Anda di halaman 1dari 7

http://rapidshare.com/files/12250727/Kla_Project_-_Klakustik__1.

rar
http://rapidshare.com/files/12250724/Kla_Project_-_Klakustik__2.rar
http://rs491.rapidshare.com/files/171638275/KLa_Project_-_Returns_www.indomp3z.us.rar pr

http://rapidshare.com/files/100367714/Kla_Project_-_The_Best_Of__1995_.rar
http://rapidshare.com/files/178647169/KLa_Project_-_Returns__2008_.rar
http://www.kapanlagi.com/lirik/artis/kla_project
Tentang Kita
Hari-hari yang berdebu
Bersama dirimu yakin kuhadapi
Sambil merajut berdua
Anyaman benang angan yang kau tawarkan
Sekian lama 'tuk mengerti
Dirimu jadi misteri yang kian terselami
Sekian jauh menilai
Karena cinta tergali milikmu sejati
Sejuta asa yang sempat
Kutitipkan di dalam sinar matamu
Pribadi nan sederhana
Menjanjikan keteduhan kasih nan murni
Ternyata t'lah menjadi
Kebahagiaan hati yang tiada terperi
Mari genggam jemari
Memadu dua hati saling memiliki
Kembali, kembalilah kini, segala asa berseri
Benahi, benahilah kini, kepekaan nurani
Kembali, kembalilah kini, segala asa berseri
Berjanji, berjanjilah kini, tetap setia sampai selama-lamanya

Waktu Tersisa
Menyusur keramaian, sepanjang sisi kota
Hanyut kita berdua, laju di atas roda
Malam hangat memeluk melebur cinta kita
Bias lampu menyapa, getar hati bertanya
Adakah waktu tersisa,
Menjaga kita tetap sejiwa?

Dan lagu pun mengalun, nanar kau pandang daku


Cinta kita terlarang, terbentur batu karang
Adakah waktu tersisa,
Menyanggah segala prasangka punya mereka?
Ketika norma peradatan, terpilih sebagai alasan
Mereka ciptakan jurang antara kita
Sampai saat akhir nanti, kita berusaha bertahan
Sebab cinta datang untuk mengoyak perbedaan
Oh, waktu tersisa
Menjaga kita tetap sejiwa?

DINDA DIMANA
Dinda... di manakah kau berada
Rindu aku ingin jumpa
Meski lewat nada
Kau dengarkan segenap rasa tertumpah
Mengalun dalam gitaku
Ngelangutkan jiwa
Melangkah dari bayangan
Kala aku pulang
Terkenang kisah kita bersama
Mengingat jalan yang panjang
Pernah kita tempuh
Namun badai memisahkan
Dinda... di manakah kau berada
Rindu aku ingin jumpa
Meski lewat nada
Kau dengarkan segenap rasa tertumpah
Mengalun dalam gitaku
Ngelangutkan jiwa
Berkhayal tentang dirimu
Telahkah berubah
Sekian waktu jauh dariku
Mereka-reka rencana
Apa kan kita buat
Bila ada perjumpaan
Dinda... di manakah kau berada
Biar kita isi malam
Menangis tertawa
Dan sampaikan kepada langit dan bintang
Sebentuk cinta yang ada

'Kan tetap terjaga


Denting dawai-dawai gitarku memanggil...
Dinda... di manakah kau berada
Rindu aku ingin jumpa
Meski lewat nada
Kau dengarkan segenap rasa tertumpah
Mengalun dalam gitaku
Ngelangutkan jiwa

YOGYAKARATA
Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama
Suasana Jogja
Di persimpangan langkahku terhenti
Ramai kaki lima
Menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri
Ditelan deru kotamu ...
Walau kini kau tlah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk slalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati

Tak Bisa Ke Lain Hati


Bulan merah jambu luruh di kotamu
Kuayun sendiri langkah langkah sepi
Menikmati angin menabur daun daun
Mencari kembaranmu di waktu lalu
Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati
Begitu lelah sudah kuharus menepi
Hidup telah ditambatkan berlabuh dipantaimu

Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi


Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Mengingatmu mengenangmu
Menggapai paras wajahmu
Sendiri
Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati
Sungguh kuakui tak bisa ke lain hati

Terpuruk Ku Disini
Setetes embun di daun lamban bergulir
Ketika jatuh ke tanah terserap musnah
Begitupun hatiku diayun bimbang jawabmu
Terhempas dan hampa tak terkira
Mentari tersaput mega enggan bersinar
Menusuk angin ke raga jiwa gemetar
Terpuruk ku disini di peluk bimbang sikapmu
Membeku dan sara tak terkira........
Tak terkira
Adalah kau tuangkan cinta ke dalam tungku yang tengah panas menyala
Adalah kau padamkan bara tatkala hangat mulai membuai jiwa
Terhempas bimbang sikapmu
Terpuruk ku disini
Di pelukanbimbang jawabmu
Membeku dan sara tak terkira......
Adalah kau tuangkan cinta ke dalam tungku yang tengah panas menyala
Adalah kau padamkan bara tatkala hangat mulai membuai jiwa
Terhempas bimbang sikapmu

Menggigil palung hati


Di pelukan bimbang jawabmu
Terpuruk ku disini
Dihempas bimbang sikapmu
Membeku dan sara tak terkira

Meniti Hutan Cemara


F#m
Kabut dingin merendah

C#m
F#m

perlahan datang menyapa


C#m
semak-semak tanah basah
F#m
Langkah kaki seiring

C#m
F#m

pandangan hijau terhampar


C#m
di tepi hutan cemara
D
Setelah lelah bertarung
E
dalam kerasnya hidup
D
ku butuh untuk sejenak
E
menenangkan nurani

A
Bm
Wahai alam dekaplah jiwaku
E
A
gelisah dan mencari
Bm
Di langit ingin kubasuh wajahmu
E
A
biar segar meraja
Bm
Mentari dini kuperlu hangatmu
E
A
menyusup buluh nadi
Bm
Membuka hari yang baru untukku
E
F#m
songsong apa terjadi
Meniti hutan cemara
Sepintas jejak tertinggal
dalam lumpur terkubur

jenuhku adalah beban


yang tak boleh terulang

SEMOGA
Merenungkanmu kini, menggugah haruku
Berbagai kenangan berganti, masa yang t'lah lalu
Sebenarnya ku ingin menggali hasrat untuk kembali...
Melukiskanmu lagi, di dalam benakku
Perlahan terbayang pasti garis wajahmu
Kehangatan cinta kasih dapat kubaca jelas di situ...
Adakah waktu mendewasakan kita
Kuharap masih ada hati bicara
Mungkinkah saja terurai satu persatu
Pertikaian yang dulu, bagai pintaku...
Semoga...
Lihatlah ku di sini, memendam rindu
Setiap ku berseru, yang kusebut hanya namamu...
Adakah waktu mendewasakan kita
Kuharap masih ada hati bicara
Mungkinkah saja terurai satu persatu
Pertikaian yang dulu, bagai pintaku...
Sebenarnya kuingin menggali hasrat kembali
Kuharap agar kau mengerti...
Semoga...

Dengan Logika
intro : Add9 - Em - Add9 - Em
A
Em
A
Em
Memang aku mengaku salah berbuat itu
A
Em
tak pikir panjang akibatnya
A
Em
mengecewakanmu
A
Em
Tapi bukan itu caranya
A
Em
perlakukan aku
A
Em
tiada kesempatan 'tuk bicara
A
Em
G
kau tinggal aku, risau tak tentu
C

Am F

Semua kulakukan demi cinta


C
G
F
G
saling berbeda itu wajar saja
C
G
Am F
kuanggap kita t'lah sama dewasa
Am
Dm F
G
Aadd9
mampu bicara dengan logika
Jangan pernah berfikir salah
tak termaafkan
Jangan pernah menyimpan dendam
untuk salah faham
Mari sama kita benahi pertikaian ini
berjanji berdua seia sekata
kita menuju awal yang baru

Em