0) dikatakan benda mengalami
gerak jatuh bebas.
Gerak vertikal he bawaj seperti halnya gerak lurus berubah beraturan dipercepat,
sehingga persamaan yang berlaku dapat diturunkan dari gerak lurus berubah beraturan
dipercepat juga.

Benda dilempar vertikal ke bwah.


Kecepatan benda setelah t (vt):
v0
h

vt = v0 + at
vt = v0 + gt
Panjang lintasan yang ditempuh benda setelah t (h):
st = v0.t + at2
h = v0.t + gt2

Untuk benda yang mengalami gerak jatuh bebas (v 0 = 0), maka persmaan di atas akan
menadi seperti di bawah ini.
Kecepatan benda setelah t :
vt = gt
Panjang lintasan yang ditempuh setelah t:
h = gt2
D.
VI. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Model
: CTL (Contextual Teaching Learning)
3. Metode
: Demonstrasi-Eksperimen-Diskusi
VII. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media
Video, PPT, LCD, papan tulis
2. Alat
a. Mobil mainan, meteran, kertas, kelereng, stopwatch
3. Sumber Pembelajaran
a. Pengalaman siswa
b. LDS, LKS
c. Kanginan, Marthen. 2009. FISIKA Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Penerbit
Erlangga
d. Sumarsono, 2010.Buku Fisika SMA kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan
BSE Hal. 38 41
e. Tipler, Paul A.2001. Fisika untuk Sains dan Teknik Jilid 1.Jakarta : Erlangga
Halaman : 23-24
VIII. Kegiatan Pembelajaran
A. Pertemuan Pertama
Kegiatan
Pendahulua
n

Deskripsi Kegiatan
-

Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru


berhubungan pembelajaran sebelumnya
Motivasi:
Pada saat kita berada dan duduk diam di dalam mobil yang
sedang melaju, apakah kita dikatakan bergerak?
Apersepsi:
Apa yang dimaksud dengan gerak?
Apa perbedaan antara perpindahan dan jarak tempuh?

Alokasi
Waktu
25 menit

Inti
-

Penutup

Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang


lingkup materi, tujuan, kegiatan pembelajaran, penilaian
yang akan dilaksanakan
Bertanya tentang permasalahan yang berkaitan dengan gerak
lurus
Mengamati
Membaca informasi tentang gerak lurus
Mengamati ilustrasi dalam bentuk video gerak lurus benda

100 menit

Menanya
Peserta didik mendiskusikan (antar peserta didik dalam satu
kelompok atau diluar kelompok, dan/atau guru) untuk
merumuskan pertanyaan berkaitan dengan kedudukan, jarak,
perpindahan
Mengeksplorasi
Peserta didik mendiskusikan besaran-besaran yang berkaitan
dengan gerak lurus dan gerak lurus beraturan beserta
satuannya
Peserta didik mencari informasi tentang kelajuan rata-rata,
kecepatan rata-rata, serta hubungan antara jarak, kecepatan
dan waktu
Mengasosiasi
Peserta didik berdiskusi untuk mencari hubungan/formulasi
antara besaran-besaran yang berkaitan dengan GLB dan
GLBB
Mengomunikasikan
Peserta didik menyampaikan hasil pekerjaannya dalam bentuk
presentasi
Guru memberikan penguatan
Guru menilai hasil unjuk kerja peserta didik tersebut
Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari
10 menit
dengan merespon pertanyaan guru yang sifatnya untuk
memberikan penguatan
Peserta didik merefleksi penguasaan materi yang telah
dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi.
Guru memberikan tugas mandiri sebagai pelatihan
keterampilan dalam menyelesaikan masalah
Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada
pertemuan berikutnya

B. Pertemuan Kedua
KEGIATAN
Pendahuluan

DESKRIPSI
Awalan
Guru memimpin doa dan mengabsen siswa untuk

ALOKASI
WAKTU
25 menit

Inti

Penutup

mengawali pertemuan
Apersepsi
Guru mereview materi sebelumnya yaitu konsep jarak,
perpindahan, kecepatan, dan percepatan.
Motivasi
Guru memberikan contoh kapal laut yang
menyeberangi lautan atau samudera. Ketika melewati
laut lepas, kapal laut biasanya bergerak pada lintasan
yang lurus dengan kecepatan tetap. Ketika hendak tiba di
pelabuhan tujuan, biasanya kapal barumengubah haluan
dan mengurangi kecepatannya.
Guru bertanya bagaiman konsep perubahan
kecepatan ini?
Tujuan pembelajaran
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai
Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah
Beraturan yang akan dipelajari.
Cakupan pembelajaran
Cakupan Gerak Lurus Beraturan yang akan
dibelajarkan meliputi grafik kecepatan terhadap waktu,
percepatan,dan kinematika GLBB
Mengamati / observing
100 menit
Siswa mengamati demonstrasi mobil-mobilan dengan
ticker timer yang dilakukan oleh guru.
Menanya / questioning
Guru bertanya kepada siswa Bagaimana pengaruh
perubahan kecepatan terhadap gerak benda?
Eksperimen / eksplorasi
Guru membagi siswa kedalam 6 kelompok dan
membagikan LKS eksperimen yang harus dikerjakan
secara berkelompok.
Siswa diperkenankan untuk mencari referensi lain
seperti buku-buku di perpustakaan, internet, dan jurnal.
Mengasosiasikan
Siswa mengolah data atau informasi yang telah
didapat pada LKS eksperimen yang telah diberikan.
Mengkomunikasikan
Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi
ke depan kelas.
Kesimpulan
10 menit
Peserta didik dibimbing untuk menyimpulkan
pembelajaran hari ini
Evaluasi dan Refleksi
Salah satu siswa diminta untuk mengerjakan soal di
depan kelas dan guru merefleksi apakah pembelajaran
sudah berhasil atau belum.
Tindak lanjut
Memberi tugas siswa untuk mengerjakan soal

C. Pertemuan Ketiga

KEGIATAN
Pendahuluan

Inti

Penutup

IX.

DESKRIPSI

ALOKASI
WAKTU
5 menit

Awalan
Guru memimpin doa dan mengabsen siswa untuk
mengawali pertemuan
Apersepsi
Guru mereview materi sebelumnya yaitu Gerak Lurus
Berubah Beraturan
Motivasi
Guru memberikan contoh buah mangga yang jatuh
dari pohonnya, siapa yang mempengaruhi geraknya?
Tujuan pembelajaran
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai
Gerak Vertikal dan jatuh bebas yang akan dipelajari.
Cakupan pembelajaran
Cakupan pembelajaran Gerak Vertikal meliputi
definisi, syarat dikatakan jatuh bebas, penerapan dalam
kehidupan sehari-hari
Mengamati / observing
15 menit
Siswa mengamati demonstrasi yang dilakukan oleh
guru.
Menanya / questioning
Guru bertanya kepada siswa Apa yang
memperngaruhi suatu benda yang jatuh bebas dari atas
dan benda yang dilempar vertikal ke atas?
Eksperimen / eksplorasi
Guru membagi siswa kedalam 6 kelompok dan
membagikan LKS eksperimen yang harus dikerjakan
secara berkelompok.
Siswa diperkenankan untuk mencari referensi lain
seperti buku-buku di perpustakaan, internet, dan jurnal.
Mengasosiasikan
Siswa mengolah data atau informasi yang telah
didapat pada LKS eksperimen yang telah diberikan.
Mengkomunikasikan
Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi
ke depan kelas.
Kesimpulan
5 menit
Peserta didik dibimbing untuk menyimpulkan
pembelajaran hari ini
Evaluasi dan Refleksi
Salah satu siswa diminta untuk mengerjakan soal di
depan kelas dan guru merefleksi apakah pembelajaran
sudah berhasil atau belum.
Tindak lanjut
Memberi tugas siswa untuk mengerjakan soal

Penilaian Hasil Belajar

1. Penilaian Sikap Sosial


2. Penilaian Pengetahuan
3. Penilaian Keterampilan
(Instrumen Penilaian Terlampir)

: Lembar Amatan
: Tes tertulis/ Lisan
: Lembar Amatan

Lampiran 1
LEMBAR DISKUSI SISWA
Mata Pelajaran

: Fisika

Materi Pokok

: Gerak Lurus dengan Kecepatan dan Percepatan Konstan

Sub Materi Pokok

: Gerak Lurus

Satuan Pendidikan

: SMA

Kelas/ Semester

: X/ 1

Alokasi Waktu

: 45 menit

I.

II.
III.

NAMA

: ..

KELAS

: ..

Tujuan Pembelajaran
A. Menjelaskan pengertian gerak, posisi, jarak, dan perpindahan
B. Menjelaskan perbedaan kelajuan dengan kecepatan
C. Merumuskan kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata
Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan: Scientific Approach (pendekatan saintifik)
Metode
: Diskusi
Kegiatan
A. Kegiatan 1

1. Jojo mengamati sebuah pesawat yang sedang bergerak


meninggalkan landasan. Ketika akan pergi, Jojo tidak
sengaja

melihat

seorang

penumpang

sedang

melambaikan tangan ke arahnya.

a. Apakah penumpang yang berada di dalam pesawat tersebut, dapat dikatakan bergerak
ataukah diam? .
b. Benda dikatakan bergerak apabila

c. Lintasan adalah
.

2. Perhatikanlah demonstrasi yang dilakukan salah satu temanmu di depan kelas!


Gambarlah lintasan temanmu dikotak bawah ini!

a. Apakah posisi temanmu berubah?


...
Jadi, posisi adalah

.
b. Berapa jarak yang ia ditempuh?
.
Berapa perpindahan yang ia tempuh?

Sehingga jarak
adalah..

.
Sedangkan perpindahan adalah
...

.
B. Kegiatan 2

1. Mobil ayah memiliki speedometer jenis linear yang dilengkapi dengan pembacaan angka
negative saat bergerak mundur. Ketika mobil bergerak maju pada kelajuan 60 km/jam,
alat tersebut menunjukkan angka +60. Akan tetapi ketika mobil bergerak mundur alat
tersebut menunjukkan angka -60. Lantas, apa yang alat tersebut tunjukkan? Kelajuan
atau

kecepatan?

.
2. Parwati dan keluarganya pergi ke kebun raya dengan menggunakan mobil. Parwati
menanyakan kepada ayahnya apakah sebenarnya
yang ditunjukkan oleh speedometer tersebut, apakah
kelajuan

ataukah

kecepatan

mobilnya?

..
Kecepatan rata-rata didefinisikan sebagai hasil bagi
antara perpindahan dengan selang waktunya, secara
matematis dapat ditulis:

Kecepatan ratarata=

perpindahan
selang waktu

. .
v = =
. .
Kelajuan rata-rata didefinisikan sebagai hasil bagi antara jarak total yang ditempuh
dengan selang waktunya, secara matematis:

Kelajuanratarata=

jarak tempuh total


selang waktu

v =

Kecepatan sesaat merupakan kecepatan benda pada suatu saat

v=

dx
dt

Untuk t sangat kecil

dx
=turunan pertama x ( t ) terhadap t
dt

IV.

Kesimpulan

Lampiran 2
LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran

: Fisika

Materi Pokok

: Gerak Lurus dengan Kecepatan dan Percepatan Konstan

Sub Materi Pokok

: Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Satuan Pendidikan

: SMA

Kelas/ Semester

: X/ 1

Alokasi Waktu

: 45 menit

I.

NAMA

: ..

KELAS

: ..

Tujuan Pembelajaran

Mengamati benda yang bergerak lurus beraturan dan mengetahui grafik hubungan kecepatan
terhadap waktu
A. Permasalahan
Ketika pelajaran fisika, Geby mendapatkan tugas dari gurunya untuk melakukan
percobaan tentang gerak dengan menggunakan ticker timer dan kereta mainan (Gambar
1).
Gambar 1. Percobaan gerak lurus
beraturan

Apabila kereta tersebut bergerak, bagaimanakah jarak antar titik-titik data pada pita
perekam, apakah jaraknya sama ataukah berbeda-beda?, bantulah Geby melakukan
percobaan dengan terlebih dahulu memberikan hipotesis terhadap percobaan tersebut!
Hipotesis:

..
B. Persiapan Percobaan
Alat dan Bahan
1) Ticker timer
2) Mobil-mobilan
3) Gunting
4) Papan kayu
5) Beberapa buah batu bata
C. Langkah-Langkah Percobaan
1) Buatlah sebuah landasan miring dengan mengganjal salah satu ujung papan dengan
menggunakan batu bata (Gambar 1)
2) Aturlah kemiringan landsan sedemikian rupa sehingga saat mobil-mobilan diletakkan
di puncak landasan tepat meluncur ke bawah (jika mbl-mobilan meluncur makin lama
makin cepat, maka kemiringan landasan harus dikurangi)!
3) Hubungkan ticker timer dengan mobil-mobilan dan biarkan bergerak menuruni
landasan sambil menarik pita ketik!
4) Guntinglah pita yang ditarik oleh mobil-mobilan, hanya ketika mobil-mobilan
bergerak pada landasan miring!
5) Bagilah pita menjadi beberapa bagian, dengan setiap bagian terdiri atas 10
titik/ketikan
6) Tempelkan setiap potongan pita secara berurutan ke samping , temple pada hasil
percobaan
7) Amati diagram yang diperoleh dari tempelan-tempelan pita tadi, kemudian tulislah
karakteristik dari gerak lurus beraturan!
D. Hasil Percobaan
V (m/s)

t (sekon)
Simpulkan kegiatan yang telah kalian lakukan!

E. Kesimpulan

Lampiran 3
LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran

: Fisika

Materi Pokok

: Gerak Lurus dengan Kecepatan dan Percepatan Konstan

Sub Materi Pokok

: Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Satuan Pendidikan

: SMA

Kelas/ Semester

: X/ 1

Alokasi Waktu

: 45 menit

I.

NAMA

: ..

KELAS

: ..

Tujuan Pembelajaran

Mengamati benda yang bergerak lurus berubah beraturan dan mengetahui grafik hubungan
kecepatan (v) terhadap waktu (t) pada GLBB
A. Permasalahan
Parwati melakukan percobaan tentang gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dengan
menggunakan mobil mainan dan ticker timer seperti pada Gambar 1.

Gambar 1. Set Up Percobaan


Apabila kereta tersebut bergerak, bagaimanakah jarak antar titik-titik data pada pita
perekam, apakah jaraknya (panjangnya) sama ataukah berbeda-beda?, bantulah Parwati
melakukan percobaan dengan terlebih dahulu memberikan hipotesis terhadap percobaan
tersebut!
Hipotesis:

..
B. Rancangan Percobaan
Alat dan bahan:
1) Ticker Timer
2) Mobil-mobilan
3) Gunting
4) Papan kayu
5) Beberapa batu bata
C. Langkah-Langkah Percobaan
1) Buatlah sebuah landasan miring dengan mengganjal salah satu ujung papan dengan
menggunakan batu bata (Gambar 1)
2) Aturlah kemiringan landasan sedemikian rupa sehingga saat mobil-mobilan dapat
meluncur (ingat, roda dan papan luncur harus bersih dari debu)
3) Hubungkan ticker timer dengan mobil-mobilan dan biarkan bergerak menuruni
landasan sambil menarik pita ketik
4) Guntinglah pita yang ditarik leh mobil-mobilan, hanya ketika mobil-mobilan
bergerak pada landasan miring
5) Bagilah pita menjadi beberapa bagian, dengan setiap bagian terdiri atas 10
titik/ketikan
6) Tempelah setiap potongan pita secara berurutan ke samping (hasil percobaan)
7) Amati diagram yang diperoleh (hasil percobaan) dari tempelan-tempelan tadi,
kemudian tuliskanlah karakteristik dari gerak lurus berubah beraturan!
D. Hasil Percobaan
V (m/s)

t (sekon)
E. Kesimpulan
Simpulkan kegiatan yang telah kalian lakukan!

..

Lampiran 4
LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran

: Fisika

Materi Pokok

: Gerak Lurus dengan Kecepatan dan Percepatan Konstan

Sub Materi Pokok

: Gerak Jatuh Bebas

Satuan Pendidikan

: SMA

Kelas/ Semester

: X/ 1

Alokasi Waktu

: 45 menit

NAMA

: ..

KELAS

: ..

Tujuan : Menganalisis pengaruh massa terhadap waktu tempuh pada benda jatuh bebas
A. PERMASALAHAN
1. Gede bersama kawannya melakukan suatu eksperimen seperti pada Gambar 1.

Jika benda ringan dan benda berat dilepaskan pada saat


bersamaan dari ketinggian yang sama, manakah yang tiba di
lantai terlebih dahulu? Buatlah hipotesis untuk permasalahan
tersebut!
Hipotesis:

..

Gambar 1.
Benda dilemparkan pada ketinggian yang sama
2. Suatu hari Budi bermain bola, Budi melempar bolanya ke atas seperti pada Gambar 2.

Ketika bola tersebut sampai pada ketinggian tertentu (puncak),


tiba-tiba Budi mengamati bahwa pada ketinggian maksimum
bola seolah-olah diam kemudian kembali jatuh ke bawah. Budii
bingung kenapa pada sampai puncak bola seolah-olah diam.
Buatlah hipotesis dari permasalahan soa no 2!
Hipotesis:

Gambar 2.
Budi melempar bola ke atas
B. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
(1) Percobaan 1
1. Siapkan selembar kertas menggumpal, penghapus papan, dan batu. (massa ketiga benda harus
berbeda, misalnya massa batu paling besar, kemudian penghapus papan, dan kertas
menggumpal).
2. Kegiatan I: Pegang kertas menggumpal ditangan kiri dan penghapus papan ditangan kanan.
Jatuhkan keduanya secara bersamaan dari ketinggian yang sama (satu meter) dari atas lantai
(Gambar 1a). Minta teman anda mengamati secara seksama, manakah yang tiba di lantai lebih
dahulu: kertas menggumpal ataukah penghapus papan? Catat waktu yang diperlukan untuk sampai
dipermukaan lantai dengan menggunakan stopwatch!
3. Kegiatan II: Pegang kertas menggumpal ditangan kiri dan batu ditangan kanan. Jatuhkan
keduanya secara bersamaan dari ketinggian yang sama (satu meter) dari atas lantai (Gambar 1b).
Minta teman anda mengamati secara seksama, manakah yang tiba di lantai lebih dahulu: kertas
menggumpal ataukah batu? Catat kembali waktu yang diperlukan untuk sampai dipermukaan
lantai dengan menggunakan stopwatch!
4. Kegiatan III: Pegang penghapus papan ditangan kiri dan batu ditangan kanan. Jatuhkan keduanya
secara bersamaan dari ketinggian yang sama (satu meter) dari atas lantai (Gambar 1c). Minta
teman anda mengamati secara seksama, manakah yang tiba di lantai lebih dahulu: penghapus
papan ataukah batu? Catat lagi waktu yang diperlukan untuk sampai dipermukaan lantai dengan
menggunakan stopwatch!
Ilustrasi Percobaan I, II, dan III
Kertas menggumpal

Penghapus
papan

Penghapus
papan

Kertas menggumpal Batu

Batu

Satu meter

Satu meter

Satu meter

Lantai

Gambar 1a

Lantai

Gambar 1b

Lantai

Gambar 1c

Bandingkan hasil pengamatan kalian pada percobaan 1, 2 dan 3. Apakah hasilnya sama atau
berbeda? Nyatakan kesimpulan yang dapat kalian peroleh dari percobaan ini. Apakah hipotesis
awal sesuai dengan kesimpulan kalian?
Jawab:

(2) Percobaan 2
1. Ambilah sebuah uang logam, kemudian lemparkan logam tersebut ke atas
2. Amatilah gerakan dari logam tersebut ketika mencapai ketinggian tertentu (puncak), apakah
semakin cepat atau melambat?
3. Simpulkan kegiatan yang telah kalian lakukan!
Apakah hipotesis awal sesuai dengan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah kalian lakukan?
Jawab:

..
C. PERTANYAAN DISKUSI
Untuk menambah pemahaman kalian tentang gerak jatuh bebas, maka jawablah soal berikut ini!
1. Kadek memperhatikan sebuah mangga jatuh bebas dari pohonnya. Tinggi pohon mangga tersebut
adalah 20 meter. Jika percepatan gravitasi di tempat itu g = 10 m/s 2, maka bantulah Kadek untuk
menentukan:
a. Waktu yang diperlukan untuk sampai di tanah
b. Kecepatan saat tiba di tanah
2. Marthen melemparkan sebuah bola vertical ke atas dengan kecepatan aal 10 m/s. Jika percepatan
gravitasi di tempat itu adalah 10 m/s2, maka bantulah Marthen untuk menentukan:
a. Waku untuk mencapai ketinggian maksimum
b. Tinggi maksimum
Jawab:

..

Lampiran 5
PENILAIAN KOGNITIF
Pertemuan Pertama:
No
1.

2.

Soal
Apa yang dimaksud dengan jarak dan
perpindahan? Jelaskan dengan memakai
ilutrasi!
(skor 10)

Seorang siswa diminta berlari dilapangan


sepak bola. Dari titik pojok lapangan dia
berlari ke Timur hingga sejauh 80 m dalam
waktu 25 sekon. Kemudian melanjutkan
kearah utara hingga sejauh 60 m dalam
waktu 15 sekon. Tentukan:
a.
Jarak yang
ditempuh siswa
b.
Perpindahan
siswa
(skor 25)

Kunci Jawaban
Jarak merupakan panjang lintasan yang ditempuh oleh suatu benda dalam selang
waktu tertentu. Sedangkan, perpindahan adalah perubahan posisi suatu benda
dihitung dari posisi awal atau acuan benda tersebut dalam selang waktu tertentu.

Skor
5

Misalnya Gede berlari mengelilingi lapangan yang berbentuk lingkaran namun


sebelum Gede berlari satu putaran penuh tiba-tiba kakinya keseleo dan ia berhenti
ketika ia sudah berlari sejauh setengah lingkaran. Berdasarkan ilustrasi tersebut
maka jarak yang ditempuh oleh Gede adalah keliling lingkaran (r), sedangkan
perpindahannya adalah diameter dari lingkaran (2r).

Diketahui:
Siswa bergerak ke timur 80 m (25s) kemudian
ke utara 60 m (15 s)

x
Ditanya: jarak (s) dan perpindahan ( ) = ..?

Penyelesaian:
Ilustrasi soal dapat digambarkan sebagai berikut:

C
R

80 m

60 m
B

No

Soal

Kunci Jawaban
Jarak merupakan panjang lintasan, maka:
S = SAB + SBC
S = 80 m + 60 m = 140 m
Perpindahan benda hanya bergantung pada titik awal dan akhir yaitu sebesar R,
maka:
R 2 AB 2 BC 2
R

Skor
5

AB 2 BC 2

R 80 2 60 2 6400 3600
R 10000 100 m
Jadi, besar perpindahan adalah 100 m
Arah perpindahan adalah:
BC 60
tan

1,3
AB 80
arc tan 1,3 52,43 o

Arah perpindahanya sejauh 52,43o dari arah Timur


3.

Sebuah partikel bergerak dari titik A menuju


titik B kemudian menuju titik C pada sumbu
koordinat seperti Gambar 1.
C

-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5

Tentukan perpindahan dan jarak tempuh

Diketahui:
Posisi awal = titik A
Posisi akhir = titik C

Ditanya: jarak (s) dan perpindahan ( ) = ..?


Penyelesaian:
S = SAB + SBC
S = 3 m + 9 m = 12 m

No

Soal
partikel?

(skor 15)

x xC x A 4 2 6

Kunci Jawaban

Jadi, perpindahan partikel adalah 6 m kearah kekiri

Pertemuan Kedua:
No
Soal
1
Grafik berikut ini menunjukkan kecepatan
benda yang bergerak lurus beraturan.

Kunci Jawaban
Pembahasan:
Diketahui :
xabdel = 4 m
tabdel = 3 s
xtemon = 3 m
ttemon = 5 s
Ditanya : a. vabdel = ........?
a. vtemon = ........?

v (m/s)
20
15

Penyelesaian:

10

v abdel

a.
t (sekon)
0

Skor
5

10

20 30

x abdel 4 m

1,3 m / s
t abdel
3s

vtemon

40

Tentukanlah jarak total yang ditempuh


benda tersebut dalam waktu 40 sekon!

xtemon 3 m

0,6 m / s
t temon 5 s

Diketahui : t = 40 sekon
v = 15 m/s
Ditanya : s = ........?
Penyelesaian:
Jarak total yang ditempuh sama dengan luas persegi panjang yaitu:

Skor
50

No

Soal

Dua buah sepeda, A dan B mula-mula


berjarak 1200 m satu sama lain. Sepeda A
dan B masing-masing bergerak dengan
kecepatan 10 m/s dan 5 m/s. Kapan dan di
mana kedua sepeda tersebut bertemu jika
keduanya bergerak saling berhadapan dan
berangkat pada waktu yang bersamaan?

Kunci Jawaban
s panjang lebar vt 15 m / s 40 s 600 m

Skor

Pembahasan:
Diketahui: s = 1200 m

50

va = 10 m/s
vb = 5 m/s
Ditanya: Dimana kedua sepeda bertemu jika keduanya bergerak saling berhadapan
=?
Jawab:
Misalkan jarak yang ditempuh seperi pada gamar berikut.
1200 m
A

B
1200-x

Jarak yang ditempun sepeda B setelah bergerak dalam t sekon adalah x dan sepeda
A menempuh jarak 1200-x maka berdasarkan persamaan GLB akan diperoleh
Untuk sepeda A

No

Soal

s A va t

Kunci Jawaban

Skor

1200 x 10t
untuk sepeda B

s B vb t
x 5t
eleminasi kedua persamaan tersebut maka aka diperoleh

1200 x 10t
x 5t
maka, 1200 = 15t
t = 80 sekon
Jadi kedua sepeda bertemu pada setelah bergerak selama 80 sekon.
Jarak yang ditempuh sepeda adalah 1200 x = 10t
1200-x = 10 (80)
1200-800 = x
x = 400 meter
Maka jarak yang ditempuh oleh sepeda B = 400 meter.
Sor Maksimum

100

Pertemuan Ketiga:
No
Soal
1 Air hujan jatuh ke tanah dari langit dengan 1. Diketahui:
ketinggian 1125 m. Bila gesekan udara
h= 1125 m
diabaikan, berapakah kecepatannya ketika
sampai di tanah? (g = 10 ms-2)
g = 10 ms-2

Kunci Jawaban

Skor
40

Ditanya:
v = ... ?
Dijawab:
1 2
gt
2
2h 21125m
t2

225s 2
2
g
10ms

Atau
v 2 2 gh

t 225s 2 15s

v 2 22500m 2 s 2

v gt 10ms 2 15s 150ms 1


2

Berapakah kelajuan yang harus dimiliki oleh Diketahui:


bola yang dilempar vertika ke atas untuk
hmaks = 50 m ; g = 10 ms-2
mencapai tinggi maksium 50 m? Berapa
lama waktu yang dibutuhkan oleh bola
Ditanya:
untuk mencapai titik tertinggi? (g = 10 ms-2)
v0= ... ?
t = ... ?
Dijawab:

v 2 2 10ms 2 1125m
v 150ms 1
40

No

Soal

Kunci Jawaban

Skor

hmaks

v0
2g

v0 2 ghmaks 2 10ms 2 50m 1000m 2 s 2 v 0 10 10ms 1


2

Waktu yang diperlukan benda untuk mencapai titik tertinggi sama dengan waktu
yang diperlukan benda untuk kembali ke posisi semula dari titik tertinggi tersebut.
Sehingga, lamanya benda di udara sama dengan 2x waktu untu mencapai titik
tertinggi

t naik

Jelaskan apa yang dimaksud dengan GLBB!

v0
2v0 1 10 10ms 1

t total

10s
g
g
10ms 2

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda pada lintasan
lurus dengan percepatan konstan atau dapat juga diartikan bahwa benda
mengalami perubahan kecepatan secara beraturan.
Skor Maksimum

20
100

Lampiran 6
Penilaian Psikomotor
Lembar Penilaian Psikomotor
No

Aspek yang
dinilai

Nama Siswa

(1)

(2)

Skor total

(3)

1
2
3
4
5
6
Rubrik Penilaian Psikomotor
No.
Ketrampilan yang dinilai
1.
Merangkai alat

2.

Pemahaman terhadap konsep


eksperiman

1
2
3
1
2
3

3.

Menggunakan rangkaian

1
2
3

Skor total
8-9
6-7
3-5

Skor dan Rubrik


Merangkai alat dengan lebih dari 1 menit (1 poin)
Merangkai alat dengan waktu setengah menit tapi
rangkaian belum sempurna (2 poin)
Merangkai alat dengan cepat dan benar (3 poin)
Tidak memahami konsep eksperimen (1 poin)
Memahami konsep eksperimen tapi tidak paham
mengenai kegunaan masing- masing alat cara
menggunakan alat untuk eksperimen (2 poin)
Memahami konsep eksperimen dan mengetahui
konsep kegunaan masing- masing alat (3 poin)
Tidak benar dalam memegang alat- alat pada
rangkaian (1 poin)
Mampu memegang alat dengan benar (2 poin)
Mampu memegang dan melakukan pengukuran
dengan baik dan benar (3 poin)

Predikat / Nilai
A
B
C

Lampiran 7
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP
Indikator perkembangan sikap: aktif, disiplin, dan tanggung jawab
1. BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
2. MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
3. MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
4. MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Berikan nilai 1, 2, 3, atau 4 pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No

Nama

Aktif

Kreatif

Sikap
Tanggung Jawab

1
2
Keterangan
1= kurang

2= sedang

3= baik

4 = sangat baik

Bekerja sama