Anda di halaman 1dari 69

Laporan Tahunan 2013

PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Daftar Isi

1. Ikhtisar Data Keuangan

2. Ikhtisar Saham

3. Laporan Dewan Komisaris

4. Laporan Direksi

5. Profil Perseroan

5.1. Informasi Umum

10

5.2. Bidang Usaha

10

5.3. Riwayat Singkat Perseroan

10

5.4. Kegiatan Usaha Perseroan

11

5.5. Struktur Organisasi

11

5.6. Profil Dewan Komisaris

12

5.7. Profil Direksi

13

5.8. Sumber Daya Manusia

14

5.9. Keterangan Tentang Anak Usaha Perseroan

15

5.10. Kronologi Pencatatan Saham

16

5.11. Profesi Penunjang Pasar Modal

16

6. Analisis dan Pembahasan Manajemen

17

6.1. Tinjauan Operasional

18

6.2. Strategi dan Prospek Usaha Perseroan

18

6.3. Tinjauan Keuangan

20

6.4. Rasio Keuangan

22

7.

Tata Kelola Perusahaan

23

7.1. Rapat Umum Pemegang Saham

24

7.2. Dewan Komisaris

26

7.3. Direksi

26

7.4. Komite Audit

27

7.5. Internal Audit

27

7.6. Sekretaris Perusahaan

28

7.7. Risiko Usaha

28

7.8. Perkara Hukum

28

9. Tanggung Jawab Sosial

29

10. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi

31

11. Laporan Keuangan Konsolidasi

32

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Ikhtisar DATA keuangan

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian (dalam Rupiah)


Jumlah Aset
Jumlah Liabilitas
Ekuitas

2013

2012

2011

510.083.617.850

492.880.506.216

476.178.258.658

32.387.978.928

28.027.689.356

15.588.771.240

477.695.638.922

464.852.816.860

460.589.487.418

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian (dalam Rupiah)


Pendapatan Usaha

25.323.497.701

10.884.696.285

26.940.846.146

Beban Usaha

19.987.299.670

14.197.394.731

13.567.253.329

Laba (rugi) Usaha

5.336.198.031 ( 3.312.698.446 )

13.373.592.817

Pendapatan Lain-lain

7.164.768.982

7.269.255.314

5.942.276.604

Laba Sebelum Pajak Penghasilan

12.500.967.013

3.956.556.869

19.315.869.421

Laba (rugi) Bersih tahun berjalan

12.213.628.017

4.047.150.869

17.143.972.276

12.213.628.017

629.194.045

216.178.573

2.087.996.636

12.834.822.062

4.263.329.442

19.231.968.912

400.378.092.303 204.542.040.384

291.178.646.236

Laba (rugi) yang ditempatkan kepada:


- Pemilik entitas induk
- Kepentingan non-pengendali
Laba (rugi) Komprehensif
Modal Kerja
Jumlah CAPEX

3.551.786.937

809.104.549

7.009.161.070

Pendapatan Usaha

133

-60

46

Laba (Rugi) Usaha

261

-125

164

Laba Bersih

202

-76

75

154

16

80

-50%

195

Laba Usaha/Pendapatan Usaha

21

-30

50

Laba Bersih/Pendapatan Usaha

48

37

64

Laba Bersih/Ekuitas (ROE) Imbal Hasil


Ekuitas

0,9

Laba Bersih/Aset (ROA) Imbal Hasil Aset

0,8

Rasio Pertumbuhan (%)

Aset
Liabilitas
Ekuitas
Rasio Usaha(%)

11

13

13

460.589

12

11

Jumlah Liabilitas
(jutaan Rupiah)

12

476.178
11

Jumlah Aset
(jutaan Rupiah)

13

12

11

15.588

28.027

13

492.880

19.231
4.263
11

Laba Bersih
(jutaan Rupiah)

32.387

Pendapatan Usaha
(jutaan Rupiah)

12

464.852

12

477.695

13

12.842

10.884

25.323

26.940

510.083

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Jumlah Ekuitas
(jutaan Rupiah)

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Ikhtisar SAHAM

Kinerja Harga saham 2013


Bulan

Tertinggi (Rp)

Terendah (Rp)

2013

2013

2012

Harga
Penutupan (Rp)

2012

2013

Volume Transaksi

2012

2013

2012

Januari

210

295

194

200

194

225

119.755,000

571.538.000

Februari

197

235

194

200

197

205

28.200.000

177.752.000

Maret

205

245

195

200

197

215

57.168.000

284.619.000

April

305

225

196

200

290

210

381.980.500

227.847.000

Mei

410

215

290

150

410

162

431.224.000 100.826.000

Juni

445

170

370

136

415

144

421.599.500

5.441.000

Juli

420

183

370

130

405

183

440.041.000

37.132.000

Agustus

410

225

350

184

375

200

217.482.000

277.038.000

September

510

210

365

200

490

200

314.177.000

53.978.000

Oktober

530

245

490

200

510

200

217.920.000 345.870.000

November

520

210

480

199

495

205

438.305.000

Desember

560

205

490

198

510

199

200.201.000 278.793.000

Kuartal

2013

55.915.000

2012

Tertinggi

Terendah

Tertinggi

Terendah

kuartal pertama

210

194

1440

1140

kuartal kedua

445

196

1410

1350

kuartal ketiga

510

350

1400

1310

kuartal keempat

560

480

1520

920

Kinerja Saham

2013

2012

Tertinggi (Rp)

560

295

Terendah (Rp)

197

130

Akhir tahun (Rp)

560

200

Laba persaham (Rp)

4,15

1,38

Jumlah saham beredar

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

LAPORAN DEWAN KOMISARIS

Para Pemegang Saham yang Terhormat,


Kita patut mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kekuatan
spiritual yang secara penuh sebagai motivasi untuk memimpin perjalanan usaha Perseroan
sepanjang tahun 2013.
Pelemahan nilai tukar Rupiah di tahun 2013 dan melambatnya pertumbuhan ekonomi di Eropa
dan Amerika, diprediksikan dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja pertumbuhan investasi
baik sektor riil maupun non riil bagi perekonomian Indonesia, yang dapat menahan kinerja Bursa
Efek Indonesia (bursa), yang secara langsung dapat mempengaruhi kinerja usaha Perseroan.
Sebagai induk perusahaan (holding company), yang kegiatan anak usaha Perseroan berada di
bidang perantara pedagang efek, penjamin emisi efek, manajer investasi serta pembiayaan, yang
sangat dekat hubungannya dengan komunitas bursa tentu akan menghadapi tantangan yang
diprediksi akan muncul.
Namun demikian Dewan Komisaris menilai, kinerja bursa di tahun 2013 masih relatif stabil, untuk
itu kami memberikan penilaian yang baik atas kinerja Direksi sepanjang tahun 2013. Pertumbuhan
aset sebesar 3%, pendapatan tumbuh sebesar 133% serta laba bersih yang tetap tumbuh sebesar
202%, mengindikasikan Perusahaan masih berjalan dan berkinerja dengan baik.
Evaluasi strategi dan kinerja masing-masing anak usaha Perseroan senantiasa dipantau sebagai
upaya peningkatan efektifitas pengendalian risiko, mengingat dalam bidang investasi di bursa,
manajemen pengendalian risiko menjadi kekuatan dan modal utama bagi kemajuan Perseroan.
Untuk itu Dewan Komisaris senantiasa memberikan masukan dan nasihat kepada Direksi untuk
tetap berkonsentrasi menjaga pengelolaan pada prinsip kehati-hatian, menerapkan prinsip tata
kelola yang baik serta melalui analisa investasi yang kuat. Memastikan pada setiap kegiatan
usaha yang dijalankan tidak terdapat pelanggaran terhadap peraturan serta perundangan yang
berlaku.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Dewan Komisaris bersama dengan Direksi memiliki keyakinan yang kuat adanya peluang dan
potensi pertumbuhan bursa dan investasi di Indonesia, mengingat negara Indonesia menjadi
salah satu negara tujuan investasi yang menarik bagi investor, baik disektor riil maupun non riil.
Perseroan akan terus bekerja keras untuk memperbaiki kinerja bisnis yang diajalankan dengan
mengarah pada tujuan serta misi dan visi jangka panjang. Di tahun 2014, Perseroan akan terus
berpaya dengan maksimal untuk meningkatkan kinerjanya, dengan memanfaatkan seluruh
sumber daya yang dimiliki.
Dewan Komisaris ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemegang saham, nasabah,
perbankan dan mitra usaha atas dukungan yang diberikan selama ini. Kedepan, Perseroan
akan terus berusaha untuk memaksimalkan keuntungan demi kepentingan seluruh nasabah,
pemegang saham, dan karyawan.
Jakarta, April 2014

Wiyana
Komisaris Utama

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

LAPORAN DIREKSI

Pemegang Saham yang Terhormat,


Seiring mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, perkenankan kami
menyampaikan pokok-pokok pencapaian dan hasil usaha Perseroan selama setahun yang
berakhir pada 31 Desember 2013.
Perkembangan ekonomi yang kurang baik di beberapa negara Eropa dan Amerika ternyata tidak
memberikan hambatan besar bagi perkembangan perekonomian Indonesia. Hal ini dibuktikan
dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh dengan baik meskipun pada menjelang
akhir tahun 2013 terjadi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap US Dolar.
Sepanjang tahun 2013, Perusahaan berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis
investasi melalui anak perusahaan. Dalam rangka mendorong pertumbuhan tersebut, kebijakan
Perusahaan diarahkan pada peningkatan sinergi antara masing-masing usaha anak perusahaan
untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Pencapaian manajemen tercermin dalam pencapaian kinerja Perseroan pada tahun 2013 yang
mampu memperoleh pendapatan usaha meningkat sebesar 133% dari Rp 10.885 juta pada tahun
2012 menjadi Rp 25.323 juta di tahun 2013, yang terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan
kegiatan perantara perdagangan efek, pendapatan pembiayaan konsumen dan dari pendapatan
bunga investasi yang naik dengan signifikan.
Laba bersih meningkat sebesar 202% dari total sebesar Rp 4.047 juta di tahun 2012 menjadi
Rp 12.214 juta di tahun 2013. Kenaikan ini disebabkan antara lain oleh kenaikan pendapatan
usaha serta semakin efisiannya kinerja manajemen sehingga tidak terdapat kenaikan yang begitu
besar pada beban usaha Perusahaan.
Aset meningkat sebesar 3% dari Rp 492.881 juta di tahun 2012 menjadi Rp 510.084 juta di tahun
2013. Kenaikan ini disebabkan antara lain oleh kenaikan portofolio efek. Liabilitas juga meraih
pencapaian kenaikan dari total Rp 28.028 juta menjadi sebesar Rp 32.388 juta ditahun 2013 atau
naik 16%.
Posisi total ekuitas 2013 adalah Rp 477.696 juta atau naik sebanding dengan 3% dari ekuitas tahun
2012 yang sebesar Rp 464.853 juta.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Pendapatan usaha Perseroan diperoleh dari kinerja usaha ke 3 (tiga) anak usaha Perseroan yaitu
PT Pacific Capital dengan kegiatan usaha perdagangan efek serta penjamin emisi efek, PT Pacific
Capital Investment (PCI) dengan kegiatan usaha dibidang manajemen investasi diantaranya
adalah produk reksadana serta PT Pacific Multi Finance (PMF) yang berkonsentrasi pada bidang
usaha pembiayaan kepada debitur untuk aktivitas usaha maupun konsumer.
Seluruh pencapaian yang di raih merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen
dan pengawasan terhadap Perseroan dan entitas anak yang telah melaksanakan tugas serta
tanggungjawabnya secara baik. Implementasi tata kelola yang baik dan menyeluruh serta
pengendalian risiko juga telah memberikan efek yang positif bagi pencapaian Perseroan di
tahun 2013. Tidak lupa peran aktif pengawasan oleh Dewan Komisaris serta saran, evaluasi dan
gagasan yang telah diberikan memberikan kepada Direksi, memiliki peran yang sangat penting
bagi kelancaran usaha Perseroan.
Atas dukungan pemegang saham, nasabah, karyawan, mitra kerja, dan seluruh stakeholder
sepanjang tahun 2013, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tidak ada yang
lebih membanggakan bagi kami, dari tetap dipercaya untuk menjalankan usaha Perseroan.
Jakarta, April 2014

Triadi Pramita Abadi


Direktur Utama

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Profil
Perseroan

10

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

PROFIL PERSEROAN

Informasi Umum
Nama Perseroan
Pacific Strategic Financial, Tbk. (Perseroan)
Alamat Kantor
Pacific Strategic Financial, Tbk.
Sona Topas Tower Lt. 18
Jl. Jend. Sudirman Kav. 26
Jakarta 12920
Telepon : 021 252 4930 (Hunting)
Faksimili : 021 252 4931
Website : www.apic.co.id
Bidang Usaha
Investasi
Visi dan Misi
Visi
Menjadi perusahaan investasi termuka di Indonesia yang bersandarkan pada 5 pilar yaitu
kejujuran, ketekunan, pelayanan, pengalaman dan disiplin.
Misi
Mengembangkan aset dan sumber daya manusia yang ada secara berkelanjutan
Berinvestasi untuk mencapai keuntungan maksimal dengan tetap memperhatikan risiko usaha
Berupaya untuk terus meningkatkan kinerja Perseroan dalam kerangka pembangunan
perekonomian Indonesia yang lebih kokoh
Riwayat Singkat Perseroan
PT. Pacific Strategic Financial, Tbk ("Perusahaan") dahulu bernama PT. Pan Pacific International,
Tbk didirikan di Jakarta pada tanggal 22 Februari 1989 berdasarkan Akta No. 57 oleh Arianny
Lamoen Redjo. S, SH., Notaris di Jakarta, dengan nama PT. Citramas Securindo. Akta ini telah
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-3432.
HT.01.01.TH.1989 tanggal 19 April 1989 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 92, Tambahan Berita Negara No. 3064 tanggal 17 November 1989. Kemudian
Perseroan merubah nama menjadi PT. Artha Pacific Securities berdasarkan Akta No. 3 tanggal
3 Juli 2000 oleh Sukawati Sumadi, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-18074 HT.01.04.
TH.2000 tanggal 16 Agustus 2000.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 21 tanggal 24 Juni 2011 oleh Mahendra Adinegara,SH.,MKn., Notaris di Jakata. Perubahan
tersebut terutama mengenai Penawaran Umum Terbatas dalam rangka Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham sebanyak 2.800.475.000 (dua miliar delapan
ratus juta empat ratus tujuh puluh lima ribu) lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp. 100
dan perubahan susunan pengurus perusahaan. Akta tersebut telah didaftarkan ke Sisminbakum
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat No. AHU-AH.01.10-25861 dan No. AHUAH.01.10-25861 masing-masing tertanggal 9 Agustus 2011.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Kegiatan Usaha Perseroan


Bidang usaha utama Perseroan adalah perusahaan investasi, melalui penyertaan saham pada
entitas anak dengan masing-masing entitas anak memiliki bidang kegiatan usaha sebagai berikut:
1. PT Pacific Capital, bergerak di bidang perdagangan efek
2. PT Pacific Capital Investment, bergerak di bidang manajer investasi
3. PT Pacific Multi Finance, bergerak di bidang jasa pengelolaan keuangan serta lembaga
pembiayaan lainnya
Struktur Kepemilikan Saham
Pemegang Saham
No.

Nama

1.

PT. Pan Pacific Investama

2.

PT. Pacific Indocorpora

3.

Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)

Total

Jumlah

1.231.507.500

41,88

583.075.583

19,83

1.125.915.667

38,29

2.940.498.750 100,00

PT Pan Pacific Investama 41,88%


PT Pacific Indocorpora 19,83%
Masyarakat (dibawah 5%) 38,29%

Struktur Organisasi
RUPS

Dewan Komisaris
Wiyana
Komisaris Utama

Komite Audit

DIREKSI

Triadi Pramita Abadi


Direktur Utama

Internal Audit

Umum &
Personalia

Sekretaris
Perusahaan

Akuntansi &
Keuangan

11

12

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Profil Dewan Komisaris


Wiyana
Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia, 47 tahun, memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun
1994. Sejak Maret 2005 hingga saat ini menjabat Komisaris Utama
Perseroan, juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Pacific
Capital sejak tahun 2009 hingga sekarang. Sebelumnya menjabat
sebagai Komisaris PT. Pacific Capital (2005-2009), Komisaris
PT. Artha Pacific Securities (2003-2004), Direktur PT. Artha Pacific
Securities (2002-2003), Komisaris PT. Artha Pacific Investama
(2002), Direktur Utama PT. Artha Pacific Securities (2000-2001),
Sales Manager PT. Ciptadana Amerta Securities (1994-1996),
Vice Director PT. Ficomindo Buana Registrar (1998-2000), Sales
Manager PT. Prakarsa Investama (1996-1998).

Mardianto Tjahya
Komisaris (Independen)
Warga Negara Indonesia, 48 tahun, memperoleh gelar Insinyur
Fakultas Teknologi Industri dari Universitas Trisakti, Jakarta pada
tahun 1989 dan juga memperoleh gelar MBA dari Weat Texas
A&M University, Canyon Texas tahun 1993. Menjabat sebagai
Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2011 hingga saat
ini. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak
(2008-2011). Pernah menjabat sebagai Direktur PT. Pacific Capital
Investment (2002-2009), Direktur Utama Modern Securities
(1997-2000), Vice President Mashill Jaya Securities (1996-1997),
Corporate Finance Manager BDNI Securities (1994-1996), North
East I.S.D - San Antonio, Texas sebagai Investment & Budget
Specialist (1992-1994), Graduate Research Assitant West Texas
A&M University-Canyon Texas (1992-1994), Corp. Lending
Executive PT. Bank Central Asia Jakarta.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Profil Direksi
Triadi Pramita Abadi
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1993.
Selain menjabat Direktur Utama Perseroan, beliau juga menjabat 2
(dua) posisi aktif hingga saat ini, yaitu Komisaris PT Pacific Capital
sejak tahun 2007 dan Komisaris Utama BPR Gemolong Artha
Mulia, Sragen, sejak tahun 1997.

Haswanto
Direktur (Tidak Terafiliasi)
Warga Negara Indonesia, 75 tahun. Menyelesaikan pendidikan
Sekolah Menengah Ekonomi Atas pada tahun 1958. Menjabat
sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2010, Komisaris Independen
PT Nusantara Inti Corpora Tbk (2007-2010), dan menyandang
2 (dua) posisi aktif lainnya hingga saat ini, yaitu Komisaris SJH
Rent a Car sejak tahun 2005 dan wiraswasta sejak tahun 1995.
Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris, serta pemegang saham.

13

14

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Sumber Daya Manusia


Sebagai Perusahaan investasi, Perseroan menyadari mempunyai kewajiban membangun dan
memiliki sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, pengalaman, keterampilan dalam
mengelola risiko investasi. SDM yang akan bekerja dengan penuh tantangan karena mengambil
kebijakan serta keputusan berdasarkan analisis dan prediksi terhadap suatu tujuan dan
keuntungan pada waktu yang akan datang.
Berjalannya usaha ini sangat dekat dengan pihak regulasi baru, otoritas bursa, kaidah dan
analisis investasi, prospek ekonomi untuk menentukan kebijakan dan keputusan investasi. Untuk
itu, Perseroan menyeleksi penerimaan karyawan dengan baik melalui serangkaian tes.
Saat ini Perseroan memiliki jumlah karyawan beserta entitas anak sebanyak 37 orang karyawan,
dengan portofolio yang dapat uraikan berdasarkan jenjang pendidikan dan jenjang manajerial.
Jumlah karyawan Perseroan dan entitas anak, menurut jenjang Pendidikan.
Jenjang Pendidikan

Jumlah

Persentase (%)

S2

5,41

S1

19

51,35

D3

13,51

SLTA

11

29,73

Total

37

100

Jumlah

Persentase (%)

Direktur

21,62

Menajer

21,62

Supervisor

21,62

Komposisi karyawan menurut jabatan.


Jenjang Jabatan

Staff

18,92

Non Staff

16,22

Total

37

100

Perseroan senantiasa melakukan upaya peningkatan kualitas SDM dengan harapan semakin
baik kinerja karyawan maka, akan berimbas pada kemajuan dan produktifitas Perseroan. Untuk
menunjang program tersebut, Perseroan memberikan berbagai pelatihan yang berhubungan
dengan tugas kerja masing-masing karyawan. Perseroan juga telah dapat memberikan gaji
yang pantas bagi para karyawan sesuai dengan jabatan serta tugas dan tanggung jawab yang
diembannya.
Disamping itu Perseroan juga menyediakan berbagai tunjangan dan fasilitas antara lain:
- Bonus;
- Asuransi;
-

Tunjangan perawatan dan pengobatan kesehatan;

Program kesehatan keluarga;

- Gaji selama sakit;


-

Tunjangan kecelakaan kerja, tunjangan kematian;

- Istirahat mingguan, harian, cuti hamil, serta


- Fasilitas kendaraan operasional dan lain-lain

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Keterangan Tentang Anak Usaha Perseroan


PT PACIFIC CAPITAL (PC)
PC adalah anak usaha Perseroan yang memiliki kegiatan usaha dibidang perantara efek, pedagang
(broker dealer) dan penjamin emisi efek (underwriter) serta jasa-jasa lainnya yang berhubungan
dengan investasi dan pasar modal yang secara khusus diijinkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
serta perundang-undangan yang berlaku.
Kepengurusan dan Pengawas PC yaitu sebagai berikut:
Kepengurusan
Jabatan

Kepengawasan

Nama

Jabatan

Nama

Direktur Utama

Edy Soetrisno

Komisaris Utama

Wiyana, SE., Akt

Direktur

Kusmanan Raharja

Komisaris

Triadi Pramita Abadi

Komposisi Pemegang saham PC:


No.

Jumlah
Saham

Nama

1.

PT. Pacific Strategic Financial, Tbk.

2.

PT. Pan Pacific Investama

Nilai
Nominal (Rp)

150.000

Persentase
(%)

150.000.000.000,-

87,97

20.512

20.512.000.000,-

12,03

Modal Disetor Penuh

170.512

170.512.000.000,-

100,00

Jumlah Saham dalam Portepel

509.488

509.488.000.000,-

PT PACIFIC CAPITAL INVESTMENT (PCI)


Anak usaha Perseroan PCI memiliki kegiatan usaha yaitu menjalankan usaha sebagai Manajer
Investasi seperti produk investasi Reksadana dan mengelola investasi lain yang diijinkan oleh
Otoritas Jasa Keuangan serta perundang-undangan yang berlaku.
Kepengurusan dan Pengawas PCI yaitu sebagai berikut:
Kepengurusan
Jabatan

Kepengawasan

Nama

Jabatan

Nama

Direktur Utama

Kurniadi Pramita Abadi

Komisaris Utama

Eka Rijani Jahja

Direktur

Tongku Eddy Harahap

Komisaris

Rudy Purnomo

Komposisi Pemegang saham PCI:


No.

Nama

Jumlah
Saham

Nilai
Nominal (Rp)

Persentase
(%)

1.

PT. Pacific Strategic Financial, Tbk.

75.990.000

75.990.000.000,-

2.

PT. Pan Pacific Investama

10.010.000

10.010.000.000,-

11,64

86.000.000

86.000.000.000,-

100,00

214.000.000

214.000.000.000,-

Modal Disetor Penuh


Jumlah Saham dalam Portepel

88,36

15

16

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

PT PACIFIC MULTI FINANCE (PMF)


Anak usaha Perseroan PMF memiliki kegiatan usaha yaitu jasa pengelolaan keuangan serta
lembaga pembiayaan (finance) lainnya (sewa guna usaha) anjak piutang untuk kebutuhan modal
usaha maupun pembiayaan untuk kebutuhan konsumer.
Kepengurusan dan Pengawas PMF yaitu sebagai berikut:
Kepengurusan
Jabatan
Direktur

Kepengawasan

Nama
Harjono

Jabatan
Komisaris

Nama
Wiyana

Komposisi Pemegang saham PMF:


No.

Nama

1.

PT. Pacific Strategic Financial, Tbk.

2.

PT. Pan Pacific Investama

Jumlah
Saham

Nilai
Nominal (Rp)

Persentase
(%)

210.100

105.049.500.000,-

99,99

500.000,-

0,01

Modal Disetor Penuh

210.100

105.050.000.000,-

100,00

Jumlah Saham dalam Portepel

589.900

2.949.500.000,-

Kronologi Pencatatan Saham


Perseroan telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa efek Indonesia dengan kode APIC
pada tanggal 18 Desember 2002, dengan menawarkan sejumlah 80.000.000 saham biasa
atas nama dengan nilai nominal Rp. 200,- dengan harga penawaran Rp. 210,- dan beserta
sejumlah 80.000.000,- Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi
para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan Penawaran
Umum.
Januari 2004, melakukan stocksplit saham dari Rp. 200,- menjadi Rp. 20,- (1:10) sehingga
jumlah saham yang dicatatkan menjadi 2.800.300.000 lembar saham biasa atas nama.
Maret 2005, melaksanakan reverse stock dari Rp. 20;- menjadi Rp 400,- (20:1) sehingga saham
Perseroan terdiri dari 180.000.000 saham seri A dengan harga Rp. 400,- per saham dan
1.520.380.000 saham seri B dengan harga Rp. 100,- per saham.
Pada Juni 2011, Perseroan melakukan penawaran Umum Terbatas (PUT) I dalam rangka Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada Para Pemegang Saham sebanyak 2.800.475.000
lembar saham Seri B dengan nilai nominal Rp. 100 setiap saham yang ditawarkan dengan Harga
PUT I Rp. 102 setiap saham sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp. 285.648.450.000,- yang
berasal dari saham portepel Perseroan. Setiap Pemegang 1 (satu) Saham Seri A mempunyai 20
(dua puluh) HMETD untuk membeli 20 (dua puluh) Saham Seri B.
Profesi Penunjang Pasar Modal
Akuntan Publik
Achmad, Rasyid, Hisbullah & Jerry
Member of Nozaka Japan Certified Public Accountant Firm
Jl. Kepu Barat No. 90-90 B, Kemayoran Jakarta Pusat
Telp. 021 424 7872, 4264 971; Fak. 021 424 0080

Notaris
Yulia, SH
Multivision Tower Lt. 3 Suite 05
Jl. Kuningan Mulia Kav 9B
Jakarta Selatan 12980

Bursa Pencatatan Saham


PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower I
Jln. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190 - Indonesia

Biro Administrasi Efek


PT Ficomindo Buana Registrar
Mayapada Tower Lt. 10 Suite 02 B
Jl.Jend. Sudirman kav. 28, Jakarta 12920
Telp : 021-5212316; Fax : 021-5212320

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Analisis dan
Pembahasan
Manajemen

17

18

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Tinjauan Operasional
Posisi Perseroan adalah sebagai induk perusahaan yang melakukan investasi melalui 3 (tiga)
anak usaha Perseroan dengan kepemilikan mayoritas.
Anak usaha Perseroan PC dengan kegiatan usaha dibidang perdagangan efek yaitu bertindak
sebagai perantara pedagang efek dan penjamin emisi efek serta jasa-jasa lainnya yang
berhubungan dengan investasi dan pasar modal yang secara khusus diijinkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan serta perundang-undangan yang berlaku.
Anak usaha Perseroan PCI memiliki kegiatan usaha yaitu menjalankan usaha sebagai Manajer
Investasi seperti produk investasi Reksadana dan mengelola investasi lain yang diijinkan oleh
Otoritas Jasa Keuangan serta perundang-undangan yang berlaku.
Anak usaha Perseroan PMF memiliki kegiatan usaha yaitu jasa pengelolaan keuangan serta
lembaga pembiayaan (finance) lainnya (sewa guna usaha) anjak piutang untuk kebutuhan modal
usaha maupun pembiayaan untuk kebutuhan konsumer.
Pembiayaan yang dilakukan oleh PMF, diantaranya adalah pembiayaan atau leasing mesin-mesin
produksi serta alat-alat berat. Sedangkan pembiayaan konsumen khususnya pada pembelian
rumah mewah yang marketable.
Strategi dan Prospek Usaha Perseroan
Infrastruktur pasar modal di Indonesia yang semakin baik, perekonomian yang relative stabil
dan kokoh menghadapi gejolak, memberikan pandangan yang positif terhadap prospek industri
pasar modal dan pembiayaan di Indonesia pada tahun 2014.
Disamping itu anak usaha Perseroan masing-masing telah memiliki strategi dan akan terus
diperbaiki seiring dengan perubahan kondisi dan situasi pasarnya, yang antara lain:
a. PC sebagai perusahaan Perantara Pedagang Efek serta Penjamin Emisi Efek mengembangkan
dan meningkatkan kinerja dengan :
Meluncurkan produk on-line trading sebagai jawaban atas peningkatan penggunaan media
on-line trading sebagai sarana perdagangan dan transaksi saham di bursa,
Meningkatkan kegiatan Penjamin Emisi Efek,
Pelayanan prima untuk nasabah dengan memberikan fasilitas perdagangan marjin, dimana
pada Juli 2012 telah memiliki ijin perdagangan marjin dari Bursa Efek Indonesia.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

b. PCI sebagai perusahaan manajer investasi produk reksadana, melalui peningkatan Capacity
Building, untuk dapat berkompetisi menawarkan produk investasi dengan kinerja yang tinggi
dan aman. Saat ini PCI mengelola produk Reksadana yaitu Reksadana Terproteksi, Reksadana
Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran dan Reksadana Saham.

Kinerja Produk Reksadana Pacific Balance Fund tahun 2013, telah membawa PCI memperoleh
peringkat "10 Reksadana Campuran Terbaik 2013" dari Tabloid Kontan serta memperoleh
penghargaan sebagai "Reksadana Terbaik 2013, Tipe Agresif" dari Tabloid Investor.

Kebijakan strategis yang diambil manajemen untuk meningkatkan kinerja usahanya antara
lain:
Perekrutan SDM yang memiliki kompetensi tinggi.
Membangun sistim informasi yang terintegrasi.
Penerapan manajemen risiko yang baik.
Penerbitan Produk Investasi yang menarik, aman dan berprospek bagus. Produk yang
dimiliki saat ini adalah Reksadana Pacific Balance Fund dan Reksadana Pacific Fixed Fund.
c. PMF perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pembiayaan, langkah-langkah strategis
yang diambil dalam menjalankan usahanya yaitu bidang Keuangan, Pemasaran dan Risiko.
Bidang Keuangan
Mengusahakan pendanaan melalui tambahan fasilitas kredit modal kerja dengan pihak
perbankan atau pihak lainnya
Melakukan evaluasi terhadap sentralisasi pembukuan dan laporan keuangan yang telah
dilaksanakan
Menyempurnakan sistem laporan melalui pengembangan Teknologi Informasi sehingga
penyajian laporan menjadi lebih akurat dan cepat
Konsisten untuk melaksanakan program efisiensi agar biaya pengeluaran dapat ditekan
semaksimal mungkin

19

20

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Bidang Pemasaran
Mengembangkan bisnis pembiayaan konsumen khususnya leasing mesin-mesin alat berat
dengan membuka cabang baru di sekitar Jabodetabek (jangka panjang)
Melakukan pembiayaan yang lebih difokuskan pada pembiayaan konsumen khususnya
rumah mewah yang marketable, anjak piutang dan leasing.
Membina hubungan yang baik dengan para broker/ agent property, marketing/ account
officer bank
Meningkatkan pelayanan kepada debitur atau calon debitur dalam bentuk servis yang lebih
cepat, berkelas dan personal
Menyusun rencana pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasar dan segmen pasar dari
PT. Pacific Multi Finance
Bidang Manajemen Risiko
Memantau kualitas pembiayaan secara lebih intensif dan lebih awal (Early warning signal)
Terus memperbaiki dan menyempurnakan proses pembiayaan sesuai dengan prinsip
kehati-hatian
Peningkatan kualitas analisa di dalam pelepasan pembiayaan konsumen atau anjak piutang
untuk menekan risiko kredit bermasalah
Melakukan penyelesaian kredit bermasalah secara lebih agresif dan memantau penyelesaian
piutang bermasalah.
Tinjauan Keuangan
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)

31 Desember
2013

2012

Pendapatan Usaha

25.323

10.885

Beban Usaha

19.987

14.197

Laba (rugi) Usaha

5.336

(3.313)

Pendapatan Lain-lain

7.165

7.269

Laba Sebelum Pajak Penghasilan

12.501

3.957

Laba (rugi) Bersih tahun berjalan

12.214

4.047

Laba (rugi) Komprehensif

12.835

4.263

Pendapatan Usaha

Pendapatan usaha Perseroan per 31 Desember 2013 tercatat sebesar Rp 25.323 juta naik
133% dibanding dengan periode yang sama di tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp 10.885
juta. Peningkatan ini dipengaruhi oleh Pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek,
pendapatan pembiayaan konsumen dan kenaikan pendapatan bunga investasi.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Beban Usaha

Beban usaha Perseroan per 31 Desember 2013 tercatat sebesar Rp 19.987 juta, meningkat
sebesar 41% dibanding dengan periode yang sama di tahun 2012 yang tercatat sebesar
Rp 14.197 juta. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan gaji dan tunjangan serta beban
administrasi dan umum.

Laba (rugi) Bersih Tahun Berjalan


Laba tahun berjalan Perseroan per 31 Desember 2013 tercatat sebesar Rp 12.214 juta meningkat
sebesar 202% dibanding tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp 4.047 juta. Peningkatan laba
bersih ini di kontribusikan oleh peningkatan pendapatan usaha di tahun 2013.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Aset
Jumlah Liabilitas
Ekuitas

31 Desember
2013

2012

510.083

492.880

32.387

28.027

477.695

464.852

Aset
Per 31 Desember 2013, jumlah aset Perseroan tercatat sebesar Rp 510.084 juta naik 3%
dibanding tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp 492.881 juta.
Liabilitas

Per 31 Desember 2013, jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp 32.388 juta naik sebesar
16% dibanding tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp 28.028 juta. Peningkatan ini dipengaruhi
oleh adanya utang bank sebesar Rp 9.796 juta.

Ekuitas

Per 31 Desember 2013, jumlah ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp 477.696 juta meningkat
sebesar 3% dibanding tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp 464.853 juta.

21

22

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Arus kas
Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Operasi

31 Desember
2013
(239.264)

2012
1.158

Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Investasi

237.081

6.000

Saldo Kas dan Bank Akhir Tahun

22.420

14.807

Kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi, per 31 Desember 2013, dan 2012 masingmasing adalah (Rp239.264) juta dan Rp 1.158 juta, turun 20,75% oleh karena tercatat adanya
pengeluaran atas perdagangan portofolio efek sebesar Rp 317.705 juta.
Kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi, per 31 Desember 2013 dan 2012, masing-masing
adalah Rp 237.081 juta dan Rp 6.000 juta meningkat 3,852%.
Saldo kas dan bank akhir tahun, per 31 Desember 2013 dan 2012, masing-masing adalah
Rp 22.420 juta dan Rp 14.807 juta meningkat 51% yang dipengaruhi oleh peningkatan kas
bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan.
Rasio Keuangan
Imbal Hasil Aset
Tingkat kemampuan aset untuk menghasilkan laba bersih Perseroan pada tahun 2013 dan
2012 adalah 3% dan 0,9%.
Imbal Hasil Ekuitas
Tingkat kemampuan ekuitas yang dikelola manajemen untuk dapat menyumbangkan laba
bersih pada tahun 2013 dan 2012 adalah 3% dan 0,8%.
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas Perseroan atau kemampuan untuk memenuhi atau membayar kewajibannya
pada tahun 2013 dan 2012 masing-masing adalah 2.423,16% dan 1.077,80%.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Tata Kelola
Perusahaan

23

24

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Tata kelola perusahaan

Perseroan senantiasa mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance atau GCG) sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Penerapannya disusun
sejalan dengan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan
kesetaraan sehingga tata kelola yang ideal serta kinerja yang maksimal dapat terwujud.
Kesadaran Perseroan untuk selalu memperhatikan penerapan GCG dilaksanakan demi
membangun kesinambungan operasional usaha yang sekaligus dapat meningkatkan nilai tambah
bagi para pemegang saham, dengan mengacu pada 5 (lima) prinsip dasar sebagai berikut:
Transparansi Menyediakan informasi yang akurat, jelas, dan tepat waktu; mencakup laporan
keuangan, laporan tahunan, dan hal lain yang relevan.
Akuntabilitas Memastikan semua
dipertanggungjawabkan kepada publik.

keputusan

dan

tindakan

Perusahaan

dapat

Pertanggungjawaban Melaksanakan tanggung jawab dengan selalu memperhatikan asas


kepatuhan terhadap undang-undang yang berlaku.
Kemandirian Menjalankan kegiatan Perseroan secara mandiri, tanpa paksaan, atau tekanan
dari pihak manapun.
Kesetaraan Memenuhi hak-hak pemangku kepentingan dan bersikap secara adil dan setara.
Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan pemegang kekuasan tertinggi dalam struktur
kepengurusan Perusahaan dan memiliki wewenang yang tidak dimiliki Dewan Komisaris atau
Direksi sesuai dengan batas-batas yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
Selama tahun 2013 Perseroan menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, yang
diselenggarakan pada Rabu tanggal 12 Juni 2013 berada di Ruang Songket, Four Seasons Hotel,
Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan dengan menghasilkan keputusan antara lain sebagai berikut:
Hasil Keputusan RUPS Tahunan:
1. Agenda Rapat Pertama:
Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan, Laporan Keuangan, dan laporan tugas
pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2012 serta menyetujui dan mengesahkan untuk memberikan pembebasan
tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

2. Agenda Rapat Kedua:


Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 31 Desember 2012 adalah sbb:
Sebesar Rp. 500.000.000,- akan dibukukan sebagai dana cadangan.
Sisanya yaitu sebesar Rp. 3.547.150.869,- sebagai laba ditahan untuk kegiatan Perseroan.

3. Agenda Rapat Ketiga:


Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik
yang akan melakukan audit terhadap laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2013
dan periode-periode lainnya dalam tahun buku 2013 (apabila diperlukan), serta menetapkan
honorarium Akuntan Publik beserta persyaratan-persyaratan lainnya.
4. Agenda Rapat Keempat:

Memberikan kuasa dan melimpahkan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
menentukan besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan
Komisaris Perseroan serta menentukan besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan lainnya
bagi seluruh anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2013.

Hasil Keputusan RUPS Luar Biasa


1. Agenda Rapat Pertama:

Memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
yang lama dan seketika itu juga mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang baru,
pengangkatan dan pemberhentian mana terhitung sejak ditutupnya rapat tersebut sampai
dengan RUPS Tahunan Ke 5 setelah tanggal pengangkatan mereka, tanpa mengesampingkan
hak dan wewenang Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu, sehingga
untuk selanjutnya susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai
berikut :

Direksi :
Direktur Utama
Direktur Tidak Terafiliasi

: Bapak TRIADI PRAMITA ABADI


: Bapak HASWANTO

Dewan Komisaris :
Komisaris Utama

Komisaris Independen

: Bapak WIYANA
: Bapak Ir. MARDIANTO TJAHJA

Komite Audit Perseroan menjadi sbb:

Ketua
Anggota
Anggota

: Mardianto Tjahja
: Rochanan Martokusumo
: W. Soekarno

Memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan keputusan ini dalam suatu
akta notaris dan untuk itu dikuasakan menghadap Notaris, menandatangani akta, dokumen
atau surat-surat serta melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk tercapainya maksud
tersebut di atas tanpa ada yang dikecualikan sekaligus memohon persetujuan kepada pihak
yang berwenang atas perubahan anggaran dasar tersebut;

25

26

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

2. Agenda Rapat Kedua:


Memberikan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk mengalihkan, melepaskan hak atau
menjadikan jaminan utang atas kekayaan Perseroan baik sebagian maupun atau seluruhnya
dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu
sama lain, untuk jangka waktu sampai dengan diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang
Saham selanjutnya yaitu pada Tahun 2014, dalam rangka fasilitas keuangan yang diterima
oleh Perseroan dan/atau anak usaha Perseroan, ataupun perpanjangan maupun refinancing
(berikut seluruh penambahan dan/atau perubahannya).

Dewan Komisaris
Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada pemegang saham dalam memberikan informasi
Perseroan dan memiliki kewajiban memberikan nasehat dan pengawasan kepada Direksi dalam
mengelola perusahaan.
Dewan Komisaris memiliki tugas dan wewenang dengan rincian sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan
serta memberi nasihat kepada Direksi;
2. Dewan Komisaris setiap waktu berhak untuk memeriksa semua pembukuan, surat atau bukti
lainnya dan berhak untuk mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi;
3. Direksi wajib untuk memberikan informasi tentang hal menjadi pertanyaan Dewan Komisaris;
4. Dewan direksi menerima dan memeriksa laporan keuangan per tiga bulanan, tengah tahunan
dan tahunan.
Untuk memaksimalkan kinerja, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat sebanyak 4
(empat) kali dan rapat gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi sebanyak 3 (tiga) kali ditahun
2013 dengan kehadiran lengkap 100%.
Remunerasi Dewan Komisaris ditetapkan dalam RUPS sesuai dengan pendapatan perusahaan.
Di tahun 2013 jumlah remunerasi yang diterima Dewan Komisaris sebesar Rp 175.000.000,-.
Direksi
Direksi adalah bagian internal Perseroan yang berperan penuh dalam rangka mengelola
Perusahaan secara kolegial. Dalam hal ini, Direksi berhak dan berwenang bertindak untuk dan
atas mewakili Perseroan.
Direksi memiliki tugas dan wewenang dengan yang dapat diuraikan antara lain sebagai berikut:
1. Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk mencapai maksud
dan tujuan Perseroan;
2. Masing-masing anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab
menjalankan tugasnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan anggaran
dasar Perseroan;
3. Direksi mewakili Perseroan secara penuh baik di dalam maupun di luar pengadilan;
4. Menyusun rencana kerja dan strateginya;

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

5. Menyampaikan laporan keuangan di setiap periode;


6. Menerima nasihat dari Dewan Komisaris dan menindaklanjuti setiap temuan hasil
pemeriksaannya.
Secara aktif dan periodik Direksi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 10 (sepuluh) kali dan
rapat dengan kehadiran lengkap 100%.
Remunerasi Direksi ditetapkan dalam RUPS sesuai dengan pendapatan perusahaan. Di tahun
2013 jumlah remunerasi yang diterima Direksi sebesar Rp 275.000.000,-.
Komite Audit
Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dengan tugas antara lain memberikan
pendapat kepada Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh Direksi
kepada Dewan Komisaris, mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Komisaris, selain
itu, juga melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, antara
lain meliputi:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan Perseroan seperti laporan keuangan,
proyeksi, dan informasi keuangan lainnya;
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan di
bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan
kegiatan usaha Perseroan;
3. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaaan oleh tim auditor eksternal dan internal;
4. Melaporkan kepada Dewan Komisaris mengenai berbagai risiko yang dihadapi Perseroan dan
menerapkan manajemen risiko untuk dilaksanakan Direksi Perseroan;
5. Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Komisaris atas pengaduan yang berkaitan
dengan Perseroan sebagai perusahaan publik;
6. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Perseroan.
Di tahun 2013, anggota Komite Audit Perseroan berjumlah 3 (tiga) orang yaitu sebagai berikut:
Ketua Komite Audit

: Mardianto Tjahja

Anggota Komite Audit : Rochanan Martokusuma


Anggota Komite Audit

: W.Soekarno

Internal Audit
Dalam upaya terciptanya sistem pengendalian intern yang memadai, dan menjamin
terselenggaranya fungsi audit internal dan untuk membantu fungsi pengawasan internal, Dewan
Komisaris di bantu oleh pelaksana fungsi Internal Audit.
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal
Perseroan, demi meningkatkan integritas Perseroan. Sistem internal audit dibangun untuk
memberikan standar yang layak bagi kegiatan operasional yang efektif dan patuh pada UndangUndang dan peraturan yang berlaku. Sistem pengendalian internal disusun oleh Perseroan
untuk mengelola risiko, bekerja dengan dukungan Dewan Komisaris dan Direktur, memeriksa
keefektifan sistem operasional Perseroan termasuk peninjauan pekerjaan dan rencana kerja
masing-masing jenjang manajemen.

27

28

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Sekretaris Perusahaan
Sebagai penghubung Perseroan dengan investor, regulator, otoritas bursa dan masyarakat
secara umumnya, Perseroan mengangkat seorang Sekretaris Perusahaan.
Saat ini, jabatan sekretaris perusahaan dijabat oleh Triadi Pramita Abadi yang merupakan Direktur
Utama Perseroan. Beliau bergabung dengan Perseroan sebagai Direktur Utama sejak tahun 2010.
Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gajah
Mada Yogyakarta pada tahun 1993. Selain menjabat Direktur Utama Perseroan, beliau juga
menjabat 2 (dua) posisi aktif hingga saat ini, yaitu Komisaris PT Pacific Capital sejak tahun 2007
dan Komisaris Utama BPR Gemolong Artha Mulia, Sragen, sejak tahun 1997.
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perseroan antara lain dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang
Pasar Modal;
2. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan pemodal
yang berkaitan dengan kondisi Perseroan;
3. Memberikan masukan kepada Direksi Perseroan untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang
No.8 tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya;
4. Sebagai penghubung atau contact person antara Perseroan dengan regulator, otoritas bursa
dan masyarakat secara umum.
Risiko Usaha
Perseroan adalah perusahaan investasi, melalui penyertaan modal kepada entitas anak usaha
Perseroan. Risiko kinerja anak usaha Perseroan, sangat mempengaruhi kinerja Perseroan,
pertumbuhan dan penurunan kinerja anak usaha Perseroan akan berakibat langsung dengan
kinerja Perseroan, untuk itu Perseroan senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan
seluruh anak usaha Perseroan agar kinerja, pengelolaan dan perkembangannya dapat di pantau
dengan baik.
Risiko stabilitas perekonomian, politik dan persaingan usaha mempengaruhi kegiatan usaha
entitas anak, maka secara langsung akan mempengaruhi kinerja dan pendapatan Perseroan,
dalam hal ini Perseroan memberikan kepercayaan kepada manajemen entitas anak usaha
Perseroan untuk menentukan langkah dan kebijakan dalam mengelola risiko yang masingmasing dihadapi oleh anak usaha Perseroan.
Risiko regulasi, yaitu perubahan terhadap peraturan investasi, perubahan peraturan terhadap
masing-masing kegiatan usaha entitas anak yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan.
Dalam hal ini Perseroan berkeyakinan setiap perubahan regulasi bertujuan untuk meningkatkan
iklim investasi yang lebih baik dan Perseroan bersama entitas anak perusahaan akan berupaya
untuk mentaati perubahan regulasi yang ada.
Perkara Hukum
Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi, sepanjang tahun 2013 tidak menghadapi kasus
pelanggaran hukum, oleh karena dapat berlangsungnya fungsi pengawasan dan pengendalian
internal dalam kegiatan operasionalnya.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Tanggung
Jawab Sosial

29

30

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

TANGGUNG JAWAB SOSIAL

Dukungan Perseroan tehadap program tanggung jawab sosial (Corporate Social


Responsibility (CSR)), dilaksanakan Perseroan melalui kegiatan sosial kemasyarakatan
yang bertujuan untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
Kegiatan sosial perusahaan dalam rangka berbagi manfaat dan kebaikan kepada
karyawan serta masyarakat berwujud dalam bentuk bantuan yang antara lain adalah
pemberian bonus, jaminan kesehatan dan tunjangan kepada karyawan.
Sedangkan untuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa bantuan
yang berhubungan dengan perbaikan sarana dan prasarana fasilitas umum dan
juga perwakilan karyawan yang turut serta berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti
dilingkungan masyarakat sekitar lokasi usaha. Bantuan juga diberikan kepada masyarakat
dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesaia
Bidang kerohanian Perseroan menyediakan fasilitas ibadah kepada keryawan di
lingkungan kerja, sedangkan untuk di lingkungan masyarakat, turut serta membantu
perbaikan sarana tempat ibadah, perayaan hari besar keagamaan serta bantuan untuk
anak yatim, lansia dan anggota masyarakat lainnya yang membutuhkan.
Pada kegiatan kepemudaan, Perseroan berpartisipasi memberikan dukungan terhadap
proposal-proposal kegiatan karang taruna termasuk bantuan pendidikan bagi anakanak yang kurang mampu.

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI


TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2013
PT Pacific Strategic Financial Tbk

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam laporan
tahunan PT Pacific Strategic Financial, Tbk tahun 2013 telah dimuat secara lengkap dan
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 14 April 2014

Dewan Komisaris

Wiyana
Komisaris Utama

Ir. Mardianto Tjahja


Komisaris (Independen)

Direksi

Triadi Pramita Abadi


Direktur Utama

Haswanto
Direktur (Tidak Terafiliasi)

31

32

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Laporan
Keuangan
Konsolidasian

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

33

34

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

35

36

Laporan Tahunan 2013


PT Pacific Strategic FinanciaL, Tbk

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian


Per 31 Desember 2013 dan 2012

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )


Catatan

2013

2012

Aset
Kas dan setara kas
Deposito berjangka
Piutang lembaga kliring dan penjaminan
Piutang nasabah
Portofolio efek
Piutang pada perusahaan efek lain
Piutang reverse repo
Piutang lain-lain
Tagihan anjak piutang - bersih
Piutang pembiayaan konsumen
Promissory note
Pendapatan yang masih harus diterima
Beban dibayar dimuka
Pajak dibayar dimuka
Penyertaan saham
Aset pajak tangguhan
Aset tetap - setelah di kurangi akumulasi

penyusutan sebesar Rp. 19.186.445.040


dan Rp. 15.634.658.658 masing-masing
pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012

Aset lain-lain
Jumlah Aset

3, 5
3, 6
3, 8
3, 9
3, 7
3, 11
3, 10
3, 12
3, 14
3, 13
3, 19
3
3, 15
3,16
3, 17
3, 26

22.420.155.176
3.431.936.439
4.060.379.531
343.744.227.215
7.739.350.000
1.006.177.306
47.990.250.000
112.653.329
330.607.396
2.465.227.412
471.284.733
587.000.000
5.008.843.616

14.807.224.669
160.000.000.000
10.804.324.484
11.809.628.170
34.157.130.880
25.000.000.000
86.450.735.064
135.645.000.000
464.957.086
526.464.451
587.000.000
4.317.522.407

3, 18
3, 20

69.446.947.117
1.268.578.580

7.935.275.866
375.243.140

510.083.617.850

492.880.506.216

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan konsolidasian secara konsolidasian

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian


Per 31 Desember 2013 dan 2012

Catatan

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )


2013

2012

Liabilitas dan Ekuitas


Liabilitas
Utang lembaga kliring dan penjaminan
Utang nasabah
Biaya yang masih harus dibayar
Liabilitas imbalan pasca kerja
Utang pajak
Utang bank
Utang lain-lain

3, 8
3, 22
3, 23
3, 24
3, 26
3, 21
3, 25

2.780.526.500
3.543.574.755
439.738.642
4.902.021.802
1.300.073.939
9.795.630.366
9.626.412.924

10.960.488.500
9.764.220.158
74.220.573
4.224.758.833
779.281.852
2.224.719.440

32.387.978.928

28.027.689.356

27
28

336.057.000.000
5.027.935.934

336.057.000.000
5.027.935.934

29

7.000.000.000
81.117.776.645

6.500.000.000
69.404.148.628

429.202.712.579

416.989.084.562

48.492.926.343

47.863.732.298

Jumlah Ekuitas

477.695.638.922

464.852.816.860

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas

510.083.617.850

492.880.506.216

Jumlah Liabilitas
Ekuitas
Modal Dasar

180.000.000 saham seri A dengan nilai nominal Rp.


400 per saham 5.280.000.000 saham seri B dengan
nilai nominal Rp. 100 per saham pada 31 Desember
2013 dan 2012

Ditempatkan dan disetor penuh

140.023.750 lembar saham seri A dan 2.800.475.000


lembar saham seri B per 31 Desember 2013 dan 2012

Tambahan modal disetor - agio saham

Saldo laba
Ditentukan penggunaannya
Belum Ditentukan penggunaannya

Jumlah Ekuitas yang Diatribusikan kepada


Pemilik Entitas Induk

Kepentingan non pengendali

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan konsolidasian secara konsolidasian

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian


Untuk tahun berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2013 dan 2012
( Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Catatan
Pendapatan Usaha
Pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek
Pendapatan komisi penasehat keuangan dan
penjaminan emisi
Pendapatan pembiayaan konsumen
Pendapatan bunga investasi

2013

2012

3, 30

18.201.588.054

10.002.533.653

3, 31
3
3

6.588.288
5.115.321.359
2.000.000.000

27.042.750
327.315.316
527.804.566

25.323.497.701

10.884.696.285

7.453.974.331
3.551.786.937
485.992.500
8.495.545.902

4.658.884.567
4.135.079.929
5.403.430.235

19.987.299.670

14.197.394.731

5.336.198.031

(3.312.698.446)

6.499.412.807
4.836.627
660.519.548

7.179.793.590
1.002.818
90.733.333
(2.274.426)

7.164.768.982

7.269.255.314

12.500.967.013

3.956.556.869

Jumlah Pendapatan Usaha


Beban Usaha
Gaji dan tunjangan
Penyusutan aset tetap
Cadangan kerugian penurunan nilai
Administrasi dan umum

3
3, 18
3, 13,14
3, 32

Jumlah Beban Usaha


Laba (Rugi) Usaha
Pendapatan Lain-Lain
Bunga dan jasa giro
Selisih kurs
Keuntungan penjualan aset tetap
Pendapatan (beban) lain-lain

Jumlah Pendapatan lain-lain


Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Taksiran Pajak Penghasilan
Pajak kini
Pajak tangguhan

3, 26

Jumlah Manfaat Pajak Penghasilan

(349.466.160)
691.321.209

(208.351.338)
515.123.911

341.855.049

306.772.573

Laba Neto Tahun Berjalan


Pendapatan komprehensif lain
Laba Yang Diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk
Kepentingan non pengendali

12.842.822.062
-

4.263.329.442
-

12.213.628.017
629.194.045

4.047.150.869
216.178.573

Laba Komprehensif

12.842.822.062

4.263.329.442

4,15

1,38

Laba per saham dasar

3, 33

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan konsolidasian secara konsolidasian

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak

Saldo Per 31 Desember 2013

Cadangan umum

Laba komprehensif tahun berjalan

Saldo Per 31 Desember 2012

Cadangan umum

Laba komprehensif tahun berjalan

Saldo Per 31 Desember 2011

336.057.000.000

336.057.000.000

336.057.000.000

5.027.935.934

5.027.935.934

5.027.935.934

Tambahan
modal disetor
Agio
Saham

7.000.000.000

500.000.000

6.500.000.000

1.500.000.000

5.000.000.000

Dicadangkan

81.117.776.645

(500.000.000)

12.213.628.017

69.404.148.628

(1.500.000.000)

4.047.150.869

66.856.997.759

Tidak dicadangkan

Saldo laba

429.202.712.579

48.492.926.343

629.194.045

12.213.628.017
-

47.863.732.298

416.989.084.562

216.178.573

4.047.150.869
-

47.647.553.725

Kepentingan
non pengendali

477.695.638.922

12.842.822.062

464.852.816.860

4.263.329.442

460.589.487.418

Jumlah Ekuitas

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

412.941.933.693

Ekuitas yang
Diatribusikan kepada
Pemilk Entitas
Induk

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

29

29

Catatan

Modal
ditempatkan
dan disetor

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2013 dan 2012

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.

UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT. Pacific Strategic Financial, Tbk ("Perusahaan") dahulu bernama PT. Pan Pacific International, Tbk didirikan di Jakarta pada
tanggal 22 Februari 1989 berdasarkan Akta No. 57 oleh Arianny Lamoen Redjo. S, SH., Notaris di Jakarta, dengan nama PT.
Citramas Securindo. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C23432.HT.01.01.TH.1989 tanggal 19 April 1989 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 92, Tambahan
Berita Negara No. 3064 tanggal 17 November 1989. Kemudian Perusahaan merubah nama menjadi PT. Artha Pacific Securities
berdasarkan Akta No. 3 tanggal 3 Juli 2000 oleh Sukawati Sumadi, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-18074 HT.01.04.TH.2000 tanggal 16 Agustus 2000.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 21 tanggal 24 Juni 2011 oleh
Mahendra Adinegara,SH.,MKn., Notaris di Jakata. Perubahan tersebut terutama mengenai Penawaran Umum Terbatas dalam rangka
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham sebanyak 2.800.475.000 (dua miliar delapan ratus juta
empat ratus tujuh puluh lima ribu) lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp. 100 dan perubahan susunan pengurus perusahaan.
Akta tersebut telah didaftarkan ke Sisminbakum Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat No. AHU-AH.01.1025861 dan No. AHU-AH.01.10-25861 masing-masing tertanggal 9 Agustus 2011.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 25 Nopember 2002, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)
No. S-2514/PM/2002 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana. Penawaran Umum Perdana ini terdiri dari 80.000.000 (delapan
puluh juta) Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp. 200 (dua ratus rupiah) setiap saham dan harga penawaran Rp. 210
(dua ratus sepuluh rupiah) per saham dan sejumlah 80.000.000 (delapan puluh juta) Waran Seri I yang diterbitkan menyertai saham
biasa atas nama yang ditawarkan kepada publik. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang
saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan Penawaran Umum yang dilakukan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek
pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang 1 (satu) saham memperoleh 1 (satu) Waran Seri I dimana setiap 1 (satu) Waran Seri I
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perusahaan yang dikeluarkan dari portepel dengan nilai
nominal Rp. 200 (dua ratus rupiah), setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp. 210 (dua ratus sepuluh rupiah) setiap
saham.
Waran Seri I tersebut dapat dikonversi menjadi saham pada harga pelaksanaan Rp. 200 (dua ratus) per waran. Bila waran tidak
dilaksanakan sampai dengan batas akhir masa pelaksanaannya, maka waran tersebut menjadi tidak bernilai dan tidak berlaku.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 9 tanggal 14 Januari 2004 oleh Mardiah Said, SH., Notaris di Jakarta,
Perusahaan melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split ) dari Rp. 200 (dua ratus rupiah) menjadi Rp. 20 (dua puluh
rupiah) per saham.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 20 tanggal 28 Maret 2005 oleh Mardiah Said, SH., Notaris di Jakarta,
Perusahaan melaksanakan reserve stock dan peningkatan modal dasar Perusahaan menjadi sebesar Rp. 224.038.000.000 (dua ratus
dua puluh empat milira tiga puluh delapan juta rupiah) .
Pada tanggal 23 Juni 2011, Perusahaan memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. S-7006/BL/2011 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham dengan menerbitkan sejumlah
2.800.475.000 (dua miliar delapan ratus juta empat ratus tujuh puluh lima ribu) lembar saham Seri B dengan nilai nominal Rp. 100
(seratus rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan Harga PUT I Rp. 102 (seratus dua rupiah) setiap saham sehingga seluruhnya
berjumlah sebesar Rp. 285.648.450.000 (dua ratus delapan puluh lima miliar enam ratus empat puluh delapan juta empat ratus lima
puluh ribu rupiah)
Sesuai maksud dan tujuan pada anggaran dasarnya, ruang lingkup perusahaan adalah bergerak di bidang investasi. Saat ini kegiatan
utama perusahaan berfokus pada investasi portofolio efek.

1.

Perusahaan telah melakukan PUT I dengan menerbitkan HMETD sehingga terjadi penambahan saham baru sebanyak 2.800.475.000
(dua miliar delapan ratus juta empat ratus tujuh puluh lima ribu) lembar saham, sehingga total saham yang beredar sebanyak
2.940.498.750 (dua miliar sembilan ratus empat puluh juta empat ratus sembilan puluh delapan tujuh ratus lima puluh) lembar
saham.
Seluruh saham Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.
UMUM - LANJUTAN

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

c. Susunan Pengurus

Berdasarkan Akta No. 158 tanggal 3 Juni 2013 oleh Ardi Kristiar, SH., MBA., Notaris di Jakarta, susunan pengurus Perusahaan
pada tanggal 31 Desember 2013 adalah sebagai berikut :
Komisaris
Komisaris Utama
Komisaris Independen

: Wiyana
: Mardianto Tjahja

Direksi
Direktur Utama
Direktur - tidak terafiliasi

: Triadi Pramita Abadi


: Haswanto Pramita Abadi

Komite Audit
Ketua
Anggota
Corporate Secretary
Internal Audit

: Mardianto Tjahja
: Rochman Martokusumo
W. Soekarno
: Triadi Pramita Abadi
: Moses Elia

Berdasarkan Akta No. 21 tanggal 24 Juni 2011 oleh Mahendra Adinegara, SH., MKn., Notaris di Jakarta, susunan pengurus
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut :
Komisaris
Komisaris Utama
Komisaris Independen

: Wiyana
: Mardianto Tjahja

Direksi
Direktur Utama
Direktur

: Triadi Pramita Abadi


: Haswanto Pramita Abadi

Komite Audit
Ketua
Anggota
Corporate Secretary
Internal Audit

: Mardianto Tjahja
: Rochman Martokusumo
W. Soekarno
: Triadi Pramita Abadi
: Moses Elia

Perusahaan telah memiliki Divisi Internal Audit. Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 jumlah karyawan Perusahaan dan entitas
anak adalah sebanyak 64 dan 38 orang (tidak diaudit).
d. Entitas Anak
-

PT. Pacific Capital Investment


PT. Pacific Capital Investment (PCI) didirikan berdasarkan Akta No. 13 tanggal 6 Juni 2002 oleh Fathiah Helmi, SH., Notaris
di Jakarta. Anggaran dasar Perusahaan ini kemudian diubah dengan Akta No. 71 tanggal 25 Juni 2002 oleh Fathiah Helmi, SH.,
Notaris di Jakarta. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. C2-12853 HT.01.01.TH.2002 tanggal 12 Juli 2002.

1.

Nama Perusahaan
Bidang Usaha
Didirikan
Pemilikan saham
Jumlah aset per 31 Desember 2013
Jumlah aset per 31 Desember 2012
UMUM - LANJUTAN

PT. Pacific Capital Investment


Kegiatan Perusahaan Efek
6 Juni 2002
88.36%
95.218.888.023
94.622.205.925

d. Entitas Anak - Lanjutan


-

PT. Pacific Capital


PT. Pacific Capital (PC) didirikan berdasarkan Akta No. 13 tanggal 21 Oktober 2004 oleh Mardiah Said, SH. Notaris di
Jakarta. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C27916 HT.01.01.TH.2004 tanggal 8 November 2004.
Nama Perusahaan

PT. Pacific Capital

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kegiatan Perusahaan Efek
21 Oktober 2004
87.97%
258.941.069.102
252.086.269.386

Bidang Usaha
Didirikan
Pemilikan saham
Jumlah aset per 31 Desember 2013
Jumlah aset per 31 Desember 2012
-

PT. Pacific Multi Finance


PT. Pacific Multi Finance (PMF) didirikan berdasarkan akta Notaris Humberg Lie,SH. No. 55 tanggal 17 Nopember 2009.
Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU38871.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 2 Agustus 2011.
Nama Perusahaan
Bidang Usaha
Didirikan
Pemilikan saham
Jumlah aset per 31 Desember 2013
Jumlah aset per 31 Desember 2012

2.

PT. Pacific Multi Finance


Kegiatan Jasa Pengelolaan Keuangan dan Lembaga Pembiayaan
17 Nopember 2009
99.9995%
115.676.243.167
108.631.387.928

PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) DAN INTERPRETASI STANDAR


AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) BARU DAN REVISI
a. Standar yang Berlaku pada Tahun Berjalan
Berikut ini standar dan interpretasi baru dan revisi yang diterapkan dalam laporan keuangan konsolidasian efektif untuk periode
akuntansi yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2013. Penerapan ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan atas jumlah
yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasiannya tetapi dapat mempengaruhi akuntasi untuk transaksi dimasa datang.
-

Revisi atas PSAK 38, Kombinasi Bisnis pada Entitas Sepengendali


PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Penyajian",
Pencabutan atas PSAK 51, Akuntansi Kuasi-Reorganisasi

Penerapan ISAK 21, Perjanjian Konstruksi Real Estate dan pencabutan PSAK 44, Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real
Estate yang seharusnya berlaku sejak 1 Januari 2013 telah ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Indonesia.
Selain standar dan interpretasi tersebut diatas, KEP 689/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pedoman Akuntansi
Perusahaan Efek (PAPE) juga berlaku untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2012.
b. Standar dan Interpretasi Telah Diterbitkan Tapi Belum Berlaku
Penerapan interpretasi baru berikut yang berlaku sejak 1 Januari 2014 adalah sebagai berikut:
- ISAK 27, Pengalihan Aset dari Pelanggan;
- ISAK 28, Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan Instrumen Ekuitas;
- ISAK 29, Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Tahap Produksi pada Pertambangan Terbuka.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING


a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan
dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan dan surat

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
edaran tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(Bapepam-LK) berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam -LK No. KEP-347/BL/2012 tertanggal 25 Juni 2012.

b. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian


Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Mata uang pelaporan yang
digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rp), dan laporan keuangan konsolidasian
tersebut disusun berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi, dan pendanaan.
c. Prinsip Konsolidasian
-

Entitas Anak
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak yang dikendalikan oleh
Perusahaan (entitas anak). Pengendalian dianggap ada apabila Perusahaan mempunyai hak untuk mengatur dan menentukan
kebijakan finansial dan operasional dari investee untuk memperoleh manfaat dari aktivitasnya.
Penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau penjualan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba-rugi
komprehensif konsolidasian sejak tanggal efektif akuisisi dan sampai dengan tanggal efektif penjualan.
Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi yang digunakan
sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan Perusahaan.
Seluruh transaksi antar perusahaan, saldo, penghasilan, dan beban dieliminasi pada saat konsolidasian.

Entitas Asosiasi
Entitas asosiasi adalah semua entitas dimana entitas anak mempunyai pengaruh signifikan tetapi tidak mengendalikan, pada
umumnya mempunyai kepemilikan saham antara 20% dan 50% hak suara. Investasi pada entitas asosiasi dicatat menggunakan
metode ekuitas dan pada awalnya diakui pada harga perolehan. Didalam investasi entitas anak atas entitas asosiasi termasuk
goodwill yang diidentifikasi ketika akuisisi.
Bagian entitas anak atau laba rugi entitas asosiasi pasca akuisisi diakui dalam laporan laba rugi dan bagian atas mutasi
pendapatan komprehensif lainya pasca akuisisi di dalam pendapatan komprehensif lainya dan diikuti dengan penyesuaian pada
jumlah tercatat investasi. Dividen yang akan diterima dari entitas asosiasi diakui sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.
Jika bagian entitas anak atas kerugian entitas asosiasi sama dengan atau melebihi kepentinganya pada entitas asosiasi,
menghentikan pengakuan bagian kerugianya, kecuali entitas anak memiliki kewajiban atau melakukan pembayaran atas nama
asosiasi.
Keuntungan yang belum direalisasi atas transaksi antara entitas anak dan entitas asosiasi atau pengendalian bersama entitas
dieliminasi sebanyak kepemilikan entitas anak pada entitas asosiasi tersebut. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi
kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan nilai atas aset yang dipindahkan. Kebijakan akuntansi dari entitas asosiasi
dan pengendalian bersama entitas akan dirubah apabila perlu untuk menjaga konsistensi dengan kebijakan yang digunakan oleh
entitas anak.
Keuntungan atau kerugian dilusi yang timbul dalam investasi entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas diakui dalam
laporan laba rugi.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


d. Kombinasi Bisnis
Akuisisi entitas anak dan bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya akuisisi adalah nilai agregat nilai wajar (pada
tanggal pertukaran) dari aset yang diperoleh, liabilitas yang terjadi atau ditanggung dan instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai
pertukaran atas pengendalian dari pihak diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Dalam penerapanya, imbalan untuk akuisis termasuk setiap aset atau liabilitas yang dihasilkan dari suatu kesepakatan imbalan
kontijensi diukur terhadap nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar disesuaikan dengan biaya
akuisisi ketika memenuhi syarat sebagai penyesuaian pengukuran periode. Semua perubahan selanjutnya ddalam nilai wajar dari
imbalan kontijensi diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas yang dihitung sesuai dengan standar akuntansi yang relevan.Perubahan
dalam nilai wajar dari imbalan kontijensi yang di klasifikasikan sebagai ekuitas tidak dicatat.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisins belum selesai pad akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Perusahaan dan entitas
anak melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntasinya belum selesai dalam laporan keuanganya. Selama periode
pengukuran, pihak pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang
diakui pada tanggal tersebut.
Periode pengukuran adalah periode dari tanggal akuisisi hingga tanggal Perusahaan dan entitas anak memperoleh informasi lengkap
tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan periode pengukuran maksimum satu tahun dari tanggal akuisisi.
e. Transaksi Dalam Mata Uang Asing
Pembukuan Perusahaan dan entitas anak diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi-transaksi dalam mata uang asing
selama tahun berjalan dicatat sesuai dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.
Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba-rugi komprehensif konsolidasian
untuk tahun yang bersangkutan.
Nilai tukar
Kurs mata uang asing yang digunakan

31 Desember 2013
Rp

Dolar Amerika Serikat

31 Desember 2012

12.189 Rp

9.670

f. Transaksi Dengan Pihak -Pihak Yang Berelasi


Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya (dalam hal ini dirujuk
sebagai "Entitas Pelapor") sebagai berikut :
1) Orang atau keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut :
i. Pengendalian atau pengendali bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas pelapor atau entitas pelapor; atau
iii. Personil manajamen kunci entitas atau entitas indu dari entitas pelapor.
2) Suatu entitas berelasi denga entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut :
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas
anak berikutnya terkait dengan entitas lainnya.
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang
merupakan anggota suatu kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas
yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut maka entitas
sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN

f. Transaksi Dengan Pihak -Pihak Yang Berelasi - Lanjutan


vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam poin (1).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam poin 1 (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas
(suatu entitas induk dari entitas).
Semua transaksi dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan tingkat bunga atau harga, persyaratan
dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

10

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

g. Piutang Reverse Repo

Transaksi repo bukan merupakan suatu penghentian pengakuan. Perusahaan mengakui liabilitas sebesar nilai pembelian kembali
dikurangi beban bunga yang belum diamortisasi.
Transaksi reverse repo dinyatakan dalam laporan keuangan konsolidasian sebesar nilai penjualan kembali dikurangi pendapatan
bunga yang belum diamortisasi.
Pendapatan (beban) bunga yang timbul atas perjanjian reverse repo (repo) ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang periode kontrak
dengan metode suku bunga efektif.
h. Aset Keuangan
Seluruh aset keuangan Perusahaan dan entitas anak diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana
pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu yang
ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, yang awalnya diukur sebesar nilai wajar.
Aset keuangan Perusahaan dan entitas anak diklasifikasi dalam kategori aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi (FVTPL) tersedia untuk dijual (AFS) dan pinjaman yang diberikan dan piutang. Pengklasifikasian ini tergantung pada
hakekatdan tujuan aset keuangan dan ditetapkan pada saat pengakuan awal.
Metode suku bunga efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan dan
mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi penerimaan kas dimasa datang (termasuk semua biaya yang diterima yang merupakan bagian tak
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premium diskonto lainnya) elama perkiraan umur dari aset
keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan
pada saat pengakuan awal.
Pendapatan bunga diakui dengan suku bunga efektif untuk instrumen efek utang selain dari aset keuangan yang diklasifikasi sebagai
FVTPL.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)
Aset keuangan Perusahaan dan entitas anak diklasifikasi dalam FVTPL, jika aset keuangan sebagai kelompok diperdagangkan atau
pada saat pengakuan awal ditetapkan untuk diukur pada FVTPL.
Aset keuangan diklasifikasi sebagai kelompok diperdagangkan, jika:
- diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual kembali dalam waktu dekat; atau
- merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil
untung dalam jangka pendek yang terkini; atau
- merupakan derivatif yang tidak ditetapkan dan tidak efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Aset keuangan FVTPL disajikan sebesar nilai wajar, keuntungan atau kerugian yang timbul diakui dalam akun keuntungan dan
kerugian perdagangan efek dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian lain mencakup deviden atau bunga yang diperoleh dari aset
keuangan juga diakui dalam laba rugi. Nilai wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan pada Catatan no. 6).

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


h. Aset Keuangan - Lanjutan
Aset keuangan tersedia untuk dijual/Available For Sale (AFS)
Keanggotaan entitas anak di bursa, yang mewakili kepentingan kepemilikan di bursa , dan memberikan hak pada entitas anak untuk
menjalankan usaha di bursa dan kustodian, diklasifikasi investasi tersedia untuk dijual. Investasi efek ekuitas tersebut tidak memiliki
kuotasi harga pasar pada pasar aktif, nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal dan derivatif melekat dan harus diselesaikan
dengan penyerahan investasi efek ekuitas yang tidak memiliki kuotasi tersebut. Investasi tersebut diukur sebesar biaya perolehan
dikurangi penurunan nilai yang dapat diidentifikasi pada setiap akhir periode pelaporan.

11

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Pinjaman yang diberikan dan piutang

Pinjaman yang diberikan dan piutang merupakan aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan
tidak mempunyai kuotasi dipasar aktif. Pinjaman yang diberikan dan piutang Perusahaan dan entitas anak diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Bunga diakui dengan
menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan bunga tidak akan material.
Pinjaman yang diberikan dan piutang Perusahaan dan entitas anak meliputi kas dan bank, deposito berjangka, piutang lembaga
kliring dan penjaminan, piutang reverse repo, piutang nasabah, promissory note , piutang lain-lain dan pos tertentu aset lain-lain.
Penurunan nilai aset keuangan
Aset keuangan Perusahaan dan entitas anak, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada akhir
setiap periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa datang
atas aset keuangan.
Untuk investasi ekuitas AFS Perusahaan dan entitas anak yang tercatat dan tidak tercatat di bursa, penurunan yang signifikan atau
jangka panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti objektif penurunan nilai.
Untuk aset keuangan lainnya, bukti objektif penurunan nilai termasuk kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak
peminjam; pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau terdapat
kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan.
Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan dievaluasi penurunan nilainya secara individual,
akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk
pengalaman Perusahaan dan entitas anak atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran
piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi
dengan kegagalan atas piutang.
Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai
tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif
awal dari aset keuangan.
Nilai tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas aset keuangan, kecuali piutang
yang nilai tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut
dihapuskan melalui akun penyisihan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan
terhadap akun penyisihan. Perubahan nilai tercatat akun penyisihan piutang diakui dalam laba rugi.
Jika aset keuangan AFS dianggap menurun nilainya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah diakui dalam akun
cadangan revaluasi investasi direklasifikasi ke laba atau rugi dalam tahun yang bersangkutan.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


h. Aset Keuangan - Lanjutan
Untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, jika, pada periode berikutnya, jumlah penurunan nilai
berkurang dan penurunan dapat dikaitkan secara objektif dengan sebuah peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut
diakui, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dipulihkan melalui laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada tanggal
lih
il i id k l bihi bi
l h di
i i b l
k
k
i
il i dil k k

12

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
pemulihan penurunan nilai tidak melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum pengakuan kerugian penurunan nilai dilakukan.
Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam laba rugi tidak boleh dipulihkan melalui laba
rugi. Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara langsung ke pendapatan komprehensif lain dan akumulasi
dalam pos cadangan revaluasi investasi. Dalam hal efek utang, kerugian penurunan nilai dipulihkan kemudian melalui laba rugi,
apabila kenaikan nilai wajar investasi dapat dikaitkan secara objektif dengan kejadian yang terjadi setelah pengakuan kerugian
penurunan nilai.
Penghentian pengakuan aset keuangan
Perusahaan dan entitas anak menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika, hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset berakhir, atau saat mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Perusahaan dan entitas anak tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Perusahaan dan entitas anak mengakui
keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan
dan entitas anak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Perusahaan dan
entitas anak masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima.

i. Kas dan Setara Kas


Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan bank terdiri dari kas, bank, dan semua deposito yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan
atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
j. Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar di muka diamortisasi berdasarkan taksiran masa manfaat dari masing-masing beban dengan menggunakan metode
garis lurus (straight line method).
k. Aset Tetap
PSAK No. 16 (Revisi 2011), Aset Tetap, ini mengatur perlakuan akuntansi aset tetap sehingga pengguna laporan keuangan dapat
memahami informasi mengenai investasi entitas pada aset tetapdan perubahan pada investasi tersebut. Penerapan PSAK ini tidak
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan.
Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan
setelah dikurangi akumulasi penyusutan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis
aset tetap sebagai berikut :
Tahun
Komputer dan telekomunikasi
Partisi
Peralatan kantor
Kendaraan

:
:
:
:

4 Tahun
4 Tahun
4 Tahun
5 Tahun

Beban pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Perbaikan yang menambah masa manfaat atau
meningkatkan manfaat ekonomis aset tetap dikapitalisasi ke harga perolehan aset terkait dan disusutkan dengan tingkat penyusutan
aset yang bersangkutan.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


k. Aset Tetap - Lanjutan
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan
keuangan konsolidasian. Keuntungan atau kerugian dari pendapatan aset tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba-rugi
komprehensif konsolidasian periode berjalan.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutanpada saat selesai dan siap digunakan

13

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
l. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan dan entitas anak menelaah ada atau tidaknya indikasi
penurunan nilai aset dan kemungkinan penyesuaian ke nilai yang dapat diperoleh kembali apabila terdapat keadaan yang
mengindikasikan penurunan nilai aset tersebut.
Nilai aset yang dapat diperoleh kembali dihitung berdasarkan nilai pakai atau harga jual bersih, mana yang lebih tinggi.
Kerugian penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali. Di lain pihak, pemulihan
penurunan nilai diakui apabila terdapat indikasi bahwa penurunan nilai tersebut tidak lagi terjadi. Penurunan (pemulihan) nilai aset
diakui sebagai beban (pendapatan) pada laba rugi komprehensif konsolidasian periode berjalan.
m. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitasyang diterbitkan oleh Perusahaan dan entitas anak diklasifikasi sesuai dengan substansi
perjanjian kontraktual dan definisi kewajiban keuangan dan instrumen ekuitas.
Instrumen ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Perusahaan setelah dikurangi dengan seluruh
liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya emisi langsung.
Biaya emisi saham disajikan sebagai bagian dari tambahan modal disetor dalam ekuitas.
Pembelian kembali instrumen ekuitas milik Perusahaan diakui dan dikurangi langsung ke ekuitas. Keuntungan atau kerugian tidak
diakui pada laba rugi atas pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalaninstrumen ekuitas milik Perusahaan.

Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anak diklasifikasi sebagai liabilitas keuangan yang pada awalnya dinilai berdasarkan
nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur dalam biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif, dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan
mengalokasikan beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
estimasi pembayaran kas di masa datang selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang
lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi biaya transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan pinjaman diakui selama jangka waktu
pinjaman.
Liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anak tersebut meliputi utang nasabah, utang pada lembaga kliring dan penjaminan, dan
pos-pos tertentu utang lain-lain.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
Perusahaan dan entitas anak menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan dan entitas anak
telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa.
3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


n. Imbalan Kerja
PSAK No. 24 (Revisi 2010) memberikan petunjuk untuk penghitungan dan dengan penambahan pengungkapan untuk imbalan kerja
dengan beberapa ketentuan transisi. Standar ini memberikan pilihan pengakuan laba atau rugi aktuarial sebagai alternatif atas
penggunaan pendekatan koridor, dimana laba atau rugi aktuarial diakui sebagai laba atau rugi pada tahun terjadinya sebagai bagian
dari pendapatan komprehensif lain.
Penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2010) tidak memiliki dampak signifikan pada laporan keuangan konsolidasian, kecuali pada

14

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
pengungkapan yang diharuskan. Entitas Anak memilih mempertahankan kebijakan yang ada untuk mengakui keuntungan atau
kerugian aktuarial, yang mana menggunakan pendekatan koridor sebagaimana dijelaskan dibawah ini.
Entitas anak menghitung imbalan pasca kerja pasti sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Tidak terdapat
pendanaan yang disisihkan oleh perusahaan sehubungan dengan imbalan pasca kerja ini.
Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan metode Project Unit Credit . Akumulais keuntungan dan kerugian aktuarial bersih
yang belum diakui yang melebihi 10% dari nilai kini liabilitas imbalan pasti diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa
masa kerja yang diperkiraan dari para pekerja dalam program tersebut. Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan
tersebut tidak menjadi hak atau vested, dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama tahun rata-rata
sampai imbalan tersebut menjadi vested.
Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan pasti di laporana posisi keuangan konsolidasian merupakana nilai kini liabilitas
imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui.
o. Provisi
Provisi diakui ketika Perusahaan dan entitas anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Perusahaan dan entitas anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dilakukan.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan Provisi pada
akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan ketidakpastian yang melekat pada kewajibanya. Apabila suatu
provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai
kini sari arus kas.
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomis untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga,
piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur
secara andal.
p. Akuntansi pembiayaan konsumen
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian pembiayaan bersama di mana risiko
kredit ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan porsinya (without recourse ), pendapatan pembiayaan konsumen
yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang ditangguhkan merupakan selisih jumlah angsuran yang akan diterima dan pokok
pembiayaan. Pendapatan yang ditangguhkan diakui dan dicatat sebagai pendapatan berdasarkan proporsi waktu menggunakan
tingkat bunga efektif selama periode kontrak. Apabila angsuran piutang konsumen telah melampaui waktu jatuh tempo 90 hari, maka
pendapatan tidak diakui sampai diterimanya pembayaran.
Selisih neto antara pendapatan yang diperoleh dari konsumen pada saat pertama kali perjanjian pembiayaan konsumen
ditandatangani dan beban-beban yang timbul pertama kali yang terkait langsung dengan kredit pembiayaan konsumen ditangguhkan
dan diakui sebagai penyesuaian atas imbal hasil pembiayaan konsumen dengan menggunakan tingkat suku bunga efektif selama
jangka waktu pembiayaan konsumen dan disajikan sebagai bagian dari Pendapatan pembiayaan konsumen pada laporan laba rugi
komprehensif tahun berjalan.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


q. Akuntasi tagihan anjak piutang
Anjak piutang with recourse dan without recourse diakui sebagai tagihan anjak piutang sebesar nilai piutang yang diperoleh dan
dinyatakan sebesar nilai neto yang dapat direalisasi, setelah dikurangi pendapatan anjak piutang ditangguhkan. Selisih antara tagihan
anjak piutang with recourse dengan jumlah pembayaran ke klien diakui sebagai pendapatan anjak piutang ditangguhkan, yang akan
diakui sebagai pendapatan anjak piutang berdasarkan proporsi waktu selama periode kontrak menggunakan tingkat suku bunga
efektif. Selisih antara tagihan anjak piutang without recouse dengan jumlah pembayaran kepada klien diakui sebagai pendapatan
anjak piutang pada saat transaksi anjak piutang.

15

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Apabila tagihan anjak piutang with dan without recourse telah melampaui waktu jatuh tempo 90 hari, maka pendapatan tidak
diakui sampai diterimanya pembayaran.
r. Cadangan kerugian penurunan nilai
Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang objektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai sesuai dengan
PSAK No. 55 (Revisi 2011), yang dilakukan secara individual maupun kolektif.
s. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan
Transaksi efek berikut pendapatan komisi
Perdagangan transaksi efek yang lazim dicatat pada tanggal perdagangan, seolah-olah transaksi efek telah diselesaikan. Keuntungan
dan kerugian yang timbul dari transaksi efek yang merupakan tanggungan dan risiko Perusahaan dicatat berdasarkan tanggal
perdagangan. Transaksi efek pelanggan dilaporkan pada tanggal penyelesaian dan pendapatan komisi dan beban terkait dilaporkan
pada tanggal perdagangan. Jumlah piutang dan utang dari transaksi efek yang belum mencapai tanggal penyelesaian kontraknya
dicatat bersih pada laporan posisi keuangan.
Komisi dan biaya terkait kliring dicatat berdasarkan tanggal perdagangan saat terjadinya transaksi efek.
Jasa penjaminan emisi dan penjualan efek
Pendapatan dari jasa penjaminan emisi dan penjualan efek meliputi keuntungan, kerugian, dan jasa, setelah dikurangi biaya sindikasi,
yang timbul dari penawaran efek dimana Perusahaan bertindak sebagai penjamin emisi atau agen. Pendapatan dari konsesi penjualan
dicatat pada tanggal penyelesaian, dan jasa penjaminan emisi diakui pada saat aktivitas penjaminan emisi telah selesai dan jumlah
pendapatan telah dapat ditentukan.
Pendapatan manajer investasi
Jasa pengelolaan investasi ditentukan sesuai dengan ketentuan kontrak dan diakui sebagai pendapatan pada saat jasa diberikan. Jasa
penjualan dan/atau jasa pembelian kembali serta jasa agen penjualan diakui sebagai pendapatan pada saat terjadinya transaksi.
Pendapatan dividen dan bunga
Pendapatan dividen dari investasi diakui pada saat hak pemegang saham untuk menerima pembayaran telah ditetapkan (dengan
ketentuan bahwa besar kemungkinan manfaat ekonomi akan mengalir kepada Perusahaan dan entitas anak dan jumlah pendapatan
dapat diukur secara andal).
Pendapatan bunga diakui jika besar kemungkinan manfaat ekonomi akan mengalir kepada Perusahaan dan entitas anak dan jumlah
pendapatan dapat diukur secara handal. Pendapatan bunga diakui atas dasar waktu, dengan mengacu pada pokok dan suku bunga
efektif yang berlaku, yang merupakan tingkat diskonto yang tepat untuk mengestimasi penerimaan kas masa depan selama perkiraan
umur aset keuangan ke jumlah tercatat aset pada saat pengakuan awal.

3.

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


s. Pengakuan Pendapatan dan Beban - Lanjutan
Beban
Beban yang timbul sehubungan dengan proses penjaminan emisi diakumulasikan dan dibebankan pada saat pendapatan penjaminan
emisi diakui. Pada saat diketahui bahwa kegiatan penjaminan emisi tidak diselesaikan dan emisi efek dibatalkan, maka beban
penjaminan emisi tersebut dibebankan pada laporan laba-rugi komprehensif konsolidasian.
Beban lainnya diakui pada periode terjadinya.

16

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

t. Pajak Penghasilan

Efektif tanggal 1 Januari 2012, Perusahaan dan entitas anak menerapkan PSAK No. 46 Pajak Penghasilan (Revisi 2010), yang
mensyaratkan Perusahaan dan entitas anak untuk memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan mendatang dari pemulihan
(penyelesaian) jumlah tercatat aset (liabilitas) masa depan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, dan transaksi
dan kejadian lain dari periode kini yang diakui dalam laporan keuangan. PSAK revisi ini tidak berdampak secara signifikan
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Pajak Penghasilan Final
Penghasilan yang telah dikenakan pajak penghasilan final, beban pajaknya diakui proporsional dengan jumlah pendapatan menurut
akuntansi yang diakui pada periode berjalan.Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang terutang dengan jumlah yang
dibebankan sebagai pajak kini pada perhitungan laba rugi komprehensif konsolidasian, diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau
utang pajak.Perbedaan nilai tercatat aset dan liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final dengan dasar pengenaan
pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Pajak Penghasilan Tidak Final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat
aset dan liabilitas menurut laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas kecuali perbedaan yang
berhubungan dengan pajak penghasilan final.Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset
pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam periode ketika
liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada akhir periode pelaporan.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan dan entitas
anak ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait
dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan dan entitas anak yang berbeda yang
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang pajak penghasilan
yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara
langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi.

17

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
3.

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


u. Laba per Saham

PSAK No. 56 (Revisi 2011), laba per saham, menetapkan prinsip penentuan dan penyajian laba per saham, sehingga meningkatkan
daya banding kinerja antara entitas yang berbeda pada tahun pelaporan yang sama dan antara tahun pelaporanyang berbeda untuk
entitas yang sama. Penerapan PSAK revisi ini tidak berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada tahun
yang bersangkutan.
v. Informasi Segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan dan entitas anak yang secara
regular direview oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen
operasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
-

Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan
beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
Hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber
daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka
terfokus pada kategori dari setiap produk.
t. Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Rincian kebijakan akuntansi penting dan metode yang diterapkan (termasuk kriteria untuk pengakuan, dasar pengukuran, dan dasar
pengakuan pendapatan dan beban) untuk setiap klasifikasi aset keuangan, liabilitas dan instrumen ekuitas
Klasifikasi aset keuangan pada tanggal 31 Desember 2013 yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun adalah sebagai berikut :
Tidak memiliki
Kuotasi Harga di
Pasar aktif dan
Nilai wajarnya
tidak dapat diakui
dengan andal

Pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi


Komprehensif
Ditetapkan
untuk Diukur
Pada Nilai Wajar

Kelompok
Diperdagangkan
Kas dan setara kas
Portofolio efek

343.744.227.215

Pinjaman
yang diberikan
dan Piutang

Jumlah

22.420.155.176

22.420.155.176

343.744.227.215

Piutang perusahaan

7.739.350.000

7.739.350.000

Piutang LKP

3.431.936.439

3.431.936.439

Piutang nasabah

4.060.379.531

4.060.379.531

Penyertaan saham

587.000.000

587.000.000

Piutang lain-lain

1.006.177.306

1.006.177.306

Aset lain-lain

1.268.578.580

1.268.578.580

351.483.577.215

587.000.000

32.187.227.032

384.257.804.247

efek lain

Jumlah

Pada tanggal 31 Desember 2013, nilai wajar aset keuangan tidak berbeda dengan nilai tercatatnya.

18

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
3.

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN


t. Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan - lanjutan

Klasifikasi liabilitas keuangan pada tanggal 31 Desember 2013 yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun adalah sebagai berikut :

Komprehensif

Nilai Wajar
melalui Laporan
Laba Rugi
Komprehensif

Biaya Perolehan
yang
Diamortisasi

Jumlah

Utang LKP
Utang jangka panjang
Utang nasabah
Beban yang masih harus dibayar
Utang lain-lain

2.780.526.500
9.795.630.366
3.543.574.755
439.738.642
9.626.412.924

2.780.526.500
9.795.630.366
3.543.574.755
439.738.642
9.626.412.924

Jumlah

26.185.883.187

26.185.883.187

Pada tanggal 31 Desember 2013, nilai wajar liabilitas keuangan tidak berbeda dengan nilai tercatatnya.
4.

PERTIMBANGAN AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN


Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anak, seperti dijelaskan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan
konsolidasian, manajemen diharuskan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi mengenai nilai tercatat aset dan liabilitas yang
tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi terkait berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor lain yang dipertimbangkan
relevan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.
Estimasi dan asumsi yang mendasarinya direview secara berkelanjutan. Perubahan atas estimasi akuntansi diakui pada periode
terjadinya perubahan estimasi, bila perubahan mempengaruhi hanya pada periode tersebut, atau pada periode perubahan dan periode
masa datang bila perubahan mempengaruhi masa kini dan periode masa datang.
a. Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi
Berikut pertimbangan kritikal, selain yang berkaitan dengan estimasi (lihat 4b dibawah), yang dilakukan manajemen pada saat
proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anak yang berpengaruh paling signifikan pada jumlah yang diakui di
laporan keuangan konsolidasian.
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan Indonesia, Perusahaan dan entitas anak melaporkan pajak berdasarkan sistem selfassessment . Fiskus dapat menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan peraturan
yang berlaku. Perusahaan dan entitas anak memiliki eksposur terhadap pajak penghasilan karena terkait pertimbangan yang
signifikan dalam menetapkan provisi pajak penghasilan Perusahaan dan entitas anak. Jumlah tercacat pajak dibayar dimuka dan
liabilitas pajak kini Perusahaan dan entitas anak diungkapkan dalam catatan 16 dan 26.
b. Sumber ketidakpastian estimasi
Informasi asumsi utama mengenai masa datang dan sumber utama dari estimasi lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki
risiko signifikan yang dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini.
Rugi penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan piutang
Perusahaan dan entitas anak membuat penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan analisa atas ketertagihan piutang marjin dan piutang
nasabah. Penyisihan tersebut dibentuk apabila terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikanbahwa saldo tersebut
tidak akan tertagih.
Identifikasi piutang marjin dan piutang nasabah tidak tertagih memerlukan pertimbangan dan estimasi. Apabila ekspektasi berbeda
dari estimasi awal, maka perbedaan ini akan berdampak terhadap nilai tercatat piutang marjin dan piutang nasabah serta biaya
piutang tak tertagih pada periode mana perubahan estimasi tersebut terjadi.

19

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
4.

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


PERTIMBANGAN AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - LANJUTAN
b. Sumber ketidakpastian estimasi - lanjutan
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan dan entitas anak ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset
tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman Perusahaan dan entitas anak atas aset sejenis.
Masa manfaat setiap aset direview secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
bahwa hasil operasi di masa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan
biaya yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah penyusutan yang diakui dan nilai tercatat aset tetap.
Manfaat karyawan
Penentuan liabilitas imbalan pasca kerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam menghitung
jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda
dari asumsi entitas anak diakumulasi dan diamortisasi selama periode mendatang dan akibatnya akan berpengaruh terhadap jumlah
biaya serta liabilitas yang diakui di masa mendatang. Walaupun asumsie entitas anak dianggap tetap dan wajar, namun perubahan
signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan terhadap liabilitas imbalan pasca kerja entitas anak.

5.

KAS DAN SETARA KAS

2013

Akun ini terdiri dari :


Kas
Bank :
Rupiah
Pihak ketiga :
PT. Bank CIMB Niaga Tbk
PT. Bank Mega Tbk
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT. Bank Sinar Mas Tbk
PT. Bank Central Asia Tbk
PT. Bank Capital Indonesia Tbk
PT. Bank ICB Bumi Putera
PT. Bank Victoria Tbk
PT. Bank UOB
Dolar Amerika Serikat
Pihak ketiga :
PT. Bank CIMB Niaga Tbk
PT. Bank Central Asia Tbk
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
Deposito berjangka kurang dari 3 bulan
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk

2012

57.828.500

57.828.500

1.175.847.716
281.681.986
207.404.533
132.412.267
72.658.363
55.682.954
9.722.000
2.715.309
2.217.955

1.903.712.804
298.332.002
11.751.000.427
682.053.925
13.776.926
81.571.992
3.059.015
3.289.455

8.751.093
6.886.785
6.345.715

6.043.750
6.555.873

17.500.000.000
2.900.000.000

Jumlah

22.420.155.176

Tingkat bunga per tahun deposito berjangka


Rupiah

4,75% - 5%

20

14.807.224.669

6%

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
6.

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

DEPOSITO BERJANGKA

Pada tahun 2012, Perusahaan melakukan penempatan deposito berjangka pada PT. Bank Capital sebesar Rp. 60.000.000.000 dan PT.
Bank Mega Tbk sebesar Rp. 100.000.000.000. Tingkat bunga atas deposito berjangka tersebut berkisar 6% per tahun.

7.

PORTOFOLIO EFEK
2013

Akun ini terdiri dari :

2012

Portofolio efek untuk diperdagangkan

343.744.227.215

34.157.130.880

Jumlah

343.744.227.215

34.157.130.880

a. Portofolio efek untuk diperdagangkan

2013
Dijaminkan
Di-repo -kan

Dijaminkan

Tidak dijaminkan

Dipinjamkan

Saham
Reksadana
Ketiga

Total

290.277.944.040

290.277.944.040

52.020.000.000

52.020.000.000

1.446.283.175

1.446.283.175

343.744.227.215

343.744.227.215

Ditambah :
kenaikan nilai
Jumlah

Dijaminkan
Saham dengan kuotasi

2012

Dijaminkan
Di-repo -kan

Tidak dijaminkan

Dipinjamkan

Total

35.312.822.000

35.312.822.000

(1.155.691.120)

(1.155.691.120)

34.157.130.880

34.157.130.880

Dikurangi :
Penurunan nilai
Jumlah

Perubahan nilai wajar portofolio efek untuk diperdagangkan sebesar Rp. 1.446.283.175 dan Rp. (1.155.691.120) masing-masing
untuk tahun 2013 dan 2012 disajikan sebagai keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi dari perdagangan efek-bersih.
Nilai wajar portofolio efek yang diperdagangkan di Bursa Efek ditetapkan berdasarkan nilai pasar yang dikeluarkan oleh BEI,
sedangkan nilai wajar Reksa Dana ditetapkan berdasarkan nilai aset bersih pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Nilai wajar portofolio ekuitas dan obligasi yang diperdagangkan di bursa efek ditetapkan berdasarkan nilai pasar yang dikeluarkan oleh
Bursa Efek Indonesia pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

21

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
8.

PIUTANG DAN UTANG LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

a. Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan


Akun ini merupakan tagihan terkait dengan transaksi jual efek dan deposit yang diserahkan Perusahaan dan entitas anak dalam
rangka transaksi efek sebagai berikut:
2013
Piutang transaksi bursa
Setoran jaminan
Jumlah

2.365.240.500
1.066.695.939
3.431.936.439

2012
9.789.423.000
1.014.901.484
10.804.324.484

b. Utang Lembaga Kliring dan Penjaminan


Akun ini merupakan liabilitas kepada KPEI dan transaksi efek di bursa yang penyelesaiannya dilakukan dengan KPEI, sebagai
berikut:
2013

9.

2012

Utang transaksi bursa

2.780.526.500

10.960.488.500

Jumlah

2.780.526.500

10.960.488.500

PIUTANG NASABAH
Akun ini merupakan piutang yang timbul dari transaksi perdagangan efek dengan nasabah, dengan rincian sebagai berikut:
2013

2012

a. Berdasarkan Hubungan
Pihak ketiga
Saldo masing-masing
lebih atau sama dengan 5%
kurang dari 5%

3.655.459.540
404.919.991

9.441.434.426
2.368.193.744

Jumlah

4.060.379.531

11.809.628.170

Belum jatuh tempo


Lewat jatuh tempo

3.938.568.145
121.811.386

11.222.112.373
587.515.797

Jumlah

4.060.379.531

11.809.628.170

Transaksi Reguler

4.060.379.531

11.809.628.170

Jumlah

4.060.379.531

11.809.628.170

b. Berdasarkan Umur (hari)

c. Berdasarkan Pihak

Rata-rata jangka waktu penyelesaian piutang oleh nasabah adalah 3 (tiga) hari kerja.
Entitas anak menerima jaminan berupa saham-saham yang dimiliki nasabah atas saldo-saldo tersebut di atas.
Berdasarkan penelaahan terhadap atas status masing-masing piutang nasabah tersebut pada akhir tahun perusahaan memutuskan tidak
terdapat perubahan signifikan tehadap kualitas piutang, dan piutang nasabah tersebut dapat ditagih sehingga tidak mengadakan
penyisihan piutang ragu - ragu.

22

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. PIUTANG REVERSE REPO

Akun ini merupakan efek ekuitas yang dibeli Perusahaan dengan perjanjian untuk menjual kembali kepada pemilik efek pada tanggal
tertentu dengan harga jual yang telah disepakati.
2013
2012
Efek untuk diperdagangkan kepada pihak ketiga
Beli Efek dengan Janji jual Kembali

25.000.000.000

Jumlah

25.000.000.000

Per 31 Desember 2012

PT. Pacific Capital Investment


Perolehan
PT. Gading Development Tbk

21-Nov-12

Jumlah

Tanggal

Jual Kembali
21-Nov-13

Harga Perolehan
(Rupiah)

Nilai Jual kembali


(Rupiah)

25.000.000.000

27.000.000.000

25.000.000.000

27.000.000.000

11. PIUTANG PADA PERUSAHAAN EFEK LAIN


Akun ini merupakan piutang perusahaan efek lain sehubungan dengan transaksi perdagangan efek. Pada tanggal 31 Desember 2013,
jumlah piutang perusahaan efek lain sebesar Rp. 7.739.350.000.
Perusahaan tidak membentuk penyisihan penurunan nilai piutang karena pihak manajemen berkeyakinan bahwa piutang perusahaan efek
ini dapat tertagih.
12. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari :

2013

Piutang karyawan
Piutang bunga
Piutang penjualan
Piutang lain-lain

64.179.040
941.998.266

2.880.000.000
83.570.735.064
-

1.006.177.306

86.450.735.064

Jumlah

2012

Piutang penjualan merupakan piutang atas penjualan portofolio efek bersifat ekuitas yang dimiliki Perusahaan dan entitas anak kepada
pihak ketiga.
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Akun ini merupakan piutang yang timbul dari kegiatan pembiayaan konsumen. Pada tanggal 31 Desember 2013, jumlah piutang
pembiayan konsumen adalah sebesar Rp. 112.653.329 dengan penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar Rp. (1.242.500).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul
akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan konsumen tersebut.

23

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. TAGIHAN ANJAK PIUTANG - BERSIH

Akun ini merupakan piutang yang timbul dari kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang konsumtif kepada pemakai dengan
pembayaran angsuran secara periodik. Piutang ini digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank (Catatan 21). Atas piutang ini
dikenakan bunga sebesar 15%. Pada tanggal 31 Desember 2013, jumlah tagihan anjak piutang adalah sebesar Rp. 47.990.250.000
dengan penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar Rp. (484.750.000).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan kerugian nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul
akibat tidak tertagihnya tagihan anjak piutang tersebut.
15. BEBAN DIBAYAR DIMUKA
Akun ini terdiri dari :

2013

2012

Uang muka renovasi kantor


Sewa dibayar dimuka
Asuransi dibayar dimuka
Lain-lain

1.500.000.000
742.061.880
47.530.199
175.635.333

359.040.300
33.670.124
72.246.662

Jumlah

2.465.227.412

464.957.086

16. PAJAK DIBAYAR DIMUKA


Akun ini terdiri dari :

2013

2012

PPn masukan

471.284.733

526.464.451

Jumlah

471.284.733

526.464.451

17. PENYERTAAN SAHAM


Saldo penyertaan saham pada bursa efek per 31 Desember 2013 dan 2012 Rp.587.000.000 merupakan salah satu penyertaan saham
kepada PT Bursa Efek Indonesia sebagai salah satu persyaratan sebagai anggota bursa.
18. ASET TETAP

Nilai perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah
Komputer dan telekomunikasi
Peralatan kantor
Kendaraan
Partisi
Jumlah

Saldo Awal

31 Desember 2013
Penambahan
Pengurangan

3.952.411.698
9.057.862.975
7.915.565.522
2.644.093.775

63.194.650.024
340.464.277
503.343.887
1.025.000.000

63.194.650.024
4.292.875.975
9.561.206.862
7.915.565.522
3.669.093.775

23.569.933.969

65.063.458.188

88.633.392.157

24

Saldo Akhir

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. ASET TETAP-LANJUTAN


Saldo Awal
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan langsung
Komputer dan telekomunikasi
Peralatan kantor
Kendaraan
Partisi
Jumlah
Nilai buku

Saldo Akhir

3.654.958.151
5.801.486.840
3.565.854.170
2.612.358.942

194.967.208
213.423.804
2.832.766.675
310.629.250

3.849.925.359
6.014.910.644
6.398.620.845
2.922.988.192

15.634.658.103

3.551.786.937

19.186.445.040

7.935.275.866
Saldo Awal

Nilai perolehan
Kepemilikan langsung
Komputer dan telekomunikasi
Peralatan kantor
Kendaraan
Partisi

31 Desember 2013
Penambahan
Pengurangan

69.446.947.117
31 Desember 2012
Penambahan
Pengurangan

3.758.826.698
8.984.395.925
7.826.565.522
2.487.041.275

193.585.000
73.467.050
385.000.000
157.052.500

23.056.829.420

809.104.549

296.000.000

23.569.933.969

3.476.288.369
3.443.966.433
2.810.452.930
2.010.603.775

178.669.782
2.357.520.407
997.134.573
601.755.167

241.733.333
-

3.654.958.151
5.801.486.840
3.565.854.170
2.612.358.942

Jumlah

11.741.311.507

4.135.079.929

241.733.333

15.634.658.103

Nilai buku

11.315.517.913

Jumlah
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan langsung
Komputer dan telekomunikasi
Peralatan kantor
Kendaraan
Partisi

296.000.000
-

Saldo Akhir

3.952.411.698
9.057.862.975
7.915.565.522
2.644.093.775

7.935.275.866

Pada bulan Desember 2013, entitas anak (PT Pacific Multi Finance) melakukan pembelian tanah seluas 128.639 m2 yang terletak di
desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.
Beban penyusutan adalah sebesar Rp. 3.551.786.937 dan Rp. 4.135.079.929 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
Desember 2013 dan 2012.

25

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. ASET TETAP-LANJUTAN

Pada tahun 2012, entitas anak (PT. Pacific Capital) melakukan penjual aset tetapnya berupa kendaraan dengan rincian sebagai berikut :
Laba atas penjualan aset tetap
Akun ini terdiri dari :

2012

Biaya perolehan
Akumulasi penyusutan

296.000.000
241.733.333

Nilai buku
Harga jual

54.266.667
145.000.000

Laba atas penjualan aset tetap bersih

90.733.333

19. PROMISSORY NOTE


Pada tahun 2012, promissory note yang dimiliki Perusahaan dan entitas anak adalah sebagai berikut :
Tgl perolehan

Jatuh tempo bunga

14-Jul-12

14-Jul-13

2012

Entitas induk
PT. Kalila International
Jumlah

11.500.000.000
11.500.000.000

Entitas anak
PT. Pacific Capital Investment
PT. Kalila International
PT. Kalila International

13 Juli 2012
14 Juli 2012

13 Juli 2013
14 Juli 2013

Jumlah

57.500.000.000
2.500.000.000
60.000.000.000

PT. Pacific Capital


PT. Mentari Pertiwi
PT. Mentari Pertiwi
PT. Mentari Pertiwi
PT. Mentari Pertiwi

05 Juli 2012
14 Juli 2012
13-Oct-12
14-Oct-12

05 Juli 2013
14 Juli 2013
13-Oct-13
14-Oct-13

4.500.000.000
50.000.000.000
4.000.000.000
5.645.000.000

Jumlah

64.145.000.000

Jumlah

135.645.000.000

Promissory note yang dimiliki Perusahaan dan entitas anak mempunyai jangka waktu satu tahun dengan bunga 1% (satu persen)
dengan opsi surat utang ini dapat dikonversi dengan saham pada PT. Kalila International dan PT. Mentari Pertiwi. PT. Kalila
International dan PT. Mentari Pertiwi merupakan salah satu pemegang saham perusahaan pertambangan batubara. Sampai dengan
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, surat utang tersebut telah dilunasi.
Pendapatan bunga promissory note dicatat sebagai piutang bunga. Perusahaan tidak membentuk cadangan piutang ragu-ragu atas
promissory note karena pihak manajemen berkeyakinan bahwa piutang tersebut dapat tertagih.

26

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. ASET LAIN-LAIN

2013

Akun ini terdiri dari :


Jaminan Sewa Gedung
Jaminan Telepon
Jaminan lainnya
Jumlah

2012

977.568.840
136.544.440
154.465.300

152.414.100

1.268.578.580

375.243.140

222.829.040

21. UTANG BANK


Berdasarkan perjanjian kredit tertanggal 18 Juli 2013, entitas anak (PT. Pacific Capital) memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran
dari PT. Bank Panin Tbk dengan plafond sebesar Rp. 10.000.000.000 dan tingkat bunga sebesar suku bunga Sertifikat Bank Indonesia
("SBI") tiga bulan ditambah 14% per tahun. Fasilitas kredit ini jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2014. Saldo pinjaman pada tanggal 31
Desember 2013 sebesar Rp 9.795.630.366.
Pinjaman ini dijamin dengan seluruh piutang dan aset tetap entitas anak. Perjanjian pinjaman juga mencakup persyaratan tertentu antara
lain membatasi hak entitas anak untuk mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris, menambah utang selain hutang yang
sudah ada dan melakukan pembayaran dividen kepada pemegang saham melebihi 40% dari laba bersih serta mengharuskan entitas anak
mempertahankan rasio keuangan tertentu.
Selama tahun 2013, entitas anak tidak pernah mengalami default atau kegagalan lainnya atas pembayaran pokok, bunga sehubungan
dengan semua liabilitas entitas anak.
22. UTANG NASABAH
Akun ini merupakan liabilitas yang timbul dari transaksi perdagangan efek yang dilakukan Perusahaan dengan nasabah dengan rincian
sebagai berikut :
2013

2012

Pihak ketiga
Saldo masing-masing
lebih atau sama dengan 5%
kurang dari 5%

2.670.501.667
873.073.088

8.676.181.803
1.088.038.355

Jumlah

3.543.574.755

9.764.220.158

23. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR


2013

Akun ini terdiri dari :

2012

Biaya transaksi
Telepon
Lain-lain

424.060.248
7.622.225
8.056.169

66.949.673
7.270.900
-

Jumlah

439.738.642

74.220.573

27

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang Undang Ketenagakerjaan No.
13/2003. Berdasarkan Laporan Estimasi liabilitas Program Imbalan Kerja oleh Bumi Dharma Aktuaria, perhitungan liabilitas imbalan
pasca kerja adalah sebagai berikut :

Biaya jasa kini


Biaya bunga
Keuntungan aktuarial yang diakui
Jumlah

2013

2012

647.237.787
275.600.322
(245.575.140)

535.155.438
364.941.354
(501.912.868)

677.262.969

398.183.924

2013

2012

Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut :

Saldo awal
Beban tahun berjalan

4.224.758.833
677.262.969

3.826.574.909
398.183.924

Jumlah

4.902.021.802

4.224.758.833

Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban dan penyisihan imbalan kerja per 31 Desember 2013 dan 2012 adalah
sebagai berikut :
55 tahun
7.0%
8.0%
CSO-1980
Projected Unit Credit (PUC)

Uang pensiun normal


Tingkat diskonto
Estimasi kenaikan gaji di masa datang
Tabel mortalita
Metode
25. UTANG LAIN-LAIN

2013

Akun ini terdiri dari :

2012

Pihak Ketiga :
Utang transaksi obligasi
Utang pembelian aset
Pendapatan diterima dimuka
Komisi
Lain-lain

7.721.500.000
81.634.000
66.666.669
1.756.612.255

2.224.719.440
-

Jumlah

9.626.412.924

2.224.719.440

Utang transaksi obligasi merupakan utang yang terjadi atas transaksi perantara pedagang efek dan transaksi pendapatan tetap yang
terkait dengan aktifitas pada entitas anak
Utang komisi merupakan utang yang terjadi atas transaksi perantara pedagang efek dan transaksi pendapatan tetap yang terkait dengan
aktifitas pada entitas anak

28

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. PERPAJAKAN

Manfaat (beban) pajak penghasilan Perusahaan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai berikut :

Pajak kini
Manfaat pajak tangguhan
Jumlah

2013

2012

(349.466.160)
691.321.209

(208.351.338)
515.123.911

341.855.049

306.772.573

a. Pajak kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dengan laba kena pajak
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai berikut :
2013
Laba sebelum taksiran pajak penghasilan menurut
laporan laba-rugi komprehensif konsolidasian
Laba entitas anak sebelum taksiran pajak penghasilan bersih
Laba sebelum taksiran pajak penghasilan - entitas induk
Perbedaan temporer
Kesejahteraan karyawan
Penyusutan
Jumlah perbedaan temporer

2012

12.500.967.013

3.956.556.869

(11.603.662.952)

(3.734.825.499)

897.304.061

221.731.370

27.181.046
87.912.500

27.181.046
(60.739.996)

115.093.546

(33.558.950)

Perbedaan permanen
Penyusutan
Pendapatan bunga deposito dan jasa giro
Laba yang belum terealisasi
Laba yang terealisasi
Iklan dan promosi
Jamuan
Pajak
Lain-lain

73.268.750
(2.183.349)
(918.500.000)
28.163.000
25.642.600
29.259.885
-

73.268.750
(11.616.825)
(10.695.000.000)
9.890.000.000
37.940.500
10.173.660
2.870.660
560.166.230

Jumlah perbedaan permanen

(764.349.114)

(132.197.025)

Jumlah koreksi fiskal

(649.255.568)

(165.755.975)

248.048.493

55.975.395

Taksiran pajak kini entitas induk


Taksiran pajak kini entitas anak

31.006.000
318.460.160

10.855.243
197.496.095

Jumlah taksiran kini Perusahaan dan


Entitas anak

349.466.160

208.351.338

Laba fiskal
Taksiran pajak kini

29

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. PERPAJAKAN-LANJUTAN
a. Pajak kini - lanjutan

2013

2012

Entitas induk
Entitas anak

22.813.208
123.541.165

6.250.000
185.974.962

Jumlah pajak dibayar dimuka

146.354.373

192.224.962

PPh badan kurang bayar entitas induk


PPh badan kurang bayar entitas anak

8.192.792
194.918.995

4.605.243
11.521.133

PPh Badan Perusahaan dan Entitas anak

203.111.787

16.126.376

Pajak dibayar dimuka

b. Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan
keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Rincian dari aset dan liabilitas Pajak tangguhan
perusahaan per 31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai berikut :
Taksiran penghasilan manfaat (beban) pajak tangguhan

2013

2012

Entitas induk
Kesejahteraan karyawan
Penyusutan aset tetap

6.795.262
21.978.125

6.795.262
-

Penyusutan aset tetap


Rugi fiskal
Kesejahteraan karyawan
Koreksi

289.604.997
169.315.742
203.627.083

239.971.656
241.633.937
26.723.058
-

Jumlah manfaat pajak tangguhan

691.321.209

515.123.911

Entitas anak

Pengaruh pajak atas beda temporer yang signifikan antara pelaporan komersial dan pajak fiskal adalah sebagai berikut :
Aset Pajak Tangguhan
2013

2012

Saldo awal aset pajak tangguhan


Pajak tangguhan tahun berjalan

4.317.522.407
691.321.209

3.802.398.496
515.123.911

Aset Pajak Tangguhan - Bersih

5.008.843.616

4.317.522.407

c. Utang Pajak
Akun ini terdiri dari :

2013

2012

PPh pasal 21
PPh pasal 23
PPh pasal 4 ( 2 )
PPn keluaran
PPh pasal 25
PPh pasal 29 entitas anak
PPh pasal 29 entitas induk
PPh transaksi bursa

226.608.787
2.640.500
120.654.543
100.916.836
194.918.995
8.192.792
646.141.486

28.897.517
714.615
620.646.922
11.863.279
11.521.133
4.605.243
101.033.143

1.300.073.939

779.281.852

Jumlah

30

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. MODAL SAHAM

Berdasarkan laporan kepemilikan yang mencapai 5% atau lebih dari saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh Biro Administrasi
Efek PT. Ficomindo Buana Registar, susunan pemegang saham perusahaan adalah sebagai berikut :
31 Desember 2013 dan 2012
Nama pemegang saham

Jumlah
Saham

%
Kepemilikan

PT. Pan Pacific Investama


PT. Pacific Indocorpora
Masyarakat (masing-masing dibawah 5% )

1.231.507.500
583.075.583
1.125.915.667

41.88%
19.83%
38.29%

140.743.714.286
66.637.209.486
128.676.076.228

Jumlah

2.940.498.750

100.00%

336.057.000.000

Jumlah

28. TAMBAHAN MODAL DISETOR


Rincian akun tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai berikut :
2013
800.000.000
(724.564.066)

2012
800.000.000
(724.564.066)

75.435.934

75.435.934

Agio saham dari Penawaran Umum Terbatas I


Biaya emisi saham dari Penawaran Umum Terbatas I

5.600.950.000
(648.450.000)

5.600.950.000
(648.450.000)

Saldo per 31 Desember 2013 dan 2012

5.027.935.934

5.027.935.934

Agio saham dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana


Biaya emisi saham Penawaran Umum Saham Perdana
Saldo per 1 Januari 2011

29. CADANGAN UMUM


Berdasarkan Undang-undang Perusahaan Terbatas No. 40 Tahun 2007, Perusahaan wajib menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih
setiap tahun buku untuk cadangan apabila saldo laba positif sampai cadangan tersebut mencapai 20% dari jumlah modal yang
ditempatkan dan disetor.
30. PENDAPATAN KEGIATAN PERANTARA PERDAGANGAN EFEK
Akun ini merupakan komisi yang diperoleh dari aktivitas entitas anak ebagai perantara perdagangan efek dengan rincian sebagai berikut
:
2013
Komisi transaksi
Laba terealisasi perdagangan efek
Laba penjualan obligasi
Laba (rugi) terealisasi atas penjualan efek untuk diperdagangkan - bersih
Laba (rugi) belum terealisasi atas efek untuk diperdagangkan - bersih
Komisi agen penjualan
Kegiatan penawaran umum
Bunga pembiayaan penyelesaian transaksi (marjin)
Jumlah

31

2012

4.589.089.470

2.331.508.529

20.668.147.153
(14.179.427.376)
6.061.361.389

13.536.598.987
12.987.427.102
(18.913.892.299)

1.062.417.418

54.811.913
6.079.421

18.201.588.054

10.002.533.653

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. PENDAPATAN KOMISI PENASEHAT KEUANGAN DAN PENJAMINAN EMISI
Akun ini merupakan imbalan jasa yang diterima Perusahaan sebagai penjamin emisi dan agen penjualan atas penawaran umum saham
dan obligasi serta penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dan reksa dana, dengan rincian
sebagai berikut :
2013

2012

Komisi penjaminan
Komisi agen penjualan

3.310.000
3.278.288

27.042.750
-

Jumlah

6.588.288

27.042.750

32. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM


2013

Akun ini terdiri dari :

2012

Sewa
Administrasi
Komisi
Bunga
Pajak
Kesejahteraan karyawan
Profesional fee
Transportasi dan perjalanan dinas
Informasi dan telekomunikasi
Jamuan dan sumbangan
Percetakan dan perlengkapan kantor
Portofolio fee
Listrik dan air
Iklan dan promosi
Pemeliharaan inventaris
Asuransi
Perijinan
Pengiriman dan kurir
Lain-lain

1.483.255.026
1.246.708.900
1.028.876.295
843.908.035
798.312.180
677.262.969
624.083.328
387.379.679
296.413.232
283.332.024
226.003.112
225.060.143
116.868.524
82.862.500
54.120.296
25.803.928
25.673.000
2.449.500
67.173.231

1.347.020.160
454.559.228
743.438.706
770.899.258
294.297.234
398.183.924
303.331.865
243.318.067
295.771.445
110.401.522
182.867.809
367.589
78.446.191
50.397.000
61.850.082
22.051.341
29.724.000
8.124.243
8.380.571

Jumlah

8.495.545.902

5.403.430.235

32

PT. Pacific Strategic Financial Tbk dan Entitas Anak


Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Per 31 Desember 2013 dan 2012
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. LABA PER SAHAM DASAR

Berikut adalah data yang digunakan untuk perhitungan laba bersih per saham dasar :
Laba bersih untuk perhitungan
laba per saham dasar
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
untuk perhitungan laba bersih per saham dasar :
Jumlah saham beredar dengan nilai
nominal Rp. 400 per saham
Tambahan saham beredar berasal rata- rata dari
penambahan modal disetor dan ditempatkan
dengan nilai Rp. 100 per saham
Jumlah rata-rata tertimbang saham
untuk tujuan perhitungan laba
per saham dasar
Laba per saham dasar dalam rupiah

2013

2012

12.213.628.017
Lembar

4.047.150.869
Lembar

140.023.750

140.023.750

2.800.475.000

2.800.475.000

2.940.498.750

2.940.498.750

4.15

1.38

Perubahan nilai nominal saham merupakan penambahan jumlah saham tanpa disertai perubahan sumber daya, oleh karena itu, untuk
tujuan perhitungan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar, perubahan nilai nominal saham dianggap sudah terjadi pada awal
periode dari laporan keuangan konsolidasian.
Jumlah saham berdasarkan rata-rata tertimbang saham beredar (penyebut) untuk tujuan penghitungan laba per saham dasar untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 sejumlah 2.940.498.750 lembar saham.
34. PERSETUJUAN PENERBITAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsilidasian yang diselesaikan pada tanggal 21 Maret
2014.

33