Anda di halaman 1dari 15

SMK N 1 PADANG

KELISTRIKAN OTOMOTIF

JOBSHEET

Jurusan :
Teknik Otomotif
Mata Pelajaran :
Kelistrikan Otomotif
Kelas Smester :
XI / IV

PEMBONGKARAN,

TKR (020)

I.

PEMERIKSAAN
DAN PEMASANG
MOTOR STATER

K Kopetensi :
020 KK 19
Guru M. Pelajaran :
Alfridho Leoparin

Tujuan
a. Agar siswa mampu mengenal komponen- komponen Stater.
b. Agar siswa mampu menganalisa kerusakan pada komponen Stater.
c. Agar siswa mampu membongkar dan memasang Stater

II.

Alat Dan Bahan


a. 1 unit Motor Stater.
b. 1 unit Tool set.
c. Kabel.
d. Multimeter.
e. Jangka Sorong.

III.

Keselamatan Kerja
a. Menggunakan pakai pratikum saat pratikum berlangsung
b. Menggunakan alat dan bahan sesuai fungsinya
c. Tempatkan peralatan dan beanda kerja pada tempat yang aman
d. Bekerja berdasarkan panduan dari guru pembimbing dan buku panduan.
e. Jangan bercansa saat praktek.

IV.

Teori Singkat
Motor starter adalah suatu komponen dalam sistem starter mobil yang
berfungsi untuk mengubah energi listrik dari baterai (aki) menjadi energi gerak
(mekanik) putar yang akan digunakan untuk memutar fly wheel pertama kali,
yang dibutuhkan mesin tersebut untuk hidup atau melakukan siklus kerjanya.
Berikut ini komponen komponen dari motor starter :
1. Selenoid

8. Armature

2. Yoke dan pole core

9. Field coil

3. Brush (sikat arang)

10. Armature breake

4. Drive Lever (Tuas Penggerak)

11. Kopling stater

5. Gigi pinion

6. Reduction Gear (tipe reduksi)


7. Planetari Gear (Tipe Planetary)

V.

Langkah Kerja
A. Langkah Pembongkaran
Lepas Komponen berikut seperti urutan pada gambar.

B. Langkah pemeriksaan
1. Armature Coil
Periksa

adanya

open

menggunakan multimeter,

sirkuit

pada

periksa adanya

armature

coil.

Dengan

hubungan antar

segmen

komutator.

Ctt : Jika tidak ada hubungan di antara segmen, berarti armatur sudah rusak,
ganti armatur.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

2. Periksa armature coil terhadap massa


Dengan menuggunakan multimeter, periksa bahwa tidak adanya hubungan
antar komutator dan armature coil core.

Ctt : Jika terdapat hubungan, ganti armature.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

3. Periksa diameter Komutator


Dengan menggunakan jangka sorong, ukur diameter komutator

Diameter standar

: 28.0 mm

Diameter minimun

: 27.00 mm

Jik diameternya kurang dari diameter minimum maka ganti armature.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

4. Field frame ( field coil) :


Dengan menggunakan multimeter, periksa bahwa terdapat hubungan antara
kabel lead dan field coil brush lead.

Ctt: Jika tidak ada hubungan, ganti field frame

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

5. Periksa field coil terhadap masa


Dengan menggunakan multimeter, periksa tidak adanya hubungan antara
ujung field coil dan field frame.

Ctt : Jika terdapat hubungan , perbaiki atau ganti field frame.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

6. Brush
Periksa panjang brush
Dengan menggunakan jangka sorong, ukur panjang brush.

Panjang standar

: 14.00 mm

Panjang minimum : 9.0 mm


Jika panjangnya kurang dari panjang minimum, maka pemegang brush dan
field frame.
Hasil Pemeriksaan :

Brush (+) ............................dan.......................


Brush ( - ) ............................dan ........................

7. Periksa insulasi pemegang brush


Dengan menggunakan multimeter, hubungan pemegang brush (+) dengan
pemegang brush (-).

Ctt : periksa tidak adanya hubungan.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

8. Periksa stater clutch.


Putar roda gigi pinion gear searah jarum jam, apabila pinion gear berutar
berarti masih bagus, kemuadian putar pinion gear berlawanan arah jarum
jam, apabila pinion gear terkunci berarti masih baik, dan apabila pinion gear
tidak terkunci maka ganti motor stater

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

9. Perika plunyer pada magnetic swicth.


Tekan plunyer kedalam kemudian lepaskan, jika plunyer kembali ke keadaan
semula berarti magnetic swicth masih masih baik, kalau tidak ganti magnetic
swicth.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

10. Pemeriksaan pull-in coil


Dengan menggunakan multimeter, hubungkan antara terminal 50 dengan
terminal c. Jika tidak ada hubungan, ganti magnetic swicth.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

11. Pemeriksaan hold-in coil


Dengan menggunakan multimeter, hubungkan antara terminal 50 dengan
terminal bodi stater. Jika tidak ada hubungan, ganti magnetic swicth.

Hasil Pemeriksaan : .........................................................

C. Pemasangan Kembali
Pasang Komponen berikut seperti urutan pada gambar.

SMK N 1 PADANG

KELISTRIKAN OTOMOTIF

Jurusan :
Teknik Otomotif
Mata Pelajaran :
Kelistrikan Otomotif
Kelas Smester :
XI / IV
I.

JOBSHEET
TKR (020)

PENGETESAN
KEMAMPUAN KERJA
MOTOR STATER

K Kopetensi :
020 KK 19
Guru M. Pelajaran :
Alfridho Leoparin

Tujuan
a. Agar siswa mampu Melakukan pengetesan Motor Stater
b. Agar siswa mampu menganalisa kerusakan pada Motor Stater.

II.

Alat Dan Bahan


a. 1 unit Motor Stater.
b. 1 unit Tool set.
c. Kabel.
d. Multimeter.
e. Batrai

III.

Keselamatan Kerja
a. Menggunakan pakai pratikum saat pratikum berlangsung
b. Menggunakan alat dan bahan sesuai fungsinya
c. Tempatkan peralatan dan beanda kerja pada tempat yang aman
d. Bekerja berdasarkan panduan dari guru pembimbing dan buku panduan.
e. Jangan bercansa saat praktek.

IV.

Teori Singkat
Motor starter adalah suatu komponen dalam sistem starter mobil yang
berfungsi untuk mengubah energi listrik dari baterai (aki) menjadi energi gerak
(mekanik) putar yang akan digunakan untuk memutar fly wheel pertama kali,
yang dibutuhkan mesin tersebut untuk hidup atau melakukan siklus kerjanya.
Berikut ini komponen komponen dari motor starter :
8. Selenoid

8. Armature

9. Yoke dan pole core

9. Field coil

10. Brush (sikat arang)

10. Armature breake

11. Drive Lever (Tuas Penggerak)

11. Kopling stater

12. Gigi pinion

V.

gkah Kerja
Pengetesan dilakukan maksimal 5 dekit.
1. Pengetesan selenoid
a. Pengertesan Pull-in Coil (Dorongan)

Lepaskan Kabel field coil dari Terminal C

Hubungkan (-) batrai dengan terminal Bodi Stater

Hubungkan (-) batrai dengan terminal Terminal C

Hubungkan (+) batrai dengan Terminal 50 kemudian lepaskan.


Ctt :
Perhatikan, apabila pinion gear terdorong keluar keluar, berarti
Pull-in coil masih bagus.

Hasil Pemeriksaan : ...................................


b. Pengetesan Hold-in Coil (Tahanan)

Seperti langkah di atas

Hubungkan (-) batrai dengan terminal Bodi Stater

Hubungkan (+) batrai dengan Terminal 50

Hubungkan (-) batrai dengan Terminal 30 kemudian lepaskan.

Ctt :
Perhatikan, apabila pinion gear Tertahan di keluar, berarti Holdin coil masih bagus.

Hasil Pemeriksaan : ...................................

2. Pengetesan Motor Stater

Pasang kabel Field Coil ke Terminal C


Hubungkan (+) batrai ke Terminal C
Hubungkan (-) batrai ke Bodi Stater
Hubungkan Terminal 50 dengan (+) Batrai kemudian lepaskan
Ctt :
Perhatikan, apabila pinion gear berputar keluar berarti motor stater
masih bagus.
Hasil Pemeriksaan : ...................................

SMK N 1 PADANG

KELISTRIKAN OTOMOTIF

Jurusan :
Teknik Otomotif
Mata Pelajaran :
Kelistrikan Otomotif
Kelas Smester :
XI / IV
I.

JOBSHEET
TKR (020)

MERANGKAI SISTEM
STATER

K Kopetensi :
020 KK 19
Guru M. Pelajaran :
Alfridho Leoparin

Tujuan
a. Agar siswa mampu Merangkai Sistem Stater.

II.

Alat Dan Bahan


a. 1 unit Motor Stater.
b. 1 unit Tool set.
c. Kabel.
d. Batrai.

III.

Keselamatan Kerja
a. Menggunakan pakai pratikum saat pratikum berlangsung
b. Menggunakan alat dan bahan sesuai fungsinya
c. Tempatkan peralatan dan beanda kerja pada tempat yang aman
d. Bekerja berdasarkan panduan dari guru pembimbing dan buku panduan.
e. Jangan bercansa saat praktek.

IV.

Teori Singkat
Motor starter adalah suatu komponen dalam sistem starter mobil yang
berfungsi untuk mengubah energi listrik dari baterai (aki) menjadi energi gerak
(mekanik) putar yang akan digunakan untuk memutar fly wheel pertama kali,
yang dibutuhkan mesin tersebut untuk hidup atau melakukan siklus kerjanya.
Berikut ini komponen komponen dari motor starter :
13. Selenoid

8. Armature

14. Yoke dan pole core

9. Field coil

15. Brush (sikat arang)

10. Armature breake

16. Drive Lever (Tuas Penggerak)

11. Kopling stater

17. Gigi pinion

V.

Rangkailah Motor stater seperti wiring diagram dibawah ini

SISTEM STATER