Anda di halaman 1dari 11

DOKUMEN NEGARA

UJIAN NASIONAL
Tahun Pelajaran 2011/2012
SOAL TEORI KEJURUAN
Satuan Pendidikan
Kompetensi Keahlian
Kode Soal
Alokasi Waktu
Tanggal
Bentuk Soal
Jumlah Soal
Paket Soal

:
:
:
:
:
:
:
:

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)


Kimia Analisis ( 4 tahun )
1636
120 menit
19 Maret 2012
Pilihan Ganda
40 Soal
A

Petunjuk Umum:
1. Isikan Identitas Anda ke dalam Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) yang
tersedia dengan menggunakan pensil 2B sesuai petunjuk LJUN.
2. Hitamkan bulatan sesuai dengan Kode Soal dan Paket Soal pada LJUN.
3. Setiap butir soal mempunyai 5 (lima) pilihan jawaban.
4. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum Anda menjawab.
5. Hitamkan bulatan pada satu pilihan jawaban yang paling tepat pada LJUN.
6. Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas,
rusak, atau tidak lengkap.
7. Tidak diijinkan menggunakan kalkulator, HP, atau alat bantu hitung lainnya.
8. Bila diperlukan, lembar soal dapat dicoret-coret.
9. Tidak ada pengurangan nilai pada jawaban yang salah.
10. Periksalah pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada pengawas ujian.

SELAMAT & SUKSES

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-1/11

1. 2Alat pelindung diri (APD) yang harus digunakan saat bekerja dengan larutan NaOH
. jenuh di ruang terbuka adalah ....
A. masker dan sarung tangan
B. masker dan penutup kepala
C. kacamata pelindung dan masker
D. kacamata pelindung dan sarung tangan
E. kacamata pelindung dan penutup kepala
2. 3Seorang siswa ingin membuat larutan asam oksalat dengan konsentrasi 0,2 M sebanyak
. 100 mL, alat ukur gelas yang tepat untuk melaksanakan prosedur tersebut adalah ....
A. buret
B. pipet ukur
C. gelas ukur
D. labu ukur
E. botol timbang
3. 4Apabila terjadi tumpahan Iodium di atas sebuah kaca dapat dibersihkan dengan cara ....
. A. membilas tumpahan tersebut dengan air berkali-kali
B. menuangkan larutan amonium sulfat ke atas tumpahan
C. menetralkan tumpahan dengan asam klorida
D. membilas tumpahan dengan larutan natrium tiosulfat
E. menetralkan tumpahan dengan larutan natrium klorida, dan menuangkan
larutan asam sianida ke atasnya
4. 5Noda tinta di papan tulis sangat sulit dihilangkan dengan pelarut biasa. Bahan
. pembersih yang sesuai adalah ....
A. air
B. fenol
C. aseton
D. asam klorida
E. natrium hidroksida
5.

Gas asetilen (C2H2) bersifat mudah meledak (explosive), label yang tepat untuk wadah
bahan kimia tersebut ditunjukkan oleh gambar ....
A.
D.

B.

E.

C.

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-2/11

6. 7Sebanyak 1,26 gram padatan Asam oksalat (H2C2O4.2H2O) ditimbang, kemudian


. dilarutkan dalam aquades hingga volume larutan mencapai 100 mL. Jika diketahui
massa atom relatif (Ar) H = 1, Ar C = 12, Ar O = 4, maka normalitas larutan tersebut
adalah ....
A. 0,02 N
B. 0,05 N
C. 0,14 N
D. 0,20 N
E. 0,50 N
7. 8Seorang analis melakukan prosedur standarisasi sebagai berikut: Ditimbang sebanyak
. 10,645 gram Natrium tetraborat (Na2B4O7. 10H2O) kemudian dilarutkan dengan
aquades dalam labu ukur 1000 mL, di pipet sebanyak 25 mL larutan natrium tetraborat
tersebut dan dituangkan ke dalam Erlenmeyer 250 mL, ditambahkan 2-3 tetes larutan
metil merah, kemudian dititrasi dengan larutan asam klorida (HCl) 0,1 N hingga terjadi
perubahan warna.
Berdasarkan prosedur tersebut, zat yang bertindak sebagai larutan standar primer dan
sekunder antara lain .....
Standar Primer
Standar Sekunder
A. natrium tetraborat
asam klorida
B. natrium tetraborat
aquades
C. aquades
metil merah
D. asam klorida
natrium tetraborat
E. asam klorida
metil merah
8. 9Diketahui data-data sebagai berikut:
. 1. Titik akhir titrasi tidak diketahui dengan tajam
2. Warna hasil titrasi harus sama dengan warna pereaksi
3. Terdapat larutan baku dan reaksi berlangsung reversibel
4. Reaksi berlangsung dengan cepat dan tunggal
5. Reaksi melibatkan elektron-elektron
Data yang menunjukkan syarat agar analisis titrimetri dapat berlangsung adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
9. 1Analisa kadar besi dalam suatu sampel bijih besi dilakukan dengan cara melarutkan
0bijih tersebut ke dalam HCl sehingga terbentuk larutan besi (III), kemudian diubah
. menjadi larutan besi (II) setelah direaksikan dengan larutan SnCl2, dan dititrasi dengan
larutan K2Cr2O7 dalam suasana asam dengan indikator difenil amin.
Jenis analisis titrimetri yang digunakan dalam prosedur tersebut adalah ....
A. titrasi asam-basa
B. titrasi pengendapan
C. titrasi kompleksometri
D. titrasi reduksi-Oksidasi
E. titrasi argentometri

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-3/11

10. Langkah-langkah kerja yang dilakukan di laboratorium untuk menangani sampel


adalah sebagai berikut :
I. Pelarutan sampel
II. Pengambilan sampel
III. Pemisahan sampel
IV. Analisis Data
V. Pengukuran sampel
Urutan langkah kerja yang benar sesuai tahapan prosedur penanganan sampel
dilaboratorium adalah .
A. I, II, III, IV, V
B. II, I, III, V, IV
C. II, III, IV, V, I
D. II, V, III, I, IV
E. V, IV, III, II, I
11. 1 Berikut ini langkah-langkah kerja persiapan larutan standar primer Natrium
2 Tetraboraks (Na2B4O7.10H2O) untuk keperluan analisis titrimetri :
. a. memindahkan larutan natrium tetraboraks ke dalam labu takar
b. memindahkan larutan natrium tetraboraks ke labu erlenmeyer
c. menimbang sejumlah massa tertentu padatan natrium tetraboraks
d. memipet sejumlah volume tertentu larutan natrium tetraboraks
e. menandabataskan larutan natrium tetraboraks dengan aquades
f. melarutkan natrium tetraboraks dengan aquades dalam gelas kimia
g. menambahkan 2-3 tetes indikator
Urutan yang tepat dari langkah kerja tersebut dari tahap persiapan hingga digunakan
untuk titrasi adalah .
A. c d f a e b g
B. c f a d e - b g
C. c d g f a e b
D. c f a e d b g
E. c f g a e d - b
12. 1Berikut ini data yang diperoleh dalam titrasi 10 mL larutan NaCl 0,1 N dengan larutan
3AgNO3:
.
Volume AgNO3
Titrasi I
Titrasi II
Volume akhir
10,2 mL
19,9 mL
Volume awal
0
10,1
Berdasarkan data tersebut, maka normalitas AgNO3 adalah .
A. 0,05 N
B. 0,098 N
C. 0,100 N
D. 0,102 N
E. 1,000 N

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-4/11

13. 1Kadar ion klorida (Cl-) dalam suatu sampel NaCl dapat ditentukan melalui reaksi antara
4ion Cl- dalam larutan asamnya dengan larutan perak nitrat (AgNO3) membentuk
. endapan AgCl yang berwarna putih menurut reaksi: Cl- + Ag+ AgCl (endapan)
Bila 410 mg sampel NaCl (Mr NaCl=58,5) dianalisis menggunakan metode tersebut,
maka kondisi yang tepat agar endapan dapat terbentuk adalah menambahkan larutan
AgNO3 0,5 M sebanyak .
A. 3,5 mL
B. 7 mL
C. 14 mL
D. 21 mL
E. 28 mL
14. 1 Langkah kerja yang dilakukan dalam pencucian endapan besi dalam analisis kadar besi
5 secara gravimetri antara lain:
. 1. Larutan jernih di atas endapan didekantasi
2. Larutan pencuci yaitu ammonium nitrat panas (NH4NO3) 1% ditambahkan ke
dalam endapan, dan diaduk
3. Endapan dibiarkan turun
4. larutan pencuci endapan didekantasikan.
5. Endapan dipindahkan ke dalam penyaring
6. .
Langkah berikutnya dalam pencucian endapan tersebut adalah .
A. pencucian dilakukan kembali dengan menyemprotkan larutan asam nitrat
(HNO3) 4N ke atas endapan hingga terbebas dari ion NH4+
B. endapan disemprot dengan larutan AgNO3 hingga tidak menimbulkan
kekeruhan berwarna putih
C. endapan beserta filtratnya dicuci kembali dengan AgNO3 dan HNO3 4N
hingga terbebas dari ion ClD. sedikit Filtrat endapan ditampung dan disemprot dengan NH4NO3 1%
hingga bersih dari ion pengganggu seperti ClE. pencucian diulangi dengan menyemprotka n NH4NO3 panas 1% ke atas
endapan hingga endapan terbebas dari ion Cl15. Kadar ion klorida dalam air laut dapat diketahui dengan cara menitrasi larutan sampel
air laut secara titrasi argentometri dengan larutan AgNO3 hingga terbentuk endapan
berwarna merah bata.
Indikator yang tepat untuk menjadi penanda titik akhir titrasi tersebut adalah.
A. cresol red
B. metil merah
C. kalium kromat
D. phenolphtalein
E. eriokrom black T

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-5/11

16. 1Suatu sampel diduga mengandung timbal (Pb). Sebanyak 1,00 gram sampel
7diendapkan sebagai PbSO4. Setelah endapan dicuci dan dikeringkan, ternyata berat
. endapan sebesar 0,3030 gram, maka persentase Pb dalam sampel adalah .... (Ar
Pb=207, S=32, O=16)
A. 20 %
B. 27 %
C. 47 %
D. 54 %
E. 64 %
17. 1Prinsip analisis menggunakan spektrofotometri Ultraviolet Visibel adalah .
8 A. intensitas sinar yang melalui suatu zat warna
. B. intensitas penyerapan cahaya oleh gugus kromofor
C. intensitas penyerapan cahaya oleh atom-atom bebas
D. intensitas penyerapan cahaya oleh ikatan ikatan antar atom
E. kemampuan zat menyerap radiasi cahaya pada panjang gelombang tertentu
18. 1Seorang siswa melakukan analisis suatu sampel menggunakan spektrofotometri
9ultraviolet visibel dengan langkah-langkah sebagai berikut:
. 1. Melarutkan sampel dengan pelarut yang sesuai
2. Menambahkan pereaksi warna dalam sampel
3. Mengencerkan sampel
4. Memberikan label yang sesuai dengan volume pengenceran
Langkah kerja yang dilakukan oleh siswa tersebut termasuk dalam tahapan prosedur ....
A. pembuatan sampel
B. preparasi sampel
C. pengujian sampel
D. pengawetan sampel
E. penyimpanan sampel
19. 20,32 L mol-1 cm-1, dan nilai absorbansinya sebesar 0.08 dengan lebar sel yang
0digunakan sebesar 1 cm, konsentrasi senyawa kompleks tersebut adalah .
. A. 0,25 mol L-1
B. 0,50 mol L-1
C. 1,00 mol L-1
D. 1,50 mol L-1
E. 2,50 mol L1
20. Penentuan kadar ion klorida dalam suatu sampel secara gravimetri dilakukan dengan
cara mengendapkannya dengan pereaksi perak nitrat (AgNO3) membentuk endapan
AgCl. Prosedur pemantapan endapan AgCl adalah .
A. endapan dikeringkan pada suhu ruang selama 2 jam
B. endapan dikeringkan dalam oven bersuhu 1100C selama 2 jam
C. endapan dikeringkan dalam oven bersuhu 1350C selama 2,5 jam
D. endapan dipijarkan dalam tungku (furnish) pada suhu 5000C
E. endapan dipijarkan dalam tungku (furnish) pada suhu 6000C selama 15
menit selama 15 menit

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-6/11

21. 2Perhatikan langkah langkah kerja berikut ini :


21. Menstabilkan tekanan sebesar 15 psi selama 15-20 menit
. 2. Memasukkan bahan ke dalam wadah
3. Mematikan autoklaf
4. Menghidupkan autoklaf.
5. Menunggu tekanan turun
Urutan langkah-langkah sterilisasi bahan setelah mengisi autoklaf dengan aquades
adalah .
A. 1,2,3,4,5
B. 2,4,1,5,3
C. 2,4,1,3,5
D. 4,6,2,1,3
E. 4,2,1,5,3
22. 2Sebuah media pertumbuhan mikroorganisme terbuat dari bahan bahan dengan
3komposisi sebagai berikut :
. N H PO4
1g
4

Glukosa
NaCl
MgSO4.7H2O
K2HPO4
H2O

5g
5g
0.2 g
1g
1000 ml

Nutrisi dasar yang banyak terkandung dalam media dan berasal dari glukosa adalah
.
A. klorin
B. karbon
C. oksigen
D. nitrogen
E. magnesium
23. 2Media Potato Dextrose Agar (PDA) lebih tepat digunakan untuk menumbuhkan .
4 A. fungi
. B. algae
C. bakteri
D. protozoa
E. mikroba
24. 2Mekanisme pemisahan zat-zat dalam sampel berdasarkan perbedaan distribusinya
5dalam dua pelarut yang tidak saling bercampur merupakan prinsip dari .
. A. kromatografi kertas
B. kromatografi kolom
C. kromatografi eksklusi
D. kromatografi filtrasi gel
E. kromatografi penukar ion

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-7/11

25. Metode uji yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya bakteri koliform dalam
sampel air adalah .
A. IMViC
B. Koefisien Fenol
C. TPC (Total Plate Count)
D. MPN (Most Probable number)
E. MIC (Minimum inhibitory Concentration)
26. 2 Eluen yang digunakan untuk menganalisa sampel yang mengandung komponen7 komponen yang bersifat non polar pada kromatografi kertas adalah ....
. A. air
B. NaOH
C. alkohol
D. n-Heksan
E. asam asetat
27. 2Data luas area berikut diperoleh dari kromatogram campuran butil alkohol, Data respon
8detektor diperoleh dari eksperimen yang terpisah terhadap masing-masing senyawa
. alkohol murni.
Nama Senyawa
Luas Puncak
Faktor Respon
Luas
2
Terkoreksi (cm )
Alkohol
Detektor (cm2)
n-butil
2,74
0,603
1,652
i-butil
7,61
0,530
4,033
s-butil
3,19
0,667
2,128
t-butil
1,66
0,681
1,130
Berdasarkan data tersebut, maka kadar n-butil alcohol dalam sampel adalah ,,,,
A. 10,87%
B. 11,73%
C. 18,47%
D. 22,01%
E. 38,28%
28. 2Prinsip analisis karbohidrat dalam sampel makanan dengan menggunakan uji benedict
9adalah .
. A. reduksi Cu2+ menjadi Cu+
B. dehidrasi dengan asam sulfat pekat
C. oksidasi gugus keton menjadi senyawa asam levulinat
D. reaksi gugus pentose dengan benzidina
E. pembentukan senyawa kompleks secara kondensasi dengan iodine
29. 3 Cara sederhana untuk mengidentifikasi penggunaan pewarna Rhodamin dalam sampel
0 makanan adalah menggunakan prinsip kerja .
. A. titrasi
B. kolorimetri
C. elektroforesis
D. konduktometri
E. kromatografi kertas

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-8/11

30. Metode kromatografi yang menggunakan fase diam berupa cairan yang terikat pada
lempeng silika gel sedangkan fase geraknya berupa pelarut yang sesuai adalah ....
A. kromatografi gas
B. kromatografi kertas
C. kromatografi kolom
D. kromatografi lapis tipis
E. kromatografi pertukaran ion
31. 3Sebanyak 0.5000 mg sampel biji kacang tanah dianalisa kadar abunya dengan metode
2gravimetri. Sampel dipanaskan pada suhu 400 oC kemudian dilanjutkan pemanasan
. pada 550 oC, pemanasan dilakukan hingga didapatkan berat konstan 34, 0575 mg. Jika
massa cawan kosong yang digunakan adalah 34, 0500 mg, maka kadar abu total dalam
sampel tersebut adalah .
A. 0,5%
B. 1,5 %
C. 2,5 %
D. 15%
E. 25%
32. 3Kadar air dalam buah apel ditentukan dengan memanaskan sampel secara bertahap.
3Sebanyak 0,3000 gram sampel dipanaskan menggunakan cawan seberat 29, 0980 mg.
. Setelah sampel kering, didapatkan berat konstan 29, 1040 mg. Maka kadar air dalam
sampel adalah .
A. 1.0 %
B. 1,5 %
C. 2,0 %
D. 2,5 %
E. 4,0 %
33. 3Sebanyak 5 gram sampel kentang diencerkan hingga 500 mL tepat. Larutan hasil
4pengenceran selanjutnya dipipet sebanyak 10 mL, ditambah 25 mL larutan Luff
. Schoorl lalu direfluks selama 15 menit. Hasil refluks kemudian didinginkan, dan
ditambah 15 mL larutan KI 20%, 25 mL larutan H2SO4 25%, dan 2 tetes larutan
amilum 0,5%, lalu dititrasi segera dengan larutan Na2S2O3 0,1 N, diperoleh volume
Na2S2O3 yang dibutuhkan sebanyak 4 mL.
Tabel konversi volume tiosulfat 0,1 N terhadap mg gula pereduksi sebagai berikut:
Volume tiosulfat (0,1 N)
1
2
3
4
5
Berat Maltosa (mg)
3,9
7,8 11,7 15,6
19,6
Maka kadar karbohidrat (sebagai maltosa) dalam sampel kentang tersebut adalah .
A. 1,4 %
B. 1,6 %
C. 14,0 %
D. 15,6 %
E. 70,2 %

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-9/11

34. 3Diketahui:
5Mg2+(aq) + 2e- Mg(s)
E0 = -2,37 Volt
. Zn2+(aq) + 2e- Zn(s)
E0 = -0,76 Volt
2+
Fe (aq) + 2e Fe(s)
E0 = -0,41 Volt
Cu2+(aq) + 2e- Cu(s)
E0 = +0,34 Volt
Ag+(aq) + e Ag(s)
E0 = +0,80 Volt
Diagram sel volta yang mungkin dari pasangan logam tersebut adalah .
A. Ag / Ag+ // Zn2+ / Zn
B. Mg / Mg2+ // Ag+ / Ag
C. Zn / Zn2+ // Mg2+ / Mg
D. Ag / Ag+ // Cu2+ / Cu
E. Cu / Cu2+ // Mg2+ / Mg
35. Beberapa langkah kerja analisis protein menggunakan metode Kjeldahl sebagai
berikut:
- Sampel dipanaskan dalam asam sulfat pekat
- Ditambahkan campuran Na2SO4 dan HgO (20 :1) sambil dipanaskan
- Ditambahkan selenium sambil dipanaskan
Langkah-langkah kerja tersebut merupakan tahap .
A. titrasi
B. distillasi
C. ekstraksi
D. destruksi
E. katalisasi
36. 3Elektrolisis lelehan CuSO4 menggunakan elektroda Pt dengan arus sebesar 10 Ampere
7yang dialirkan selama 1930 detik akan menghasilkan endapan logam tembaga (Cu) di
. bagian katode sebesar . (Ar Cu = 63,5 ; H=1 ; O=16)
A. 6,35 gram
B. 12,7 gram
C. 31.75 gram
D. 63,5 gram
E. 127 gram
37. 3 Berikut ini merupakan beberapa parameter uji yang dilakukan dalam analisis kualitatif
8 suatu sampel:
. 1. titik didih
2. titik leleh
3. indeks bias
4. bentuk Kristal
Parameter yang digunakan dalam analisis kualitatif secara fisis untuk sampel cair
adalah .
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-10/11

38. 3Reaksi dengan KHSO4 pada uji pendahuluan digunakan khusus untuk menguji
9keberadaan dari ....
. A. NH4+
B. NO2C. SO42D. C2O4E. CH3COO39. 4Suatu larutan sampel membentuk endapan berwarna putih setelah direaksikan dengan
0HCl encer, maka kemungkinan kation yang terdapat dalam sampel tersebut adalah ....
. A. Pb2+, Hg+, dan Ag+
B. Hg2+, Sb3+, dan Cu2+
C. Co2+, Ni2+, dan Fe2+
D. Ca2+, Sr2+, dan Ba2+
E. Mg2+, Na+, dan K+
40. Gas yang dihasilkan pada katode dan anode dalam elektrolisis larutan Na2SO4 dengan
elektrode Pt adalah .
A. hidrogen dan oksigen
B. natrium dan hydrogen
C. natrium dan sulfur oksida
D. oksigen dan sulfur oksida
E. hidrogen dan sulfur oksida

1636-Paket A-2011/12

Hak Cipta pada Kemdikbud

STK-11/11

Anda mungkin juga menyukai