Anda di halaman 1dari 25

METABOLISME DAN

INTERELASI

PENGOLAHAN MAKANAN DALAM TUBUH


MAKANAN MASUK MULUT ( INGESTION )

PENCERNAAN ( DIGESTION )

PENYERAPAN ( ABSORBTION )

METABOLISME ( METABOLISM )

PENGGUNAAN OLEH TUBUH


( UTILISATION )

PEMBUANGAN SISA MAKANAN


YANG TIDAK DIGUNAKAN
( EXCRETION )

METABOLISME
MENYANGKUT SEMUA PROSES KIMIA DAN
FISIK YANG BERLANGSUNG DALAM
TUBUH UNTUK MENGHASILKAN ENERGI
DAN MEMBENTUK STRUKTUR TUBUH
REAKSI KIMIA MEMUNGKINKAN TUBUH
MENGELUARKAN DAN MENGGUNAKAN
ENERGI, MENGUBAH SUATU ZAT MENJADI
ZAT LAIN, DAN MENYIAPKAN SISA UNTUK
DIEKSRESI
METABOLISME ENERGI ZAT GIZI SALING
BERINTERAKSI

SEBAGIAN BESAR VITAMIN DALAM


METABOLISME BERFUNGSI SEBAGAI
KOENZIM
SEBAGAIAN BESAR MINERAL BERFUNGSI
SEBAGAI KOFAKTOR
METABOLISME ENERGI DIKONTROL OLEH
HORMON GLUKAGON, INSULIN, DAN
TIROID
RENTENTAN METABOLISME DARI AWAL
SAMPAI AKHIR DISEBUT JALUR
METABOLISME
JALUR METABOLISME TERDIRI DARI
ANABOLISME DAN KATABOLISME

ANABOLISME
REAKSI MEMBANGUN DARI IKATAN
SEDERHANA KE IKATAN LEBIH BESAR
DAN KOMPLEKS
ANABOLISME MEMBUTUHKAN ENERGI

CONTOH
GLUKOSA + GLUKOSA MENJADI
GLIKOGEN OTOT
GLISEROL + ASAM LEMAK MENJADI
TRIGLISERIDA
ASAM AMINO + ASAM AMINO MENJADI
PROTEIN

KATABOLISME
REAKSI YANG MEMECAH IKATAN
KOMPLEKS MENJADI IKATAN SEDERHANA
REKASI KATABOLISME MELEPASKAN
ENERGI

CONTOH
PROTEIN MENJADI ASAM AMINO
TRIGLISERIDA MENJADI ASAM LEMAK
DAN GLISEROL
GLIKOGEN MENJADI GLUKOSA

PINDAH ENERGI DALAM METABOLISME


ENERGI DARI TUMBUHAN DITANGKAP DALAM
IKATAN KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK DAN
ALKOHOL
DALAM PROSES KATABOLISME TUBUH
MENGUBAHAN ENERGI INI MENJADI ENERGI
BENTUK LAIN
ENERGI KIMIA
ENERGI MEKANIS
ENERGI OSMOTIS
ENERGLI LISTRIK
MAKANAN AKAN DIKELUARKAN ENERGI
PANAS

ENERGI YANG YANG UMUMNYA


DIGUNAKAN OLEH SEL DALAM BENTUK
ATP

PERANAN ENZIM DALAM


METABOLISME
METABOLISME SELALU MEMBUTUHKAN
ENZIM UNTUK MEMBANTU REAKSIREAKSI YANG TERJADI
KADANG-KADANG ENZIM MEMBUTUHKAN
PEMBANTU BERUPA KOENZIM
ENZIM ADALAH PROTEIN KHUSUS YANG
BERPERAN SEBAGAI KATALISATOR
DALAM REAKSI KIMIA
KOENZIM ADALAH ZAT ORGANIK BUKAN
PROTEIN YANG MEMBANTU AKTIVITAS
ENZIM

METABOLISME KARBOHIDRAT

GLUKOSA DIBAWA KE HATI


PEMBENTUKAN ENERGI KARBOHIDRAT MELALUI 2
MACAM PROSES
1. ANAEROBIK PATHWAY ( GLIKOLISIS )
PRODUKSI ENERGI BERLANGSUNG DI
SITOPLASMA SEL
PROSES PEMECAHAN GLUKOSA BERLANGSUNG
TANPA ADA OKSIGEN
GLUKOSA 6 ATOM KARBON AKAN DIPECAH
MENJADI YANG LEBIH KECIL YANG MENGANDUNG
3 ATOM CARBON ( GLISERALDEHID ) YANG AKAN
MEMBENTUK 2 MOLEKUL ASAM PIRUVAT
ENERGI BERSIH YANG DIHASILKAN SELAMA
GLIKOLISIS HANYA 2 ATP ATAU 50% DARI ENERGI
YANG DIHASILKAN

ANAEROBIK PATHWAY

GLIKOGEN

Dilepaskan 4 ATP
GLUKOSA

Dipergunakan 1 ATP

Digunakan 2 ATP
Hasil bersih 2 ATP

Glukosa PO4
Heksosa PO4
Gliseraldehid 3 PO4

Dipergunakan 4 ATP
2 asam Piruvat
Asam laktat

Siklus kreb

Piruvic acid Pathway


1. Kemungkinan akan dirubah kembali
menjadi glukosa
2. Kemungkinan berikatan dengan amoniak
mengahasilkan asam amino alanin
3. Kemungkinan berikatan dengan CO2
menjadi asam oksaloasetat
4. Kemungkinan berikatan dengan KoA
membenetuk asetil KoA

Piruvic acid Pathway


+KoA

Glukosa

asam piruvat
-NH2

asetil KoA
+ NH2

Asam Laktat
Alanin

+ CO2

asam oksalo asetat

Asam laktat

ASAM LAKTAT
DARAH

GLIKOLISIS

GLIKOGEN OTOT

GLIKONEOGENESIS
SIKLUS
CORI

GLIKOGENESIS

GLIKOGEN HATI

GLIKOGENOLISIS

GLUKOSA DARAH

2. AEROBIK PATHWAY
a. PRODUKSI ENERGI BERLANGSUNG
DALAM MITOKONDRIA SEL

MEMBUTUHKAN ADANYA OKSIGEN


METABOLISME ENERGI OKSIDATIF
PROSES KELANJUTAN ASAM PIRUVAT DENGAN
HASIL AKHIR PEMBENTUKAN CO2 DAN DAN
H20 SERTA SEJUMLAH ENERGI

b. SIKLUS INI MENYANGKUT SERANGKAIAN


REAKSI

MELEPASKAN CO2 DENGAN BANTUAN ENZIM


DEKARBOKSILASE
MELEPASKAN ATOM HIDROGEN DENGAN
BANTUAN ENZIM DEHIDROGENASE
OKSIDASI ATOM HIDROGEN BERSATU DENGAN
OKSIGEN

c) Oksidasi akhir
Atom hidrogen dari piruvat dilepaskan dengan
bantuan enzim dehidrogenase segera
berikatan dengan koenzim dan berakhir dike
molekul sitokrom
Pada tahap ini atom hidrogen akan dilepaskan
ke sekitar cairan tubuh sebagi hidrogen bebas
dan saat bersamaan oksigen diangkut
kedalam jaringan melalui Hb
Hidrogen dan oksigen membentuk molekul air
dan akan dilepaskan fosfat berenergi tinggi
( ATP )

Siklus Krebs/TCA
Satu senyawa KoA mengandung 2 atom carbon mengikat
satu senyawa oksaloasetan dengan 4 atom carbon
membentuk asam sitrat dengan 6 atom carbon
Fungsi siklus TCA adalah mengubah 6 carbon sitrat
menjadi 4 karbon oksaloasetat kembali melalui
serentetan reaksi
Dalam proses ini dilepaskan 2 atom karbon dalam bentuk
CO2
Siklus krebs diwali dan diakhiri dengan senyawa yang
sama yaitu oksaloasetat
Dalam perjalanan asetat menjadi oksaloasetat dihasilkan
energi potensial ( ATP ) berupa 3 molekul NADH, 1
molekul FADH2 dan 1 molekul GTP
Energi total yang dihasilkan 1 molekul glukosa dalam
metabolisme adalah 36 38 molekul ATP

Metabolisme glikogen
glukosa

Glukosa 6-PO4

Glukosa 1 PO4

UTP
UDP

UDPG

glikogen fosforilase

glikogen
sintetase

Glikogen

Metabolisme glikogen
a) Glikogenesis ( pembentukan glikogen )
menyangkut proses fosporilase dari glukosa
menjadi glukosa 6 posfat kemudian berubah
menjadi glukosa 1 posfat beraksi dengan Uridin
Triposfat (UTP) membentuk Uridin diposfat glukosa
( UDPG) melalui enzim glikogen sintetase
membentuk glikogen
a) Glikogenolisis ( pemecahan glikogen menjadi
glukosa )
glikogen langsung berdegradasi menjadi glukosa 1
posfat bantuan enzim glikogen fosforilase kemudian
1 glukosa posfat diubah menjadi 6 posfat dan
berakhir pembentukan glukosa

Hormon berperanan pada metabolisme


glikogen
Insulin :
mempercepat penggunaan glukosa menjadi
energi, glikogen dan lemak sehingga
berperanan dalam glikogenesis

Epinefrin dan glukagon


Menstimulir glikogen fosforilase dan menekan
glikogen sintetase menyebabkan penurunan
simpanan glikogen dan meningkatkan gula
darah sehingga berperanan pada
glikogenolisis

Metabolisme lemak
Asam lemak bisa dipergunakan sebagai
sumber energi oleh sebagaian besar sel
tubuh kecuali neuron otak
Lemak dipecah menjadi gliserol dan asam
lemak
Reaksi gliserol menghailkan energi
mengikuti jalan metabolisme glukosa

Metabolisme gliserol
Gliserol
Gliserol 3 P
Dihidroksi aseton P

glukosa

Gliseraldehid 3 P
Asam piruvat
Siklus krebs

Metabolisme asam lemak


Rantai atom C pecah menjadi 2 fragmen 2 c melalui
beta oksidasi
Proses pertautan Koenzim A pada gugusan karboksil
akhir dari molekul asam lemak
Hasil pembentuk komponen 2 C ( asetil Ko A) yang
jumlahnya tergantung atom C asam lemak
Hasil akhir asam lemak berupa keton bodies
Keton bodis terdiri asam aseto asetat, hidroksi
butirat dan aseton
Ketiganya dalam kondisi normal akan dioksidasi
sempurna menjadi CO2 dan H2O ( ketolisis )
Pada kondisi tidak ada insulin tidak ada maka oksidasi
asam lemak meningkat sehingga keton bodien
meningkat sehingga ketolisis tidak sempurna
Ketolisis berlebihan penumpukan aseto asetat dan
hidroksi butirat menyebabkan asidosis

Metabolisme Protein
Ada 3 proses dalam metabolisme protein
Proses dekarboksilasi
Memisahkan gugusan karboksil dari asam amino
sehingga terjadi ikatan baru yang merupakan zat antara
yang masih mengandung N
Proses Transaminasi
Pemindahan gugussan amino ( NH2) dari suatu asam
amino ikatan lainnya biasa asam keton menjadi asam
amino
Proses deaminasi
Memisahkan gugusan amino dari suatu asam amino
diikuti produksi alfa keto yang bila dioksidasi sempurna
menghasilkan CO2 dan H2O atau disentesa menjadi
aseto asetat mengikuti jalur asam lemak

Metaolisme protein
Asam amino memasuki siklus TCA
Asam amino mengalami deaminase membutuhkan
peran vit B6 dan dikatabolisme melalui 3 cara
Alanin, serin, glisin, sistein, triftopan dan metionin
diubah menjadi piruvat dapat diubah menjadi glukosa
( glukogenik )
Fenilalanin, tirosin, leusin, isoleusin dan lisin diubah
menjadi asetil KoA dapat diubah menjadi energi dan
asam lemak ( ketogenik )
Asam aspartat diubah menjadi asam glutamat
dideaminasi dan langsung masuk TCA ( glukogenik )
karena dapat menghasilkan energi atau keluar dari
siklus untuk diubah menjadi glukosa

Interaksi metabolisme karbohidrat, protein


dan lemak

glukosa

Triftopan Piruvat
Alanin
Metionin
asetil Ko A

As. Oksalo oksalat asetat

Lemak
gliserol

as. Lemak
oksidasi
Aseto asetat
asam sitrat

Leusin

Fenilalaninas. Fumarat
Tirosin
Suksinil Ko a

Valin

as. ketoglutarat

Arginin, histidin,