Anda di halaman 1dari 1

Tipe-tipe dari sumur atau alat yang dipakai untuk turun ke dalam air

Terdapat tiga tipe dari sumur atau alat yang digunakan untuk turuntuk turun ke
dalam air, yakni :
1. Sumur terbuka
2. Sumur pnematik atau sumur angin
3. Sumur kotak

Sumur terbuka
Bagian atas dan bagian bawah dari sumur ini selalu terbuka seklama
pembangunan berlangsung. Dalam perencanaannya, sumur ini dapat berbentuk
lingkaran, bujur, oval, segiempat, dll. Sumur tersebut merupakan bagian dari sel
pembangunan dan sebagai syarat sel untuk mengurangi biaya pembangunan. Di
permukaan dan ujung sumur, biasanya dipotong pinggir atau tepinya. Memotong
tepi merupakan awal dalam pembuatan di lokasi dan ruas awal dari batang yang
dibangun. Tanah yang terdapat dalam ruas harus dihilangkan menggunakan
timba pengambil dan ruas di tenggelamkan secara vertikal. Ruas yang lain
dimasukkan ke bagian atas dan proses penenggelaman dilakukan secara terusmenerus dengan mengeruk tanah di dalamnya. Setelah kedalaman yang
dibutuhkan tercapai, beton ditempatkan di bawah air di bagian bawah yang
terbuka sebagai penguat di kedalaman yang akan menahan tekanan hidrostatis
ke atas untuk menghindari tiupan air dari dalam saat sumur di pompa.
Ketika beton penguat sudah terpasang dengan lengkap, air di dalam
sumur dapat dipompa keluar.
Kelebihan :
1. Sumur dapat dibangun untuk kedalaman yang tinggi.
2. Biaya pembangunan yang dibutuhkan relatif sedikit.
Kekurangan :
1.