Anda di halaman 1dari 12

BAB IV

PRIORITAS MASALAH, ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH DAN POA


PENYELESAIAN MASALAH MANAJEMEN KEPERAWATAN DI UNIT
Setelah dilaksanakan pengkajian selama tiga hari (27-29 Juli 2015), didapatkan
beberapa permasalahan di Unit Perinatologi RS Wava Husada Kepanjen, untuk
menyelesaikan masalah tersebut maka perlu ditentukan prioritas masalah dan Plan Of
Action dari tiap-tiap masalah yang diangkat.
4.1 Rumusan Masalah
Berdasarkan analisa data dengan menggunakan analisa SWOT pada penjelasan
sebelumnya di atas dapat disimpulkan masalah yang ada di Unit Perinatologi RS Wava
Husada, sebagai berikut:
1. Belum adanya penggunaan metode penugasan dan ketidakpahaman perawat
tentang uraian tugasnya
2. Pelaksanaan pre conference, operan, dan post conference yang belum optimal
3. Cuci tangan 6 langkah dan 5 moment yang kurang optimal
4. Pendidikan kesehatan tentang management laktasi dan persiapan bayi pulang
kurang optimal
4.2Penentuan Prioritas Masalah
Teknik prioritas masalah yang digunakan disini adalah teknik kriteria matrik
(criteria matrix technique), yakni teknik pemungutan suara dengan menggunakan kriteria
tertentu. Secara sederhana dapat dibedakan atas 5 macam yaitu:
1. Kecenderungan besar dan seringnya kejadian masalah (Magnitude = Mg)
2. Besarnya kerugian yang ditimbulkan (Severity=Sv).
3. Bisa dipecahkan (Managebility=Mn)
4. Perhatian perawat terhadap masalah (Nursing concern=Nc)
5. Ketersediaan sumber daya (Affordability=Af)
No
1

Masalah
Belum adanya penggunaan metode
penugasan dan ketidakpahaman perawat
tentang uraian tugasnya
2 Pelaksanaan pre conference, operan, dan
post conference yang belum optimal
3 Cuci tangan 6 langkah dan 5 moment yang
kurang optimal
4 Pendidikan kesehatan terkait management
laktasi dan persiapan bayi pulang kurang
optimal
Keterangan :
5 = Sangat penting
4 = Penting
3 = Kurang penting
2 = Tidak penting
1 = Sangat tidak penting

Mg
5

Sv
4

Mn
5

Nc
5

Af
4

Total
2000

Prioritas
1

1600

576

162

4.3 Alternatif Pemecahan Masalah


No

Masalah
Belum adanya
penggunaan metode
penugasan dan
ketidakpahaman perawat
tentang uraian tugasnya

1.

2.

Pelaksanaan pre
conference, operan, dan
post conference yang
belum optimal

Penyebab
Kurangnya sosialisasi
mengenai motode
penugasan dan uraian
tugas masing-masing
perawat.
Kurangnya kesadaran
untuk memahami uraian
tugasnya masing-masing

Alternatif Pemecahan Masalah


1. Sosialisasi metode
penugasan dan uraian
tugas
2. Pengadaan papan
pembagian tugas dan buku
saku tentang uraian tugas
3. Supervisi oleh kanit tentang
pelaksanaan metode
penugasan

1. kurangnya sosialisasi
pentingnya pre
conference, operan, dan
post conference
2. Belum ada SOP pre
conference dan post
conference

Cuci tangan 6 langkah


dan 5 moment yang
kurang optimal

1.

Pendidikan kesehatan
tentang management
laktasi dan persiapan
bayi pulang kurang
optimal

1.
2.

1.
2.
3.

Kurangnya kesadaran
SDM akan pentingnya
cuci tangan yang baik
dan benar

Pembuatan SOP pre dan


post conference, serta
operan
Pembuatan buku saku
tentang pre dan post
conference, serta operan
Supervisi oleh kanit
tentang pelaksanaan pre
dan post conference

1. Mengadakan pekan cuci


tangan
2. Memberikan reward
kepada perawat

.
Penggunaan media
pendidikan kesehatan
yang tidak optimal
Keterbatasan waktu dan
tempat pelaksanaan
pendidikan kesehatan

1. Pembuatan lembar balik


pendidikan kesehatan
2. Supervisi oleh kanit kepada
perawat tentang
penggunaan lembar balik

4.4Penentuan Prioritas Cara Pemecahan Masalah


Prioritas cara pemecahan masalah dilakukan dengan memperhatikan aspekaspek dibawah ini:
1. Besarnya masalah yang diselesaikan (Magnitude = Mg)
2. Pentingnya cara penyelesaian masalah (Importancy = I)
3. Sensitivitas penyelesaian masalah (Vulnerability = V)
4. Efisiensi Biaya (Efficiency = E)
Efektivitas
No.
1.

Daftar alternatif jalan keluar


1.
2.
3.

Sosialisasi metode penugasan dan uraian tugas


Pengadaan papan pembagian tugas dan buku
saku tentang uraian tugas
Supervisi oleh kanit tentang pelaksanaan metode
penugasan

M
5
5
5

5
5
5

5
5
5

Efisiensi
C
1
3
1

Jumlah
MxIxV
C
125
41,7
125

1.
2.

Pembuatan SOP pre dan post conference


Pembuatan buku saku tentang pre dan post
conference
3. Supervisi oleh kanit tentang pelaksanaan pre dan
post conference
3
1. Mengadakan pekan cuci tangan
2. Memberikan reward kepada perawat
4
1. Pembuatan lembar balik pendidikan kesehatan
2. Supervisi oleh kanit kepada perawat tentang
penggunaan lembar balik
Keterangan :
5= Sangat bisa/Sangat tersedia
4= Bisa/tersedia
3= Cukup
2= Kurang
1= Sangat kurang

5
5

4
4

5
4

1
2

100
80

60

5
5
5
5

4
3
4
2

3
3
3
2

2
2
2
1

30
18
30
20

4.5 Indikator Keberhasilan Program


4.5.1 Belum adanya penggunaan metode penugasan dan ketidakpahaman perawat
tentang uraian tugasnya
Indikator Keberhasilan:
a. Perawat memahami uraian tugasnya dan metode penugasan yang diterapkan
b. Perawat menggunakan papan pembagian tugas untuk mencantumkan pembagian
tugas
c. Supervisi dapat berjalan dengan baik
Hasil yang ingin dicapai:
a. Perawat melaksanakan tugasnya sesuai dengan uraian tugas
b. Papan tugas terisi setiap harinya
4.5.2 Pelaksanaan pre conference dan post conference yang belum optimal
Indikator Keberhasilan:
a. Perawat menggunakan buku saku sebagai pedoman pelaksanaan pre dan post
conference, serta operan
b. Perawat melaksanakan pre dan post coneference
Hasil yang ingin dicapai:
a. Pelaksanaan pre dan post conference serta operan sesuai dengan yang tertera
di buku saku
4.5.3 Cuci tangan 6 langkah dan 5 moment yang kurang optimal
Indikator Keberhasilan:
a. Perawat mengikuti kegiatan pekan cuci tangan
b. Pemberian reward dapat berjalan dengan baik
Hasil yang ingin dicapai:
a. Perawat dapat melaksanakan cuci tangan 6 langkah dan 5 moment dengan benar
4.5.4 Pendidikan kesehatan tentang management laktasi dan persiapan bayi pulang
kurang optimal
Indikator Keberhasilan:
a. Semua ibu bayi di unit perinatologi mendapatkan pendidikan kesehatan tentang
management laktasi dan persiapan bayi pulang
b. Perawat melaksanakan pendidikan kesehatan menggunakan media lembar balik
Hasil yang ingin dicapai:
a. Ibu dapat memahami penjelasan yang telah diberikan oleh perawat

b. Lembar balik dibaca oleh ibu bayi


4.6 Perencanaan Kegiatan Pengorganisasian
Berdasarkan analisis situasi lingkungan tempat aplikasi model praktik keperawatan
profesional, maka kelompok mahasiswa membuat tim kerja sebagai berikut:
Ketua

: Ni Made Ardaningsih

Wakil

: Baiq Ririn Vihasti Setiarini

Sekretaris 1

: Zulvana

Sekretaris 2

: Addelia Rochma

Bendahara

: Rita Novita Sari, Renny Rinovanti

Kreatif

: Dwi Astuti, M.Burhanudin Andi, Jummani

Susunan kepanitiaan ini berfungsi dalam menentukan kebijakan-kebijakan internal


seputar teknis penyelenggaraan kegiatan manajemen yang bersifat umum.
4.7 Rencana Kegiatan Manajemen
Minggu I

27- 29 Juli 2015


29- 30 Juli 2015
31 Juli 2015

Minggu II-V

3 29 Agustus
2015

Minggu VI

31 Agustus 2015 2
Sempember 2015

Pengkajian
Penyusunan makalah diseminasi awal
- Seminar diseminasi awal
- Perumusan prioritas masalah dan alternatif pemecahan
masalah (POA)
- Implementasi program
- Roleplay
- Ronde keperawatan
- Evaluasi pelaksanaan program
- Penyusunan makalah diseminasi akhir
- seminar diseminasi akhir
- Alokasi pengumpulan laporan departemen manajemen

4.8 Rencana Kegiatan


No

Prioritas Masalah

Belum adanya
penggunaan
metode penugasan
dan
ketidakpahaman
perawat tentang
uraian tugasnya

Faktor Penyebab

1. Kurangnya
sosialisasi
mengenai
motode
penugasan dan
uraian tugas
masing-masing
perawat.
2. Kurangnya
kesadaran
untuk
memahami
uraian tugasnya
masing-masing

Why
Sebagai bentuk
pengorganisasian
unit

What
1. Sosialisasi
metode
penugasan
dan uraian
tugas

Where
Unit
Perinatologi

Pelaksanaan pre
conference, post
conference, dan
operan yang belum
optimal

1. Kurangnya
sosialisasi
pentingnya pre
conference dan
post conference

Who

7
-KANIT
Agustus -Katim
2015
-Perawat
pelaksana
-Mahasiswa
PJ:
Adel, Dwi

2. Pengadaan
papan
pembagian
tugas dan
buku saku
uraian tugas

3. Supervisi
kepada
perawat
tentang
pelaksanaan
metode
penugasan
2

When

Sebagai
pengaplikasian
proses
keperawatan
yang tepat dan

1. Pembuatan
SOP pre dan
post
conference,
serta operan

Di Unit
Perinatologi

How POA
1.1 Diskusi dengan KANIT
tentang metode
penugasan dan uraian
tugas
1.2 Role play kepada perawat
tentang metode
penugasan dan uraian
tugas

10
Agustus
2105

2.1 Diskusi dengan KANIT


tentang design papan
pembagian tugas
2.2 Pemesanan papan
pembagian tugas
2.3 Membuat SOP
penggunaan papan
pembagian tugas

14, 17,
24
Agustus
2015

3.1 Supervisi oleh KANIT


tentang pelaksanaan metode
penugasan

3 - 29
- Kanit
Agustus -PJ
2015
-Perawat
pelaksana
-Mahasiswa

1.1 Diskusi dengan KANIT


tentang penyusunan SOP pre
dan post conference
1.2 Role play pre dan post
conference bersama perawat

How
Much
100%

100%

2. Belum ada
SOP pre
conference dan
post conference

professional

unit
7
Agustus
2015

2. Pembuatan
buku saku
tentang pre
dan post
conference,
serta operan

3. Supervisi
kepada
perawat
tentang
pelaksanaan
pre dan post
conference
3

Cuci tangan 6
langkah dan 5
moment yang
kurang optimal

1. Kurangnya
kesadaran SDM
akan
pentingnya cuci
tangan yang
baik dan benar
.

1. Sebagai
indikator mutu
pelayanan unit
Perinatologi
dalam
perannya pada
infeksi
nosokomial.
2. Sebagai
indikator untuk
mencegah
terjadinya
cross-infection

1. Mengadakan
pekan cuci
tangan

2. Memberikan
reward dan
punishment
kepada
perawat

Unit
Perinatologi

-PJ:
Rita,Zulva

2.1 Diskusi dengan KANIT


tentang content buku saku
2.2 Pembuatan design buku saku
2.3 Pencetakan buku saku
2.4 Pembagian buku saku
kepada perawat dan
digunakan saat pre dan post
conference

10-29
Agustus
2015

3.1 Supervisi kepada perawat


tentang pelaksanaan pre dan
post conference

10-20
-KANIT
Agustus -PJ
2015
-PPI
-Perawat
pelaksana
-Assistent
perawat
-Mahasiswa
29
Agustus PJ:
2015
Jummani,
Andi

1.1 Diskusi dengan KANIT dan


PPI tentang pekan cuci
tangan
1.2 Pembuatan SAK pekan cuci
tangan
1.3 Penjelasan dan role play
pekan cuci tangan
2.1 Supervisi oleh KANIT terkait
pelaksanaan pekan cuci
tangan
2.2 Pemberian reward dan
punishment oleh KANIT
kepada perawat

90%

Pendidikan
1. Penggunaan
kesehatan tentang
media
management laktasi
pendidikan
dan persiapan bayi
kesehatan yang
pulang kurang
tidak optimal
optimal
2. Keterbatasan
waktu dan
tempat
pelaksanaan
pendidikan
kesehatan

Sebagai upaya
peningkatan
pendidikan
kesehatan
kepada orang tua
bayi oleh perawat

1. Pembuatan
lembar balik
pendidikan
kesehatan

Di Lorong
Unit
Perinatologi

11-20
-KANIT
Agustus -Katim
2015
-Perawat
pelaksana
-Mahasiswa
PJ: Hesti,
Renny

2. Supervisi
kepada
perawat
tentang
penggunaan
lembar balik

24 29
Agustus
2015

1.1 Diskusi dengan KANIT


tentang content lembar balik
1.2 Pembuatan design lembar
balik
1.3 Pemesanan lembar balik
1.4 Pembuatan SOP penggunaan
lembar balik
1.5 Role play penggunaan lembar
balik
2.1 Supervisi oleh KANIT tentang
penggunaan lembar balik

4.9 Pembagian Tugas Managemen Ruangan


Untuk selanjutnya, khusus dalam pengelolaan dalam ruang perawatan maka diselenggarakan pengorganisasian dalam
pembagian jadwal roleplay periode 3-29 Agustus 2015 sebagai berikut:

80%

JADWAL DINAS MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS FKUB


TANGGAL 3-29 AGUSTUS 2015 DI UNIT PERINATOLOGI RS WAVA HUSADA KEPANJEN

JADWAL RONDE KEPERAWATAN


6 Agustus 2015
7 Agustus 2015
12 Agustus 2015
15 Agustus 2015
16 Agustus 2015
19 Agustus 2015
22 Agustus 2015
25 Agustus 2015
27 Agustus 2015
29 Agustus 2015

: Renny Rinovanti
: M. Burhanudin Andi
: Dwi Astuti
: Rita Novita Sari
: Adelia Rochma
: Jummani
: Baiq Ririn Vihasti Setiarini
: Ni Made Ardaningsih
: Hesti Purwaningsih
: Zulvana

JADWAL KEGIATAN MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS FKUB


TANGGAL 27 JULI - 5 SEPTEMBER 2015
DI UNIT PERINATOLOGI RS WAVA HUSADA KEPANJEN
No

Tanggal

Kegiatan

27 Juli 2015

28 Juli 2015

29 Juli 2015

30 Juli 2015

31 Juli 2015

1 Agustus
2015

2 Agustus
2015
3 Agustus
2015

LIBUR

Penerimaan mahasiswa
Pengarahan pembimbing
Orientasi ruangan
Pengkajian tahap awal
Penulisan latar belakang, tujuan, manfaat
Penulisan profil RS Wava Husada
Penulisan profil RIA RS Wafa Husada
Penulisan analisa MAN
Penulisan analisa MATERIAL & MACHINE
Penulisan analisa METHOD
Penulisan analisa MONEY
Penulisan analisa MARKET
Penulisan fungsi managemen PERENCANAAN
Penulisan fungsi managemen PENGORGANISASIAN
Penulisan fungsi managemen PENGARAHAN & PENGAWASAN
Penulisan fungsi managemen PENGENDALIAN
Penulisan analisa SWOT
Diskusi hasil pengkajian tanggal 27-29 Juli 2015
Penulisan penentuan prioritas masalah
Penulisan alternative pemecahan masalah
Penulisan penentuan cara pemecahan masalah
Persiapan undangan
Penulisan perencanaan kegiatan
Finishing makalah/editing
Printing makalah
Diskusi rencana diseminasi awal dengan tim
Diskusi rencana diseminasi awal dengan pembimbing
Foto kopi
Pembuatan ppt
Diseminasi awal
Revisi
Revisi
Perencanaan implementasi
Persiapan minggu II-IV
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim

4 Agustus
2015

10

5 Agustus
2015

11

6 Agustus
2015

12

7 Agustus
2015

13

8 Agustus
2015
9 Agustus
2015
10 Agustus
2015

14
15

16

11 Agustus
2015

17

12 Agustus
2015

18

13 Agustus
2015

19

14 Agustus
2015

20

15 Agustus
2015

21

16 Agustus
2015

22

17 Agustus
2015

23

18 Agustus

PP: memanage askep


Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde I
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde II
Ijin mengikuti pelaksanaan Wisuda

LIBUR
-

Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde III
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde IV
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde V
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA

2015
24

19 Agustus
2015

25

20 Agustus
2015

26

21 Agustus
2015

27

22 Agustus
2015

28

23 Agustus
2015
24 Agustus
2015

29

30

25 Agustus
2015

31

26 Agustus
2015

32

27 Agustus
2015

33

28 Agustus
2015

34

29 Agustus
2015

35

30 Agustus
2015
31 Agustus
2015

36

37

1 September
2015

LIBUR

Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu


Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde VI
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde VII

LIBUR

Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde VIII (besar)
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde IX
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Implementasi POA
Karu: mengisi form karu dan melaksanakan tugasnya sebagai karu
Katim: mengisi form katim dan melaksanakan tugasnya sebagai katim
PP: memanage askep
Ronde X

Diskusi tim hasil kegiatan selama 5 minggu


Penulisan laporan pelaksanaan kegiatan
Penulisan 5W + IH
Laporan hasil implementasi POA
Penulisan evaluasi POA & tindak lanjut
Pembahasan
Kesimpulan saran

38
39
40
41

2 September
2015
3 September
2015
4 September
2015
5 September
2015

Daftar pustaka
Perencanaan diseminasi akhir
Diskusi dengan pembimbing
Diseminasi akhir

Revisi

Penulisan portofolio