Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

EPIDEMIOLOGI GIZI

OLEH
ARI PATOLA
1301072103

JURUSAN GIZI KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2015

Mengidentifikasi determinan masalah gizi dan kesehatan secara umum pada skripsi

mahasiswa FKM di lima jurusan.


Mengidentifikasi desain penelitian dan rancangan analisis statistik dari skripsi
tersebut beserta komentar tentang kelemahan dan kekurangan rancangan analisis data
tersebut.

1. Judul:
HUBUNGAN

FAKTOR

MATERNAL

DENGAN

KEJADIAN

ASFIKSIA

NEONATORUM DI BLUD RSUD PROF.DR.W.Z. JOHANES KUPANG TAHUN


2010
Oleh :
HELENA APLONIA MAURE
JURUSAN EPIDEMIOLOGI DAN BIOSTATISTIKA
Determinan Masalah Kesehatan :
Masalah kesehatan yang diteliti yaitu masalah asfiksia neonatorum. Asfiksia
neonatorum merupakan keadaan dimana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan
teratur segera setelah lahir. Determinan masalah asfiksia neonatorum ini yaitu
Maternal
Faktor maternal yang dapat menjadi determinan asfiksia neonatorum seperti
usia ibu, riwayat obstetri, paritas, kurang energi kronik, anemia, hipertensi dan

antenatal care
Persalinan
Faktor persalinan yang menjadi determinan asfiksia neonatorum yaitu

kehamilan lewat waktu, partus lama dan tindakan persalinan


janin
faktor janin yang menjadi determinan masalah asfiksia neonatorum yaitu berat

lahir, kelainan letak, gangguan tali pusar dan prematur.


Determinan determinan diatas dapat menyebabkan

kejadian

askfiksia

neonatotum, namun yang diteliti pada penelitian ini yaitu faktor atau determinan
maternal saja.
Desain penelitian :
Desain penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian observasional analitik
dengan rancangan kasus kontrol atau case control study.
Rancangan analisis statistik :
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan
bivariat. Analisis data univariat digunakan untuk menghasilkan distribusi dan
presentasi dari tiap variabel. Analisis bivariat menggunakan pengujian statistik chi
square.
Kelebihan :

Menurut saya penggunaan rancangan analisis data yang digunakan sangat baik
dimana untuk menghasilkan distribusi dan presentasi dari tiap variabel digunakan
analisis data univariat. Analisis univariat memiliki kelebihan yaitu dapat
mendeskripsikan satu variabel, analisis univariat juga merupakan salah satu cara
melihat adanya kesalahan koding atau entry data, dapat menggambarkan suatu
keadaan dengan lebih rinci dan merupakan persiapan untuk melakukan analisis
bivariat atau multivariat. Setelah dilakukan analisis univariat peneliti menggunakan
analisis bivariat dengan uji chi-square. Kelebihan ujia chi-square yaitu dapat
mengukur kuatnya hubungan antar variabel yang satu dengan variabel lainnya.
Kekurangan :
Menurut saya kelemahan penggunaan analisis univariat pada suatu penelitian yaitu
data yang ekstrim dapat mengganggu nilai rerata.kelemahan analisis bivariat chisquare yaitu hanya dapat memberikan informasi ada atau tidaknya hubungan antar 2
variabel dan hanya dapat digunakan untuk skala data nominal.
2. Judul :
TINJAUAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PEGAWAI BIDANG BINA
PROGRAM DAN BINA TEKNIK (BPBT) DINAS PEKERJAAN UMUM
PROVINSI NTT TAHUN 2014
Oleh :
YANI MUHAMAD MBULUNG
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN KERJA
Determinan masalah kesehatan :
Masalah kesehatan yang diteliti yaitu masalah kesehatan kerja yaitu kelelahan
kerja. Kelelahan kerja dialami oleh seseorang setelah melakukan suatu aktivitas.
Determinan masalah kelelahan kerja ini yaitu :
Umur
Lama kerja
Beban kerja
Lingkungan ( fisik, kima dan biologis)
Determinan yang diteliti yaitu umur, lama kerja dan beban kerja.
Desain penelitian:
Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif. Rancangan
penelitian yang digunakan yaitu cross sectional study dimana variabel yang termasuk
faktor resiko dengan efek diobservasi.
Rancangan analisis statistik :
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dimana untuk menjelaskan data
secara umum dengan menggunakan persentase dan rataan skor.
Kelebihan :
Menurut saya penggunaan analisis deskriptif pada penelitian ini memiliki
kelebihan dimana data yang diperoleh dapat diolah dengan lebih mudah dan dapat

menghemat waktu. Dengan menggunakan analisis deskriptif peneliti dapat


menggambarkan tingkat kelelahan kerja pada pegawai di BPBT dinas pekerjaan
umum provinsi NTT.
Kekurangan :
Menurut saya kelemahan dari penggunaan analisis deskriptif pada suatu
penelitian seperti pada penelitian ini yaitu peneliti hanya dapat menggambarkan suatu
keadaan atau deskripsi dari suatu masalah tanpa mengambil suatu kesimpulan.
3. Judul :
ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK)
PADA SISWI KELAS XII DI SMK NEGERI 1 KOTA KUPANG TAHUN 2012
Oleh :
ROSALIA E. COO
JURUSAN GIZI KESEHATAN MASYARAKAT
Determinan masalah kesehatan :
Masalah kesehatan yang diteliti yaitu masalah kurang energi kronik (KEK).
Kurang energi kronik adalah kekurangan asupan energi dan protein pada WUS yang
berlangsung secara terus menerus dan menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan.
Determinan masalah yaitu pengetahuan remaja tentang gizi, pola konsumsi, genetik,
hormonal, ekonomi dan aktivitas.
Desain penelitian :
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dimana untuk
mempelajari korelasi antar faktor resiko dengan efek dengan cara pendekatan,
observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat.
Rancangan Analisis statistik :
Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis statistik chi square.
Kelebihan :
Menurut saya kelebihan dari analsis data dengan uji chi square yaitu dapat mengukur
kuatnya hubungan antar variabel yang satu dengan variabel lainnya.
Kekurangan :
Menurut saya kelemahan analisis data chi-square yaitu hanya dapat memberikan
informasi ada atau tidaknya hubungan antar 2 variabel dan hanya dapat digunakan
untuk skala data nominal.
4. Judul :
GAMBARAN PERILAKU PENCEGAHAN TINGKAT PERTAMA TERHADAP
PENYAKIT MALARIA PADA KELUARGA YANG TINGGAL DIDAERAH
PERSAWAHAN DESA NOELBAKI KECAMATAN KUPANG TENGAH TAHUN
2014

Oleh :
YULIANTI N.R. KANA
JURUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN ILMU PERILAKU
Determinan masalah kesehatan :
Masalah kesehatan pada penelitian ini yaitu penyakit malaria. Determinan
masalah malaria yaitu kebersihan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat
serta perilaku pencegahan malaria.
Desain penelitian :
Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif kualitatif yaitu
jenis penelitian yang bertujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu
keadaan secara objektif.
Rancangan analisis statistik :
Analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif.
Kelebihan :
Menurut saya analisis statistik yang dipakai sangat tepat. Analisis data yang
dipakai yaitu analisis data secara deskriptif dimana analisis deskriptif sangat tepat
dipakai pada penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan suatu kondisi tertentu.
Penggunaan analisis deskriptif juga lebih mudah dan lebih menghemat waktu.
Kekurangan :
Menurut saya kelemahan dari penggunaan suatu analisis data secara deskriptif
yaitu hanya dapat menggambarkan suatu keadaan tanpa adanya pengambilan suatu
kesimpulan.
5. Judul :
KAJIAN PENGELOLAAN PROGRAM IMUNISASI PADA DINAS KESEHATAN
KOTA KUPANG TAHUN 2007-2010
Oleh :
SRY WAHYUNINGSIH
JURUSAN ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN
Determinan masalah kesehatan :
Masalah kesehatan pada penelitian ini yaitu masalah program imunisasi. Ketidak
berhasilan suatu program Imunisasi didukung oleh faktor determinan sebagai berikut :
Faktor masyarakat (pengetahuan imunisasi, pendidikan, pendapatan)
Faktor petugas imunisasi ( pendidikan, pengetahuan, sikap, ketrampilan, job

deskripsi, beban kerja dan motivasi)


Faktor lingkungan ( sosial budaya dan sumber daya)

Desain penelitian :
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan
evaluatif yaitu penelitian terhadap pelaksanaan kegiatan atau program.
Rancangan analisis statistik :
Analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif.
Kelebihan :

Menurut saya penggunaan analisis data secara deskriptif sangat tepat dimana analisis
deskriptif sangat

tepat dipakai pada penelitian

deskriptif yang bertujuan untuk

menggambarkan suatu kondisi tertentu. Penggunaan analisis deskriptif juga lebih


mudah dan lebih menghemat waktu.
Kekurangan :
Menurut saya kelemahan penggunaan analisis data secara deskriptif yaitu hanya
dapat menggambarkan suatu keadaan tanpa adanya pengambilan suatu kesimpulan.