Anda di halaman 1dari 16

PENDAPATAN

NASIONAL
Modul ke-5
Junaidi Safitri. SEI. MEI.

Konsep Dasar Pendapatan


Nasional
Pendapat nasional merupakan indikator yang digunakan
untuk mengukur laju pembangunan dan perkembangan
tingkat kesejahteraan suatu negara dari waktu ke waktu.
Pendapatan nasional adalah jumlah barang dan jasa akhir
yang dihasilkan oleh suatu negara pada periode tertentu.
Nilai pasar dalah ariti nilai kotor atau bruto.
Dalam pendapatan nasional yang dihitung barang akhir,
yang merupakan barang yang langsung dikonsumsi.

Metode Perhitungan Pendapatan


Nasional
Tidak pendekatan menghitung nilai pendapatan nasional
antara lain :
1. Pendekatan produksi
2. Pendekatan pendapatan
3. Pendekatan pengeluaran

1. Pendekatan Produksi
Menurut pendekatan produksi, pendatapan nasional di hitung

berdasarkan jumlah nilai barang-barang dan jasa-jasa yang dihasilkan


dari masing-masing sektor ekonomi pada priode tertentu. Ada sembilan
sektor yang dihitung, yaitu :
1. pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan 6. perdagangan, hotel
dan restoran
2. pertambangan dan penggalian 7. pengangkutan dan transportasi
3. Industri pengolahan 8. keuangan, persewaan dan jasa
4. Listrik, air dan gas 9. jasa lain-lain
5. bangunan

Selanjutnya...
Kesembilan sektor ekonomi di golongkan menjadi tiga kelompok :
1. Sektor primer, yang terdiri dari :
a. Pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan
b. Pertambangan dan penggalian
2. Sektor sekunder, yang terdiri dari : 3. Sektor tersiar, terdiri dari :
a. Industri pengolahan
a. Perdagangan, perhotelan dan restoran
b. Listrik, air dan gas b. Pengangkutan dan transportasi
c. Bangunan c. Keuangan, persewaan dan jasa
d. Jasa lain-lain

2. Pendekatan Pendapatan
Pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlah
pendapatan dari masing-masing faktor produksi pada
tahun
tertentu.
Faktor
produksi
tersebut
akan
memberikan pendapatan bagi pemilik faktor produksi.
Faktor produksi tenanga kerja memperoleh gaji,
pemodal
memperoleh
bunga,
pemilik
tanah
memperoleh
sewa
dan
pemilik
skill
(keahlian)
memeroleh laba.

3. Pendekatan Pengeluaran
Pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan
pengeluaran dari masing-masing pelaku ekonomi pada
periode
Pelakutertentu.
Pendapatan pelaku
Nilai ekonomi
ekonomi
Konsumen

Konsumsi (C)

200.000

Produsen

Investasi (I)

97.000

Pemerintah

Pengeluaran
Pemerintah (G)

31.000

Sektor luar
negeri

Ekspor (X)

118.000

Impor (M)

102.000

Y=C+I+G+ (X-M)

548.000

Pertumbuhan Pendapatan Nasional


Pendapatan nasional merupakan ukuran tingkat kegiatan
ekonomi pada tahun tertentu. Maka pertumbuhan
pendapatan nasional dapat dihitung dari tahun ke tahun.
Pendapatan nasional bisa dibedakan menjadi dua
pengertian diantaranya :
A. Pendapatan nasional menurut harga konstan
B. Pendapatan nasional menurut harga berlaku

Pendapatan nasional menurut harga


konstan
Sering disebut dengan pendapatan nasional riil yang dapat
dihitung dengan menilai berdasarkan nilai tahun dasar (tahun
awal perhitungan). Variabel yang digunakan pendapatan
nasional nominal indeks harga konsumen (IHK) dengan rumus :

100
Yr
xYb
IHK

Yr = pendapatan nasional tahun t


IHK = indeks harga naional tahun t
Yb = pendapatan nasional nominal tahun t

Contoh soal dan jawaban


Data tentang pendatapat nasional tahun 2000 2003
Tahun

Y harga
nominal

IHK

2000

125.000

115

2001

150.000

125

2002

210.000

140

2003

240.000

155

Y harga riil

Hitunglah pendapatan nasional rill dari 2000 - 2003

Selanjutnya...
Dari rumus diatas, kita pula dapat menghitung laju
perekonomian ekonomi dari waktu ke waktu dengan
Yr Yr :1
rumus
x100

Gt = Yr 1
Gt = pertumbunhan ekonomi tahun t

Yr = pendapatan nasional tahun t


Yr-1 = pendapatan nasional tahun t-1 (tahun
sebelumnya)

Contoh soal dan jawaban


Data tentang pendapatan nasional riil indonesia tahun
Tahun
1999

2003

Y harga rill

1999

102.000

2000

123.000

2001

146.000

2002

174.000

2003

230.000

Pertumbuhan ekonomi (G)

2004
243.000
Hitunglah
pertumbuhan
ekonomi indonesia dari tahun 2000
2004 ?

Konsep pendapatan nasional :


a) GDP (Gross Domestic Product)
GDP=C+I+G+(x-M)
b) GNP (Gross National Product)
GNP=GDP+PFnLN
c) NNP (Net National Product)
NNP=GNP-Penyusutan
d) NNI ( Net National Income)

NNI=NNP-pajak tak langsung


e) PI (Personal Income)
PI = NNI - (laba yg ditahan + iuran jaminan pensiun + pajak perseorangan + asuransi) +
(transfer paymenf)

f) DI (Disposible Income)
DI=PI -pajak langsung

Konsep Pendapatan Nasional

Contoh soal
Data perekonomian,(dalam trilliun)
Konsumsi RT
(C) 25,0
Pengeluaran konsumsi pemerintah (G) 5,6
Pembentukan modal tetap
(I) 9,5
Ekspor (X) 13,4
Impor (M) 9,7
Pendapatan netto dari luar negeri dr faktor prod
(PFnLN) -2,2
Pajak tak langsung (Tx tak lgs) 1,6
Penyusutan (D) 2,8
Dari keterangan tersebut hitunglah :
GDP =C+I+G+(X-M)=43,8
,
GNP=GDP-PFnLN=41,6
NNP=GNP-D=38, 8
NNI=NNP-Txtak langsung= 37,2
PI=
Perhitungan tsb dilakukan dengan pendekatan apa? Konsumsi, disamping itu dikenal

metode perhitungan nasional yang lain apa saja, sebutkan; Pendapatan dan Produksi.

Data berikut adalah komponen Pendapatan Indonesia atas harga konstan tahun

2003 (dalam T)
Pengeluaran konsumsi rumah tangga (C) 10.697
Pengeluaran konsumsi pemerintah (G)
1.776
Pembentukan modal tetap domestik bruto ( I )
3.637
Ekspor barang dan jasa ( X )
1.444
Impor barang dan jasa ( M )
5.229
Pendapatan bersih dr factor neto dr Ln (PFln)
- 652
Pajak tak Langsung 601
Penyusutan 804
Dari data tersebut hitunglah:
a.PDB = 12.325 =10.697+1.776+3.637+(1.444-5.229)
b.PNB = 11.673 = PDB +PFln = 12.325 + (- 652)
c.PNN = 10.869 =11.673 - 804
d. NNI (pendapatan nasional) =10.268 = 10.869 - 601
e. Pembentukan modal tetap domestik neto = 3.637 804 = 2.....