Anda di halaman 1dari 20

I.

PENDAHULUAN

I.1.

Profil Singkat Perusahaan Indofood

 

PT.

Indofood

CBP

Sukses

Makmur

Tbk.

merupakan

produsen

berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 oleh Sudono Salim

dengan nama PT. Panganjaya Intikusuma yang pada tanggal 5 Februari

1994 menjadi Indofood Sukses Makmur. Perusahaan ini mengekspor bahan

makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.

 

Dalam beberapa dekade ini Indofood telah bertransformasi menjadi

sebuah perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional yang

mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi

dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di

rak para pedagang eceran.

 

I.2.

Nilai dan Visi Misi Perusahaan Indofood

 

Sebagai perusahaan besar, PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

menganut nilai nilai perusahaan yaitu :

a. Dengan disiplin sebagai falsafah hidup

b. Kami menjalankan usaha kami dengan menjunjung tinggi Integritas;

c. Kami menghargai seluruh pemangku kepentingan dan secara bersama-

sama membangun kesatuan untuk mencapai keunggulan dan inovasi

yang berkelanjutan

Sebagai perwujudan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan, PT.

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk menentukan visi dan misi perusahaan

sebagai berikut :

A Total Food Solutions

Company

Visi Perusahaan

Menjadi Perusahaan Total

Food Solutions

Sedangkan untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan menetapkan

misi sebagai berikut :

Misi Perusahaan

a. To provide sustainable solutions for food needs

Memberikan solusi atas kebutuhan pangan secara berkelanjutan

b. To continuously improve our people, processes and technologies

c.

Senantiasa

meningkatkan

kompetensi

teknologi kami

To

contribute

to

the

welfare

of

the

sustainable manner

karyawan,

society

proses

produksi

and

environment

dan

in

a

Memberikan

kontribusi

bagi

secara berkelanjutan

kesejahteraan

masyarakat

dan

lingkungan

d. “To continuously improve stakeholders’ values”

Meningkatkan stakeholders’ values secara berkesinambungan

II.

PEMBAHASAN

II.1. Analisis Kondisi Perusahaan Indofood

PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk bergerak pada bidang industri

makanan olahan, makanan instan, bahan baku makanan, produk olahan

makanan khusus, hingga fungsi distribusi bahan makanan. Indofood adalah

perusahaan asli Indonesia yang memperkerjakan sekitar 62 ribu karyawan

dan melibatkan sekitar 2,5 juta jiwa masyarakat Indonesia dalam kegiatan

ekonominya.

Analisis SWOT

Analisis posisi perusahaan saat ini salah satunya saya sajikan berupa

analisis SWOT. Berikut kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman utama

perusahaan Indofood jika di analisis melalui analisis SWOT:

Kekuatan Kelemahan a. Keahlian dalam cita rasa Indonesia b. Produksi Rendah Biaya c. Jangkauan distribusi
Kekuatan
Kelemahan
a. Keahlian dalam cita rasa Indonesia
b. Produksi Rendah Biaya
c. Jangkauan distribusi yang luas
d. Kecepatan jangkauan konsumen
a. Terlalu banyak brand yang
dikeluarkan
b. Terlalu banyak inovasi rasa
c. Permintaan pasar yang belum
terpenuhi
e. Brand yang sudah terkenal
Analisis SWOT
Indofood
Peluang
a.Melakukan ekspansi ke lebih banyak
negara
b. Melakukan join dengan perusahaan
produk sejenis
Ancaman
a. Ketatnya persaingan pasar
b. Tidak fokus terhadap satu jenis
produk

Indofood sebagai total food solutions company

Untuk meraih visi perusahaan yang menargetkan perusahaan Indofood

bukan hanya menjadi market leader dalam bisnis makanan tetapi bisa

menjadi perusahaan total food solutions, Indofood membuat rantai bisnis

yang

disempurnakan

dari

level

hulu

sampai

ke

hilir.

Indofood

melakukannya dengan membangun sendiri, mengakuisisi, atau bekerja sama

dengan perusahaan-perusahaan mulai dari perusahaan penyedia bahan baku

yang

dibutuhkan

Indofood,

perusahaan

manufaktur

produk

Indofood,

perusahaan distribusi serta perusahaan yang bergerak dalam sektor packing

kemasan produk Indofood.

Jaringan Distribusi Indofood

Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi yang paling

luas di Indonesia, menembus ke hampir setiap sudut nusantara. Selain

produk-produk Indofood sendiri, indofood juga mendistribusikan produk-

produk ke pihak ketiga dalam hal ini adalah distributor dan pedagang besar.

Rantai distribusi Indofood dirancang sedemikian rupa selama bertahun-

tahun dan sudah mengeluarkan banyak biaya.

Jumlah poin saham yang telah diperluas secara agresif sejak tahun

2005, memberikan penetrasi yang lebih luas dan lebih efisien melalui rantai

pasokan dan pengiriman. Stock point yang berlokasi di daerah-daerah

dengan

kepadatan

gerai

ritel

tinggi,

termasuk

pasar

tradisional,

memungkinkan masing-masing titik distribusi untuk melayani konsumen

sedekat

mungkin

dan

produk

didistribusikan

dalam

waktu

sesingkat

mungkin.

Indofood di mata masyarakat

Program Indofood untuk memperoleh keunggulan di mata masyarakat

juga dibentuk melalui program CSR yang sangat baik. Indofood Corporate

Social Responsibility (ICSR) adalah program andalan dari perusahaan

Indofood

yang merupakan cerminan

dari komitmen manajemen untuk

membantu

anggota

masyarakat

yang

lebih

luas

dan

untuk

membuat

kontribusi yang optimal kepada masyarakat. Sejak tahun 2007 Indofood

melaksanakan program tersbut berdasarkan lima pilar dasar jangka panjang

yaitu:

a. Membangun Human Capital

b. Mempertahankan Kohesi Sosial

c. Memperkuat Nilai Ekonomi

d. Mendorong Good Governance

e. Melindungi Lingkungan

Sumber daya manusia

Dengan total tenaga kerja sekitar 62 ribu orang, Indofood percaya

bahwa karyawan adalah salah satu kelompok paling penting dari stakeholder

dan unsur penting dalam keberhasilan

yang berkelanjutan. Perusahaan

percaya bahwa setiap karyawan memiliki kapasitas untuk berprestasi dan

memberikan kontribusi bagi keberhasilan tidak hanya perusahaan, tetapi

bangsa secara keseluruhan.

Indofood berkomitmen akan terus berjuang sepanjang tahun untuk

membina hubungan baik di semua tingkat staf dan manajemen untuk

hubungan

yang

saling

menguntungkan.

Program

pelatihan

yang

berkelanjutan juga akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam

rangka untuk membantu semua divisi dalam mempertahankan pangsa pasar

dan keuntungan di pasar yang semakin kompetitif.

Berbagai program pelatihan akan diberikan sepanjang tahun, yang

tidak hanya meningkatkan kapabilitas dan kemampuan karyawan, akan

tetapi juga membentuk lingkungan etika

Indofood.

yang baik dalam perusahaan

II.2. Analisis Strategi Yang Dijalankan Oleh Manajemen Indofood

Manajemen Indofood dalam perjalanan menuju kesuksesan bisnisnya

tentunya tidak lepas dari strategi perusahaan yang baik. Jajaran manajemen

Indofood secara konsisten menyesuaikan dan mengevaluasi strategi yang

mereka pilih berdasarkan perubahan pasar dan perubahan kondisi ekonomi

global. Dalam bagian ini secara garis besar akan saya jabarkan sedikit

gambaran strategi yang dijalankan oleh manajemen Indofood dalam meraih

kesuksesan bisnisnya menjadi dua aspek yaitu strategi manajemen dalam

elemen produk dan elemen pemasaran.

Strategi Manajemen Dalam Elemen Produk

Manajemen produk Indofood adalah orientasi pasar, dimana produksi

yang dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan permintaan pasar.

Perusahaan selalu berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam

kuantitas maupun kualitas produk. Oleh karena itu, perusahaan selalu

mengembangkan inovasi guna memenuhi kepuasan pelanggan, khususnya

selera konsumen.

Keberhasilan produk Indofood yang terus bercokol di urutan teratas

Top Brand adalah berkat konsistensi Indofood dalam menjalankan strategi

kunci 3A dalam semua produknya. Strategi kunci 3A adalah sebagai

berikut:

a. Acceptability

Strategi Acceptability pada produk

Indofood

yang

sudah

bisa

masyarakat Indonesia.

b. Avalaibility

diterima

di

Indofood adalah rasa produk

lidah

konsumen

khususnya

Strategi Availaibility produk Indofood yaitu produk Indofood mudah

diperoleh kapan saja dan dimana saja.

c. Affordability

Strategi Affordability produk Indofood yaitu tercermin dari harga

eceran

hampir

semua

produk

Indofood

yang

terjangkau

bagi

semua

kalangan masyarakat.

 

Strategi Manajemen Dalam Elemen Marketing

Untuk

mendapatkan

pangsa

pasar

yang

lebih

luas

serta

mempertahankan pangsa pasar yang sudah dimiliki, manajemen Indofood

secara konsisten menerapkan strategi yang bisa saya jabarkan melalui empat

poin berikut:

a. Product

Brand name yang digunakan adalah Indomie. Satu bungkus Indomie

standard

memiliki

massa

85

gram,

dan

terdapat

2

sachet

berisi

5

bumbu-bumbuan

yang

disertakan,

yaitu

kecap

manis,

saus

sambal,

minyak

palm,

bubuk

perasa

dan

bawang

goreng.

Indomie

juga

tersedia dalam versi jumbo dengan massa 120 gram.

 
 

Indomie

memiliki

rasa

yang

sesuai

dengan

selera

orang

Indonesia.

Indomie

pun

selalu

berusaha

memenuhi

keinginan

konsumen

yang

semakin

banyak,

terbukti

dengan

semakin

bertambahnya

variasi

produk

Indomie,

mulai

dari

mie

goreng,

mie

soup,

mie

regional

(mie

dengan

variasi

rasa

sesuai

dengan

masakan

tradisional daerah-daerah Indonesia), mie premium, serta mie jumbo.

b. Price

Salah satu produknya yaitu Indomie, selain dapat dibeli perbungkus,

dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1 kardus berisi 30 atau

40 indomie.

Harga

Indomie

juga

sangat

murah

dan

terjangkau

bagi

semua

kalangan

masyarakat,

di

Indonesia,

perbungkus

indomie

dihargai

hanya sekitar Rp. 2.200,-.

c. Places

Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas di

Indonesia,

menembus

sampai

hampir

ke

setiap

sudut

kepualuan.

Jumlah

titik

stok

(gudang)

semakin

diperbanyak

secara

agresif

sejak

tahun

2005,

sehingga

mampu

menyediakan

penetrasi

yang

lebih

luas

melalui rantai suplai dan penghantaran.

Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail

yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat

melayani

masing-masing

area

geografis

dalam

waktu

yang

sesingkat

mungkin.

d.

Promotion

Promosi merupakan aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan

informasi tentang perusahaan dan produknya kepada konsumen sehinggga

menciptakan permintaan (Burnett, 2000). Untuk dapat mengkomunikasikan

produknya dengan efektif, perusahaan harus menentukan terlebih dahulu

pasar

sasarannya

promosi

seperti

(target

market)

dan

periklanan,

promosi

mengkombinasikan

penjualan,

hubungan

dengan

alat

masyarakat,

pemasaran langsung dan tenaga penjual sedemian rupa sehingga konsumen

dapat mengenal produk perusahaan dan tertarik untuk membeli produk

tersebut (Payne, 2000).

Promosi yang gencar dilakukan oleh Indofood dengan cara membuat

iklan yang dibintangin oleh artis yang sangat terkenal. Cara lain yang

dilakukan oleh Indofood adalah membuat jingle (lagu) dan tagline yang

sangat menarik bagi semua kalangan umur konsumen

II.3. Analisis Produk yang Dimiliki Perusahaan Beserta Posisinya Dalam

Pasar Dan Kompetitornya

A. Produk yang dimiliki oleh perusahaan Indofood

a. Mie Instan

Divisi Mi Instan memproduksi dan memasarkan berbagai produk mi

seperti bag noodles, cup noodles, mi telur dan bihun instan, serta merupakan

salah satu produsen mi instan terbesar di dunia dengan kapasitas lebih dari

16 miliar bungkus per tahun. Portofolio merek yang beragam meliputi

merek-merek seperti Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie, Pop

Bihun dan Mi Telur Cap 3 Ayam, melayani semua segmen pasar. Merek-

merek tersebut dikenal karena kualitasnya dan telah diterima dengan baik

oleh para konsumen, serta meraih berbagai penghargaan atas keunggulan

dan status mereknya.

Indofood menjalankan kegiatan penjualan dan pemasaran di pasar

internasional, ke lebih dari 60 negara seperti Belanda, Korea Selatan, Cina,

Filipina, Vietnam, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Australia, Selandia

Baru, Papua Nugini, Hong Kong, Yordania, Arab Saudi, dan Amerika

Serikat.

Indofood menawarkan

berbagai produk untuk

ekspor seperti mi,

makanan bayi, saus dan bumbu instan, tepung dan pasta, minyak dan lemak

nabati dengan kualitas dan keunggulan rasa tingkat tinggi bagi konsumen.

Semua produk indofood telah bersertifikat halal.

b. Produk Olahan Susu

Divisi Dairy dijalankan oleh PT Indolakto, anak perusahaan yang

68,57% sahamnya dimiliki oleh ICBP secara tidak langsung, dan merupakan

salah

satu

produsen

produk

dairy

terkemuka

di

Indonesia.

Produk-

produknya

meliputi

antara

lain

susu

kental

manis,

susu

ultra-high

temperature, susu steril dalam botol, susu pasteurisasi, susu bubuk, mentega

dan es krim.

Merek unggulannya, Indomilk, telah hadir di pasar selama lebih dari

40 tahun serta merupakan salah satu merek ternama di Indonesia. Merek-

merek lainnya termasuk Cap Enaak, Tiga Sapi, Indomilk Champ dan Calci

Skim

untuk

produk-produk

susu,

Indoeskrim untuk produk es krim.

c. Makanan Ringan

Orchid

Butter

untuk

mentega,

dan

Divisi Makanan Ringan terdiri dari unit usaha makanan ringan dan

biskuit. Unit usaha makanan ringan merupakan perusahaan patungan dengan

PepsiCo yang memproduksi makanan ringan modern dan tradisional seperti

keripik kentang, singkong dan tempe, kerupuk keriting, dan kerupuk udang

serta extruded snack yang dipasarkan dengan merek-merek Chitato, Lays,

Qtela, Cheetos dan JetZ yang memiliki posisi yang kuat di pasar. Unit usaha

biskuit dijalankan sendiri oleh ICBP, serta memproduksi berbagai merek

biskuit ditujukan bagi dua segmen pasar yang berbeda: Trenz bagi segmen

kaum muda dan Wonderland bagi segmen keluarga.

d.

Penyedap Makanan

Divisi Penyedap Makanan memproduksi produk-produk kuliner bagi

Grup

Indofood dan perusahaan

asosiasi, PT Nestlé Indofood Citarasa

Indonesia (“NICI”), yang merupakan perusahaan patungan dengan Nestlé

SA kecuali untuk produk dry-mix seasonings yang diproduksi sendiri oleh

NICI.

NICI memasarkan produk kuliner seperti kecap, saus sambal, saus

tomat, bumbu instan dan kaldu dengan merek Indofood, Piring Lombok,

Indofood Racik dan Maggi. Selain itu, Divisi ini juga menjalankan sendiri

kegiatan produksi dan pemasaran sirup dengan merek Indofood Freiss.

e. Nutrisi & Makanan Khusus

Divisi Nutrisi & Makanan Khusus memproduksi makanan-makanan

khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi para ibu hamil dan menyusui,

bayi, balita, anak-anak dan orang dewasa. Aneka ragam produk yang

dihasilkan meliputi bubur dan biskuit untuk bayi dan balita, cereal snacks

untuk anak-anak, minuman sereal untuk anak muda dan dewasa, serta

produk susu bagi para ibu.

Produk sereal dan biskuit untuk bayi dan balita ditujukan bagi dua

segmen pasar yang berbeda: Promina ditujukan bagi segmen menengah ke

atas, sementara merek SUN untuk segmen pasar yang lebih luas. Merek-

merek lain termasuk Govit untuk cereal snacks dan Provita untuk minuman

sereal.

f. Minuman

Divisi Minuman merupakan divisi terbaru dalam Grup CBP, sebagai

realisasi atas strategi untuk meraih peluang usaha baru dan meningkatkan

pertumbuhan

Perseroan.

ICBP

meraih

peluang

untuk

memasuki

pasar

minuman

non-alkohol

yang

tumbuh

pesat,

melalui

pendirian

anak

perusahaan patungan dengan Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte.

Ltd. (“Asahi”). Kedua anak perusahaan patungan dengan Asahi, yaitu PT

Asahi Indofood Beverage Makmur (“AIBM”) yang bergerak dalam bidang

produk minuman non-alkohol dan PT Indofood Asahi Sukses Beverage

(“IASB”) yang bergerak dalam bidang pemasaran minuman non-alkohol.

IASB telah meluncurkan merek pertamanya, Ichi Ocha, pada bulan

Desember

2013.

Pada

bulan

September

2013,

AIBM

dan

IASB

menyelesaikan

akuisisi

atas

100%

saham

di

PT

Prima

Cahaya

Indobeverages

(“PCIB”).

Dengan

demikian

melalui

exclusive

bottling

agreement, merek-merek PepsiCo termasuk Pepsi, 7Up dan Tropicana

Twister

melengkapi

portofolio

ICBP.

Selain

itu,

merek

PCIB

yaitu

Fruitamin dan Tekita juga masuk dalam portofolio Perseroan. Pada bulan

Januari 2014, AIBM dan IASB melalui anak-anak perusahaan patungannya

dengan PT Multi Bahagia, menyelesaikan akuisisi aset yang terkait dengan

kegiatan usaha air minum dalam kemasan dengan merek dagang Club di

Indonesia.

g. Kemasan

Divisi Kemasan terdiri dari dua unit usaha yaitu unit usaha kemasan

karton yang dijalankan oleh PT Surya Rengo Containers, anak perusahaan

ICBP, dan unit usaha kemasan fleksibel yang dijalankan sendiri oleh ICBP.

Divisi

Kemasan

merupakan

bagian

penting

dari

konsep

Total

Food

Solutions Indofood Divisi Kemasan memproduksi berbagai jenis kemasan

untuk memenuhi kebutuhan Grup Indofood, serta pelanggan pihak ketiga di

pasar dalam negeri maupun ekspor.

B. Posisi Produk yang dimiliki oleh Perusahaan Indofood dalam Pasar

Dalam analisis keunggulan dan posisi produk dalam pasar Indonesia,

saya akan menampilkan data pangsa pasar dari website www.topbrand-

award.com yang mengadakan survey tiap tahun untuk menentukan produk

apa saja yang menguasai pasar di Indonesia.

Berikut saya tampilkan beberapa produk yang dimiliki Indofood

beserta posisinya dalam pasar produk sejenisnya di Indonesia.

Produk merk makanan instan yang dimiliki Indofood salah satunya adalah

Indomie. Market share mie instan di Indonesia menurut survey dari top-

brand award tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Merk

TBI

TOP-BRAND

Indomie

75,9%

TOP

Mie Sedap

15,9%

TOP

Produk merk minyak goreng yang dimiliki Indofood salah satunya adalah

Bimoli. Market share minyak goreng di Indonesia menurut survey dari top-

brand award tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Merk

TBI

TOP-BRAND

Bimoli

48,2%

TOP

Filma

11,7%

TOP

Produk merk saus sambal yang dimiliki Indofood salah satunya adalah Saus

Sambal Indofood. Market share saus sambal di Indonesia menurut survey

dari top-brand award tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Merk

TBI

TOP-BRAND

ABC

67,0%

TOP

Indofood

18,9%

TOP

Produk merk tepung terigu yang dimiliki Indofood salah satunya adalah

Segitiga Biru dan Cakra Kembar. Market share tepung terigu di Indonesia

menurut survey dari top-brand award tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Merk

TBI

TOP-BRAND

Segitiga Biru

62,3%

TOP

Cakra Kembar

16,3%

TOP

Produk merk bumbu instan yang dimiliki Indofood salah satunya adalah

Bumbu Racik Indofood. Market share bumbu instan di Indonesia menurut

survey dari top-brand award tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Merk

TBI

TOP-BRAND

Indofood

32,9%

TOP

Sasa

21,0%

TOP

Berdasarkan data diatas, bisa disimpulkan bahwa hampir semua brand

produk dari Indofood sampai pada tahun 2015 merupakan market leader di

Indonesia. Hal inilah yang merupakan faktor penting dari keberhasilan

bisnis Indofoof secara keseluruhan.

II.4. Faktor-Faktor Utama Dalam Kesuksesan Perusahaan Indofood

Setiap kunci sukses dalam bisnis adalah dapat memenuhi permintaan

dan selera konsumen, dapat memasarkan produk dengan baik dan dapat

memanfaatkan peluang dari fenomena yang ada.

Ada tiga konsep strategis untuk mencapai keberhasilan perusahaan

dalam persaingan bisnis yaitu diferensiasi, keunggulan biaya, dan respon

terhadap persaingan yang bisa dijabarkan sebagai berikut:

a.

Diferensiasi.

Diferensiasi berhubungan dengan penyajian keunikan produk. Peluang

sebuah perusahaan untuk menciptakan keunikan dapat dilakukan pada

semua aktivitas perusahaan. Karena banyak produk menyertakan jasa dan

kebanyakan jasa memasukkan unsur produk, menciptakan keunikan benar-

benar hanya masalah imajinasi.

Indofood terbukti melakukan diferensiasi produknya secara intens

dengan memproduksi puluhan rasa dalam satu produk misalnya untuk

produk mie instan yang mereka miliki yaitu Indomie. Departemen riset dan

pengembangan Indofood secara proaktif mencari apa saja yang diinginkan

pasar, sehingga harapan mereka untuk selalu selangkah didepan kompetitor

dapat terwujud.

b. Keunggulan Biaya.

Keunggulan

biaya

dapat

diartikan

mencapai

nilai

maksimum

sebagaimana yang diinginkan pelanggan. Strategi biaya rendah tidak berarti

nilai atau kualitas barang menjadi rendah. Salah satu pemicu strategi biaya

rendah adalah fasilitas yang dimanfaatkan secara efektif. Perusahaan yang

menggunakan strategi biaya rendah memahami hal ini dan memanfaatkan

sumber dayanya secara efektif. Dengan mengidentifikasikan ukuran optimal

perusahaan dapat menyebarkan biaya pada unit-unitnya untuk menurunkan

biaya dan menjadikannya unggul.

Indofood

memiliki

integrasi

bisnis

dari

hulu

ke

hilir,

sehingga

keunggulan biaya sudah tentu diperoleh. Mereka memproduksi bahan baku

sendiri,

memprosesnya,

hingga

mendistribusikan

produknya

sendiri

sehingga terciptalah biaya produk yang rendah dan dapat selalu bersaing di

pasar meskipun di tengah tekanan dari produk substitusi yang diproduksi

dan dipasarkan oleh kompetitor-kompetitor mereka.

Kunci dari keberhasilan integrasi bisnis Indofood ada pada modal

mereka yang besar. Modal mereka yang besar adalah hasil dari keuntungan

yang didapatkan selama bertahun tahun dan performa perusahaan yang

sangat baik dari tahun ke tahun dan ini terbukti dari penghargaan yang

mereka dapatkan yaitu top performance company dalam industri makanan

dan minuman selama beberapa tahun yang diberikan oleh OJK.

c. Responsif dan proaktif terhadap persaingan.

Respon

merupakan

keseluruhan

nilai

yang

terkait

dengan

pengembangan dan pengantaran barang yang tepat waktu, penjadwalan yang

dapat diandalkan, dan kinerja yang fleksibel. Respon yang fleksibel dapat

dianggap sebagai kemampuan memenuhi perubahan yang terjadi di pasar

dimana terjadi pembaruan rancangan dan fluktuasi volume.

Respon Indofood dalam perwujudan barang ke tangan konsumen

sangat didukung oleh integrasi bisnis yang dimiliki oleh Indofood. Jaringan

distribusi

yang

menjadi

terbesar

di

Indonesia

sangat

jelas

menopang

permasalahan terlambatnya penyampaian produk ke konsumen. Departemen

riset dan pengembangan

Indofood juga tak henti-hentinya menyambut

keinginan konsumen sebagai perwujudan prinsip proaktif dalam bisnis

Indofood.

Dari

ketiga

konsep

strategi

tersebut

diatas,

Indofood

memiliki

semuanya. Diferensiasi produk dibuktikan dengan memproduksi produk

berbagai rasa dan berbagai bentuk. Contohnya mie instan hasil produksi

Indofood diproduksi dalam berbagai rasa bahkan diproduksi dalam dalam

bentuk cup. Diferensiasi produk yang dilakukan oleh Indofood dilakukan

untuk memenangkan persaingan hingga menguasai pangsa pasar.

Keunggulan

biaya

dibuktikan

Indofood

dengan

memproduksi

produknya dengan harga yang lebih murah karena Indofood menguasai

semua

proses

produksi

mulai

dari

hulu

sampai

ke

hilir.

Indofood

memproduksi

bahan

bakunya

sendiri,

memprosesnya,

hingga

mendistribusikannya sendiri sehingga dicapai biaya produksi yang rendah.

Respon

terhadap

pasar

juga

dilakukan

Indofood

dengan

cara

mengeluarkan produk produk yang sesuai dengan selera pasar. Departemen

riset dan pengembangan Indofood secara rutin melakukan penelitian pasar

sehingga produk yang akan dibuat sesuai dengan permintaan pasar. Respon

Indofood terhadap pasar juga tercermin dari kegiatan antisipatif untuk

menghadapi produk lain sejenis, dari menelurkan produk yang lebih murah,

atau produk yang lebih berkualitas dari segi rasa maupun kelengkapan

spesifikasi produk yang lebih unggul dari produk saingan.

III.

KESIMPULAN

Dalam beberapa dekade ini Indofood telah bertransformasi menjadi

sebuah perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional yang

mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi

dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di

rak para pedagang eceran.

Manajemen produk Indofood adalah orientasi pasar, dimana produksi

yang dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan permintaan pasar.

Perusahaan selalu berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam

kuantitas maupun kualitas produk. Oleh karena itu, perusahaan selalu

mengembangkan inovasi guna memenuhi kepuasan pelanggan, khususnya

selera konsumen.

Indofood meraih kesuksesan sedemikian rupa karena memiliki lima

faktor kunci keberhasilan perusahaan yaitu bisnis Indofood yang terintegrasi

dari hulu ke hilir, mulai penyedia bahan baku hi9ngga distribusi, strategi

yang

dijalankan

perusahaan

seperti

strategi

pemasaran

dan

strategi

manajemen produk dilakukan dengan sangat baik, sumberdaya manusia

yang berkualitas serta teknologi yang baik, tata kelola perusahaan dan

struktur perusahaan

pemimpin pasar.

yang baik, serta hampir semua

IV. DAFTAR PUSTAKA

produknya adalah

Anonim (2015). Annual Report Indofood 2015

Arthur Thompson, Margaret Peteraf, John Gamble, A. J. Strickland III

(2012). Crafting and Executing Strategy. Mc Graw Hill, 18th edition.

Kotler, Philip

dan

Gary

Amstrong. ( 1986 ). Manajemen Pemasaran

Analisa, Perencanaan dan Pengendalian. Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Website resmi Indofood : www.indofood.com

Website resmi Top-Brand : www.topbrand-award.com