Anda di halaman 1dari 6

1.

Cuci Tangan oleh Perawat


Tabel 5.4 Implementasi cuci tangan perawat
No
1.

Kegiatan
Pengkajian
Masalah

Rencana
11-15 agustus
2015

Pelaksanaan
Keterangan
11-13 agustus 2015 - Mencari SPO cuci tangan sesuai
PJ : Herlinda & Lisa
standart WHO yang terbaru
- Membuat instrumen penilain cuci
tangan 6 langkah 5 momen
- Mengkoordinasikan dan
mengkomunikasikan dengan
tim PPI terkait instrumen dan
cara penilaian pada program
pekan cuci tangan

2.

Sosialisasi
Masalah

26 Agustus
2015

31 Agustus 2015
PJ : Herlinda & Lisa

Menyampaikan hasil identifikasi


masalah oleh kelompok kepada
perawat ruangan, dan
mensosialisasikan pentingnya
melakukan cuci tangan yang
benar (6 langkah cuci tangan dan
5 moment cuci tangan)

3.

Sosialisasi
pekan cuci
tangan

26 Agustus
2015

31 Agustus 2015
PJ : Herlinda & Lisa

Melakukan sosialisasi pada saat


operan tentang akan
diadakannya pekan cuci tangan
kepada semua perawat

4.

Mengadakan
pekan cuci
tangan yang
berlangsung
selama satu
minggu.

27 Agustus -5
September
2015

7-12 September
2015

Pekan cuci tangan diadakan


selama satu minggu. Dalam
pekan cuci tangan dilakukan
penilaian terhadap kepatuhan
perawat dalam melakukan cuci
tangan 6 langkah dan 5 moment,
penilaian dilakukan secara acak
pada perawat yang sedang dinas,
penilaian dilakukan selama 6 jam
berdasarkan kesempatan cuci
tangan yang dimiki oleh perawat
unit stroke,

5.

Evaluasi
program dan
tabulasi.

5 September
2015

11 Sepember 2015
PJ : Herlinda & Lisa

4.

Pengumuma
n lomba cuci
tangan dan
memberikan
reward
Evaluasi

7 September
2015

12 September
2015
PJ : Herlinda & Lisa

6, 7
September
2015

11, 12 September
2015

7.

PJ : Herlinda & Lisa

Mengevaluasi berjalannya
keberhasilan program, tabuliasi
hasil penilaian, dan menentukan
pemenang lomba cuci tangan.
Pengumuman ditunda karena
menyesuaikan dengan jadwal
rapat ruangan sehingga semua
perawat bisa hadir
Melakukan evaluasi cuci tangan
perawat setelah mahasiswa
selesai melakukan role play
dilakukan dengan cara
mengobservasi perawat
melakukan tindakan selama 15
menit.

PKRS
a

Cuci Tangan Perawat


12

11

10
8

8
6

8
7

4
2
0

1
pengkajian
0
0
melakukan

implementasi
6 langkah

evaluasi
5 momen

Gambar Evaluasi cuci tangan perawat 6 benar di UNIT STROKE RSWH


Berdasarkan diagram di atas, pada saat pengkajian,hanya 2 perawat UNIT STROKE yang
melakukan cuci tangan 6 langkah namun belum ada yang melakukan dalam 5 moment.
Selama dilakukan implementasi, semua perawat UNIT STROKE melakukan cuci tangan.
Terdapat 8 perawat yang melakukan 6 langkah cuci tangan secara benar dan 6 perawat yang
melakukan dalam 5 momen. Pada saat dievaluasi,sebanyak 8 perawat melakukan cuci
tangan, 7 perawat melakukan 6 langkah dengan benar dan hanya 1 perawat yang melakukan
cuci tangan lengkap dalam 5 momen.

IMPLEMENTASI - 5 MOMENT
7
6

Gambar 5.4.a Evaluasi cuci tangan perawat 5 moment (pre) di UNIT STROKE RSWH
Berdasarkan diagram diatas, pada saat implementasi didapatkan data bahwa terdapat 6 perawat
yang melakukan cuci tangan sebelum menyentuh pasien, 6 perawat yang melakukan cuci tangan
sebelum tindakan aseptic, 7 perawat yang melakukan cuci tangan sesudah terkena cairan tubuh
pasien, 6 perawat yang melakukan cuci tangan sesudah menyentuh pasien dan 7 perawat yang
melakukan cuci tangan sesudah menyentuh lingkungan pasien.

EVALUASI - 5 MOMENT
8
6
4
2
0

5
2

7
5 MOMENT

Gambar 5.4.b Evaluasi cuci tangan perawat 5 moment (post) di UNIT STROKE RSWH
Berdasarkan diagram diatas, pada saat evaluasi didapatkan data bahwa terdapat 2 perawat yang
melakukan cuci tangan sebelum menyentuh pasien, 2 perawat yang melakukan cuci tangan sebelum
tindakan aseptic, 2 perawat yang melakukan cuci tangan sesudah terkena cairan tubuh pasien, 5
perawat yang melakukan cuci tangan sesudah menyentuh pasien dan 7 perawat yang melakukan
cuci tangan sesudah menyentuh lingkungan pasien.

6.3
6.3.1

PKRS

Cuci Tangan

1.

Cuci tangan perawat


Pada saat pengkajian (11-13 Agustus 2015) didapatkan data bahwa hanya 2 perawat Unit
Stroke yang melakukan cuci tangan namun belum ada yang melakukan 6 langkah dalam 5
moment. Padahal, Cuci tangan merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyebaran
penyakit dikarenakan tangan yang sering terpajan oleh mikroorganisme germs seperti
bakteri dan virus, sehingga dengan cuci tangan dapat menghilangkan bakteri atau virus yang
ada ditangan (CCOHS, 2014). Setelah dilakukan wawancara, didapatkan data bahwa perawat
merasa cukup hanya sekedar cuci tangan tanpa 6 langkah dan 5 momen sehingga dibentuklah
program pekan cuci tangan dan pengadaan role play cuci tangan. Selain itu, perawat diingatkan
kembali untuk melakukan cuci tangan dalam 5 momen saat setiap sebelum operan keliling.
Pada saat pekan cuci tangan dilakukan pengamatan cuci tangan oleh mahasiswa. Satu
mahasiswa mengamati satu perawat, lalu dipilih perawat yang aktif melakukan cuci tangan dan
diberikan reward. Selama dilakukan implementasi, terdapat kemajuan yaitu semua perawat Unit
Stroke melakukan cuci tangan. Terdapat 7 perawat yang melakukan 6 langkah cuci tangan
secara benar dan 1 perawat yang melakukan cuci tangan lengkap dalam 5 momen. pada saat
evaluasi didapatkan data bahwa terdapat 6 perawat yang melakukan cuci tangan sebelum
menyentuh pasien, 6 perawat yang melakukan cuci tangan sebelum tindakan aseptic, 7 perawat
yang melakukan cuci tangan sesudah terkena cairan tubuh pasien, 6 perawat yang melakukan
cuci tangan sesudah menyentuh pasien dan 7 perawat yang melakukan cuci tangan sesudah
menyentuh lingkungan pasien. Menurut hasil wawancara, hal ini disebabkan karena perawat
belum terbentuk budaya cuci tangan sehingga masih sering dilupakan apalagi ketika sosisalisasi
6 langkah 5 momen oleh mahasiswa sudah berhenti. Maka dari itu perlu ada tindak lanjut berupa
sosialisasi cuci tangan secara berkelanjutan agar terbentuk budaya cuci tangan 6 langkah 5
momen.

TINDAK LANJUT
Cuci tangan perawat
-

Memaksimalkan sosialisasi cuci tangan secara berkelanjutan setiap 1 minggu sekali agar

terbentuk budaya cuci tangan 6 langkah 5 moment.


Motivasi perawat agar saling mengingatkan untuk mencuci tangan dengan 6 langkah dan 5
moment.

Lampiran 6

Lembar Observasi Cuci Tangan


Nama

Perawat
KESEM

Moment

Tidak cuci

PATAN

tangan

Cuci Tangan
Handwash
Handrub
6
Tdk 6
6
Tdk 6
langkah

langkah

langkah

Sebelum menyentuh pasien


Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien
Sebelum menyentuh pasien
Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien
Sebelum menyentuh pasien
Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien
Sebelum menyentuh pasien
Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien
Sebelum menyentuh pasien
Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien
Sebelum menyentuh pasien
Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien
Sebelum menyentuh pasien
Sebelum /sesudah tindakan aseptik
Sesudah terkena cairan tubuh pasien
Sesudah menyentuh pasien
Sesudah menyentuh lingkungan pasien

LEMBAR OBSERVASI CUCI TANGAN PERAWAT

No
.

Nama Perawat
Kese

Tdk

Handwash

Handrub

langkah

cuci
tangan
0

6
langka
h
0

Tdk 6
langkah
3

6
langkah
0

Tdk 6
langkah
0

6
5

3
2

1
0

1
1

1
2

0
0

1
25

0
14

1
14

0
15

0
7

mpat
an
1

Rifka Choiri , Amd. Kep

Yuni Novita, Amd. Kep

3
4

Ira Puspitasari Amd. Kep


Eko Puji R, Amd. Kep

Siti Yulaicha, Amd. Kep

Ruli Ristoni, Amd. Kep

7
8

Nunuk Pudji L, Amd. Kep


Nanang S, Amd. Kep

9
10

Andry Julianto, Amd. Kep

11

Dini Aprilia, Amd. Kep

12
13
14

Firsa T, S.Kep Ns

Kip Wirawan, Amd. Kep


Febriari Santi, Amd. Kep
Heni Fitriah

TOTAL

75

Anda mungkin juga menyukai