Anda di halaman 1dari 36

PROPOSAL KEGIATAN

MUSYAWARAH MUFAKAT RUKUN WARGA (MMRW)


DI RW 15 DUSUN KENDALSARI
KELURAHAN LOWOKWARU, MALANG

Disusun Oleh:
Kelompok II K3LN
Arif Dika Mahendra

115070207131019

Saifullah Alfaruqi

14

Hadiyan Raditya

140070300011056

Siti Sulaicha

115070213131001

Lailatul Purwasih

140070300011060

Kartika Puspa

140070300011166

Icca Presilia
Nurul Amborowati

140070300011165

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2015

RANCANGAN KEGIATAN MMRW


(MUSYAWARAH MUFAKAT RUKUN WARGA)
RW 15 RT 01, 02, 03, 04, 05, 06 KELURAHAN LOWOKWARU
A. LATAR BELAKANG
Komunitas

adalah

sekelompok

masyarakat

yang

mempunyai

persamaan nilai, perhatian, yang merupakan kelompok khusus dengan batasbatas geografi yang jelas, dengan norma dan nilai yang telah melembaga
(Sumijatun, 2006). Sehat menurut WHO, adalah suatu keadaan sehat
jasmani, rohani dan social yang merupakan aspek positif dan tidak hanya
bebas dari penyakit serta kecacatan yang merupakan aspek negative.
Kesehatan masyarakat adalah suatu bidang ilmu kesehatan yang mempelajari
tentang cara bagaimana memberdayakan masyarakat agar mereka mampu
memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan di lingkungan tempat tinggal
mereka. Kesehatan komunitas merupakan perpaduan antara komunitas dan
kesehatan masyarakat dengan dukungan peran serta masyarakat secara aktif
serta

mengutamakan

pelayanan

promotif

dan

preventif

secara

berkesinambungan tanpa mengabaikan perawatan kuratif dan rehabilitative


secara menyeluruh dan terpadu (Mubarak 2006).
Praktek klinik keperawatan komunitas bertujuan untuk meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat yang ditujukan pada individu, keluarga,
kelompok, dan masyarakat. Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas)
adalah unit fungsional pelayanan kesehatan terdepan sebagai unit pelaksana
teknis yang melaksanakan upaya penyuluhan, penanganan kasus-kasus
penyakit di wilayah kerjanya secara terpadu, dan terkoordinasi. Salah satu
daerah yang menjadi cakupan wilayah kerja Puskesmas Kendalsari adalah
RW 15 Kelurahan Lowokwaru yang terdiri atas 6 rukun tetangga. Data
penduduk yang didapat dari kantor kelurahan terdapat 1611 jiwa. Data dari
kader posyandu yang sekaligus merupakan ketua RW 15 didapatkan bahwa
dari jumlah sampel RW 15, didapatkan 78 keluarga, dan 58% keluarga
mempunyai tekanan darah > 140/90 mmHg. Dari persentase tersebut,
terdapat 37 keluarga dipastikan memiliki resiko tinggi penyakit hipertensi dan
sisanya sudah mengidap penyakit hipertensi yang sudah menahun dan
komplikasi.

Salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat yaitu kurangnya


masyarakat dalam pengendalian penyakit dan akses terhadap pelayanan
kesehatan. Dalam hal ini, pemerintah Indonesia melalui Pogram Sehat
Indonesia 2015-2019 melakukan upaya
Berdasarkan hasil pengkajian kuesioner atau penjaringan pertama,
didapatkan bahwa masalah utama yang menyebabkan tekanan darah pada
keluarga dengan hipertensi adalah pengetahuan warga tentang hipertensi.
Untuk mengatasi hal ini, perawat perlu melakukan pendekatan khusus guna
mencapai target yang diharapkan dalam menciptakan kondisi keluarga yang
sadar hipertensi, patuh terhadap diet, olahraga dan pengobatan. Oleh karena
itu, pada kesempatan profesi ini, kami berupaya untuk memberikan asuhan
atau kelolaan pada keluarga dengan hipertensi di wilayah RW 15 Kelurahan
Lowokwaru dengan harapan akan meningkatkan kualitas penatalaksanaan
hipertensi

dan

pencegahan

terhadap

komplikasi

hipertensi.

Untuk

mencapainya, maka dilakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi yang


meliputi definisi, penyebab, dan penatalaksanaan hipertensi serta membantu
keluarga untuk menerapkan informasi yang telah didapat dalam kehidupan
sehari-hari melalui kegiatan musyawarah dengan warga
Musyawarah
mensosialisasikan

masyarakat
data

hasil

rukun
pengkajian

warga

bertujuan

komunitas,

untuk

mendiskusikan

permasalahan yang ada di RW 15 yang dihadiri oleh kader dan perwakilan RT.
Dalam proses musyawarah dan diskusi, para kader serta perwakilan RT
mampu mengidentifikasi, merumuskan masalah kesehatan yang ada di RW
15 dan merencanakan intervensi terhadap masalah kesehatan.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Menyepakati perencanaan kegiatan untuk mencegah dan menanggulangi
penyakit Hipertensi beserta komplikasinya di RW 15 Dusun Kendal Sari
Kelurahan Lowokwaru Malang.
2. Tujuan Khusus
Adapun tujuan khusus dilaksanakannya Musyawarah Masyarakat Rukun
Warga (MMRW) ini adalah sebagai berikut:

Masyarakat dapat memahami masalah kesehatan yang sedang terjadi


di RW 15 Dusun Kendal Sari Kelurahan Lowokwaru Malang.

Menetapkan masalah kesehatan yang akan diberikan tindak lanjut di


RW 15 Dusun Kendal Sari Kelurahan Lowokwaru Malang.

Menyepakati masalah kesehatan yang akan diberikan program


kegiatan

penanggulangan

dan

pencegahan

Hipertensi

beserta

komplikasinya di RW 15 Dusun Kendal Sari Kelurahan Lowokwaru


Malang.
-

Menyepakati program kerja untuk menyelesaikan masalah kesehatan


utama di RW 15

Menyepakati

pembentukan

kelompok

kerja

(pokja)

untuk

menyelesaikan masalah kesehatan di RW 15.

C. MATERI (Terlampir)
D. SASARAN KEGIATAN
Adapun kegiatan ini ditujukan kepada:
1. Perangkat Desa Kendal Sari, Malang
2. Warga RW 15 Kelurahan Lowokwaru, Malang
3. Petugas Puskesmas Kendal Sari

E. WAKTU DAN TEMPAT


Hari/Tanggal

: Sabtu, 12September 2015

Pukul

: 19.00

Lokasi

: Balai RT 6, Malang

F. METODE
Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan
tanya jawab. Penjelasan maksut dan tujuan kegiatan MMRW oleh ketua RW
15, dilanjutkan penjelasan mengenai masalah kesehatan yang sedang terjadi
di wilayah tersebut berdasarkan data hasil pengkajian(yaitu masalah
Hipertensi),Setelah penjelasan selesai, peserta MMRW saling berdiskusi
untuk

menyepakati

dan

merumuskan

perencanaan

kegiatan

untuk

menanggulangi masalah Hipertensi, ditambah dengan saran dan masukan


dari pihak Puskesmas Kendalsari.

G. STRUKTUR KEPANITIAAN
Ketua

: Arif Dika Mahendra

Sekretaris

: Nurul Amborowati

Bendahara

: Icca Prescilia

Sie. Acara

:
-

Lailatul Purwasih Putri (Presentator)

Kartika Puspa

Sie. Kestari

: Siti Sulaicha

Sie.Konsumsi

: Icca prescilia

Sie.PDDM

: Hadiyan

Sie. Humas

: Arif Dika

Sie. Perkap

: Saifullah

H. ANGGARAN DANA
Pemasukan
Iuran Anggota 8 x Rp.50.000,00

=Rp. 400.000,00

Pengeluaran

Kacang 1 kg

= Rp. 20.000,00

Gorengan

= Rp. 20.000,00

Minuman air mineral

= Rp. 17.000,00

Kertas A4 70 gram

= Rp. 30.000,00

Fotocopi undangan 20 lembar x Rp.150,00

= Rp. 3.000,00

Total

Rp. 90.000,00

I. MEDIA
Media yang digunakan dalam kegiatan MMRW ini adalah LCD dan laptop.

J. EVALUASI KEGIATAN
Evaluasi Struktur
Waktu pelaksanaan MMRW dimulai dari jam 20.00 WIB s/d 22.45 WIB di
Balai RT 06.

Jumlah peserta dalam MMRW sebanyak 15 orang. Kehadiran

masyarakat mencapai 75% dilihat dari absensi kegiatan


Evaluasi Proses
1. Masyarakat antusias dalam mengikuti rangkaian MMRW
2. Peserta memperhatikan materi yang di sampaikan dalam MMRW
3. Masyarakat aktif memberikan pendapat dan sanggahan terkait masalah
kesehatan
4. Masyarakat mengajukan solusi penyelesaian masalah kesehatan yang
disetujui bersama
5. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat saat MMRW berlangsung
Evaluasi Hasil
1. Masyarakat memahami dan menyepakati masalah kesehatan yang terjadi
di desa
2. Masyarakat menyepakati program kegiatan kesehatan yang telah
diajukan baik dari masyarakat maupun dari kelompok
3. Tersusunya program kegiatan untuk penyelesaian masalah

LAMPIRAN 1 TABULASI DATA HASIL PENGKAJIAN


Data Hasil Winshield Survey
Berdasarkan winshield survey melalui observasi, didapatkan data
keadaan

lingkungan fisik RW 15 kelurahan Lowokwaru sebagai berikut:

pemukiman rumah penduduk RW 15 saling berdempetan satu sama lain.


Sebagian besar ventilasi rumah penduduk berasal dari jendela ruang tamu atau
ruang keluarga. Karena rumah yang berdempetan, sebagian besar rumah
penduduk tidak memiliki jendela pada kamar tidur. Sebagian besar rumah
penduduk permanen, tidak mempunyai pekarangan, halaman rumah rata-rata
adalah jalan. Kondisi Jalan di RW 15 cukup bagus dengan di paving, tidak ada
jalan yang berlubang ataupun paving yang terlepas. Jalan cukup rata tidak ada
tanjakan maupun turunan, kecuali daerah perbatasan dengan RW

9,

yangjalannya menurun. Sebagian besar didepan rumah penduduk terdapat


tempat sampah untuk sampah rumah tangga. Kondisi lingkungan cukup bersih,
Tidak terlihat sampah berserakan dimana-mana. Terdapat papan pengumuman
atau papan informasi di RW 15 ini, hanya saja tidak ada informasi yang dipasang
dan ditempelkan disana. Sumber air penduduk ada yang menggunakan sumur
yang terletak dibelakang atau disamping rumah mereka, sebagian besar
penduduk menggunakan sanyu, sementara yang lain menggunakan PDAM.
Terdapat musholla dibeberapa RT 4 sebagai tempat ibadah, aula pertemuan di
RT 6.
Data Hasil Wawancara
Berdasarkan wawancara dengan ketua RW, RT, dan para kader di RW
15, didapatkan data: penduduk RW 15 sebagian besar berprofesi sebagai
pedagang (sayur, kue-kue), beberapa sebagai kuli bangunan dan PNS.
Penduduk sebagian besar adalah suku madura. Di setiap RT sudah terbentuk
kader yang dikoordinir oleh ibu RT yang juga menjabat sebagai kader. Kegiatan
yang dilakukan berupa posyandu lansia (di minggu ke empat), posyandu balita
(minggu ke 4), posbindu (minggu ke 2). Selain kegiatan kader, di RW 15 ini, juga
terdapat kelompok karang taruna yang beranggotakan anak-anak remaja.
Namun saat ini belum aktif lagi setelah bulan agustus kemarin. Disetiap RT
setiap bulannya rutin melakukan pertemuan, dari golongan bapak-bapak dalam

bentuk tahlilan dari golongan ibu-ibu dalam bentuk arisan. Pertemuan satu RW
juga dilakukan setiap bulannya berupa perkumpulan PKK dan tahlilan RW. Pada
kegiatan posyandu baik lansia maupun balita, tidak semua penduduk datang,
ada beberapa penduduk dengan kelas ekonomi menengah keatas yang tidak
mau datang ke posyandu. Sebagian besar masalah yang muncul adalah
hipertensi, sebelumnya juga ada masalah kesehatan DBD dan cikungunya,
namun sekarang sudah teratasi.
Data Literatur

Dari data yang sudah didapat dari kelurahan lowokwaru tiga bulan
terakhir, terdapat 13 orang yang meninggal pada bulan Juni, 12 orang
meninggal bulan juli dan 14 orang meninggal bulan agustus. sedangkan
jumlah kematian selama tahun 2015 sampai saat ini terdapat 99 orang.
Untuk angka kelahiran sesuai dengan data yang terdapat pada
kelurahan lowokwaru terdapat 15 bayi lahir pada bulan Juni, 14 bayi pada
bulan Juli dan 22 bayi pada bulan Agustus. jumlah total kelahiran pada
tahun 2015 sampai saat ini sebesar 132 orang.
Puskesmas kendalsari akan merencenakan program - program
kesehatan khususnya untuk penyakit hipertensi dimana program ini akan
dilaksanakan dengan arahan dari BPJS. Detail program untuk hipertensi
ini masih akan dibicarakan lebih lanjut agar program tersebut bisa berjalan
secara efektif dan efisien.
Monografi Kelurahan Lowokwaru
1. Luas wilayah

: 15629 Ha

2. Tipologi Kelurahan

: jasa dan perdagangan

3. Jumlah penduduk

: 19.325 jiwa 6012 KK

Laki-laki

: 9401 jiwa

Perempuan

: 9924 jiwa

Usia 0 15 tahun

: 1720 jiwa

Usia 15 65

: 5861 jiwa

Usia 65 keatas

: 1725 jiwa

4. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan

Jumlah pengurus

: 9 orang

Jumlah anggota

: 20 orang

Jumlah kegiatan per bulan

: 3 kegiatan

5. PKK
-

Jumlah pengurus

: 22 orang

Jumlah anggota

: 60 orang

Jumlah kegiatan per bulan

: 1 kegiatan

Jumlah buku administrasi yang dikelola

: 14 buah

6. Karang Taruna
-

Jumlah karang taruna

:9

Jenis karang taruna

:2

Jumlah pengurus rata-rata

: 19 orang

7. Lembaga kemasyarakatan lainnya


-

Pokmas wahana

: 9 orang

Paguyuban kader lingkungan

: 24 orang

Karang werdha

: 29 orang

Kelompok kerja kelurahan sehat

: 13 orang

Paguyuban kader posyandu

: 19 orang

8. Sarana Prasarana
a. Kantor kelurahan

: permanen

b. Prasarana kesehatan
-

Puskesmas

: tidak

UKBM (Posyandu)

: 8 buah

Poliklinik/ balai pelayanan masyarakat

: 2 buah

c. Prasarana pendidikan
-

Gedung sekolah PAUD

: ada

Gedung Sekolah TK

: 3 buah

Gedung Sekolah SD

: 4 buah

Gedung Sekolah SMP

: 1 buah

Gedung Sekolah SMA

: 1 buah

Gedung Perguruan Tinggi

: - buah

d. Prasarana ibadah
-

Masjid

: 4 buah

Mushola

: 14 buah

Gereja

: 3 buah

Pura

: 0 buah

Vihara

: 0 buah

Klenteng

: 0 buah

e. Prasarana umum
-

Olahraga

: 0 buah

Kesenian/ budaya

: 0 buah

Balai pertemuan

: 8 buah

Lainnya

: 0 buah

Peta Wilayah Kelurahan Lowokwaru

Keterangan :
1. Lebaksari Rw 1
2. Punten Rw 2
3. Sarangan Rw 3
4. Letjen Sutoyo Rw 4
5. Selorejo Rw 8
6. Selorejo atas Rw 15
7. Setaman Rw 09/11
8. Nusa Indah Rw 9
9. Flamboyan Rw 13
10. Gilimanu Rw 10
11. Makam Samaan Rw 14
12. Barat Pasar
13. Lebaksari Rw 1
14. Finish

Data Sampel Populasi


Teknik

pengambilan

sampel

adalah

simple

random

sampling

Perhitungan jumlah sampel dengan menggunakan rumus pengambilan sampel


Slovin, sebagai berikut :

n=

N
2
1+(N e )

Keterangan : N = jumlah populasi


n = jumlah sampel
e = nilai presisi/ error tolerance 90% atau sig. 0,1
Berdasarkan data dari kelurahan Lowokwaru, pada RW 15 terdapat 6
Rukun Tetangga dan terdapat 359 kepala keluarga. Sehingga didapatkan nilai n
sebagai berikut :

n=

N
2
1+(N 0,1 )

n=

359
2
1+(359 0,1 )

n=

359
1+(3,59)

n=

359
4,59

n=78,21 (78 Kepala keluarga dibagi 6 rukun tetangga = 13 keluarga)

Jadi, jumlah sampel dalam pengambilan samel kuisioner tiap rukun


tetangga adalah 13 keluarga dengan jumlah total 24 kepala keluarga.

Data Rumah Sehat

Berdasarkan data rumah sehat yang diambil dari 80 rumah di RW 15, didapatkan
bahwa :

Penilaian Rumah Sehat


Rumah sehat
Rumah Tidak
sehat

18%

83%

Data Hasil Kuisioner


Usia

Usia
9%
37%
20-40 tahun
41-60 tahun

>60 tahun

54%

Berdasarkan Diagram tersebut menunjukkan bahwa dari 78 keluarga,


sebanyak 9% (7 keluarga) warga RW 15 kelurahan Lowokwaru berusia 20-40
tahun, 54% (42 keluarga) berusia 41-60 tahun dan sisanya yaitu berusia >60
tahun sebanyak 37% (36 keluarga).
Jenis kelamin

Jenis kelamin
36%
Perempuan

Laki-laki
64%

Dari diagram di atas dapat diketahui bahwa sebagian besar warga RW 15


Kelurahan Lowokwaru sebagian besar responden yang mengisi kuisioner yaitu
64% (50 orang) berjenis kelamin perempuan dan sisanya 36% (28 keluarga)
adalah laki-laki.

Pekerjaan
29%

6%

PNS
14%

Karyawan
Wiraswasta

51%

Tidak Bekerja

Pekerjaan
Diagram tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 51% (40 keluarga)
warga RW 15 kelurahan Lowokwaru bekerja sebagai wiraswasta, 29% (23
keluarga) tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga, 14% (15 keluarga)
sebagai karyawan dan 6% sebagai PNS atau pensiunan.

Pendidikan terakhir

Pendidikan terakhir
8%
SD

35% SMP

31%
SMA

PT

26%

Dari diagram di atas dapat diketahui bahwa sebagian besar warga RW 15


Kelurahan Lowokwaru sebagian yaitu sebanyak 31% (24 keluarga) pendidikan
terakhir SD, 26% (20 keluarga) lulusan SMP, 35% (27 keluarga) lulusan SMA dan
8% (7 keluarga) dari perguruan tinggi.
Tekanan darah

Tekanan darah

<140/90 mmHg
58%

42% mmHg
>140/90

Diagram tersebut menunjukkan bahwasebagian besar yaitu sebanyak


58% (45 keluarga) tekanan darah warga RW 15 kelurahan Lowokwaru
mempunyai tekanan darah >140/90 mmHg dan sebanyak 42% (33 keluarga)
mempunyai tekanan darah <140/90 mmHg.

Jenis penyakit

riwayat penyakit 3 bulan terakhir


hipertensi
diare

14%
22%
4%

DBD/cikungunya
59%

lain-lain
tdk jawab

1%

Berdasarkan diagram diatas, dari 78 orang/ keluarga59% (46 orang)


menderita hipertensi dalam 3 bulan terakhir, 1% (1 orang) mengalami diare, 4%
(3 orang) mengalami DBD atau cikungunya, sementara 22% lainya atau 17
orang mengalami keluhan lain seperti linu-linu dan asam urat, sisanya 14% (11
orang) tidak menjawab pertanyaan.
Riwayat penyakit

riwayat penyakit kronis


hipertensi

14%
27%

kencing manis
55%

4%

lain-lain
tidak menjawab

Berdasarkan diagram diatas, dari 78 orang/ keluarga55% (43 orang)


memiliki hipertensi, 4% (3 orang) memiliki kencing manis atau DM, 27% (21
orang) memiliki penyakit kronis lain seperti asam urat dan kolesterol, sedangkan
sisanya 14% (11 orang) tidak menjawab.
Penghasilan Perbulan

penghasilan/ bulan

31%

Rp. 250.000

4%

Rp. 250.000-500.000
41%

17%

8%

Rp. 500.000- 1 juta


Rp. 1-1,5 juta
> 1 juta

Berdasarkan diagram diatas,dari 78 orang/ keluarga 4% (3 orang)


mempunyai penghasilan perbulan sekitar Rp. 250.000, 41% (32 orang)
berpenghasilan Rp. 250.000-500.000 per bulan, 8% (6 orang) berpenghasilan
Rp. 500.000-1 juta perbulan, 16% (13 orang) dengan penghasilan per bulan Rp.
1-1,5 juta, 31% lainya (24 orang) dengan penghasilan lebih dari 1 juta.
Tabungan Kesehatan

Dana tabungan kesehatan


42%
58%

ya

tidak

Berdasarkan data diatas diketahui bahwa dari 78 keluarga, 58% (45


keluarga) tidak mempunyai dana tabungan untuk kesehatan, 42% ( 33 keluarga )
mempunyai dana tabungan kesehatan

Jaminan pelayanan kesehatan


14%
4%
13%

53%

17%

BPJS

ASKES

JAMKESMAS

asuransi kesehatan swasta

tidak punya

Jamina
n Pelayanan Kesehatan

Berdasarkan data diatas diketahui bahwa dari 78 keluarga, 52% (41


keluarga) memiliki jaminan kesehatan BPJS, 17% (13 keluarga) ASKES,13%
( 10 keluarga ) JAMKESMAS, 14% (11 keluarga ) Tidak mempunyai dan 4% (3
keluarga ) memiliki asuransi kesehatan swasta.

Pemanfaatan jaminan kesehatan


32%
42%

26%
sering

jarang

tidak pernah

Peman
faatan Jaminan Kesehatan

Berdasarkan data diatas diketahui bahwa dari 78 keluarga, 32% ( 25


keluarga ) tidak pernah memanfaatkan jaminan kesehatan, 26% (20 keluarga )
jarang memanfaatkan jaminan kesehatan, dan 42% (33 keluarga) sering
memanfaatkan jaminan kesehatan seperti BPJS,ASKES .
Kebiasaan Sebelum Kepelayanan Kesehatan.

sebelum ke pelayanan kesehatan


15%

13%
58%
14%

beli obat bebas

jamu

obat alternatif

tidak

Berdasarkan data diatas diketahui bahwa dari 78 keluarga, 58% (45


keluarga) memilih membeli obat bebas sebelum ke pukesmas, 14% ( 11
keluarga) meminum jamu,13% (10 keluarga) obat alternatif dan 15% (12
keluarga) tidak memilih apa pun.

pemanfaatan layanan posyandu


9%

46%
45%

ya

tidak (PKM,RS,prakter dokter )

tidak menjawab

Peman
faatan Layanan Posyandu
Berdasarkan data diatas diketahui bahwa dari 78 keluarga, 46% keluarga
(36 keluarga) memanfaatkan posyandu di lingkungan, 45%keluarga (35
keluarga) lebih memilih pergi ke pukesmas, rumah sakit atau prakter dokter,dan
9% keluarga (7 keluarga ) tidak menjawab.
Frekuensi Kunjungan Posyandu

Posyandu RW / RW
15%
2%
10%

73%

1 bulan sekali

2 bulan sekali

Tidak pernah

Tidak menjawab

Berdasarkan data diatas dari 78 keluarga diperoleh sebanyak 73% keluarga (56
keluarga ) setiap 1 bulan sekali datang ke posyandu yang diadakan RT atau RW,

10% keluarga ( 8 keluarga ) datang ke posyandu 2 bulan sekali, 2% keluarga ( 2


keluarga ) tidak pernah ke posyandu dan 15% keluarga ( 12 keluarga ) tidak
menjawab.
Sumber Informasi

Sumber Informasi
6% 1%

18%

17%

58%

Media cetak

Radio

Internet

Lainnya : telepon

Televisi

Dari data diatas diperoleh sebanyak 58% keluarga ( 45 keluarga )di RW


15 sebagian besar memperoleh informasi dari media televisi, 17% keluarga ( 13
keluarga ) informasi diperoleh dari mendengarkan radio, 18% keluarga ( 14
keluarga ) informasi diperoleh dari membaca media cetak, 6% keluarga ( 5
keluarga ) informasi diperoleh dari internet dan 1% keluarga ( 1 keluarga )
diperoleh dari telepon.
Hasil Skrining Hipertensi

Skrining Hipertensi

53%

Beresiko

47%

Tidak Beresiko

Dari hasil skrining penilaian tekanan darah di RW 15 di dapatkan hasil


sebagian besar responden yang beresiko menderita tekanan darah tinggi yaitu
sebanyak 53% keluarga ( 41 keluarga) dan yang tidaberesiko yaitu sebanyak
47% keluarga( 37 keluarga)
Pengetahuan
Pengertian Hipertensi

Pengertian hipertensi
27%

73%

Benar

Salah

Dari diagram di atas dapat kita ketahui bahwa sebagian besar warga RW
15 Kelurahan Lowokwaru sudah mengetahui pengertian hipertensi yakni tekanan
darah diatas 140 mmHg yakni 73% warga ( 57 keluarga) menjawab benar dan
hanya 27% warga ( 21 keluarga ) menjawab salah.
Tekanan Darah

Tekanan darah normal 120/80 mmHg


13%

87%
Benar

Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar warga RW 15


Kelurahan Lowokwaru sudah mengetahui nilai tekanan darah normal yakni
120/80 mmHg, warga menjawab benar sebesar 87% (68 keluarga ) dan
menjawab salah 13% keluarga ( 10 keluarga).
Tekanan Darah 140/80

Tekanan darah 140/80 mmHg belum termasuk Hipertensi


40%

60%

Benar

Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa 60% keluarga ( 47 keluarga )


RW 15 Kelurahan Lowokwaru menganggap tekanan darah 140/80 mmHg belum
termasuk hipertensi dan 40% keluarga (31 keluarga) menjawab belum termasuk
hipertensi.
Komplikasi

Komplikasi hipertensi stroke


23%

77%

Benar

Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar warga RW 15


Kelurahan Lowokwaru sudah mengetahui salah satu komplikasi hipertensi adalah
stroke yakni 77% keluarga ( 60 keluarga) menjawab benar, dan 23% keluarga
( 18 keluarga ) menjawab salah.

Penyebab Hipertensi

Penyebab hipertensi
41%
59%

Benar

Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa 59% keluarga ( 46 keluarga)


RW 15 Kelurahan Lowokwaru menganggap hipertensi disebabkan oleh faktor
keturunan, dan sisanya 41% ( 32 keluarga) menjawab karena faktor lain
Merokok tidak dapat menyebabkan hipertensi

Merokok tidak dapat menyebabkan hipertensi


26%

Benar
74%
Salah

Dari diagram di atas dapat kita ketahui bahwa sebagian besar warga RW
15

Kelurahan

Lowokwaru

memiliki

keyakinan

bahwa

merokok

tidak

menyebabkan hipertensi yakni 74% keluarga ( 58 keluarga )menjawab iya dan


hanya 26% keluarga ( 20 keluarga ) menjawab tidak.

Gejala hipertensi

Gejala hipertensi
13%

Benar

87%

Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar warga


RW 15 Kelurahan Lowokwaru sudah mengetahui gejala hipertensi, warga
menjawab benar sebesar 87% keluarga ( 68 keluarga) dan menjawab
salah 13% keluarga ( 10 keluarga).

Penyebab Hipertensi yaitu Konsumsi Alkohol dan Kopi Berlebih

Penyebab hipertensi yaitu konsumsi alkohol dan kopi berleb

28%

Benar
72%

Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar warga RW 15


Kelurahan Lowokwaru sudah mengetahui penyebab hipertensi yaitu konsumsi
alkohol berlebih sebesar 72% keluarga ( 56 keluarga) menjawab benar, dan 28%
keluarga ( 21 keluarga ) menjawab salah.

Hipertensi tidak bisa dicegah

Hipertensi tidak bisa dicegah

41%

Benar

59%
Salah

Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa 59% keluarga ( 46 keluarga)


RW 15 Kelurahan Lowokwaru menganggap hipertensi bisa dicegah, dan sisanya
41% keluarga ( 32 keluarga) menjawab hipertensi tidak bisa dicegah.

Jenis Makanan yang Dianjurkan Penderita Hipertensi

Jenis Makanan Untuk Penderita Hipertensi

26%
Benar
Salah

74%

Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa dari 78


keluarga, 74% (58 keluarga) mengatakan makanan tinggi buah, tinggi
sayuran dan produk susu yang rendah lemak merupakan makanan yang
dianjurkan pada penderita hipertensi. Sedangkan 26% (20 keluarga)
mengatakan salah.
Makanan Asin Tidak Menyebabkan Hipertensi

Makanan Asin Tidak Menyebabkan Hipertensi

51%

49%

Benar
Salah

Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa dari 78


keluarga, 51% (40 keluarga) mengatakan makanan yang asin dapat
menyebabkan hipertensi. Sedangkan 49% (38 keluarga) mengatakan
makanan yang asin tidak dapat menyebabkan hipertensi.
Penderita Hipertensi Hanya Lansia

Penderita Hipertensi Hanya Lansia

18%
Benar
Salah
82%

Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa dari 78


keluarga, terdapat 82% (64 keluarga) mengatakan penderita hipertensi
tidak hanya lansia. Namun 18% (14 keluarga) mengatakan penderita
hipertensi hanya terdiri atas lansia saja.
Kegemukan Dapat Meningkatkan Resiko Hipertensi

Kegemukan Meningkatkan Resiko Hipertensi

33%
67%

Benar
Salah

Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa dari 78


keluarga, terdapat 67% (52 keluarga) mengatakan bahwa kegemukan
dapat meningkatkan resiko hipertensi. Sedangkan 33% (26 keluarga)
mengatakan hal tersebut salah.
Stres Salah Satu Penyebab Hipertensi

Stres Salah Satu Penyebab Hipertensi

21%
Benar
Salah
79%

Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa dari 78


keluarga, 79% (62 keluarga) mengatakan bahwa stress adalah salah satu
penyebab hipertensi. Sedangkan 21% (16 keluarga) mengatakan stress
bukan salah satu penyebab hipertensi.

LAMPIRAN 2 SLIDE PRESENTASI HASIL KUISIONER


1.

LAMPIRAN 3 SUSUNAN ACARA


Susunan Kegiatan
Sabtu, 12 September 2015
19.00-19.15

Registrasi

19.15-19.25

Pembukaan

18.25-19.30

Sambutan dari Ketua Panitia

19.30-19.35

Sambutan dari Ketua RW 15

19.35-19.40

Sambutan perwakilan Puskesmas

19.40-20.00

Penyajian data hasil dari pengkajian yang dilakukan

20.00-21.00

Masyarakat berdiskusi merumuskan program


kegiatan.

21.5.21.10 Pembacaan Kesimpulan


21.05-21.10

Penutupan

Tahap
Registrasi

Waktu
15

Pembukaan

menit
registrasi
5 menit Membuka dengan salam

Perserta

Kegiatan Lokmin
melakukan registrasi

di

meja

Kegiatan Peser
Menulis
identitas

menandatangani lembar a
Mendengarkan

Memperkenalkan diri

Memperhatikan

Menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan


Kontrak waktu
Sambutan

15
menit

Sambutan diberikan oleh:

Mendengarkan

Ketua kelompok

Memperhatikan

Pihak Puskesmas Kendalsari (5 menit)


Ketua RW 15
Penyajian

20
menit

Pihak Kelurahan lowok waru (5 menit)


Menyajikan data hasil pengkajian

dan Mendengarkan

tabulasi data

Memberikan

Menjelaskan pentingnya pencegahan dan


penanggulangan

Hipertensi

beserta

tanggap

pertanyaan mengenai
kurang dimengerti

komplikasinya
Diskusi dan

60

Tanya

menit

jawab

Memberi kesempatan kepada peserta untuk Memberikan tanggapan b


memberikan tanggapan mengenai masalah
kesehatan yang terjadi

Menawarkan alternatif solusi pemecahan


masalah penyakit Hipertensi yaitu melalui
Program pencegahan dan Penanggulangan
Hipertensi beserta komplikasinya

Bersama-sama menyepakati perencanaan


kegiatan

untuk

Penanggulangan

pencegahan
Hipertensi

Pembacaan

10

komplikasinya
Menyimpulkan hasil kegiatan MMRW

kesimpulan

menit

Menutup dengan salam

dan
Penutup

dan
beserta

Mendengarkan

LAMPIRAN 4 ABSENSI
ABSENSI KEGIATAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DI RW 15
KELURAHAN LOWOKWARU MALANG
1. Kegiatan

: Musyawarah Mufakat Rukun Warga 15

2. Tanggal

: 12 September 2015

3. Jam

: 20.00 WIB

4. Tempat

: Balai RT 06, RW 15

No
.

Tanda
Nama

Jabatan

Alamat

1.

Solikah

Kader posyandu

RT 03

2.

Alfiah

Kader Posyandu

RT 03

3.

Tutut

Kader Posyandu

RT 06

4.

Tutik

Kader Posyandu

RT 06

5.

Yeni F.

Ibu RT/ Ketua PKK

RT 06

6.

Arif Novianto

Ketua RT 03

RT 03

7.

Totok

Bendahara RW

RT 05

8.

Harijanto
Bu Luluk

Ibu RT/ Ketua PKK

RT 02

9.

Bu Awek

10

Hariono

Ketua RT 02

RT 02

.
11. Hadi

Ketua RT 05

RT 05

12

Bu Yayuk

Kader Posyandu RT RT 05

.
13

Fitria S

05
Kader Posyandu RT Jl. Selorejo D

.
14

Moch. Seki

04
Ketua RT 04

Tanga

403
Jl. Selorejo D
403

15

Prabowo

Ketua RT 01

Jl.

Selorejo

81A

LAMPIRAN 5 DOKUMENTASI

Sambutan Ketua Kelompok

Sambutan Pak Sugiyono


Perwakilan Puskesmas Kendalsari

Presentasi Hasil Kuisioner

Diskusi Masalah Kesehatan


Utama

Diskusi Pelaksanaan Penyuluhan

Diskusi Rencana Kegiatan