Anda di halaman 1dari 3

FPSO ( Floating Production Storage and Offloading )

Pengertian :
FPSO merupakan bangunan pengeboran dan penyimpanan minyak lepas pantai yang bersifat portable.
Dalam artian dapat berpindah pindah. Adapun hasil pemisahan dari produk pengeboran adalah crude
oil, air dan gas. FPSO bisa menjadi konversi dari kapal tangker minyak atau bisa menjadi kapal yang
dibangun khusus untuk aplikasi tersebut. Sebuah kapal yang digunakan untuk menyimpan minyak hanya
disebut sebagai floating storage dan offloading vessel (FSO).

Floating Production Storage sekarang banyak digunakan dalam operasi di lepas pantai, dari yang
sederhana hingga sistem yang terintegrasi dengan peralatan yang sophisticated. Contoh pemakaian dari
sistem ini banyak dipakai di daerah North Sea tepatnya di Argyll, Buchan, Balmoral dan Rob
Roy/Ivanhoe Field. Sub-sistem dan komponen yang ada di FPSO meliputi antara lain :
1. Satu atau lebih sumur produksi dan assesoriesnya seperti christmas tree yang dipasang di Sea
Bed.
2. Subsea base dimana flow line diikatkan ke riser,terutama bila ladang minyak dieksploitasi dari
beberapa sumur minyak.
3. Anchoring point.
4. Mooring production riser dengan Singgle Point Mooring (SPM) untuk mentransfer minyak ke
permukaan air dan juga untuk mooring dari tanker.
5. Crude Oil Storage, yang meliputi fasilitas produksi, personel quarters, flare stack.

FPSO telah diidentifikasi oleh para pakar industri minyak yang mengatakan sangat cocok untuk
Early Production Systems (EPS) dan juga untuk daerah/ladang minyak yang tergolong "marginal", hal ini
disebabkan karena :
1. Mengurangi Capital Investment yang diperlukan.
2. Meskipun dipakai untuk eksploitasi didaerah laut dalam, kenaikan investasinya dirasakan tidak
begitu besar.
3. Proses konstruksi komponen yang menyertainya relatif singkat.
4. Akibatnya FPSO dapat dipakai untuk mempercepat terjadinya positip cash flow.
Early Production System adalah sistem yang dipakai untuk eksploitasi minyak di lepas pantai
khususnya, dengan sejumlah sumur saja kita sudah dapat mulai berproduksi, sehingga akan memperkecil
capital investment. Dengan demikian FPSO dapat dipakai untuk :
1. Mempercepat menghasilkan revenue.
2. Memberikan informasi reservoir (terutama Performancenya), Sehingga sangat berguna untuk
mengambil langkah-langkah selanjutnya.
3. Dan sebagai akibatnya dapat dipakai untuk menentukan rencana akhir dari field development.
Ciri umum FPSO/FSO adalah :
1. Konstruksi gading gading lebih kuat daripada kapal dengan ukuran yang sama, disebabkan
danya beban di atas deck yang sangat besar berupa equipment/pabrik produksi minyak dan gas.
2. tempat akomodasi lebih besar, terdapat hampir sekitar 300 orang tinggal di atasnya (lifing
quarter).
Cara kerja FPSO :
Minyak yang dihasilkan dari platform produksi lepas pantai dapat diangkut ke daratan baik
melalui pipa atau dengan kapal tanker. Ketika sebuah kapal tanker dipilih untuk mengangkut minyak,
perlu untuk mengumpulkan minyak dalam beberapa tangki penyimpanan sedemikian rupa sehingga kapal
tanker minyak tidak terus menerus diduduki selama produksi minyak, dan hanya dibutuhkan satu kali
minyak yang memadai telah diproduksi untuk mengisi tanker.
Seringkali solusinya adalah kapal tanker minyak dinonaktifkan yang telah dipreteli dan
dilengkapi dengan fasilitas untuk dihubungkan ke mooring booy. Minyak terakumulasi dalam FPSO
sampai ada jumlah yang cukup untuk mengisi tanker, di mana salah satu titik kapal tanker terhubung ke
buritan unit FPSO.

Ada dua jenis utama FPSO, kapal tanker minyak yang dimodifikasi atau banguna baru yang
dibangun untuk tujuan tersebut.FPSO designnya tergantung pada daerah operasi. Di perairan tenang
FPSO mungkin memiliki bentuk sederhana atau mungkin kapal tanker yang dikonversi. Garis injeksi
yang terhubung ke area kapal disebut menara, yang bisa eksternal dan tergantung dari sisi FPSO di
perairan tenang seperti di Afrika Barat. Untuk lingkungan yang keras lebih mirip Laut Utara, sebuah
menara internal terletak di pusat dan di bawah FPSO dan kapal harus memiliki bentuk yang halus. Ini
untuk memposisikan diri ke arah angin dan mengurangi kekuatan lingkungan di tambatan. Semua bentuk
kapal FPSO di Laut Utara dibangun secara permanen untuk ditambatkan. FPSO juga mungkin jenis
platform semi-submersible dengan penyimpanan atau cylindrically berbentuk. Jenis ini adalah
ditambatkan dalam orientasi tetap.

Sebuah FPSO memiliki kemampuan untuk melaksanakan proses pemisahan minyak yang
ditempatkan pada sebuah platform minyak. Jika unit tidak memiliki fasilitas tersebut itu adalah FSO
(Floating Storage) dan unit Pembongkaran, dan akan dioperasikan dalam hubungan dengan unit produksi
seperti platform.