Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

N DENGAN KELUARGA RAWAN


(SOSIAL EKONOMI RENDAH) DI DUSUN III
DESA BAJOE KECAMATAN SOROPIA
KAB. KONAWE

OLEH:

ASMAWATI RAJAB, S.Kep


NPM. 914312914910.047

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AVICENNA
KENDARI
2015

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.N DENGAN KELUARGA RAWAN


(SOSIAL EKONOMI RENDAH) DI DUSUN III DESA
BAJOE PADA TANGGAL 6 NOVEMBER 2015
I.

PENGKAJIAN TAHAP I
A. Data Umum Keluarga
1. Nama kepala keluarga
2. Usia
3. Pendidikan
4. Pekerjaan
5. Alamat
6. Tanggal pengkajian
7. Daftar anggota keluarga
N
o

Nama
anggota
keluarga

1
2

: Tn. N
: 60 tahun
: SD
: Nelayan
: Dusun 3,Desa Bajoe
: Jumat, 6 november 2015
:

Hub.
keluarga

L/
P

Umur
(thn)

Pendi
dikan

Agama

Pekerja
an

Imunisasi

Keadaan
kesehatan

K
B

Ny. M

Istri

59

SD

Islam

IRT

Sehat

Tn.B

Anak

30

SD

Islam

Sehat

8. Genogram

Ket:
= laki-laki
= perempuan
= laki-laki yang meninggal
= perempuan meninggal
= tinggal serumah
9. Tipe keluarga
Keluarga nuclear family (keluarga inti), dimana dalam keluarga hanya
terdapat ayah, ibu, dan anak
10. Suku bangsa
Keluarga adalah suku bajo, menganggap bahwa segala sesuatu yang
berkaitan dengan kesehatan seperti penyakit tekanan darah tinggi serta sakit-sakit
tulang yang dialami itu dikarenakan oleh faktor umur.
11. Agama
Keluarga menganut agama Islam dan tidak ada nilai-nilai agama yang
mempengaruhi kesehatan

12. Aktivitas-aktivitas rekreasi keluarga


Keluarga Tn.N mempunyai kebiasaan cerita-cerita dengan tetangga disekitar
rumah biasanya pada sore hari.
13. Status sosial ekonomi keluarga
Tn.N mencari nafkah dengan mencari ikan dilaut dengan penghasilan kurang
dari Rp.500.000 perbulannya dan Ny.M mengatakan penghasilannya tidak
mencukupi kebutuhannya setiap harinya.
B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Tahap perkembangan keluarga
Saat ini keluarga Tn.N berada pada fase keluarga usia lanjut dan Tugas
berkembangan keluarga pada tahap keluarga usia lanjut diantaranya :
a. Adaptasi dengan perubahan: kehilangan teman, kekuatan fisik, pekerjaan,
pasangan
b. Mempertahankan kesehatan
c. Mempertahankan suasana rumah yang menyenangkan
d. Mempertahankan keakraban suami-istri dan saling merawat
e. Mempertahankan hubungan dgn anak dan sosial masyarakat
2. Tugas keluarga yang belum terpenuhi
Keluarga Tn.N mengatakan susah untuk mempertahankan kesehatannya
dikarenakan pertambahan usia dan faktor ekonomi yang tak berkecukupan.
3. Riwayat keluarga inti
a. Riwayat penyakit keturunan
Ny.M mengatakan memiliki penyakit keturunan yang diturunkan dari orang
tuannya yaitu hipertensi dan asam urat.
b. Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga saat ini
Ny.M mengatakan saat ini ia mengalami sakit kepala dan tegang pada leher
serta sakit-sakit pada tulang serta area persendiannya dan Tn.N sering batukbatuk serta memiliki kebiasaan merokok.
4. Perhatian terhadap pencegahan penyakit
Keluarga Tn.N mengatakan tidak mempunyai

kesempatan

untuk

memperhatikan kesehatan masing-masing anggota keluarga dikarenakan sibuk


untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
5. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnnya
Ny.M mengatakan sebelunya pernah mengalami gejala-gejala seperti sekarang
tetapi Ny.M tidak mau berobat dengan alasan tidak memiliki biaya untuk berobat
dan hanya bisa pasrah dengan keadaannya.
C. Pengkajian Lingkungan
1. Karakteristik rumah
Jenis rumah keluarga Tn.N adalah bukan permanen yang luasnya kira-kira
4x6 meter persegi dan tidak memiliki pekarangan, kebersihan rumah kurang
bersih, rumah menggunakan penerangan listrik, lantai rumah papan dan cahaya
dapat masuk dalam rumah pada siang hari, memiliki ventilasi pada ruang tamu,

keluarga juga tidak memiliki kamar mandi. Tempat pembuangan sampah


disembarang tempat (dilaut), tempat pembuangan air limbah langsung dilaut.
Keluarga Tn.N menggunakan mata air sebagai sumber air minum dan mandi, air
yang digunakan berwarna. Keluarga mempunyai jamban/WC sendiri dengan
bentuk jamban cemplung dan jarak jamban dengan sumber air lebih dari 10 meter
serta rumah yang ditinggalinnya merupakan miliknya sendiri.
Denah Rumah :

5
4
3

Ket:
1

= Ruang tamu

= Kamar

= ruang tengah

= Dapur

5 = WC
= Jendela
2. Karasteristik tetangga dan komunitas
Lingkungan tempat tinggal keluarga Tn.N yaitu di Desa Bajoe dusun tiga
Kec. Soropia. Sebagian besar dari tetangga dilingkungan tempat tinggal keluarga
Tn.N adalah penduduk asli bajo. Interaksi antar warga banyak dilakukan pada sore
dan malam hari, dikarenakan pada siang hari umumnya warga bekerja.
3. Mobilitas geografi keluarga
Keluarga Tn.N sudah menempati rumah yang ditempatinya sejak berumah
tangga sampai sekarang, tempat tinggalnya berdampingan dengan tetangga
lainnya
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat

Keluarga Tn.N tidak aktif dalam kegiatan diwilayahnya karena tidak


memiliki waktu sedangkan untuk berkumpul dengan keluarga dan mengurus
rumah sja jarang dikarenakan sibuk untuk mencari nafkah.
5. Sistem pendukung keluarga
Sistem pendukung Keluarga Tn.N adalah sesama anggaota keluarga.
D. Struktur Keluarga
1. Pola komunikasi keluarga
Pola komunikasi Keluarga Tn.N sangat baik. Dan jarang ada perselisihan
antar anggata keluarga.
2. Struktur kekuatan keluarga
Struktur kekuatan keluarga Tn.N adalah sesama anggota keluarga.
3. Struktur peran
a. Peran formal
Tn.N : Sebagai kepala keluarga
Ny.M : Sebagai ibu rumah tangga dan mengurus kebutuhan rumah tangga.
b. Peran informal
Tn.N : Sebagai kepala keluarga, sebagai motivator serta sebagai pencari
nafkah keluarga.
Ny.M : Sebagai ibu rumah tangga dan mengurus kebutuhan rumah tangga.
c. Nilai dan norma keluarga
Nilai dan norma yang berlaku dalam keluarga Tn.N menyesuaikan
dengan nilai dalam agama Islam yang dianutnya, adat istiadat suku bajo serta
norma masyarakat di sekitarnya.
E. Fungsi Keluarga
1. Fungsi afektif
Keluarga Tn.N sangat menikmati kehidupannya sekarang dan selalu rukun
dengan orang sekitarnya.
2. Fungsi reproduksi
Keluarga Tn.N berada pada usia lanjut dan tidak produktif lagi.
3. Fungsi sosialisasi
Tn.N selalu menanamkan perilaku sosial yang baik dan juga baik dalam
interaksi dengan warga sekitar.
4. Fungsi perawatan kesehatan
Keadaan ekonomi yang rendah sehingga keluarga Tn.N tidak mampu untuk
berobat jika ada anggota keluarga yang sakit dan kurangnnya pengetahuan serta
kesibukan menyebabkan keluarga tidak mampu mengenal masalah kesehatan yang
terjadi dalam keluarga. Hal ini ditunjukan dengan pola konsumsi beberapa obat
yang tidak sesuai dengan masalah yang dialami oleh Ny.M seperti bila sakit pada
persendian Ny.M mengkonsumsi obat asam mefenamat.
F. Stress dan koping keluarga
1. Stressor jangka pendek dan panjang serta kekuatan keluarga
Stresor yang dirasakan oleh keluarga Tn.N adalah walaupun Ny.M sudah
mengkonsumsi obat-obatan yang dijual umum namun, gejala-gajala tetap saja

dirasakan dan kadang-kadang tekanan darah naik bila mengkonsumsi beberapa


jenis makanan. Ny. M merasa tidak masalah dengan dengan tekanan darahnya dan
sakit lutut yang dialami karena pernah mengalami sebelumnya.
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stresor
Keluarga Tn.N sudah dapat beradaptasi dengan penyakit yang diderita
karena hal tersebut telah berlangsung selama, keluarga mengatakan ada beberapa
hal yang sangat mengganggu yaitu penghasilan Tn.N tidak mencukupi kebutuhan
sehari-hari.
3. Strategi koping yang digunakan
Ny.M mengatakan penyakitnya sudah biasa dialami sejak beberapa tahun
yang lalu dan Ny.M sudah dapat beradaptasi dengan keadaannya sekarang.
4. Strategi adaptasi disfungsional
Istirahat merupakan strategi Ny.M untuk dapat beradaptasi dengan
keadaannya sekarang.
G. Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan fisik dilakukan pada semua anggota keluarga
NO.
DATA
1
Keadaan umum:
Penampilan
BB
TB
2
TTV:
TD
Nadi
Respirasi
Suhu
3

Kepala:
Bentuk
Rambut
Kulit kepala

Mata:
Sclera
Konjungtiva
Palpebra
Fungsi

Tn.N
Kurang rapi
BB: 50 kg
TB: 165 cm

Ny.M
Kurang rapi
BB: 53 kg
TB: 155 cm

120/90

160/100

mmHg
80 x/menit
24 x/menit
36,80C
Rambut

mmHg
84 x/menit
22 x/menit
36,5 0C
Rambut

Tn. B
Kurang rapi
BB: 60 kg
TB: 170 cm

110/80 mmHg
68 x/menit
24 x/menit
36,5 0C

Rambut

beruban,

beruban, kotor,

beruban, kotor,

kotor, dan

dan kulit

dan kulit kepala

kulit kepala

kepala kotor.

kotor.

kotor.
Konjungtiva

Konjungtiva

Konjungtiva

tidak anemis,

tidak anemis,

tidak anemis,

sclera tidak

sclera tidak

sclera tidak

ikterik dan

ikterik dan

ikterik dan

fungsi

fungsi

fungsi

penglihatan

penglihatan

penglihatan

Telinga:
Bentuk
Keadaan
Fungsi

Hidung:
Bentuk
Keadaan
Fungsi

Mulut:
Gigi
Fungsi
Menelan

Leher:
Peningkatan JVP

Dada:
Bentuk
Suara paru
Respirasi
Bunyi jantung

mulai kabur
Simetris,

mulai kabur
Simetris, tidak

normal
Simetris, tidak

tidak

bersekret,

bersekret,

bersekret,

bersih dan

bersih dan

bersih dan

fungsi

fungsi

fungsi

pendengaran

pendengaran

pendengaran

baik

baik

baik
Simetris,

Simetris, tidak

Simetris, tidak

tidak

bersekret,

bersekret,

bersekret,

bersih dan

bersih dan

bersih dan

fungsi

fungsi

fungsi

penciuman

penciuman baik

penciuman

baik

baik
Mukosa

Mukosa

Mukosa

lembab, gigi

lembab, gigi

lembab, gigi

kurang bersih

kurang bersih

kurang bersih

fungsi

fungsi

fungsi

mengunyah

mengunyah

mengunyah dan

dan menelan

dan menelan

menelan baik

baik
Tidak ada

baik
Tidak ada

Tidak ada

pembesaran

pembesaran

pembesaran

JVP
Bentuk dada

JVP
Bentuk dada

JVP
Bentuk dada

simetris dan

simetris dan

simetris dan

suara paru

suara paru

suara paru

vaskuler,

vaskuler,

vaskuler,

ekspirasi dan

ekspirasi dan

ekspirasi dan

inspirasi

inspirasi

inspirasi

normal dan

normal dan

normal dan

bunyi

bunyi jantung

bunyi jantung

jantung

normal lup dup

normal lup dup

normal lup

serta tidak ada

serta tidak ada

dup serta

bunyi

tidak ada

tambahan

bunyi tambahan

bunyi
10

11

Abdomen:
Bentuk
Nyeri tekan

Ekstremitas:
Oedema
Kontraktur gerakan

tambahan
Tidak

Tidak terdapat

Tidak terdapat

terdapat

distensi

distensi

distensi

abdomen dan

abdomen dan

abdomen dan

tidak nyeri

tidak nyeri

tidak nyeri

tekan

tekan

tekan
Tidak

terdapat

Tidak terdapat

terdapat

pembengkakan

nyeri atau

nyeri atau

dan susah

pembengkakan.

pembengkak

untuk bergerak

an.

atau jalan.
Hasil
pemeriksaan
asam urat 10,8

12

Integument:
Turgor
Keadaan Kuku

Turgor kulit

mg/dl
Turgor kulit

Turgor kulit

baik dan

baik dan

baik dan kurang

kurang bersih

kurang bersih

bersih serta

serta kuku

serta kuku

kuku nampak

nampak

nampak kurang

kurang bersih

kurang bersih

bersih dan

dan kurang

dan kurang

kurang terawat

terawat

terawat

H. Harapan keluarga terhadap petugas kesehatan


Keluarga Tn.N mengatakan sangat senang dengan kehadiran perawat dan
berharap perawat mampu membantu dan segera memberikan jalan keluar bagi
masalah keluarga.

1. Pengkajian Keluarga Mandiri


Masalah

Tgl

kesehatan

06/

Rumah

Nov

Rawan

Masalah Keperawatan

Kriteria Keluarga Mandiri

Kesimpulan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
0 1

0 0 1

0 0 0 0 0

Gangguan Pemeliharaan 0 1

0 0 1

0 0 0 0 0

2015

Rumah
4

Kriteria keluarga mandiri terdiri dari 3 bagian:


1. Keluarga mengetahui masalah kesehatan, dengan kriteria:

Keluarga dapat menyebutkan pengertian, tanda dan gejala dari masalah


kesehatan yang ada.

Keluarga dapat menyebutkan masalah kesehatan.

Keluarga dapat menyebutkan faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan.

Keluarga memiliki persepsi yang positif terhadap masalah.

2. Keluarga mau mengambil keputusan untuk mengatasi masalah, dengan kriteria:

Masalah keluarga dirasakan oleh keluarga.

Keluarga dapat mengungkapkan atau menyebutkan akibat dari masalah


kesehatan tersebut.

Keluarga dapat membuat keputusan yang tepat tentang penanganan masalah


kesehatan tersebut.

3. Keluarga mampu merawat anggota keluarga dengan masalah kesehatan, dengan


kriteria:

Keluarga mampu menggali dan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas yang
diperlukan untuk perawatan. (sumber daya dapat berupa pembiayaan untuk
kesehatan, alat P3K, KMS dan kartu tentang kesehatan keluarga)

Keluarga terampil melaksanakan perawatan pada anggota keluarga (preventif,


promotif, caretif)

Keluarga mampu memodifikasi lingkungan yang mendukung kesehatan.

Untuk kategori keluarga mandiri/simpulan dibuat berdasarkan penjumlahan


kriteria di atas, masing-masing kriteria memiliki satu pembagian kategori
berdasarkan pengelompokan sebagai berikut:
Keluarga Mandiri I (KM I) : Skornya 1-4
Keluarga Mandiri II (KM II) : Skornya 5-7
Keluarga Mandiri III (KM III) : Skornya 8-10

II.

PENGKAJIAN TAHAP II
a. Analisis Data
N
o

Data

Masalah

1.

Ds :

Keluarga Tn.N mengatakan tidak mempunyai Ketidakefektifan


kesempatan
kesehatannya
mencari

memperhatikan pemeliharaan

untuk
dikarenakan

nafkah

sibuk

memenuhi ketidakmampuan

untuk

kebutuhannya sehari-hari.
Ny.M
mengatakan
sebelunya

mengalami

gejala-gejala

untuk kesehatan berhubungan

seperti

keluarga

Tn.N

pernah memutuskan tindakan


sekarang yang
tepat
bagi

(tegang pada kepala dan sakit-sakit lutut) keluarga.


sebelumnya. tetapi Ny.M tidak mau berobat
dengan alasan tidak memiliki biaya untuk
berobat dan Ny.M hanya bisa pasrah dengan
keadaannya. . Serta kebiasaan buruk Tn.N
adalah merokok.
Keluarga Tn.N mengatakan penghasilan tidak

mencukupi kebutuhan sehari-hari.


Do:
Keadaan umum: Ny.M berpenampilan kurang
rapi.
TD: 160/100 mmHg
Ny.M nampak susah untuk bergerak atau jalan.

Hasil pemeriksaan asam urat 10,8 mg/dl


Rambut beruban, kotor, dan kulit kepala kotor.
DS :
Ny.M mengatakan penghasilan Tn.N tidak Gangguan
pemeliharaan
rumah
mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Ny.M mengatakan malas untuk mengurus berhubungan dengan
rumahnya dikarenakan susah bergerak dan ketidakmampuan

berjalan akibat nyeri persendian.


keluarga
Tn.N
DO :
Keadaan rumah Tn.N nampak kurang bersih memodifikasi
lingkungan
keluarga
(kotor)

Keluarga Tn.N masuk dalam golongan untuk

kesehatan keluarga.
ekonomi yang rendah
Rumah Tn.N berlantai rumah papan dan
tidak

memiliki

ventilasi

pada

semua

ruangan dan keluarga juga tidak memiliki

menjamin

kamar mandi. Tempat pembuangan sampah


disembarang

tempat

(dilaut),

tempat

pembuangan air limbah langsung dilaut dan


tidak mempunyai jamban/WC sendiri.

b. Diagnosa Keperawatan dan Scoring


1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan ketidakmampuan keluarga
Tn.N memutuskan tindakan yang tepat bagi keluarga.
N
o
1
2

Criteria
Sifat masalah :
Tidak atau kurang sehat

Score
3/3 x 1 = 1

Kemungkinan masalah dapat 1/2 x 1 = 1/2


diubah:
Sebagian

Pembenaran
Tanda dan gejala sudah dirasakan
oleh keluarga Tn.N
keluarga Tn.N termaksud dalam
golongan dengan status sosial
ekonomi rendah sehingga tidak
mampu

Potensi masalah untuk dicegah :


Rendah

untuk

memeriksakan

kesehatannya di puskesmas/RS
Jangka waktu terjadinya masalah

1x1=1

sangat lambat dan butuh waktu


yang lama untuk menyelesaikan
masalah kesehatan yang dialami

Menonjolnya masalah :
2/2 x 1 = 1
Masalah berat harus segera
ditangani

keluarga Tn.N
Tanda dan gejala sudah dirasakan
oleh

keluarga

Tn.N

dan

mengganggu aktivitasnya.
Total

1/2

2. Gangguan pemeliharaan rumah berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn.N


memodifikasi lingkungan keluarga untuk menjamin kesehatan keluarga.

N
o
1
2

Criteria

Score
3

Sifat masalah :
Tidak/kurang sehat

/3 x 1 = 1

Kemungkinan masalah dapat x 2 =1


diubah :
Sebagian

Pembenaran
Tanda-tanda sudah tampak dirasakan
oleh keluarga Tn.N
Sumber daya perawat dan lingkungan
sebagian mengubah masalah tetapi
sumber finansial tidak mencukupi

Potensi

untuk

dicegah :Rendah
Menonjolnya masalah :
Masalah berat harus segera

masalah

/3 x1 = /3
/2 x 1 = 1

untuk perubahan.
Faktor ekonomi menjadi kendala
dalam permasalahan.
Faktor ekonomi akan berpengaruh
pada kesejahteraan keluarga Tn.N.

ditangani
31/3

Total

3. Prioritas Diagnosa Keperawatan


1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan ketidakmampuan keluarga
Tn.N memutuskan tindakan yang tepat bagi keluarga d/d
DS :

Keluarga

Tn.N

mengatakan

tidak

mempunyai

kesempatan

untuk

memperhatikan kesehatannya dikarenakan sibuk untuk mencari nafkah

untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.


Ny.M mengatakan sebelunya pernah mengalami gejala-gejala seperti
sekarang (tegang pada kepala dan sakit-sakit lutut) sebelumnya. tetapi
Ny.M tidak mau berobat dengan alasan tidak memiliki biaya untuk berobat
dan Ny.M hanya bisa pasrah dengan keadaannya. . Serta kebiasaan buruk

Tn.N adalah merokok.


Keluarga Tn.N mengatakan penghasilan tidak mencukupi kebutuhan seharihari.

DO:

Keadaan umum: Ny.M berpenampilan kurang rapi.


TD: 160/100 mmHg
Ny.M nampak susah untuk bergerak atau jalan. Hasil pemeriksaan asam

urat 10,8 mg/dl


Rambut beruban, kotor, dan kulit kepala kotor.

2. Gangguan pemeliharaan rumah berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga


Tn.N memodifikasi lingkungan keluarga untuk menjamin kesehatan keluarga d/d
DS :
Ny.M mengatakan penghasilan Tn.N tidak mencukupi kebutuhan sehari

hari.
Ny.M mengatakan malas untuk mengurus rumahnya dikarenakan susah
bergerak dan berjalan akibat nyeri persendian.

DO :
Keadaan rumah Tn.N nampak kurang bersih (kotor)
Keluarga Tn.N masuk dalam golongan ekonomi yang rendah
Rumah Tn.N berlantai rumah papan dan tidak memiliki ventilasi pada
semua ruangan dan keluarga juga tidak memiliki kamar mandi. Tempat
pembuangan sampah disembarang tempat (dilaut), tempat pembuangan air
limbah langsung dilaut dan tidak mempunyai jamban/WC sendiri.

4. Intervensi Keperawatan
No
1.

DX

Tujuan dan kriteria

hasil (NOC)
Ketidakefektifan NOC:
pemeliharaan

Intervensi

Rasional

(NIC)
NIC :

1. Meningkatkan

Partisipasi dalam

Bantuan pengambilan

pengetahuan

kesehatan

keputusan tentang

keputusan

untuk

berhubungan

perawatan

1. Memberikan informasi dan

memelihara

ketidakmampua

kesehatan

dukungan kepada pasien

n keluarga Tn.N

Kriteria hasil:

yang membuat keputusan

memutuskan

a. Menunjukkan

mengenai perawatan

tindakan yang

arahan diri dalam

tepat bagi

membuat

keluarga

keputusan
b. Mencari informasi

kesehatannya.
2. Membantu
individu/keluarga untuk
mengamankan dan

kesehatan
2. Membantu
memfasilitasi
untuk
meminimalkan
pengeluaran
3. Mengetahui

yang relevan
c. Mencari
pelayanan untuk
mencapai hasil
yang diharapkan

mengelolah keuangan

masalah

untuk memenuhi kebutuhan

kesehatan yang

perawatan kesehatan.
3. Mendeteksi resiko atau

terjadi
4. Memberikan

masalah kesehatan dengan


pemeriksaan kesehatan
4. Mendorong pasien untuk
lebih bertanggung jawab
terhadap perilakunnya

pengambilan
keputusan untuk
perawatan
kesehatannya
5. Pemberian

sendiri
5. Membantu pasien untuk

informasi dapat

memahami informasi yang


berhubungan dengan proses
penyakit tertentu
2.

dorongan untuk

membantu
peningkatan
pengetahuan
pasien.
1. Lingkungan

Gangguan

NOC:

NIC:

pemeliharaan

Gangguan

Manajemen

rumah

pemeliharaan

keamanan

berhubungan

rumah akan

1. Memantau

dengan

dikurangi atau

memanipulasi

ketidakmampua

lingkungan:

yang aman
dapat

dan

menciptakan

lingkungan

kedamainan

diperbaiki

fisik untuk memfasilitasi

n keluarga Tn.N

Kriteria hasil:

memodifikasi

a. Pengaturan fisik

keamanan
2. Berikan informasi tentang

dalam hidup
2. Mencegah

lingkungan

rumah yang

keluarga untuk

memberikan

menjamin
kesehatan
keluarga

keamanan
b. Pengaturan fisik
untuk
meminimalkan
faktor lingkungan
yang dapat

bagaimana

membuat

lingkungan rumah aman


dan bersih.
3. Membantu

pasien

dan

keluarga untuk memelihara


rumah

sebagai

tempat

tinggal yang bersih, aman


dan menyenangkan.
4. Libatkan
pasien

menyebabkan

keluarga

bahaya atau cedera

menentukan

fisik rumah.

pemeliharaan rumah.

terjadinnya
cidera pada
pasien
3. Menciptakan
suasana yang
damai.
4. Keterlibatan
pasien dalam
setiap tindakan

dan
dalam

kebutuhan

dapat
memberikan
partisipasi
dalam setiap

intervensi.

5. Implementasi keperawatan
Hari/tanggal/ja
m
Jumat, 6 nov
2015, 16.00

Implementasi

No DX

1. Melakukan pengkajian secara komprehensif pada


keluarga Tn.N
Hasil:
keluarga Tn.N

mengatakan

tidak

1 dan 2

mempunyai

kesempatan untuk memperhatikan kesehatannya


dikarenakan sibuk untuk mencari nafkah untuk
memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
2. Memberikan informasi kepada keluarga Tn.N untuk
membuat keputusan mengenai perawatan kesehatannya:
keluarga Tn.N mengatakan sebelunya pernah
mengalami gejala-gejala seperti sekarang (tegang
pada kepala dan sakit-sakit lutut) sebelunnya tetapi
Ny.M tidak mau berobat dengan alasan tidak
memiliki biaya untuk berobat dan Ny.M hanya bisa

Paraf

pasrah dengan keadaannya.


3. Menganjurkan Ny.M untuk memeriksakan kesehatannya
di puskesmas/RS
Hasil:
Ny.M mengatakan tidak mempunyai biaya untuk

memeriksakan kesehatannya.
4. Mengajarkan pada Ny.M untuk selalu merapikan
rumahnya
Hasil:
Ny.M nampak mengerti apa yang telah diajarkan
5. Menganjurkan keluarga Tn.N untuk selalu menjaga

kesehatannya dengan mengurangi aktifitas yang


beresiko
Hasil:
keluarga Tn.N nampak mengerti apa yang

dianjurkan

Sabtu, 7 nov
2015, 16.00

1. Menanyakan keluhan keluarga


Hasil:
Ny.M mengatakan masih tegang pada area kepala

1 dan 2

dan sakit pada lutut


2. Menganjurkan Ny.M untuk selalu tidak mengkonsumsi

Rabu, 11 nov
2015, 16.00

makanan yang terlalu asin


Hasil:
Ny.M mengerti apa yang dianjurkan
3. Menganjurkan Ny.M selalu merapikan rumahnya
Hasil:
Rumah Ny.M nampak kelihatan agak rapi

1. Menanyakan keluhan keluarga


Hasil:
Ny.M mengatakan masih nyeri pada lututnya
2. Menganjurkan Ny.M untuk memeriksakan

1 dan 2

kesehatannya dipuskesmas/RS
Hasil:
Ny.M mengatakan tidak mempunyai biaya untuk
berobat
3. Menganjurkan Ny.M selalu merapikan rumahnya

Hasil:
Rumah Ny.M nampak kelihatan rapi
4. Menganjurkan Ny.M untuk selalu menjaga kesehatannya
dengan mengurangi aktifitas yang beresiko
Hasil:
Ny.M nampak mengerti apa yang dianjurkan

6. Evaluasi
Hari/tgl/jam
Sabtu, 7 nov

No DX
1

2015, 16.00

Evaluasi (SOAP)
: keluarga Tn.N mengatakan tidak mempunyai
kesempatan

untuk

memperhatikan

kesehatannya

dikarenakan sibuk untuk mencari nafkah untuk


memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
O : Ny.M nampak kurang sehat, TD : 160/100 mmHg
A : Masalah Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan diantarannya nomor 1,2,3,4,5
2

S : Ny.M mengatakan penghasilan tidak mencukupi


kebutuhan dalam kebutuhannya sehari-hari
O : Keadaan rumah keluarga Tn.N nampak kurang bersih
(kotor) dan termasuk dalam golongan ekonomi yang
rendah
A

: Masalah Gangguan pemeliharaan rumah belum


teratasi

Rabu, 11 nov
2015, 16.00

P : Intervensi dilanjutkan diantarannya nomor 1,2,3,4


S : Ny.M mengatakan masih merasa tegang pada leher dan
sakit-sakit pada lututnya

Paraf

O : Ny.M nampak kurang sehat, TD : 150/100 mmHg


A : Masalah Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan diantarannya nomor 1,2,3,4,5
2

S : Ny.M

mengatakan malas untuk membersihkan

rumahnya karena kesehatan Ny.M yang terganggu.


O : Keadaan rumah keluarga Tn.N nampak kurang bersih
(kotor) dan rumah nampak berantakkan.
A

: Masalah Gangguan pemeliharaan rumah belum


teratasi

P : Intervensi dilanjutkan diantarannya nomor 1,2,3,4