Anda di halaman 1dari 52

1

PENGENDALIAN RESIKO PENGELOLAAN DAN


PENGGUNAAN OBAT HIGH ALERT
PADA ACARA
PIT DAN RAKERNAS HISFARSI 2015
Kamis - Sabtu, 5-8 November 2015
Hotel Sheraton, Surabaya

Drs. Muhammad Yahya, Apt. Sp.FRS

Kesalahan Pengobatan (Medication Error)


Bates (JAMA, 1995, 274; 29-34) pada :
ordering (49%),
administration management (26%),
pharmacy management (14%),
transcribing (11%)

High Alert

Obat yang sering menyebabkan terjadi

kesalahan/kesalahan serius (sentinel event),


Obat yang berisiko tinggi menyebabkan dampak
yang tidak diinginkan (adverse outcome)
Nama Obat Rupa dan Ucapan Mirip/NORUM, Atau
Look Alike Sound Alike / LASA).

ISMP List of High Alert Medicatons


4

ISMP High Alert Medicatons List


5

Identifikasi Obat High Alert


6

ISMP (list of high alert medications)


Permenkes No. 1691 Th 2011 tentang keselamatan Px RS

Membuat daftar obat high alert :


Elektrolit Konsentrat
Obat LASA
Obat Sitostatika
Obat Insulin
Dll

Kebijakan Obat High Alert


7

Setiap satelit farmasi, ruang rawat, poliklinik harus memiliki


daftar obat high alert dan panduan penanganan obat high
alert

Setiap tenaga kesehatan harus mengetahui penanganan khusus


untuk obat high alert

Obat high alert harus disimpan di tempat terpisah, akses


terbatas, diberi label yang jelas

Contoh Obat High Alert


di RSUD Dr Soetomo
8

DAFTAR OBAT HIGH ALLERT


A. ELEKTROLIT PEKAT

E. ADRENERGIK AGONIS

- NaCl > 0,9%


- KCl injeksi

- EPINEPHrine
- Norepinephrine

B. NARKOTIKA INJEKSI

F. ANASTESI INJEKSI
- Propofol
- Ketamin

- Morphine
- Pethidine
- FentaNYL
C. SEDATIF INJEKSI :

G. ANTIKOAGULAN INJEKSI

- Midazolam

- Heparin

D. INSULIN

H. SITOSTAIKA INJEKSI

Yang Dibahas

Jenis Label
9

Label
High
Alert

Informasi
Obat yang memerlukan kewaspadaan
tinggi (High Alert)
Obat yang masuk dalam daftar Look
Alike, Sound Alike (LASA), yaitu
memiliki nama/penampilan yang mirip
dengan obat lain.
Obat sitostatika yang harus ditangani
dengan hati-hati oleh setiap petugas
yang menyimpan dan mendistribusikan

Penyimpanan Obat High Alert


10

LASA / NORUM

11

Emergency Kit

Insulin
12

Penyimpanan

Kemasana yang belum dibuka


disimpan pada suhu 2 8 oC
sampai batas waktu kadaluarsa
yang sudah ditentukan
Jika disimpan pada suhu kamar
expired 28 hari
Jika kemasan sudah dibuka
sebaiknya disimpan pada suhu
kamar
Sediaan yang sudah dibuka harus
beri etiket tgl membuka
Jangan digunakan jika sediaan
tidak jernih

Instruksi Melalui Telp


13

Ditulis
lengkap

Dibacakan
kembali

Dikonfirmasi
minta paraf

Baca Etiket
14

Baca Etiket pada


saat
saat
saat

Mengambil obat dari rak


Mengambil obat dari wadah
Mengembalikan obat ke rak

Etiket obat ditulis secara Tall Man Letters


ISMP Tall Man Lettering

Tall Man Latters


15

Lakukan Double Check


16

Saat
farmasis
mengambil
obat

Saat
dokter/pera
wat
meneri-ma
obat

Saat
dokter/per
awat/farm
asis
menyerahka
n obat

Double
Check

17

Elektrolit Konsentrat
Permenkes No. 1691 Th 2011 (keselamatan Px RS)
KCl 2 mEq/ml
K3PO4 3 mmol/ml
NaCl > 0,9 %
MgSO4 50 %
Dipasaran :
KCL kadarnya 25 mEg d1m 25 ml = 1 mEq/ml
MgSO4 20 % dlm 25 ml ; 40 % dlm 25 ml

Pengendalian Larutan KCL


18

Penyimpanan
Perlu

Penyiapan
Perlu

tempat khusus (Lemari high Alert)


alat khsus (LAF)

Indikasi
Hipokalemi
premedikasi

Penggunaan
Jagan

digunakan secara IV langsung

Penyimpanan KCl
19

Pisahkan obat high alert dari obat lain


sesuai dengan Daftar Obat High alert
Tempelkan stiker merah bertuliskan
High Alert pada setiap obat high
alert
Berikan selotip merah pada setiap
sekeliling tempat penyimpanan obat
high alert yang terpisah dari obat lain
tidak boleh disimpan di ruang
perawatan kecuali di kamar operasi
jantung dan unit perawatan intensif /
ICU

Premixed Larutan KCl


20

Instalasi Farmasi menyediakan premixed solution


untuk elektrolit KCl infus
Premixed KCl infus dibuat di Ruang Steril (LAF)
mempunyai stabilitas 2 minggu
Membuat Premixed infus harus dikocok kuat ad
homogen

Premixed Larutan KCL


Jika LAF Tidak Punya

WIDA KN - 1

Premixed KCl ?

WIDA KN - 2

Millieqivalen - mEq
mol = g/BM
mmol = mg/BM
mmolEqivalen (mEq)= mg/BM.Valensi
Yg dimaksud Valensi Total ion pos atau neg
Contoh
KCL K+ + Cl- Val = 1
CaCl2 Ca2+ + 2Cl- Val =2
Al2(CO3)3 2Al+3 + 3(CO3)-2 val = 6

Standar cairan pengganti K+

Standar Cairan Pengganti

+
K

KCl 0,3 % dan NaCl 0,3 %


Standar infus dalam cairan pengganti K+
KCl 0,3 % 0,3 g ~ 100 ml
dlm 1 L ~ 3000 mg
mEq KCl = 3000/BM . 1
= 3000/74,5.1
= 40,3 ~40 mEq/L
WIDA KN - 2

WIDA KN

Hypokalemi

Kadar K serum < 3,5 mEq/L


Ringan : K serum = 3 3,5 mEq/l
Moderat : K serum = 2,5 3 mEq/L
Berat : K serum = < 2,5 mEq/L
Terjadi akibat
- Perpindahan K+ dlm sel :
Alkalosis, Kelebihan insulin, Stres, hipotermia
- Kehilagan K+ melalui urin :
Sekresi as lambung, diuretik, asidosis metabolik
Mg+2 rendah Mineralokorkoid
- Kehilagan K+ yg berlebih melalui feses

Penggunaan KCl
26

Terapi Hipokalemi
- > 2,5 mEq sediaan KCl oral (KSR)
- 2,5 mEq KCl inj
Penurun Kadar K dari 4 mEq ke 3 mEq biasanya
menunjukkan defist K total = 100-200 mEq
Penurun Kadar K dari 3 mEq ke 2 mEq biasanya
menunjukkan defist K total = 200-400 mEq
Hidrasi pada penggunaan Cisplatin

Pemberian KCl
27

Konsentrasi > 60 mEq (vena perifer) Sklerosis vena


Konsentrasi : < 40 mEq/L pada Vena perifer
< 80 mEq/L pada Vena sentral
Kecepatan : Kadar serum
> 2 mEq : 10-20 mEq/100 ml dlm 1 jam pd vena perifer
< 2 mEq :
40 mEq/100 ml dlm 1 jam pd vena sentral
Jumlah : < 100 mEq/hari
EKG Monitor, periksa K serum
Jangan digunakan secara langsung (harus diencerkan) jika
tidak akan menyebabkan heart block
Jangan mengencerkan dg dextrosa hipokalemi

Alur Pelayanan Sitostatika


Resep
Protokol terapi

Premed
UPF
Apoteker
Form Sitostatika

Bidan/perawat

Sitostatika

Unit Produksi

Pasien
28

Pengendalian Resiko Kemoterapi


29

Wadah
Pelarutnya
Perhitungan Dosis
Premidikasi / Profilaksis (waktu pemberiaan)
Mual

muntah
Hipersensitivitas

Efek dan efek samping

Wadah dan Infuset


30

Bebas Aluminium

Gol Platinum

NonPVC
Gol Taxane
(polyvinyl chloride) Etoposid
Cremophor EL (polyoxyethylated castor oil) sebagai
surfaktan dari sitostatika akan melisiskan plastik, DEHP
(diethylhexyl phthalate) bahan dari PVC

(BCCA, 2008)

Pelarut
31

NS

Pelarut pada umumnya

D5

Carboplatin
Oxaliplatin

Jika Carboplatin dilarutkan dlm NaCl :


kadar akan berkurang 25 % dlm 24 jam
Kemungkinan akan berubah menjadi Cisplatin

Perhitungan dan Persamaan


32

A.

Body Surface Area (Mosteller)


BSA =
Tinggi (cm) x BB (kg)
3600

B. Body Mass Index


BMI = BB (Kg)
Tinggi (m2)
BMI > 30 obese

C. Creatinine Clearance (CrCl)


33

Cockcroft-Gault Jika Px tidak Obese


CrCl = {(140 age) BW}/ 72xScr
untuk wanita dikalikan 0,85
Salazar-Corcoran Jika Px Obese
Corcoran

Wt dlm kg ; Ht dlm m
(Bauer LA., 2008)

Jelliffe jika px tidak diketahui BB/tinggi nya


CrCl = (98 - 0.8[umur 20]) x 0.9
Scr
Scr sebaiknya 0.6 mg/dL.
If < 0.6 mg/dL gunakan 0.6 mg/dL

D. Menghitung dosis Carbo Calvert Formula


Dosis Carbo = AUC x [CrCl + 25].5
AUC = 5

AUC = 6

Ca Endometrium
Ca. Ov. Yg menggunakan Regimen lini 2 (Gemci-Carbo
Doce-Carbo)
Ca Cervix, Ca Ov

34

Penyesuaian Dosis CISplatin


35

GFR
> 60

DOSIS CISplatin (mg/m2)


100 %

50 59

75 %

40 49

50 %

< 40

Ganti Carboplatin

Penyesuaian Dosis CARBOplatin


GFR

36

Calvert

> 60
41 59

LPT
16 40
< 16

DOSIS CARBOplatin
mg Carbo = AUC (GFR+25)
mg Carbo = LPT x 250
mg Carbo = LPT x 200
Jangan diberikan

Catatan :
Jika GFR > 60 Dosis Carbo ditentukan dg Calvetr formula
Jika GFR < 60 Dosis Carbo ditentukan dg membandingkan cara calvert dg LPT
Hasil dipilih yang kecil

Hidrasi CISplatin
37

(BCCA, 2007)

Penentuan Dosis dan Hidrasi


38

Gunakan Dosis Regimen / Usual Dose (mg/ml)


Hitung GFR
GFR > 60 Usual dose 100 %
GFR < 60 Usual dose di sesuaikan
Hitung dosis sitostatika
Usual dose (sesuai GFR) x LPT
Tentukan Hidrasi untuk cisplatin
Usual dose (sesuai GFR)
Elektrolit

Regimen Cisplatin
39

Struktur Kimia
40

Carboplatin / CBDCA
cis-(1,1Cyclobutanedicarboxy
lato)diammineplatinum
(ii)

Cisplatin / CDPP
Cis-diamin dikloro
platinum (II)

Premedikasi / Profilaksis
41

Anti mual
muntah < 24 j
Hipersensitivitas
Anti mual
muntah > 24 j
(BCCA ; Boyiadzis, 2007)

Ondancetron 8 mg inj.
Dexamethason 10 mg inj

Dexamathason 20 mg inj
Ranitidin 50 mg
Diphenhidramin 50 mg inj
Ondancetron 8 mg tab. 2x1
Dexamethason 0,5 mg tab 3x1
Metocorpamid 10 mg tab 3x1

Regimen PACLitaxel-CARBOplatin
42

DGDP/GD2JPP : 95/101

Ank
45 th
Ca Ov post TAH BSO
Paxus Carbo IV

18/03
2015

140,5

SC : 0.7

Paxus
196,52 mg
IV

43

34

Dr Crl

NS 500 ml
IV

MY, Apt

19/03/15

18/03
2015

Carboplatin
216,4 mg
IV

Dr Crl

44

D5 250 ml
IV

MY, Apt

19/03/15

Sediaan Sitostatika
45

Paclitaxel
30 mg/5 ml
Carboplatin
450 mg/45 ml
150 mg/15 ml
Cisplatin
50 mg/50 ml
Etoposid
100 mg/5 ml

MTx
50 mg/2 ml
Cyclophospamid
1 g/50 ml
Dactinomycin
500 mcg/1,1 ml
Vincristine
1 mg/1 ml
2 mg/2 ml

DGDP/GD2JPP : 95/101

Ank
45 th
Ca Ov post TAH BSO
Paxus Carbo IV

18/03
2015

IV

46

Dr Crl

140,5

SC : 0.7

Untuk Pacli minta infuset dan wadah bebas


PVC. Dosis Paclit disetujui 201,6 mg

Paclitaxel
196,52 mg

34

33,6 ml

NS 500 ml

IV

MY, Apt

533,6 ml

19/03/15

18/03
2015

Carboplatin
216,4 mg

28,8 ml

IV

IV

Dr Crl

47

MY, Apt

Dosis Carbo disetujui 287,98 mg


D5 250 ml

278,8 ml

19/03/15

48

Efek dan Efek Samping


Efek :
- Respon Remisi (massa tumor, Tumor Marker)
Efek Smping :
- Alopecia
- Neutropeni
- Hyprsensitivity
- Sesak

- Mual muntah
- Artthralgia/myalgia
- Extravasation

Extravasation
49

Vesican

Irritan

Table Vesicants and Irritans


50

Antidote Use After Extravasation


51

52