Anda di halaman 1dari 4

PEMERIKSAAN TZANK SMEAR

Memahami indikasi, anatomi dan teknik prosedur tindakan medik


Tujuan
Pemeriksaan ini digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sel-sel yang berasal
dari bulla.
Seperti pada
a. herpes zoster
b. herpes simplek
c. varisella
d. pemfigus
e. infeksi staphylococcus
anatomi
kerokan dasar vesikel atau erosi bulla sampai dengan stratum korneum
vesikel terletak pada intraepidermal, epidermal yang terpengaruh dan inflamasi
dermis menjadi infiltrate dengan leukosit dan eksudat serous yang merupakan kumpulan
sel yang terakumulasi dalam stratum korneum membentuk vesikel.
Prosedur
Cara kerja
Pililah vesikel yang utuh dan terinfeksi. Bila tidak dijumpai vesikel yang utuh,
Gunakan daerah yang bersih atau membuat lesi baru dengan menggosokgosokkan epidermis.
Dengan scalpel atau gunting , angkatlah dinding vesikel
Isaplah air / serum yang terdapat didalamnya dengan kaca spon
Kerok dasar erosi vesikel dengan scalpel
Buatlah hapusan kecil kerokan tersebut diatas gelas objek
fiksasi pada preparat dengan cara dilewatkan di atas api 3x.
Lakukan pengecatan dengan perwarnaan yaitu hematoxylin-eosin, Giemsas
Wrigths, toluidinem blue ataupun Papanicolaouss.
Dengan menggunakan mikroskop cahaya akan dijumpai multinucleated giant
cells.
Periksalah dibawah mikroskop dengan pembesaran 100,400, dan 1000 kali
Pemeriksaan ini sensitifitasnya sekitar 84%
Test ini tidak dapat membedakan antara virus varisela zoster dengan virus herpes
simpleks.
Bahan dan alat
Scalpel
Mikroskop
Pengecatan wright atau paragon multiple stain

Cara pemeriksaan tersebut diatas dapat mengidentifikasi sel epidermis, sel


achantolytic (Tzank) , sel inflamasi , multinucleated giant cell (sel raksasa berinti banyak)
dan sel mast.
Hasil (+) jika ditemukan sel datia berinti banyak.
Sel epidermis
Sel ini mempunyai ukuran 2-3 kali lebih besar dari PMN. Biasanya polygonal , inti
ditengah , mengandung granula halus dan sering melekat satu dengan yang lainnya
membentuk kelompok
Sel- sel achantolytic (Tzank)
Sel-sel ini adalah epidermis yang terbentuk bulat dengan pengecatan berwarna gelap.
Cytoplasma di bagian tepi yang tampak padat dan sel ini hampir tidak pernah dijumpai
berkelompok, biasanya soliter, intinya terlihat gelap dibagian tepinya dan intinya relative
berukuran besar dibandingkan dengan kelompok cytoplasma.

Sel inflamasi terdiri dari PMN monocyte


Multinucleated giant cells ( sel raksasa berinti banyak)
Sel- sel ini jauh lebih besar dibandingkan dengan sel epidermis dengan mengandung inti
terbanyak didalam suatu sel.

Sel mast
Bentuk selnya bulat dengan ukuran lebih besar dibandingkan dengan PMN dan
mempunyai inti bertengah serta mengandung banyak granula dalam cytoplasma.