Anda di halaman 1dari 16

ESP DESIGN

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Electric Submercible Pump

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Karakteristik Kinerja Pompa Benam Listrik


Motor listrik berputar pada kecepatan relatif
konstan, memutar pompa (impeller) melewati
poros (shaft) yang disambungkan dengan
bagian protector. Power disalurkan ke peralatan
bawah permukaan melalui kabel listrik konduktor
yang di klem pada tubing. Cairan memasuki
pompa pada bagian intake dan dilepas ke tubing
ketika pompa sedang beroperasi.
Kelakukan pompa berada pada harga effisiensi
tertinggi apabila hanya cairan yang terproduksi.
Tingginya volume gas bebas menyebabkan
operasi pompa tidak effisien.
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Kurva Kelakuan Pompa Benam Listrik


(Pump Performance Curve).
Beberapa kinerja dari berbagai pompa dihadirkan dalam
bentuk katalog yang diterbitkan oleh produsen.
Kurva kinerja dari suatu pompa benam listrik
menampilkan hubungan antara : Head capacity, Rate
capacity, Horse power dan Effisiensi pompa yang
disebut dengan Pump Performance Curve.
Kapasitas berkaitan dengan dengan volume, laju alir
cairan yang diproduksikan, termasuk juga gas bebas
atau gas yang terlarut dalam minyak.

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Pump Performance Curve

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Pemilihan Ukuran dan Tipe Pompa


Pada umumnya pemilihan tipe pompa
didasarkan pada besarnya rate produksi yang
diharapkan pada head pengangkatan yang
sesuai dan ukuran casing (check clearances)
yang digunakan.
Terproduksinya gas bersama-sama dengan
cairan memberikan pengaruh dalam pemilihan
pompa, karena sifat kompresibilitas gas yang
tinggi, menyebabkan perbedaan volume fluida
yang cukup besar antara intake pompa dan
discharge pompa. Hal ini akan mempengaruhi
effisiensi pompa benam listrik itu sendiri.
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Perkiraan Pump Setting Depth.


Suatu batasan umum untuk menentukan
letak kedalaman pompa dalam suatu
sumur adalah bahwa pompa harus
ditenggelamkan didalam fluida sumur.
Sebelum perhitungan perkiraan Pump
Setting Depth dilakukan, terlebih dahulu
diketahui parameter yang
menentukannya, yaitu static fluid level
(SFL) dan working fluid level (WFL)
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Perkiraan Pump Setting Depth.


Jika sumur tanpa packer, maka penentuan SFL dan WFL dilakukan dengan pendekatan :
A. Static Fluid Level (SFL, ft)

B. Working Fluid Level / Operating Fluid Level (WFL, ft).

Ps Pc
SFL Dmid perf
, feet.
Gf Gf

Pwf Pc
, feet.
WFL Dmid perf

Gf
Gf
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Perkiraan Pump Setting Depth.


Pump Setting Depth Minimum

PSDmin

Pb Pc
WFL

, feet.
Gf Gf

Pump Setting Depth Maksimum


PSDmax

Pb
Pc
D

, feet.
Gf
Gf

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

Berbagai Posisi Pompa Pada


Kedalaman Sumur

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

10

Pump Setting Depth Optimum.


Untuk casing head tertutup

DOpt

PIP Pc
WFL
Gf

Untuk casing head terbuka


PIP Patm
DOpt WFL
Gf
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

11

Perencanaan Unit Pompa Benam Listrik


1.Penentuan Spesific Gravity Fluida Campuran.
1. Water Phase Sp. Gr.
2. Oil Phase Sp. Gr.
3. Sp. Gr. Fluida Campuran
4. Gradient Fluida (SGf)

=
=
=
=

Water Cut x SGw


Oil Cut x SGo
Water Phase Sp. Gr. + Oil Phase Sp. Gr.
Sp. Gr. Fluida Campuran x 0.433 psi/ft

2. Penentuan Pump Intake Pressure (PIP).


1. Perbedaan Kedalaman = Mid Perforasi Pump Setting Depth (TVD)
2. Perbedaan Tekanan = Perbedaan Kedalaman x SGf
3. Pump Intake Pressure (PIP) = Pwf - Perbedaan Tekanan
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

12

3. Penentuan Total Dynamic Head (TDH

Menentukan Fluid Over Pump (FOP).


Fluid Over Pump (FOP)=

PIP ( psi) x 2.31 ft / psi


Sp. Gr. Campuran

Menentukan Vertical Lift (HD).


Vertical Lift (HD)

= Pump Setting Depth (TVD) - FOP

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

13

Menentukan Tubing Friction Loss (HF).


Friction Loss (F) dengan volume total fluida (Vt) dapat
diperoleh dari Gambar 3.2. atau dengan menggunakan
persamaan :

2.083

Ft

1.85

100
Qt

C
34.3
ID 4.8655

Tubing Friction Loss (HF)


Loss (Ft)
(MD)
ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

1.85

= Friction
x PSD

14

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

15

Menentukan Tubing Head (HT).


Tubing Head (HT) =

Tubing Pr essure ( psi ) x 2.31 ft / psi


Sp. Gr. Campuran

Menentukan Total Dynamic Head (TDH).


Total Dynamic Head (TDH) = HD + HF + HT

ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUM (ESP)

16