Anda di halaman 1dari 2

Artikel Kewirausahaan

UPAYA PENINGKATAN HASIL PRODUKSI WINGKO BABAT BERBASIS


KEWIRAUSAHAAN KREATIF DAN INOVATIF DI RW 3 KELURAHAN KALIPANCUR
KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG
Berbagai pengabdian masyarakat sudah banyak dilakukan oleh banyak kelompok.
Macamnyapun sangat bervariasi. Salah satunya yang dilakukan oleh Ayu Desnalita, mahasiswi
jurusan Pendidikan Ekonomi ini yaitu dengan cara mengembangkan kewirausahaan kreatif dan
inovatif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2015, di RW 03 Kelurahan
Kalipancur kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.
Upaya peningkatan hasil produksi wingko babat berbasis kewirausahaan kreatif dan
inovatif di rw 3 kelurahan kalipancur kecamatan ngaliyan kota semarang adalah judul yang
digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bermula ketika kami melihat letak
geografis RW 3 yang terletak di Kelurahan kalipancur, yang memiliki banyak home industry yang
dikelola sendiri oleh masyarakat setempat. Salah satu dari home industri tersebut adalah usaha
pembuatan wingko babat. permasalahan yang kami lihat pada home industri masyarakat kalipancur
yaitu kurang kreatifnya dalam memproduksi dan memasarkan produk sehingga kalah saing dengan
industri yang lebih besar.
Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan dan manfaat. Salah satu tujuan kami yaitu untuk
membantu agar pengusahan home industri lebih memahami strategi produksi agar dapat
meningkatkan nilai jual pruduksi. Sebelum melaksanakan kegiatan kami juga melakukan tinjaun
pustaka terlebih dahulu sehingga kegiatan kami lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Metode kegiatan yang pertama yaitu dengan memilih sasaran. Warga RW 03 Kelurahan
Kalipancur kecamatan ngaliyan kota semarang menjadi target kami. Ada beberapa tahapan
pelaksanaan program yaitu tahap persiapan program, pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan.
Salah satu pendukung kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu Universitas Negeri
Semarang, dimana Unnes sangat mendukung pelaksanaan khususnya yang sifatnya berhubungan
langsung dengan masyarakat. Dari pada itu, yang diharapkan dari pelaksanaan pelatihan ini adalah
melahirkan minat wirausaha dari para warga RW 03 Kelurahan Kalipancur untuk mulai berwirausaha
dengan serangkaian materi yang kami berikan dan juga menambah wawasan bagi para pengusahan
untuk mengkreasikan dan mengembangkan produk wingko babat hasil olahan meraka sehingga
menjadi inspirasi warga Kalipancur untuk berwirausaha.

Hasil dari program pengabdian masyarakat di Kelurahan Kalipancur setelah diadakannya


kegiatan pelatihan ini yaitu tumbuhnya jiwa wirausaha dari para warga, pengusaha wingko babat
dapat mengembangkan produk mereka yang telah ada dipasaran, dan pengusaha wingko babat dapat
menambah jumlah produksi mereka dengan strategi-strategi pemasaran yang jitu. Untuk semua hasil
itu kami tidak menemukan kendala yang berat, kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar sesuai
rencana dengan didukung ibu-ibu dan remaja yang memiliki minat berwirausaha yang cukup tinggi.